Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HUT Sumsel ke-80: Herman Deru Hadiri Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing di RSGM Provinsi
Palembang. Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sumatera Selatan ke-80, Gubernur Sumsel H. Herman Deru hadir langsung meninjau kegiatan bakti sosial operasi celah bibir dan langit-langit (bibir sumbing) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Provinsi Sumsel, Jumat (22/5/2026).Dalam kunjungannya, Herman Deru mengapresiasi tinggi agenda ini sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat. Menurutnya, tindakan medis ini memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi para pasien.“Ini perbuatan kecil tapi manfaatnya luar biasa, menciptakan senyum bagi mereka jadi percaya diri,” ungkap Herman Deru.Ia juga berharap aksi kemanusiaan seperti ini tidak berhenti di sini. Herman Deru menginstruksikan agar program serupa terus berlanjut dengan menyisir berbagai rumah sakit lain, sehingga jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan bisa semakin luas.Sementara itu, Direktur RSGM Provinsi Sumsel, drg. Novita Idayani, Sp.KGA., MARS., menjelaskan bahwa total pendaftar bakti sosial kali ini mencapai 30 orang. Setelah melalui pemeriksaan, sebanyak 20 pasien dinyatakan layak mengikuti operasi hari ini, sementara sisanya masih dalam tahapan persiapan kesehatan. Pasien yang berpartisipasi cukup beragam, mulai dari orang dewasa, anak-anak, hingga bayi.drg. Novita menambahkan bahwa kelainan celah bibir dan langit-langit pada bayi sangat krusial untuk segera ditangani karena berdampak langsung pada fungsi dasar hidup mereka, seperti kesulitan makan, menyusu (ASI), hingga gangguan pernapasan.“Ini demi masa depan anak-anak agar mereka bisa tumbuh lebih percaya diri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur HD Buka Jambore UMKM FORKETAS 2026, Perkuat Kolaborasi dan Semangat Wirausaha di Sumsel
Palembang. Gubernur Sumsel H. Herman Deru membuka kegiatan Jambore UMKM Forum Kebersamaan Komunitas Wirausaha Sumatera Selatan (FORKETAS) Tahun 2026 yang digelar di Citra Grand City One Palembang, Kamis (21/5/2026).Dalam sambutannya, HD mengatakan UMKM merupakan salah satu kekuatan utama dalam membangun ekonomi daerah. Selain menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat, UMKM juga dinilai mampu menciptakan lapangan pekerjaan, pusat kreativitas, serta memperkuat ekonomi kerakyatan.“Di era yang serba digital saat ini, edukasi mengenai pengembangan usaha berbasis digital sangat dibutuhkan, baik bagi UMKM yang sudah lama berjalan maupun yang baru memulai usaha. Pengetahuan tentang manajemen bisnis hingga strategi pemasaran menjadi hal yang sangat penting agar UMKM terus maju dan berkembang,” ujar HD.Melalui kegiatan itu, Herman Deru berharap lahir ide-ide kreatif, inovasi baru, serta jejaring usaha yang semakin kuat antar pelaku UMKM di Sumsel.Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme para pelaku UMKM sebagai penggerak ekonomi di Sumatera Selatan.Ketua FORKETAS Sumsel Sri Rahayu mengatakan Jambore UMKM diisi berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari bazar UMKM, workshop, talkshow inspiratif, hiburan dan pentas seni, lomba UMKM dan games, awarding dan malam keakraban, fun walk hingga penanaman pohon.Pada kesempatan itu juga dilangsungkan penyerahan UMKM Award dari Ketua FORKETAS Sumsel kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Wali Kota Palembang, Bupati Banyuasin, Bank Indonesia, L2DIKTI dan BKKBN.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Komitmen Pelaku UMKM Sumsel dalam Penerapan Perlindungan Konsumenyang ditandai dengan penandatanganan piagam komitmen bersama serta mengunjungi booth UMKM.Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia HD, Kepala BI Sumsel Bambang Pramono, Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Ratu Dewa, Ketua KORMI Sumsel Samantha Tivani HD, kepala OPD Sumsel
Sumsel
Wagub Sumsel Hadiri Rapat Pembangunan Tol Kapal Betung di Jakarta
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri rapat penyelarasan pembangunan Tol Kapal Betung dan Tol Trans Sumatera yang berlangsung di Gedung HK Tower, Jakarta, Kamis (21/05/2026).Dalam sambutannya, Cik Ujang menyampaikan harapan besar terhadap perkembangan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera yang dinilai sangat penting bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.la menegaskan bahwa pembahasan mengenai crossing box utility menjadi aspek penting untuk mendukung keberlangsungan pembangunan jalan tol tersebut.
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Hadiri Haflah Milad dan Wisuda Ponpes Raudhatul Ulum Salatiga
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Haflah Milad ke-76 dan Wisuda Kelas Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Salatiga Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Olahraga dan Serbaguna Kampus A Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Salatiga Indralaya, Kamis (21/05/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bersyukur dapat kembali hadir setelah lima tahun dan melihat perkembangan pesantren yang dinilainya sangat pesat serta semakin maju."Alhamdulillah setelah lima tahun saya hadir lagi di sini dan melihat keadaan yang begitu cepat berubah dengan sangat baik," ujar Herman Deru.la juga menyampaikan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan serta memberikan apresiasi kepada jajaran pondok pesantren yang dinilai berhasil mencetak alumni berkualitas dan berkiprah di berbagai daerah.
Sumsel
Peringati HUT Sumsel ke-80, Herman Deru Ajak Generasi Muda Jaga Kelestarian Alam di Festival Kehutanan
Palembang. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sumatera Selatan ke-80, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri Festival Kehutanan yang mengusung tema “Kenal Hutan, Kenal Masa Depan”. Acara tersebut berlangsung khidmat di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang pada Rabu (21/05/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan pentingnya literasi hutan bagi generasi muda di tengah kondisi lingkungan saat ini. Menurutnya, aksi penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya agar anak-anak zaman sekarang mengenali wujud dan manfaat besar dari pohon itu sendiri.“Melihat video tadi, menebang pohon itu hanya butuh waktu 3 menit. Tapi untuk tumbuh sampai sebesar itu, butuh waktu hingga 25 tahun,” ujar Herman Deru mengingatkan.Beliau juga menitipkan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kelestarian alam demi menghadapi berbagai ancaman lingkungan di masa depan. Herman Deru mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meninggalkan warisan alam yang hijau dan sehat bagi anak cucu mendatang.Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Drs. H. Koimudin, SH, MM, menjelaskan bahwa festival ini digelar untuk menumbuhkan kesadaran dan harapan baru dalam menjaga hutan demi masa depan yang berkelanjutan.“Hari ini dilakukan penanaman sebanyak 200 pohon sebagai langkah rehabilitasi dan pelestarian hutan. Kegiatan ini juga melibatkan kelompok tani serta dimeriahkan oleh berbagai stand pameran hasil hutan,” ungkap Koimudin.Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan kelompok tani ini, diharapkan komitmen Sumsel dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup dapat terus terjaga secara konsisten.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Wagub Sumsel Terima Kunker Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Taktona
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Cik Ujang menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Taktona beserta jajaran dalam rangka silaturahmi dan koordinasi pelayanan publik, bertempat di Ruang Rapat Binapraja Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (20/05/2026).Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
Sumsel
Gubernur Herman Deru dan PT Pelindo Bahas Percepatan Pelabuhan Tanjung Carat
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menerima jajaran PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (20/5). Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai gerbang ekspor baru Sumsel sekaligus solusi mengurangi kepadatan lalu lintas logistik di Kota Palembang.Herman Deru menyambut baik komitmen Pelindo dalam mendukung pembangunan pelabuhan tersebut. Menurutnya, Tanjung Carat bukan hanya proyek bisnis, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan karena dapat mengurangi aktivitas truk angkutan berat di tengah kota.“Persoalan kita adalah padatnya lalu lintas. Kita tidak akan menutup pelabuhan lama, tetapi aktivitas truk di tengah kota harus mulai dibatasi,” ujar Herman Deru.Ia menegaskan, percepatan pembangunan Tanjung Carat diharapkan mampu membuat aktivitas ekspor-impor lebih terintegrasi dan efisien, sekaligus mengurangi beban lalu lintas perkotaan.Sementara itu, Direktur Komersial PT Pelindo, Farid Padang mengatakan Pelindo siap mendukung percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang diproyeksikan menjadi pelabuhan internasional dan gerbang ekspor baru Sumsel.Farid menegaskan pembangunan Tanjung Carat bukan untuk mematikan pelabuhan lama seperti Boom Baru maupun Sungai Lais. Menurutnya, pelabuhan eksisting tetap akan difungsikan sebagai feeder dan pendukung operasional pelabuhan baru.“Boom Baru tetap menjadi feeder yang mendukung Tanjung Carat. Pelabuhan lama dan baru harus terintegrasi,” katanya.Pelindo juga menyatakan kesiapan mendukung berbagai kebutuhan percepatan pembangunan serta operasional pelabuhan ke depan.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
HUT ke-157 Lahat, Herman Deru Tekankan Pentingnya SDM Tangguh Hadapi Perubahan Zaman
Lahat. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-157 Kabupaten Kabupaten Lahat berlangsung khidmat dan penuh semangat optimisme. Momentum tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Lahat yang dihadiri Gubernur H. Herman Deru didampingi Ketua TP-PKK Prov Sumsel Hj. Feby HD, Rabu (20/5/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan pentingnya ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari percepatan teknologi, perubahan ekonomi, hingga bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045."Kabupaten Lahat sebagai salah satu kabupaten tertua di Sumatera Selatan yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam perjalanan pembangunan daerah", ujar HD.Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan pembangunan di Kabupaten Lahat saat ini difokuskan mulai dari desa."Desa menjadi titik awal dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lahat juga memberi perhatian besar pada sektor pendidikan. Mulai dari peningkatan kualitas tenaga pengajar hingga pemberian bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu yang berhasil diterima di perguruan tinggi ternama.l", jelas Bupati.HD pun mengapresiasi arah pembangunan Kabupaten Lahat yang dinilainya semakin jelas dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia. Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Bursah Zarnubi, Kabupaten Lahat akan semakin maju dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman yang begitu cepat."Selain itu masyarakat harus siap menghadapi dampak perkembangan teknologi digital yang perlahan mengubah berbagai sektor usaha. Generasi muda saat ini harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan saat Indonesia memasuki era emas pada tahun 2045 mendatang", tambah HDDi akhir sambutannya, HD menyampaikan dengan kondisi daerah yang kondusif, kekayaan sumber daya alam, serta potensi geografis yang dimiliki, Kabupaten Lahat memiliki modal besar untuk terus tumbuh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Sumsel
Pemprov Sumsel Tegaskan Komitmen Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum bagi Guru
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi para pendidik guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas.Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, saat membuka Seminar Hari Pendidikan Nasional 2026 bertajuk "Apa Kabar Guru? Sejahtera, Perlindungan Nyata dan Pendidikan Berkualitas" di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (20/5/2026). Acara yang diinisiasi oleh harian Sumatera Ekspres (Sumeks) ini dihadiri oleh sekitar 400 guru dari berbagai daerah di Sumsel.Dalam sambutannya, Wagub Cik Ujang menyatakan bahwa pembangunan sektor pendidikan di Sumsel tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya keberpihakan nyata terhadap nasib para guru di lapangan."Guru yang sejahtera akan mengajar dengan tenang. Guru yang terlindungi akan bekerja dengan bermartabat. Dan guru yang kuat akan melahirkan pendidikan yang berkualitas," ujar Cik Ujang.Ia juga menyoroti tantangan modernisasi, termasuk kehadiran Kecerdasan Buatan (AI) di dunia pendidikan. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi, peran guru sebagai pembimbing nilai dan moral tidak akan pernah bisa tergantikan."Teknologi dapat membantu proses belajar, tetapi keteladanan guru tidak dapat digantikan oleh mesin. AI bisa menjawab pertanyaan, tetapi tidak memiliki empati dan sentuhan kemanusiaan seorang guru," tambahnya.Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres, H. Iwan Irawan, S.Hum, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemprov Sumsel terhadap pelaksanaan seminar ini. Ia berharap forum ini mampu melahirkan solusi konkret, terutama mengenai batasan-batasan hukum yang perlu dipahami guru dalam mendidik generasi digital..Turut hadir Para Kepala OPD