Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Antusias Delegasi Provinsi Sumatera Selatan Hadiri Rangkaian Acara HPN 2018 Sumsel
08 Feb 2018 Dilihat 366x

Antusias Delegasi Provinsi Sumatera Selatan Hadiri Rangkaian Acara HPN 2018

Padang, Sumselprov.go.id – Rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 dimulai pada Kamis (01/02/2018) dengan tema “Meminang Keindahan di Padang Kesejahteraan”, tentunya menjadi sebuah kebanggaan daerah, sebab penyelenggaraan HPN bukan sebuah kegiatan seremonial semata, melainkan bertujuan untuk mendorong kemajuan daerah. Kamis (02/02/2018). HPN 2018  yang merupakan kegiatan terbesar masyarakat pers nasional  yang puncaknya akan diselenggarakan pada 9 Februari 2018, digadang-gadang sebagai peringatan HPN dengan acara terbanyak sepanjang sejarah.  Bagaimana tidak , belum juga sepekan  menjelang puncak peringatan, penyelenggaraan sudah mulai dengan berbagai acara pendahuluan, ujar Ketua PWI Sumatera Barat, Heranof Firdaus. Heranof Firdaus menyebutkan sudah ada 35 rombongan yang menyatakan kehadirannya di puncak acara peringatan HPN 2018 nanti dan sampai saat ini dari data yang ada delegasi Provinsi Sumatera Selatan adalah yang terbanyak dengan jumlah dua ratus lebih wartawan yang hadir. Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Prov.Sumsel, DR.H.Farhat Syukri, SE., M.Si didampingi Kabid Pengelolaan Informasi Publik, Amrullah, S.STP., M.Si, menyampaikan antusias delegasi Provinsi Sumatera Selatan diajang acara HPN 2018 selain mengikuti beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan juga mempromosikan Asian Games 2018. “Ini adalah momentum yang tepat bagi insan pers Sumatera Selatan untuk mempromosikan perhelatan internasioanal Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Palembang dan Jakarta, tepatnya tanggal 18 bulan 8 tahun 2018”, ujar Farhat setibanya di Bandara Minangkabau. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Meninjau Pembangunan Embung Desa di Dharmasraya Sumsel
08 Feb 2018 Dilihat 121x

Presiden Meninjau Pembangunan Embung Desa di Dharmasraya

Dharmasraya, Sumselprov,go.id -- Sebelum menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat, Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan embung desa di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat, Rabu 7 Februari 2018. Embung desa tersebut akan bervolume 15.625 meter kubik dengan dana pembangunan mencapai Rp810 juta. Pembangunan embung desa ini merupakan program padat karya tunai dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Waktu pelaksanaan pembangunan selama 90 hari kerja dan memperkerjakan 50 pekerja. Pekerjaan pembangunan embung sudah dimulai sejak 2 minggu yang lalu. Saat meninjau pembangunan embung desa ini, Presiden didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. (Bey Machmudin-Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY  

Baca Detail
Pemda Harus Punya Peran Sentral Dalam Menjaga Indonesia Sumsel
08 Feb 2018 Dilihat 121x

Pemda Harus Punya Peran Sentral Dalam Menjaga Indonesia

Jakarta, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin menghadiri Rapat Kerja Gubernur se-Indonesia dalam rangka Optimalisasi peran pemda dalam penanggulangan radikalisme, terorisme dan bencana yang diselenggarakan di Ballroom hotel Bidakara Jakarta, Rabu (7/2). Rapat kerja ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Rapat kerja ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Koodinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Wiranto serta seluruh Gubernur se-Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Polhukam Wiranto.  "Ada suatu perasaaan saya untuk negara kita. Saya sangat bersyukur atas nikmat di negeri ini. Negeri Indonesia kaya sekali akan budaya, etnic, suku, dan sumber dayanya. Maka dari itu Pemerintah Daerah harus mempunyai peran sentral dalam menjaga Negeri kita", ujar Wiranto. Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan bahwa terkait dengan terorisme, radikalisme, dan bencana, Sumsel saat ini zero konflik. Alhamdulillah Provinsi Sumsel belum pernah terjadi dan isnya allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis, suku, dan umat beragama. Zero konflik itu nilainya merupakan pencapaian yang luar biasa untuk suatu provinsi. bahkan zero konflik Provinsi Sumsel sudah dikenal dunia. "Untuk mencapai Provinsi yang zero konflik bukan hal mudah. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri harus terus besinergi bersama demi tercapainya Sumsel yang Zero Konflik. Makanya Sumsel beruntung bisa menjaga diri sebagai daerah yang kondusif", ujar Alex. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex: Sumsel Komitmen Tidak Ada Karhutla 2018 Sumsel
07 Feb 2018 Dilihat 168x

Alex: Sumsel Komitmen Tidak Ada Karhutla 2018

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh satuan tugas di berbagai daerah di Indonesia agar bekerja keras mengendalikan titik hotspot dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).  Hal tersebut disampaikan langsung Presiden Jokowi saat membuka rapat koordinasi nasional pencegahan Karhutla tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa (6/2). Presiden mengharapkan karhutla yang terjadi pada beberapa tahun lalu tidak terjadi lagi pada tahun 2018. Pada tahun 2015, karhutla terjadi di sejumlah daerah di tanah air. Akibatnya, asap yang ditimbulkan karhutla sampai ke negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia. Menurut Presiden, selama ini kedua pemimpin negara tersebut sering kali menyampaikan keluhannya terkait asap karhutla yang mencapai Malaysia dan Singapura seperti saat bertemu Perdana Menteri kedua negara tersebut dalam acara Asian Summit di India beberapa waktu lalu.  "Dalam Asian Summit kemarin, saya ketemu biasanya 2015, setiap bertemu dengan PM Singapura, bertemu dengan PM Malaysia, pasti komplain yang masuk ke saya, asap. Pasti," kata Jokowi. Presiden menjamin asap akibat karhutla yang menganggu masyarakat Singapura dan Malaysia seperti di tahun 2015 lalu  tidak akan terulang kembali di tahun 2018 ini. Ia menjelaskan, titik hotspot kebakaran hutan dan lahan semakin menurun drastis dari tahun ke tahun. Pada 2015, tercatat terdapat 21.929 titik hotspot. Angka ini kemudian semakin menurun pada 2016 menjadi 3.915 titik. Sedangkan pada 2017, titik hotspot kembali menurun cukup jauh menjadi 2.567 titik. Karena itu, ia pun meminta kepada seluruh satuan tugas di berbagai daerah agar bekerja keras mengendalikan titik hotspot karhutla. "Tapi ingat tadi, saya udah ngomong saya jamin, begitu ada asap, muka kita ditaruh di mana?," kata Presiden. Presiden juga menyampaikan apresiasi bagi jajarannya baik di pusat maupun daerah atas capaian tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa upaya penanganan dan pencegahan ini harus terus diintensifkan. Presiden Joko Widodo tak mau berkompromi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan yang tidak tertangani di tahun 2018 ini. Khusus perangkat kepolisian dan TNI, sanksi tegas menanti bagi mereka. "Saya ulang lagi aturan mainnya, kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran dan tidak tertangani dengan baik, dicopot! Saya telepon Panglima ganti Pangdamnya, telepon Kapolri, ganti Kapoldanya. Kalau wilayahnya agak kecil ya Danremnya, agak kecil lagi Kapolresnya," ujarnya. Rapat koordinasi nasional pencegahan Karhutla tahun 2018 di Istana Negara Jakarta di hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Kabinet terkait, unsur TNI dan POLRI serta beberapa kepala daerah. Nampak terlihat Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin turut hadir pada rapat koordinasi nasional pencegahan Karhutla tahun 2018 tersebut. Terkait pencegahan Karhutla di Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel bersama instansi terkait di wilayah Sumsel berkomitmen penuh terhadap pencegahan karhutla melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Sumsel sejak tahun 2015 lalu. Menurut Alex, Karhutla tahun 2015 lalu menjadi pengalaman penting bagi Provinsi Sumsel karena sekitar 736 ribu hektare hutan dan lahan di Sumsel terbakar. Beruntung di tahun 2016 dan 2017 Karhutla di Sumsel berhasil menurut drastis berkat komitmen bersama melalui Satgas Karhutla Provinsi Sumsel yang telah dinyatakan sebagai satgas karhutla terbaik di Indonesia. “Pencegahan Karhutla tahun 2018 ini menjadi tantangan yang cukup berat bagi kita karena ada dua agenda besar di Sumatera Selatan, Pilkada serentak dan Asian Games. Kita terus berkomitmen tidak boleh ada karhutla lagi di Sumsel, sejak Februari 2017 lalu kita telah memiliki posko lapangan pemadaman darat berjumlah 658 posko, dan melibatkan 7.000 lebih personel dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden-Wapres Makan Bersama di Kantor Wapres Bahas Soal Ekonomi Hingga Asian Games 2018 Sumsel
07 Feb 2018 Dilihat 120x

Presiden-Wapres Makan Bersama di Kantor Wapres Bahas Soal Ekonomi Hingga Asian Games 2018

Sumselprov.go.id Jakarta- Siang ini, ada pemandangan yang berbeda dari lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta. Bila biasanya Wakil Presiden Jusuf Kalla yang bertamu ke Istana Merdeka, maka kali ini tampak Presiden Joko Widodo yang bertamu ke Kantor Wakil Presiden.Selasa (6/2/2018) "Selama ini saya suka diundang ke Istana. Ini beliau (Presiden) balas," kata Jusuf Kalla kepada sejumlah jurnalis di kantornya yang ada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, "Hari ini kunjungan balasan. Menunya yang masak Ibu Mufidah Jusuf Kalla," Presiden segera menimpali. Presiden menuturkan, selain makan siang, ada beberapa hal yang dibicarakan keduanya. Mulai dari persoalan investasi, ekspor, hingga persiapan Asian Games 2018. "Tadi bicara banyak hal terutama dengan investasi, meningkatkan investasi. Yang kedua, meningkatkan ekspor. Kita ada di dua hal ini. Investasi ditingkatkan dan ekspor ditingkatkan," ujar Presiden. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga memberikan pandangannya soal data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data tersebut menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2017 tumbuh sebesar 5,07 persen. "Angka berapa pun kita memang harus ditingkatkan lagi. Karena peluang masih banyak dan harus kita ambil. Sekarang ini saatnya investasi dimulai di bidang apapun," tuturnya. Adapun terkait dengan kemudahan berusaha guna meningkatkan investasi dimaksud, ia menyatakan bahwa pihaknya selalu menyampaikan kepada para menteri untuk melakukan penyederhanaan aturan. Penyederhanaan itu disebutnya sebagai kunci untuk meningkatkan investasi yang masuk ke Indonesia. "Baru dua hari yang lalu Kementerian ESDM misalnya memotong 32 aturan yang menyederhanakan. Saya kira kementerian yang lain akan mengikuti," ucap Presiden mengakhiri.   Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ada Kebakaran Hutan dan Lahan Saat Perhelatan Asian Games 2018 Sumsel
07 Feb 2018 Dilihat 173x

Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ada Kebakaran Hutan dan Lahan Saat Perhelatan Asian Games 2018

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung perhelatan pesta olahraga Negara Asia atau Asian Games 2018, yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang. “Ini perlu saya ingatkan lagi, jangan sampai saat perhelatan itu ada asap, ada kebakaran lahan dan hutan, sehingga mengganggu image, juga mungkin bisa mengganggu penerbangan,” tegas Presiden. Oleh karena itu, Presiden mengingatkan perlunya semua pihak terkait  harus bekerja keras agar perhelatan Asian Games ini dapat berjalan dengan lancar tanpa terganggu dengan masalah kebakaran hutan dan lahan. Menurut Presiden, deteksi dini harus terus dilakukan, dari pencegahan. Jangan sampai sudah terjadi kebakaran besar baru kita nabrak sana nabrak sini, tetapi yang paling penting, baru ada api kecil sudah dipadamkan. “Kesiapan ketersediaan SDM dan peralatan harus terus dicek, diperhatikan, termasuk dalam pengaktifan satgas. Satgas ini sangat penting sekali, di tingkat provinsi, di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, dan desa,” tutur Presiden. Ia meminta para gubernur agar memastikan para pengelola lahan atau kawasan atas kewajiban menjaga wilayah kerjanya masing-masing dengan penuh, menyiapkan sarana dan prasarana, personil yang memadai. “Ini dicek lapangan, libatkan masyarakat dalam tindakan-tindakan pencegahan. Sekali lagi,  pencegahan lebih penting,” pintanya. Kemudian penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan, menurut Presiden, harus dilakukan secara tegas, tanpa pandang bulu, baik secara perdata maupun pidana. Presiden juga mengingatkan mengenai prakiraan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa kemungkinan terjadi penurunan hujan mulai bulan Juni. Ia minta agar hal ini ni betul-betul  menjadi catatan. Selain itu, lanjut Presiden, di Kalimantan Barat ada kemungkinan musim kemarau dimulai lebih awal, khususnya dibulan April. “Saya minta ini menjadi catatan. Sekali lagi, persiapan harus segera dimulai. Jangan menunggu saat kejadian. baru kita bergerak,” tegas Presiden Jokowi. Pembukaan Rakornas Karhutla 2018 itu antara lain dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Mensesneg Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. (DND/RAH/ES) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Hotspot Turun Signifikan, Presiden Jokowi Apresiasi Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel
07 Feb 2018 Dilihat 134x

Hotspot Turun Signifikan, Presiden Jokowi Apresiasi Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dalam dua tahun terakhir (2016-2017) memberikan lompatan kemajuan yang sangat signifikan dalam bidang penanganan kebakaran hutan dan lahan. “Ada penurunan hotspot yang sangat signifikan. Tahun 2015, 21.929 hotspot. Kemudian 2016, turun drastis menjadi 3.915 hotspot. Turunnya langsung drastic, 2017 turun menjadi 2.567 hotspot. Penurunan yang sangat jauh sekali,” kata Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2) pagi. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa pekerjaan penanganan kebakaran lahan dan hutan ini adalah pekerjaan yang berkelanjutan, tidak bisa berhenti. Oleh sebab itu, Presiden mengingatkan kembali agar kejadian-kejadian yang telah ada di 2015 lalu betul-betul sudah tidak terjadi lagi di tahun ini, maupun tahun-tahun yang akan datang. Biasanya tahun 2016-2015, lanjut Presiden, setiap bertemu dengan Perdana Menteri Singapura atau Perdana Menteri Malaysia, pasti komplain yang masuk ke dirinya itu tentang asap. “Tapi kemarin, bertemu terakhir di India, dua orang Perdana Menteri sudah menyalami kita, “Pak, 2018 seperti 2016-2017 ya”. Saya sudah ngomong, “saya jamin”,” kata Presiden seraya mewanti-wanti, kalau dirinya sudah ngomong “saya jamin”, jangan sampai ada asap. “Kalau ada asap, muka kita ditaruh di mana?,”sambungnya. Dicopot Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengulang lagi, apa yang disampaikannya pada tahun 2016-2017, bahwa penanganan kebakaran lahan dan hutan ini aturan mainnya masih sama. “Saya sudah janjian dengan Panglima TNI, dengan Kapolri. Karena saya lihat mungkin banyak Kapolda, Kapolres, Danrem, Dandim, yang sudah diganti, jadi yang baru mungkin belum tahu aturan main kita. Kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran dan tidak tertangani dengan baik, aturan mainnya masih sama, belum saya ganti. Masih ingat? Dicopot. Tegas,” terang Presiden. Paling kalau ada kebakaran di sebelah mana, Presiden mengaku akan telepon Panglima TNI, “Ganti Pangdam-nya”. Kebakaran kok di provinsi mana, lanjut Presiden, dirinya akan telpon Kapolri, “Kapolda-nya ganti”. Kalau wilayahnya agak kecil ya Danrem-nya, agak kecil lagi Kapolres-nya. “Ini adalah cara-cara yang saya kira sangat efektif dalam menggerakkan Satgas di lapangan. Kalau ganti gubernur enggak bisa,” ujarnya. Menurut Kepala Negara, yang efektif telah dilakukan adalah menggerakkan seluruh perusahaan, masyarakat, organisasi-organisasi yang sampai di bawah. Ia menunjuk contoh di Polri ada sampai Bhabinkamtibmas, di TNI ada yang sampai Babinsa. “Saya kira ini akan efektif kalau itu digunakan untuk organisasi yang ada, digunakan untuk menggerakkan masyarakat, menggerakkan perusahaan,” tutur Kepala Negara. Presiden setuju lompatan kemajuan dalam bidang kebakaran hutan dan lahan perlu disampaikan lagi pada masyarakat, bukan untuk dipamerkan, tetapi sebagai pengingat.  Kita ingatkan betapa tahun 2015 dan sebelumnya, sekitar 18 tahun, data yang saya miliki, setiap tahun berulang, berulang, berulang, berulang. “Ini bisa kita cegah kalau kita bergerak bersama-sama. Mengingatkan bahwa jika kita bekerjasama, jika kita bekerja tidak rutinitas, jika kita bekerja menerapkan kecerdasan lapangan, banyak hal yang bisa kita capai,” ujar Presiden. Tampak hadir dalam Rakornas tersebut antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Mensesneg Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. (DND/RAH/ES) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kunker ke MUBA, Puan Maharani Bagikan 200 KIP- ATM Sumsel
06 Feb 2018 Dilihat 169x

Kunker ke MUBA, Puan Maharani Bagikan 200 KIP- ATM

MUBA, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Muhajir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (5/2).  Kunjungan Puan ini dalam rangka pembukaan Seminar Pendidikan “Peran Guru Dalam Pembangunan Karakter Bangsa” dan Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP-ATM) Siswa Yatim se Kabupaten Muba.  Menteri Puan Maharani mengatakan KIP-ATM ini dibagikan sebanyak 200 Kartu mulai dari anak SD, SMP, SMA/SMK. Semua ini diperuntukkan bagi anak yatim piatu, pesantren dan anak kurang mampu. Untuk tabungan sendiri, Puan mangatakan bagi anak SD sebesar Rp450.000 SMP Rp750.000, SMA/SMK Rp 1 juta setiap bulan.  Dirinya berharap, setelah siswa mendapatkan kartu ini untuk tidak perlu diambil semua, namun seperlunya saja misalnya diambil Rp 100.000 atau Rp200.00p saja. Karena uang itu tidak akan hilang namun tetap masih tetap berada di tabungan. Puan mememinta agar uang tersebut dipergunakan untuk keperluan sekolah. "Jadi manfaatkan kartu ini dengan sebaik-baiknya, tidak boleh buat beli pulsa bahkan jajan sekalipun,"tegas Puan.  Dalam hal ini, Puan Maharani mengaku kunjungannya ke Sumsel merupakan seperti rumah sendiri. "Alhamdulilah saya kesini seperti pulang kampung, "ujarnya.  Di samping itu, Puan juga menjelaskan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia bersama Kemendikbud khususnya di Muba untuk bersosialisasi melihat sekolah-sekolah atau guru serta pendidikan apa saja yang harus diperbaiki. Menurutnya, dengan sinergi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Puan berharap kedepan pendidikan ataupun anak-anak di Indonesia semakin baik dari sebelumnya.  Bahkan dirinya menilai guru sangatlah berperan penting dan sebagai contoh teladan bagi perkembangan anak-anak. "Tanpa guru kita semua (saya) tidaklah ada apa-apa. Bahkan saya bisa membaca, menulis sekalipun itu semua peran Guru. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh guru, karena guru sangatlah berjasa,"ucapnya.  Selain mengajarkan membaca dan menulis, Puan Maharani meminta kepada Bapak/Ibu Guru bagaimana dapat memberikan jiwa nasionalisme. "Saya harap kepada Bapak/Ibu Guru untuk memberikan jiwa nasionalisme kepada anak-anak kita, salah satunya mengajarkan lagu-lagu Nasional dan lagu Daerah,"tutupnya.  Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan, Pemkab Muba akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Muba. "Tahun ini sudah disiapkan program upaya memaksimalkan sekolah gratis dengan nantinya akan membagikan seragam dan alat tulis secara gratis kepada siswa SD-SMP di Muba," tuturnya.  Ia menambahkan, terkait pelatihan guru dan siswa ke Australia akan terus berlanjut dan dilakukan bertahap. "Jadi, target saya sekolah di Muba ini ke depan nantinya sudah mengadopsi semua kurikulum internasional Cambridge," pungkasnya. Seusai memberikan KIP-ATM, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Menteri Kordinator Bidang PMK, Kemendikbud serta Bupati langsung meninjau ke Wisma Atlet. Kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan SMK Pertanian Muba Maju Berjaya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Danrem 044/Gapo Tinjau LTT dan Sosialisasi Bios 44 Di Wilayah Kab. PALI Sumsel
04 Feb 2018 Dilihat 51x

Danrem 044/Gapo Tinjau LTT dan Sosialisasi Bios 44 Di Wilayah Kab. PALI

Palembang, Sumselprov.go.id --  Guna memasyarakatkan penggunaan Bios 44 ke seluruh wilayah Sumatera selatan, Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. beserta rombongan dari Tim Gator Korem 044/Gapo pada hari Kamis (1/2) melakukan peninjauan lahan cetak sawah di Desa Pengabuhan Kec. Abab dan sosialisasi serta penebaran Bios 44 di Desa Simpang Tais Kec. Talang Ubi Kab. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Rombongan yang berangkat dari Palembang menggunakan Spedboad dari Dermaga Bekangdam II/Swj menuju Dermaga PT. EPI dan dilanjutkan dengan jalur darat menggunakan motor trail menuju Desa Pengabuan Kec. Abab Kab. PALI guna meninjau cetak sawah dalam Program CSR PT. Per­tamina EP (PEP) Asset 2 Adera Field melalui pembentukan demplot sawah di lahan tidur Desa Pengabuan sebagai lahan sistem Jajar Legowo dan Salibu. Dalam program ini, PT. Pertamina EP Adera mengajak Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan, BP4K Kab. PALI dan Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kab. PALI, Penyuluh Pertanian Lapangan dan TNI serta Kelompok Tani Desa Pengabuan. Dengan hasil program ini, terlihat hamparan sawah yang luas, sehingga membangkitkan kembali animo warga Desa Pengabuan untuk kembali mengelola sawahnya, terbukti dengan banyaknya lahan yang telah digarap dan menghasilkan. Dan kini luas sawah yang ada di Desa Pengabuhan seluas 1.730 Ha yang digarap oleh para petani yang tergabung dalam Gapoktan Pelita Baru. Usai meninjau program cetak sawah, Danrem 044/Gapo bersama Bupati PALI, Wakil Ketua DPRD Kab. PALI, Dandim 0404/Muara Enim dan Kapolres PALI beserta rombongan lainnya berlanjut menuju Desa Simpang Tais Kec. Talang Ubi Kab. PALI. Disini Danrem 044/Gapo memberikan sosialisasi tentang Bios 44 kepada Kelompok Tani (Poktan) Jasuma Desa Simpang Tais dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sosialisasinya, Kolonel Kunto menyampaikan bahwa Bios 44 hasil inovasi Korem 044/Gapo adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang, “terangnya”. Setelah menyampaikan sosialisasi, Danrem 044/Gapo diikuti rombongan lainnya melakukan penyebaran Bios 44 di lahan pertanian tanaman kedelai milik Poktan Jasuma. Diharapkan dengan pemberian Bios 44 ini dapat meningkatkan hasil produktivitas hasil kedelai khususnya di Desa Simpang Tais Kec. Talang Ubi ini. Dalam kesempatan rangkaian kegiatan tersebut, Danrem 044/Gapo didampingi Bupati PALI beserta rombongan menyempatkan diri untuk melihat dan mensorvey lahan yang disiapkan oleh Pemerintah Kab. PALI untuk pembangunan Markas Korem 044/Gapo yang akan pindah dari Kota Palembang dan pembangunan Batalyon Infanteri Mekanis Kodam II/Sriwijaya yang akan dibentuk beberapa waktu mendatang.(Liputan-Sriwijaya-co.d) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.