Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Kadis Kominfo Provinsi Sumatera Selatan  Bersinergi Dengan Metro TV Sukseskan Asian Games 2018 Sumsel
22 Feb 2018 Dilihat 285x

Kadis Kominfo Provinsi Sumatera Selatan Bersinergi Dengan Metro TV Sukseskan Asian Games 2018

Palembang, Sumselprov.go.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Selatan, DR. H. Farhat Syukri, SE. M.Si Menerima kunjungan kerja Deputy GM Sales, Handry Pulungan dan jajaran Metro TV dalam rangka menyosialisasikan dan mensukseskan perhelatan internasional Asian Games 2018 di Ruang Kerja Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Rabu (21/02/2018). Dalam Sambutannya Farhat Syukri menyampaikan sangat mengapresiasi atas kunjungan kerja Deputy GM Sales Metro TV dan jajaran dan berharap kunjungan ini bukan seremonial saja tetapi dapat meningkatkan kerjasamanya dalam hal yang berkaitan dengan publikasi giat pembangunan yang ada di Sumatera Selatan dan juga perhelatan internasional Asian Games 2018 yang dalam waktu dekat akan diselenggarakan di Palembang dan Jakarta. Menurut Farhat Syukri dalam rangka mendukung pelayanan awak media, baik cetak dan elektronik , selama perhelatan Asian Games 2018  Jakarta – Palembang, terutama yang akan meliput di Palembang Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kominfo Prov.Sumsel berkerjasama dengan Dinas Perhubungan Prov. Sumsel akan memberikan dukungan layanan berupa Transportasi awak media dan Sub  MPC (Sriwijaya Promotion Center) ke venue-venue di Jakabaring Sports City sebanyak 8 Unit, Transportasi awak media dan Sub  MPC (Sriwijaya Promotion Center) ke Pick-up Area di Kota Palembang sebanyak 10 Unit dan Layanan di Media Lounge dalam bentuk sofa dan kursi relaksasi serta makan minum selama perhelatan Asian Games 2018. Untuk awak Media Nasional maupun Internasional yang akan meliput Asian Games 2018 sebanyak 2.000 orang akan bertugas di Palembang serta dijadwalkan Sub Press Centre yang akan bertempat di Sriwijaya Promotion Center di Palembang akan beroperasi mulai 15 Agustus 2018 dan berakhir pada 03 September 2018. “Diharapkan kerjasama ini tidak hanya dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 saja tetapi bisa secara kontinyu dapat ikut juga mempublikasikan giat pembangunan yang ada di Sumatera Selatan”, pungkas Farhat Syukri Deputy GM Sales Metro TV, Handry Pulungan mengatakan Metro TV pada prinsifnya siap melakukan kerjasama dengan pemerintahan provinsi Sumatera Selatan melalui Kominfo yang merupakan wahana yang bisa diajak bekerjasama terutama untuk mendukung Asian Games 2018 yang merupakan even internasional. Selain itu Metro TV juga akan ikut menyukseskan penyelenggaraan Pilkada yang akan digelar dalam waktu dekat. Pilkada Sumsel merupakan ajang uji coba bagi Metro TV untuk membuktikan eksistensi kinerja yang akan dilakukan Metro TV. Keberhasilan Pilkada juga merupakan awal langkah bagi Metro TV untuk menyukses Asian Games 2018 yang merupakan event internasional. Metro TV juga sudah melakukan audiensi Ketua KPU Prov.Sumsel dan akan mengawal debat kandidat, selain itu Metro TV sudah melakukan audiensi dengan Bank Sumsel Babel. Peran penting kominfo sangat penting agar kondisi masyakat tenang, ujar Handry menutup perkenalannya. Turut hadir dalam acara ini mendapingi Kadis Kominfo Kepala Bidang Statistik, R.M Fauzi, S.Sos. M.Si, Kasi Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik, Rosa Linda, SH., MH, Kasi Layanan Hubungan Media dan Publik, Irianora Bey, S.Sos, Kasi Pengelolaan Media Komunikasi Publik H. M.Gunawan, ST., MM, Tim Media Center Diskominfo Prov. Sumsel, Mala Risva, SKM., M.Si, serta mendampingi Deputy GM Sales Metro TV, Senior Account Manager, Dedy Iswanto dan Tri Sulisty. MC Diskominfo Prov.Sumsel, CleY

Baca Detail
Pelantikan Pengurus Daerah PERSAKMI Provinsi Sumatera Selatan Periode Tahun 2017 - 2021 Sumsel
21 Feb 2018 Dilihat 435x

Pelantikan Pengurus Daerah PERSAKMI Provinsi Sumatera Selatan Periode Tahun 2017 - 2021

Palembang, Sumselprov.go.id – Ketua umum pengurus pusat Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Periode 2017 – 2021, Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, SKM., M.Kes., MSc.PH, melantik dan mengukuhkan Pengurus PERSAKMI Provinsi Sumatera Selatan  Periode Tahun 2017 – 2021 di Lantai III Gedung DPRD Prov. Sumsel, Selasa (20/02/2018). Dalam sambutannya ketua PERSAKMI Pusat menyampaikan bahwa PERSAKMI memiliki kedudukan penting dalam meningkatkan kapasitas para SKM di seluruh Indonesia dan juga memiliki tanggung jawab   yang tinggi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan terbentuknya PERSAKMI Sumatera Selatan menjadi pelopor penggerakan  pembangunan kesehatan dan prilaku hidup sehat dan bersih, jadi berlaku GERMAS, karena ini kesempatan bagi PERSAKMI bagaimana membantu pemerintah menekan pembiayaan kesehatan yang begitu besar karena disadari penyakit-penyakit berbasis gaya hidup memerlukan biaya yang mahal, melibatkan banyak orang dan PERSAKMI ini adalah rumah bagi SKM untuk membaktikan ilmu yang dimiliki, ujar Ridwan mengakhiri sambutannya. Sementara Gubernur Sumatera Selatan yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Drs. Sohun Majid, SH., MM menyampaikan ucapan selamat atas dilantik dan terbentuknya Pengurus PERSAKMI Prov.Sumsel dan berharap PERSAKMI dengan GERMAS merupakan salah satu cara mendukung program pemerintahan dibidang kesehatan masyarakat “Semuanya tertuju kepada kesehatan, seiring perkembangan saat ini diharapkan jangan sampai kesehatan ini dilalaikan dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan yang dapat menurunkan angka kesakitan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat”, tutup Staf Ahli Bidang Pemerintahan Prov.Sumsel. Ketua Pengurus Daerah PERSAKMI Sumsel terpilih, Alamudin, SKM., MPH mengatakan Motto PERSAKMI Sumsel adalah menolong yang lemah, memperkuat yang kuat artinya PERSAKMI Sumsel siap dalam menyukseskan program-program pembangunan terutama yang menyangkut tentang kesehatan masyarakat dan yang paling utama adalah ikut menyukseskan perhelatan akbar yaitu Asian Games 2018 dan secepatnya akan membentuk pengurus PERSAKMI Kabupaten/Kota se Sumatera Selatan. Selain itu PERSAKMI Sumsel, juga menyelenggarakan pelantikan dan Seminar Nasional  tentang “Tenaga Kesehatan Masyrakat Sebagai Aktor GERMAS Provinsi Sumatera Selatan Sehat”. Tampil sebagai pembicara Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Prov Sumsel, Dr.Drg.  Yulia Hendrartini, M.Kes., AAK, Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, SKM., M.Kes., M.Sc.P.H dan Dr. AryaSulaiman, SE., MPH. Yang dihadiri 200 orang peserta berasal dari Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas Kabupaten/Kota se Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi Sumsel
21 Feb 2018 Dilihat 147x

Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi

Sumselprov.go.id Jakarta- Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas apa yang ingin dikerjakan. Jangan lagi anggaran dibagi rata ke berbagai kegiatan yang tanpa fokus. “Bertahun-tahun dilakukan, hasilnya tiap tahun  enggak berasa. Kontrolnya secara manajemen juga sulit. Kadang ‘baunya’ saja tidak terasa, duitnya hilang, hasilnya juga tidak terlihat sama sekali. ‘Baunya’ kadang-kadang tidak kelihatan, apalagi fisiknya,” ujar Kepala Negara ketika memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Kamis(20/2) Untuk itu, Presiden selalu mengingatkan agar tidak terjebak pada rutinitas yang monoton. "Harus berani melakukan perubahan dan berinovasi. Saya tegur pada Menristekdikti agar fakultas yang sudah berpuluh tahun tidak mengubah diri segera kita ubah karena dunia sudah berubah sangat cepatnya," kata Presiden. Pemerintah juga harus bergerak cepat karena yang memenangkan kompetisi hanyalah yang memiliki kecepatan. Sekarang bukan lagi negara besar yang menang terhadap negara kecil. "Sekarang ini yang cepat adalah yang menang. Yang tanggap, yang responsif yang menang meski itu negara kecil," ujarnya. Oleh karena itu, berulang kali Presiden meminta dilakukan deregulasi untuk memangkas aturan yang menjebak dan menjerat diri kita sendiri. Selama tiga tahun ini Presiden terus berusaha memangkas regulasi, memangkas prosedur yang berbelit-belit. "Saya masih mendengar guru, kepala sekolah tak sempat mendampingi murid belajar karena mengurus SPJ. Saya tidak tahu di perguruan tinggi sama atau tidak, sama saya kira. Negara ini habis energinya hanya klarena urusan SPJ," ucapnya. Untuk masalah SPJ ini, Presiden pernah menanyakan kepada menteri keuangan dimana terdapat 43 laporan yang harus disampaikan. Selain 43 laporan, terdapat 119 laporan turunannya. "Coba apa negara ini hanya _ngurusin_ 43 laporan plus anak laporan 119 tadi. Saya tidak mau lagi ini. Saya minta maksimal tiga laporan saja cukup. Laporan bertumpuk-tumpuk. Inilah rezim SPJ, rezim laporan yang ingin kita sederhanakan, sehingga semuanya dapat berjalan dengan cepat," ujar Presiden. Selain kepala sekolah, guru dan dosen tidak sempat mendampingi siswa karena mengurus SPJ,  penyuluh pertanian tak sempat pergi ke sawah karena sibuk membuat proposal dan laporan bantuan. "Ini sama dengan SPJ, persis sama. Tadi sudah saya sampaikan, saya khawatir jangan-jangan dosen dan rektor sibuk urus administrasi, SPJ penelitian daripada mengajar dan meneliti," kata Presiden.   Untuk itu, Presiden memerintahkan Menristekdikti untuk melakukan deregulasi dan debirokratisasi di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Hal ini perlu dilakukan agar jajaran perguruan tinggi tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengurus banyak hal. "Duduk dengan menteri-menteri terkait, kembangkan sistem informasi handal, bangun aplikasi yang simpel dan menyederhanakan administrasi. Karena ini menjadi contoh bagi kementerian lain. Karena biasanya yang cepat mengubah dan berubah itu perguruan tinggi dan dimulai dari kemenristekdikti. Berubah terlebih dahulu. Ini sebenarnya mudah asal niat, asal mau," ujar Presiden. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Ketua FRI Suyatno dan Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Ariestina Pulubuhu. Mc Diskominfo Prov  Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Masyarakat Tionghoa Rayakan Imlek Bersama Gubernur Sumsel Sumsel
17 Feb 2018 Dilihat 703x

Masyarakat Tionghoa Rayakan Imlek Bersama Gubernur Sumsel

Palembang - Perayaan Tahun Baru China ke 2565 yang jatuh hari Jumat (16/2) berlangsung hangat di Sumsel. Seperti yang sudah-sudah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin beserta keluarga pun berkeliling menghadiri open house yang digelar sejumlah tokoh Tionghoa di Palembang. Untuk rute pertama, pelopor sekolah gratis itu menyambangi kediaman Tokoh sekaligus pengusaha Tionghoa i Sumsel Awi Law yang berada di Jalan Palembang-Betung KM 16 Sukomoro. Didampingi sang istri Hj. Eliza Alex serta cucu kembarnya Aletta Khayarra Alex dan Atalie Mazzaya Alex. Rombongan gubernur ini tiba di kediaman Awi Law sekitar pukul 15.00 wib. Dalam kesempatan tersebut tampak hadir juga Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Bupati Banyuasin Supriyono, serta para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.  Setiba di kediaman tersebut, gubernur yang memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya tak lupa menyapa masyarakat yang sudah menunggu kedatangannya. Sambil duduk dan bercerita, dengan mengenakan kemeja batik merah lengan panjang, Alex Noerdin pun tak sungkan mencicipin makanan yang disajikan tuan tumah. Penganan seperti Pempek, Martabak Har lengkap disediakan untuk para tamu yang datang. "Kita damai zero konflik Alhamdulillah, itulah modal pertama dan utama provinsi ini untuk membangun daerah. Zero konflik yang berusaha, yang berkerja, yang kuliah dengan aman. Zero konflik kita itu sudah dikenal dan diakui oleh dunia," singkat Alex  Usai dari kediaman Awi Law, peraih Bintang Mahaputra Utama ini meneruskan perjalanan ke kediaman Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Selatan, Kurmin Halim di The Pitstop Cafe and Resto. Kedatangan Gubernur Sumsel nyatanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu warga yang kebetulan hadir dalam open house di tempat tersebut. Kurmin  Halim menyebut, tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat memang datang setiap tahun ke rumahnya. Tidak hanya dari teman sejawat, melainkan juga ada dari Pemerintahan.  “Tujuan saya seneng kumpulin teman-teman dari berbagai kalangan. Kumpul disini sehingga tidak ada perbedaan," tuturnya  Menurutnya, open house demikian memang tiap tahun Ia lakukan, untuk menjaga kebudayaan dan menyatukan semua kalangan. Ia turut membenarkan pernyataan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terkait Provinsi Sumsel adalah provinsi yang zero konflik.   “Sumsel salah daerah satu zero konflik. Harapan kami pertama keamanan. Benar kata Pak Gubernur Sumsel kalau daerah aman, orang akan nyaman tanam investasi,”pungkasnya HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex Noerdin Launching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata Sumsel
15 Feb 2018 Dilihat 186x

Alex Noerdin Launching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata

Palembang- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin melaunching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata (SBM PTP), sekaligus melaunching Foodtruck dan peninjauan Gedung Baru Politeknik Pariwisata Palembang di Gedung Baru Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Jakabaring Palembang, Rabu (14/2). Selain gubernur hadir juga Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Prof. DR. H.M Ahman Sya. Alex Noerdin menuturkan, Kemajuan Provinsi Sumsel tidak hanya di bidang infrastruktur, melainkan juga diimbangi oleh kemajuan sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumsel mengaperesiasi penuh dengan adanya SBMPTP yang dianggap mampu menyaring sumber daya manusia yang unggul, profesional dan mampu berdaya saing di dunia global.  "Luar biasa kampus Poltekpar Palembang ini. Memang kami tidak tanggung-tanggung. Kalau tidak bisa jadi yang terbaik lebih baik jangan. Kita (Pemprov Sumsel) bersama Kementerian Pariwisata membangun gedungnya sangat bagus luar biasa. Nah sekarang kita siapkan SDM yang mengungguli tidak saja Indonesia tapi mampu mengukir prestasi secara mendunia, kalau kita mau kita bisa" ujarnya. Menurut Alex, setelah pesta olahraga dari 45 negara Asia atau Asian Games Agustus mendatang, pariwisata di Provinsi lumbung energi ini akan semakin bertambah, apalagi sudah ditetapkan Jakabaring Sport City sebagai kawasan wisata olahraga, tentunya peran mahasiswa maupun mahasiswi akan sangat dibutuhkan.  "Ayo Anak- anakku sekalian ambil peluang kesempatan yang baik ini. Banyak di luar sana yang ingin tetapi tidak bisa," ujarnya. Sementara untuk food truck yang baru ia launching, diharapkannya ke depan, tidak saja hanya satu food truck yang beroperasi melainkan ada penambahan lagi. "Food truck ini segera operasionalkan supaya masyarakat mengetahui, dan kedepan Insha Allah tidak hanya satu food truck saja akan ada penambahan lagi," pungkasnya  Sementara Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Prof. DR. H.M Ahman Sya mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh Pemprov Sumsel, dimana usai menghibahkan tanah Gubernur Sumsel sangat cepat dan antusias memberikan semangat untuk Poltekpar bersaing baik dalam negeri maupun international.  " Politeknik Pariwisata Palembang ini mengalahkan semua kampus perguruan tinggi dimanapun. Kampus ini akan menjadi model nantinya, syaratnya di awal kami mengajak mahasiswa adalah untuk kalahkan semua perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sumsel, dengan bangga saya katakan mulai tahun ini pula praktek Poltekpar ini mulai mengirim lapangan industri yang ada di luar negeri," tambahnya. Bahkan tahun depan kita mulai melengkapi sarana dan prasarana kebutuhan, sehingga nanti kampus ini akan menjadi penggerak utama di dalam destinasi olahraga, menjadi pusat perubahan bagi provinsi Sumsel. Untuk diketahui, SBM PTP adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri yang berada di lingkungan Kementerian Pariwisata, yaitu pendaftaran dan seleksi yang dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara STP NHI Bandung, STP Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok.   HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex Minta PJS dan PLT Jaga Netralitas ASN :Akhmad Najib PJS Walikota Palembang Sumsel
15 Feb 2018 Dilihat 540x

Alex Minta PJS dan PLT Jaga Netralitas ASN :Akhmad Najib PJS Walikota Palembang

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Alex Noerdin resmi melakukan penyerahan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Penunjukan Pejabat Sementara (PJS) Walikota Palembang, Walikota Prabumulih, Walikota Lubuk Linggau dan Walikota Pagaralam sekaligus menyerahkan surat Gubernur Sumsel tentang penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Musi Banyuasin, Bupati Ogan Komering Ilir, dan Bupati lahat Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (14/2) di Griya Agung. Adapun Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Penunjukan Pejabat Sementara ditujukan kepada Dr.H.Akhmad Najib SH.MHum Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Palembang selama Walikota dan Wakil Walikota Palembang melakukan cuti di luar tanggungan negara untuk melaksanakan kampanye pilkada serantak 2018 dari tanggal 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Selanjutnya yakni H.Richard Chahyadi, AP. Msi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Prabumulih selama Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih cuti di luar tanggungan negara mulai 15 Februari sampai 13 Mei 2018. Kemudian H. Riki Junaidi AP. M.si Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Lubuk Linggau selama Walikota dan Wakil Walikota Lubuk Linggau cuti di luar tanggungan negara mulai 15 Februari sampai dilantik pejabat Walikota Lubuk Linggau. Selanjutnya Drs. H. Amsin M.Si. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah pada Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Pagaralam selama Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti pilkada serentak mulai 15 Februari sampai 23 April 2018. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel juga menyerahkan surat Gubernur Sumsel tentang penunjukan Pelaksana Tugas Bupati Musi Banyuasin, Bupati Ogan Komering Ilir, dan Bupati lahat Provinsi Sumatera Selatan, Surat penunjukan PLT tersebut ditujukan kepada Beni Hernedi Wakil Bupati Musi Banyuasin untuk menggantikan tugas Bupati Musi Banyuasin H.Dodi Reza Alex yang cuti di luar tanggungan negara dan mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah, kemudian H.Muhamda Rifai sebagai PLT Bupati OKI menggantikan H. Iskandar, kemudian Marwan Mansyur (wakil Bupati Lahat) menjadi PLT Bupati Lahat menggantikan Bupati Saefudin Aswari yang cuti di luar tanggungan negara. Kepada para PJS dan PLT Gubernur Sumsel Alex Noerdin berpesan agar dapat menjalankan tugas dan kewajiban yang sudah dinelaskan dalam surat keputisan Mendagri. " Saya rasa semua sudah paham tentang tugas sesuai keputusan Mendagri. Saya tidak akan mengulang lagi. Saya hanya berpesan PJS maupun PLT ayo kerja benar-benar. Yang pertama harus dijaga adalah jaga netralitas ASN, karena kita mau Pilkada. Saya juga minta jaga kondusifitas daerah karena Sumsel ini terkenal zero conflict" ujar Alex. Khusus untuk PJS Walikota yang ditunjuk Dr.H.Akhmad Najib SH.M.Hum, Alex mengingatkan soal koordinasi dan kerjasamanya terkait kesiapan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games. Karena itu dia meminta PJS Walikota bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan detail. " Palembang ini tuan rumah Asian Games. Begitu turun di airport penilaian tamu akan dimulai. Coba tertibkan dulu taksi di airport ini penting untuk transportasi tamu. Begitu juga imigrasi boleh tegas tapi tetap senyum begitu juga taksi dan porter. Kenapa saya tunjuk anda karena saya nilai anda laya dk banyak tahu soal persiapan Asian Games," jelas Alex. Sementara itu sejumlaj pejabat di Sumsel tampak hadir dalam pengukuhan dan penyerahan surat keputusan Mendagri. Mulai dari Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Direktur BSB, serta Kapoltabes Palembang. Sejumlah keluarga PJS dan PLT juga tampak hadir memeriahkan acara. HP.Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
 Turun Dari Pesawat, Alex Langsung Jualan Asian Games di PSCC Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 174x

Turun Dari Pesawat, Alex Langsung Jualan Asian Games di PSCC

Palembang - Semangat Gubernur Sumsel Alex Noerdin untuk mensosialisasikan Asian Games tak pernah kendur. Senin (12/2) misalnya, baru saja pulang dari Jakarta karena tugas, pelopor sekolah gratis itu langsung kembali "jualan" alias mensosialisasikan Asian Games di hadapan ribuan mahasiswa se Sumsel di Palembang Sport and Convention Center ( PSCC). Alex Noerdin sedianya diundang sebagai Keynote Speaker Dialog Nasional 6 Sukses Indonesia Ku bersama Menristekdikti dan Menteri Perhubungan diselenggarakan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah II. Namun karena terkendala delay pesawat, Alex Noerdin tak sempat bertemu dengan kedua menteri yang sudah lebih dulu menjadi pembicara. "Maaf saya terlambat, saya harus menghadiri beberapa acara yang tidak bisa diwakilkan. Tapi saya sempat nonton videonya dari Jakarta, yang hadir sangat luar biasa.  Disini saya mau jualan Asian Games saja dan berbagi cerita soal membangun daerah," jelasnya. Dikatakan Alex, sebenarnya Sumsel bukan provinsi terkaya di Indonesia namun dari sekian banyak provinsi Sumsel punya motivasi yang paling kuat membangun daerah. Dengan motivasi itu kini Sumsel membuktikan diri sebagai provinsi terdepan karena dipercaya menjadi salah satu tuan rumah Asian Games bersama Jakarta. "Kalau lihat APBD kita terbatas sekali. Tapi dengan memaksimalkan bidang olahraga Sumsel kini bisa memiliki infrastruktur yang besar yang akan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat ke depan," ujarnya. Dalam kesempatan itu Alex tak hanya memutar video progres pembangunan jelang Asian Games  ke XVIII. Tapi juga memutar video kilas balik Asian Games pertama di Indonesia pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno. "Presiden Soekarno dulu minta 10 pemuda untuk mengguncang dunia, ksaya cuma minta semangat mahasiswa niscaya akan saya sukseskan Asian Games XVIII, " tegas Alex. Lebih jauh Alex menjelaskan, ada tiga hal yang membuat Sumsel menjadi provinsi yang diandalkan di Indonesia. Pertama karena Sumsel sejak dulu sudah menjadi daerah yang zero konflik sehingga aman untuk segala bentuk kegiatan nasional maupun internasional. Yang kedua karena Sumsel memikiki  modal Jakabaring yang telah menjadi komplek olahraga terlengkap dalam satu lokasi di Indonesia. Kemudian yang ketiga karena Sumsel sudah memiliki banyak pengalaman menyelenggarakan berbagai even olahraga maupun lainnya serta kita punya pengalaman menjadi penyelenggara berbagai event kelas Asia hingga Asia Pasific, juga PON, ISG, Sea Games hingga Asian University Games (AUG). Sementara itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir mengatakan ke depan dunia pendidikan tinggi di Indonesia mau tak mau harus menghadapi revolusi cyber digital. Untuk itu dia mengajak semua mahasiswa, dosen dan unsur terkait lainnya sigap menghadapi perubahan ini. Diakuinya sejauh ini problem pendidikan tinggi di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala di antaranya jumlah dosen yang relatif masih kurang. Kemudian infrastruktur yang belum memadai seperti ruang kuliah. "Harapan saya perkuliahan ke depan kita dorong ke sistem online. Sehingga yang tadinya perbandingan dosen 1:30 untuk eksakta dan 1:40 untuk sosial bisa didorong jadi 1:100 bahkan berbanding 1.000. Silahkan saja asalkan infrastruktur onlinenya siap," terang Menristekdikti. Perkembangan informasi dan teknologi yang pesat ini harus cepat direspon oleh PT negeri maupun swasta mengingat saat ini APK PT Indonesia masih 31%. Sementara Malaysia sudah diangka 38%, Thailand 51% dan Korea yang sudah 92%. Sementara itu Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memilih berdiskusi sambil membagikan hadiah kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan seputar LRT.  Lain Menristekdikti dan Menhub, lain pula Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Dengan candaannya yang khas Alex Noerdin berhasil membuat suasana PSCV riuh. Mahasiswa berebutan menjawab pertanyaannya soal Asian Games. Tak urung para dosen pun tak mau kalah rebutan menjawab pertanyaan untuk mendapatkan hadiah yang disiapkan. HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex: Boleh Saing-Saingan Tapi Jangan Merusak Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 234x

Alex: Boleh Saing-Saingan Tapi Jangan Merusak

Palembang - Gubernur Sumsel Alex Noerdin ikut hadir dan menyaksikan Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon (paslon) peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 2018-2023 di hotel Novotel Palembang Selasa (13/2). Usai menghadiri acara pelopor Sekolah Gratis itu berharap Pilkada di Sumsel berjalan aman dan lancar.  Silakan kampanye-kampanye, boleh saing-saingan, tapi ingat jangan merusak," begitu pesannya diwawancarai usai acara.  Menurut Alex semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel wajib menjaga kondusifitas daerah. Hal ini tak lain untuk menjaga nama baik Sumsel yang sudah terlanjur terkenal sebagai provinsi yang zero conflict. Terlebih dalam waktu dekat Sumsel akan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games yang akan didatangi banyak tamu dari luar negara.  Mengenakan kemeja panjang putih, Alex Noerdin datang sekitar pukul 14.30 wib sebelum pengundian nomor paslon digelar. Selain Alex Noerdin tampak hadir juga sejumlah pejabat Sumsel lainnya seperti Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya.   Alex tampak serius mengikuti acara. Sejumlaj pasangan yang selesai mengambil nomor undian tampak menyalami orang nomor satu di Sumsel tersebut sebagai tanda penghormatan kepada pemimpin daerah.  Tampak hadir juga empat pasangan yang akan bertarung pada Pilgub kali ini. Masing-masing yakni Ishak Mekki dan Yudha Pratomo Mahyudin diusung oleh Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Bulan Bintang. Kemudian  Herman Deru dan Mawardi Yahya diusung oleh Partai NasDem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Hanura. Selanjutnya pasangan Cagub dan Cawagub Dodi Reza Alex dan Giri Ramandha N Kiemas diusung oleh Partai Golkar, PDIP, dan PKB. Dan terakhir pasangan Saifuddin Aswari Rivai dan Irwansyah yang diusung Partai Gerindra dan PKS.  Adapun nomor urut paslon hasil pengundian yakni pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya mendapat nomor 1, Saifuddin Aswari Rivai dan Irwansyah mendapat nomor urut 2,Ishak Mekki dan Yudha Pratomo Mahyudinmendapat nomor urut 3 kemudian Dodi Reza Alex dan Giri Ramandha N Kiemas di urutan ke-4. Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengatakan  pengundian nomor urut paslon ini sudah selesai dilakukan dan masing-masing pasangan telah menerima salinan Surat Keputusan (SK). " Pada Pilkada serentak 2018 ini di Sumsel ada 9 kabupaten dan kota serta 1 provinsi yang melakukan pemilihan.  Semoga Pilkada 2018 khususnya di Sumsel sukses dan dapat mewujudkan pemimpin yang membawa kesejahteraan dan kemakmuran, " ujarnya.  Setelah selesai diundi, masing-masin pasangan kemudian diperbolehkan untuk konvoi sekaligus sosialisasi kepada masyarakat. Hanya saja jumlah kendaraan yang ikut konvoi bersama masing-masing pasangan dibatasi masing-masing tiga kendaraan saja. HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex Noerdin Minta Dana Desa Digunakan untuk Pembangunan Desa Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 139x

Alex Noerdin Minta Dana Desa Digunakan untuk Pembangunan Desa

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Alex Noerdin membuka Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2018 di Grand Inna Daira Palembang, Selasa (13/2). Dirinya berharap dana desa itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.  "Dana itu besar jika pengelolaannya tidak benar akan menjadi masalah besar. Jadi gunakan dana itu sabaiknya untuk pembangunan desa,"singkatnya. Rakor ini juga mengusung tema "Melalui rakor P3MD Provinsi Sumsel kita bangun komitmen dan tingkatkan koordinasi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan Kepolisian dalam program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa khususnya program padat karya tunai desa tahun anggaran 2018". Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel, Yusnin mengatakan bahwa tujuannya melaksanakan rakor ini untuk melakukan analisa dan evaluasi reguler atas pelaksanaan, penyaluran dan penggunaan dana desa, melakukan analisa dan evaluasi reguler atas pelaksanaan program-program prioritas kementerian desa, pembangunan desa tertinggal dan transmigrasi. Dari hasil rapat ini, dirinya berharap teranalisanya, terevaluasinya pelaksanaan, penyaluran dan penggunaan dana desa dan tersosialisasinya pengguna dana desa tahun 2018 untuk kegiatan padat karya. Rapat ini berlangsung mulai tanggal 12-15 Februari 2018 yang diikuti sebanyak 232 orang dari Dinas terkait yang ada di kabupaten/kota Provinsi Sumsel. Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan dana desa atau alokasi dana desa jumlahnya besar ada Rp800 juta hingga Rp1 miliar. Dalam hal ini, Presiden RI Joko Widodo menekankan kepada pihak Kepolisian untuk ikut membantu agar dana ini betul bisa diterapkan dan dilakukan pembangunan oleh Kepala Desa di desa masing-masing. Oleh karena itu, jendral bintang dua itu meminta kepada Kapolres, Kapolsek, Babinkamtibmas bersama Camat baik masing-masing Kabupaten/Kota untuk melakukan pengawasan, sehingga dana desa benar digunakan dalam pembangunan desa. Dirinya tidak menginginkan Kepala Desa melakukan penyimpangan-penyimpangan dalam penggunaan dana desa. "Dana desa atau alokasi dana desa harus betul-betul kita terapkan, jangan gara-gara itu masuk penjara. Dana itu supaya pembagunan desa itu terasa sehingga keberadaan Pemerintah itu terasa bagi masyarakat,"ujarnya.   Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.