Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Restorasi Gambut Bukan Memiskinkan Sumsel
07 Jan 2018 Dilihat 149x

Restorasi Gambut Bukan Memiskinkan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dr. Yenrizal Tarmizi dari UIN Raden Fatah menilai minimnya dukungan dari masyarakat terhadap restorasi gambut karena tidak ada jaminan ekonomi bagi mereka. “Bahkan restorasi gambut mereka nilai sebagai program yang memiskinkan. Sebab mereka tidak dapat lagi bertani dan berkebun atau bertambak udang dan ikan di lahan gambut. Ini dikarenakan aktivitas seperti membakar dan membuka lahan sudah dilarang karena merusak gambut dan menyebabkan kebakaran,” jelasnya. Jadi, langkah yang dilakukan TRG Sumatera Selatan dengan mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar gambut yang arif terhadap lingkungan sangatlah penting untuk didukung semua pihak. “Memang upaya ini membutuhkan waktu dan ketekunan tersendiri bagi masyarakat dan pendampingnya. Tidak dapat diambil hasilnya dengan cepat. Tetapi jika sudah berhasil, ini akan berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak harus merusak gambut untuk mendapatkan sumber pendapatan,” ujarnya. Berdasarkan pemantauan Mongabay Indonesia, ada beberapa wilayah yang menjadi sentra purun dan bambu. Misalnya di wilayah Kecamatan Pedamaran, Pampangan dan Pangkalan Lampan. Sementara kerbau rawa berada di Pangkalan Lampan dan Pampangan. Menurut Heru Slamet, warga Riding, jumlah kerbau di Riding ribuan ekor. “Permintaan daging kerbau dari Riding cukup tinggi, termasuk menjelang perayaan Idul Fitri,” katanya. Kerbau yang dijual beratnya berkisar 300 – 360 kilogram. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin beberapa tahun lalu ingin mengembangkan potensi kerbau rawa ini. Selain di Kabupaten OKI, Alex juga menginginkan pengembangan di Kabupaten Banyuasin. Sebab permintaan susu kerbau di pasar international sudah mulai meningkat. Sementara Ruslah (58), seorang pengrajin dan sering dijadikan pelatih kerajinan purun, beberapa waktu lalu, menjelaskan persoalan pengembangan kerajinan purun di Kabupaten OKI yang terkendala pemasaran. Dia memperkirakan produksi purun kalah bersaing dengan produk rumah tangga yang menggunakan bahan plastik. “Jika ekonomi kami baik, saya percaya tidak banyak lagi di antara kami akan membuka hutan atau menjadikan lahan gambut sebagai sawah atau perkebunan, yang dinilai menjadi penyebab kebakaran. Di antara kami terpaksa melakukan itu karena mau makan,” ujarnya. (Sumber : Mongabay Indonesia) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Jamin Ekonomi Masyarakat, Tim Restorasi Gambut Sumsel Kembangkan Purun dan Potensi Kerbau Rawa Sumsel
07 Jan 2018 Dilihat 150x

Jamin Ekonomi Masyarakat, Tim Restorasi Gambut Sumsel Kembangkan Purun dan Potensi Kerbau Rawa

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dukungan masyarakat dalam mewujudkan restorasi gambut di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan, sangatlah penting. Namun masyarakat juga butuh jaminan sosial, ekonomi, dan budaya guna mendukung upaya tersebut. Apa yang akan dilakukan Tim Restorasi Gambut (TRG) Sumatera Selatan? TRG mencanangkan pengembangan kerajinan purun, bambu, dan pengelolaan ikan seperti ikan asap dan ikan asin, serta peternakan kerbau rawa. Target tersebut diungkapkan usai diskusi yang digelar Mongabay Indonesia dalam merayakan usianya yang ke lima tahun di Rumah Sriksetra, Plaju, Palembang, beberapa waktu yang lalu. “Saat ini TRG Sumsel akan menjalankan program pengembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal di sekitar gambut, yang sangat arif terhadap lingkungan, khususnya lahan gambut. Ini merupakan upaya kita agar restorasi gambut memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya ekonomi,” kata Dr. Najib Asmani, Koordinator TRG Sumsel. “Pada tahap awal, kita akan mengembangkan kerajinan purun, bambu, pengolahan ikan, juga peternakan kerbau rawa, di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),” kata Najib. Mengapa di Kabupaten OKI? “Sebab di kabupaten ini paling banyak lahan gambut yang terbakar, dibandingkan daerah lain. Dari sekitar 700-an ribu hektare lahan gambut di Sumsel yang terbakar, hampir setengahnya terjadi di Kabupaten OKI. Menurut analisa kami, kebakaran tersebut juga disebabkan berbagai aktivitas pertanian dan perikanan, yang selama ini tidak arif terhadap lahan gambut,” jelasnya. Padahal, katanya, selama puluhan tahun, masyarakat di Kabupaten OKI telah mengembangkan usaha kerajinan dan pengolahan ikan yang sangat arif terhadap lingkungan, termasuk peternakan kerbau rawa. “Produknya berbagi bentuk kerajinan purun, bambu, pengolahan ikan asap, ikan asin, puan dari susun kerbau, dan lainnya.” Hanya, sumber ekonomi yang arif dengan lingkungan tersebut mulai ditinggalkan masyarakat karena pemasarannya tidak berkembang atau sumber bahan bakunya mulai berkurang. “Misalnya, kerajinan purun dan bambu mulai jarang dikerjakan masyarakat karena pemasaran yang lemah, sementara ikan dari alam sudah mengalami kekurangan sejalan rusaknya gambut.” Jadi, dalam mengembangkan hal tersebut, TRG Sumatera Selatan bukan hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan terkait manejemen dan peningkatan kualitas produksi. “Kita hadirkan para ahlinya untuk memberikan ilmu dan membimbing mereka, sehingga apa yang diberikan berkelanjutan,” kata Najib.(Sumber : Mongabay Indonesia) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pelaksanaan Pilkada Seretak 2018 Di Sumsel Dan Asian Games Dinilai Cukup Aman Sumsel
07 Jan 2018 Dilihat 140x

Pelaksanaan Pilkada Seretak 2018 Di Sumsel Dan Asian Games Dinilai Cukup Aman

Palembang, Sumselprov.go.id  -- Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) Ryamizard Ryacudu menilai, provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) cukup aman terutama untuk pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 dan perhelatan Asian Games 2018 akan berjalan lancar tanpa ada hambatan. “Kalau saya rasa Sumsel tak masalah. Makanya waktu saya jadi Pangdam disini dianulir sama Kasad karena ‘tidur’ saja. Berarti aman disini,” kata Menhan, saat menghadiri HUT Kodam II Sriwijaya ke-72 di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Jumat (5/1). Untuk itu dia, memerintahkan aparat penegak perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, ancaman yang membahayakan adalah politik adu domba. “Kalau semua tidak mudah diadu domba, bagus,” katanya. Sedangkan Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto menjamin, wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumsel) yang menjadi wilayah kerja Kodam II Sriwijaya akan selalu aman. Demikian dikatakan Pangdam usai memperingati HUT Kodam II Sriwijaya ke 72 tahun di Lapangan Benteng Kuto Besak Palembang, Jumat (5/1). Pangdam mengatakan, pihaknya telah berkomitmen dengan aparat Kepolisian untuk menjaga keamanan Sumbagsel agar tetap kondusif utamanya selama pelaksanaan pilkada serentak dan asian games tahun 2018. “Harapan kami di usia ke 72 ini berkomitmen dengan Polri, apalagi menghadapi situasi kedepan kami jamin dengan Kapolda situasi di Sumbagsel aman,” katanya. Pada pelaksanaan pilkada, Pangdam kembali menekankan kepada seluruh prajurit TNI untuk tetap netral dan tidak terlibat politik praktis. Bilamana didapati adanya oknum TNI yang terlibat ataupun memihak salah satu kandidat kepala daerah sanksi tegasnya tak lain adalah pemecatan. “Saya sudah lakukan kegiatan proteksi, penyuluhan agar prajurit TNI tidak terlibat politik dan narkoba. Terbukti akan dipecat. Tidak ada ampun,” katanya. Sedangkan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain mengatakan, pengamanan pilkada 2018 di tanggal 27 Juni 2018 dan Asian Games 8 Agustus 2018 pihaknya full di bantu TNI dan Pangdam II Sriwijaya . “Karena kekuatannya itu Polri dibantu TNI bahkan anggarannyapun ada , jadi dengan kata lain itu sudah riil dibantu untuk pilkada , maupun untuk Asian Games 2018,” katanya. Untuk pilkada pihaknya, membentuk tim siber crime, siber troop untuk memonitor hoak atau ujaran kebencian termasuk ancaman dari medsos yang hoak. “Kita bentuk saber pungli yang termasuk untuk pilkada ini, kalau ada money politik, apakah kami sub dari Mabes Polri atau kami berdiri sendiri itu kami lakukan,” katanya. Karena itu dia, mengajak agar jangan melakukan perilaku hoak akan dikenakan Undang-Undang ITE,” Kami menghimbau jangan sekali-kali memfitnah , jangan sekali-kali membenturkan pasangan calon melalui media sosial, mulai sekarang sudah mulai, kalau ada ujaran kebencian, ada kampanye negatip, black campaigne melalui sosial media akan kami monitor,” katanya.#osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
BPBD Prov.Sumsel Gelar Rakor Terpadu Pengendalian Karhutlabun Tahun 2018 Sumsel
07 Jan 2018 Dilihat 347x

BPBD Prov.Sumsel Gelar Rakor Terpadu Pengendalian Karhutlabun Tahun 2018

Palembang, Sumselprov.go.id --- Badan Pengendalian Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan  menggelar rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan lahan dan kebun (Karhutlabun) di ruang rapat kantor Dinas Kehutanan Prov.Sumsel,  di Palembang,  Jumat (05/01/2018). Rapar koordinasi pengendalian karhutlabun ini dipimpin langsung Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim, DR. Najib Asmani, didampingi Kalaksa BPBD, H.Iriansyah, SKM., M.Kes  dan Plt. Kepala Dinas Kehutanan, Ir.Tumbur Marpaung M.Si Selain itu, hadir Perwakilan dari Dinas Perkebunan Prov.Sumsel, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov.Sumsel, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Prov.Sumsel, Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Sumsel, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumsel dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan ini, Kalaksa BPBD Prov.Sumsel, H.Iriansyah mengatakan kondisi Karhutla Sumatera Selatan didasari Rapat Kerja Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, pada Hari Selasa 19 Desember 2017 di Jakarta dari data yang ada Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir  (OI) dan Muara Enim salah satu daerah rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan. "Kalau di Sumsel sejauh ini ada 3 titik paling rawan terjadinya karhutla itu, yaitu OKI, OI termasuk Kabupaten Muara Enim," sebut Iriansyah. Orang nomor satu di BPBD Prov.Sumsel  ini mengatakan dari data pengalaman sebelumnya, saat musim kemarau titik api di wilayah Sumsel lumayan besar, terutama di 3 kabupaten yaitu OKI,OI dan ME. “Kebakaran pada malam hari yang menjadi masalah selama ini, dikarenakan ketebatasan sarana dan prasarananya serta jauhnya dari sumber air, untuk itu kedepan segala kendala dapat ditanggulangi bersama-sama, bekerja bersama-sama”, kata Iriansyah. Sementara Staf Khusus Gubernur Bidang Perubahan Iklim, H.Najib Asmani, memberikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi ini dan Sumsel dinilai terbaik kinerja daerah bukan saja pengendalian kebakaran dan beberapa inovasi terutama Bios 44 dan Teknologi Pemadaman dari Polda sehingga Sumsel dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui kemitraan penggelolaan landskip mendapat penghargaan Juara Kesatu se- Indonesia. upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan akan lebih efektif dan efisien, bila dilaksanakan sebelum terjadinya kebakaran hutan dan lahan, baik dari personil yang terampil serta peralatan yang memadai berupa pompa, selang, dan pendanaan dari semua sektor yang terkait, termasuk penggunaan dana bantuan desa. Perlunya peralatan penanggulangan karhutla yang multifungsi serta mampu bergerak cepat berbagai medan diwilayah kebakaran hutan dan lahan, yang saat ini sedang dikembangkan rancang bangunnya oleh Korem 044 Gapo lanjut Najib. Perlu dilakukan penguatan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal di dekat kawasan yang rentan terbakar dan masyarakat yang biasa memanfaatkan hutan dan lahan baik, lahan hutan, perkebunan dan pertanian dengan cara membakar, kata staf Khusus Gubernur Bidang Perubahan Iklim. “Menyangkut kegiatan Asian Games 2018, meningkatkan kinerja yang selama ini sudah melakukan pengendalian kebakaran. Dari tahun 2015 sampai 2017  kejadian Karhutla menurun terus. Selama ini daerah OKI, Muba dan Banyuasi sudah terkendali tetapi ada daerah baru yaitu Ogan Ilir dan Muara Enim cenderung sering terjadi Karhutlabun”, Kata Najib Kedepannya akan ditingkatkan lagi melalui pemberdayaan masyarakat di pedesaan, ada sekitar 170 desa yang rawan Karhutlabun ditambah Muara Enim bisa menjadi 200 desa selama ini Muara Enim belum termasuk desa rawan Karhutlabun, kita akan bina masyarakat dan dinas-dinas akan turun di wilayah tersebut menjelang Asian Games karena even ini mempertaruhkan nama bangsa, jadi melibatkan langsung masyarakat yang selama ini memang sudah dilaksanakan. Melalui Dana Desa ada beberapa program-program yang bisa dilaksanakan di desa melalui Peraturan Desa (PERDES). Pertama Kita akan melakukan Coach agar Kabupaten segera menerbitkan PERDES supaya dananya bisa digunakan, ujar Najib kepada Tim Media Center Diskominfo. Dalam rapat koordinasi ini pula sejumlah pihak menyampaikan pendapatnya, upaya apa saja yang akan dilakukan untuk pencegahan dini terjadinya Karhutlabun sehingga tahun 2018 Sumsel Bebas Asap Bisa Terwujud. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
Sekda Hadiri Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Musi Tahun 2018 Sumsel
06 Jan 2018 Dilihat 140x

Sekda Hadiri Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Musi Tahun 2018

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Musi Tahun 2018 dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018. Apel ini sekaligus menyatakan kesiapan TNI, Polri dan aparat pemerintah terkait dalam mengawal pengamanan tahapan pilkada serentak 2018 di wilayah Sumsel. Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Jum'at (5/1). Hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrum Umar, Asisten I Setda Sumsel, Ahmad Najib, serta perwakilan FKPD Provinsi Sumsel lainnya. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, Polda Sumsel telah membentuk 6 satgas pengamanan seluruh tahapan pilkada serentak 2018 di wilayah Sumsel.  Menurutnya, selain pengamanan tahapan pilkada pengamanan yang dilakukan meliputi beberapa hal diantaranya pengamanan pasangan calon, penyelenggara pilkada termasuk perkantorannya, kemudian logistik, dan masyarakat yang melaksanakan pemilihan sehingga jangan sampai terjadi permasalahan di masyarakat "Jadi kami sudah siap, ada enam satgas yang kita bentuk, melalui apel ini menyatakan kesiapan kita bersama TNI dan aparat pemerintah terkait, dan ada anggarannya dari pemerintah daerah," ungkapnya. Lanjut Kapolda, dalam pengamanan seluruh tahapan pilkada serentak di Sumsel akan melibatkan kurang lebih 8.000 personel. Selain itu akan disiapkan tim pengawalan kepada masing-masing pasangan calon. "Jumlah personel yang akan diturunkan sesuai dengan tahapan pelaksanaan pilkada, pengamanan pilkada di dukung anggaran dari pemerintah Provinsi sebesar Rp55 Miliar dan Kabupaten/Kota sebesar 19 Miliar sesuai amanat undang-undang. Kita juga bentuk satgas money politik dan satgas siber optik untuk mengawal pilkada ini," tegasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menhan Ingatkan Soal Ancaman Adu Domba Sumsel
06 Jan 2018 Dilihat 128x

Menhan Ingatkan Soal Ancaman Adu Domba

Palembang, Sumselprov.go.id --  Peringatan HUT ke-72 Kodam II Sriwijaya tahun 2018 dan HUT ke-56 Korps Wanita TNI AD,  di Benteng Kuto Besak Jum'at (05/01), dihadiri langsung Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI) Jend. TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan Gubernur Sumatera Selatan  (Sumsel) H. Alex Noerdin. Dalam kesempatan itu Menhan menghimbau seluruh prajurit bukan hanya di Provinsi Sumatera Selatan saja melainkan seluruh Indonesia itu harus memegang kunci untuk menjadi profesional. Tak hanya di BKB kegiatan serupa juga digelar secara serentak di Propinsi Bengkulu, Jambi, Lampung dan Babel yang akan dipimpin oleh para Komandan Korem wilayah setempat. Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI) Jend. TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu juga mengucapkan selamat kepada Kodam II Sriwijaya yang telah berjuang untuk menjaga kedaulatan Republik ini khususnya di Provinsi Sumsel.  "Selamat ulang tahun Kodam II Sriwijaya, patah tumbuh hilang berganti. Luar biasa Kodam ini 5 provinsi berjuang demi keamanan rakyat," tuturnya Menurutnya, Para prajurit kedepan harus lebih baik lagi dengan memegang kunci diantaranya latihan, loyalitas tegak lurus keatas dan melaksanakan hukum sebagai  Panglima dengan baik  " Prajurit harus menjadi Panglima paling tinggi, Pangdam ada panglima TNI, ada panglima tertinggi yakni Presiden yang paling tinggi adalah hukum panglima harus dilaksanakan dengan baik," ungkapnya  Dalam kesempatan yang sama ia turut menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dalam  melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti.  "Pilkada serentak nanti tidak begitu masalah, ancaman Pilkada adalah ancaman adu domba, gak diadu aman semua," terangnya Acara ini juga dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara, Pangdam II/Swj Mayjen TNI A.M. Putranto, S. Sos. Para pejabat TNI/Polri, FKPD, Para Tokoh Adat/Agama/Masyarakat, pimpinan Media massa, Mahasiswa, Pramuka dan pimpinan instansi lainnya di wilayah Sumsel. MC DISKOMINFO PROV.SUMSEL/CLEY

Baca Detail
LRT Palembang Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun Siap Digunakan Sumsel
05 Jan 2018 Dilihat 311x

LRT Palembang Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun Siap Digunakan

Palembang, Sumselprov.go.id - - Progres pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang telah mencapai 76% dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan ada 5 dari 13 stasiun yang siap untuk beroperasi dan melayani penumpang. Meskipun demikian, saat meninjau progres pembangunan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap seluruh stasiun tetap dapat beroperasi secara bersamaan. Sehingga langsung dapat memberikan pelayanan secara maksimal pada masyarakat Sumatera Selatan. "Harapan kita 13 stasiun ini akan beroperasi secara bersamaan semua. Tapi nanti kita lihat dulu seperti apa pada bulan Juni, apakah bisa langsung beroperasi atau tidak," kata Menhub Budi Karya saat meninjau progres pembangunan LRT Palembang Zona I, Minggu malam (10/12/2017). Menurut Menhub, saat ini progres pembangunan LRT Palembang secara keseluruhan telah mencapai 76% dan untuk pemasangan steelbox girder telah mencapai 100%. Sedangkan untuk rel kereta sendiri, pengerjaan telah mencapai 50% dari total keseluruhan sekitar 47 KM. Saat beroperasi, Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pihak pengelola juga akan melakukan pengkajian untuk menetapkan tarif penumpang. Dimana sampai saat ini Menhub baru memperkirakan tarif berkisar Rp 5.000 dan tarif ini telah disubsidi oleh pemerintah. Sementara itu, Direktur Operasional PT Waskita Karya Adi Wibowo mengatakan, bahwa saat pelaksanaan Asian Games mendatang hanya akan ada 5 dari 13 stasiun yang beroperasi. Hal ini dikarenakan 8 stasiun lagi masih dalam pengerjaan dan dipastikan tidak selesai saat pesta olahraga tingkat Asia mendatang. "Ada 3 stasiun yang akan bisa digunakan untuk uji coba pada Maret mendatang. Kemudian hanya ada 5 dari 13 stasiun yang bisa beroperasi saat Asian Games dan sisanya baru akan bisa kita kerjakan setelah selesai event untuk bisa digunakan keseluruhannya," kata Adi. Adapun 5 stasiun yang akan beroperasi perdana dan saat Asian Games yakni, stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, stasiun Palembang Icon Mal, stasiun Pasar Cinde, stasiun stadion Jakabaring dan stasiun OPI Mal. (mkj/mkj/Detiknews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
LRT Palembang Sudah Rampung 80% Sumsel
05 Jan 2018 Dilihat 68x

LRT Palembang Sudah Rampung 80%

Jakarta, Sumselprov.go.id - - Proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang terus dikerjakan. Proyek itu ditargetkan rampung sebelum pelaksanaan Asian Games 2018 pada bulan Agustus mendatang. Direktur Utama Waskita Karya, M Choliq, mengungkapkan saat ini progres pengerjaan LRT Palembang diperkirakan mencapai 80%. Saat ini, pengerjaan sedang dalam tahap pemasangan bantalan rel dan pembangunan depo. "Progres pekerjaan sampai dengan saat ini telah mencapai 80%. Saat ini sedang dilakukan pekerjaan pemasangan Slab Track (bantalan rel), signaling serta bangunan depo," kata Choliq kepada detikFinance, Jakarta, Kamis (4/1/2018). Selain itu, Choliq juga mengatakan pihaknya juga saat ini sedang fokus untuk penyelesaian stasiun LRT. Ada sebanyak 13 stasiun yang sedang diselesaikan. Adapun 13 stasiun tersebut antara lain, Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin II, Stasiun Asrama Haji, Stasiun Telkom, Stasiun RSUD, Stasiun Polda, Stasiun Demang Lebar Daun, Stasiun Palembang Icon, Stasiun Besar/Kominfo, Stasiun Pasar Cinde, Stasiun Jembatan Ampera, Stasiun Polresta, Stasiun Stadion Jakabaring dan Stasiun OPI. "Seluruh ke-13 stasiun di Proyek LRT Palembang sudah dalam tahap finishing," katanya. Choliq menargetkan pada bulan Maret mendatang konstruksi proyek LRT Jakarta sudah bisa diselesaikan dan siap untuk diuji coba. Diharapkan bulan Juli sudah bisa dioperasikan untuk mendukung Asian Games 2018. "Target operasi bulan Juli. Itu satu bulan sebelum Asian Games, Asian Games kan Agustus," katanya. Waskita mulai membangun proyek LRT Palembang sejak Oktober 2015 lalu. LRT Palembang memiliki panjang 23,40 km yang membentang dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II (Kota Palembang) sampai Kawasan OPI/Ogan Permata Indah (Kab. Banyuasin) hingga melintas di atas Sungai Musi. (zlf/zlf/Detiknews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Tahun Baru, Alumni IPDN Gelar Silaturahmi Sumsel
05 Jan 2018 Dilihat 288x

Tahun Baru, Alumni IPDN Gelar Silaturahmi

Palembang, Sumselprov.go.id -- Ratusan Praja maupun Purna Praja APDN/STPDN/IPDN, menggelar silaturahmi di Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (03/01) mulai dari pukul 19:00 hingga selesai. Untuk lulusan mulai dari APDN, STPDN, IPDN berjumlah hampir 1.112 orang alumni, ditambah Praja IPDN Yang saat ini masih Cuti dan masih berstatus Praja IPDN tingkat 1 sampai tingkat 4 berjumlah 141 orang.  Acara silaturahmi ini sendiri berlangsung penuh kehangatan, dimana silih berganti Praja menampilkan bakat yang dimiliki mulai dari tari, menyanyi hingga pemutaran video yang digagas oleh Praja IPDN. Tak dilewatkan pula kegiatan ini diisi dengan berselfie-selfie ria antar tingkatan maupun alumni.  Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sumsel Riki Junaidi menuturkan, kegiatan ini merupakan momentum untuk memantapkan rasa kebersamaan, rasa toleransi sekaligus sarana menyambung tali silaturahmi antara alumni maupun Praja IPDN yang masih mengenyam pendidikan.  "Tujuan kita untuk mempererat silaturahmi antara Praja yang sedang pendidikan termasuk purna-purna yang sudah tugas di lapangan, memberikan bekal untuk kedepan kepamong prajaan memiliki tugas yang sangat penting," tuturnya Dikatakannya, Selain kegiatan silaturahmi banyak hal yang sudah dimanfaatkan oleh Praja, dalam mengisi waktu luang usai melaksanakan cuti akhir tahun, cuti Natal dan tahun baru.  "Di samping kunjungan senior mereka juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah kemudian malam hari ini melakukan silaturahmi dengan purna praja. Saling mendukung dan saling mengingatkan satu sama lain sehingga bersama-sama mewujudkan apa yang menjadi harapan," pungkasnya Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan Ahmad Rizky Setiawan terkesima melihat semangat Alumni yang sangat memperhatikan Praja,  baik itu dengan memberikan saran dan masukan maupun solusi.  Menurutnya, ia merasa termotivasi dengan hadirnya senior-senior yang profesional, bermanfaat bagi masyarakat. Dan ia menuturkan untuk bisa belajar dari apa yang sudah diterapkan oleh para seniornya.  "Sekarang lebih pada belajar, belajar, dan belajar dengan melihat senior kami berhasil termotivasi. Senior kami bisa, kami juga bisa seperti senior kami," tambahnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.