Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang Hadiri Wisuda Universitas Tridinanti: Dorong Alumni Ciptakan Lapangan Kerja
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menghadiri acara wisuda Universitas Tridinanti Palembang yang berlangsung khidmat di Ballroom Universitas Tridinanti, Palembang, Sabtu (22/8/2026).Dalam sambutannya, Wagub Cik Ujang menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan agar tidak hanya berfokus menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan mampu bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).Menurutnya, potensi Sumatera Selatan yang melimpah—baik dari segi Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM)—menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh para sarjana baru.“Kami berharap setelah lulus, para alumni bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar H. Cik Ujang dalam arahannya.Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada seluruh alumni Universitas Tridinanti untuk senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun berada, serta berpartisipasi aktif dalam mendorong pembangunan dan kemajuan daerah Sumatera Selatan.Turut hadir para kepala OPD
Sumsel
Gerak Jalan Indah Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sekda Edward Candra: Wujud Kekompakan bersama dan Cinta Tanah Air
Palembang – Semangat kemerdekaan terasa semakin meriah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Suasana penuh keceriaan dan kekompakan mewarnai Lomba Gerak Jalan Indah antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung, Palembang, Sabtu (22/8/2026), dibuka secara resmi oleh Sekda Sumsel H. Edward Candra. Lomba ini diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel, serta diikuti para perempuan dan ibu-ibu dari berbagai OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.Edward Candra menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan di lingkungan Pemprov Sumsel.“Gerak jalan indah ini merupakan simbol semangat kekompakan, kebersamaan dan keindahan. Kegiatan ini juga sangat erat dengan peran ibu-ibu. Tentunya sangat tepat untuk semakin menumbuhkan rasa cinta kita kepada negeri,” ujar Edward.Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tetap menjaga suasana kebersamaan hingga kegiatan berakhir.Dengan mengenakan berbagai busana dan menampilkan kreasi masing-masing, para peserta mengikuti rute yang dimulai dari Griya Agung menuju Simpang Polda Sumsel dan kemudian kembali finish di Griya Agung.Bukan sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pegawai perempuan dan ibu-ibu di lingkungan Pemprov Sumsel untuk bersilaturahmi, bergembira bersama, sekaligus menghidupkan semangat kemerdekaan melalui kebersamaan.Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru, Ketua DWP Sumsel Desy Edward Candra, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel serta pejabat yang mewakili.
Sumsel
Kunker ke Muara Enim, Feby Herman Deru Apresiasi Produk Lokal Binaan PKK
Muara Enim. Dalam rangkaian Kunjungan Kerja nya, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, juga mengunjungi Sekretariat dan Gerai TP PKK Kabupaten Muara Enim pada Jumat (21/8/2026).Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam memajukan potensi kerajinan lokal dan penguatan program kerja organisasi di tingkat daerah.Dalam kunjungannya ke Sekretariat TP PKK Kabupaten Muara Enim, Feby meninjau langsung setiap ruang Kelompok Kerja (Pokja) untuk memastikan pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga berjalan optimal. Ia berdiskusi dengan para pengurus daerah terkait ruang lingkup kerja Pokja I hingga Pokja IV.Usai mengelilingi area sekretariat, rombongan melanjutkan peninjauan ke Toko/Gerai TP-PKK Kabupaten Muara Enim yang menjual oleh-oleh khas Muara Enim. Di lokasi ini, Feby mengamati beragam produk unggulan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKKS) dan UMKM binaan lokal yang tertata rapi di etalase, mulai dari kriya, kain khas, hingga kuliner olahan.Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen mendukung ekonomi kreatif warga lokal, Feby turut memborong sejumlah produk olahan dan kerajinan tangan untuk dijadikan oleh-oleh."Produk-produk binaan PKK Muara Enim ini memiliki kualitas yang sangat baik dan daya saing tinggi. Potensi lokal seperti ini harus terus kita dorong agar mampu menembus pasar yang lebih luas," ujar Feby di sela-sela kegiatannya.Aksi borong produk lokal oleh Ketua TP PKK Sumsel ini diharapkan dapat memotivasi para kader PKK dan pelaku UMKM di Kabupaten Muara Enim untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas hasil karyanya.
Sumsel
Sekda Edward Candra Dorong Pengelolaan Keuangan Daerah yang Berdampak Langsung bagi Masyarakat
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan H. Edward Candra membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan di Auditorium Bina Praja, Jumat (21/8/2026).Edward mengatakan, pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian strategis dalam mendukung pembangunan. Karena itu, diperlukan pengelolaan yang efektif, efisien, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.“Bagaimana keuangan daerah ini bisa dikelola dan memberikan manfaat serta dampak langsung bagi masyarakat. Ini yang menjadi hal penting untuk kita perhatikan bersama,” ujarnya.Ia menjelaskan, pada tahun 2026 struktur pendapatan daerah Sumatera Selatan ditargetkan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 53,24 persen dan transfer dari pemerintah pusat sebesar 46,71 persen.Menurutnya, upaya efisiensi juga terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Efisiensi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan anggaran yang tersedia dapat digunakan secara optimal untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.Sementara itu, Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Drs. Teguh Narutomo, MM menekankan pentingnya penguatan pendapatan daerah yang didukung oleh PAD serta data yang valid.Menurutnya, masih terdapat potensi pendapatan daerah yang perlu digali dan dioptimalkan. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan data dan penetapan target pendapatan dari sektor pajak dan retribusi, menjadi sangat penting.Diskusi berlangsung dengan menghadirkan moderator Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan, bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Drs. Agus Fatoni dan Sekda Sumsel H. Edward Candra.Kegiatan diikuti para Sekda kabupaten/kota se-Sumatera Selatan atau yang mewakili, kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, serta para Kepala Bapenda dan Kepala BPKAD kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Sinergi Pembinaan Keluarga dan UMKM, Ketua TP PKK Sumsel Kunjungi Paud Binaan PKK dan SIBA Muara Enim
Muara Enim. Mengawali agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten Muara Enim, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, melakukan peninjauan langsung ke PAUD Binaan TP PKK Kabupaten Muara Enim di Desa Karang Rejo, Kecamatan Muara Enim, Jumat (21/8/2026).Kedatangan rombongan disambut hangat oleh antusiasme para murid PAUD yang menampilkan tarian tradisi lokal serta penyerahan buket bunga. Suasana penuh keakraban terlihat saat Feby Herman Deru berinteraksi, menyapa, dan bercengkrama langsung dengan anak-anak didik.Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Sumsel juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Satuan TK setempat sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di daerah.Usai meninjau sarana pendidikan, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Sentra Industri Bukit Asam Centre (SIBA) Kabupaten Muara Enim. Di lokasi ini, Feby mengitari berbagai stan tenan untuk melihat langsung produk-produk kreatif hasil karya perajin daerah.Tidak sekadar meninjau, ia juga berdialog aktif dengan para pelaku UMKM sekaligus membeli beberapa produk lokal sebagai wujud apresiasi dan dukungan terhadap penguatan ekonomi kreatif masyarakat.Turut mendampingi dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Plt. Bupati Muara Enim Hj. Sumarni, M.Si., serta Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M.
Sumsel
Dorong UMKM Naik Kelas dan Lindungi Motif Batik, Feby HD Tekankan Pentingnya HAKI di Muara Enim
Muara Enim. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, memimpin Rapat Pembinaan dan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Balai Agung Serasan Sekundang, Kecamatan Muara Enim, Jumat (21/8/2026).Kegiatan yang dihadiri seluruh jajaran pengurus PKK dan Dekranasda Provinsi Sumsel ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Selain mempererat tali silaturahmi, kunjungan ini bertujuan untuk menyosialisasikan hasil Rakernas PKK hingga ke tingkat desa, sekaligus memonitor serta mengevaluasi capaian program kerja selama satu tahun terakhir.Dalam arahannya, Hj. Feby Herman Deru menekankan pentingnya pertukaran pengalaman antarwilayah, pemetaan masalah, serta optimalisasi potensi unggulan daerah. Secara khusus, Feby menyoroti perlunya perlindungan hukum atas karya seni dan kerajinan lokal."Setiap kecamatan yang berhasil menciptakan motif batik khas daerah agar segera didaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektualnya (HaKI). Langkah ini penting untuk melindungi identitas dan karya perajin kita," tegas Feby.Selain HaKI, Feby juga mendorong peningkatan daya saing produk UMKM melalui standardisasi kemasan. "Buatlah kemasan yang bagus dan menarik. Di tingkat provinsi, kita sudah memiliki fasilitas Rumah Kemasan yang siap membantu para pelaku UMKM agar produknya bisa menembus pasar yang lebih luas. Mari kita berencana dan bekerja bersama agar produk Muara Enim semakin dikenal di luar Sumsel," tambahnya.Ia juga meminta agar Dasawisma kembali diaktifkan sebagai ujung tombak gerakan PKK di tengah masyarakat. "Jadilah kader PKK yang memberikan teladan baik dan memastikan keberadaan organisasi ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," kata Feby.Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, M.Si., menyambut hangat kunjungan perdana pembinaan PKK tersebut dan menilai momen ini menjadi motivasi besar bagi jajaran Pemkab serta TP PKK Muara Enim.Sumarni menegaskan komitmen penuh Pemkab Muara Enim dalam mendukung 10 Program Pokok PKK, yang dibuktikan dengan hadirnya para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pemkab Muara Enim juga telah menggulirkan berbagai program strategis untuk memperkuat ekonomi keluarga."Kami telah bekerjasama dengan pihak perbankan untuk memfasilitasi bantuan modal usaha tanpa agunan dan tanpa bunga bagi pelaku UMKM. Selain itu, pendampingan pemasaran dan penyediaan gerai oleh-oleh terus dioptimalkan melalui Dinas Koperasi," jelas Sumarni.Dalam kesempatan tersebut, Sumarni turut memaparkan inovasi daerah dalam melestarikan warisan budaya dan menggerakkan ekonomi warga. "Pemkab Muara Enim tengah mempersiapkan pembentukan Kampung Songket di Kecamatan Muara Belida yang diproyeksikan menjadi ikon baru kerajinan daerah," terangnya.Pada kesempatan yang sama, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., menyampaikan bahwa kedatangan rombongan TP PKK dan Dekranasda Provinsi Sumsel menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader di lapangan."TP PKK Muara Enim berkomitmen mendukung program pembangunan daerah, dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan, kualitas kesehatan, ekonomi keluarga, serta potensi kearifan lokal. Arahan dan petunjuk dari TP PKK Provinsi sangat kami perlukan agar program kerja di tingkat desa dapat berjalan selaras demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Ahmad YaniDalam kesempatan itu, Feby HD juga memberikan bantuan secara simbiolis Dari TP PKK Provinsi Sumatera Selatan kepada TP PKK Kabupaten Muara Enim antara lain Buku Hasil Rakernas X PKK, Banner Alat Penyuluhan,Daun daun Alquran, Alat Permainan Edukatif (APE), Tempat Sampah 3 Lobang, Dan Bantuan Nutrisi untuk penderita TB Paru
Sumsel
Wagub Sumsel Cik Ujang Studi Tiru Penerbitan IPR ke NTB Mataram
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Kamis (20/8/2026).Kunjungan Wagub Sumsel tersebut disambut Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri bersama jajaran di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi NTB. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi ajang berbagi pengalaman terkait tata kelola pertambangan rakyat.Cik Ujang mengatakan, Sumsel merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya mineral dan batubara cukup besar. Selain batubara, Sumsel juga memiliki potensi mineral logam berupa emas yang sebagian masih ditambang secara ilegal oleh masyarakat.Untuk memberikan kepastian hukum dan mendorong aktivitas pertambangan rakyat agar lebih tertib, Pemprov Sumsel telah mengusulkan sejumlah wilayah untuk ditetapkan sebagai WPR.Usulan tersebut telah diakomodir dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 83.K/MB.01/MEM.B/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang Wilayah Pertambangan Provinsi Sumatera Selatan.“Kami berharap dapat memperoleh informasi dan pengalaman dari Pemerintah Provinsi NTB, khususnya terkait pengelolaan dan pelaksanaan IPR pada WPR,” ujar Cik Ujang.Menurutnya, pengalaman dan praktik baik yang diterapkan NTB dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Sumsel dalam mewujudkan kegiatan pertambangan rakyat yang legal, tertib, aman, dan berkelanjutan.Selain itu, pengelolaan pertambangan juga diharapkan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengapresiasi dipilihnya Provinsi NTB sebagai daerah tujuan studi tiru. Ia menyambut baik kunjungan tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi dan pertukaran pengalaman antarpemerintah daerah.Dalam kesempatan itu, Indah juga mengundang Wagub Cik Ujang beserta jajaran untuk kembali mengunjungi NTB pada Oktober mendatang, bertepatan dengan penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026.
Sumsel
Gubernur HD Apresiasi Sumsel 6 Besar Nasional Kategori Kinerja Sangat Baik Pelayanan Terpadu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha 2026
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima kunjungan Tim Uji Petik Nomine Pemerintah Daerah Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2026 di Rumah Kayu Taman Kenten, Palembang, Rabu (19/8/2026) malam.Kehadiran tim uji petik tersebut bertujuan melakukan verifikasi dan penilaian lapangan untuk memastikan kesesuaian kriteria kinerja pelayanan publik, khususnya dalam mempermudah iklim investasi dan perizinan berusaha di wilayah Sumatera Selatan.Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut."Keberhasilan menembus jajaran 6 besar ini mempertegas konsistensi Sumatera Selatan yang telah tiga kali berturut-turut masuk dalam nominasi penghargaan tingkat nasional tersebut", ujar HD.Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana, prasarana, serta efisiensi regulasi perizinan demi menghadirkan iklim investasi yang responsif, transparan, dan akuntabel bagi para pelaku usahaTim evaluasi ini terdiri dari R. Roro Vera Yuwantari S selaku Asisten Deputi Fasilitasi, Pemantauan, dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik, KemenPAN-RB, Fahmi Taftazani selaku Tim Tenaga Ahli PT Surveyor Indonesia serta Tania dari Tim Pendamping PT Surveyor Indonesia.Dalam keterangannya, Roro Vera Yuwantari menyampaikan bahwa penilaian lapangan dilakukan secara langsung, termasuk mewawancarai para pelaku usaha guna mengonfirmasi praktik pelayanan di lapangan."Dari proses evaluasi nasional ini, Provinsi Sumatera Selatan berhasil menembus posisi 6 besar nasional untuk kategori kinerja sangat baik", jelas Roro.Turut hadir Kepala DPMPTSP H. Lusapta Yudha Kurnia, S.E., M.M.
Sumsel
Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik, Pemprov Sumsel Sambut Evaluasi Itjen Kemendagri
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi menerima kedatangan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) RI dalam agenda Entry Meeting Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah TA 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (19/8/2026).Kegiatan entry meeting ini menjadi pintu awal dari rangkaian pengawasan reguler yang akan dilakukan tim Itjen Kemendagri selama delapan hari ke depan di lingkungan Pemprov Sumsel. Langkah ini diambil guna memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara efektif, efisien, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, menyambut baik kedatangan tim pengawas pusat tersebut. Dalam arahannya, ia mengimbau seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kooperatif dan responsif selama proses pengawasan berlangsung."Selamat datang di Sumatera Selatan. Saya berharap rekan-rekan OPD mendengarkan dengan saksama seluruh arahan dan teknis yang disampaikan oleh tim. Kepada seluruh OPD, wajib proaktif memberikan data dan informasi yang dibutuhkan demi kelancaran pengawasan ini," tegas Edward Candra.Sementara itu, Pengendali Mutu Itjen Kemendagri RI, Bachtiar Sinaga, S.E., M.M., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Pemprov Sumsel dalam menerima kunjungan kerja tim pengawas. Bachtiar menjelaskan bahwa sebelum entry meeting ini, pihak Itjen Kemendagri telah terlebih dahulu menerjunkan tim untuk melakukan survei pendahuluan pada 5–7 Agustus 2026 lalu."Terima kasih kepada Pemprov Sumsel yang telah menerima kedatangan kami. Pengawasan yang akan berlangsung selama delapan hari ini bertujuan untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa program yang diselenggarakan Pemda telah berjalan secara efektif dan efisien. Dukungan data dari daerah sangat kami harapkan," ujar Bachtiar.Pengawasan menyeluruh yang dilakukan Itjen Kemendagri mencakup sejumlah aspek krusial, mulai dari pengawasan umum terhadap pengelolaan keuangan daerah, pelaksanaan pembangunan, pelayanan publik, hingga kerja sama daerah.Tak hanya itu, tim pengawas juga menyasar aspek teknis guna menguji kinerja perangkat daerah, khususnya dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada sektor-sektor pelayanan dasar masyarakat.Pengawasan ketat turut diberlakukan pada pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) yang menjadi prioritas bersama antara pemerintah pusat dan daerah.Melalui evaluasi berkala ini, Pemprov Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan, mengoptimalkan kinerja OPD, serta memastikan hadirnya pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.