Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Hadiri Haul KH Ali Umar Thoyib, Wagub Sumsel Cik Ujang Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Ulama
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum haul ulama sebagai sarana memperkuat iman dan meneladani perjuangan serta akhlak mulia para alim ulama dalam membimbing umat.Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib yang berlangsung khidmat di Kompleks Griya Asri Sungai Buah, Palembang, pada Minggu (17/5/2026).Dalam sambutannya, Cik Ujang menekankan bahwa almarhum KH Ali Umar Thoyib adalah sosok ulama karismatik yang dedikasinya sangat besar bagi kemajuan daerah, khususnya di bidang keagamaan."Sosok KH Ali Umar Thoyib merupakan ulama karismatik yang memiliki kontribusi besar dalam dakwah Islam, pendidikan pesantren, serta pembinaan akhlak masyarakat," ujar Cik Ujang.Melalui peringatan haul ini, Wagub berharap nilai-nilai luhur, ilmu, dan keteladanan yang telah diwariskan oleh almarhum dapat terus hidup dan diimplementasikan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat Sumatera Selatan yang religius dan berakhlak mulia.
Sumsel
Sekda Sumsel Buka Turnamen Siti Fatimah Cup IV, Perkuat Solidaritas dan Promosikan Sumsel Health Tourism
Palembang — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Siti Fatimah Cup IV yang digelar di Lapangan Bumi Sriwijaya, Minggu (9/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarinstansi sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui olahraga.Dalam sambutannya, Sekda Sumsel menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung kemajuan olahraga di daerah. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat persatuan.“Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendorong kemajuan olahraga di Sumatera Selatan. Ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah, termasuk dengan hadirnya RSUD Siti Fatimah sebagai salah satu fasilitas kesehatan unggulan di Sumsel,” ujarnya.Mengusung tema “Solidaritas dan Silaturahmi Melalui Sepakbola dalam Rangka Menuju Sumsel Health Tourism”, turnamen ini diharapkan mampu menjadi ruang kebersamaan antarpegawai lintas instansi sekaligus memperkenalkan Sumsel sebagai destinasi unggulan wisata kesehatan.Turnamen Siti Fatimah Cup yang kini memasuki edisi keempat tersebut memiliki tujuan mempererat persahabatan antarinstansi serta mendukung promosi program Sumsel Health Tourism kepada masyarakat luas.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman, Kasatpol PP Sumsel Mahendra Resi Tama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Herdi Apriansyah, Kepala Dinas Kehutanan Koimudin, Direktur RSUD Siti Fatimah dr. Syamsuddin Isaac, beserta para pejabat dan perwakilan instansi lainnya.Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh keakraban, mencerminkan semangat sportivitas serta kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam penyelenggaraan turnamen ini.
Sumsel
HDCU Resmikan 17 Infrastruktur Jembatan di Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang serta Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud meresmikan 17 infrastruktur jembatan di Sumsel. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di Jembatan Air Temelat, Desa Ciptadadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (8/5/2026).Gubernur Herman Deru mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperpendek akses antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sumsel
Wagub Sumsel H. Cik Ujang Dorong Kemajuan Sekolah Hijau Melalui Aksi Tanam Pohon di SMAN 1 Lubuklinggau
Lubuk linggau. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus aksi nyata pelestarian lingkungan di SMA Negeri 1 Lubuklinggau, Jumat (8/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wagub bersama Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, secara simbolis menanam pohon alpukat di lingkungan sekolah.Penanaman pohon ini merupakan komitmen Pemprov Sumsel untuk mendorong setiap sekolah menjadi lingkungan yang teduh, asri, dan rindang. Wagub berharap konsep "Sekolah Hijau" dapat menjadi kebanggaan sekaligus penunjang kenyamanan belajar siswa.H. Cik Ujang menekankan bahwa kemajuan pendidikan di Sumsel memerlukan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, khususnya dalam pembangunan infrastruktur pendidikan."Anak-anak ini adalah penerus masa depan Sumatera Selatan dan Indonesia. Kita harus pastikan lingkungan belajar mereka nyaman dan fasilitasnya memadai melalui kerja sama lintas pemerintah," ujar H. Cik Ujang.Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, menyatakan dukungannya agar SMAN 1 menjadi role model sekolah hijau di Lubuklinggau. Ia berharap kehadiran Wagub dapat mempercepat pemenuhan infrastruktur pendidikan yang menjadi kewenangan provinsi.Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Sumsel MF Ridho dan Tamtama, jajaran Pemkot Lubuklinggau, serta kepala sekolah dan para guru.
Sumsel
Kunker Komisi B DPRD DKI Jakarta Pelajari Keberhasilan Sumsel Dukung Swasembada Pangan Serta Perdalam Peluang Kerjasama antar BUMD
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menerima Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (7/5/2026).Dalam sambutannya, Gubernur HD menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas kunjungan rombongan DPRD DKI Jakarta ke Sumatera Selatan. Menurutnya, DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional memiliki banyak pengalaman yang dapat dipelajari.“Kami ingin belajar bagaimana BUMD di Jakarta dapat bertahan dan berkembang dalam menjalankan operasionalnya. Sumsel ini penyuplai, sementara Jakarta adalah pasar besar dengan jumlah penduduk yang sangat padat,” ujar HD.Ia menjelaskan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil pangan, mulai dari beras hingga ikan budidaya air tawar yang selama ini juga dikonsumsi masyarakat Jakarta. Karena itu, ia berharap hubungan antara Sumsel dan DKI Jakarta dapat diperkuat melalui pola supply and demand yang terukur dan berkelanjutan."Kami menyambut baik peluang yang dibuka oleh Food Station untuk menjadikan Sumsel sebagai salah satu pemasok kebutuhan pangan masyarakat Jakarta. Jarak Palembang dan Jakarta yang kini semakin mudah dijangkau menjadi keuntungan tersendiri dalam memperkuat rantai distribusi pangan", jelas HD.Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam peluang kerja sama antar BUMD sekaligus mempelajari keberhasilan Sumsel dalam mendukung swasembada pangan.Ia menyebut kebutuhan beras di Jakarta mencapai sekitar 2.500 ton per hari. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memiliki program pangan bersubsidi, penyediaan minyak goreng, hingga kontrak farming melalui Food Station di Pulau Jawa.“Kami berharap peran Food Station dapat semakin menggeliat dan mampu membangun kerja sama yang lebih luas dengan Pemprov Sumsel, baik dalam penyelenggaraan pangan maupun dukungan sektor lainnya,” ungkap Nova.
Sumsel
Wagub Sumsel dampingi Menko Polkam Tinjau Kampung Nelayan Sungsang, Dorong Modernisasi Infrastruktur
Banyuasin. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Kamis (7/5).Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur terpadu guna mendongkrak kesejahteraan 3.630 nelayan di kawasan tersebut.Wagub Cik Ujang mengapresiasi perhatian pusat terhadap KNMP Sungsang yang merupakan kampung nelayan pertama di Sumsel dengan dukungan armada mencapai 1.001 unit kapal yang mana kawasan ini telah dilengkapi 15 prasarana pendukung, termasuk pabrik es (kapasitas 1–2 ton/hari) dan cold storage (kapasitas 10 ton) untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas tangkapan nelayan.Pemprov Sumsel telah mengusulkan pembangunan KNMP di 7 kabupaten/kota lainnya serta pembangunan SPBUN dan jembatan permanen untuk memudahkan distribusi hasil laut."Hadirnya fasilitas ini membantu nelayan menjaga mutu tangkapan agar tetap bernilai ekonomi tinggi. Kami juga berharap pemerintah pusat mengakomodasi usulan pengembangan KNMP di wilayah lain di Sumsel," ujar Cik Ujang.Menko Polkam RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa peninjauan ini adalah bagian dari evaluasi program prioritas nasional. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus mendorong sinergi lintas sektor demi pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal.Turut hadir para kepala OPD
Sumsel
Herman Deru Tekankan Inovasi Bukan Sekadar Wacana, Tapi Harus Berdampak Langsung
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru terus memacu penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah untuk menjawab isu-isu mendasar di tengah masyarakat. Saat menerima kunjungan Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, di Palembang (7/5)."Inovasi tidak boleh hanya menjadi wacana, melainkan harus konkret dan berdampak luas dengan biaya yang efisien (low cost, high explosive), " Ujarnya.Fokus utama diarahkan pada penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta ketahanan pangan. Melalui kolaborasi BRIN dan BRIDA Sumsel, dibentuk Rumah Inovasi Daerah yang mengintegrasikan Science and Techno Park sebagai pilot project nasional.Selain itu, program 100.000 Sultan Muda diperkuat untuk mencetak wirausaha muda kreatif berbasis inovasi yang didukung pendanaan CSR. Atas komitmen ini, Sumsel meraih penghargaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tinggi.HD optimis hilirisasi riset ini akan menjadikan Sumsel sebagai percontohan nasional dalam inovasi yang menyentuh langsung kepentingan rakyat.Turut hadir Kepala BRIDA Prov Sumsel Regina Ariyanti, ST, Kadis Kominfo Prov Sumsel Rika Efianti, SE, MM
Sumsel
Sekda Sumsel Matangkan Festival Sriwijaya XXXIV, Angkat Kejayaan Warisan Kerajaan Sriwijaya
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra memimpin rapat persiapan pelaksanaan Festival Sriwijaya XXXIV yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (7/5/2026).Dalam rapat tersebut dibahas berbagai kesiapan pelaksanaan festival yang akan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 mendatang. Festival tahunan kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini mengusung tema “The Ancient Relics Sriwijaya” yang menggambarkan kejayaan serta warisan peradaban Kerajaan Sriwijaya yang kaya akan sejarah dan budaya.S" Festival Sriwijaya bukan sekadar agenda hiburan, tetapi menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas budaya Sumatera Selatan kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat rasa bangga generasi muda terhadap peninggalan sejarah daerah", ujar SekdaDalam rapat juga dibahas tentang kesiapan,sarana prasarana dan juga jalannya acara ke depan tentunya diharapkan semua panita dan OPD berkontribusi akan kegiatan tersebut.Melalui Festival Sriwijaya XXXIV, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap nilai-nilai budaya dan sejarah Sriwijaya dapat terus hidup, dikenal lebih luas, serta menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.Turut Hadir Para Kepala OPD dan Para Pejabat yang mewakili.
Sumsel
Feby Deru Belanja Produk Lokal, Bentuk Dukungan Nyata untuk Perajin Gambo Muba
Musi Banyuasin. Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Deru yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Prov. Sumsel melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Musi Banyuasin dengan agenda peninjauan lokasi perajin kain sambo di dua galery perajin yaitu Rumah Dilan Sambo dan Rumah Ginde Sugih di Kecamatan Babat Toman (Rabu, 6/5/2026).Dilokasi pengrajin Feby Deru yang didampingi Ketua TP PKK Kab. Musi Banyuasin beserta Pejabat Pendamping lainnya mendapatkan penjelasan dan melihat secara langsung proses pengolahan limbah pohon gambir hingga menjadi pewarna alami kain gambo.Tidak hanya melihat proses pembuatan pola dan pewarnaan Kain Gambo saja, Feby Deru juga turut mendukung para pengrajin kain gambo dengan melihat serta berbelanja produk yang telah jadi dari olahan Kain Gambo tersebut.Selain itu, ia berharap kedepannya Kain Gambo dapat terus dikembangkan dan dilestarikan agar mampu bersaing dan bertahan ditengah moderenisasi jaman.Turut mendampingi Para Kader PKK Kecamatan Babat Toman.