Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Regional CEO Bank Mandiri Region II / Sumatera 2
Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima audiensi Regional CEO Bank Mandiri Region II / Sumatera 2 yang baru, Sri Dono Indarto beserta jajaran di ruang tamu Gubernur, Senin (28/9/2026).Dalam pertemuan tersebut, pihak Bank Mandiri menyampaikan keinginan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya melalui program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dan Sultan Muda Sumatera Selatan. Sinergi ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan sektor usaha, tidak hanya skala korporasi namun hingga skala mikro.Gubernur Herman Deru menyambut baik keinginan tersebut. Menurutnya, Bank Mandiri merupakan bank yang familiar baik bagi pemerintah maupun masyarakat.
Sumsel
Tampil Memukau, Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru Pimpin Parade Wastra Khas Sumsel di Kriya Nusa 2026
JAKARTA. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Feby Deru, menghadiri sekaligus memimpin Parade Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumsel dalam rangkaian pameran Kriya Nusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (28/9).Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, para Ketua Dekranasda dari seluruh kabupaten/kota se-Sumsel tampil memukau di atas panggung utama. Mereka memperagakan keindahan dan keragaman wastra (kain tradisional) khas daerah masing-masing, mulai dari kain Songket, Jumputan, hingga ragam motif batik lokal Sumsel.Kehadiran parade ini menjadi ajang promosi penting untuk mengenalkan kekayaan seni kain tradisional Sumatera Selatan ke panggung nasional hingga internasional, sekaligus mendorong kebangkitan UMKM kriya daerah.
Sumsel
Herman Deru Sambut Kepala Perwakilan BPKP Sumsel, Perkuat Sinergi Pengawasan Pembangunan
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan, Farid Firman, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (28/9/2026).Dalam suasana penuh keakraban, Herman Deru menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan silaturahmi tersebut. Ia juga menyambut baik kehadiran Farid Firman sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumsel yang baru.Herman Deru berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan BPKP dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah yang semakin baik.Menurutnya, keberadaan BPKP memiliki peran penting dalam mendukung pengawasan dan pengawalan pembangunan, sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan secara tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan.“Kami menyambut baik kehadiran Kepala Perwakilan BPKP Sumsel yang baru. Mudah-mudahan sinergi yang sudah terjalin dapat semakin diperkuat dalam mengawal pembangunan di Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.Ia juga berharap kehadiran Farid Firman dapat membawa semangat baru dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara BPKP dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.“Yang paling penting bagaimana kita bersama-sama memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan di Sumatera Selatan.
Sumsel
Gubernur dan Wagub Sumsel Bersama Jamaah, Perkuat Ukhuwah di Harlah Masjid Hj. Sopiah
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-4 Masjid Hj. Sopiah, yang berlangsung di Masjid Hj. Sopiah, Palembang, Minggu (27/9/2026).Kegiatan keagamaan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Dr. H. Abdul Somad, Lc., MA. Dalam tausiyahnya, UAS mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga ukhuwah, mempererat persaudaraan, serta menghindari sikap saling menghasut dan menyebarkan perpecahan di tengah masyarakat.Menurutnya, kehidupan bermasyarakat akan semakin baik apabila setiap orang mampu menjaga silaturahmi, saling menghormati, dan mengedepankan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.Pengajian Harlah ke-4 Masjid Hj. Sopiah ini tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat.Kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel turut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.Suasana penuh kekeluargaan dan khidmat terasa sepanjang kegiatan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Isya berjamaah bersama jamaah dan para undangan yang hadir.Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi, Walikota Palembang Ratu Dewa, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para jamaah Masjid Hj. Sopiah.
Sumsel
Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-MUBA 2026–2030, Tingkatkan Pelestarian Budaya dan Kontribusi pada Pembangunan
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri silaturahmi sekaligus Mengukuhksn Pengurus Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA-MUBA) periode 2026–2030, yang berlangsung di Griya Agung, Minggu (27/9/2026).Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyambut baik keberadaan IKA-MUBA sebagai wadah kekeluargaan masyarakat asal Musi Banyuasin yang berada di berbagai daerah.Selain menjadi wadah silaturahmi, Herman Deru juga berharap IKA-MUBA turut menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah, termasuk bahasa dan tradisi masyarakat Musi Banyuasin.“Minimal anak cucu kita tidak melupakan bahasa dusun kita. Itu merupakan salah satu cara kita menghormati leluhur kita,” katanya.Ia menegaskan, keberadaan organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H. Toha Tohet menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan IKA-MUBA.“IKA-MUBA membuktikan bahwa para perantau yang berasal dari Muba dan Sekayu mampu menunjukkan diri sebagai orang-orang yang berhasil, baik dalam pemerintahan maupun dunia usaha, sekaligus ikut mendorong perekonomian daerah,” ujarnya.Ketua IKA-MUBA periode 2026–2030, H. Apriyadi Mahmud mengataka IKA-MUBA adalah rumah kitek bersama, bukan sekadar organisasi."Kami menjadikannya sebagai tempat bersilaturahmi, saling membantu, dan memberikan manfaat bagi semua, baik bagi Pemerintah Kabupaten Muba, Pemerintah Kota Palembang maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” ungkapnya.Ia berharap kepengurusan IKA-MUBA periode 2026–2030 dapat terus memperkuat persaudaraan, menjaga identitas budaya daerah, serta mengambil peran dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.Turut hadir Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur Herman Deru Hadiri Paripurna DPRD Sumsel, Sepakati Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengikuti Rapat Paripurna XLI (41) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pimpinan DPRD Sumsel dan Gubernur Sumsel terhadap Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Rapat Paripurna XLII (42) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda penyampaian Jawaban Gubernur Sumsel terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel atas Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2026, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Sabtu (26/9/2026) malam.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa kebijakan pendapatan daerah dalam Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 disusun dengan memperhatikan program utama dan prioritas pembangunan daerah, sekaligus diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Pusat.Sementara itu, dalam pengelolaan belanja daerah, Pemprov Sumsel akan terus memfokuskan anggaran pada penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan publik yang memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.Terkait penyusunan Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2026, Herman Deru mengatakan bahwa penyusunannya berpedoman pada kemampuan keuangan daerah serta mempertimbangkan program-program prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Selatan.“Pengelolaan APBD harus semakin simetris, akuntabel dan mampu memberikan nilai tambah bagi pendapatan daerah maupun pembiayaan daerah,” ujar Herman Deru.Herman Deru berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan DPRD dapat terus diperkuat, khususnya dalam memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan efektif, transparan dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta kepentingan masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumsel, para kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel serta pejabat terkait lainnya.
Sumsel
Program Sultan Muda Sumsel, Herman Deru Ubah Mindset Pemuda Jadi Pencipta Kerja
Jakarta. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus mendorong transformasi ekonomi daerah melalui pemberdayaan generasi muda. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, menegaskan komitmennya untuk merubah pola pikir (mindset) pemuda dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) melalui program unggulan Sultan Muda Sumatera Selatan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Herman Deru saat menjadi narasumber dalam Talkshow Interaktif "Sultan Muda Sumatera Selatan" di Panggung Utama Kriya Nusa, Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (26/8/2026). Turut mendampingi dalam acara tersebut Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.M., beserta jajaran Kepala OPD terkait. Herman Deru menjelaskan, program Sultan Muda merupakan gagasan murni hasil kolaborasi kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Cik Ujang, yang lahir berkesinambungan setelah suksesnya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dalam mengendalikan inflasi daerah. "Hampir separuh populasi Sumsel merupakan usia produktif. Harapan bangsa dan daerah ada di tangan mereka. Namun, tantangan terbesarnya adalah mindset, termasuk pandangan orang tua yang masih menganggap kerja informal atau berwirausaha itu bukan pekerjaan utama. Tugas kita adalah membangun keberanian mereka agar tidak bergantung pada satu peluang saja," ujar Herman Deru. Melalui program ini, Pemprov Sumsel hadir sebagai fasilitator yang menghubungkan para wirausaha muda dengan BUMN, BUMD, perbankan, hingga instansi vertikal seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga saat ini, tercatat sudah ada kurang lebih 100 ribu Sultan Muda yang menggerakkan berbagai sektor usaha berbasis teknologi dan inovasi. Program ini terbukti memberi dampak nyata pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan di Sumsel hingga mencapai target satu digit pada tahun ini. Gubernur HD menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi (IT), kemudahan akses permodalan yang bankable, hingga jaringan pemasaran ekspor. Pemprov Sumsel bersama mitra juga memfasilitasi pembentukan sekolah awal ekspor, sertifikasi balai karantina, hingga uji pasar. Berbagi pengalamannya merintis usaha sejak usia muda, Herman Deru mengingatkan bahwa kunci utama kesuksesan bisnis terletak pada mentalitas dan kepercayaan. "Memulai usaha memang butuh mental perintis. Konsistensi dan trust (menjaga kepercayaan) adalah modal utama dalam dunia bisnis. Saya minta anak-anak muda manfaatkan peluang yang ada, karena langkah kecil yang kalian ambil hari ini akan menghasilkan dampak besar bagi keluarga dan daerah," pesan Herman Deru. Keberhasilan Sultan Muda mendapat apresiasi tinggi dari para pemangku kepentingan keuangan nasional. Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, menilai program ini layak menjadi role model secara nasional. "Sultan Muda ini sangat inovatif dan menarik karena digerakkan langsung oleh anak muda. Untuk menjadi sejahtera, ada dua hal kunci yang diajarkan: bagaimana cara menghasilkan uang melalui bisnis dan bagaimana mengelolanya secara bijak," ungkap Arifin.Ia juga menambahkan adanya dukungan akselerasi digital bagi para Sultan Muda, termasuk kemudahan akses pusat data dan aplikasi pendukung usaha.Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, menyatakan kesiapan BI untuk mendukung pembinaan dari hulu ke hilir."Pak Gubernur sangat luar biasa dalam mendorong penciptaan lapangan kerja baru. Bagi BI, untuk menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kita harus menciptakan sumber-sumber ekonomi baru. Kami siap mendukung dari pembiayaan perbankan, pembinaan kompetensi ekspor, hingga penyaluran CSR secara sistematis," pungkas Bambang.
Sumsel
Sumatera Selatan Tampil Istimewa Jadi Ikon Pameran Kriyanusa 2026 di Jakarta
Jakarta. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru didampingi oleh Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Deru yang juga selaku Ketua Dekranasda Sumsel menghadiri Opening Ceremony Kriya Nusa 2026 yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JHCC)(Sabtu, 26/9/2026).Kriyanusa 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming yang akan berlangsung pada 26-30 September 2026. Pada Kriya Nusa 2026 ini. Sumatera Selatan mendapatkan tempat istimewa, dimana Sumatera Selatan dipilih menjadi ikon pameran.Sebagai ikon, produk-produk unggulan Sumatera Selatan mendapatkan porsi lebih banyak dalam penyelenggaraan Kriya Nusa tahun ini. Tidak hanya dari sisi produk, nuansa budaya Sumatera Selatan juga akan menjadi bagian penting dalam desain dan atmosfer pameran.Berbagai kerajinan khas Sumatera Selatan akan ditampilkan, mulai dari Songket Palembang, kain jumputan, kriya ukir kayu khas Palembang, hingga kerajinan berbahan anyaman dan gerabah. Tak hanya itu, kesenian khas Sumatera Selatan, salah satunya Tarian Gending Sriwijaya menjadi sajian pembuka bagi para tamu undangan yang hadir.Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 menghadirkan 410 stand dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), kementerian dan lembaga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran ratusan peserta tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas apresiasi dan membuka peluang pasar bagi produk kriya Indonesia hingga tingkat global.Turut hadir Ketua BKOW Sumsel, Hj. Lidyawati Cik Ujang, Ketua DWP Sumsel, Hj. Desy Kasnayati Edward dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Wagub Sumsel Cik Ujang Saksikan Pertandingan Soeratin Cup U-17
Wakil Gubernur Sumsel H.Cik Ujang Menyaksikan Pertandingan Soeratin Cup U-17 antara PS Seluma (Bengkulu) vs Lahat FC bertempat di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Sabtu (26/9/2026).