Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Edward Candra Harap Alumni PMII Jadi Jembatan Antara Intelektual dan Pengabdian Masyarakat
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Edward Candra, menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Sumsel. Acara pelantikan dilaksanakan di Griya Agung, Minggu (9/11/2025).Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum IKA PMII, Drs. H. Fathan Subchi, MAP., CIISA, CHFA, CSFA, QIA, CFRA. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Syafitri Irwan M.Pd.I. resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA PMII Sumsel yang baru.Dalam sambutannya mewakili Gubernur, Sekda Edward Candra menegaskan peran penting IKA PMII sebagai jembatan antara intelektual dan pengabdian masyarakat. Ia menyebut PMII sebagai sekolah kepemimpinan yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa."Saya berpesan agar kepengurusan yang baru dilantik ini segera menyusun program kerja yang realistis, inovatif, dan berorientasi manfaat bagi masyarakat," ungkap Edward Candra.Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa dalam konteks keindonesiaan saat ini, IKA PMII harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dengan mengedepankan spirit tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), dan ta'adul(adil). Ia mengajak alumni PMII untuk melawan ekstremisme dan segala bentuk polarisasi sosial.Sementara itu, dalam sambutan perdananya, Ketua PW IKA PMII Sumsel yang baru dilantik, Dr. H. Syafitri Irwan, menyatakan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Ia juga berjanji menjadikan PMII sebagai motor semangat pergerakan dan pengabdian di Sumsel."Untuk seluruh kader sebagai bagian keluarga besar, sudah saatnya alumni PMII bukan hanya pandai berwacana, namun mewujudkan gerakan konkret untuk kemajuan Indonesia, khususnya Sumatera Selatan," tegas Syafitri Irwan.Turut hadir Bupati Banyuasin Askolani dan sejumlah Kepala OPD lainnya.
Sumsel
Buka IDI Fun Run 2025, Gubernur Herman Deru Gaungkan Sumsel Health Tourism
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengumumkan langkah besar di sektor kesehatan dimana dirinya akan mencanangkan program Health Tourism Sumsel pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikannya saat membuka IDI Fun Run Charity 2025, kegiatan yang digelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Palembang dalam rangka memperingati HUT IDI ke-75 di Halaman Gedung DPRD Prov. Sumsel (Minggu, 9/11/2025).Acara yang diikuti ratusan peserta dari kalangan dokter, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum itu menjadi momentum penting bagi Pemprov Sumsel untuk memperkuat kolaborasi antara dunia medis dan masyarakat.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata kesehatan di Indonesia, asalkan mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan lokal.“Kita sering iri melihat negara tetangga yang menjadi tujuan utama pengobatan. Padahal, jumlah tenaga kesehatan dan alat kesehatan mereka tidak jauh berbeda dari kita,” ujar HD.“Karena itu, Sumsel akan mencanangkan Health Tourism di awal tahun 2026. Saya butuh dukungan semua tenaga kesehatan, baik junior maupun senior, agar masyarakat percaya pada pelayanan kesehatan yang ada di daerah sendiri,” lanjut HD.Menurutnya, Health Tourism bukan sekadar menjual layanan medis, tetapi juga menghadirkan kepercayaan, kenyamanan, dan pengalaman menyeluruh bagi pasien, termasuk dari luar daerah bahkan luar negeri.Ia menilai kegiatan seperti IDI Fun Run Charity menjadi contoh nyata bagaimana dokter hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia layanan kuratif, tetapi juga sebagai pendidik dan pelopor gaya hidup sehat.“Acara seperti ini menunjukkan bahwa dokter bukan hanya mengobati, tapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dini,” kata Herman Deru.Menutup sambutannya, HD menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh dokter Indonesia yang tengah memperingati hari jadinya.“Selamat ulang tahun ke-75 untuk Ikatan Dokter Indonesia. Mari kita bersama wujudkan Sumsel sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia,” pungkasnya.Sementara itu, Perwakilan IDI Palembang, dr. Abla Ghani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah memeriahkan kegiatan IDI Fun Run Charity 2025.“Terima kasih atas kebersamaan kita semua yang telah turut meramaikan IDI Run hari ini. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari peringatan HUT Ikatan Dokter Indonesia ke-75,” ujarnya.Ia menjelaskan bahwa dalam rangka memperingati HUT IDI ke-75, telah diselenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari bakti kesehatan, kegiatan ilmiah, hingga olahraga bersama seperti IDI Run ini, yang diikuti oleh sekitar 1.100 peserta.“Kami bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Olahraga adalah gaya hidup sehat bagi kita semua, dan IDI akan terus menggalakkan kegiatan olahraga di tengah masyarakat,” tambahnya.dr. Abla Ghani juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ajang kebersamaan dan kegembiraan bagi seluruh peserta.“Acara ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita semua — untuk bergembira dan menjaga kesehatan bersama IDI,” pungkasnya.Ia pun menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini, yang juga sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional pada 20 November mendatang.Turut hadir Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva HD dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
HD Buka Seminar Nasional Bantuan Hukum Gratis, Pastikan Hak Konstitusional Masyarakat Miskin Terpenuhi
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, secara resmi membuka Seminar Nasional Kebijakan Pelayanan Bantuan Hukum Gratis. Acara ini diselenggarakan dalam rangka Upaya Pemenuhan Hak Konstitusional Masyarakat Miskin, bertempat di Prof. Amzulian Rifai, SH., LL.M., Ph.D Hall 8 Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) Bukit, Sabtu (8/11/2025) pagi.Kegiatan seminar ini merupakan inisiasi kolaboratif antara Pengurus Wilayah Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Sumsel, bersama dengan Bagian Hukum Administrasi Negara dan Bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Unsri.Seminar ini sekaligus menjadi rangkaian acara penting dalam Pelantikan Pengurus Wilayah APHTN-HAN Sumselperiode baru.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa akses terhadap keadilan dan bantuan hukum adalah hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi."Seminar ini sangat penting dan relevan, terutama dalam memastikan bahwa hak konstitusional masyarakat miskin untuk mendapatkan keadilan dapat terpenuhi tanpa terkendala biaya. Negara harus hadir dalam menjamin hak ini," ujar Herman Deru.Kehadiran Gubernur dalam acara tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel untuk terus mendukung upaya penegakan hukum yang adil dan merata, serta memperkuat sinergi dengan akademisi dan praktisi hukum dalam pembangunan daerah.Turut hadir para kepala OPD
Sumsel
Gubernur HD Buka Turnamen Golf Dies Natalis ke-65 Fakultas Teknik Unsri
Palembang —Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka Turnamen Golf dalam rangka Dies Natalis ke-65 Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (FT Unsri) yang digelar di Kenten Heritage Golf Palembang Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara reuni dan silaturahmi antaralumni Fakultas Teknik Unsri.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen golf bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antaralumni dan memperluas jejaring kebersamaan.“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Lapangan golf yang digunakan hari ini menjadi tempat yang baik untuk menjalin keakraban dan kebersamaan. Semoga ukhuwah ini terus terjaga dan Fakultas Teknik Unsri semakin maju serta berkontribusi bagi pembangunan di Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.Gubernur juga berharap para alumni Fakultas Teknik Unsri dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan perhatian terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, saat ini Sumsel sedang gencar melaksanakan berbagai pembangunan baru yang membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan alumni perguruan tinggi.Sementara itu, Rektor Universitas Sriwijaya yang diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik, Bhakti Yudho Suprapto, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumsel dalam kegiatan tersebut.“Kami sangat berbahagia karena perayaan Dies Natalis ke-65 Fakultas Teknik ini mendapat perhatian dari Bapak Gubernur. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan semakin mempererat hubungan antaralumni,” ungkap Bakti.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda Provinsi Sumsel H. Apriyadi, Ketua IKA FT Unsri Andi Asmara, serta sejumlah pejabat dan tokoh alumni Fakultas Teknik Unsri.
Sumsel
Festival Literasi 2025, Lestarikan dan Pacu Minat Bakat Literasi di Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru membuka secara langsung Festival Literasi Sumsel Tahun 2025. Acara yang bertujuan melestarikan dan memacu minat bakat literasi di Sumsel ini digelar di Aula Asrama Haji Palembang, Jumat (7/11/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyoroti pentingnya penguasaan literasi yang melampaui sekadar membaca dan menulis. Beliau menekankan bahwa literasi, termasuk dalam komunikasi publik, adalah kunci keberhasilan."Pentingnya literasi bahasa serta ejaan yang kita pahami dalam kehidupan sehari-hari. Ada hal yang harus diketahui dalam menyampaikan pesan atau sambutan, yakni intonasi, artikulasi, isi, dan durasi, sehingga kita paham terhadap tujuan dari pembicaraan kita," ujar HD.Gubernur juga mengingatkan hadirin tentang pentingnya menyesuaikan konteks pembicaraan. "Ada seseorang yang sedang sambutan banyak sekali audiensnya lari karena tidak memahami situasi dan kondisi. Ini penting, jadi kita harus paham tema serta kepada siapa kita bicara," tambahnya.HD menegaskan bahwa literasi adalah landasan utama dalam wawasan pengetahuan yang mampu merubah arah kemajuan. "Literasi penting dalam semua lini. Dimulai dari pendidikan dasar, perbankan butuh literasi, KPU butuh literasi, Bawaslu butuh literasi, dan semua aspek butuh literasi," paparnya.Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel, Fitriana, menyampaikan bahwa gerakan literasi di Sumsel tumbuh dengan sangat baik dan telah diadopsi oleh berbagai kabupaten/kota."Literasi ini sejak tahun 2020 diinisiasi oleh Alm. Percha Leanpuri. Sejak itulah literasi lahir sebagai ruang kreasi, kreativitas, dan kolaborasi seluruh semangat masyarakat Sumsel," ungkap Fitriana.Ia menerangkan, tujuan utama Festival Literasi ini adalah sebagai ajang apresiasi capaian, sarana kreativitas, pemberdayaan UMKM, dan pelestarian budaya daerah.Dalam rangkaian acara yang sama, dilaksanakan pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten/Kota Periode 2025-2030. Selain itu, acara ini juga menjadi momen penyerahan penghargaan dari Nyalanesia.Penghargaan tersebut diberikan kepada Duta Literasi Sumsel, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M., yang dikukuhkan sebagai Duta Penggerak Literasi Nasional, sekaligus menetapkan Provinsi Sumsel sebagai Provinsi Aktif Literasi Nasional.Turut hadir Para Kepala Forkopimda Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel Tekankan Pembentukan Karakter dan Mental Tangguh Pemuda dalam Retret Jilid II Laskar Pandu Satria 2025
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Retret Pemuda Laskar Pandu Satria Jilid II Tahun 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Pramuka Palembang (Kamis, 6/11/2025).Kegiatan yang diinisiasi oleh Gubernur Sumsel ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan perwakilan pelajar SMA dan SMK dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.Retret ini bertujuan membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta menanamkan semangat solidaritas dan jiwa kepemimpinan di kalangan generasi muda.Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul di Bumi Perkemahan ini. Apa yang sudah kita lakukan di kuartal sebelumnya menunjukkan hasil luar biasa. Retret ini penting karena menjadi sarana pembinaan pemuda melalui berbagai metode, baik dari unsur TNI, Pramuka, maupun Polri serta Pengajar lainnya” ujar HD.HD menegaskan bahwa retret bukan hanya sebatas pembinaan fisik, tetapi juga merupakan upaya membentuk mental dan karakter guna mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi tahun 2045.“Secara kuantitatif, Indonesia akan memiliki lebih dari 67 persen penduduk usia produktif pada 2045. Namun, kita tidak hanya menyiapkan dari sisi jumlah, tapi juga kualitasnya. Pemuda Sumsel harus menjadi garda terdepan, bukan penonton,” tegas HD.Gubernur juga mengajak para peserta untuk menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.“Kalian harus menjadi penguasa IT, bukan korban IT. Jadilah mentor di lapangan, pemuda berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” tambah HD.Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga berpesan kepada para orang tua peserta agar mempercayakan sepenuhnya proses pendidikan kepada panitia selama kegiatan berlangsung.“Tempat ini adalah tempat menggembleng pemuda menuju kesuksesan. Percayakan anak-anak kalian kepada panitia penyelenggara, dan biarkan mereka fokus ditempa menjadi pribadi yang lebih tangguh,” pungkas HD.Diakhir sambutannya HD mengatakan dengan semangat kebersamaan, Retret Laskar Pandu Satria Jilid II Tahun 2025 diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda Sumsel yang disiplin, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Rudi, selaku Ketua Satuan Tugas Retret Laskar Pandu Satria Jilid II, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda Sumsel.“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman nilai moral dan etika bermasyarakat, membentuk karakter disiplin dan solidaritas, serta menumbuhkan komitmen pemuda dalam pembangunan daerah,” jelasnya.Rudi menambahkan, sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Pramuka diharapkan dapat membangun karakter dan semangat juang sejati di kalangan peserta.“Kami berharap peserta retret ini menjadi teladan dan penggerak kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.Ia juga melaporkan bahwa 100 peserta yang mengikuti retret berasal dari SMA/SMK Se Sumatera Selatan dimana para peserta akan didik selama satu pekan sejak tanggal 5 - 14 Nopember 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus Palembang.Turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian, Ketua Komisi V DPRD Prov. Sumsel Alwis Gani, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr. Haryo Sughiartono, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel H. Riza Fahlevi, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Bahas Kuota BBM, Sekda Tekankan Pentingnya Subsidi Tepat Sasaran
PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. Edward Candra, M.H., memimpin langsung Rapat Pembahasan Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (6/11) sore.Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sumsel untuk mencari solusi terhadap kemacetan kendaraan yang masih terjadi akibat antrean panjang ke daratan di sejumlah SPBU di wilayah Sumatera Selatan.Dalam Rapat tersebut, Sekda Edward Candra menegaskan perlunya langkah konkret dalam mengendalikan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran. “Kita harus memastikan subsidi BBM diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Pengendalian ini penting agar tidak terjadi ketimpangan dan penyalahgunaan,” ujarnya.Sekda juga menambahkan bahwa harga BBM non-subsidi saat ini setara dengan sekitar 2,5 liter BBM bersubsidi, sehingga diperlukan kesadaran bersama dalam penggunaan bahan bakar sesuai peruntukannya.Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel, di antaranya Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumsel Hendriansyah, ST., M.Si., dan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Henny Yulianti, S.IP., MM., serta perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas.Melalui rapat ini, diharapkan Pemerintah Provinsi Sumsel bersama stakeholder terkait dapat merumuskan kebijakan dan mekanisme pengendalian kuota BBM yang lebih efektif, sekaligus mengurangi dampak sosial seperti kemacetan akibat antrean panjang di SPBU.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Gelontorkan Rp. 40 Miliyar Bantu Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Empat Lawang
Empat Lawang - Perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru pada pembangunan infrastruktur di Provinsi Sumsel tidak diragukan lagi. Seperti di Kabupaten Empat Lawang Gubernur Herman Deru memberikan bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Tahun 2025 sebesar Rp. 40.994.969.153 Miliar.Bantuan tersebut diperuntukan bagi pembangunan ruas jalan yang ada di Kabupaten Empat Lawang termasuk Peningkatan Jalan Lingkar Kota Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.Usai menghadiri lPekan Daerah XVI Kontak Tani Nelayan (PEDA XVI KTNA) Provinsi Sumsel di Lapangan Pulo Mas Kabupaten Empat Lawang. Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, Forkopimda Empat Lawang meninjau Lanjutan Peningkatan Jalan Lingkar Kota Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Kamis (6/11/2025).Herman Deru mengatakan dalam pembangunan di Provinsi Sumsel ini tidak cukup Pemprov Sumsel saja tapi juga perlu dukungan semua pihak."Jadi Bagaimana kita menjadikan bangunan Sumsel ini melibatkan semua pihak baik itu TNI/Polri, PU, masyarakat dan semuanya terlibat,"terangnya.Herman Deru menyambut baik atas inisiatif Bupati Empat Lawang untuk membuat jalan lingkar hal ini tentu mempermudah akses mobilitas bagi masyarakat."Titik ini saya dengan pak Kapolda, pak Bupati , Forkopimda Empat Lawang dan semua pihak meninjau inisiatif Pak Bupati untuk membuat lingkar kota yangKita mulainya,"terangnya.Herman Deru mengatakan bantuan khusus Gubernur yang digelontorkan ini sebagiannya dibangunkan jalan lingkar ini. Bahkan agar capat penyelesaianya Herman Deru intrusikan kepada Kepala Dinas PU Provinsi Sumsel untuk membantu menyelesaikannya di tahun depan."Dari sebagian bantuan itu di bangunkan jalan lingkar ini. Tahun depan saya bilang kepada Kepala Dinas PU Provonsi Sumsel untuk bantu selesaikan jalan ini,"ucapnya.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Ajak Petani Sumsel Masuk Era Pertanian Modern Berbasis Hilirisasi
Empat Lawang – Pekan Daerah XVI Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA XVI KTNA) Sumatera Selatan tahun ini menjadi momentum penting bagi para pelaku pertanian untuk menunjukkan inovasi sekaligus memperkuat posisi Sumsel sebagai lumbung pangan nasional. Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru saat menghadiri langsung pembukaan kegiatan yang digelar di Lapangan Pulo Mas, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (6/11/2025).Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut PEDA bukan sekadar ajang pameran produk pertanian, tetapi menjadi pesta besar para petani untuk memamerkan kemampuan dan pencapaiannya. Menurutnya, adanya rangkaian dari hulu hingga hilir menunjukkan bahwa petani Sumsel semakin siap bersaing dalam pasar modern.“Kita hadiri PEDA KTNA ini sebagai pestanya para petani. Mereka unjuk gigi dari semua produk hulu sampai hilirisasinya. Ini luar biasa,” tegas Herman Deru.Dia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena produksi pangan di Sumsel terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Beras dan jagung menjadi sektor unggulan yang paling terlihat sebagai penopang swasembada pangan nasional.“Beras meningkat tajam, jagung meningkat tajam, dan nilai tukar petani juga meningkat,” tambahnya.Empat Lawang sebagai tuan rumah disebut memiliki kehormatan serta peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerahnya. Wilayah ini diyakini mampu tumbuh pesat di sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan bila dikelola secara terintegrasi dan melibatkan hilirisasi.“Mari kita jadikan Empat Lawang bukan hanya dikenal dengan tumbuhan tradisionalnya, tapi petani yang modern dan punya jiwa enterpreneur,” kata Herman Deru.Gubernur juga menekankan bahwa KTNA merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki jangkauan dan kapasitas besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya petani. Namun dukungan pemerintah kabupaten/kota sangat diperlukan untuk memastikan pendampingan berjalan efektif.“Saya himbau 17 kabupaten/kota menggandeng potensi SDM KTNA agar bisa mendorong kemajuan sektor pangan secara merata,” ujarnya.Herman Deru mengapresiasi KTNA Sumsel yang terus konsisten mempertahankan Sumsel sebagai salah satu provinsi penyumbang pangan terbesar nasional. Menurutnya, pengakuan tersebut harus dibarengi kerja nyata yang semakin kuat.“Dengan nama besar ini tentu diiringi kerja keras dan kerja besar,” tegasnya.Dia juga meminta pemerintah daerah untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor hilirisasi hasil panen agar nilai jual petani meningkat, bukan hanya terpaku pada perluasan lahan.“Kita jadikan momentum ini agar petani melaju tumbuh lebih tinggi, bukan hanya luas lahannya, tapi nilai tukar petaninya,” tandasnya.Sementara Ketua KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor menambahkan bahwa Sumsel menjadi salah satu dari lima provinsi penyumbang swasembada pangan nasional. Hal ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi petani di daerah tersebut.Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad menyebut KTNA sebagai wadah penting dalam pembentukan jejaring dan kolaborasi antar petani untuk menciptakan pertanian yang semakin efisien dan berdaya saing.