Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Buka Kapolda Cup II 2026, Herman Deru Apresiasi Langkah Polda Sumsel Hidupkan Kembali Warisan Pencak Silat
Palembang. Gubernur Sumatra Selatan, H. Herman Deru, menghadiri secara langsung pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II Sumsel Tahun 2026 yang digelar di Gedung Olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (9/7).Turut hadir mendampingi Gubernur dalam pembukaan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., beserta jajaran pejabat utama Polda Sumsel dan tokoh olahraga nasional.Dalam sambutannya, Herman Deru menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara. Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polda Sumsel karena memilih pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan, mengingat olahraga bela diri ini mulai tergerus oleh perkembangan zaman."Ini adalah olahraga tradisional yang hampir dilupakan, padahal olahraga ini warisan asli dari leluhur kita. Pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri untuk perlindungan fisik, melainkan media penting untuk membangun sportivitas dan mental generasi anak bangsa," ungkap Herman Deru.Lebih lanjut, Gubernur Sumsel juga memuji keberanian mental para peserta yang datang dari berbagai daerah untuk berkompetisi. Menurutnya, menghidupkan kembali semangat pencak silat di kalangan generasi muda adalah investasi besar bagi karakter bangsa ke depan.Kejuaraan Kapolda Cup II tahun ini mencatatkan antusiasme yang luar biasa tinggi dengan total partisipasi mencapai 10.107 peserta. Para atlet akan bertanding di berbagai kategori umur dan kelas untuk memperebutkan piala bergengsi dari Kapolda Sumatra Selatan.Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet pencak silat baru yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya asli Indonesia.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Groundbreaking CNG Station Simpang Y Indralaya , Cik Ujang : Manfaatkan Energi dan Tenaga Kerja Lokal
Ogan Ilir. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri sekaligus melakukan groundbreaking pembangunan CNG Station Simpang Y yang dirangkaikan dengan Tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-17 PT. CNG Hilir Raya di Simpang Y, Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (8/7/2026).Menurut Wagub, investasi harus mampu menghadirkan manfaat nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan."Saya berharap keberadaan fasilitas ini membawa multiplier effect bagi masyarakat. Gunakan potensi energi yang dimiliki Sumatera Selatan, namun jangan melupakan masyarakat dan lingkungan sekitar. Serap tenaga kerja lokal agar masyarakat Ogan Ilir ikut merasakan manfaat dan kesejahteraan dari hadirnya investasi ini," tegasnya.Lebih lanjut, Cik Ujang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung transformasi energi di Sumatera Selatan dengan memanfaatkan potensi energi daerah secara optimal demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Sementara itu, Direktur PT. CNG Hilir Raya, Hernoe Roesprijadji, menyampaikan bahwa gas bumi yang dihasilkan di Sumatera Selatan sudah sepatutnya dapat dinikmati oleh masyarakat Sumatera Selatan." Kehadiran CNG menjadi salah satu energi alternatif yang mendukung berbagai pembangunan, termasuk pengembangan kawasan Tanjung Carat," ujarnya.Senada dengan itu, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani berharap pembangunan CNG Station dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah."Kami berharap pembangunan ini berjalan sesuai rencana dan mampu memantik pertumbuhan ekonomi Ogan Ilir. Semoga kolaborasi yang terjalin semakin kuat sehingga dapat mempercepat pembangunan daerah," katanya.Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada pelanggan terbaik PT. CNG Hilir Raya, yang dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan CNG Station Simpang Y.Turut hadir Asisten II Setda Provinsi Sumsel Basyaruddin Ahmad, para kepala OPD
Sumsel
Kukuhkan Pengurus BKOW 2026-2030, HD Minta BKOW Jadi Navigator dan Motor Inovasi Organisasi Wanita di Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan sekaligus Dewan Pertimbangan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel, H. Herman Deru, resmi mengukuhkan Kepengurusan BKOW Provinsi Sumsel Masa Bakti 2026-2030. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Griya Agung Palembang, Rabu (8/7/2026).Acara ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel. Pengukuhan tersebut secara resmi tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 313/KPTS/DP3A/2026.Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa kepengurusan BKOW yang baru memiliki tanggung jawab besar. Ia mengibaratkan BKOW sebagai sebuah holding yang menaungi berbagai unsur organisasi wanita di Sumatera Selatan."Sebagai pembina, saya ingin BKOW mengambil peran sebagai navigator. Artinya, BKOW harus benar-benar paham karakteristik dan potensi dari 51 organisasi wanita yang dinaunginya," tegas Herman Deru.Ia menambahkan, para pengurus BKOW di tingkat provinsi merupakan orang-orang pilihan yang mengoordinasikan SDM luar biasa dari setiap organisasi. Oleh karena itu, Herman Deru meminta BKOW untuk terus menetaskan ide-ide segar agar seluruh organisasi yang tergabung tetap up-to-date dan relevan dengan perkembangan zaman."Seiring perkembangan zaman yang serba cepat, pengurus BKOW dan organisasi di bawahnya harus paham IT dan melek ekonomi. Keberhasilan BKOW sebagai holding akan terlihat dari sejauh mana organisasi-organisasi di dalamnya ikut aktif bergerak," ujarnya.Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan internal organisasi secara berkala. "Saya meminta BKOW gencar melakukan konsolidasi internal, mengingat dinamika organisasi wanita yang anggotanya kerap berpindah tugas mengikuti suami," tambahnya.Di akhir sambutannya, Herman Deru berharap sinergi dan kerja sama yang aktif antara BKOW dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota dapat terus berjalan beriringan. "Selamat atas pengukuhannya. Semoga amanah dan mampu memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah," pungkasnya.Sementara itu, Ketua BKOW Sumsel, Lidyawati Cik Ujang, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumsel atas kepercayaan yang telah diamanahkan.Ia memaparkan bahwa saat ini BKOW Sumsel membawahi 51 organisasi wanita dari berbagai latar belakang profesi dan golongan. Lidyawati berkomitmen menjadikan BKOW sebagai wadah strategis sekaligus motor penggerak untuk menyatukan seluruh potensi perempuan di Bumi Sriwijaya."Tugas kami ke depan adalah memperkuat peran perempuan dalam sektor sosial, ekonomi, dan budaya. Kami mengajak seluruh organisasi wanita yang bernaung di bawah BKOW untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kolaborasi, kerja sama, serta melahirkan inovasi-inovasi nyata," ujar Lidyawati.Dirinya juga menekankan bahwa ke depan, BKOW akan fokus pada program peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial budaya bagi kaum perempuan."Terima kasih kepada Dinas PPPA yang selama ini terus memfasilitasi BKOW Sumsel. Ke depan, kami memohon bimbingan, arahan, dan binaan yang berkelanjutan dari Bapak Gubernur selaku Dewan Pertimbangan agar BKOW Sumsel dapat terus berkontribusi membangun daerah," tutupnya.
Sumsel
Wagub Sumsel Cik Ujang Terima Danlanud Sri Mulyono Herlambang
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Wagub Sumsel) Cik Ujang menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, M.M.S., di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Selasa (7/7/2026).Pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan Danlanud SMH Palembang yang baru sekaligus mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan TNI Angkatan Udara.
Sumsel
HUT Ke-8 RSUD Siti Fatimah: Herman Deru Minta Jaga Kualitas Akreditasi A dan Dorong Transparansi Tarif
LPalembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur H. Cik Ujang, menghadiri perayaan HUT ke-8 RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel di Palembang, Selasa (7/7/2026).Dalam arahannya, Herman Deru menekankan bahwa usia delapan tahun harus menjadi momentum evaluasi total. Mengingat RSUD Siti Fatimah telah menyandang Akreditasi Predikat A, Gubernur meminta seluruh jajaran—mulai dari garda terdepan (frontline) hingga petugas keamanan (security)—untuk memberikan pelayanan yang ramah, hangat, dan berkualitas tinggi."Predikat A ini adalah beban sekaligus tanggung jawab moral dari masyarakat yang harus dijaga. Saya juga meminta manajemen untuk segera mengkaji dan berani menampilkan transparansi tarif di setiap layanan agar masyarakat mendapat kepastian informasi," tegas Herman Deru.Sebagai langkah terobosan baru, di akhir arahannya Herman Deru menantang manajemen RSUD Siti Fatimah untuk berani melakukan transparansi tarif pelayanan secara terbuka kepada publik. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mempercepat digitalisasi informasi."Saya tunggu hasil kajiannya agar rumah sakit ini berani menampilkan harga secara transparan pada setiap jenis layanan tertentu. Biar masyarakat tahu dengan jelas mereka mau berobat apa dan berapa biayanya. Kita harus berani terbuka (speak up). Jadikan momentum 8 tahun ini sebagai lompatan pelayanan yang lebih baik, jangan biasa-biasa saja," pinta Gubernur.Sementara itu, Direktur RSUD Siti Fatimah, dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Sp.OG., MARS., CHRA., menyatakan komitmennya untuk terus mewujudkan rumah sakit yang unggul, akuntabel, dan berkredibilitas tinggi lewat slogan "bersama melayani, bersama berinovasi".Menjawab tantangan modernisasi, dr. Syamsuddin memaparkan beberapa program inovasi yang akan segera diluncurkan, antara lain Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) & Aplikasi SIMANTAP FATIMAH: Sistem pendaftaran pasien secara cepat, modern, dan terintegrasi digital untuk memangkas antrean, Program Health Tourism Optimalisasi layanan unggulan agar masyarakat Sumsel memercayakan pengobatannya di daerah sendiri tanpa harus berobat ke luar negeri.Turut hadir para Kepala OPD
Sumsel
Pastikan Proyek Berjalan Tepat Waktu, Herman Deru Tinjau Langsung Flyover JPL 123
Muara Enim. Melanjutkan kunjungan kerja nya, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Flyover JPL 123 yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Muara Enim, pada Senin (6/7/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur strategis tersebut berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan.Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru mendengarkan langsung paparan mengenai spesifikasi teknis venture flyover yang sedang dibangun. Saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai 16 persen dari total panjang jembatan yang direncanakan mencapai 605 meter.Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen bersama demi mengurai kemacetan dan mengoptimalkan mobilitas di wilayah tersebut."Kami hadir di sini setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi, PT KAI, PT Bukit Asam, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang mewakili Kementerian PU, telah menandatangani kesepakatan untuk pembangunan flyover di empat titik yang saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan," ujar Herman Deru.Ia menjelaskan bahwa pembangunan Flyover JPL 123 di Jalan Jend. Sudirman ini berada di luar program empat titik tersebut, karena perencanaannya sudah dilakukan sejak lama."Ini sudah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, sehingga kemarin kita mohonkan ke Kementerian PU. Saat ini progresnya sudah berjalan 16 persen. Mudah-mudahan ke depan akan lebih cepat karena menggunakan konstruksi baja dan box," tambahnya.Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan bahwa keberadaan flyover ini sangat vital untuk menyelaraskan konektivitas ekonomi nasional dan kenyamanan warga lokal. Perlintasan sebidang kereta api selama ini kerap menjadi titik hambat akibat tingginya volume angkutan logistik, khususnya batubara."Negara ini membutuhkan logistik batubara, namun aktivitas tersebut tidak boleh mengganggu masyarakat. Di sisi lain, volume angkutan diproyeksikan terus bertambah seiring dibangunnya Proyek Strategis Nasional (PSN) pelabuhan pengumpan besar. Agar operasional dermaga bisa optimal, perjalanan kereta api logistik lancar, dan aktivitas masyarakat umum tidak terganggu, maka dibangunlah jembatan-jembatan layang ini," jelasnya.Gubernur menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan agar proyek ini berjalan tepat waktu (on schedule), di mana proses administrasi dan eksekusi di lapangan harus dilakukan secara linier dan beriringan."Saya mohon kerja sama yang baik dari seluruh lapisan masyarakat, pihak kecamatan, Forkopimda, serta asosiasi terkait. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan mendukung semua bantuan dan fasilitasi yang diperlukan," tegasnya.Mengakhiri peninjauannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan ini. Ia berharap rampungnya rangkaian proyek flyover ini dapat menjadi solusi permanen di Kabupaten Muara Enim."Terima kasih kepada semua pihak. Mudah-mudahan rangkaian kegiatan kita ini menjadikan masyarakat lebih nyaman, dan permasalahan kemacetan akibat angkutan batubara bisa tuntas diselesaikan," pungkasnya.
Sumsel
Herman Deru Sahkan Kerja Sama Pembangunan Dua Flyover Muara Enim
Muara Enim. Langkah strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi di Kabupaten Muara Enim resmi dimulai. Momentum ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pembangunan Flyover pada Perlintasan Sebidang JPL 99 Belimbing Pendopo dan JPL 111 Ujan Mas oleh Gubernur Sumatra Selatan, H. Herman Deru.Kolaborasi besar ini melibatkan Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT Bukit Asam (PTBA), PT KAI, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Balai Agung Serasan Sekundang, Muara Enim, pada Senin (6/7/2026), dengan dihadiri jajaran Forkopimda, direksi BUMN, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan jawaban nyata atas tuntutan masyarakat sekaligus motor penggerak kapasitas logistik daerah."Hari ini kita mengintegrasikan semua kepentingan: masyarakat, komersial, maupun pemerintah. Dengan target pembangunan dermaga Keramasan yang membidik kapasitas angkutan hingga 100 juta ton batu bara, pembangunan flyover ini menjadi sangat linier agar mobilitas semua pihak tetap nyaman," ujar Herman Deru.Ia menambahkan bahwa proyek ini akan memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, dan memacu pertumbuhan ekonomi wilayah. Herman Deru juga mengimbau semua pihak segera berkoordinasi guna memastikan tidak ada kendala sosial ataupun teknis di lapangan.Solusi Konkret bagi MasyarakatPlt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si, menegaskan bahwa sinergi multi-pihak ini adalah wujud tanggung jawab bersama dalam memajukan daerah. Dua flyover yang disepakati hari ini merupakan bagian dari 5 pembangunan prioritas di Kabupaten Muara Enim, yang meliputi Flyover JPL 99 Belimbing, Flyover JPL 111 Ujan Mas, Flyover JPL 123 BBPJN, Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104), Dan Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106)."Peningkatan volume angkutan batu bara dan mobilitas warga selama ini memicu kemacetan padat serta risiko keselamatan. Flyover ini adalah solusi konkret agar aktivitas ekonomi dan publik berjalan beriringan dengan baik," jelas Hj. Sumarni.Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi PT KAI, I Gede Darmayusa. Data menunjukkan setiap kereta api batu bara melintas membutuhkan waktu penutupan jalan rata-rata selama 6 menit, yang kerap memicu antrean panjang.Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Letjen TNI (Purn) Bambang Ismawan, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam menyukseskan proyek infrastruktur ini."Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mendukung pembangunan flyover ini. Pasca-penandatanganan PKS, kami berharap implementasi di lapangan dapat segera dieksekusi dengan lancar," pungkas Bambang.
Sumsel
Pemprov Sumsel dan OJK Luncurkan Kredit Sultan Muda & Bantuan 1.000 Akun Canva Premium
Palembang. Komitmen Pemprov Sumatera Selatan dalam mencetak dan memperkuat ekosistem pengusaha muda lokal terus dipacu. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, secara resmi membuka gelaran Sultan Muda Fair 2026 yang mengusung tagline strategis “Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital”. Berlangsung di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 7 Sumsel, Senin (6/7/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi kuat dari berbagai instansi—mulai dari OJK, Bank Indonesia (BI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hingga stakeholder lainnya yang konsisten mengawal pertumbuhan para wirausahawan muda yang dijuluki "Sultan Muda Sumsel"."Anak-anak muda kita harus adaptif dengan kecanggihan teknologi yang maju begitu cepat. Sebagai bentuk nyata akselerasi digital, hari ini diberikan bantuan 1.000 akun Canva Premium untuk para Sultan Muda agar produk mereka bisa bersaing dari segi visual dan pemasaran," ujar Herman Deru.Gubernur juga menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung unit usaha para pengusaha muda ini di lapangan. Dampak ekonomi yang dihasilkan terbukti nyata dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Sumsel." Bayangkan, baru dari tiga (3) lini usaha Sultan Muda saja, mereka sudah mampu menyerap hingga 200 tenaga kerja. Ini luar biasa. Saya sangat optimis program Sultan Muda ini mempercepat bagi pengusaha muda kita untuk mempercepat kemajuan bisnisnya," tambahnya.Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, turut mengapresiasi keberhasilan program Sultan Muda yang kini tidak hanya jago kandang, melainkan telah berhasil menembus pasar internasional.Tercatat, para Sultan Muda Sumsel telah sukses mengekspor berbagai komoditas unggulan daerah mulai dari produk turunan kelapa, rempah-rempah, hingga produk olahan kuliner tradisional khas Bumi Sriwijaya.Turut hadir Kepala Eksekutif Pengawasan Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keungan Digital, Dan Aset Kripto Adi Budiarso, Staf Khusus Menteri Komdigi RI Alfreno Kautsar Ramadhan dan OPD lainnya
Sumsel
Herman Deru: Kapolda Sumsel Cup Lahirkan Bibit Baru Bulutangkis Sumsel
Palembang. Semangat bulutangkis kembali menggema di Sumsel. Kejuaraan Kapolda Sumsel Cup VI 2026 resmi digelar Polda Sumsel selama 7 hari, mulai 4 Juli hingga 10 Juli 2026, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara.Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumsel Herman Deru. Menurutnya, turnamen ini berhasil menghidupkan kembali olahraga yang sangat merakyat."Bulutangkis ini olahraga rakyat. Saya mengapresiasi Polda Sumsel yang telah menggairahkan kembali olahraga ini ke masyarakat. Harapan kita, dengan semakin memasyarakatkan olahraga ini, Polda Sumsel bisa membina dan melahirkan bibit-bibit baru yang nantinya bisa mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional," ujar Herman Deru, di GOR Badminton Drs. Warsito, Minggu (05/07/26).Ia meyakini masih banyak bakat terpendam di Sumsel yang belum tersentuh. "Banyak bakat terpendam baik di institusi, di lorong, maupun di gang-gang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat olahraga bulutangkis di masyarakat akan bangkit kembali," lanjutnya.Lebih dari sekadar pertandingan, Herman Deru berharap kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk terus hadir melayani dan mengayomi masyarakat, khususnya di usia Polri yang ke-80 tahun."Semoga kegiatan ini bisa terus dilanjutkan setiap tahun, jangan berhenti di sini saja," pesannya.Senada dengan itu, Ketua Panitia KBP Hari Purnomo menyampaikan bahwa Kapolda Sumsel Cup VI ini adalah wujud komitmen Polri mendukung olahraga, khususnya cabang badminton."Kejuaraan ini kita gelar dalam rangkaian memperingati HUT ke-80 Bhayangkara, meningkatkan sinergi antara Polri, Pemda, dan masyarakat, serta membangun citra Polri yang presisi dan humanis," jelasnya.Kapolda Sumsel Cup VI diharapkan menjadi rumah bagi siapa saja yang punya mimpi besar lewat kok dan raket. Siapa tahu, juara dari lorong hari ini, akan jadi kebanggaan Sumsel di tingkat nasional esok hari. Turut hadir para Kepala OPD