Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HDCU Hadiri Sulaturahmi Bersama Elemen Masyarakat Khatulistiwa dan Pengukuhan FEK Sumsel Periode 2026-2031
Palembang- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang (CU) menghadiri silaturahmi bersama Elemen Masyarakat Khatulistiwa Sekaligus Pengukuhan Pengurus Forum Emas Khatulistiwa (FEK) Sumatera Selatan Periode 2026-2031 di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jum'at (04/09/2026).HD dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan FEK Sumsel Periode 2026-2031. Sebagai pimpinan daerah HDCU merasa bertambahnya organ di Provinsi Sumsel sebagai kekuatan baru dalam menyelesaikan berbagai problem permasalahan yang ada."Harapan saya, Forum Emas Khatulistiwa ini dapat selalu mengedepankan ketentraman, kebersamaan dan gotong royong yang menjadi modal dasar dalam membangun Provinsi Sumsel," harapnya.Ketua Umum FEK Sumsel, Ghofar Pasolong mengatakan, Forum Emas Khatulistiwa Sumsel merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun paguyuban berbagai suku dan etnis di Sumatera Selatan untuk mempererat kerukunan. Sedikitnya ada 47 paguyuban kesukuan tergabung didalamnya."Setelah pengukuhan ini para pengurus akan melaksana sejumlah program yang pada intinya adalah menjaga Sumsel tetap kompak dan zero conflict", tegasnya.Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Apriyadi, M.Si., serta para kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Muba
MUSI BANYUASIN – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru terus memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumsel.Sabtu (4/9/2026),Gubernur Herman Deru meninjau langsung lokasi karhutla di Desa Tanjung Agung Timur, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan secara optimal.Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat langsung upaya pemadaman yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla bersama unsur terkait. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi karhutla, terutama melalui respons cepat di lokasi serta penguatan upaya pencegahan.Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan potensi titik api dapat segera diantisipasi sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh pihak terkait terus berkomitmen melakukan pemantauan dan penanganan karhutla secara terpadu demi menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Sumsel.
Sumsel
Pastikan Pasokan Pangan Aman, Herman Deru Cek Ketersediaan Beras di Gudang Bulog Taba Pingin
Lubuk Linggau. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, meninjau langsung Komplek Pergudangan Taba Pingin Kantor Cabang Bulog Lubuklinggau guna memastikan ketersediaan pasokan beras tetap aman dan terkendali, Jumat (4/9/2026).Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru mengapresiasi efektivitas pengendalian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di gudang Taba Pingin yang dinilainya sangat baik dan berada dalam kondisi normal. Berdasarkan hasil pantauan, stok beras untuk masyarakat dipastikan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan."Di Lubuklinggau ini pengendalian HPP-nya sangat normal. Kita berharap kestabilan ini terus terjaga, mengingat Sumatera Selatan memiliki peran vital sebagai salah satu penyangga pangan nasional," ujar Herman Deru saat memberikan keterangan di lokasi.Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Lubuklinggau, Mukhlis Afandi, menyampaikan bahwa proses penyaluran beras ke pasar maupun konsumen berjalan lancar tanpa hambatan. Saat ini, Gudang Taba Pingin menguasai stok sebanyak 258 ton beras yang siap mendistribusikan pasokan ke tiga wilayah operasional, yaitu Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara)."Kondisi di lapangan sangat kondusif dan tidak mengalami lonjakan harga. Dengan pasokan yang ada saat ini, distribusi ke pasar-pasar dan konsumen tersalurkan dengan baik serta harga tetap stabil," tutup Mukhlis.Turut hadir para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Sambut Tim Kunjungan Kerja Visitasi Nominator Kompolnas Award 2026
PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa soliditas dan kebersamaan antarlembaga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta mengelola berbagai potensi yang dimiliki Bumi Sriwijaya.Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menyambut langsung Tim Kunjungan Kerja Visitasi Nominator Kompolnas Award 2026 di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumsel, Kamis (3/9/2026).Menurut Herman Deru, kekuatan Sumsel terletak pada harmoni sosial yang terbangun di tengah keragaman demografi yang khas. Terlebih, Sumsel memiliki sembilan suku besar yang identik dengan aliran sungai utama, seperti Ogan, Komering, Lematang, dan Musi.
Sumsel
Dorong Saksi Berani Bicara, HD Siapkan Aset Pemprov untuk Perwakilan LPSK
Palembang — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menandatangani Nota Kesepakatan dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI di Hotel Swarna Dwipa, Kamis (3/9/2026). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat jaminan perlindungan bagi saksi, korban, dan pelapor tindak pidana di wilayah Sumatera Selatan.Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan pentingnya kehadiran LPSK agar masyarakat semakin memahami hak-hak hukumnya dan tidak takut mencari keadilan."Bagaimana agar masyarakat Sumsel mengenal dan paham mengenai lembaga ini, sehingga mereka dapat memanfaatkannya dan memperoleh keadilan bagi semua pihak," ujar Herman Deru.Herman Deru mengungkapkan, kerja sama ini menjadi motivasi besar bagi Pemprov Sumsel, mengingat selama ini Sumsel belum memiliki kantor perwakilan LPSK."Saya meminta agar Sumsel dijadikan prioritas lokasi kantor perwakilan LPSK di Sumatera. Hal ini penting untuk memangkas rentang kendali layanan, memudahkan masyarakat mendapatkan perlindungan, serta merasa aman," tegasnya.Ia menambahkan, banyak saksi yang pada akhirnya membatalkan niat memberikan keterangan karena merasa takut. Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov Sumsel menawarkan pemanfaatan aset daerah untuk dijadikan kantor perwakilan LPSK.Selain penyediaan fasilitas kantor, Herman Deru juga mendorong LPSK untuk menggelar roadshow sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban ke seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Ia pun berharap setiap pemerintah daerah turut menyediakan "rumah aman" (safe house) bagi saksi dan korban."Sosialisasi UU ini tidak boleh berhenti di tempat ini saja. Saya berharap setiap pemerintah daerah setempat juga menyiapkan rumah aman," Imbuhnya.Gubernur menekankan agar Nota Kesepakatan ini segera ditindaklanjuti dengan Memorandum of Action (MoA) sehingga penerapannya jelas dan konkret di lapangan.Pada kesempatan tersebut, Herman Deru turut menyoroti peran penting Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Ia menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut memegang tugas dan fungsi yang sangat mulia."Dinas PPPA merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya saksi dan korban. Peran ini perlu disosialisasikan secara luas kepada publik," jelasnya.Sebelumnya, Pemprov Sumsel juga telah bekerja sama dengan Pengadilan Tinggi Agama dalam upaya melindungi hak-hak anak yang menjadi korban perceraian orang tua.Sementara itu, Ketua LPSK RI, Brigjen Pol. (Purn.) Achmadi, menyambut baik komitmen dan dukungan penuh Pemprov Sumsel. Ia memastikan LPSK akan mengkaji usulan pembukaan kantor perwakilan di Sumsel agar layanan perlindungan dan pendampingan hukum dapat makin dekat dengan masyarakat.Melalui kerja sama ini, diharapkan masyarakat di Sumatera Selatan tidak lagi ragu atau takut untuk melapor, sebab jaminan perlindungan, pendampingan hukum, hingga fasilitas tempat aman telah disiapkan oleh negara dan pemerintah daerah.
Sumsel
Untuk Kedua Kalinya, Pemprov Sumsel Gelar Sholat Istisqa Bersama Masyarakat dan ASN
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus mengoptimalkan penanganan dampak musim kemarau serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui ikhtiar lahir dan batin. Memasuki tahap kedua usaha penanganan cuaca ekstrem, Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, dan masyarakat menggelar Sholat Istisqa berjamaah di Halaman Griya Agung Palembang, Selasa (3/9/2026).Pelaksanaan sholat meminta hujan ini menjadi momentum bermunajat kepada Allah SWT di tengah ancaman dampak El Nino yang memicu penurunan kualitas udara (ISPU) akibat kabut asap karhutla di wilayah Sumatera Selatan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya berserah diri di samping memaksimalkan upaya teknis di lapangan. Menurutnya, manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi tantangan alam.“Kekuatan kita sangat terbatas, kita hanya hamba yang berpasrah pada Yang Maha Kuasa. Ini tahapan ujian bagi kita, sementara usaha terbaik sudah kita lakukan. Ada wilayah yang mengalami kebakaran hebat, kekeringan air, hingga paparan kabut asap,” ujar Herman Deru.Ia turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel satgas penanggulangan karhutla yang terus bekerja keras di lapangan, termasuk tim Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).“Saya berterima kasih kepada semua satgas yang telah berbuat banyak. Ini bentuk usaha kita, bahkan sudah 54 kali kita melakukan OMC. Namun, baru di beberapa titik saja hujan berhasil turun di Sumsel,” ungkapnya.Melalui ibadah dan doa bersama ini, Pemprov Sumsel berharap rahmat hujan dapat segera mengguyur wilayah Sumatera Selatan sehingga kualitas udara membaik dan titik api Karhutla dapat teratasi secara menyeluruh.Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Sumsel
Dukung Kejurnas ALTI 2026, Herman Deru Minta Disinergikan dengan Sriwijaya Dempo Run
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyambut positif rencana penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) tahun 2026 di Sumatera Selatan. Dukungan penuh tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima audiensi jajaran pengurus ALTI Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (2/9/2026).Gubernur mengusulkan agar ajang Kejurnas ALTI disinergikan langsung dengan agenda tahunan Sriwijaya Dempo Run yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang. Penggabungan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi serta memperkuat daya tarik sport tourism di Sumatera Selatan."Dikawinkan saja dengan Sriwijaya Dempo Run, karena alokasi waktunya sama. Saya minta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KORMI Sumsel segera mengambil langkah untuk mematangkan persiapan ini. Promosinya jangan tanggung-tanggung," tegas Herman Deru.Herman Deru menambahkan bahwa olahraga lari lintas alam memiliki segmentasi yang khas. Oleh karena itu, pemilihan lokasi seperti kawasan Pagar Alam dalam rangkaian Sriwijaya Dempo Run dinilai sangat tepat untuk memfasilitasi kebutuhan rupa bumi para pelari trail. Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen memfasilitasi seluruh kebutuhan sarana dan dukungan teknis demi kesuksesan gelaran nasional tersebut.Sementara itu, Ketua Umum ALTI Sumsel, Aldo, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk meminta arahan dan petunjuk Gubernur terkait kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah Kejurnas ALTI pada Desember 2026.Aldo menjelaskan, ALTI merupakan wadah resmi olahraga lari lintas alam di Indonesia yang bernaung di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). ALTI Sumsel telah mencatatkan berbagai rekam jejak pretasi dan partisipasi aktif dalam ajang nasional, mulai dari menjadi tuan rumah eksibisi di FORNAS VI Sumsel (2022), FORNAS VII Jawa Barat (2023), hingga mendulang pengalaman pada FORNAS VIII di Nusa Tenggara Barat (2025)."Kami siap menjalankan arahan Pak Gubernur untuk menyinergikan Kejurnas ALTI dengan Sriwijaya Dempo Run. Dukungan ini menjadi amunisi besar bagi kami untuk menghadirkan kejuaraan nasional yang berkualitas sekaligus mempromosikan pesona alam Sumatera Selatan ke tingkat nasional," ujar Aldo.Melalui integrasi dua ajang besar ini, Sumatera Selatan optimistis mampu menarik ratusan pelari lintas alam dari berbagai provinsi di Indonesia sekaligus menggairahkan sektor ekonomi daerah dan pariwisata berbasis olahraga.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (2/9/2026).Adapun yang hadir dipimpin langsung oleh Pimpinan Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Prawira Maulana. Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut General Manager Bisnis Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, MF. Ririen Kusumawardhani, serta Manager Advertising Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Yahya Kurniawan.Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Prawira Maulana, menyampaikan apresiasinya atas penyambutan Gubernur Sumsel. Ia menegaskan komitmen media yang dipimpinnya untuk terus beradaptasi dan menjaga kualitas pemberitaan."Terima kasih atas kesempatan untuk silaturahmi ini. Kami akan terus berupaya untuk lebih jeli dan jernih agar menjadi lebih baik," ujar Prawira.Ia juga menyampaikan terima kasih atas hubungan baik yang telah terjalin selama ini antara Pemprov Sumsel dan pihak media. Menurutnya, di tengah dinamisnya perkembangan media informasi, Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel siap untuk terus bertransformasi.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Tinjau Bazar Gerakan Pangan Murah, Herman Deru Pastikan Ketersediaan Pangan Sumsel Aman
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau langsung kegiatan Bazar Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama LPP TVRI, bertempat di Lapangan TVRI Sumsel, Palembang, Rabu (2/9/2026).Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan di Sumatera Selatan.“Kepada masyarakat jangan panik terhadap ketersediaan bahan pangan. Sebagai provinsi penghasil, masih banyak ketersediaan barang-barang pangan dengan berbagai kelas bahan pangan,” ujar Herman Deru.Menurutnya, kegiatan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya nyata dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memberikan rasa aman di tengah dinamika harga dan kebutuhan pangan masyarakat.Herman Deru juga mengapresiasi pelaksanaan bazar tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, lembaga terkait dan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan pangan bagi masyarakat.Sebagai salah satu daerah penghasil pangan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan. Karena itu, pemerintah terus mendorong agar ketersediaan pangan dapat dijaga dan distribusinya berjalan dengan baik hingga ke masyarakat.Kegiatan Bazar Gerakan Pangan Murah ini pun mendapat antusiasme masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui akses pangan dengan harga yang lebih bersahabat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta para pejabat yang mewakili.