Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Dari Lampung, Jokowi Kunker ke Palembang Sumsel
22 Jan 2018 Dilihat 185x

Dari Lampung, Jokowi Kunker ke Palembang

Palembang, BP–Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan rombongan tiba di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (21/1) sore, setelah melakukan kunjungan kerja di wilayah Provinsi Lampung. Presiden Jokowi menumpang pesawat helikopter Superpuma milik TNI AU setelah kegiatan terakhir di Lampung. Presiden Jokowi dan rombongan akan bermalam di Palembang dan keesokan harinya melakukan sejumlah kegiatan di Provinsi Sumsel. Selama di Sumsel, Jokowi dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan, antara lain membagikan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Pintar, membagikan sertifikat tanah, menghadiri Kongres Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, meninjau proyek padat karya tunai. Rencananya Jokowi akan menginap di Hotel Excelton Palembang. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pengamanan menjelang kedatangan Presiden Jokowi seperti kunjungan presiden dan wakil Presiden di berbagai kota. “Ada skema pengamanan, yang diterapkan sesuai protap pengamanan kunjungan Presiden maupun Wakil Presiden,” kata Kapolda. Adapun protap pengamanan yang diterapkan, ring utama adalah pasukan dari Paspampres. Ring kedua gabungan dari unsur TNI, dan ring ketiga Polda Sumsel. “Leading sektor pengamanan VVIP sesuai ketentuan teman-teman dari Kodam untuk pengamanan Ring I. Kami dari Polda Sumsel serta Polresta Palembang berada di Ring II dan III,” ujarnya. Orang nomor satu di Polda Sumsel ini juga menjelaskan, pengamanan kunjungan Presiden Jokowi meliputi penyiagaan petugas, khususnya di tempat-tempat yang akan dikunjungi oleh Presiden. Pihaknya juga menyiagakan personel di setiap persimpangan jalan, yang akan dilewati rombongan Presiden. “Untuk pengamanan VVIP sudah ada standarnya. Tidak bisa terlalu detail,” tukasnya. Terkait personel yang diterjunkan, jenderal bintang dua ini menyebutkan sebanyak 918 personel gabungan dari Polda Sumsel dan Polresta Palembang. “Jumlah itu hanya dari pihak kepolisian. Pastinya akan lebih banyak lagi, karena kedatangan Presiden Jokowi tentu akan melibatkan semua instansi, TNI, Dinas Perhubungan, pemerintahan, dan lain-lain. Hal ini guna menghindari hal yang tak diinginkan selama Presiden berada di Palembang, apalagi beliau menginap,” katanya. Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede menambahkan, pihaknya sudah mengadakan rapat bersama Polda Sumsel terkait kedatangan Presiden Jokowi ke Palembang. Diputuskan personel polisi yang bertugas mengamankan kunjungan orang nomor satu di Indonesia meliputi personel dari Sat Brimob, Sabhara, Intel, Reskrim, Binmas, Lantas, Narkoba, yang terbagi dalam 12 zona pam jalur/rute, 9 pam lokasi obyek. “Semua personel akan mulai bersiaga selama Presiden berada di Palembang, apalagi direncanakan akan bermalam di Palembang, tentunya pengamanan di tempat bermalamnya akan dijaga sebelum dan sesudah rombongan kepresidenan menginap,” katanya. Salah satu kunjungan kerja yang akan dilalui Presiden RI Joko Widodo, Senin, (22/1), adalah mengunjungi SMA unggul Negeri 1 Palembang. Sekolah yang baru-baru ini mengadopsi kurikulum dunia yakni Cambridge. Namun kunjungan Jokowi ke sekolah tersebut bukan tentang kurikulum Cambridge, tapi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kartu yang ia gadang-gadang sejak kampanye calon presiden. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengatakan, kunjungan kerja Presiden Jokowi diharapkan mampu memberikan semangat baru dan dorongan bagi para pelajar. “Kehormatan ini juga mendekatkan cerita tentang istana dan presiden itu bisa disentuh, berkomunikasi, dan bahkan bisa swafoto. Jadi bisa menjadi pelajaran kongkrit bagi siswa,” jelasnya. Sebelumnya Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyebutkan selama di Lampung, Presiden Jokowi meresmikan Jalan Tol Trans- Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Selain meresmikan jalan tol, Presiden juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat serta meninjau program padat karya tunai yang telah berjalan di Provinsi Lampung. Peresmian Program Korporatisasi Pertanian menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Lampung. #osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Asian Games 2018 : Alex Noerdin Rangkul  Karang Taruna Lakukan ini Demi Nama Baik Sumsel Sumsel
22 Jan 2018 Dilihat 241x

Asian Games 2018 : Alex Noerdin Rangkul Karang Taruna Lakukan ini Demi Nama Baik Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mensosialisasikan Asian Games XVIII tahun 2018 kepada seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna se-Provinsi Sumsel di Griya Agung Palembang, Sabtu malam (20/1). Menurut Alex, Karang Taruna harus menjadi corong terdepan mensosialisasikan Asian Games ke seluruh daerah di Sumsel hingga ke pelosok desa. Tujuannya tak lain agar gema Asian Games benar-benar sampai pada seluruh lapisan masyarakat. "Karang Taruna harus terdepan mensosialisasikan Asian Games, dengan begitu kita harapakan tidak ada lagi isu di masyarakat yang menyebut Asian Games tidak ada untungnya hanya menghabiskan dana APBD, masyarakat harus diberikan pemahaman arti penting dari Asian Games," ujar Alex. Lanjut Alex Noerdin, Karang Taruna dari namanya saja sudah menunjukan bahwa harus keras seperti karang karena tidak ada karang yang lunak. Keras tersebut dalam arti yang baik dan berani. Untuk itu Alex sengaja memaparkan berbagai keberhasilan pembangunan di Sumsel untuk membangkitkan semangat seluruh pengurus dan anggota karang taruna di Sumsel. Dijelaskannya, untuk menjadi maju terdepan membangun suatu daerah sulit dan tidak akan cukup hanya dengan menggunakan dana sendiri melainkan harus bisa mencari dana dari luar melaui investasi. Untuk itu, tujuan utama Asian Games mempromosikan Sumsel kepada dunia internasional untuk menarik minat investor. "Tidak mudah membangun daerah ini, banyak contoh kepala daerah yang sudah menjabat dua periode namun tidak memberikan keberhasilan pembangunan yang signifikan," terangnya. Banyak hal lainnya dipaparkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kesempatan tersebut, mulai dari kilas balik betapa gigihnya Sumsel memperjuangkan sebagai tuan rumah Asian Games, serta berbagai manfaat dari event internasional tersebut. Misalnya mengenai pembangunan infrastruktur besar-besaran di Kota Palembang mulai dari perluasan Bandar Udara, pembangunana Jalan, Jembatan, Fly over, venue olahrga, dan Light Raik Transit (LRT). "Total Rp68 Triliun dana terserap untuk pembangunan infrastruktur di Sumsel, mulai dari APBN, penyertaan modal negara dan dari pihak ketiga. Semua ini adalah dampak dari Asian Games," tegasnya. Di kesempatan yang sama, Ketua Karang Taruna Provinsi Sumsel Robby Kurniawan mengatakan, Karang Taruna Sumsel siap menjadi corong mensukseskan dan mensosialisasikan Asian Games agar gema pesta olahraga bangsa Asia itu benar-benar sampai pada masyarakat pelosok desa di Wilayah Sumsel. Menurut Robby, setiap karang taruna yang tersebar di seluruh wilayah Sumsel wajib mendukung pembangunan yang diselengarakan Pemerintah Provinsi Sumsel, melaui bimbingan dan arahan dari sosok Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang merupakan pembina utama nasional terbaik Karang Taruna selama dua tahun berturut-turut. "Kami bagian dari pemerintah dan sudah menjadi kewajiban mendukung semua program pemerintah. Jadi kami karang taruna siap menggemakan Asian Games, kami bangga sebagai warga Sumatera Selatan karena Sumsel berhasil menjadi salah satu provinsi terdepan di Indonesia," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Numpang Helikopter, Jokowi Resmikan Tol Trans Sumatera Sumsel
21 Jan 2018 Dilihat 166x

Numpang Helikopter, Jokowi Resmikan Tol Trans Sumatera

Bandar Lampung, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo dan rombongan menumpang helikopter milik TNI Angkatan Udara untuk meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Minggu. Presiden Jokowi yang menumpang Pesawat Kepresidenan RI-1 mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung sekitar pukul 08.05 WIB. Kemudian Presiden berganti pesawat Helikopter Super Puma TNI AU untuk menuju Kabupaten Lampung Selatan. Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Presiden akan meresmikan Jalan Tol Trans- Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) dan paket 2 (Lematang-Kotabaru). Ia menjelaskan Presiden Joko Widodo terus berupaya meningkatkan daya saing negara dengan membangun infrastruktur yang merata di seluruh Tanah Air. Salah satunya upaya itu adalah pembangunan Jalan Tol Trans- Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, yang akan diresmikan Kepala Negara dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Lampung, Minggu ini. Selain meresmikan jalan tol, Presiden juga akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk warga serta meninjau program padat karya tunai yang telah berjalan di Provinsi Lampung. Peresmian Program Korporatisasi Pertanian akan menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Lampung kali ini. Petang harinya, Presiden beserta rombongan dijadwalkan menuju Provinsi Sumatera Selatan untuk bermalam sekaligus melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya. Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Lampung, adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono (wartaekonomi.co.id) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
KEK TAA Jadi Kunci Melesatnya Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Sumsel
21 Jan 2018 Dilihat 182x

KEK TAA Jadi Kunci Melesatnya Pertumbuhan Ekonomi Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api (KEK TAA) dinilai menjadi kunci utama percepatan pertumbuhan ekonomi provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Demikian dikatakan, Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda N Kiemas pada dialog terbuka Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia dengan tema pertumbuhan ekonomi yang inklusif di aula DPRD Sumsel, Sabtu (20/1).  Menurut Giri, jika KEK TAA terwujud maka akan dapat mamicu pertumbuhan ekonomi di Sumsel, karena disitu akan menjadi kawasan industri yang memiliki pelabuhan. Sehingga memudahkan keluar masuk barang dari dalam dan luar Sumsel.  "Disimpulkan dalam disikusi tadi, pembangunan kawasan ekonomi khusus TAA yang bisa mengerek ekonomi Sumsel lebih cepat lagi kedepannya," ungkap Giri.  Selain itu lanjut dia, perlunya hilirisasi industri hasil sumber daya alam yang ada di Sumsel. Misalnya sawit, kopi, teh dan barang tambang.  "Kalau ada hilirisasi artinya akan ada nilai tambah dari Sumsel. Nilai ekonomi, ada orang yang bekerja dan memicu pertumbuhan ekonomi serta jaminan harga. Karena sudah pasti ada yang beli, dan jangka panjangnya perlu dilakukan. Salah satu point kuncinya, bagaimana TAA bisa terwujud," katanya.  Saat ini lanjut dia, pertumbuhan ekonomi Sumsel cukup menggeliat. Pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai angka 5,3 persen. Angka ini cukup luar biasa diatas rata-rata nasional.  "Tapi juga butuh pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya angka saja, melainkan harus optimal harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, disitu terlihat kemiskinan turun tapi belum signifikan , bahkan masih diatas angka rata-rata nasional," bebernya.  Namun yang menggembirakan kata dia, efisiensi rasio Sumatera Selatan lebih baik dibanding nasional dan kedepan dengan pertumbuhan ekonomi yang terencana dengan baik dan terarah akan dapat mempertahankan daya beli masyarakat.  "Kemudian meningkatkan value dari ekonomi Sumsel, nah inilah yang harus dijaga dalam jangka pendek," tukas bakal calon wakil Gubernur Sumsel ini.[sri/suhardi] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Waspada, Dalam Minggu Ini Ada Hujan Lebat Sumsel
21 Jan 2018 Dilihat 211x

Waspada, Dalam Minggu Ini Ada Hujan Lebat

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dalam 5 hari ini, mulai 18-22 Januari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Salah satunya di Sumatera Selatan. Dari pantauan kondisi dinamika atmosfer terkini terindikasi munculnya potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode 5 hari kedepan 18 - 22 Januari 2018, antara lain : Provin Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung. Untuk wilayah Jawa mulai dari  Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kemudian melebar ke Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. BMKG diimbau agar waspada dan berhati hati akan dampak peningkatan potensi hujan mulai pertengahan Januari 2018, diperkirakan potensi banjir, longsor, genangan, banjir bandang dan pohon tumbang juga turut meningkat. Wilayah Perairan P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Periaran Banten, Hingga Perairan Selatan Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat diperkirakan ketinggian gelombang antara 2-4 meter.  Kondisi ini cukup berbahaya bagi kapal nelayan dan juga bagi masyarakat pesisir antara lain di wilayah Pelabuhan Ratu, Pantai Pangandaran, Pantai Cilacap, Parang Tritis, Pantai Pacitan, Pantai Selatan Banyuwangi.  Masyarakat diharapkan agar berhati-hati karena gelombang tinggi di wilayah Pesisir Selatan Jawa cenderung meningkat pada sore hingga malam hari. [rhd/RMol.com] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Perancis Tertarik Investasi di Lahan Gambut OKI Sumsel
21 Jan 2018 Dilihat 226x

Perancis Tertarik Investasi di Lahan Gambut OKI

Sepucuk – Ogan Komering Ilir (OKI), Sumselprov.go.id --  Kebun Plasma Nuftah Sepucuk Kayu Agung di Kabupaten Ogan Komering Ilir  (OKI) menjadi lokasi percontohan restorasi lahan gambut di Indonesia. Tidak hanya itu lahan ini juga berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat. Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead mengatakan kegiatan restorasi lahan gambut tidak hanya sebatas pembasahan lahan gambut atau pembuatan sekat kanal. Nazir Foead mengemukakan, kegiatan restorasi optimalisasi lahan gambut juga mengarah ke kegiatan produktif dan pemberdayaan masyarakat serta berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat. “Saya sangat apresiasi  kegiatan di Sepucuk ini bagus sekali dan ini akan dijadikan model penelitian di Indonesia mulai tahun 2017 dengan anggaran APBN, banyak sekali panduan-panduan yang sudah dihasilkan  yang tentunya akan berguna  bagi kita khususnya  di tahun 2018 ini didalam kegiatan R3 tadi sesuai arahan menteri LHK dan sudah menyurati gubernur untuk kegiatan restorasi berupa perbantuan ke provinsi tentu nantinya dikoordinasikan Tim Restorasi Gambut Daerah, Dr.Najib Asmani dan merujuk pada panduan R3”, Kata Nazir, Rabu (17/01/2017) di Sepuk OKI. Selain itu kunjungan kali ini saya juga membawa tamu dari kedutaan Perancis untuk Indonesia yaitu dari CIRAD yang merupakan lembaga penelitian dari Perancis yang sangat terkenal untuk pertanian dan perkebunan. Sudah lama sekali Perancis melihat sumber daya pertanian di negara tropis di Perancis dan CIRAD ini dibentuk untuk membantu mengoptimalkan potensi pertanian dan perkebunan serta salah satunya di lahan gambut, karena kita semua tahu lahan gambut ada yang bersifat budidaya dan bersifat konservasi lindung “Intinya lahan gambut itu akan dioptimalkan penggunaannya dengan kegiatan produktif bahkan menarik investasi” Ungkap Nazir. Salah satu Negara yang tertarik terhadap pengembangan lahan gambut menurut Nazir, yaitu Pe Perancis. “Gambut jadi perhatian dunia, Itu sebabnya, kami akan mengembangkan potensi gambut untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat dan program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya Kunjungan Kepala Badan Restoraisi Gambut Nasional didampingi Kepala Kelompok Kerja Penelitian Restorasi BRG, C.Nugroho Sulistiyo Priyono, Wakil Atase Sains dan Teknologi Kedubes Perancis , Fito Rahadianto, Senior Researcher CIRAD, Dr.Jean-Marc Roda,  Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah Prov.Sumsel, Dr.Najib Asmani,  Kepala Dinas Ligkungan Hidup dan Pertanahan Prov.Sumsel, Edward Chandra, Kepala Balai  Litbang LHK Prov. Sumsel, Tabroni, Plt. Kalaksa BPBD Prov.Sumsel. H.Iriansyah, SKM., M.Si, Tim Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab.OKI, Alamsyah, Kepala BPBD Kab.OKI, Listiadi Martin, Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan, Kasat Binmas Polres Kab.OKI, Iptu Siska Arisandi SIK, Danramil Kota Kayuagung,  Kapten Inf. RM. Hatta. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
Gubernur Sumsel Hadiri PTIJK 2018 Sumsel
20 Jan 2018 Dilihat 231x

Gubernur Sumsel Hadiri PTIJK 2018

Jakarta Sumselprov.go.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan (PITJK) 2018, yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Tak hanya Jokowi, Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga ikut menghadiri acara tahunan, Kamis (18/1) kali ini OJK mengusung tema 'Memacu Pertumbuhan" dan acara dimulai pukul 19.05 WIB di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Pacific Place Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah kondisi makroekonomi dan sektor jasa keuangan yang kondusif. Menurutnya, OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. “Kami yakin sektor jasa keuangan mampu mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4%. Hal ini didukung oleh solidnya indikator sektor jasa keuangan baik dari sisi pemodalan dan likuiditas, maupun tingkat risiko yang terkendali,” katanya. Secara rinci dia menguraikan, permodalan lembaga jasa keuangan terpantau kuat sampai Desember 2017, seperti CAR perbankan sebesar 23,36%. Risk-Based Capital (RBC) industri asuransi umum dan asuransi jiwa juga berada di level tinggi, yaitu 310% dan 492%. Gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,97 kali, jauh di bawah threshold sebesar 10 kali. "Kuatnya permodalan perbankan ini juga diikuti dengan likuiditas yang memadai. Pada Desember 2017, rasio Alat Likuid per Non-Core Deposit (AL/NCD) perbankan tercatat sebesar 90,48%, di atas threshold sebesar 50%. Sementara excess reserve perbankan tercatat di kisaran Rp626 triliun. Kondisi ini didukung tingkat risiko kredit yang terkendali dengan rasio NPL 2,59% gross (1,11% net), dengan tren yang menurun. Rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan juga mengalami penurunan menjadi 2,96%," ungkapnya Intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik. Kredit perbankan sampai Desember 2017 tercatat sebesar Rp4.782 triliun atau tumbuh sebesar 8,35% yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tercatat sebesar Rp5.289 triliun atau tumbuh 9,35% yoy. Pertumbuhan intermediasi perbankan juga diikuti dengan tren penurunan suku bunga. Sepanjang tahun 2017, suku bunga deposito turun sebesar 65 bps, dan suku bunga kredit turun sebesar 77 bps. “Kami mengarahkan lembaga jasa keuangan agar meningkatkan sinergi dengan perusahaan Fintech ataupun mendirikan lini usaha Fintech. Kemudian menyikapi perkembangan cryptocurrency, OJK melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan dan memasarkan produk yang tidak memiliki legalitas izin dari otoritas terkait,” kata Wimboh. Kuatnya tingkat permodalan, ketersediaan likuiditas yang memadai, serta terkendalinya tingkat risiko memberikan landasan yang kuat bagi sektor jasa keuangan untuk lebih proaktif dalam menyediakan sumber pendanaan untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian domestik. Berdasarkan capaian tersebut dan dengan target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang ditetapkan Pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk tumbuh di kisaran 10%-12%. Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. HP.MC Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Alex Noerdin : Silakan Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sumsel Sumsel
19 Jan 2018 Dilihat 152x

Alex Noerdin : Silakan Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sumsel

Palembang, Sumselprov.go id - - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengungkapkan sangat mensupport perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan dan rombongan dalam rangka Penyampaian Realisasi Rencana Kerja Anggaran Tahun 2017 dan Rencana Kerja Anggaran Tahun 2018 di Griya Agung, Kamis (18/1). Menurut pelopor sekolah gratis tersebut, tenaga kerja di Sumsel mencapai 6,2 juta orang. Dari jumlah tersebut tentunya masih banyak yang bisa dirangkul oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diapun tak menutup kemungkinan akan membantu BPJS dalam hal bantuan mengumpulkan perusahaan di Sumsel agar perluasan kepesertaan ini semakin cepat. " Kalau soal progres angka kepesertaan saya sudah yakin itu bagus. Makanya kami akan dukung sepenuhnya. apa yang bisa kami bantu akan kami bantu," jelasnya. Namun demikian kata Alex, pihaknya juga berharap BPJS Ketenagakerjaan yang beroperasi di Sumsel bisa berkontribusi meringankan beban daerah mengingat dalam waktu dekat Sumsel akan punya hajatan besar Asian Games. "Sebaliknya juga begitu, kami harap BPJS Ketenagakerjaan mau membantu kita. Bisa dalam bentuk promosi, sosialisasi atau bantuan membangun fasilitas olahraga di Jakabaring untuk Asian Games," terangnya. Lebih jauh Alex menjelaskan Asian Games ini bukan semata tujuan akhir Sumsel. Namun jangka panjang infrastruktur penunjang Asian Games seperti KEK TAA diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Lakoni Brama mengatakan dalam melaksanakan regulasi perluasan kepesertaan pihaknya mengakui banyak tantangan karena itu pihaknya sangat membutuhkan support pemerintah daerah. "Perluasan BPJS Ketenagakerjaan ini bukan 2017 saja tapi kami melihat 2018 juga akan prospektif. Dalam perjalanan rencana kerja 2017 kami sdh mengcover sejumlah tenaga kerja dan perusahaan di Sumsel. Ada 60% pekerja informal yang belum tercover di Sumsel dan  ini menjadi target perluasan kepesertaan kami," jelasnya. Dikatakan Lakoni, saat ini Kanwil Sumbagsel membawahi beberapa daerah yakni Bengkulu, Sumsel, Jambi dan Pangkal Pinang dan Lampung. Sedangkan untuk wilayah Sumsel saat ini membawahi 20 kantor unit dan 8 kantor cabang induk.  Untuk kesepsertaan sendiri lanjut Lakoni saat ini sudah ada 5.000 lebih perusahaan dengan jumlah tenaga kerja yang tercover sebanyak 39.000 tenaga kerja. Jumlah ini menurutnya masih jauh dari harapan. Karena itu mereka optimis masih bisa menambah kepesertaan tahun 2018.  "Kami perlu dukungan Pemda dan Gubernur Walikota dan Bupati, agar BPJS Ketenagakerjaan bisa diterima masyarakat tenaga kerja dan pemerintah. Terlenih saat ini sejak namanya jadi BPJS Ketenagakerjaan masyarakat harus disosialisawi kembali dan berulang-ulang," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Manfaatkan Lahan Gambut, Sumsel Segera Jadi Pionir Energi Biomassa Sumsel
19 Jan 2018 Dilihat 315x

Manfaatkan Lahan Gambut, Sumsel Segera Jadi Pionir Energi Biomassa

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) RI dan CIRAD Agricultural Research for Development Prancis (Lembaga penelitian Prancis) dalam waktu dekat akan melakukan kerjasama potensi pemanfaatan energi biomassa melalui pemanfaatan lahan gambut dan limbah pertanian di Provinsi Sumsel.  Potensi pemanfaatan energi biomassa tersebut merupakan hasil penelitian dari lembaga penelitian CIRAD Prancis yang sebelumnya telah melakukan penelitian di Provinsi Sumsel selama 4 tahun lebih.  Senior riset CIRAD Prancis, Dr Jean Marc Roda telah memaparkan tentang pemanfaatan energi biomassa tersebut kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan jajarannya dalam diskusi tentang kegiatan restorasi gambut di Sumsel. Pertemuan berlangsung di Griya Agung Palembang, Kamis (18/1). Tim tersebut hadir di Provinsi Sumsel dipimpin langsung Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) RI, Nazir Foead dan sudah melakukan peninjauan ke lokasi pilot project restorasi gambut di kawasan sepucuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Gubernur Provinsi Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel sangat menyambut baik pemanfaatan energi biomassa tersebut. Pasalanya Sumsel sendiri memiliki lahan gambut hampir 1,4 juta hektare yang sebagian besar belum termanfaatkan secara optimal. Menurut Alex, project tersebut akan memberikan banyak manfaat baik dalam upaya restorasi lahan gambut juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di Sumsel. Selain itu, sebagai upaya mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel. "Restorasi gambut ini salah satu prioritas Pemerintah Sumatera Selatan. Kita akan jadikan Sumsel sebagai yang utama dalam hal ini, apapun yang diperlukan akan kita siapkan," ujarnya. Alex menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumsel siap menjalin kejasama apa saja yang diperlukan untuk menjadikan Sumsel sebagai pionir dalam hal pemanfaatan energi biomassa tersebut.  Tujuannya agar bagaimana musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) 2015 lalu menjadi berkah dan menjadikan tantangan sebagai harapan untuk maju terdepan. "Kita adakan tindak lanjutnya segera, ini kesempatan untuk menjadikan Sumsel sebagai percontohan di dunia, kita bukan saja juara di bidang olahraga, tapi di bidang lingkungan juga, ini tanggungjawab kita bersama," tegasnya. Sementara itu, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead mengatakan, lembaga penelitian CIRAD Prancis sebelumnya telah melakukan penelitian potensi pemanfaatan energi biomassa di lahan gambut dan lahan mineral yang berlokasi dikawasan Kabupaten OKI. Menurutnya, hasil dari penelitian itu lah yang dibahas bersama Pemerintah Provinsi Sumsel agar segera dapat di tindak lanjuti sebagai project percontohan energi biomassa dan pemanfaatan lahan gambut yang cocok untuk di budidayakan diwilayah Sumsel. Nazir Foead menjelaskan, kalau biasanya memanfaatkan lahan gambut yang di tanami hanya 1 kali setahun, dengan project energi biomassa ini lahan gambut dapat ditanami terus menerus sepanjang tahun sehingga tidak perlu ada masa pra tanam dan tidak perlu melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar.  "Bentuk tindak lanjut dari potensi pemanfaatan energi biomassa ini dalam waktu dekat akan kita lakukan MoU bersama kemudian mencari lokasi yang cocok. Seperti kemarin kita sudah bertemu Bupati Musi Banyuasin (Muba) dan beliau akan menyediakan lokasi lahan Pilot Project yang cocok di Musi Banyuasin," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.