Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Sumsel Serahkan Bantuan Sarana Perdagangan untuk 1.812 UMKM Sumsel
06 Nov 2025 Dilihat 682x

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Sumsel Serahkan Bantuan Sarana Perdagangan untuk 1.812 UMKM

Palembang. Dalam upaya nyata mendorong pertumbuhan ekonomi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, menghadiri acara penyerahan bantuan sarana perdagangan bagi pelaku UMKM di 17 kabupaten/kota. Palembang.  Bertempat di Halaman Kantor Dinas Perdagangan Prov Sumsel, Kamis 6/11/2025.Sekda Edward Candra menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian serius dari Pemprov Sumsel untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah tantangan ekonomi."Bantuan ini adalah wujud perhatian Pemprov Sumsel. Kami berharap sarana ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga UMKM di Sumsel akan terus eksis dan berkembang," ungkapnya.Beliau juga mengingatkan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan program pemerintah lainnya, seperti Koperasi Merah Putih, sebagai sarana pendukung dalam pengembangan usaha.Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Henny Yulianti, S.IP., MM., menjelaskan bahwa UMKM memegang peranan krusial dalam penyerapan tenaga kerja dan penurunan angka kemiskinan, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.Bantuan ini diberikan kepada 1.812 orang pelaku UMKM yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Jenis bantuan yang diserahkan meliputi etalase, payung, tenda, vacuum sealer cup, dan sarana perdagangan lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung operasional usaha."Ini merupakan bagian dari program Pemprov Sumsel untuk menciptakan 100.000 Sultan Muda. Kami berharap bantuan ini mampu membantu dan mempercepat kemajuan pelaku UMKM, sekaligus merupakan bagian dari upaya kami dalam mewujudkan target tersebut," jelas Henny.Turut hadir para perwakilan UMKM 17 Kab/Kota

Baca Detail
Hadiri Seminar Desa Narkoba, Wagub Cik Ujang: Desa Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba Sumsel
06 Nov 2025 Dilihat 966x

Hadiri Seminar Desa Narkoba, Wagub Cik Ujang: Desa Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menghadiri seminar bertema 'Desa Narkoba' yang diselenggarakan oleh Harian Sumeks (Sumatera Ekspres) di Palembang, Rabu malam (5/11/2025).Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman narkoba di tingkat pedesaan.Dalam sambutannya, Wagub Cik Ujang menyampaikan peringatan keras mengenai meluasnya peredaran narkoba hingga ke pelosok desa."Dahulu, kita menganggap bahwa desa adalah tempat yang aman dan jauh dari pengaruh narkoba. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba ini telah menyusup ke sendi-sendi kehidupan masyarakat desa," ujar Cik Ujang.Ia menegaskan bahwa situasi ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. "Tidak ada satu pun wilayah yang benar-benar terbebas dari ancaman narkoba jika kita tidak waspada dan tidak bersatu dalam pencegahannya," tambahnya.Wagub menjelaskan, melalui Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba), Pemerintah Provinsi bersama masyarakat berupaya memperkuat ketahanan sosial dan budaya di tingkat desa. Ia berharap desa dapat menjadi garda terdepandalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.Dalam kesempatan yang sama, Bupati Musi Banyuasin (Muba), H. Toha, turut memberikan penekanan pada pentingnya peran perangkat desa."Semangat pemberantasan narkoba tidak dapat dilaksanakan jika para perangkat desa dan pemerintah desa tidak memiliki semangat yang sama," jelas Bupati Toha.Menurutnya, berbagai aturan, kegiatan, dan sumber dana yang diberikan tidak akan berfungsi dengan baik apabila perangkat desa, terutama kepala desa, tidak memiliki semangat untuk memerangi narkoba di wilayah masing-masing."Kami mengharapkan untuk secara bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika di wilayah Musi Banyuasin," harapnya, menyerukan kolaborasi total dalam upaya pencegahan.Acara seminar ini diharapkan dapat menghasilkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, media, dan perangkat desa untuk menciptakan lingkungan pedesaan yang bersih dari narkoba.Turut hadir para kepala OPD

Baca Detail
Antusias Tinggi, Peserta Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 Lampaui Target Sumsel
06 Nov 2025 Dilihat 1571x

Antusias Tinggi, Peserta Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 Lampaui Target

Palembang. Antusiasme masyarakat terhadap ajang Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) dan Festival Danau Ranau XXIV Tahun 2025 semakin membara. Hingga Rabu (5/11), jumlah peserta yang telah mendaftar tercatat mencapai 1.600 orang, melampaui target awal sebanyak 1.500 peserta.Antusiasme tinggi tersebut terungkap dalam Rapat Pemantapan Penyelenggaraan SRGF dan Festival Danau Ranau yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sekda Sumsel), Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., di Ruang Rapat Bina Praja (Rabu, 5 November 2025).Dalam arahannya, Sekda Sumsel menegaskan bahwa rapat ini merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan.“Ini rapat pemantapan yang sudah beberapa kali kita lakukan. Saya kira ini rapat terakhir. Selanjutnya tinggal hal-hal teknis yang bisa dikomunikasikan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Edward Candra.Ia menambahkan, SRGF dan Festival Danau Ranau merupakan agenda tahunan unggulan kerja sama Pemprov Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga dan pariwisata, tetapi juga sarana untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat.“Event ini punya multiplier effect luar biasa. Peminatnya tinggi, dari target 1.500 peserta kini sudah lebih dari 1.600 dan masih mungkin bertambah,” jelasnya.Menurut Edward, dampak positif kegiatan ini sudah mulai dirasakan masyarakat setempat. Sektor UMKM, penginapan, dan homestay mengalami lonjakan permintaan signifikan, bahkan sebagian besar sudah penuh dipesan.“Kita ingin acara ini tidak tanggung. Harapannya sukses, peserta nyaman, masyarakat berkesan. Kalau ada peserta dari luar daerah, kesan baik itu bisa dibawa pulang. Karena itu, persiapan harus benar-benar matang,” tegasnya.Sekda juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk kesiapan rute, keamanan penonton, hingga fasilitas kesehatan di sepanjang jalur yang akan dilalui peserta.“Berkaca dari tahun sebelumnya, kita tahu apa yang perlu diperbaiki. Soal rute harus jelas, penonton diawasi dengan ketat agar peserta aman dan masyarakat juga terhibur,” ujarnya.Rangkaian kegiatan Sriwijaya Ranau Gran Fondo dan Festival Danau Ranau XXIV Tahun 2025 akan digelar pada 14–15 November 2025. Sejumlah agenda menarik telah disiapkan, di antaranya Gala Dinner, Lomba Gran Fondo dengan start pukul 06.10 WIB, serta Festival Danau Ranau yang dimeriahkan dengan pagelaran seni tari dan musik dari 19 kecamatan di OKU Selatan.Sementara itu, Sekda OKU Selatan, H.M. Rahmatullah, S.STP., MM, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Gubernur Sumsel dan seluruh pihak yang terlibat.“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumsel atas dukungannya di tengah keterbatasan anggaran. Ini adalah upaya bersama untuk mempromosikan potensi wisata yang bukan hanya milik OKU Selatan, tapi juga kebanggaan Sumsel,” ungkap Rahmatullah.Ia juga menuturkan bahwa sinergi antara Pemkab OKU Selatan, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh elemen masyarakat berjalan baik untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan sukses.“Homestay sudah penuh, masyarakat antusias, dan kami yakin kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi wisata, tapi juga menggerakkan perekonomian sekitar Danau Ranau,” pungkasnya.Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, jalur yang akan dilalui peserta terus dibenahi. Beberapa titik yang masih memerlukan perbaikan ditargetkan rampung paling lambat 10 November 2025, dengan dukungan sinergi antara Dinas PU Kabupaten dan Provinsi serta pembersihan jalur oleh BPBD.

Baca Detail
Wagub Sumsel : Jadikan Forum Emas Khatulistiwa Wadah Pererat kebersamaan Sumsel
05 Nov 2025 Dilihat 926x

Wagub Sumsel : Jadikan Forum Emas Khatulistiwa Wadah Pererat kebersamaan

Palembang — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menerima audiensi Forum Emas Khatulistiwa di ruang tamu Wakil Gubernur. Rabu (5/11/2025)Pertemuan yang dipimpin H Maramis ini  berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai ajang silaturahmi serta penyampaian draf pengurus Forum Emas Khatulistiwa Sumsel.Forum Emas Khatulistiwa sendiri merupakan wadah yang beranggotakan berbagai etnis dan kalangan masyarakat dari beragam suku di Sumatera Selatan. Dalam kesempatan itu, perwakilan forum juga menyampaikan rencana pelantikan pengurus yang akan digelar di Griya Agung.Wagub Cik Ujang menyambut baik kehadiran Forum Emas Khatulistiwa dan memberikan dukungan penuh atas rencana kegiatan tersebut. Ia berharap pelantikan dan seluruh agenda forum dapat berjalan lancar serta menjadi wadah yang mempererat kebersamaan dan kerukunan antarwarga di Sumatera Selatan.Acara ini Dihadiri perwakilan Kesbangpol dan Pejabat terkait.

Baca Detail
Antisipasi Puncak Bencana, Polda dan Pemprov Sumsel Gelar Apel Siaga Hidrometeorologi Sumsel
05 Nov 2025 Dilihat 1211x

Antisipasi Puncak Bencana, Polda dan Pemprov Sumsel Gelar Apel Siaga Hidrometeorologi

Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Edward Candra, menghadiri Apel Kesiapan dalam rangka Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (5/11/2025).Apel kesiapan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang diselenggarakan di seluruh Indonesia, bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan perangkat dalam menghadapi potensi bencana alam di masa mendatang.Dalam amanat yang disampaikan oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol. M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si., ditekankan bahwa apel ini sangat penting untuk memastikan kesiapsiagaan personil dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, serta potensi bencana lainnya."Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai negara dengan risiko bencana yang tinggi. Dampak bencana alam tersebut bukan hanya kerugian harta dan ekonomi, namun juga dapat menimbulkan trauma bagi masyarakat," ujar Wakapolda.Wakapolda juga mengingatkan bahwa periode puncak bencana hidrometeorologi di Indonesia diperkirakan terjadi mulai November 2025 hingga Februari 2026. Periode ini membawa kerawanan tinggi terhadap bencana banjir, tanah longsor, hingga kemungkinan erupsi gunung berapi.Kehadiran Sekda Edward Candra dalam apel ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel untuk bersinergi penuh dengan TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, demi meminimalisir risiko dan kerugian di tengah masyarakat.Turut hadir para Kepala Forkopimda lainnya

Baca Detail
Pemprov Sumsel Cetak 'Digital Storyteller', Literasi Digital Ubah Aparatur Jadi Produsen Konten Kreatif Sumsel
04 Nov 2025 Dilihat 1526x

Pemprov Sumsel Cetak 'Digital Storyteller', Literasi Digital Ubah Aparatur Jadi Produsen Konten Kreatif

Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumsel menyelenggarakan kegiatan Literasi Digital bertajuk "Produksi Konten Kreatif, Teknis Praktis Membuat Konten Media Sosial yang Informatif, Edukatif, dan Menarik." Acara ini berlangsung di Hotel The Zuri Palembang pada Senin (3/11/2025).Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mentransformasi aparatur pemerintah menjadi produsen informasi yang kreatif, cerdas, dan beretika, memastikan narasi dan kebijakan Pemprov Sumsel tersampaikan dengan baik dan efektif kepada masyarakat.Mewakili Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Pemprov Sumsel, Zulkarnain, S.E., M.M., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya Pemprov Sumsel dalam membangun komunikasi publik yang sehat, cerdas, dan beretika."Dengan literasi digital yang kuat, aparatur pemerintah tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga produsen informasi yang berintegrasi dan inspiratif," ujar Zulkarnain.Ia menekankan pentingnya kemampuan menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan menarik. Zulkarnain berharap peserta dapat memahami teknik praktis memproduksi konten digital—mulai dari ide, penulisan naskah, pengambilan gambar, hingga penyajian visual yang efektif—agar pesan pemerintah diterima masyarakat secara positif.Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.M., dalam sambutannya menyoroti tantangan komunikasi di era digital."Konten yang kaku dan terlalu teknis tidak akan mampu menarik perhatian audiens digital," kata Rika Efianti.Oleh sebab itu, Ia berharap pelatihan ini menghasilkan konten yang berdampak signifikan, di mana pesan-pesan kebijakan pemerintah dapat diterima, dipahami, dan menggerakkan partisipasi publik.Rika Efianti mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya. "Setelah acara ini, saya berharap kita tidak hanya kembali ke meja kerja dengan sertifikat, tetapi dengan komitmen baru dan keterampilan yang terasah untuk menjadi digital storyteller yang andal bagi instansi masing-masing," ujarnya.Ia menyimpulkan bahwa konten kreatif adalah investasi dalam transparansi dan akuntabilitas publik. Kegiatan ini juga secara eksplisit mendorong peserta untuk membangun jejaring dan berkolaborasi, memperkuat sumber daya komunikasi publik demi pelayanan dan penyampaian informasi instansi yang prima.

Baca Detail
Sekda Sumsel Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Bahas Alih Fungsi Lahan dan RTRW Sumsel
04 Nov 2025 Dilihat 1448x

Sekda Sumsel Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Bahas Alih Fungsi Lahan dan RTRW

Palembang, – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Edward Candra menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan pembahasan penataan ulang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), alih fungsi lahan, serta evaluasi program 3 juta rumah, yang digelar secara daring dari Command Center Pemprov Sumsel, Selasa (4/11/2025).Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, H. Tito Karnavian, itu menyoroti dinamika terkini faktor-faktor penyumbang inflasi nasional, termasuk tren harga emas yang mengalami kenaikan signifikan pada Oktober 2025.Mendagri menegaskan, harga emas saat ini menjadi salah satu komoditas yang mempengaruhi angka inflasi. Menurutnya, kenaikan harga emas selain dipengaruhi oleh suplai dan permintaan global, juga berdampak pada daya beli masyarakat.“Kita perlu waspadai kenaikan harga emas yang terus terjadi. Jika berlanjut, ini bisa berdampak pada inflasi nasional. Fokus pengendalian perlu diarahkan juga pada komoditas kebutuhan dasar seperti pakaian dan bahan makanan,” ujar Tito.Ia juga mengimbau pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga air minum, terutama menjelang akhir tahun, agar inflasi di daerah tetap terkendali.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI memaparkan bahwa inflasi nasional bulan Oktober 2025 tercatat sebesar 0,89 persen (month to month) dan 2,58 persen (year on year). Salah satu penyumbang utama inflasi bulan ini adalah emas perhiasan, disusul biaya perawatan pribadi serta kebutuhan rumah tangga lainnya.Disebutkan pula, beberapa provinsi seperti Banten, Kalimantan Tengah, dan Kepulauan Bangka Belitung menjadi daerah dengan kontribusi cukup besar terhadap inflasi Oktober. Untuk Provinsi Sumatera Selatan sendiri, tingkat inflasi tercatat sebesar 3,49 persen year on year berdasarkan data BPS per 3 November 2025.Dalam rapat tersebut juga hadir Menteri Pertanian RI serta Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menyoroti pentingnya menjaga kestabilan pasokan pangan. Program Mandiri Bertani Gotong Royong (MBG) turut disebut sebagai langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan produksi daging ayam ras dan telur guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Detail
Sertijab Kadisnakertrans , Edward Candra Harap  Indra Bangsawan Buat  Terobosan Baru Ciptakan Lapangan Kerja Sumsel
04 Nov 2025 Dilihat 2602x

Sertijab Kadisnakertrans , Edward Candra Harap Indra Bangsawan Buat Terobosan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, M.H., secara resmi menyerahkan jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan kepada pejabat definitif H. Indra Bangsawan, S.H., M.M., dalam acara sederhana yang berlangsung di ruang kerja Sekda (Selasa, 4/11/2025).Dalam sambutannya, Edward Candra mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai Plt. Kadisnakertrans, dirinya memiliki keterbatasan waktu sehingga belum dapat secara maksimal menjalankan seluruh program dan kegiatan di dinas tersebut.“Memang dalam beberapa bulan ini Disnaker berjalan belum maksimal karena masa jabatan yang cukup sebentar. Semoga dengan serah terima jabatan ini, Disnaker dapat segera memaksimalkan kinerjanya dalam menjalankan program-program yang sudah ada,” ujar Sekda.Lebih lanjut, Edward berharap agar dengan dilantiknya pejabat definitif, Disnakertrans Sumsel ke depan dapat menghadirkan terobosan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja baru guna menekan angka pengangguran di Sumatera Selatan.Sementara itu, Kadisnakertrans Sumsel yang baru, H. Indra Bangsawan, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan pentingnya kerja sama dan dukungan dari seluruh jajaran di lingkungan Disnakertrans.“Kami tentunya tidak bisa bekerja sendiri. Saya mohon bantuan bapak dan ibu sekalian dalam menjalankan tugas baru saya di Dinas Ketenagakerjaan ini,” ujarnya dengan penuh kerendahan hati.Serah terima jabatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan diwarnai suasana kekeluargaan. Acara turut disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Selatan, H. Ismail Fahmi, S.IP., M.Si., serta sejumlah pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Detail
Sekda Edward :  Siap Perkuat Kolaborasi Pemprov Sumsel - TNI AL, Terutama Dalam Pembangunan Infrastruktur Maritim Sumsel
03 Nov 2025 Dilihat 1441x

Sekda Edward : Siap Perkuat Kolaborasi Pemprov Sumsel - TNI AL, Terutama Dalam Pembangunan Infrastruktur Maritim

Palembang,  — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, menghadiri kegiatan Silaturahmi bersama Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III ,  Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M.  bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban di Griya Agung Palembang. Senin (3/11/2025).Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sumsel menyampaikan ucapan selamat datang kepada Laksamana Muda TNI Uki Prasetia beserta jajaran di Bumi Sriwijaya. Ia menegaskan bahwa Sumatera Selatan merupakan provinsi yang luas, strategis, serta memiliki jumlah penduduk mencapai 9 juta jiwa dengan pertumbuhan ekonomi yang termasuk tertinggi di Pulau Sumatera.“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan, kami ucapkan selamat datang. Sumsel memiliki potensi besar di berbagai sektor. Untuk komoditas padi, kita menempati posisi kelima secara nasional. Sinergi dengan TNI, khususnya Angkatan Laut, selama ini juga sangat membantu dalam menurunkan angka stunting dan mendukung gerakan Sumsel Mandiri Pangan di kawasan pesisir,” ujar Edward Candra.Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan TNI AL, terutama dalam pembangunan infrastruktur maritim seperti pelabuhan, yang akan segera diwujudkan bersama demi memperkuat konektivitas dan perekonomian daerah.Sementara itu, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Gubernur Sumatera Selatan beserta jajaran pemerintah provinsi.“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan kerja sama yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Sumsel. Ke depan, kami siap mendukung kebijakan provinsi, terutama terkait pengawasan dan pengetatan di dermaga-dermaga kecil guna mencegah penyelundupan dan peredaran narkotika melalui jalur laut,” ungkapnya.Menurutnya, koordinasi dan sinergi antara TNI AL dan Pemerintah Daerah akan terus diperkuat dalam berbagai kegiatan, baik di bidang keamanan laut maupun pembangunan wilayah pesisir.Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel atau yang mewakili, serta sejumlah pejabat TNI AL dan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.