Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Perkuat Satu Data Indonesia, Pemprov Sumsel Dorong Sinergi Lintas Sektor dan Sinkronisasi Data Kabupaten/Kota
Palembang. Pemprov Sumsel terus berkomitmen memperkuat implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI). Langkah strategis ini ditegaskan dalam Rapat Pembahasan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor dan Sinergi Pelaksanaan SDI antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Candra, di Sumsel Command Center, Selasa (26/5/2026).Dalam arahannya, Sekda Edward Candra menekankan pentingnya pembaruan (update) berkala pada Portal Satu Data Sumsel. Pembaruan ini mencakup validasi Surat Keputusan (SK) terkait data prioritas maupun data pendukung (supporting data) guna memperkaya variasi informasi bagi masyarakat dan pemangku kebijakan. Untuk mempertegas komitmen ini, Pemprov Sumsel akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) Sekda terkait ketersediaan dan suplai data dari seluruh OPD."Portal satu data ini harus terus di-update. Kita pilah mana data yang prioritas dan mana yang pendukung. Sebanyak-banyaknya data yang bisa kita himpun harus ditampilkan, sehingga variasi data yang tersaji semakin kaya dan informatif," ujar Edward Candra.Selain penguatan internal, fokus utama saat ini adalah mengoneksikan portal provinsi dengan kabupaten/kota melalui sosialisasi masif dan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Ke depan, portal ini akan dikembangkan ke arah visualisasi geospasial (titik koordinat) dan dokumentasi foto kondisi riil di lapangan guna memetakan roadmap pembangunan daerah secara transparan.Pada kesempatan yang sama, Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Rika Efianti, SE, MM, memaparkan bahwa portal ini diproyeksikan menjadi cikal bakal Big Data Sumatera Selatan. Kominfo Sumsel telah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sistem dan dalam waktu dekat akan mengumpulkan perwakilan OPD kabupaten/kota untuk evaluasi menyeluruh. Rika juga mengapresiasi kontribusi program mahasiswa magang berdampak yang terbukti signifikan membantu percepatan pengelolaan data di tingkat provinsi.Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala BRIDA Provinsi Sumsel, Regina Ariyanti, S.T., serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp.FOMC., AIFO-K.
Sumsel
Terima Pengurus IKPAK Nasional, Wagub Sumsel Dorong Kebersamaan dan Sinergi Daerah
PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menerima audiensi pengurus Ikatan Keluarga Pasemah Air Keruh (IKPAK) Nasional di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Selasa (26/5/2026).Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan masyarakat Pasemah Air Keruh yang tergabung dalam IKPAK Nasional.Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur menyambut baik kehadiran para pengurus IKPAK Nasional dan mengapresiasi peran organisasi keluarga daerah yang terus menjaga persatuan, nilai budaya, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.Menurutnya, keberadaan organisasi kedaerahan seperti IKPAK memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga kekompakan masyarakat perantauan agar tetap peduli terhadap kampung halaman.Sementara itu, pengurus IKPAK Nasional menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Wakil Gubernur Sumsel. Mereka juga berharap hubungan baik dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dapat terus terjalin demi kemajuan masyarakat Pasemah Air Keruh dan Sumatera Selatan secara umum.
Sumsel
Sambut LK II Nasional HMI, Wagub Cik Ujang Ajak Kolaborasi Bangun Sumsel dan Dongkrak UMKM
Palembang. Sebagai wujud kedekatan dan keterbukaan terhadap organisasi kepemudaan, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menerima audiensi dari perwakilan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang di ruang kerjanya.Pertemuan ini dilakukan guna membahas persiapan agenda strategis Intermediate Training Raya (Latihan Kader II/LK II) Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 11-18 Juni 2026 mendatang. Palembang, selasa 26/05/2026."Pemprov Sumsel sangat terbuka dengan kegiatan dari teman-teman HMI. Apalagi kegiatan berskala nasional seperti ini tentu akan ikut mendukung dan menggerakkan UMKM lokal kita di Palembang," ujar Cik Ujang mengawali sambutannya.Beliau juga berpesan agar HMI Cabang Palembang terus menjaga soliditas dan membangun pola komunikasi yang sehat dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi dan kesamaan pandangan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah."Semoga kegiatan HMI Cabang Palembang dapat berjalan dengan sukses dan baik. Organisasi harus mampu membangun komunikasi dengan matang. Yang terpenting adalah bagaimana kita semua di Sumsel ini tetap kompak dan bersatu. Perlu adanya persamaan persepsi dalam membangun daerah agar kita bisa saling berkolaborasi demi kemajuan Sumatera Selatan," tambahnya.Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Palembang, Bayu Pratama, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemprov Sumsel atas sambutan hangat yang diberikan oleh kepala daerah.Ia menjelaskan bahwa Intermediate Training Raya (LK II) merupakan jenjang kaderisasi formal lanjutan yang wajib dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMI." Kegiatan LK II Tingkat Nasional ini rencananya akan dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) dan diikuti oleh sekitar 70 peserta utusan dari berbagai daerah di Indonesia," jelas Bayu.Turut Hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Asistensi SAKIP, Sekda Edward Candra Tekankan Pentingnya Zona Integritas Nyata Bukan Slogan
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatra Selatan, H. Edward Candra, mengikuti kegiatan Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) secara daring dari Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (26/5/2026).Dalam arahannya, Edward Candra menyampaikan bahwa agenda ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian tujuan. Ia juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang memiliki sisi positif dan negatif, sehingga penting bagi aparatur untuk menyelaraskannya demi meningkatkan kinerja.“Dalam reformasi birokrasi, masih banyak hal yang harus kami perbaiki. Bicara soal Zona Integritas, itu harus dimulai dari pimpinan untuk memberikan contoh, sehingga benar-benar menjadi budaya kerja dan tidak hanya sekadar slogan,” tegas Edward.Ia berharap seluruh peserta dapat menyimak materi asistensi dengan baik agar mampu menerapkannya demi membangun kinerja instansi yang semakin berkualitas dan berAKHLAK.Dalam sosialisasi tersebut, terdapat beberapa linimasa dan aturan krusial terkait pengusulan unit kerja/satuan kerja untuk evaluasi Zona Integritas yang wajib diperhatikan.Waktu Pengusulan: Dibuka mulai 1 Juni hingga 30 Juni 2026 yang mana Kanal Resmi Pengusulan sepenuhnya dilakukan secara daring melalui laman Portal RB Nasional menggunakan akun yang sama dengan akun portal RB masing-masing, Sistem Satu Kali Submit Pengusulan hanya dapat dilakukan 1 kali oleh setiap instansi pemerintah.Setelah akun melakukan submit, sistem akan otomatis terkunci dan tidak dapat diubah kembali, Imbauan Setiap instansi pemerintah diminta untuk sangat cermat, teliti, dan berhati-hati sebelum melakukan pengusulan (submit) unit kerja/satuan kerja mereka.Turut hadir Para Perwakilan OPD Provinsi Sumsel
Sumsel
Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Lidyawati CU ajak Edukasi Pelajar Terapkan Gaya Hidup Sehat
Palembang. Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan sekaligus Ketua Terpilih Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Sumsel Tahun 2026, Hj. Lidyawati Cik Ujang secara resmi membuka kegiatan edukasi pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah sejak dini serta bahaya merokok dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia di SMA Negeri 10 Palembang, Senin (25/5/2026).Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut diikuti para pelajar dengan rangkaian senam jantung sehat bersama, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel.Kepala SMA Negeri 10 Palembang, Rozali, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.Sementara itu, Lidyawati Cik Ujang dalam sambutannya mengatakan, peringatan Hari Hipertensi Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.“Hari ini kita hadir untuk mempromosikan gaya hidup sehat, menjaga keseimbangan gizi, serta mengajak generasi muda menjauhi rokok. Program ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumsel di bidang kesehatan,” katanya.Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan mengingatkan para pelajar agar membiasakan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah penyakit jantung sejak usia dini.“Melalui Yayasan Jantung Indonesia Sumsel, kami ingin memfasilitasi anak-anak dan remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan jantungnya. Harapan kami setelah kegiatan ini nantinya dapat terbentuk Klub Jantung Sehat Remaja di sekolah,” tambahnya.Menurutnya, kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan risiko penyakit tidak menular di masa mendatang.“Kita berharap melalui kegiatan ini semakin banyak anak-anak yang sadar pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Sumsel
Buka Musprov Inkindo Sumsel, Wagub Cik Ujang Ajak Konsultan Perkuat Sinergi dan Sukseskan Munas 2026
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, secara resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumatera Selatan. Acara yang mengusung tema "Menjaga Profesionalitas Organisasi Dan Mensukseskan Munas Inkindo 2026 di Palembang" ini berlangsung khidmat di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (25/5/2026).Musprov kali ini menjadi momentum krusial, tidak hanya sebagai ajang konsolidasi internal dan pemilihan pengurus baru masa bakti 2026–2030, tetapi juga sebagai langkah persiapan Sumsel yang dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Inkindo mendatang.Dalam sambutannya, Wagub Sumsel Cik Ujang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPP Inkindo Sumsel atas komitmennya menjaga keberlanjutan organisasi. Ia mengingatkan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi, Inkindo merupakan mitra strategis pemerintah daerah."Inkindo Sumsel menaungi 167 badan usaha jasa konstruksi di wilayah ini. Perannya sangat penting dalam meningkatkan profesionalisme, tata kelola, dan kualitas konstruksi agar selaras dengan Asta Cita Nasional Presiden Prabowo Subianto serta Visi-Misi Gubernur Sumsel 2025–2030," ujar Cik Ujang.Wagub juga menekankan poin-poin penting visi misi Sumsel yang harus didukung oleh sektor jasa konsultansi, antara lain peningkatan kualitas SDM yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing. Mewujudkan ketahanan ekonomi berbasis sumber daya lokal dan berkelanjutan. Memperkuat keterkaitan (nexus) pangan, energi, dan air guna mengatasi perubahan iklim. Dan meningkatkan infrastruktur terintegrasi antar kabupaten/kota yang berkualitas dan ramah lingkungan.Cik Ujang juga mengingatkan tantangan nyata dunia konstruksi saat ini, mulai dari keterbatasan anggaran, dinamisnya regulasi, hingga tuntutan transformasi digital."Kita tidak bisa lagi berjalan dengan cara lama. Sudah saatnya kita bangkit bersama, mengadopsi teknologi, dan membangun ekosistem jasa konstruksi yang transparan serta adaptif," tegasnya.Ketua DPP Inkindo Sumsel, Ir. Erza Nandana Sembiring, dalam laporannya menyampaikan rasa bangga yang luar biasa. Untuk pertama kalinya sejak organisasi ini berdiri, Sumatera Selatan terpilih menjadi tuan rumah Munas Inkindo yang rencananya digelar pada Desember mendatang."Ini adalah sejarah baru bagi kita. Sebanyak 17 Provinsi di Indonesia secara bulat memilih Kota Palembang sebagai tuan rumah Munas. Oleh karena itu, Musprov hari ini menjadi wadah krusial untuk menyatukan langkah demi menyukseskan agenda besar tersebut. Kami berharap seluruh pengurus dan anggota berpartisipasi aktif menjaga kemajuan organisasi," ungkap Erza.Senada dengan hal itu, Ketua Umum National Inkindo, Ir. Erie Heryadi, menjelaskan bahwa forum tertinggi di tingkat provinsi ini memiliki agenda padat demi masa depan organisasi."Inkindo yang berdiri sejak 1979 kini telah berusia 47 tahun. Agenda Musprov hari ini meliputi evaluasi kinerja, penyusunan program kerja, rencana anggaran belanja organisasi, sekaligus pemilihan ketua baru untuk periode 2026–2030. Terima kasih atas kehadiran seluruh delegasi, dan mari kita support penuh Sumatera Selatan sebagai tempat pelaksanaan Munas nanti," kata Erie.Ketua Panitia Pelaksana, Ade Wawan, melaporkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan sangat produktif dan penuh rasa persaudaraan. Fokus utama kegiatan adalah merumuskan arah kepemimpinan Inkindo yang lebih unggul dan adaptif.Giat ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari 12 DPP Inkindo dari berbagai daerah, serta diikuti oleh 141 ketua badan organisasi yang memiliki hak suara, beserta jajaran panitia dan tamu undangan lintas sektor.
Sumsel
Pelantikan Pengurus PMI 4 Kabupaten/Kota, HD Ingatkan Pengurus PMI Utamakan Legalitas dan Akuntabilitas
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri Pelantikan Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk Kota Lubuk Linggau, Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kabupaten PALI. Mengusung tema "Bergerak Bersama, Berbakti Untuk Kemanusiaan", prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat di Griya Agung Palembang, Sabtu (23/5/2026).Acara diawali dengan pengucapan 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan baru oleh Sekretaris PMI Sumsel, M. Susman Surya Dinata. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyematan pin organisasi.Dalam arahannya, Selaku Pelindung PMI Sumsel, H. Herman Deru memberikan motivasi sekaligus atensi khusus mengenai pengelolaan organisasi. Ia memahami adanya keraguan dalam mengurus PMI, namun hal tersebut bisa diatasi jika pengurus memiliki modal keberanian berupa legal aspek (payung hukum)."Administrasi harus tertib. Buatkan payung hukum atau peraturan organisasi internal yang tetap sesuai dengan aturan PMI Pusat. Selain itu, kita harus memulai era transaksi non-tunai agar perputaran dana, baik dari hibah maupun CSR, tercatat dengan jelas in dan out-nya. Saya minta Bank Sumsel Babel (BSB) mendampingi proses ini," tegas Herman Deru.Terkait isu Unit Donor Darah (UDD) dan Dana Hibah, Herman Deru menginstruksikan pengurus yang baru dilantik untuk segera menggandeng Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atau Inspektorat guna melakukan pendampingan berkala sejak dini.Ia juga menekankan empat prinsip utama dalam pengelolaan anggaran PMI yaitu Melakukan transaksi secara non-tunai, Tidak ada markup dalam setiap transaksi, Tidak ada kegiatan fiktif. Serta Setiap kegiatan yang digelar harus berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat."Pak Sekda, saya minta dibuatkan surat tembusan ke Kabupaten/Kota agar meminta pendampingan dari Inspektorat masing-masing," tambahnya. Lebih lanjut, Gubernur juga meminta PMI aktif menjalin kemitraan melalui MoU, tanggap bencana, serta menggalakkan sosialisasi pertolongan pertama secara berkala dengan melibatkan Palang Merah Remaja (PMR).Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kesediaan para pengurus Kabupaten/Kota yang baru dilantik demi misi kemanusiaan."Selamat kepada kepengurusan yang baru dilantik. Amanah yang diemban ini bukan sekadar atribut, melainkan kepercayaan untuk berbuat tanpa pamrih. Niat baik saja tidak cukup, kita tetap dituntut tanggung jawab dalam bentuk laporan keuangan yang akuntabel," ujar Feby.Feby menyarankan, untuk bantuan kemanusiaan ke depan, PMI sebaiknya memprioritaskan bantuan dalam bentuk barang agar penyalurannya ke masyarakat bisa lebih cepat dan laporan pertanggungjawabannya sesuai prosedur.Ia juga menargetkan PMI untuk lebih agresif dalam memenuhi kebutuhan darah melalui sistem "jemput bola" serta memperluas jejaring organisasi hingga ke tingkat desa. "Kebutuhan darah sangat tinggi, bukan hanya untuk korban kecelakaan, tapi juga ibu hamil dan anak penderita talasemia. Kita bisa maksimalkan gerakan gotong royong, salah satunya melalui program PMI Goes to School," pungkasnya.Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra, Ketua DWP Sumsel Desy Edward Candra, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Wagub Sumsel Hadiri Makan Malam Pertukaran Tokoh Politik Tiongkok-Indonesia Program DBA Angkatan XII CKGBSP di Jakarta
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri jamuan makan malam Pertukaran Tokoh Politik Tiongkok-Indonesia Program DBA Angkatan XII CKGBSP yang berlangsung di The Residence ONFIVE, Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jumat malam (22/05/2026).Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara para tokoh politik, pejabat daerah, dan pelaku usaha dari Indonesia maupun Tiongkok untuk memperkuat hubungan kerja sama di berbagai sektor.Dalam kesempatan itu, Cik Ujang berdiskusi langsung dengan sejumlah pengusaha asal Tiongkok terkait peluang kerja sama investasi dan pengembangan usaha di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Selatan.Di hadapan para peserta, Cik Ujang menyampaikan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Sumsel, mulai dari sektor energi, perkebunan, budaya, hingga pariwisata. la menjelaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki sumber daya alam yang besar dan menjadi salah satu daerah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sumsel
Safari Jumat Gubernur Sumsel di Masjid Al Hayza
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melaksanakan Salat Jumat di Masjid Al Hayza Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (22/5/2026).Sholat Jum'at juga diikuti Sekretaris Daerah H. Edward Candra serta sejumlah kepala OPD di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.Khotib Salat Jumat Ustaz Sobirin, S.IP MM Al Hafidz menekankan pentingnya para jemaah memanfaatkan waktu dengan mengisi kegiatan yang bermanfaat."Ada dua waktu yang sering diabaikan manusia, waktu. sehat dan waktu luang," ujarnya.