Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Jelang Asian Games, Kunjungan Wisatawan ke Sumsel Meningkat Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 136x

Jelang Asian Games, Kunjungan Wisatawan ke Sumsel Meningkat

(Kiri ke kanan) Miriam dari Belanda, Roger dari Inggris, dan Hendry dari Italia berfoto di Benteng Kuto Besak (BKB) ketika berjalan-jalan, Senin (7/3/2016) siang.   Palembang, Sumselprov.go.id -- Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan merilis kunjungan wisatawan yang melakukan plesiran ke Sumsel pada periode 2017, Kamis (1/2/2018). Seperti tahun-tahun sebelumnya kunjungan para wisatawan  meningkat di akhir tahun. Pada bulan Desember jumlah wisman yang datang ke Sumsel mencapai 1.274 orang, jumlah ini meningkat 22,38 persen di bandingkan bulan November 2017 yang sebanyak 1.041 wisman. Angka itupun juga meningkat jika di banding dengan bulan Desember tahun 2016 yakni sebesar 11,17 persen atau naik dari 1.146 menjadi 1.274. Dari data yang dipaparkan peningkatan tersebut merupakan hal unik yang terjadi yakni di setiap akhir tahun jumlah wisaman yang berkunjung di Sumsel selalu meningkat. “Ya, ini seperti siklus tersendiri, banyak wisman untuk berkunjung ke Sumsel di akhir tahun,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel, Yos Rusdiansyah saat di jumpai di kantornya, Kamis (1/2). Yos mengakui jika siklus meningkatnya kedatangan wisman ke-Sumsel sering terjadi hanya di bulan Desember atau akhir tahun. “Pada tahun 2016 di bulan November sebanyak 1.021 wisman berkunjung dan meningkat pada bulan Desember nya menjadi 1.146. Sedangkan di tahun 2017 pada bulan November kunjungan wisman sebanyak 1.041 dan meningkat di bulan Desembernya menjadi 1.247 wisman. Ini membuktikan bahwa setiap akhir tahun kunjungan wisman selalu meningkat", Ujarnya. Sementara itu, Malaysia tetap menjadi negaranpenyumbang  wisatawan terbanyak yang berkunjung ke Indonesia, di Bulan Desember 2017 saja sebanyak 627 warga Malaysia datang berkunjung. “Diurutan ke dua ada Wisatawan Singapura sebanyak 186 orang, dan urutan ketiga wisatawan  dari Cina sebanyak 42 orang", ujarnya. Menurutnya, Yos berharap di tahun 2018 ini kunjungan Wisman bisa lebih meningkat lagi. “Apa lagi nantinya ada even besar Asian Games, akan banyak wisatawan khususnya yang berasal dari Negara peserta event olahraga terbesar Asia berkunjung ke Palembang,” pungkasnya(Sumber : Sripo.com). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sekda Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di KPK, Simpulkan Tiga Poin Penting Pencegahan Korupsi di Sumsel Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 115x

Sekda Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di KPK, Simpulkan Tiga Poin Penting Pencegahan Korupsi di Sumsel

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar menghadiri rapat koordinasi pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan, Kamis (1/2).  Rapat koordinasi tersebut bertujuan menyerap informasi terkait kondisi di daerah. Dengan harapan adanya pemahaman serupa terkait program pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi termasuk area mana saja yang menjadi fokus pembenahan. Peserta rapat koordinasi meliputi 10 provinsi di Indonesia yakni Provinsi Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.  Semua daerah diwakili para Sekda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait.  Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, terhadap pencegahan korupsi di daerah khususnya di wilayah Sumsel, pada akhirnya nanti akan berada pada satu posisi dimana keberhasilannya akan ditentukan oleh tiga poin penting yakni komitmen pimpinan daerah. Kemudian bagaimana membudayakan integritas aparatur pemerintah di Provinsi Sumsel sehingga tanggungjawab, transparansi dan akuntable dapat mengiringi setiap tugas dan fungsi yang mereka lakukan terhadap pekerjaannya, serta penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). “Tiga poin penting ini menjadi kesimpulan saya, poin yang terakhir tadi adalah APIP sangat penting dan harus dijadikan yang terdepan,” tegasnya. Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif mengatakan kunci utama keberhasilan pencegahan korupsi dan pembenahan tata kelola di pemerintah daerah merupakan komiten bersama seluruh stakeholder. “Jadi bukan hanya kepala daerahnya, tapi juga harus disertai dukungan dan komitmen kuat dari jajaran perangkat daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan stakeholder lainnya,” ujar Laode pada pembukaan rakor. Sementara itu, juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, beberapa fokus area pembenahan di daerah yang dibahas dalam rakor meliputi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Caranya dengan mendorong pemda membangun e-planning yang terintegrasi dengan e-budgeting, penganggaran barang dan jasa dengan penerapan e-procurement, kemudian pembenahan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan penerapan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Menurutnya, rakor tersebut merupakan upaya awal pencegahan dengan mendorong pembenahan tata kelola pemerintah secara konsisten dan komprehensif di 10 Provinsi pada tahun 2018, hasil pemetaan akan dijadikan rencana aksi dengan langkah perbaikan bersama. “KPK akan terus memantau kemajuan rencana aksi dengan monitoring dan evaluasi," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Tegaskan Kunjungan ke Afghanistan Sesuai Amanat Konstitusi Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 98x

Presiden Tegaskan Kunjungan ke Afghanistan Sesuai Amanat Konstitusi

Sumselprov,go.id Jakarta- Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Afghanistan dan sejumlah kawasan Asia Selatan beberapa waktu lalu merupakan amanat konstitusi yang harus ditunaikan. Konstitusi negara kita menyebut bahwa Indonesia wajib mendukung upaya perdamaian dunia.Rabu (31/1/2018) Di Afghanistan sendiri, Presiden dan jajarannya aktif mendorong dan mengusulkan langkah-langkah yang dilakukan untuk membangun perdamaian di sana. Sementara di Bangladesh, pemerintah juga terus memberikan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rakhine State di Cox's Bazar. "Menjadi kewajiban kita untuk ikut menjaga perdamaian dunia. Itu memang diamanatkan oleh konstitusi," tuturnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 31 Januari 2018. Selain itu, meskipun disebut dapat membahayakan dirinya, kunjungannya ke Afghanistan juga merupakan keinginannya untuk dapat membalas kunjungan yang dilakukan Ashraf Ghani dan istrinya dalam kesempatan terpisah ke Indonesia. "Presiden Ashraf Ghani sudah ke sini. Yang kedua, Ibu Negara Rula Ghani juga ke sini. Jadi kalau kita ke sana itu ingin kunjungan balik dan ini akan ditindaklanjuti oleh Pak Wapres di bulan Februari ini," ucapnya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ    

Baca Detail
Rumah Tua Bersejarah Di Kawasan 3-4 Ulu Harus Di Selamatkan Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 578x

Rumah Tua Bersejarah Di Kawasan 3-4 Ulu Harus Di Selamatkan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dinas Kebudayaan Kota Palembang dipimpin Kabid Cagar budaya dan permuseuman Abdul Gani bersama Kasi Registrasi Cagar Budaya , H Rijal SH didampingi Kasi Permuseuman dan Bangunan Bersejarah Nyimas Ulfah Aryeni bersama Wanda Lesmana, Penggiat Budaya Dirjen Kebudayaan RI melakukan pendataan bangunan dan benda tua serta bersejarah yang berada di kawasan 3-4 Ulu Palembang, Masjid Jamik Sungai Lumpur 10 Ulu, Kampung Arab Albahrad Al Barajan di 10 Ulu, Palembang , Rabu (31/1). Satu persatu rumah-rumah tua di kawasan tersebut di data termasuk rumah H Anang (Alm) tempat singgah Presiden Soekarno bersama istrinya Inggit saat usai pengasingan dari Bengkulu. Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan kalau inventarisir yang dilakukan pihaknya terutama seluruh rumah dan bangunan tua yang usianya 50 tahun. Rumah H Anang (Alm) tempat singgah Presiden Soekarno bersama istrinya Inggit saat usai pengasingan dari Bengkulu. “Kita data, kita katagorikan apa bangunan ini,” katanya,. Dan tahap selanjutnya menurutnya akan didaftarkan sebagai cagar budaya. “Sementara kita data dulu, bangunan-bangunan ini.Dengan pendataan ini kita verifikasi dulu hasilnya usulkan ke menjadi salah satu layak atau tidaknya jadi cagar budaya sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku,” katanya. Wanda Lesmana, Penggiat Budaya Dirjen Kebudayaan RI mengatakan lebih dari 10 rumah tua termasuk rumah transit yang rumahnya mirip dengan rumah pengasingan Presiden Soekarno bersama istrinya Inggit di Bengkulu yang menjadi rumah milik (Alm) H Anang di kawasan 3-4 Ulu Palembang. “Rumahnya mirip dengan rumah pengasingan bung Karno di Bengkulu tapi ukurannya lebih kecil saja, jadi Bung Karno habis dari pengasingan di Bengkulu dengan ibu Inggit sebelum jadi presiden balik ke Palembang karena H Anang, H Akil itu kawannya Bung Karno, nah ini rumah H Akil yang paling kayo, saudagar bagian pabrik segala macam disini juga, kalau H Anang rumahnya didepan dan dia beliau suka shalat di Masjid Jamik 3-4 Ulu, bung Karno kalau ke Palembang numpang shalat di situ juga , “ katanya. Rumah H Anang (Alm) tempat singgah Presiden Soekarno bersama istrinya Inggit saat usai pengasingan dari Bengkulu. Jadi menurutnya, kawasan 3-4 Ulu diakuinya sangat besar nilai sejarahnya termasuk ada rumah kayu yang sudah tua yang dulu adalah tempat tinggal Menteri agama pertama asal Palembang/ Menteri agama ke4 , yang juga Ulama masyumi yang namanya menjadi nama jalan yaitu KH.Azhari, kini rumah tersebut tidak berpenghuni dan tak terurus. Malahan di bawah rumah tersebut dijadikan kandang kambing oleh warga setempat. Diakuinya untuk menjadikan destinasi wisata di kawasan tersebut perlu di lengkap jalan yang bagus, penerangan “Intinya pihak Pemkot Palembang harus mengunjungi kawasan ini dan segera melestarikan warisan ini ,” katanya. Sedangkan cucu H Anang, Abdurahman alias Maman mengatakan umur rumah milik kakeknya ini H Anang dibangun tahun 1937 dan pernah disinggahi Bung Karno bersama istrinya Inggit usai pengasingan di Bengkulu. “Aku nempati rumah ini belakangan, dulu rumah ini kosong, ,” katanya.#osk/ BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Masya Allah! Momen Gerhana Bulan Total di Palembang Serasa Malam Lebaran, Bikin Takjub Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 112x

Masya Allah! Momen Gerhana Bulan Total di Palembang Serasa Malam Lebaran, Bikin Takjub

Palembang, Sumselprov.go.id -- Masyarakat Indonesia, khususnya kota Palembang kini sedang menikmati  fenomena 'seumur hidup' yakni gerhana bulan total yang diprediksi puncaknya akan terjadi pada Kamis (1/2/2018) dinihari. Fenomena gerhana bulan pun mulai terjadi pukul 18.30 WIB. Di kota Palembang, masyarakat memanfaatkan momentum ini dengan mengadakan sejumlah kegiatan, sepeti nonton bareng (nobar) gerhana bulan di sejumlah objek wisata, seperti di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Danau Jakabaring dan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Banyak pula masyarakat yang menjadikan momen gerhana bulan total ini dengan beribadah dan mendekatkan diri dengan Tuhan yang Mahakuasa. Masjid-masjid yang memiliki basis jamaah dalam jumlah besar, seperti Masjid Agung Palembang, menggelar takbiran, salat gerhana dan tausiyah. Gema takbir layaknya malam 1 Syawal menggema di sejumlah masjid. Di masjid di lingkungan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya misalnya, meski di objek wisata ini akan mengadakan nobar gerhana bulan total, namun para pengunjung diajak untuk mengadakan doa bersama sebelum menyaksikan supermoon. "Katanya kan gerhana bulan terakhir tahun 1866, sekarang 2018 baru muncul lagi. Sayang kan kalau dilewatkan," ujar Sisil, seorang pengunjung di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Rabu (31/1/2018).  Pantauan TribunSumsel.com, fenomena gerhana bulan di kota Palembang menginjak fase Penumbra pada pukul 19.30 WIB, di mana bulan tampak berwarna putih cerah sbegaian. Satu jam kemudian, gerhana bulan menginjak fase Blood Moon di mana bulan berwarna merah membara pada pukul 20.30 WIB. Saat ini cuaca di kota Palembang pun masih tampak sedikit mendung, namun warga tetap antusias menyaksikan detik-detik gerhana bulan total (Sumber : TRIBUNSUMSEL.COM) MC Diskominfo Prov. Sumsel/Cley

Baca Detail
Seribu Kamera Lebih Pantau Test Event Asian Games 2018 Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 243x

Seribu Kamera Lebih Pantau Test Event Asian Games 2018

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Menyambut pelaksanaan Test Event Asian Games 2018 pada 8-15 Februari nanti, Ketua Pengarah Asian Games Jusuf Kalla meresmikan Main Operation Center (MOC) Rabu (31/1). MOC akan menjadi mata Panpel Asian Games alias INASGOC selama kegiatan pemanasan Asian Games 2018 berlangsung. Perangkat baru ini ditempatkan di ruangan “KAKA” berukuran 10 meter x 15 meter yang ada di lantai dasar Markas INASGOC di Senayan, Jakarta Pusat. Di dalamnya ada 24 monitor dioperasikan tenaga profesional yang diambilkan dari karyawan INASGOC, 16 televisi berukuran 32 inch nempel di kanan-kiri dinding mengapit layar berukuran jumbo. MOC yang bersebelahan dengan Center Operation Command (COC) merupakan ruang kendali dan pemantau INASGOC untuk Games Operation, Administration, Support, dan Security. “Dalam rangka menyambut invitation tournament sebagai ajang test event, MOC ini diresmikan dan menjadi pusat kontrol seluruh kegiatan terkait Asian Games. Informasi yang tersedia di MOC ini sangat penting karena semua terpantau langsung dan bisa diambil tindakan jika terjadi sesuatu yang penting,” terang Jusuf Kalla yang saat peresmian didampingi Ketua KONI Tono Suratman, Ketua KOI yang juga Ketua INASGOC Erick Thohir, Wakil Ketua INASGOC Syafrie Syamsudin, CdM Asian Games Komjen (Pol) Syafruddin, dan Sesmenpora Gatot Dewa Broto. Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI ini menjelaskan, MOC bisa memantau kegiatan tidak hanya di Senayan tapi juga sampai di airport. Semua bisa dikontrol. Siapa naik mobil apa, plat nomornya berapa, akses yang akan dilalui macet atau tidak. Jika ada kecelakaan, terjadi di mana. Peralatan ini juga menjangkau di athlete village. Ditambahkan Direktur IT dan Telekomunikasi INASGOC Edi Prabowo, untuk meng-cover semua kegiatan atlet dan ofisial kontingen juga masyarakat di area venus Asian Games 2018 pihaknya menggandeng bendera instansi. Tujuannya memanfaatkan kamera yang sudah terpasang untuk bisa diakses. (kmd/Sumex) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Memasuki Bulan Februari Hati hati Daerah Ini di Sumsel Curah Hujannya Tinggi Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 135x

Memasuki Bulan Februari Hati hati Daerah Ini di Sumsel Curah Hujannya Tinggi

Palembang, Sumselprov.go.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Palembang mengeluarkan, prakiraan hujan bulan Maret hingga April 2018. Pada bulan Februari hingga April 2018,BMKG memprakirakan secara umum (ENSO) El Niño–Southern Oscillation. El Niño–Southern Oscillation (ENSO) adalah gejala penyimpangan (anomali) pada suhu permukaan Samudra Pasifik di pantai Barat Ekuador dan Peru yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang, Nusa Putrantijo dalam keterangan tertulisnya menerangkan, berada pada kondisi La Nina lemah dan Indeks Dipole Mode normal, sementara suhu muka  laut di wilayah perairan Indonesia diprediksi mendingin pada Februari dan akan meluruh ke netral dan anomali negatif pada Maret hingga Juni. "Aliran massa udara di wilayah Sumatera  Selatan didominasi angin baratan,"tulisnya, Kamis  (1/2/2018) Berdasarkan pertimbangan tersebut, pada Februari 2018 wilayah Sumatera Selatan pada umumnya diprakirakan mengalami curah hujan menengah antara 150 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan pada umumnya normal. Curah hujan tinggi antara 300 hingga 400 milimeter diprakirakan terjadi di OKU Selatan. Bulan Maret 2018, sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami curah hujan menengah antara 200 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan pada umumnya  normal. Curah hujan tinggi antara 300 hingga 400 milimeter diprakirakan terjadi di wilayah Banyuasin bagian utara, Musi Rawas Utara bagian barat, Musi Rawas bagian barat, Lubuk Linggau, Lahat bagian selatan, Pagar Alam, Muara Enim bagian selatan, OKU bagian selatan,  OKU Selatan, sebagian besar OKU Timur dan OKI bagian selatan. Sedangkan pada Bulan April 2018, seluruh wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami curah  hujan menengah antara 200 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan bawah normal hingga . "ENSO merupakan fenomena global dari anomali suhu muka laut di daerah Ekuator Pasifik Tengah. Apabila suhu permukaan laut di daerah tersebut hangat atau anomali suhu muka laut positif (lebih panas dari rata-ratanya) dikenal dengan  nama El Nino,"katanya (Sumber : SRIPOKU.COM) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Terinspirasi Soekarno, Alex Noerdin Yakin Sukseskan Asian Games Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 184x

Terinspirasi Soekarno, Alex Noerdin Yakin Sukseskan Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali mensosialisasikan Asian Games ke XVIII Tahun 2018 kepada masyarakat Rabu (31/1) di Griya Agung. Kali ini sosialisasi dilakukan kepada Tokoh Masyarakat Kabupaten OKU dan Kabupaten Banyuasin Menurutnya, sosialisasi Asian Games ini penting, agar masyarakat tahu dan memahami  manfaatnya Asian Games 2018 dalam pembangunan di Sumsel. Di kesempatan ini, Gubernur Sumsel Alex Noerdin sempat mengutip pernyataan Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang mengatakan "Beri Aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia". Alex menilai, pernyataan itu menjadi inspirasi bagi dirinya dalam membangun Provinsi Sumsel untuk mensukseskan Asian Games. "Beri aku semangat Sumsel, akan saya sukseskan Asian Games 2018,"tuturnya. Lanjut Alex, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games, karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik. "Alhamdulillah Sumsel damai, mari kita bersatu padu untuk menjaga kondusifitas Sumsel," sambung Alex. Asian Games merupakan kompetisi olahraga bangsa-bangsa Asia. Ada 45 Negara Asia nanti berkumpul di Kota Palembang, Jakabaring Sport City (JSC). Kalau bicara Negara itu ada Korea, Jepang dan Cina yang merupakan Macan Dunia. "Nah, Kita (Sumsel) bersama Jakarta yang terpilih menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018,"ucapnya. Sebelumnya Alex mengatakan, Provinsi Sumsel terus menggelar event-event baik tingkat Nasional maupun Internasional. Seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dan Asean University Games 2014. Dan juga Provinsi Sumsel baru - baru ini terus menggelar beberapa event Internasional terbukti sebanyak 39 kejuaraan Internasional berlaga di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Alex menjelaskan, Asian Games itu bukan tujuan, tapi Asian Games itu sebagai alat mencapai tujuan. Apa tujuannya? Alex mengatakan adalah pembangunan infrastruktur. "Selanjutnya tujuan akhir kita pengembangan Tanjung Api-Api, Tanjung Carat dan tujuan akhir dari semua pembangunan ini adalah kesejahteraan rakyat,"pungkasnya. Sementara itu, Bupati Banyuasin Supriono menyampaikan dalam kegiatan sosialisasi Asian Games ini ada sekitar seribu lebih dari masyarakat baik dari Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten OKU. "Bahwanya kami masyarakat siap mendukung Asian Games dan mensukseskan Pilkada,"pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sosialisasikan Asian Games Kepada Masyarakat PALI Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 123x

Gubernur Sosialisasikan Asian Games Kepada Masyarakat PALI

Palembang, Sumselprov.go.id -- Sebanyak 750 orang lebih masyarakat Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) dari 5 Kecamatan hadir di Griya Agung Palembang untuk mengikuti sosialisasi Asian Games XVIII tahun 2018 oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Selasa malam (30/1). Para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda se-Kabupaten PALI tersebut hadir di Griya Agung dipimpin langsung Wakil Bupati Kabupaten PALI, Ferdian Andreas Lacony.  Sosialiasi Asian Games sengaja terus menerus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sumsel tentang tujuan dan manfaat dari penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Melalui sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang. Gubernur Sumsel Alex Noerdin, memaparkan banyak hal tentang Asian Games yang memberikan banyak manfaat khususnya bagi pembangunan infrastruktur di kota Palembang, mulai dari  perluasan kapasitas Bandar Udara, Pembangunan Jalan, Jembatan, Fly Over dan lainnya yang semuanya tidak menggunakan dana APBD Sumsel. Ditegaskan Alex, untuk Asian Games tidak menggunakan dana APBD Provinsi Sumsel keseluruhan, APBD hanya digunakan untuk memancing dana dari luar seperti untuk pembebasan lahan. APBD Sumsel sebenarnya masih fokus pada program pembangunan lainnya seperti sekolah gratis dan berobat gratis. "Total Ro68 triliun dana terserap di Sumsel karna Asian Games, dana itu berasal dari APBN, penyertaan modal negara, dan bantuan dari pihak ketiga," ungkapnya. Lebih lanjut Alex Noerdin menjelaskan, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik karena tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Sumsel. Menurutnya, yang menjadi tantang menjelang Asian Games adalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Untuk itu, Gubernur Alex Noerdin juga mengajak masyarakat Kabupaten PALI bersama-sama menjaga agar jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel seperti tahun 2015 lalu hingga menyebabkan kabut asap. "Sosialisasi ini sangat penting, karena saat ini masih banyak manyarakat yang tidak mengetahui tentang manfaat dari pelaksanaan Asian Games, masih banyak masyarakat yang berprasangka buruk tentang pelaksanaan Asian Games yang menyatakan Asian Games hanya akan menghabiskan dana APBD," tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten PALI Ferdian Andreas Lacony mengatakan, semua masyarakat PALI yang hadir merasa snagat senang dan bangga dapat bersilaturahmi lamgsung bersama Gubenur Alex Noerdin yang merupakan sosok pemimpin yang membanggakan bukan hanya di tingkat nasional namun juga internasional. "Kami semua sangat berterimakasih karena sudah diundang Gubernur Sumsel Alex Noerdin hadir disini untuk sosialisasi Asian Games, kami Kabupaten PALI sangat ingin berkontribusi dalam mensukseskan Asian Games, mungkin bisa melalui pameran stand produk unggulan Kabupaten PALI selama pelaksanaan Asian Games di Jakabaring," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.