Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur HD Luncurkan Program Mulok Kemandirian Pangan di Sumsel,  Tanamkan Semangat Produksi, Bukan Sekadar Konsumsi Sumsel
23 Oct 2025 Dilihat 1572x

Gubernur HD Luncurkan Program Mulok Kemandirian Pangan di Sumsel, Tanamkan Semangat Produksi, Bukan Sekadar Konsumsi

Palembang— Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi meluncurkan Program Muatan Lokal (Mulok) Kemandirian Pangan di tingkat SMA dan SMK se-Sumatera Selatan. bertempat di Hotel Novotel Palembang Kamis (23/10/2025)Dalam sambutannya, Gubernur HD menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya pandai belajar, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata di bidang pangan.“Ini salah satu cara kita mengedukasi generasi penerus agar tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga mampu memproduksi pangan. Ini penting demi keberlangsungan hidup masa depan,” ujar Herman Deru.Program yang telah dicanangkan sejak tahun 2021 ini, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada satu jenis pangan, tetapi lebih pada perubahan pola pikir atau mindset generasi muda agar lebih peduli terhadap pertanian, peternakan, serta kelestarian alam.“Saya berharap jangan hanya berhenti di seremoni. Perbanyak sosialisasi dan praktik nyata soal kemandirian pangan. Kita semua harus bertanggung jawab melihat bagaimana penerapannya di lapangan. Mari bersama-sama kita evaluasi dan kontrol implementasinya di sekolah,” pesan Gubernur.Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Mondiaboni, menambahkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan ICRAF (World Agroforestry) dalam mengimplementasikan pelatihan dan program kemandirian pangan di 997 sekolah SMA dan SMK se-Sumatera Selatan.“Kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjaga ketahanan pangan, sesuai visi dan misi Bapak Gubernur: Sumsel Maju untuk Semua dan Mandiri Pangan,” ujar Mondiaboni.Sementara itu, Direktur ICRAF, Andre Ekadinata, menyampaikan dukungannya terhadap gerakan kemandirian pangan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.“Gerakan ini sangat perlu didukung karena menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sumber pangan lokal. Melalui pembelajaran muatan lokal ini, kita menyiapkan masa depan yang tangguh dan berdaulat pangan,” jelas AndreDukungan juga datang dari Direktur  Kurikulum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, ibu Laksmi, yang mengapresiasi langkah Sumatera Selatan dalam menerapkan pendidikan berbasis kearifan lokal.“Kurikulum muatan lokal seperti ini adalah upaya penting daerah untuk mempelajari budaya dan pangan lokal. Kami akan segera meluncurkan pendidikan pangan dan gizi di SMA dan SMK di seluruh Nusantara agar daerah-daerah dapat mengembangkan potensi pangan lokalnya,” ungkap Laksmi.Turt hadir Para Kepala OPD Prov Sumsel, perwakilan kepala sekolah SMA dan SMK.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Buka Lomba Kadarkum 2025: Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kesadaran Hukum Sumsel
22 Oct 2025 Dilihat 1416x

Gubernur Sumsel Buka Lomba Kadarkum 2025: Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kesadaran Hukum

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka secara resmi Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tahun 2025 tingkat pelajar SMA/SMK se-Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (22/10).Dalam suasana penuh semangat dan keakraban, Gubernur Herman Deru menyambut hangat kehadiran para peserta dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Ia mengapresiasi semangat para pelajar yang menjadi bagian dari generasi sadar hukum sejak dini.“Selamat datang kepada seluruh peserta Lomba Keluarga Sadar Hukum. Kehadiran kalian membawa energi positif dan menjadikan kegiatan ini lebih hidup dan bermakna,” ujar Herman Deru.Gubernur menegaskan, lomba Kadarkum bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk membentuk masyarakat yang cerdas hukum, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta menghindari berbagai perbuatan yang melanggar hukum.“Dengan meningkatnya kesadaran hukum, kita berharap angka pelanggaran dan tindak kriminalitas dapat terus berkurang. Masyarakat yang paham hukum akan lebih beradab, tertib, dan saling menghargai,” tambahnya.Herman Deru juga mengajak para peserta menjadikan lomba ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat belajar dan memahami hukum sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.“Jadikan ajang ini sebagai langkah awal untuk terus mempelajari dan memahami hukum. Dari sinilah lahir generasi yang mampu menjadi teladan dalam menegakkan nilai-nilai keadilan,” pesan Gubernur.Lomba Kadarkum 2025 ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran hukum nasional menuju terwujudnya masyarakat yang cerdas hukum dan berkarakter Pancasila.Turut hadir dalam kegiatan ini Kakanwil Hukum  Sumatera Selatan Maju Amintas Siburian, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel, serta Kabag Hukum dari kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Detail
HD Tegaskan Komitmen Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Pesantren Sebagai Pilar Penting Pembentukan Karakter Generasi Muda Sumsel
22 Oct 2025 Dilihat 1206x

HD Tegaskan Komitmen Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Pesantren Sebagai Pilar Penting Pembentukan Karakter Generasi Muda

Banyuasin. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan bahwa santri memiliki peran besar tidak hanya dalam sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga dalam membangun peradaban masa depan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Inspektur Upacara Puncak Hari Santri 2025 yang diselenggarakan di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, bersama perwakilan pondok pesantren disekitaran Kota Palembang (Rabu, 22/10/2025)Dalam amanatnya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.“Santri bukan hanya pelajar agama, tetapi juga pejuang bangsa. Semangat Resolusi Jihad yang digelorakan KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945 adalah bukti nyata peran besar pesantren dan santri dalam sejarah bangsa,” ujar Deru.Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Gubernur menilai tema tersebut menjadi pengingat bagi santri untuk terus berkontribusi membawa nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan ke tingkat global.Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pondok pesantren yang hadir, sembari menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk terus mendukung penguatan pesantren sebagai pilar penting pembentukan karakter generasi muda.“Pondok pesantren adalah benteng moral dan intelektual bangsa. Santri harus menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan tangguh secara sosial,” tambahnya.Di akhir sambutan, Gubernur mengajak seluruh santri untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan nasionalisme dalam bingkai NKRI.“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” tutupnya.Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan Drumband yang dimainkan oleh anak didik Pondok Pesantren tersebut.Turut hadir Manager Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, Dr. Hj. Izzah Zen Syukri, M.Pd., Mudir Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, H. M. Husni Thamrin dan Para Kepala OPD Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Detail
HD Saksikan 300 Debitur Sumsel Ikuti Penandatanganan  Akad KUR Serentak di 38 Provinsi Sumsel
22 Oct 2025 Dilihat 1308x

HD Saksikan 300 Debitur Sumsel Ikuti Penandatanganan Akad KUR Serentak di 38 Provinsi

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyaksikan penandatanganan 800.000 akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) gang diperuntukkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan secara serentak di 38 Provinsi secara virtual (Graha Bina Praja Prov. Sumsel, Selasa, 21/10/2025).Dalam kesempatan itu, HD menjelaskan bahwa skema KUR yang disalurkan memiliki variasi plafon mulai dari Rp50 juta, Rp200 juta, hingga Rp500 juta, disesuaikan dengan pengajuan dan hasil penilaian pihak perbankan. “Program ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk mendorong perekonomian melalui sektor UMKM agar terus tumbuh dan berdaya saing,” ujar HD.Meski demikian, HD  menekankan bahwa permodalan bukan satu-satunya solusi untuk mengembangkan UMKM. “Yang paling penting adalah keterampilan berwirausaha. Modal bisa diberikan, tapi tanpa keterampilan, usaha sulit berkembang,” tegas HD.Selain keterampilan, pemasaran juga menjadi faktor kunci. Menurutnya, jika pasar terbuka luas, maka akses permodalan akan mengikuti.“Setelah penyaluran, perlu ada edukasi dan pelatihan. Jangan sampai debitur menganggap pinjaman ini sebagai hibah", saran HD.Ia juga menyoroti persoalan tingginya kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) di sektor UMKM yang sebagian disebabkan oleh minimnya literasi keuangan. Untuk itu, ia meminta perbankan bersama OJK dan BI meningkatkan pendampingan serta edukasi kepada debitur agar memahami hak dan kewajiban mereka sebagai nasabah.Herman Deru menambahkan bahwa di tengah keterbatasan APBD, pertumbuhan ekonomi daerah harus digerakkan oleh sektor riil dan partisipasi masyarakat pelaku usaha.Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, Amiruddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) serentak di Provinsi Sumatera Selatan diikuti oleh 300 debitur yang hadir di Aula Bina Praja.Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Akad Massal KUR Nasional 800.000 UMKM yang digelar secara hybrid di 38 provinsi seluruh Indonesia. Secara nasional, acara tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mewakili Presiden Republik Indonesia, sementara di Sumatera Selatan turut dihadiri oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumsel, serta sejumlah pimpinan perbankan daerah.Dalam kegiatan di Palembang, peserta akad massal berasal dari sejumlah bank penyalur, di antaranya Bank Sumsel Babel, Bank Mandiri, dan BNI, masing-masing menghadirkan sekitar 75 debitur.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Gubernur HD : KADIN Sumsel,  Mitra Strategis Pemerintah, Perkuat Sektor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sumsel
21 Oct 2025 Dilihat 1362x

Gubernur HD : KADIN Sumsel, Mitra Strategis Pemerintah, Perkuat Sektor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Palembang — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka secara resmi Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Selatan, yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Pangan Murah dan Peresmian Dapur MBG Sumsel, bertempat di Transmart Palembang, Selasa (21/10/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya kepada KADIN Sumsel yang dinilai telah menunjukkan komitmen kuat sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya dalam memperkuat sektor ekonomi, tetapi juga dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.“Acara ini tidak hanya menjadi momentum untuk menampilkan potensi dunia usaha di Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian KADIN terhadap masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah dan Dapur MBG yang hari ini kita resmikan bersama,” ujar Herman Deru.Gubernur menegaskan, Gerakan Pangan Murah memiliki arti penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau.Ia juga mengapresiasi langkah-langkah KADIN yang menurutnya tidak hanya berorientasi pada bisnis dan keuntungan semata, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.Selain itu, peresmian Dapur MBG KADIN Sumsel menjadi inovasi yang diharapkan mampu membuka peluang baru dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.“Inisiatif seperti Dapur MBG ini menunjukkan bahwa KADIN tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Deru.Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya terhadap pertumbuhan industri di Sumatera Selatan yang disebutnya berada di atas rata-rata nasional.“Sumsel ini memang beda. Saya melihat kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha di bawah KADIN Sumsel sangat luar biasa. Sinergi seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh untuk mendukung pembangunan baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Anindya.Kegiatan Rapimprov KADIN Sumsel ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, agar bersama-sama mendorong ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.Turut hadir  Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Baca Detail
Sekda Sumsel Dorong Sinergi Investasi untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Sumsel
21 Oct 2025 Dilihat 1425x

Sekda Sumsel Dorong Sinergi Investasi untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat investasi guna mempercepat transformasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.Hal itu disampaikan Edward Candra saat mewakili Gubernur Sumatera Selatan pada kegiatan 2nd Sriwijaya Economic Forum yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di Ballroom Hotel The Excelton Palembang (Selasa, 21/10/2025).Dalam kesempatan tersebut, Sekda menekankan bahwa investasi memiliki peran strategis sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.“Investasi yang berkualitas akan menciptakan efek berganda bagi berbagai sektor, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing Sumatera Selatan di tengah tantangan global,” ujarnya.Ia mengapresiasi capaian ekonomi Sumatera Selatan yang tumbuh solid sebesar 5,42% (yoy) pada triwulan II tahun 2025 — tertinggi kedua di Sumatera — yang didorong oleh pertumbuhan investasi sebesar 5,65%. Meski demikian, ia menilai upaya peningkatan masih diperlukan agar sejalan dengan target RPJMD mencapai 8% pada tahun 2030.Selanjutnya, Edward Candra menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel terus memperkuat iklim investasi melalui penerapan Perda Nomor 5 Tahun 2022 dan Pergub Nomor 31 serta 32 Tahun 2023 yang mengatur tentang pemberian insentif, kemudahan perizinan berbasis risiko, dan peningkatan tata kelola investasi.Selain itu, Pemprov Sumsel juga tengah menyiapkan dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk mempromosikan proyek potensial kepada investor, serta menerbitkan SK Pengawasan Terintegrasi PP Nomor 28 Tahun 2025 guna memastikan realisasi investasi berjalan efektif.Sekda juga mengingatkan pentingnya kolaborasi untuk mengatasi tantangan seperti tumpang tindih regulasi, sengketa lahan, dan proses perizinan yang belum sepenuhnya sinkron antarinstansi.Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyampaikan bahwa perekonomian Sumsel terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2025 mencapai 5,42 persen (yoy), lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,12 persen dan menjadi yang kedua tertinggi di Pulau Sumatera.Menurutnya, pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor pertambangan, industri pengolahan, dan perdagangan, serta diperkuat oleh proyek strategis nasional seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan meningkatnya aktivitas masyarakat.Bambang juga melaporkan bahwa realisasi investasi hingga triwulan II 2025 mencapai Rp12,67 triliun atau 62,09 persen dari target RPJMD, didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) dari Singapura, Tiongkok, dan Belanda. Sementara inflasi tetap terkendali di angka 3,44 persen (yoy), berkat sinergi program pengendalian harga seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) dan GNPIP.Kinerja sektor keuangan juga menunjukkan penguatan, dengan pertumbuhan kredit mencapai 8,16 persen (yoy) dan transaksi digital QRIS melonjak hingga 85,04 persen, dengan total nilai transaksi mencapai Rp2,17 triliun.Turut hadir Kepala Perwakilan BPKP Sumsel Supriyadi, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Dr. Wan Dayantolis, Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Kementerian Investasi Agus Prayitno, Ketua Apindo Sumsel Sumarjo Saragih, Ketua ISEI Sumsel Prof. Azwardi, serta para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
HD : Kolaborasi Berkelanjutan Pemprov Sumsel dan Kejati Sumsel Optimalkan  Pengelolaan serta Pemanfaatan Aset Daerah Sumsel
20 Oct 2025 Dilihat 936x

HD : Kolaborasi Berkelanjutan Pemprov Sumsel dan Kejati Sumsel Optimalkan Pengelolaan serta Pemanfaatan Aset Daerah

Palembang– Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sumsel dalam mengoptimalkan pengelolaan serta pemanfaatan aset daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Capaian Sinergitas Pemerintah Daerah dan Kejaksaan Dalam Pemanfaatan Aset Daerah yang digelar di Griya Agung Palembang, Senin (20/10/2025).Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, HD bersama jajaran Pemprov Sumsel berdiskusi langsung dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, dr. Yulianto, S.H., M.H., dan jajaran terkait capaian pengembalian sejumlah aset milik daerah yang selama ini diperjuangkan oleh pihak Kejati.“Permasalahan aset ini sudah sering kita bahas bersama antara Pemprov Sumsel dan Kejati Sumsel. Saya sangat mengapresiasi kerja keras Kejaksaan yang telah memperjuangkan aset-aset daerah hingga kembali menjadi milik Pemprov Sumsel,” ujar Herman Deru.Gubernur juga meminta agar seluruh aset yang telah dikembalikan maupun masih dalam proses penyelesaian dapat didata secara rinci. Menurutnya, keberadaan daftar dan nomenklatur aset akan menjadi dasar penting dalam pengelolaan dan pemanfaatan ke depan.Selain membahas aset, Gubernur Herman Deru juga menyinggung komitmen Pemprov Sumsel untuk terus mengembangkan sektor Health Tourism (pariwisata kesehatan) sebagai salah satu langkah strategis mendorong perekonomian daerah yang berkelanjutan.Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel dr. Yulianto, S.H., M.H.  menyampaikan bahwa pihaknya terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penyelesaian aset pemerintah, termasuk tanah reklamasi milik Pemprov Sumsel di kawasan Jakabaring."Beberapa waktu lalu kami juga mendapat penghargaan dari Kementerian ATR/BPN sebagai bentuk pengakuan atas upaya tersebut,” jelas Yulianto.Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran bidang intelijen Kejati Sumsel yang turut berperan aktif dalam menangani permasalahan masyarakat yang menempati lahan aset milik pemerintah provinsi, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan berkeadilan.Turut hadir Sekda Sumsel H. Edward Candra, Bupati Lahat sekaligus Ketua APKASI Bursah Zaenubi, Ketua Komisi I DPRD Sumsel Hj. Meilinda, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Terima Laporan Hasil Reses DPRD Prov Sumsel Sumsel
20 Oct 2025 Dilihat 1013x

Pemprov Sumsel Terima Laporan Hasil Reses DPRD Prov Sumsel

Palembang. Sekretaris Daerah Edward Candra hadiri Rapat Paripurna XXIII DPRD Prov Sumsel dengan agenda penyampaian laporan hasil pelaksanan kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD Prov Sumsel. Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin 20/10/2025.Rapat dipimpin oleh wakil ketua DPRD sumsel H. Nopianto, S.Sos., MMIa mengatakan reses merupakan penyerapan aspirasi langsung kepada masyarakat yang didengar secara langsung dan di bagi oleh beberapa kelimpok sesuai dengan dapil.Ia menambahkan penyampaian hasil reses ini sebagai masukan kepada pemprov Sumsel untuk dapat ditinjaklanjuti sebagai penyerapan aspirasi masyarakat.Muhammad Toha, SAg sebagai perwakilan kelimpok Dapil sumsel satu yakni Kota Palembang menyampaikan berdasarkan hasil reses merekomendasikan diantaranya perbaiki berapa titik jalan yang sering menyebabkan kecelakaan,Memperbaiki Alur baru drainase, lampu jalan yang rawan terjadi kriminalitas serta perbaikan sistem pendidikan yang ada di kota Palembang."Kami dari Dapil satu Sumsel menyarankan hasil reses untuk dijadikan bahan pertimbangan dan diperahtikan secara khusus sebagai wujud pelayanan  kepada masyarakat"ungkapnyaBerbagai hasil reses telah disampaikan oleh seluruh perwakilan kelompok dapil-dapil untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi Sumsel dan laporan penyampaian hasil reses telah diberikanHasil reses dianggap penting sebagai tindak lanjut kebutuhan masyarakat.

Baca Detail
Fadli Zon Kukuhkan Pengurus Daerah PPFI Sumatera Selatan Masa Bakti 2024–2029 Sumsel
20 Oct 2025 Dilihat 1144x

Fadli Zon Kukuhkan Pengurus Daerah PPFI Sumatera Selatan Masa Bakti 2024–2029

Palembang. Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PPFI) yang juga Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Daerah PPFI Sumatera Selatan Masa Bakti 2024–2029 di Halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (Senin, 20/10/2025).Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan bahwa kegiatan filateli bukan sekadar mengoleksi perangko, tetapi juga menjadi sarana untuk mempelajari sejarah bangsa, menumbuhkan rasa disiplin, dan memperkaya wawasan kebudayaan.“Filateli ini tidak hanya sekadar tentang perangko. Melalui perangko kita bisa belajar tentang sejarah, tokoh bangsa, dan perjalanan peradaban. Meskipun kita sudah berada di era digital, seluruh dunia masih memproduksi perangko. Bahkan perangko kini menjadi artefak sejarah yang bernilai tinggi,” ujar Fadli Zon.Dalam rangka memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Fadli Zon juga mengumumkan peluncuran 80 desain perangko khusus, terdiri dari 79 perangko bertema kemerdekaan dan satu perangko khusus pendiri PPFI.Ia menjelaskan, perangko pertama di Indonesia diterbitkan pada tahun 1864, dan sejak saat itu, filateli menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa. Pameran filateli yang digelar di Palembang kali ini merupakan bagian dari rangkaian pameran keliling nasional yang dimulai sejak bulan Agustus 2025.“Pameran ini kami hadirkan agar dapat dinikmati masyarakat dan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat para pendiri bangsa melalui koleksi perangko,” tambahnya.Fadli Zon juga menyinggung tentang kekayaan budaya yang dimiliki Kota Palembang. Dimana menurutnya Sungai Musi menyimpan begitu banyak jejak sejarah dan budaya yang panjang."Bisa jadi, Palembang ini lebih tua dari yang kita ketahui. Di mana ada sungai, di situ ada peradaban. Dan kebudayaan bukan hanya seni dan kesenian, tetapi juga bahasa, sastra, film, hingga budaya digital,” ungkapnya.Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa adikuasa dalam bidang kebudayaan, dan pendirian Kementerian Kebudayaan oleh Presiden menunjukkan komitmen negara untuk menjaga serta mengembangkan warisan budaya bangsa.“Mari kita jaga kebudayaan yang kita miliki. Museum harus kita rawat dan perindah. Ini kerja bersama antara pemerintah pusat, daerah, serta para budayawan dan komunitas kebudayaan,” tutup Fadli Zon.Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Fadli Zon di Bumi Sriwijaya.“Kehadiran Bapak Fadli Zon tentu menjadi spirit tersendiri bagi aktivitas kebudayaan di Sumsel. Kami berharap bimbingan dan perhatian dari pusat agar potensi budaya di kota Palembang, yang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia dapat terus dikembangkan,” ujar Herman Deru.Menurutnya, kegiatan pelantikan ini sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk tetap melestarikan hobi filateli dan memperkuat jejaring antar pecinta perangko di tingkat nasional maupun internasional.Acara pelantikan turut dirangkaikan dengan pameran perangko bertema “Para Pendiri Bangsa dan Jumpa Museum”, yang menampilkan koleksi perangko bersejarah dari berbagai daerah.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa, Para Kepala OPD Provinsi Sumatera Selatan, Forkopimda Kota Palembang, serta Para Penggiat Budaya dan Komunitas Filateli.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.