Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Resmikan RS. Siloam Silampari Lubuk Linggau Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 553x

Gubernur Resmikan RS. Siloam Silampari Lubuk Linggau

Lubuk Linggau, Sumselprov.go.id - -  Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersama CEO Lippo Group James Riady, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Sekda Kota Lubuklinggau Rahman Sani dan Direktur Rumah Sakit Siloam Silampari Lubuklinggau, dr H Mgs Johan T Saleh meresmikan  RS. Siloam Silampari dengan memukul Gong, Kamis (11/1). Telah diresmikannya RS. Siloam Silampari ini Alex berharap pelayanan kesehatan di Kota Lubuklinggau semakin meningkat2. RS. Siloam Silampari sendiri terletak di tengah Kota Lubuklinggau yang terintegrasi dengan mall dan Sekolah Dian Harapan. Dalam kesempatan ini Gubernur Alex Neordin menyambut baik atas dibangunnya Rumah Sakit Siloam Silampari yang bertaraf Internasional tersebut. Dengan selesainya RS. Siloam Silampari,  orang nomor satu di Sumsel itu meminta pelayanan publik bidang kesehatan bagi masyarakat Lubuklinggau, makin memudahkan dan memuaskan masyarakat. "Saya mengucapkan selamat atas diresmikannya RS.  Siloam Silampari. Semoga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memberikan layanan bagi masyarakat,"lanjutnya. Diakuinya dengan keberadaan RS. Siloam Silampari di Kota Lubuklinggau akan memberikan dampak yang baik serta mengangkat Kota Lubuklinggau ke kelas yang lebih tinggi lagi. "Tentu keberadaan Siloam Silampari di sini akan berdampak baik, saya yakin bukan hanya masyarakat Kota Lubuklinggau bahkan sekitarnya akan datang ke Rumah Sakit ini nantinya,"katanya. Alex pun meminta bagi Rumah Sakit yang sudah ada di Kota Lubuklinggau agar keberadaan RS. Siloam Silampari jangan dijadikan persaingan, akan tetapi dijadikan mitra bersama dalam membangun bidang kesehatan di Kota Lubuklinggau.  Sementara itu, CEO Lippo Group, James Riady menyampaikan, dibangunanya RS. Siloam Silampari bukan semata-mata kegiatan ekonomis tapi sungguh-sungguh suatu aspirasi di daerah untuk bisa melayani. "Saya merasa istimewa bisa memberikan bagian pelayanan di Kota Lubuklinggau.  Semoga kehadiran Siloam bisa melayani dengan baik masyarakat dan membawa manfaat besar sehingga lebih makmur,"tuturnya. Sementara, Sekda Kota Lubuklinggau Rahman Sani menyambut baik dengan adanya RS. Siloam Silampari, dirinya menyakini dengan dibangunnya RS. Siloam Silampari memberikan pelayanan yang baik dengan fasilitas yang memadai. Selain itu, keberadan Siloam Silampari juga memberikan peluang lapangan  pekerjaan bagi SDM untuk mengembangkan kariernya di RS. Siloam Silampari. "Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiatif yang tulus ini,"ucapnya. Ditambahkan, Direktur Rumah Sakit Siloam Silampari Lubuklinggau, dr H Mgs Johan T Saleh  dengan adanya RS. Siloam Silampari di Lubuklinggau untuk memberikan pelayanan yang mandiri bagi masyarakat. "Kami harap akan membawa dampak yang positif bagi masyarakat Lubuklinggau dan sekitarnya,"lanjutnya. Siloam Silampari merupakan Rumah Sakit Siloam kelima di Sumatera dan kedua di Sumsel. Siloam Silampari merupakan rumah sakit dilengkapi dengan 175 kapasitas tempat tidur. Selain itu dilengkapi pula dengan peralatan medis state of the art seperti CT-Scan 64 slices dan didukung 21 spesialis dan 8 dokter umum serta 52 perawat. Siloam Silampari juga menyediakan perawatan dan layanan berkualitas tinggi untuk 216.000 orang di Lubuklinggau. Perlu diketahui bahwa Siloam merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Lippo Karawaci Tbk. Sebelumnya, Gubernur Alex Noerdin bersama CEO Lippo Group, James Riady, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Sekda Kota Lubuklinggau Rahman Sani dan Direktur Rumah Sakit Siloam Silampari Lubuklinggau, dr H Mgs Johan T Saleh meninjau mall dan juga Sekolah Dian Harapan. Kemudian, Gubernur Alex Noerdin meninjau beberapa fasilitas seperti ruang Emergency atau UGD, meninjau  Ruang Kelas 3, Ruang Kelas 1, Ruang Jantung,  Ruang ICU,  Ruang Persalinan dan fasilitas lainnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Saatnya BIOS 44 Menjadi Solusi Untuk Kesuburan Tanah Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 225x

Saatnya BIOS 44 Menjadi Solusi Untuk Kesuburan Tanah

Maluku, Sumselprov.go.id -- Tugas pokok Tentara Nasional Indonesia adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Disaat kondisi negara dalam keadaan aman dan tidak dalam ancaman perang, maka TNI akan berperan membantu masyarakat dalam berbagai  bidang kehidupan. Salah satunya di bidang pertanian dimana beberapa waktu lalu ada temuan formula oleh anggota TNI untuk membantu penyuburan tanah sehingga dapat digunakan sebagai lahan pertanian yang cukup produktif. Temuan itu berupa formula BIOS 44 – Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yaitu agen hayati pemercepat pembusukan material organik lahan gambut. Untuk mempersiapkan anggota TNI di wilayah Kodam XVI/Pattimura sebagai agen atau pioner BIOS 44 maka digelar sosialisasi dan pelatihan selama tiga hari (10-12 Januari 2018) bertempat di Kompleks Makorem 151/Binaiya Ambon Maluku. Dengan narasumber disampaikan langsung oleh Ketua Tim Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto mengatakan “Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Bios 44 adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang,” jelasnya. Lanjutnya, mencermati pentingnya kegiatan ini, maka Pranoto sangat menyambut baik kedatangan Tim Sosialisasi yang akan memberikan Sosialisasi BIOS 44 kepada personel Kodam XVI/Pattimura dan Masyarakat. “Saya berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta mencapai sasaran yang diinginkan. Karena itu, saya minta agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik,” tukasnya. Sosialisasi ini selain dihadiri personel Kodam XVI/Pattimura juga dihadiri kalangan sipil dari Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas ESDM, Dinas Sosial dari Provinsi Maluku, Kota Ambon dan Kabupaten Buru serta kalangan akademisi dari Universitas Pattimura Ambon, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Universitas Darrusalam Ambon, serta Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan (STAKPn) Ambon dan FKPPI. Ketua tim sosialisasi program BIOS 44 Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo saat paparan materi menjelaskan BIOS 44 – Bio Struktur (Dekomposer Gambut) merupakan agen hayati pemercepat pembusukan material organik lahan gambut. “BIOS 44 merupakan gabungan simbiosis mutualisme antar mikroorganisme dan berfungsi untuk mempercepat terjadinya pembusuk materiai organik lahan gambut. Dan juga sekaligus melembabkan serta menutup rongga gambut dengan hifa atau sejenis lendir yang dihasilkan mikroorganisme yang terkandung dalam larutan yang sudah diformulasi,” paparnya. Dijelaskan, BIOS 44 merupakan gabungan mikroorganisme yang mampu memproduksi endospore yang tahan terhadap terhadap lingkungan seperti panas, asam, dan garam, dapat berada dalam lingkungan ekstrim dalam jangka waktu yang lama. Endospore adalah zat yang dibentuk pada saat mikroorganisme stress terhadap asupan makanan, memungkinkan organisme BIOS 44 untuk terus berada di dalam lingkungan sampai kondisi menjadi baik. “Inilah kelebihan utama BIOS 44 yang tidak dimiliki oleh banyak formulasi mikroorganisme pada umumnya,” jelas Kunto yang saat ini menjabat sebagai Danrem 044 Gapo Kodam II/Sriwijaya. Hasil penelitian ungkapnya, menunjukkan mikroorganisme yang terkandung dalam BIOS 44 membentuk proses biodegradasi dengan perantara enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme lain pendukung BIOS 44, yang bersifat biokatalisator dan menghasilkan zat kapur yaitu kalsium karbonat (CaCO3) yang membentuk ikatan kimia antara butiran tanah sehingga mampu meningkatkan pH tanah hingga menjadi normal. Pasca pemberian BIOS pada lahan gambut dilanjutkan kemudian dengan penebaran eceng gondok sebagai agen pupuk hijau serta pereduksi oksigen dari lahan gambut yang selama ini menjadi pendukung terjadinya kebakaran lahan. Setelah oksigen berkurang maka dimasa yang akan datang api tidak akan menjalar meluas (merambat) seperti yang terjadi sebelumnya. Disamping itu eceng gondok yang telah mati akibat kemarau akan berfungsi menjadi pupuk atau penyedia unsur hara pada lahan gambut, “Setelah itu mari kita bertanam kedelai, rakyat makmur, berdaulat pangan,” tukasnya. Cairan BIOS 44 yang sudah ditebar, selama tiga bulan setelah dilakukan penyiraman akan membuat lahan menjadi subur dan bisa ditanami dengan berbagai tanaman, dan saat kemarau lahan gambut telah terkunci dan tidak mudah terbakar. Lebih lanjut Danrem 044/Gapo membeberkan beberapa lokasi yang telah dilakukan sosialisasi dan praktek penggunaan BIOS 44 antara lain membantu normalisasi air sungai Citarum pada program Citarum Harum yang merupakan program Pangdam III/Siliwangi, kemudian dilakukan juga di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan wilayah Kodam VII/Wirabuana membantu meningkatkan kesuburan lahan perkebunan rakyat serta di bidang peternakan. Selanjutnya di Aceh untuk perkebunan. Di beberapa kawasan di Jawa Barat serta Jawa Tengah juga membantu peningkatan kesuburan lahan pertanian rakyat serta peternakan. Di Pulau Bangka, mereka juga berupaya mengembalikan kesuburan tanah di bekas areal tambang timah. “Hasilnya cukup memuaskan sehingga program penggunaan BIOS 44 ini akan terus kita galakkan di tengah masyarakat sebagai salah satu sumbangsih TNI pada aspek sosial kemasyarakatan,” pungkasnya. (dva/ DiviaNews) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sosialisasi Bios 44 Kodam XVPattimura, Wujud Ketahanan Pangan Di Maluku Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 213x

Sosialisasi Bios 44 Kodam XVPattimura, Wujud Ketahanan Pangan Di Maluku

Ambon, Maluku, Sumselprov.go.id -- Sosialisasi dan pelatihan Program Bios 44 di Wilayah Kodam XVI/Pattimura tahun 2018, bertempat di Aula Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Rabu (10/1/2018). Kegiatan sosialsasi Bios 44 tersebut dihadiri oleh Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewando, Irdam XVI/Pattimura Tyas Koesharjadi, Danrem 151/Binaiya dan 152/Babullah, Danrindam XVI/Pattimura, para Perwira Ahli, LO AL dan AU, para Asisten dan Kabalak serta Komandan Satuan Jajaran Kodam XVI/Pattimura, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Maluku, Kepala Dinas Perikana dan Kelautan Provinsi Maluku, Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Kepala Dinas Sosial Provins Maluku, dan Dinas Sosial Kota Ambon, Dinas Sosial Kabupaten Namlea, Rektor Unpatti Ambon, Rektor IAIN Ambon, Rektor Unidar Ambon, Rektor UKIM, dan Rektor STAKPN. Sosialisasi bios 44 tersebut dibawakan langsung oleh Ketua tim sosialisasi, Kolonel Inf. Kunto Arief Wibowo, S.I.P, yang saat ini menjabat sebagai Danrem 044 Gapo, Kodam II/ Sriwijaya Provinsi Sumatera Selatan. Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pronoto, dalam amanatnya, menuturkan, sebagaimana yang kita ketahui bahwa Bios 44 adalah bio struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang. “Mencermati pentingnya kegiatan ini, selaku Pangdam XVI/Pattimura saya menyambut baik kedatangan Tim Sosialisasi yang akan memberikan Sosialisasi Program BIOS 44 kepada personil Kodam XVI/Pattimura dan Masyarakat. Saya berharap, kegiatan sosialisas ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta mencapai sasaran yang diinginkan,” tegas Jenderal berpangkat dua bintang emas dipundaknya itu. Selain itu selaku ketua tim sosialisasi Bios 44, Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.I.P, yang ditemui Wartawan di Aula Makorem 151/Binaiya, menjelaskan pelaksanaan sosialisasi Bios 44, merupakan sebuah program include dari TNI AD dalam meningkatkan produktifitas kesejahteraan masyarakat dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Bios 44 sendiri merupakan senyawa vitamin yang bukan merupakan sebuah pupuk berbahan kimia, melainkan sebagai pengurai restruktur tanah menjadi sempurna. “Untuk pengolahan pembuatan Bios 44 sendiri, menggunakan bahan dasar makanan yang difregmentasi sendiri, yang memiliki kegunaan dalam mengurai bahan mineral yang mengandung bahan kimia, menjadi bahan mineral alami yang mampu mengubah konstruktur kesuburan tanah untuk digunakan sebagai sebagai lahan pertanian, juga di sektor perikanan dan peternakan,” ungkap perwira menengah TNI AD berpangkat tiga bunga melati dipundaknya itu. Lanjutnya, untuk pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengunaan bios 44 sendiri pernah dilakukan dibeberapa kegiatan yaitu, program Citarum harum oleh Kodam III/Siliwangi, penguraian limbah mercury di beberapa pengolahan tambang di Pulau Bali, normalisasi air sungai dan penyuburan lokasi perkebunan di Jawa Tengah, lokasi peternakan dan pengolahan lokasi eks tambang di Provinsi Bangka Belitung. “Untuk uji coba pengembangan bios 44 baru dimulai di tahun 2016, dilokasi lahan terbakar tahun 2015, di Provinsi Sumatera Selatan dengan proses pengolahan lahan. Gambut menjadi lahan produktif bagi perkebunan,” tutur Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, yang merupakan putra dari mantan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno. Selain itu, Pangdam XVI/Pattrimura, Mayjen TNI, Suko Pranoto, yang dimintai komentar oleh,Wartawan terkait dengan sosialiasi Bios 44, mengatakan, untuk pengembangan formula bios 44 sendiri, Kodam XVI/Pattimura akan melakukan uji coba dibagian sektor pertanian untuk kesuburan tanah dan tumbuhan, serta akan digunakan disektor peternakan dan perikanan sebagai nutrisi bagi hewan pelihara seperti, sapi dan ikan. “Bila formula bios 44 berhasil dan memiliki manfaat, Insya Allah kedepan Kodam XVI/Pattimura alan mengembangan formula bios 44 lebih banyak lagi agar bisa dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam peningkatan kesejateraan dalam mengelola sumber daya alam yang ada di Maluku ini,” harap Mayjen Suko Pranoto. (Sumber : IN-07) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Bagikan 1.015 KIP dan 500 PKH di Rote Ndao Sumsel
11 Jan 2018 Dilihat 123x

Presiden Bagikan 1.015 KIP dan 500 PKH di Rote Ndao

Rote Ndao, Sumselprov.go.id --  Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, hari ini, Presiden Joko Widodo mendistribusikan langsung bantuan sosial dari pemerintah berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi para pelajar dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) bagi para keluarga prasejahtera. Kali ini, distribusi bantuan tersebut dilakukan di SMPN 4 Rote Barat Daya, Desa Lantera, Kelurahan Meoain, Kabupaten Rote Ndao. Sebanyak 1.015 KIP dibagikan kepada para pelajar mulai dari SD hingga SMA/SMK pada kesempatan tersebut. Melalui kebijakan KIP, pemerintah berharap agar seluruh anak Indonesia mendapatkan akses kepada pendidikan yang layak. Terdapat tiga skema pembiayaan bagi para pelajar melalui KIP itu. Kepada para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan sebesar Rp450 ribu per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp750 ribu. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp1 juta. "Saya perlu ingatkan kepada anak-anakku semuanya agar anggaran yang ada di sini itu dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. Untuk beli seragam sekolah boleh, beli sepatu boleh, beli topi sekolah boleh, beli buku boleh, untuk bayar sekolah boleh. Beli pulsa boleh tidak? Tidak boleh," Presiden mengingatkan. Adapun Kartu PKH diberikan kepada 500 keluarga prasejahtera. Presiden membagikan kartu PKH sebagai program perlindungan sosial yang menyediakan bantuan nontunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Kemudian untuk ibu-ibu, tadi sudah mendapatkan kartu PKH. Ada dana berapa di dalamnya? Rp1.890rb. Saya titip uang itu betul-betul digunakan yang berkaitan dengan pendidikan dan gizi anak," kata Presiden. Untuk diketahui, dana total yang tersedia dalam kartu PKH itu dapat diambil sebanyak empat kali melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah. Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memang sejak awal menjadikan sistem perbankan sebagai media penyaluran bantuan kepada masyarakat. Dengan diterapkannya sistem tersebut, penyalahgunaan dana bantuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat semakin diminimalisir. Selain menyerahkan KIP dan PKH, Presiden juga meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 4 Rote Barat Daya. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.(Bey Machmudin/Setneg.go.id) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY  

Baca Detail
Presiden Jokowi Serahkan 2.405 Sertifikat Tanah untuk NTT Sumsel
11 Jan 2018 Dilihat 130x

Presiden Jokowi Serahkan 2.405 Sertifikat Tanah untuk NTT

Kupang, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.405 sertifikat tanah untuk rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan dilakukan di Milenium Ballroom Kota Kupang, Senin, 8 Januari 2018. Adapun jumlah total sertifikat yang akan dibagikan untuk Provinsi NTT berjumlah 65.548 sertifikat. Presiden mengatakan, pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan lima juta sertifikat pada tahun 2017 lalu dan tujuh juta sertifikat pada tahun 2018 ini di seluruh Indonesia. “Tahun ini tujuh juta harus keluar dari kantor-kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) yang ada, tahun depannya lagi 9 juta, tahun depannya lagi 12 juta sertifikat. Nanti kepala kantor BPN di kanwil maupun di kantor kabupaten semuanya enggak tidur ngurus sertifikat,” ucap Presiden. Ia menyampaikan, rakyat harus memiliki sertifikat tanah yang merupakan tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki supaya terhindar dari sengketa. “Targetnya ke sana supaya tidak ada sengketa, supaya seluruh bidang harus tersertifikasi, semuanya diberikan kepada rakyat,” ujar Presiden. Dalam penyerahan sertifikat tanah tersebut, Presiden juga mengijinkan apabila ada yang ingin sertifikat tanahnya dijadikan sebagai agunan untuk pinjaman ke bank. Namun ia berpesan agar pinjaman tersebut digunakan sebagai modal usaha atau investasi. “Enggak apa-apa, tapi tolong dihitung dulu, tolong dikalkulasi dulu bisa mengangsur nggak kalau kita pinjam ke bank. Dipakai untuk apa juga harus jelas harus dipakai untuk investasi, usaha dipakai untuk modal usaha jangan dipakai untuk yang lain-lain,” himbau Presiden. *Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa* Sebagai sebuah begara besar yang memiliki keanekaragaman suku, adat dan budaya, dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga berpesan agar kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa. “Marilah kita jaga bersama-sama persatuan kita, marilah kita jaga bersama-sama negara kita Indonesia dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” kata Presiden. Ia menghimbau, jangan sampai kasus persengketaan dapat membuat perpecahan antar daerah dan antar suku. “Marilah kita jaga agar hal itu tidak terjadi di NTT dan di seluruh Tanah Air kita Indonesia,” ujar Presiden. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kesempatan tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kadis Kominfo Prov.Sumsel Membuka Bimtek Pengenalan Aplikasi SiRUP  Versi 4 Sumsel
11 Jan 2018 Dilihat 1045x

Kadis Kominfo Prov.Sumsel Membuka Bimtek Pengenalan Aplikasi SiRUP Versi 4

Palembang, Sumselprov.go.id -- Bertempat di Ruang Rapat  Dinas Komunikasi dan Informatika  Provinsi Sumatera Selatan, Bidang Layanan  E- Government  Dinas KOMINFO menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengenalan Aplikasi SiRUP Versi 4 bagi Admin PA/KPA dan Admin SiRUP bagi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan . Bimtek yang diikuti oleh seluruh OPD lingkup pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini dibuka oleh Kepala Dinas KOMINFO Provinsi  Sumsel, DR. H. Farhat Syukri, SE.M.Si. Dalam sambutan pembukaannya, Kadis Kominfo menyatakan bahwa bimtek yang diselenggarakan merupakan peluang bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan dan meningkatkan wawasan mengenai aplikasi pengadaan barang/jasa secara elektronik versi terbaru yang digunakan saat ini. “Tujuan kegiatan ini adalah pertama, memastikan pengadaan barang/jasa secara elektronik di OPD Provinsi Sumsel berjalan dengan baik dan benar. Kedua, memastikan seluruh pejabat pengadaan, khususnya admin PA/KPA benar-benar menguasai regulasi pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dan ketiga, dengan mengikuti bimtek  ini para peserta bisa mempercepat pengadaan barang/jasa secara elektronik, “ tegas Farhat   “Bimtek ini diselenggarakan secara nasional, Dinas Kominfo Prov.Sumsel mengambil inisiatif melalui LPSE dalam hal ini LKPP akan menyelenggarakan diberapa provinsi dan tidak mungkin seluruh OPD bisa ikut kegiatan tersebut meskipun akan diselenggarakan di Palembang minggu kedua bulan Februari tahun 2018. Diskominfo menginisiasi OPD bisa mengikuti Bimtek yang kita laksanakan menggunakan kegiatan yang ada di Bidang Layanan E-Government”, Kata Farhat. Dengan adanya Bimtek ini setiap instansi akan ada penyegaran, ada hal-hal yang baru yang perlu disampaikan  mengingat kegiatan ini menggunakan teknologi IT, nantinya akan ada perubahan baik aplikasinya maupun versi yang digunakan. Kalau saat ini menggunakan versi 4 maka semua harus siap dengan versi 4 dan kita mengikuti kebijakan yang sudah ditetap oleh  LKPP Pusat harus bisa diimplementasikan di Sumatera Selatan, inilah wujud kegiatan Bimtek ini, pungkas Kadis Kominfo mengalhiri wawancara dengan Tim MC/Sumselprov.go.id. Bimtek yang diselenggarakan selama dua hari (10 -11/01/2018)  mempedomin Pasal112 Ayat 2 Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Serta menindaklanjuti Surat Sekertaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan nomor 027/2711/V/2017 Tanggal 7 November 2017 perihal Pengumuman Rencana Umum dan Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2018. Bimtek ini diisi para narasumber dengan pemaparan materi-materi SiRUP versi 4. Pada hari pertama, para narasumber memaparkan SiRUP dari segi kebijakan dilanjutkan dengan diskusi dan berbagi pengalaman dari para admin PA/KPA mengenai kesulitan/hambatan dalam pengisian SiRUP  v.4. Pada hari kedua, peserta mengikuti praktek langsung pengisian aplikasi SiRUP  versi 4. Pada sesi diskusi, Kabid Layanan E-Government Diskominfo Prov.Sumsel, Dr.H.Iskandar Mirza, M.Si mengingatkan para admin PA/KPA untuk mengumumkan seluruh rencana pengadaan yang tertera di RUP, termasuk kegiatan swakelola. “Sesuai peraturan yang berlaku, seluruh Rencana Umum Pengadaan (RUP) wajib diumumkan. Namun kenyataannya, dari 50  admin PA/KPA baru 30 % (15 admin) yang meng-upload RUP kegiatan swakelolanya pada SiRUP” tegasnya. Pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang Layanan  E-Government Dinas KOMINFO Provinsi Sumsel ini juga mengingatkan agar seluruh PA/KPA meng-upload seluruh dokumen pengadaan yang telah selesai. “Begitu tanda tangan kontrak, langsung up-load, agar kita mempunyai sistem dokumentasi yang baik. Jika suatu hari diperlukan, akan mudah dicari karena telah tersimpan di database LKPP, pungkasnya. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Alex Noerdin :  Provinsi Sumsel Harus Aman dari Segala Kerusuhan Umat Beragama Sumsel
10 Jan 2018 Dilihat 188x

Alex Noerdin : Provinsi Sumsel Harus Aman dari Segala Kerusuhan Umat Beragama

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Perayaan Natal Oikumene Kristen-Katolik TNI-POLRI-PNS 2017 di Gedung Palembang Sport & Convention Center (PSCC) Palembang, Selasa (9/1). Selain diikuti oleh gereja-geraja se-Sumsel, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan antar gereja-gereja, TNI dan Polri.  Terlihat dalam perayaan Natal ini turut hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Ketua DPRD Sumsel H.M Giri Ramanda N Kiemas, Ketua FKUB Provinsi Sumsel Aflatun Mucthar serta para pejabat lainnya.  Dalam sambutanya, Gubernur Alex merasa bangga kepada umat kristiani yang selalu menjaga kondusifitas Provinsi Sumsel. Masyarakat khususnya di wilayah provinsi Sumsel menurutnya harus tetap mempertahankan Sumsel yang kondusif dengan terus menumbuhkan rasa persaudaraan, persatuan, saling menghargai dan menghormati antar sesama serta tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. "Mari dukung Pemerintah untuk bersama-sama menjadikan Provinsi Sumsel aman dari segala kerusuhan umat beragama. Sumsel yang zero konflik,  Sumsel yang umat, masyarakat dan rakyatnya menghargai sesama serta yang membawa kedamaian,"tuturnya.  Selain itu, Alex juga mengajak untuk selalu bahu-membahu bersatu dan damai dalam persatuan, serta menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersaaman jangan sampai ada kerusuhan dan perpecahan.  "Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumsel terkhusus kepada umat kristiani yang selalu membawa kedamaian dalam keseharian kita bersama,"katanya.  Tidak hanya itu, Alex pun mengukapkan rasa bangganya karena semua masyarakat Sumsel tergabung dalam harmonisasi keragaman umat beragama yang mendkung kebersamaan, mendukung persatuan di Provinsi Sumsel. Tentunya Sumsel tidak akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 kalau Sumsel tidak aman. Sumsel harus jadi panutan untuk provinsi lain dengan segala kemajuan baik infrastruktur dan lainnya.  "Saya bangga kepada saudara-saudaraku yang terkasih yang telah mendukung selama ini yang telah membuat Sumsel menjadi buah bibir di tingkat Nasional bahkan Internasional dengan kondusifitas Provinsi Sumsel,"tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pemprov Sumsel Tingkatkan Pembangunan Aplikasi dan Sistem Kesamsatan Sumsel
10 Jan 2018 Dilihat 173x

Pemprov Sumsel Tingkatkan Pembangunan Aplikasi dan Sistem Kesamsatan

Palembang Sumselprov go.id- Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama stakholder terkait dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak melalui berbagai kemudahan pelayanan pajak menggunakan sistem dan aplikasi Kesamsatan. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengundang langsung Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk berbagi informasi dan pengalaman bersama, melalui pemaparan hasil penggunaan aplikasi Kesamsatan dengan mengikutsertakan pembangunan sistem pelayanan pajak Rombongan tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Ikhwan Sudrajat, diterima langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (9/1).Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, dalam upaya meningkaptkan pendapatan daerah salah satunya peningkatan penerimaan pajak dengan memperbaharui aplikasi kesamsatan dan pembangunan sistem pelayanan pajak yang ada. Menurutnya, Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah merupakan rujukan bagi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam penggunaan aplikasi Kesamsatan dengan mengikutsertakan pembangun sistem seperti mempermudah pelayanan pajak dengan memperbanyak titik pelayanan pajak sehingga dapat dipastikan penerimaan pajak akan meningkat."Saya mau mengakui hari ini kita belajar dengan Provinsi Jawa Tengah, tapi kita optimis beberapa tahun kedepan akan ada Provinsi lain yang belajar ke Sumatera Selatan," ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Ikhwan Sudrajat mengatakan, pihaknya diundang untuk menyampaikan mekanisme dan sistem kesamsatan Provinsi Jawa Tengah termasuk tentang aplikasi dan kiat-kiat yang lainnya karna sistem yang dimiliki Provinsi Jawa Tengah dianggap cocok diterapkan di Sumatera Selatan.Menurutnya, penerimaan pajak di Provinsi Jawa Tengah sendiri pada tahun 2017 naik 14 persen dari target murni, melalui sistem yang dimiliki kemudian perbaharui setiap tahun dan di evaluasi "Salah satu yang cukup penting dan menjadi pengalaman kami adalah perbanyaklah titik-titik pelayanan pajak untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, karena kesadaran masyarakat ini sebenarnya lebih mudah namun segala kemudahan pelayanan pajak juga harus diberikan," pungkasnya. HP/MC Diskominfo Prov.Sumsel/FS/TM

Baca Detail
Sekda Himbau HATHI Terus Pacu Inovasi Sumsel
09 Jan 2018 Dilihat 154x

Sekda Himbau HATHI Terus Pacu Inovasi

Palembang,Sumselprov.go.id _Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar, mengapresiasi Organisasi Profesi Himpunan Ahli Tehnik Hidraulik Indonesia atau yang sering disingkat dengan HATHI. Hal tersebut diungkapkannya pada Pelantikan Pengurus HATHI cabang Provinsi Sumsel periode 2018-2021, sekaligus penandatanganan MoU antara HATHI dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Rektor Perguruan Tinggi. Bertempat di Hotel Aston Kemarin Malam (09/01), pengkuhan berlangsung kurang lebih tiga jam. HATHI sendiri merupakan organisasi yang dibentuk sebagai wadah bagi seluruh praktisi, peneliti di Perguruan Tinggi, dan Balai besar wilayah sungai Sumatera VIII (BBWSS VIII), secara bersama-sama bersinergi dalam bidang sumber daya air. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar mengatakan, mencermati masalah sumber daya air yang terjadi saat ini di Provinsi Sumsel semakin meningkat, ditandai dengan adanya penurunan kualitas air di sungai akibat aktivitas penambangan pasir beberapa Kabupaten seperti Lahat, Pagaralam, Empat Lawang dan Lainnya. Menurutnya, Selain itu pula konflik antar pengguna dan pemanfaat air pada sumber air juga semakin kompleks, disatu sisi pengguna air sebagai usaha investasi yang dapat meningkatkan pendapatan daerah, namun sisi pemanfaat lain, hal ini menimbulkan permasalahan akibat keterbatasan ketersediaan air pada sumber air. "Lain lagi halnya seperti di Kota Palembang, dimana sungai-sungainya mengalami fluktuasi sangat drastis, disaat musim hujan mengalami banjir dan kering di saat musim kemarau. Adalagi permasalahan keberlangsungan jaringan irigasi dan drainase serta kelembagaannya di tingkat kab/kota sangat berpengaruh terhadap produksi pangan dan tata saluran pembuang diperkotaan," ungkapnya Ia menghimbau, peran tenaga profesional dan teknis irigasi di Sumsel perlu ditingkatkan dan dikaderkan. Mengingat jumlah irigasi di Sumatera Selatan mencapai 892 Daerah Irigasi (523.725 ha) terdiri dari: 29 Daerah Irigasi kewenangan pusat dengan total areal 326.578 ha 55 Daerah Irigasi kewenangan provinsi dengan total areal 91.050 ha; 815 daerah irigasi kewenangan kab/ kota dengan total areal 106.097 ha. " Oleh karena itu dengan akan dikukuhkannya anggota HATHI Sumsel ini, diharapkan tenaga profesional sumber daya air dapat berkontribusi dalam pemikiran dan perencanaan sebagai wujud kebersamaan dalam upaya penyelamatan air serta peningkatan fungsi irigasi dan drainase secara teknis dan non teknis yang tersebar di Kab/Kota Provinsi Sumsel," harapnya "Usai acara ini pula ada solusi dan implementasi konkret dalam penyelamatan air dimasa mendatang dan pencapaian target pemerintah yaitu percepatan penyediaan air minum," pungkasnya Sementara Ketua HATHI Cabang Sumsel yang baru saja dikukuhkan Suparji, S.ST, MT menambahkan, Potensi sumber Daya Air di wilayah Sungai Musi Sugihan Banyuasin Lemau (WSMSBL) mempunyai daerah layanan 4 (empat) provinsi yakni Wilayah Sungai lintas Provinsi mulai dari hulu Provinsi Bengkulu, Lampung, Jambi yang melintas ke Sumsel di hilir sampai ke Laut. Dimana dapat memenuhi kebutuhan air irigasi di Provinsi Lampung melalui Irigasi Komering, potensi tersebut memerlukan pengelolaan yang komprehensif dan terintegrasi untuk mendukung Pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Sumsel sebagai Lumbung Pangan dan Energi Nasional. "Ketersediaan air, baik kualitas dan kuantitas memerlukan mitra dari stakeholders tentunya kami dari asosiasi profesi HATHI bersama Pemerintah, Perguruan tinggi, NGo dan unsur-unsur terkait lainnya siap berperan secara aktif memberikan solusi dan masukan yang konstruktif tentang masalah pengelolaan Sumber Daya Air," ungkapnya. HP/MC.Diskominfo Prov.Sumsel / TM/FS

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.