Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Hadiri HUT Kabupaten OI ke-XIV Gubernur Yakin Kabupaten OI Segera Melejit
Ogan Ilir, Sumselprov.go.id -- Tepat di Hari Ulang Tahun Kabupaten Ogan Ilir Ke-XIV di Gedung Paripurna DPRD Tanjung Senai, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin optimistis dalam waktu dekat OI akan maju pesat. Menurut Alex, pernyataanya tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya Pemerintah Kabupaten terus berupaya dalam meningkatkan pembangunan serta memiliki beberapa rencana program-program yang membuat terpukau. Hadir dalam kesempatan ini pula Anggota DPD Republik Indonesia Hj. Asmawati, Hj. Siska Marleni, Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Ir. H. Endang Ishak, Wakil-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Ahmad Syafei. S. Sos. M.SI, Wahyudi ST. Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin mengucapkan selamat kepada Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang telah merayakan Hari Jadi ke-XIV. Alex menuturkan, dalam pelaksanaannya program-program Pemkab OI sudah banyak hasil bagi kemajuan masyarakat. Dalam kesempatan yang sama Alex membantah opini masyarakat yang menyebutkan dirinya hanya fokus pada Kota Palembang. Secara rinci ia menyampaikan usahanya merebut dan memperjuangkan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi Tuan Rumah event olahraga dari 45 negara yakni Asian Games Agustus mendatang. "Walaupun sebagian programnya masih rencana, tapi rencana yang baik itu adalah awal pembangunan yang baik. Apalagi OI akan membangun fasilitas olahraga. 10 tahun selama ini belum ada atau mungkin tidak ada fasilitas olahraga yang memadai," tuturnya Lebih lanjut mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini mengatakan, dengan adanya Asian Games ini Provinsi Sumsel berhasil menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Negara hingga mencapai Rp68 Triliun. "APBD kita hanya Rp 8 triliun, itu digunakan untuk melanjutkan program pro rakyat. Provinsi yang hebat itu adalah provinsi yang tidak membangun dengan uangnya sendiri," ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin Diapun mengingatkan jika Asian Games yang menjadi kebanggaan provinsi ini paling dekat dengan Kota Palembang adalah Ogan Ilir. Karena itu dia mengimbau agar OI dapat mengambil manfaat paling besar dari agenda tersebut. Sementara Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam, SE. SH. MM menambahkan, memasuki usia yang ke-14 ini Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan dan terus merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan baik secara Fisik maupun Mental spiritual dalam rangka terwujudnya masyarakat Ogan Ilir yang lebih sejahtera, sehingga tercapai Kabupaten Ogan Illir yang GEMILANG dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, dalam perjalanan pelaksanaan dan pembangunan Pemerintahan kemasyarakatan selama ini sudah banyak hasil-hasil Pembangunan yang telah dicapai dan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. Ia bertekad hasil-hasil pembangunan tersebut harus tetap terpelihara bahkan ditingkatkan hingga tetap akan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan masyarakat dan Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir. "Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus berupaya dalam meningkatkan pembangunan, dengan memiliki beberapa rencana program-program diantaranya konsep koridor utama Kab. Ogan Ilir dengan Penataan Jalan, adanya Koridor Jalan Utama, Koridor satu arah di Simpang timbangan, Koridor Jalan Sekunder ll. Kemudian Rencana Plaza Pesona Tanjung Senai yang akan menjadi Daerah Destinasi Pariwisata dan Desa Burai yang akan di buat sebagai Destinasi Desa Warna-warni di Kabupaten Ogan Ilir," jelasnya Selain itu ia juga telah berencana melakukan pembangunan Alun-alun Kota/ Kota Indralaya yang mana pada Alun- alun tersebut terdapat Pusat Jajanan dan kerajinan khas Ogan Ilir. Seperti Amphitheater Lapangan multiaktivitas Gazebo Knock Down, Jogging Track Taman Bunga Permainan Anak dan Lapangan Olah raga Pembangunan Pasar Kabupaten atau pasar tradisional modern, Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) berstandar internasional. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Alex Noerdin Hadiri Launching 1 Desa 1 Diniyah
Ogan Ilir, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin menghadiri launching satu Desa/kelurahan satu Madrasah Diniyah bersama ribuan ustadz-ustazah, di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir (OI), Tanjung Senai, Senin (08/01/2018). “Pemerintah Provinsi Sumsel tentu menyambut baik program satu desa satu madrasah diniyah di Kabupaten OI ini. Program ini akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dimasa mendatang, dengan generasi yang unggul, berkualitas, dan profesional,” kata Alex Noerdin. Bupati OI, H M Ilyas Panji Alam menuturkan, program satu desa satu diniyah ini merupakan salah satu program unggulan. Ini merupakan refleksi dari program nawacita presiden RI Joko Widodo dalam memperkuat karekter bangsa. “Saya berharap program ini dapat berjalan dengan sukses dan didukung seluruh lapisan masyarakat sampai ketingkat desa, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten OI yang religius, beriman dan berdaya saing tinggi," tambahnya. Ketua tim pelaksana program Peningkatan Pendidikan Karekter (PPK) Kabupaten OI, Marwansyah Al Fatih mengatakan, latar belakang diluncurkannya program ini, berawal dari keprihatinan Bupati OI terhadap maraknya peredaran narkoba dan moralitas yang merosot di Bumi Caram Seguguk. ”Untuk itu diperlukan solusi yang baik dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya program satu desa satu Madrasah Diniyah," tuturnya. Lebih lanjut Marwansyah menjelaskan, untuk mendukung program ini, pihaknya telah mempersiapkan 221 Madrasah Diniyah dari 241 Desa/kelurahan. “Ini berarti, hampir 90 persen sudah melaksanakan program tersebut," tambahnya (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games dan Pembangunan di Sumsel
Ogan Ilir, Sumselprov.go.id --Gubernur Sumsel, Alex Noerdin meminta seluruh masyarakat Sumsel khususnya warga di Kabupaten Ogan Ilir, untuk turut serta menyukseskan berbegai even nasional yang akan berlangsung di Bumi Sriwijaya dalam tahun 2018 ini, salah satunya perhelatan Asian Games. Hal ini disampaikan Alex Noerdin dalam sambutannya pada HUT Kabupaten Ogan Ilir ke-14, di ruang Paripurna DPRD Ogan Ilir, Senin (08/01/2018). Selain itu, kata Gubernur Sumsel, banyak pembangunan yang tengah berjalan seperti Tol Palindra (Palembang-Indralaya), LRT, penataan lingkungan yang berkelanjutan, dan berbagai program pemerintah lainnya. "Seluruh pembangunan tersebut tidak akan berjalan dengan mulus, tanpa adanya dukungan dari semua pihak," katanya. Diakhir sambutannya, Alex Noerdin mengucapkan selamat atas hari jadi Kabupaten Ogan Ilir ke-14. "Selamat, semoga pembangunan di Bumi Caram Seguguk semakin maju dan berkembang di masa yang akan datang," tutupnya. Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam juga menyampaikan, saat ini jajaran pemerintahan yang dikomandoinya terus melakukan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari revitalisasi pasar modern Indralaya, dan Tanjung Raja, pembangunan taman kota, gelanggang olahraga, dan beberapa infrastruktur lainnya. "Kita berharap di hari jadi Kabupaten Ogan Ilir yang ke-14 ini, bisa menjadi momentum untuk meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), pelayanan kepada masyarakat, dan pembangunan infrastruktur lainnya," harapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Ogan Ilir, Endang PU Ishak, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang telah berkenan hadir dalam Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Ogan Ilir ke-14, seperti dikutif dari GLOBALPLANET.news "Ini suatu kehormatan bagi masyarakat Ogan Ilir, semoga pertemuan ini menjadi berkah dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir," katanya saat membuka rapat Paripurna Istimewa DPRD tahun persidangan 2018. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Sekda Secara Resmi Melantik Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Prov. Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, mengambil sumpah sekaligus melantik H.Darma Budhy, S.H., S.T., MM sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA)Provinsi Sumatera Selatan, di ruang kerja Sekda Jalan Kapten Rivai Palembang, Senin (08/01/2017) disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov.Sumsel, Drs. Muzakir., M.M dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Prov.Sumsel, Riki Junaidi, Ap, M.Si Dalam sambutannya Sekda Prov.Sumsel menyampaikan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air merupakan suatu dinas yang menurut hemat saya yang mempunyai peranan penting untuk menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi yang terdepan di Indonesia. Sebagaimana diketahui bahwa ketahanan pangan, kelebihan surplus pertanian itu tidak mungkin lepas dari pada kegiatan tugas fungsi PSDA. Untuk diketahui saja pada tahun 2016/2017 surplus pertanian prov.sumsel mencapai 1.6 juta dan ini adalah peran PSDA karena kebanyakan kita sawah irigrasi. “Harapan saya didalam menjadikan Sumatera Selatan lebih maju ke depan, PSDA mengambil peran utama dan tunjukan kepada pimpinan bahwa pimpinan tidak salah menentukan orang menduduki jabatan ini”, kata Nasrun. Didalam pelaksanaan Asian Games 2018, yang di tempatkan di Jakabaring Sport City, dimana salah satu iconnya adalah Danau Jakabaring, saya ingin melihat Danau Jakabaring dengan saluran sekundernya menjadi lebih baik mengingat di tahun 2019 Danau Jakabaring akan menjadi Venue Kejuaraan Dunia Cannoe dan peran aktif PSDA sangat diharapkan, lanjut Nasrun Umar. Sebentar lagi kita akan mengadakan Pilkada serentak. Pilkada serentak ini dalam kerangka ASN kita harus netral, tidak ada yang boleh diantara ASN yang kurang lebih ada 8.000 terindikasi mendukung memihak pada satu pihak. Diharapkan loyalitas tegak lurus kepada atasan masing-masing. Sehingga kita bisa mencapai hal terbaik bagi provinsi Sumatera Selatan yang kita cintai ini. “PSDA harus merupakan sektor yang paling penting dalam menunjang provinsi Sumatera Selatan terdepan di Indonesia karena kita sudah terkenal dengan Lumbung Pangan Nasional. Sumsel memberikan surplus 1,6 Juta sampai 2 juta pertahun untuk provinsi-provinsi lain dan itu tidak mungkin bisa kita capai kalau Pengelolaan Sumber Daya Airnya tidak baik karena banyak sawah-sawah kita adalah sawah irigasi, saya minta kepada Kadis PSDA secara cepat melakukan tindakan konstrusif dilapangan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu tentunya dengan anggaran terbatas harus mampu mengejar dana APBN”, ujar Nasrun pada Tim Media Center Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir pada acara pelantikan ini Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Satuan Pamong Praja Prov. Sumsel, Kepala Inspektorat Prov. Sumsel, Kepala BPKAD dan Kepala Eselon III pada jajaran Dinas PSDA Prov.Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
12 Punggawa Sumsel Turun di Asian Para Games 2018
Palembang, Sumselprov.go.id -– Perhelatan olahraga akbar Asian Games 2018 pada Agustus mendatang di DKI Jakarta dan Palembang tinggal hitungan bulan, pun juga Asian Para Games yang bakal digeber pada bulan Oktober ditahun yang sama bagi para atlet difabel bangsa-bangsa Asia. Benar saja, sebanyak 12 atlet andalan National Paralympic Committee (NPC) Sumsel secara resmi memperkuat Merah Putih pada pesta olahraga bangsa-bangsa Asia kaum disabilitas pada Oktober 2018 mendatang. Kepastian 12 jawara Sumsel tersebut setelah diterbitkannya nama mereka untuk menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo hingga pelaksanaan Asian Para Games 2018 nanti. “Ya, nama-nama mereka sudah turun dan besok mereka sudah mulai masuk ke tim pelatnas,” ujar Ketua Umum NPC Sumsel, Ryan Yohwari, Minggu (7/1). Lanjut pria yang juga juara dunia bulutangkis tersebut bahwa kesepuluh atlet Sumsel yang memperkuat Indonesia di Asian Para Games tersebut adalah Hendri Radiah dari anggar, Maksum Firdaus, Hendi Wirawan, Adji Hartono dan Yuni dari catur. Selanjutnya, Agustinus Tinambela dan Ricka Oktavia dari atletik, Elisa dari bolling, Fitri dari goolball, Rahmat Hidayat dari tenis, Jendy Pangabean dan M Beijita dari renang. “Sebenarnya ada tambahan saya, tapi saya memilih mundur karena saya akan fokus ke pembinaan NPC di Sumsel,”terang Ryan. Dengan diturunkannya nama-nama resmi ini diharapkan Sumsel mampu mempersembahkan target empat emas yang telah dipersiapkan. Meskipun berat, target ini dipikul namun Ryan berharap para punggawa Sumsel mampu mencapai target. “Seperti mereka persembahkan saat ASEAN Para Games tahun lalu, dan disambut baik oleh Presiden RI, pun juga Asian Para Games tahun ini. Memang skalanya lebih kompetitif, tapi kita berharap anak-anak tetap optimis,”harapnya. Saat ini sendiri lanjut Ryan, 10 atlet yang telah masuk Pelatnas akan bertambah hingga beberapa bulan ke depan. Pasalnya, masih ada beberapa yang masuk dalam promosi dan degradasi atlet jelang Asian Para Games 2018. Sementara itu dikatakan Jendy Pangabean bahwa pihaknya pekan ini akan melanjutkan program Pelatnas di Solo mulai pekan ini setelah sempat pulang ke kampung halaman. Jendy sendiri mengaku akan turun dienam nomor pada ajang olahraga Asia ini. “Yang pasti dinomor spesialis 100 meter gaya punggung dan kupu-kupu serta gaya ganti yang lain belum masih menunggu,”terangnya. Disinggung mengenai target, Jendy bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia pasalnya ajang ini diikuti 42 negara beda dengan ASEAN Para Games di Malaysia tahun lalu yang skala Asia Tenggara dengan 11 negara. “Mudah-mudahan bisa naik podium ya,”pungkasnya. #sug/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Seekor Gajah Liar Ditemukan Mati di Kebun Warga
Seekor gajah liar ditemukan mati di Desa Kota Dalam, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan, Minggu (7/1/2018). (Foto: Ist) OKUS, Sumselprov.go.id -- Seekor gajah liar ditemukan mati di Desa Kota Dalam, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan. Bangkai gajah ditemukan dalam kondisi mulut berdarah dan belum diketahui penyebab kematian. “Iya benar tadi siang (Minggu, 7/1/2018) Kepala Desa Kota Dalam melaporkan, ada warga yang menemukan gajah liar dalam kondisi mati di perkebunan,” kata Seksi Wilayah III BKSDA Sumatera Selatan, Abdul Aziz saat dikonfirmasi, Minggu (7/1/2018). Dikatakan Aziz, gajah nahas ditemukan dalam kondisi mati dan mulut berdarah, tapi belum diketahui apakah karena perburuan gading atau faktor lain. Mengingat saat ini pihaknya belum sampai ke lokasi untuk memastikan kematian gajah tersebut. Lebih lanjut Aziz menyebut Kabupaten OKU Selatan memang merupakan habitat gajah liar di Sumatera Selatan. Sehingga sangat memungkinkan jika gajah liar masuk ke perkebunan warga. “Penyebab kematian belum tahu karena tim sedang menuju lokasi bersama dokter hewan. Memang laporannya mulut berdarah dan gading hilang, tapi kalau lihat gambar yang saya terima sepertinya itu jenis kelamin betina, jadi kalau betina itu tidak ada gadingnya,” jelasnya, seperti dikutif dari GLOBALPLANET.news “Untuk kematian, diduga kuat tadi malam karena kemarin saat warga ke kebun belum ada bangkai gajah ditemukan,” tutupnya. Sementara M Mardi, warga Desa Kota Dalam mengatakan, populasi gajah liar di daerah ini memang cukup banyak. Namun, gajah – gajah liar tersebut hanya masuk ke perkebunan warga. “Mungkin gajah yang mati itu terpisah dari rombongannya. Tapi kita tidak tahu pasti penyebab kematian gajah malang tersebut,” ujarnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
LIBUR BERAKHIR, STASIUN KERTAPATI KEMBALI NORMAL
Palembang, Sumselprov.go.id -- Selama lebih dari sepekan masa libur Natal dan Tahun Baru 2018, serta liburan anak-anak sekolah, kini pada Minggu (7/1/2018) telah sampai pada ujungnya, dimana segala sesuatu akan kembali berangsur normal atau seperti biasa lagi. Hal itu pun dirasakan PT KAI Drive III Stasiun Kertapati Palembang. Kepala KAI Drive III Stasiun Kertapati, Andika Tri Putranto melalui Manager Humas, Aida mengungkap, selama masa libur natal dan tahun baru, serta ditambah liburan anak-anak sekolah, mempunyai efek. Yang mana, KAI sebagai penyedia jasa transportasi negara untuk masyarakat tetap menjadi pilihan favorit bagi masyarakat untuk berpergian, sehingga membuat mereka sedikit menambah porsi kerja dari hari biasanya. Dijelaskan Aida, jika pada pekan kemarin pihaknya melakukan pekerjaannya, dimulai pada penambahan gerbong kereta, penambahan personel pengamananan, bahkan pihak KAI harus menetapkan aturan pada batas barang bawaan masyarakat. "Ya kemarin kita telah melakukan penambaham gerbong, penambaban petugas jaga hingga aturan lainnya yang kami terapkan untul keselamatan dan kenyamanan masyatakat itu sendiri," ungkapnya. Mereka bersyukur atas upaya dan kerja keras semuanya, selama masa liburan. "Mulai besok tanggal 8 situasi sudah mulai Normal lagi," terang Aida. Situasi normal juga akan terjadi pada penjual tiket. "Kemarin kan ada yang tidak kebagian tiket yang memang sudah dipesan masayarakat lain sampai tanggal hari ini, secara online. Jadi yaa besok kita perkirakan semua sudah normal kembali," jelasnya. [rhd/sandy/ RMOL] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pilkada Serentak 2018 Ingat! ASN Harus Netral
Palembang, Sumselprov.go.id -- Memasuki tahun 2018 yang juga merupakan tahun politik, segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk menjaga netralitas dan profesionalisme agar tidak terlibat politik praktik. Guna memastikan serta menghindari keterlibatan ASN dalam Pilkada dan Pilpres, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Asman Abnur menerbitkan surat tentang Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2018, Pemilihan Legislatif tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. Dalam surat bernomor B/71/M.SM.00.00/2017 yang ditandatangani Menteri PANRB disebutkan, agar para Pejabat Pembina Kepegawaian dan seluruh ASN dapat memperhatikan peraturan yang berkaitan dengan netralitas ASN dalam Pilkada. Seperti dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN berdasarkan Pasal 2 huruf f, menyatakan bahwa salah satu asas penyelenggaraan kebijakan dan managemen ASN adalah “netralitas”, yang berarti bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. Ditegaskan kembali bahwa berdasarkan Pasal 87 ayat(4) huruf b, menyatakan bahwa PNS diberhentikan dengan tidak hormat karena menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. Sementara di dalam pasal 119 dan pasal 123 ayat (3) disebutkan jika PNS yang mencalonkan diri atau dicalonkan menjadi Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis sebagai PNS sejak ditetapkan sebagai calon peserta pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota. Unntuk PNS yang tidak melaksanakan ketentuan tersebut dijatuhi sanksi hukuman disiplin. Dalam surat yang ditetapkan pada 27 Desember 2017 itu disebutkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil akan dijatuhkan hukuman disiplin tingkat sedang hingga berat. Sanksinya berupa penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun, kemudian penundaan pangkat selama 1 tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun. Sedangkan untuk disiplin tingkat berat dapat dijatuhkan sanksi berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, selain itu dapat dijatuhkan pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, kemudian pembebasan dari jabatan atau pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS. Untuk itu, Menteri Asman mengimbau kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian atau kepala daerah untuk mengupayakan terciptanya iklim yang kondusif, untuk memberikan kesempatan pada PNS untuk melaksanakan hak pilih. Selain itu diperlukan juga pengawasan kepada para bawahan sebelum, selama, maupun sesudah masa kampanye, serta mengambil tindakan dan melaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu Provinsi dan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota. Lebih lanjut disampaikan agar seluruh ASN dapat menjaga kebersamaan dan jiwa korps dalam menyikapi politik yang ada dan tidak terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan maupun indikasi ketidaknetralan. (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
LRT Segera Operasional. Kadishub Sumsel: LRT untuk Seluruh Masyarakat Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Menjelang rampungnya pembangunan LRT (Light Rail Transit), Plt Kadishub Sumsel Nelson Firdaus mengajak agar masyarakat pengguna LRT kiranya dapat menjaga keamanan, kebersihan dan membiasakan budaya antre nantinya. "Mari sama-sama kita jaga keamanan, kebersihan dan membiasakan budaya antre, sehingga aset yang dibangun dengan biaya yang mahal ini dapat terjaga dengan baik," seru Nelson, Jumat (5/1/2018). Ia juga menyatakan tidak mengkhawatirkan bakal terjadi kerusuhan antar suporter jika para suporter sepakbola diperbolehkan naik LRT. "Soal keamanan nantinya akan ditangani secara khusus untuk menjaga yang pasti seluruh masyarakat Sumsel boleh menikmati LRT nantinya," kata Nelson, seperti dikutif dari Sripo.com Menurut Nelson masyarakat Sumsel secara luas dipersilahkan menggunakan jasa transportasi massal yang akan selesai pada akhir Februari nanti direncanakan dilakukan uji coba pada Juni 2018. Sebab LRT yang dibangun untuk menunjang Asian Games 2018 dan akan menjadi aset bagi pemerintah provinsi untuk mengatasi masalah kemacetan khusus di kota Palembang. LRT dibangun untuk kepentingan masyarakat umum tidak terkecuali para suporter Sriwijaya FC (SFC) yang hendak menonton tim kesayangannya di masa akan datang. Diketahui suporter SFC sekarang terbagi menjadi tiga kelompok yaitu Singa Mania, Sriwijaya Mania, dan Ultras. "LRT nantinya untuk seluruh masyarakat Sumsel tidak terkecuali para suporter Sriwijaya FC," tegas Nelson Firdaus. Untuk sementara tiket LRT nantinya masih direncanakan sebesar Rp 5.000,- namun ia menerangkan itu belum final soal harga tiket "Saat ini masih direncanakan Rp 5.000 tapi nanti masih dibahas masalah harga tiket," ujarnya. Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan harga tiket kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang hanya sekitar Rp 5.000 per penumpang untuk sekali perjalanan. Pemerintah, kata Budi, akan sepenuhnya memberikan subsidi agar harga tiket bisa dijangkau oleh masyarakat. "LRT ini angkutan masa depan, kami harus menumbuhkan satu pola di masyarakat agar mau menggunakan LRT, lalu mengurangi penggunaan mobil dan roda dua," kata Budi. Adapun harga tiket sebesar Rp 5.000 ini jauh berkurang dari perkiraan yang pernah disampaikan Budi pada pertengahan Mei 2017. Saat itu, ia memperkirakan harga tiket akan berada di kisaran Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per orang. Namun penentuan harga tiket ini, kata Budi, masih terus dibicarakan. Namun, Ia memastikan belum ada rencana pemerintah untuk melakukan komersialisasi terhadap sarana LRT ini nantinya. "Pada dasarnya tetap subsidi," kata Budi. Menteri Budi sebelumnya meninjau langsung progress pembangunan proyek LRT yang rencana siap digunakan pada gelaran Asian Games per Agustus 2018 mendatang. Proyek yang menelan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun jamak 2016-2018 hingga Rp 10,9 triliun tersebut. Proyek ini ditargetkan bisa dilakukan uji coba sekitar Februari 2018. Pembangunan jalur LRT sendiri sudah dimulai sejak 21 Oktober 2015 dan ditargetkan dapat beroperasi penuh pada Juni 2018, atau dua bulan menjelang pelaksanaan ajang olahraga terbesar se-Asia itu. Jalur LRT membentang sepanjang 23,4 kilometer dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ke Kompleks OlahragaJakabaring, hingga Depo LRT yang berada di Ogan Permai Indah, Kabupaten Banyuasin. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY