Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Alex Noerdin: Asian Games Alat Mencapai Tujuan Pembangunan Sumsel Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 269x

Alex Noerdin: Asian Games Alat Mencapai Tujuan Pembangunan Sumsel

Palembang-Sumselprov.go.id  Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mensosialisasikan Asian Games XVIII tahun 2018 kepada pengurus LPTQ, Ustadz, Ustadzah (BKPRMI), pengurus Pondok Pesantren, pengurus Rumah Tahfidz, P3N, serta Tokoh Agama se- Sumsel di Griya Agung Palembang, Rabu (31/1). Gubernur Sumsel Alex Noerdin, memaparkan banyak hal tentang Asian Games yang memberikan banyak manfaat khususnya bagi pembangunan infrastruktur di Kota Palembang, mulai dari  perluasan kapasitas Bandar Udara, Pembangunan Jalan, Jembatan, Fly Over dan lainnya yang semuanya tidak menggunakan dana APBD Sumsel. “Sumatera Selatan bukan provinsi terbesar dan terkaya di Indonesia, tapi kita menjadi Provinsi yang tampil beda dengan berbagai prestasi di berbagai bidang seperti Pertanian kita surplus beras, bidang energi kita surplus listrik hingga menerangi pulau jawa, di bidang olahraga dan lainnya,” ungkap Alex. Menurut Alex, membangun daerah tidak cukup hanya menggunakan dana APBD sendiri, melainkan harus bisa menarik dana dari luar dan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas.  Untuk itu Sumsel harus dikenal dunia. “Jadi cara yang tepat mengenalkan Sumsel ke pada dunia internasional adalah melalui olahraga, dengan menjadi tuan rumah event olahraga internasional, mulai dari Sea Games, Asean University Games, Islamic Solidarity Gamas, dan sekarang kita menjadi tuan rumah Asian Games,” terangnya. Tentang Asian Games, Lanjut Alex, masih banyak masyarakat Sumsel yang belum mengetahui tentang berbagai manfaat dampak dari event olahraga internasional itu. "Asian Games ini menjadi alasan bagi kita membangun daerah, dengan tuan rumah Asian Games kita minta kepada pemerintah pusat pembangunan infrastruktur Sumsel sebagai prioritas. Jadi Asian Games itu bukan tujuan, tapi Asian Games itu alat untuk mencapai tujuan yaitu membangun Sumatera Selatan,"ujar Alex. Sementara itu, Sekretaris LPTQ, Sulaiman M Nur yang juga ketua pelaksana sosialisasi mengatakan, para pengurus LPTQ, ustadz, ustadzah (BKPRMI), pengurus pondok pesantren, pengurus rumah tahfidz, P3N, serta tokoh agama se- Sumsel ini sengaja hadir berkumpul di Griya Agung untuk mendengarkan sosialisasi Asian Games dan mendengar langsung arahan dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam rangka mensukseskan Asian Games di Palembang. “Kami semua hadir disini untuk mendengar langsung sosialisasi Asian Games dari bapak Gubernur, selanjutnya kami siap mendukung dan turut mensosialisasikan Asian Games ini kepada masyarakat,” tegasnya. Sosialiasi Asian Games sengaja terus menerus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sumsel tentang tujuan dan manfaat dari penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Melalui sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masnyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang.   HP.MC Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Hadiri HUT OKUS ke-14 Gubernur Janjikan Persetujuan Lapangan Terbang Banding Agung Keluar Tahun Ini Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 208x

Hadiri HUT OKUS ke-14 Gubernur Janjikan Persetujuan Lapangan Terbang Banding Agung Keluar Tahun Ini

Muara Dua, Sumselprov.gop.id - - Bertepatan di hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) Ke-14, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin membawa kabar gembira untuk masyarakat OKU Selatan. Di hadapan masyarakat pada Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Oku Selatan, Alex Noerdin menjanjikan persetujuan lapangan terbang Banding Agung segera keluar tahun ini. Hal itu diungkapkannya di Ruang Rapat Paripurna DPRD OKUS Selasa (30/01),  Alex menuturkan, Kabupaten OKUS adalah kabupaten yang sangat mempesona di bidang pariwisata terkhusus Danau Ranau yang menjadi icon dari daerah tersebut. Menurutnya Danau Ranau adalah danau yang mempunyai kharisma sebab tidak banyak di danau-danau di daerah lain yang miliki air panas di pinggir danau seperti layaknya di Danau Ranau. "Saya sudah beberapa kali ke OKU Selatan ini, sangat terasa bahwa danau ini punya kharisma. Tidak banyak air panas di pinggir danau membanggakan di sini ada, hanya saja tinggal transportasi akses menuju Danau Ranau ini. Kalau Sumsel telah ditetapkan Pemerintah sebagai provinsi untuk sport tourism di Indonesia, pendukung utama itu adalah Oku Selatan," ucapnya  Alex menghimbau, Bupati OKU Selatan untuk fokus di pariwisata mengingat OKU Selatan telah miliki modal. Mengenai aksesnya Alex memberikan kabar gembira bagi masyarakat OKU Selatan pasalnya mulai tahun ini dilakukan secara bertahap pelebaran jalan menuju ke Danau Ranau.  "Danau Ranau ini sangat mempesona dari danau di daerah lain bahkan luar negeri sekalipun. Mengenai pelebaran jalan nanti Insha Allah, mulai tahun ini pelebaran jalan ke Danau Ranau akan segera dilakukan. Saya janjikan lapangan terbang Banding Agung insha Allah persetujuannya keluar tahun ini juga," ungkap Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini Alex juga mengaku terkesan menyimak pidato Bupati OKU Selatan Popo Ali yang menyatakan Kabupaten OKU Selatan dari kisaran 400.000 masyarakat yang berbeda-beda suku, agama, hingga ras hidup rukun dan damai.  "Yang terkesan bagi Saya, tadi Bupati nyatakan zero konflik, sekitar enam bahasa lokal, itu artinya banyak suku disini, tidak terjadi konflik. Alhamdulillah tolong dijaga Pak Bupati pasang badan untuk itu. Provinsi kita Sumsel ini sudah dikenal di Indonesia bahkan dunia tidak pernah terjadi kerusuhan antar suku apalagi umat beragama," katanya  Diakhir kata sambutannya Alex berpesan untuk semua masyarakat Oku Selatan, agar menjaga kelestarian alam jangan sampai membakar hutan dan lahan. Apalagi kalau fokusnya di pariwisata yang mengandalkan hutan, danau, dan sungai.  "Danau ini akan rusak kalau tangkapan air itu rusak akibatnya sangat membahayakan baik itu terjadi ilegal logging hingga kebakaran hutan dan lahan. Ini yang harus kita jaga bersama walaupun OKUS  tidak ada lahan gambut tapi hutan mineral pun dapat mudah terbakar," tambahnya Sementara Bupati OKUS Popo Ali menambahkan, ia meminta dukungan Gubernur Sumsel terkait kemajuan OKUS kedepan. Diantaranya pelebaran jalan serta meminta dukungan untuk persetujuan lapangan terbang banding agung dimana lahan tersebut sudah lebih dulu eksisting.  "Harapanya kalau itu semua sudah terealisasi, akan membawa dampak yang cukup baik untuk masyarakat OKU Selatan. Dimana akan mendorong pariwisata yang semakin berkembang. Kami (Masyarakat OKU Selatan) punya semangat, kami punya Gubernur yang berprestasi, Gubernur yang hebat artinya kami optimis punya misi kedepan, sehingga kami yakin dapat membawa kemajuan yang cukup pesat untuk Oku Selatan," harapnya Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 Agustus mendatang, Popo Ali menyatakan bahwasannya masyarakat Oku Selatan akan turut serta menyukseskan Asian Games nanti. "Dalam rangka Sumsel menyambut dan melaksanakan Asian Games. Kami seluruh jajaran Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat siap menyukseskan Asian Games. Kami bangga terhadap Asian Games 2018. Kalau nanti di Palembang kurang hotel, kami siap menampung tamu-tamu asing tersebut," Pungkasnya disambut tepuk tangan hadirin MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Apresiasi Pemda Sumsel, Deputi I Kantor Staf Presiden Dukung Percepatan LRT Palembang Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 156x

Apresiasi Pemda Sumsel, Deputi I Kantor Staf Presiden Dukung Percepatan LRT Palembang

Palembang- Deputi I Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo mengakui dan sangat mengapresiasi semangat tinggi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menyelesaikan segala permasalahan mengenai pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Palembang agar dapat selesai tepat waktu sesuai rencana. Menurutnya, selama mengurus dan memantau semua pembangunan infrastruktur di daerah se-Indonesia, pihaknya melihat hanya Pemprov Sumsel yang sangat proaktif dibanding pemerintah daerah lainnya khususnya dalam penyelesaian pembangunan bidang infrastruktur. Sebagai bentuk apresiasi tersebut, pihaknya menyatakan akan siap mendukung penuh dan siap membantu segala permasalahan yang dihadapi Pemda Provinsi Sumsel terkait pembangunan LRT di Palembang. "Apapun masalahnya, kalau sudah mentok laporkan ke kami akan kita bantu dan dukung sepenuhnya, apapun itu. Pesan saya, kepada Pemerintah Sumatera Selatan jangan ragu-ragu, maju terus menyelesaikan ini," ungkap Darmawan Prasodjo saat menghadiri rapat penyelesaian permasalahan akses Stasiun dan akses Depo pada pembangunan LRT diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian di Hotel Batiqa Palembang, Selasa (30/1). Lanjut Darmawan Prasodjo, kedatangannya di Palembang merupakan yang pertama kalinnya dan sangat berkesan karena sejak dari bandara disambut oleh tim yang sangat laur biasa, karena terlihat memiliki semangat yang tinggi dalam menyelesaikan permasalahan LTR di Palembang ini. "Sekali lagi terima kasih, perjuangan dilapangan sangat kami apresiasi, dan kami pantau terus ini. Nanti, kita juga buatkan memo untuk laporan ke bapak Presiden," terangnya. Rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar tersebut, merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Perhubungan tentang kebutuhan eskalator dan lift untuk keseluruhan 13 stasiun LRT di Palembang.  Permasalahan yang dibahas mengenai pembebasan lahan yang masih teridentifikasi pada stasiun Asrama Haji, Polda, Telkomsel, Demang Lebar Daun dan stasiun Polresta Palembang. Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya dengan cepat menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi agar pembangunan LRT di Palembang dapat selesai tepat waktu. Menurutnya, begitu banyak permasalahan dari awal pembanguanan LRT. Namun,  berkat kerjasama semua pihak semua permasalahan bisa dilewati hingga dari seluruh bagian yang sudah diselesaikan progresnya sudah mencapai 85 persen lebih. "Pemprov Sumsel maunya pingin cepat, temen-temen di Waskita Karya pasti sudah paham dengan cara kita menyelesaikan permasalahan-permasahan yang dihadapi. Kami yakin kerjasama semua pihak akan membuat ini lebih cepat sesuai yang direncanakan," tegasnya. Hadir dalam rapat tersebut, pimpinan proyek LRT PT. Waskita Karya, Mashudi Jauhari, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gerhana Bulan Total, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Pasang Maksimum dan Surut Minimum Sumsel
30 Jan 2018 Dilihat 340x

Gerhana Bulan Total, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Pasang Maksimum dan Surut Minimum

Jakarta, Sumselprov.go -- Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat agar mewaspadai terjadinya pasang maksimum hingga mencapai 1,5 meter dan surut minimum mencapai -100-110 cm yang terjadi pada saat terjadinya pada saat Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total pada Rabu (31/1) besok. “Meskipun fenomena ini merupakan fenomena langka, namun masyarakat harap mewaspadai tinggi pasang maksimum hingga mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari,” kata Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D, di kantor BMKG Pusat, Jakarta, Senin (29/1) kemarin. Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon ini pun, menurut Kepala BMKG, juga dapat mengakibatkan surut minimum mencapai -100-110 cm yang terjadi pada 30 Januari-1 Februari 2018 di Pesisir: Sumatra Utara, Sumatra Barat, Selatan Lampung, utara Jakarta, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Dwikorita menegaskan bahwa tinggi pasang maksimum ini akan berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan. Fenomena Langka Menurut Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total, yaitu posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. “Fenomena ini merupakan fenomena langka karena akan terulang lebih dari 100 tahun untuk di Amerika, sementara wilayah Indonesia 36 tahun (30-31 Desember 1982) sehingga masyarakat diharapkan melihat atau mengamati fenomena ini dan bukan dijadikan sesuatu yang menakutkan,” ujar Dwikorita. Ia menyebutkan, keseluruhan proses gerhana dapat diamati di Samudra Pasifik serta bagian Timur Asia, Indonesia, Australia, dan bagian barat laut Amerika. Gerhana ini dapat diamati di bagian barat Asia, Samudra Hindia, bagian timur Afrika, dan bagian timur Eropa pada saat bulan terbit. “Masyarakat dapat mengamati puncak Gerhana Bulan Total ini pada Pukul 20:29,8 WIB; 21:29,8 WITA; dan 22:29,8 WIT,” jelas Kepala BMKG itu. Dwikorita menjelaskan, pengamatan ini dapat dilihat secara ideal dari daerah perbatasan mulai dari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga daerah yang berada di sebelah barat Sumatra, yaitu melintas di Samudra Hindia yang berada sebelah barat Sumatera yang merupakan zona bulan terbit saat fase gerhana penumbra berlangsung. Selain itu, lokasi yang ideal untuk mengamati fenomena ini di Observatorium Boscha (Lembang), Pulau Seribu, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Planetarium, Museum Fatahilah, Kampung Betawi, Satu Babakan, serta Bukit Tinggi. Selain itu juga dilakukan pengamatan di 21 titik pengamatan hilal. Bahkan, di Makassar dan Jam Gadang Bukit Tinggi pun terdapat event nonton bersama Super Blue Blood Moon. (Humas BMKG/ES) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Tinggalkan Bangladesh, Presiden Jokowi Lanjutkan Kunjungan Ke Afghanistan Sumsel
30 Jan 2018 Dilihat 121x

Tinggalkan Bangladesh, Presiden Jokowi Lanjutkan Kunjungan Ke Afghanistan

Sumselprov.go.id Bangladesh- Hari keenam kunjungan ke lima negara, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini, akan meninggalkan Bangladesh untuk melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan.Senin(29/1/2018) Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan Ibu Iriana lepas landas pada pukul 09.20 Waktu Setempat (WS) atau 10.20 WIB dari Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh.Setibanya di Kabul, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Presiden Arg. Di istana ini, Presiden Jokowi disambut Presiden Ashraf Ghani. Selanjutnya Presiden akan mengikuti serangkaian kegiatan kenegaraan, yaitu Tete-a-Tete, pertemuan bilateral dan memberikan pernyataan pers bersama. Presiden juga akan bertemu dengan High Peace Council (HPC) Afghanistan di Istana Haram Sarai (Wisma Negara). Setelah itu Presiden akan mengikuti jamuan santap siang bersama di Istana Presiden Arg. Sore harinya, Presiden akan mengunjungi Istana Darul Aman yang juga menjadi agenda penutup kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana ke Afghanistan. Dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan akan kembali ke tanah air. Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Afghanistan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/KPN Andri Hadi, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ

Baca Detail
Fenomena Langka Nan Cantik Super Blue Blood Moon, Waspadai Rob Sumsel
30 Jan 2018 Dilihat 155x

Fenomena Langka Nan Cantik Super Blue Blood Moon, Waspadai Rob

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Tanggal 31 Januari 2018, akan terjadi Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total, yaitu posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. Kejadian Gerhana Bulan Total dapat diamati di sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini merupakan fenomena langka karena akan terulang lebih dari 100 tahun untuk di Amerika, sementara wilayah Indonesia 36 tahun (30-31 Desember 1982) sehingga masyarakat diharapkan melihat atau mengamati fenomena ini dan bukan dijadikan sesuatu yang menakutkan. Kepala BMKG, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. menjelaskan di depan media massa, senin siang bahwa pengamatan ini dapat dilihat secara ideal dari daerah perbatasan mulai dari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga daerah yang berada di sebelah barat Sumatera, yaitu melintas di Samudera Hindia yang berada sebelah barat Sumatera yang merupakan zona bulan terbit saat fase gerhana penumbra berlangsung. Selain itu, lokasi yang ideal untuk mengamati fenomena ini di Observatorium Boscha (Lembang), Pulau Seribu, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Planetarium, Museum Fatahilah, Kampung Betawi, Satu Babakan, serta Bukit Tinggi. Selain itu juga dilakukan pengamatan di 21 titik pengamatan hilal. Bahkan, di Makasaar dan Jam Gadang Bukit Tinggi pun terdapat event nonton bersama Super Blue Blood Moon. Meskipun fenomena ini merupakan fenomena langka, namun masyarakat harap mewaspadai tinggi pasang maksimun hingga mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari. Fenomena ini pun juga dapat mengakibatkan surut minimum mencapai -100-110 cm yang terjadi pada 30 Januari-1 Februari 2018 di Pesisir: Sumatera Utara, Barat, Sumatera Barat, Selatan Lampung, utara Jakarta, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Dwikorita menegaskan bahwa tinggi pasang maksimum ini akan berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan. Keseluruhan proses gerhana dapat diamati di Samudra Pasifik serta bagian Timur Asia, Indonesia, Australia, dan bagian barat laut Amerika. Gerhana ini dapat diamati di bagian barat Asia, Samudra Hindia, bagian timur Afrika, dan bagian timur Eropa pada saat bulan terbit. Masyarakat dapat mengamati puncak Gerhana Bulan Total ini dapat pada Pukul 20:29,8 WIB; 21:29,8 WITA; dan 22:29,8 WIT. Cuaca Ekstrem, Masih Menyapa Wilayah Indonesia Berdasarkan analisis BMKG, untuk potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam jangka waktu seminggu ke depan (29 Januari-3 Februari) masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan pada posisi saat ini, matahari berada di belahan bumi selatan akibatnya suhu udara di belahan bumi selatan lebih tinggi daripada belahan bumi utara. Kondisi ini mengakibatkan adanya tekanan rendah di belahan bumi selatan sehingga terjadi aliran udara dingin dari belahan bumi utara tepatnya dari daratan Asia, termasuk Samudera Pasifik di sekitar Filipina atau bagian utara barat pasifik serta aliran udara dingin dari arah Samudera Hindia. Aliran udara tersebut semuanya menuju ke belahan bumi selatan tepatnya ke arah Australia, akibatnya beberapa wilayah Indonesia bagian barat dan selatan terlewati aliran udara dingin asia Samudera Hindia, dan Filipina. Kondisi inilah yang memicu terjadinya potensi hujan dan angin dengan kecepatan tinggi, terutama di Aceh, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi selatan, Papua Barat, dan Papua. Dwikorita menambahkan kondisi ini membawa uap air baik dari Samudera Pasifik maupun Hindia dari arah barat sehingga mengakibatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dengan kecepatan 25 knot atau berkisar 36 km/jam hingga 35 knot atau 70 km/jam di daerah tersebut. Selain itu juga terjadi gelombang tinggi Laut Jawa, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa, Selat Sunda, Perairan Utara Jawa Tengah, Perairan Utara NTB hingga NTT, serta Pesisir Utara Pulau Jawa. Gelombang tinggi 4.0-6.0 meter (very Rough Sea) berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan Selatan P. Sumba-P. Sawu-P. Rote-Laut Timor, dan Laut Arafuru. Sementara tinggi gelombang 2.5-4.0 meter (Rough Sea) berpeluang terjadi di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa, Perairan Kep. Sermata-Leti, Perairan Kep. Babar-Tanimbar. Secara umum, masyarakat diimbau agar : Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh. Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir. Waspada kenaikan tinggi gelombang, potensi rob dan dampaknya. Waspada hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil. Menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui: Call center 021-6546318; http://www.bmkg.go.id; Follow twitter @infobmkg; Aplikasi iOS dan android "Info BMKG"; Atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Tiba di ox’s Bazar Sumsel
29 Jan 2018 Dilihat 178x

Presiden Tiba di ox’s Bazar

Sumselprov.go.id Banglades -Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Bandar Udara Cox's Bazar, Bangladesh, sekira pukul 12.40 Waktu Setempat atau 13.40 WIB. Minggu (28/1/2018) Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana langsung disambut oleh Deputy Commisioner MD. Ali Hossain, Superintendent of Police (SP) Dr. AKM Iqbal Hossain, serta Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Kelembagaan Salman Al Farisi. Presiden dan Ibu Iriana terlebih dahulu mendapatkan penjelasan yang diberikan Deputy Commissioner Cox's Bazar Ali Hossain terkait penanganan terhadap pengungsi Rakhine State di Refugee Camp. Penjelasan tersebut disampaikan di salah satu VIP Room yang berada di Bandar Udara Cox's Bazar, Bangladesh.Setelahnya, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan terbatas menuju Kamp Jamtoli, yakni salah satu tempat penampungan pengungsi dari Rakhine State yang ada di Bangladesh. Perjalanan sepanjang 70 km tersebut ditempuh Presiden Jokowi selama satu jam melalui jalur darat dengan menggunakan mobil. Di sepanjang perjalanan tampak masyarakat Cox's Bazar turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Bahkan beberapa warga sempat mengabadikan momen tersebut melalui gawai mereka. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki dan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ

Baca Detail
Presiden Jokowi: Jangan Biarkan Dunia Dalam Situasi Konflik Sumsel
29 Jan 2018 Dilihat 124x

Presiden Jokowi: Jangan Biarkan Dunia Dalam Situasi Konflik

Sumselprov.go.id Islamabad- Ekonomi suatu negara, suatu kawasan dapat tumbuh apabila terdapat stabilitas politik dan keamanan. Kegiatan ekonomi tidak akan tumbuh apabila konflik dan bahkan perang terjadi. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara di National Assembly of Pakistan pada Jumat malam, (26/1/2018) “Konflik dan perang tidak akan menguntungkan siapapun, saya ulangi konflik dan perang tidak akan menguntungkan siapapun. Masyarakat terutama wanita dan anak-anak selalu menjadi pihak yang paling dirugikan dengan adanya konflik dan perang,” kata Kepala Negara. Konflik dan perang juga menghancurkan nilai-nilai luhur kemanusiaan, nilai-nilai luhur kemanusiaan yang diberikan oleh Allah SWT. “Oleh karena itu sudah menjadi komitmen Indonesia untuk turut serta menjaga perdamaian dunia sebagai nett contributor to peace,” tutur Presiden. Bersama dengan ASEAN, selama 50 tahun terakhir, Indonesia telah bekerja keras untuk menciptakan ekosistem perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Asia tenggara. “Melalui persatuan dan sentralitas ASEAN, Indonesia juga terus berkontribusi menciptakan kawasan Asia pasifik yang stabil dan sejahtera,” kata Presiden. Di kawasan lebih luas, Indonesia juga ingin terciptanya suatu ekosistem perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Menjadikan Indo-Pasifik sebagai kawasan pertumbuhan bagi dunia. Di tingkat global, seperti halnya Pakistan, Indonesia juga merupakan salah satu penyumbang terbesar Pasukan Perdamaian Dunia. Sudah menjadi tekad bagi Indonesia untuk menjadi “True Partner for World Peace” “Dalam dua tahun ini, Indonesia terus bekerja sama dan memberikan kontribusi untuk mengatasi perbedaan antar negara; membantu kemanusiaan termasuk di wilayah konflik; membantu menjaga keamanan kawasan; mengatasi ancaman kejahatan lintas batas, termasuk perdagangan obat-obatan terlarang, perdagangan manusia dan ancaman terorisme,” ucapnya. Ancaman radikalisme terorisme terjadi di mana-mana. Bahkan tidak ada satupun negara yang kebal dari ancaman terorisme. Serangan terorisme terjadi di hampir semua negara termasuk di Indonesia dan Pakistan. “Umat Islam adalah korban terbanyak dari konflik, perang dan terorisme. Lihatlah data yang sangat memprihatinkan ini, 76% serangan teroris terjadi di negara Muslim; 60% konflik bersenjata terjadi di negara Muslim Lebih jauh lagi, jutaan saudara-saudara kita harus keluar dari negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih baik, 67% pengungsi berasal dari negara Muslim,” kata Kepala Negara. Selain itu, Presiden mengingatkan bahwa jutaan generasi muda kehilangan harapan masa depannya. Kondisi yang memprihatinkan ini sebagian terjadi karena kelemahan internal, namun kontribusi faktor eksternal juga tidak sedikit.“Apakah kita akan biarkan kondisi yang memprihatinkan ini terus berulang terjadi dan berulang terjadi lagi? Kalau anda bertanya kepada saya, maka saya akan menjawab tidak. Kita tidak boleh membiarkan negara kita terus dalam situasi konflik, kita tidak boleh membiarkan dunia dalam situasi konflik. Penghormatan kita kepada kemanusiaan, kepada humanity seharusnya yang menjadi pemandu kita dalam berbangsa dan bernegara, sekali lagi penghormatan terhadap kemanusiaan,” ucapnya. Presiden menggarisbawahi bahwa sejarah mengajarkan kepada kita semua bahwa senjata dan kekuatan militer tidak akan mampu menyelesaikan konflik. Senjata dan kekuatan militer saja, tidak akan mampu untuk menciptakan dan menjaga perdamaian dunia. “Yang akan terjadi justru persaingan, perlombaan senjata yang akan terus menciptakan ketegangan. Indonesia adalah negara yang pernah mengalami konflik,” kata Presiden. Presiden menyebutkan bahwa konflik di Aceh telah terjadi lebih 30 tahun dan dengan menggunakan pendekatan militer saja tidak dapat menyelesaikan konflik di Aceh. “Konflik ini selesai dengan negosiasi dengan dialog. Oleh karena itu, habit of dialogue harus terus dikedepankan,” ucap Presiden. Habit of dialogue inilah yang juga menjadikan ASEAN, Asosiasi 10 negara di Asia Tenggara mampu menjadi mesin stabilitas dan kesejahteraan Asia Tenggara. “Saya berharap setiap dari kita, setiap dari kita akan menjadi kontributor dari perdamaian dunia, setiap dari kita menjadi kontributor upaya menyejahterakan dunia demi kemanusiaan, demi keadilan. Kita harus menjadi “part of solution” dan bukan menjadi “part of the problem ”. Mari kita bekerja sama demi terciptanya dunia yang damai dan sejahtera demi seluruh umat manusia yang hidup di dunia,” ucap Presiden mengakhiri pidatonya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ

Baca Detail
Sosialisasikan Asian Games Kepada Organisasi Sosial se-Sumsel Alex Tiru Presiden RI Pertama, Yakin Sukseskan Asian Games Sumsel
28 Jan 2018 Dilihat 153x

Sosialisasikan Asian Games Kepada Organisasi Sosial se-Sumsel Alex Tiru Presiden RI Pertama, Yakin Sukseskan Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan mensosialisasikan Asian Games ke XVIII tahun 2018 kepada forum potensi dan sumber kesejahteraan sosial binaan Dinas Sosial Provinsi Sumsel (Program Keluarga Harapan, Tagana, dan Organisasi Sosial) se-Sumsel di Griya Agung Palembang, Sabtu (27/1).  Sosialiasi tersebut sengaja terus menerus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sumsel tentang tujuan dan manfaat dari penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Diharapakan melalui Asian Games diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masnyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang. Di kesempatan itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin sempat mengutip pernyataan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno (Bung Karno) yang menyebutkan "Beri Aku 1.000 orang tuan, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia". Menurut Alex, pernyataan tersebut menjadi inspirasi baginya dalam membangun Sumsel dan mensukseskan Asian Games yakni sebagai pemicu semangat membangun Sumsel yang lebih maju dan terdepan. "Beri aku 1000 pemuda, niscaya akan aku sukseskan Asian Games," Kata Alex Noerdin meniru penyataan Ir. Soekarno. Lanjut Alex Noerdin, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik karena tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Sumsel. "Damai di sini, damai di Sumatera Selatan, damai di Palembang, bersatu padu menjaga kondusifitas Sumatera Selatan," tegas Alex. Disamping itu, saat ini masih banyak manyarakat yang tidak menegetahui tentang manfaat dari pelaksanaan Asian Games, masih banyak masyarakat yang berprasangka buruk tentang pelaksanaan Asian Games yang menyatakan Asian Games hanya akan menghabiskan dana APBD. "Di sosialisasi ini saya tegaskan bahwa kita tidak menggunakan dana APBD keseluruhan untuk Asian Games, APBD hanya digunakan untuk memancing dana dari luar sepertiu untuk pembebasan lahan. APBD Sumsel sebenarnya masih fokus pada program pembangunan lainnya seperti sekolah gratis dan berobat gratis," ungkap Alex. Alex Noerin mengharapkan, melalui sosialisasi Asian Games yang dilakukan terus menerus itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh lapisan masyarakat Sumsel terhadap pelaksanaan Asian Games di Palembang.  "Kalau orang yang mengerti dengan benar, pasti akan mengagumi tentang kelebihan yang luar biasa Pemerintah Provinsi Sumsel yakni mempromosikan daerah ke dunia internasional melalui penyelenggaraan Asian Games," ujarnya. Gubernur Alex Noerdin juga memaparkan kesiapan venue olahraga jakabaring baik venue lama maupun venue yang baru dibangun. Dijelaskannya, semua pembangunan venue baru di Jakabaring tidak sedikitpun menggunakan dana APBD Sumsel, semua pembangunan infrastruktur penunjang Asian Games dibangun melalui dana dari luar seperti hibah, penyertaan modal negara serta bntuan dari pihak ketiga (Swasta). "Total keseluruhan sebanyak Rp68 Triliun lebih dana terserap untuk pembangunan semua fasilitas pendukung Asian Games," "Seperti pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang yang dibangun dengan sangat cepat dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Namun, masih banyak orang yang tidak mengetahui betapa susahnya perjuangan di balik itu semua, seperti meyakinkan Presiden, Pemerintah Pusat dan pihak terkait lainnya bahwa LRT ini bukan hanya untuk Asian Games melainkan sudah menjadi kebutuhan masyarakat dibidang transportasi," terangnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Ahmad Najib mengatakan, peserta sosialisasi yang hadir sebanyak 1115 orang terdiri dari program keluarga harapan, tagana, serta organisasi sosial lainnya yang meliputi berbagai daerah di Sumsel seperti dari Kota Palembang, Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasi, Musi Banyuasin, dan dari daerah lainnya se-Sumsel. "Semua kita hadir disini siap mendapatkan arahan langsung dari bapak Gubernur Alex Noerdin tetang persiapan menyambut Asian Games 2018 di Palembang," ungkapnya. Di akhir sosialisasi, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengelar kuis berhadiah bagi para peserta sosialisasi, dengan memberikan pertanyaan kepada peserta sosialisasi tentang penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah berupa Handphone terbaru, total sebanyak 7 Handphone terbaru diberikan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.