Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Uji Coba LRT Palembang Dimulai Maret Sumsel
05 Jan 2018 Dilihat 546x

Uji Coba LRT Palembang Dimulai Maret

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Progres pembangunan proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang mencapai 80%. Saat ini, pengerjaan proyek fokus dalam tahap pemasangan bantalan rel hingga penyelesaian stasiun. Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, M Choliq, mengatakan proyek itu sebenarnya ditargetkan siap uji coba Maret setelah rangkaian LRT datang. Rangkaian LRT disiapkan oleh Pihak PT KAI dan PT INKA. "Uji coba akan dilaksanakan pada bulan Maret setelah menunggu kedatangan unit kereta/train set," katanya kepadadetikFinance, Jakarta, Kamis (4/12/2017) Nantinya, Choliq menambahkan, uji coba LRT dilakukan selama tiga bulan sebelum henar-benar siap dioperasikan. Dia optimistis LRT Palembang bisa mulai beroperasi pada Juli untuk mendukung gelaran Asian Games 2018. "Uji coba nanti paling tidak tiga bulan. Target operasi bulan Juli. Itu satu bulan sebelum Asian Games, Asian Games kan Agustus," katanya. Waskita mulai membangun proyek LRT Palembang sejak Oktober 2015 lalu. Jalur LRT Palembang memiliki panjang 23,40 km yang membentang dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II (Kota Palembang) sampai Kawasan OPI/Ogan Permata Indah (Kabupaten Banyuasin) hingga melintas di atas Sungai Musi. Terdapat 13 stasiun dalam proyek LRT Palembang, antara lain Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin II, Stasiun Asrama Haji, Stasiun Telkom, Stasiun RSUD, Stasiun Polda, Stasiun Demang Lebar Daun, Stasiun Palembang Icon, Stasiun Besar/Kominfo, Stasiun Pasar Cinde, Stasiun Jembatan Ampera, Stasiun Polresta, Stasiun Stadion Jakabaring dan Stasiun OPI. Beberapa waktu lalu, Direktur Operasional PT Waskita Karya Adi Wibowo mengatakan, bahwa saat pelaksanaan Asian Games mendatang hanya akan ada 5 dari 13 stasiun yang beroperasi. Hal ini dikarenakan 8 stasiun lagi masih dalam pengerjaan. Adapun 5 stasiun yang akan beroperasi perdana dan saat Asian Games yakni, stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, stasiun Palembang Icon Mal, stasiun Pasar Cinde, stasiun Stadion Jakabaring dan stasiun OPI Mal. (hns/hns/Detiknews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pencegahan Karhutla lebih awal jelang Asian Games Sumsel
04 Jan 2018 Dilihat 150x

Pencegahan Karhutla lebih awal jelang Asian Games

Palembang , Sumselprov.go.id - - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan akan lebih awal dalam menghadapi Asian Games 2018 supaya tidak ada kabut asap seperti yang terjadi pada 2015. Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel Iriansyah di Palembang, Rabu mengatakan, selama ini pencegahan kebakaran hutan dan lahan mulai dilaksanakan pada April. Namun khusus menghadapi pesta olahraga internasional 2018 pelaksanaannya lebih awal atau mulai Januari sekarang ini, kata dia. Dia mengatakan, pentingnya pencegahan secara maksimal itu karena pesta olahraga akbar mendatang tidak boleh terjadi kabut asap. Hal ini karena ribuan tamu negara akan berada di Sumsel untuk mengikuti dan menyaksikan pesta olahraga internasional mendatang, ujar dia. Oleh karena itu pencegahan secara dini penting karena berhasilnya pesta olahraga mendatang tidak terlepas dengan kondisi udara yang bersih diantaranya tidak boleh ada kabut asap. Jadi mulai Januari ini akan dilaksanakan penyuluhan tentang pentingnya menjaga lingkungan seperti tidak boleh terjadi kebakaran hutan dan lahan, kata dia. Selain itu dalam membuka lahan tidak boleh dengan cara membakar sehingga itu harus lebih maksimal diberitahukan pada masyarakat, ujar dia. Apalagi Sumsel banyak terdapat lahan gambut sehingga bila terbakar sulit untuk dipadamkan, kata dia. Sementara Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam Yulizar Dinoto mengatakan, pihaknya lebih awal melakukan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan antara lain melalui penyuluhan kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di provinsi yang akan menjadi tuan rumah Asian Games tersebut, ujar dia. Lebih lanjut dia mengatakan, selain itu saat musim hujan sekarang ini diharapkan kanal dan tampungan air berisi penuh dan itu nantinya bisa dimanfaatkan dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan. (T.U005/B/N. Hayat/ Antaranews Sumsel) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kadis Kominfo Prov. Sumsel,, Apresiasi Realisasi Kinerja Penerimaan Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel Tahun 2017 Sumsel
04 Jan 2018 Dilihat 533x

Kadis Kominfo Prov. Sumsel,, Apresiasi Realisasi Kinerja Penerimaan Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel Tahun 2017

Palembang, Sumselprov.go.id  – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, DR. H.Farhat Syukri, SE, M.Si memberikan apresiasi dan menyambut hangat kunjungan kerja Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung, Drs. M.Ismiransyah M.Zain, Ak.MBA beserta jajarannya di ruang kerja Kadis Kominfo, Rabu (03/01/2018). Pada kesempatan ini Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel, M. Ismiriansyah M.Zein atau akrab disapa Rendi mengatakan, Realisasi penerimaan pajak tahun 2017 di wilayah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kepulauan Babel mencatat realisasi penerimaan pajak di tahun 2017 per-tanggal 31 Desember 2017 secara bruto mencapai Rp 13,9 triliun atau 91,06 persen, sedangkan secara neto tercapai sebesar 12,5 T atau 82 persen dari target penerimaan pajak tahun 2017 APBN-P yang ditetapkan sebesar 15,26 T Ditinjau dari kinerja kantor pelayanan pajak dari  13 KPP (Kantor Pelayanan Pajak) di ruang lingkupnya hanya tiga KPP yang berhasil mencapai bruto yakni KPP Pratama Palembang Seberang Ulu (111,23 persen), KPP Pratama Prabumulih (108,09 persen), dan KPP Pratama Sekayu (102,47 persen). Sedangkan secara netto ada dua KPP yang tercapai yakni KPP Pratama Palembang Seberang Ulu sebesar 106,08 persen dan KPP Pratama Sekayu sebesar 101,18 persen. Selanjutnya dilihat dari kinerja penerimaan per jenis pajak pada tahun 2017 hasilnya dibanding tahun sebelumnya pencapaian tahun ini jauh lebih baik, yaitu tercapai sebesar 6,52 T dengan kontribusi 46,9 persen dan pertumbuhan -2,2 persen dibanding dengan penerimaan bruto tahun 2016, ungkap Rendi. Ia menjelaskan, sektor penerimaan pajak didapat dari pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) juga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Yang mana kontribusi dari ketiga pajak ini cukup baik dari tahun lalu dengan rincian pajak penghasilan tercapai 6,47 triliun dengan kontribusi 51,7 persen dari total penerimaan dengan pertumbuhan -0,76 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk PPN dan PPnBM tercapai sebesar 4,43 triliun dengan kontribusi 35,4 persen dan tumbuh 5,8 persen dari tahun sebelumnya. Sementara untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercapai 1,4 triliun dengan kontribusi 11,5 persen dan pertumbuhan 13,5 persen dibandingkan tahun lalu. “Kita juga menginginkan adanya peningkatan dari bea materai. Kita sudah bekerjasama dengan PT Pos juga. Kedepannya semua transaksi Rp. 250 ribu keatas harus pakai materai,” jelasnya. Selain itu juga tingkat kepatuhan tercatat sebesar 119,96 persen dari rasio target kepatuhan sebesar 72,5 persen. Kemudian penambahan wajib pajak baru terdaftar tahun 2017 sebanyak 98.146 WP. “Sektor yang memiliki kontribusi terbesar dari perdagangan sebesar 22,5 persen, adapun lima sektor penunjang penerimaan pajak lainnya pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan, konstruksi, industri pengolahan dan jasa keuangan serta asuransi,” pungkas Rendi mengakhiri sambutan sekaligus perkenalannya. Sementara Kadis Kominfo Prov. Sumsel, DR. H.Farhat Syukri, SE.M.Si menyampaikan, menyimak uraian Kakanwil DJP Sumsel dan Kep.Babel tentang pencapaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang telah memberikan kontribusi ynag cukup baik ini membuktikan wajib pajak perusahaan di Sumatera Selatan sangat patuh melakukan kewajibannya dalam hal membayar pajak, ini artinya peran dan kharismatik Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin sangat baik. Selanjutnya Farhat Syukri mengatakan untuk sesegera melaunching Ekstensifikasi Perpajakan Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) wilayah Provinsi Sumatera Selatan dimana Dinas Kominfo Provinsi Sumsel akan memfasilitasi dan mengakselerasi kegiatan yang dimaksud, ujar Kadis Kominfi Prov.Sumsel. “Kedepannya Dinas Kominfo selaku corongnya provinsi akan memberikan dukungan terutama dalam hal penyampaian giat Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel dan bekerjasama dalam bidang lain yang memberikan dampak positif bagi pemerintah dan juga masyarakat prov. Sumsel’, tutup Farhat menyampaikan harapannya. Turut hadir mendampingi Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Komisioner Informasi Prov.Sumsel, Capry, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik (PIP), Amrullah, S.STP., M.Si, Kepala Bidang Statistik, R.M Fauzi, S.Sos., M.Si, PLH.Sekdis yang juga Kasubag Keuangan, Hj. Sri Marliah, S,Sos., M.Si, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Hj. Aminah Marsoit, SE., MM, Kepala Seksi Pelayanan Media Informasi Publik, Azim Baidillah, SH., M.H serta Tim Media Center Diskominfo Prov. Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Sekda Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV  Pemprov Sumsel Sumsel
03 Jan 2018 Dilihat 737x

Sekda Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Tepat di hari pertama masuk kerja usai libur nasional menyambut Natal dan tahun Baru Selasa (02/01), Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar melantik 14 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Sumatera Selatan (Sumsel) di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel. Adapun nama-nama pejabat yang resmi dilantik antara lain Marwan Fansuri, S.Sos., M.M, Henky Putrawan, S.Pt., M.Si, Andy Bobby Wahyudi, SH., M. Si,  M. Ashraf, S.H, Abdul Roni, S.E., M.Si, Bustami Madjidi, S.E., M.Si, H. Junaidi, S.H., M.Si., M.Hum, H.A. Rahman, S.E., M.Si, Dyah Novita Fitriani P,SKM., M.S.i Hj. Melli Idawati, S.Pd., M.Si, Fetri Aswanti. S.T., M.Si., M.Sc, Luciana, SE., M.M, Eman Satria, S.E., Ak., M.M, Ahmad Nasir, S.E., Ak. Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Nasrun umar mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik. Menurutnya hal tersebut merupakan mutasi dalam rangka penyegaran di suatu instansi. Dikatakannya mutasi itu paling lama 5 tahun dimana  memerlukan cemistry yang kuat untuk mencapai tujuan. "Tidak ada kata tua untuk belajar, belajar dan terus belajar. Menggali ilmu untuk bisa menjadi orang-orang pilihan. Hari ini dilantik memang tidak bisa memuaskan semua pihak tidak gampang kalau dilantik pasti ada yang sedih ada yang senang," terangnya Untuk itu diapun mengucapkan selamat untuk yang baru saja dilantik. Nasrun tak lupa mengingatkan setelah ini ada beban amanah dan beban tugas yang dibebankan dipundak pejabat baru. Jabatan ini merupakan kepercayaan dari atasan dengan berbagai pertimbangan yang sudah dipikir dengan matang. Dalam kesempatan yang sama dia turut menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel untuk membangun semangat lebih di awal tahun ini, apalagi tahun 2018 ini terdapat dua agenda yang sangat penting bagi provinsi Sumsel. Dimana yang pertama Provinsi Sumsel menjadi co-host dalam menyelenggarakan pesta olahraga bangsa dari 45 negara Asia yakni Asian Games dan yang kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. "Maknai pelantikan ini dengan bijaksana. Enak tidak enaknya tergantung kita yang menjalani. Saya harap bangunlah semangat itu, 2018 merupakan tahun yang berat bagi pemprov Sumsel ada dua agenda penting. Saya himbau seluruh ASN turut memasarkan Asian Games, dan buktikan bahwa Palembang memang pantas," tambahnya Selain itu Sekda juga meminta agar para ASN tetaplah fokus pada pekerjaan. Meningkatkan loyalitas dan menjunjung netralitas karena  ini pesan amanah yang tidak bisa ditawar. "Mulai harini bekerja dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan harapan saya kedepan Sumsel jauh lebih gemilang," pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sekda: KEK TAA  Jadi Catatan Sejarah Pembangunan Sumsel Sumsel
03 Jan 2018 Dilihat 178x

Sekda: KEK TAA Jadi Catatan Sejarah Pembangunan Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id - - Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api - Api (KEK TAA) merupakan salah satu impian besar bagi Pemprov Sumsel dan masyarakatnya. Jika itu terwujud maka akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Sumsel sehingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda) Nasrun Umar menuturkan bahwa bila KEK TAA ini bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama tentu akan menjadi hal yang luar biasa. Mengingat KEK TAA memiliki potensi yang sangat luar biasa.  "Apabila KEK TAA ini berhasil kita kembangkan, ini akan menjadikan suatu lompatan yang besar dan menjadikan catatan sejarah bagi pembangunan Sumsel," ujarnya pada saat Conference Pers di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (2/1).  Di samping itu, keunggulan strategis bagi KEK TAA menjadi pusat industri hilirisasi lokasi sumber daya seperti karet, kelapa sawit dan batubara yang dapat meningkatkan nilai tambah serta membukanya lapangan pekerjaan.  Sejauh ini jelas Sekda beberapa langkah sudah dilakukan dalam perwujudan KEK TAA diantaranya membentuk Kelembagaan, Sekretariat Dewan KEK dan BUMD.  Menurutnya dalam menunjang kemudahan akses ada beberapa pembangunan infrastruktur yang walaupun tidak berada di kawasan sudah disiapkan. Seperti akses jalan Palembang -TAA, penyiapan operasional pelabuhan laut TAA dan pembangunan jalan akses pembangunan TAA.  Untuk investor sendiri, Nasrun menilai sudah ada beberapa para investor yang berminat untuk berinvestasi di KEK TAA seperti,  PT.  DEX Indonesia, PT. Sriwijaya Tanjung Carat, PT. Indocoal International, PT. Hydro Cipta Energi dan Bank Sumsel Babel.  Kemudian, PT. Indo-Rama Synthetics Tbk, PT. PLN, PT. Telkom Multi Karya, PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero), PT. Bosowa, PT. Alber Multi Kencana, PT. Pupuk Sriwidjaja. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.