Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Herman Deru Teken MoU Percepatan Pembangunan Jalan Khusus Batubara dan 5 Flyover di Muara Enim
Muara Enim, Sumatera Selatan. Kabar baik bagi masyarakat Muara Enim, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memimpin penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersejarah antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Kabupaten Lahat, dan sejumlah pelaku usaha terkait percepatan pembangunan jalan khusus batubara serta pembangunan lima (5) jalan layang (Flyover) perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim. Acara penandatanganan berlangsung di Muara Enim pada Selasa (20/05/2025).Lima titik lokasi strategis yang akan dibangun Flyover adalah Flyover Sudirman (JPL 123), Flyover Sp. Belimbing (JPL 99), Flyover Ujan Mas (JPL 11), Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104), dan Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106).Dalam penjelasannya, Gubernur Herman Deru mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras dan upaya yang selama ini dilakukan untuk mencari solusi bagi permasalahan perlintasan kereta api. Ia optimis pembangunan flyover ini akan secara signifikan mengurangi kemacetan yang selama ini menghambat perjalanan masyarakat."Dalam kurun waktu 100 hari kerja, ini yang kami lakukan, bersepakat dengan 2 Bupati tandatangani nota kesepahaman. Tentang Pelaksanaan percepatan fly over . Jika 5 fly over ini selesai maka akan clear permasalahan yang ada (kemacetan lalu lintas) yang selama ini menghambat lalu lintas masyarakat"ungkapnya.Lebih lanjut, Gubernur HD meminta kepada perusahaan-perusahaan pengangkut batubara (hauling) untuk memiliki kepedulian terhadap pembangunan di Sumatera Selatan, salah satunya dengan mengalihkan pembayaran pajak kendaraan ke wilayah Sumsel. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah."Ini yang kami maksud peduli. Bagaimana mungkin aktivitasnya di sini namun plat kendaraannya dari luar? Kami minta hentikan penderitaan rakyat, berikan servis yang baik, tolong di perlintasan umum bantu disiram. Kita ingin sumber daya alam kita ini tereksploitasi dengan baik. Kita juga berterima kasih dengan adanya perusahaan ini dapat merekrut tenaga kerja," imbuhnya.Sementara itu, Bupati Muara Enim H. Edison menyampaikan bahwa dengan semakin meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api pengangkut batubara di Kabupaten Muara Enim, pembangunan flyover di berbagai titik menjadi sebuah keharusan mengingat perlintasan sebidang kerap menimbulkan kemacetan dan menghambat aktivitas masyarakat."Alhamdulillah, keluhan masyarakat selama ini tentang kemacetan perlintasan kereta api dapat kita kerjakan segera, sehingga dapat memperlancar aktivitas masyarakat. Terima kasih, mudah-mudahan niat kita dapat diijabah dan diperlancar," harap Bupati Edison.Acara diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), sejumlah perusahaan tambang, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan. Langkah ini menandai komitmen bersama untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur penting ini demi kelancaran transportasi dan kesejahteraan masyarakat.Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kadishub Sumsel Arinarsyah JS dan OPD lainnya.
Sumsel
HD Dukung Program Kabupaten Lahat Dalam Ketahanan Pangan dan Sumsel Healthy Tourism
Lahat, Sumatera Selatan – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur H. Cik Ujang menunjukkan kekompakan dengan menghadiri Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-156 Kabupaten Lahat. Acara yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi dan berlangsung khidmat. pada Selasa (20/05/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Kabupaten Lahat dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah memiliki modal utama untuk pembangunan yang pesat. Ia pun menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap program-program Kabupaten Lahat yang selaras dengan visi provinsi, terutama dalam ketahanan pangan dan Sumsel Healthy Tourism."Tentu kita semua akan mendukung rencana baik beliau (Bupati Lahat) yang akan fokus pada sektor pertanian dan peternakan (padi, ikan, dan sapi), serta perbaikan infrastruktur sekolah terutama toilet sekolah. Penting juga untuk kita intensifikasi kesehatan secara dini karena sehat itu mahal," ujar HD.Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat Lahat untuk memanfaatkan momentum peringatan hari jadi ke-156 ini sebagai ajang introspeksi atas capaian yang telah diraih dan merancang langkah strategis ke depan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.Sementara itu, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, SE dalam sambutannya menyampaikan semangat pembangunan yang akan digelorakan di usia ke-156 Kabupaten Lahat, dimulai dari desa. Ia menekankan bahwa kekuatan desa akan menjadi penopang utama ekonomi kabupaten, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangun dari desa demi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan."Kedepan, kami akan fokus menyelesaikan infrastruktur sekolah yang rusak, segera memberikan bantuan penyediaan bibit sapi, membangun bendungan irigasi, hingga membranding produk lokal seperti kopi agar lebih dikenal. Yang paling penting adalah membangun SDM unggul di bidang Sains dan Bahasa Inggris," ungkap Bupati BursahTurut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru, Wakil Bupati Lahat Widya Ningsih, Staf Ahli PKK Sumsel Lidyawati Cik Ujang, Anggota DPD RI Dr. Ratu Teni Leriva, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Sumsel
Instruksi Presiden Soal Kopdeskel, HD Langsung Gerak Cepat Akan Kumpulkan Kepala Daerah
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025.Rakor dilaksanakan secara luring dari Sasana Bhakti Praja Kemendagri, dan diikuti para Kepala Daerah se-Indonesia. Gubernur Sumsel H Herman Deru hadir secara daring di Sumsel Command Center, Senin, (19/5/2025).Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 9 Tahun 2025 telah diterbitkan terkait percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa dirinya ditunjuk sebagai ketua satuan tugas (satgas) percepatan pembentukan koperasi tersebut di tingkat provinsi Sumsel."Sebagai ketua satgas, langkah teknis yang akan kita lakukan adalah mengumpulkan para Kepala Desa, Lurah, Camat, serta Bupati/Walikotanya se-Sumsel pada tanggal 27 Mei mendatang. Namun, secara prinsip, pembentukan koperasi ini sudah berjalan dengan capaian 61 persen," ujar Gubernur Herman Deru.Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini menghadirkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 27 Maret 2025.Inpres ini bertujuan untuk mengambil langkah-langkah komprehensif, terkoordinasi, dan terintegrasi dalam rangka optimalisasi dan percepatan pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih."Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota diminta untuk memfasilitasi pembentukan koperasi ini, memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dan desa, menyelaraskan program dalam dokumen perencanaan daerah, serta mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukungnya, " Ujarnya.Selain itu, Kemendagri akan melakukan sosialisasi, pemantauan, evaluasi, pelaporan, pembinaan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan ini."Larangan dan sanksi bagi kepala desa yang tidak melaksanakan arahan terkait pembentukan koperasi ini. Gubernur dan pemerintah pusat akan memberikan teguran kepada Bupati/Wali Kota jika tidak ada tindakan, dan bahkan dapat dilakukan eksekusi terhadap Bupati/Wali Kota yang memiliki desa bermasalah," tegasnya.Tito Karnavian juga mendorong pemerintah daerah untuk mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam mendukung percepatan pembentukan koperasi ini, yang telah diatur dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 500. Beliau juga meminta agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dilibatkan secara aktif.Mendagri menekankan bahwa penguatan ekonomi desa sangat penting untuk mencegah urbanisasi yang berpotensi meningkatkan angka pengangguran. "Pak Presiden membentuk Koperasi Desa ini, mohon para kepala daerah kumpulkan camat-camat dan kades-kades diberikan pengarahan untuk mendorong pembentukan koperasi desa. Berikan timeline sebelum 31 Juni sudah membentuk atau sudah memperkuat yang sudah ada," tegasnya.Dalam kesempatan yang sama, disampaikan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Mei 2025, yang menunjukkan bahwa pada April 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Selatan sebesar 2,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,31. Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Muara Enim sebesar 4,04 persen (IHK 111,43) dan terendah di Kota Lubuk Linggau sebesar 2,22 persen (IHK 107,52). Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Sumsel pada April 2025 sebesar 1,39 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 2,15 persen.
Sumsel
Gubernur Apresiasi Komedi, Ajak Anak Muda Salurkan Bakat Lewat PASKI
Palembang. Dalam rangka menuju penetapan hari Komedi Nasional, Gubernur Sumsel hadiri sarasehan Komedi yang diselenggarakan oleh Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum PASKI Indonesia Sujarwo dan beberapa pengurus lainnya."Ini sebuah penghormatan saya untuk menghormati profesi ini, komedian ini sebenarnya profesi yang mulia, sebab betul-betul membuat orang bahagia, maka artinya komedian itu sangat bermanfaat"ungkap HD dalam memberikan sambutan pada sarasehan yang di selenggarakan di Monpera Palembang. Minggu, 18/05/2025.Ia menambahkan bagi anak-anak muda yang ingin menyalurkan bakatnya bisa bergabung langsung dalam organisasi Paski mengingat wadah ini akan menjadikan profesi yang menjanjikan."Teruslah berjuang, rekrut anak-anak muda karna banyak anak- anak muda yang sukses lewat komedi"tambahnya.Ketum Paski Jarwo menyampaikan komedi merupakan sebauh narasi yang bisa merubah keadaan susah menjadi senang sehingga sudah selayaknya untuk dapat ditentukan untuk menjadi salah satu hari Nasional, karna begitu banyak dari semua kegiatan yang di isi dengan komedi."Sarasehan ini bertujuan untuk menentukan hari Komedi Nasional yang akan menentukan penetapan hari dan tanggal untuk menjadi hari komedi Nasional yang kini masih pengajuan di DPRRI"ungkapnyaDalam rangkaian tersebut Ketua Umum Paski Indonesia Memeberikan penghargaan atas dukungan Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang selalu mendukung penuh kegiatan Paski.Turut hadir Kadispora Sumsel Rudi Irawan, Plt, Kadisbudpar Sumsel pandji tjahjanto dan para pegiat Komedi.
Sumsel
Momentum HUT Provinsi, Sekda Sumsel Buka Kebaya RUN 2025 yang Pertama di Sumsel
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bapak Edward Candra, secara resmi membuka acara Kebaya RUN 2025 pada Minggu (18/05/2025).Acara unik ini diselenggarakan oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Sumsel dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Provinsi Sumsel yang ke-70. Bertempat di Halaman Kantor DPRD Provinsi Sumsel, acara ini sukses menarik perhatian dan partisipasi sekitar 1000 peserta.Dalam sambutannya mewakili Gubernur Sumsel, Edward Candra menyampaikan apresiasi atas inisiatif PERWOSI Sumsel dalam menggelar Kebaya RUN. Ia menekankan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan berbagai pihak, dan menjadi event Kebaya RUN pertama di Sumatera Selatan."Olahraga lari saat ini telah menjadi tren positif dalam mewujudkan Sumsel yang bugar. Oleh karena itu, mari kita terus berolahraga apapun jenisnya dan bersama-sama menuju Sumsel Bugar," ujar Edward Candra.Ia juga berharap melalui Kebaya RUN ini dapat menghasilkan perempuan hebat di Sumatera Selatan yang sehat, segar, dan cantikKemeriahan acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby HD, Staf Ahli TP-PKK Provinsi Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, Anggota DPD RI Ibu Ratu Tenny Leriva HD, Tokoh Masyarakat Ibu Hj. Samantha Tivani HD, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Sumsel
Dorong Perempuan Melek Finansial, Ketua TP PKK Sumsel Dukung Penuh Program Si Cantik dari OJK
Palembang. Perempuan di Sumatera Selatan kini semakin didorong untuk cakap dalam mengelola keuangan, khususnya berbasis syariah. Hal ini ditandai dengan diluncurkannya program Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (Si Cantik) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan. Acara pembukaan yang digelar di Kantor OJK Sumsel, Sabtu (17/5), turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru.Dalam sambutannya, Hj. Feby menyampaikan apresiasi kepada OJK atas terselenggaranya program tersebut yang dinilai sangat relevan dan penting untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah di kalangan perempuan.“Literasi keuangan bukan hanya tentang angka, tapi tentang masa depan keluarga. Ia menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Feby.Ia menyoroti masih banyaknya keluarga yang mengalami masalah keuangan meskipun secara finansial terbilang cukup. Minimnya pemahaman tentang pengelolaan uang seringkali berujung pada keputusan yang salah, bahkan memicu ketergantungan pada pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.“Bukan hanya kerugian materi, tapi juga beban psikologis dan sosial. Ini yang harus kita antisipasi melalui edukasi yang tepat,” tambahnya.Lebih jauh, Ketua TP PKK Sumsel juga memaparkan peran aktif Gerakan PKK dalam pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Program ini telah melahirkan banyak pelaku UMKM perempuan yang produknya difasilitasi dalam wadah bernama Waroeng Pehkaka. Namun demikian, kendala seperti akses permodalan dan pemasaran produk ke tingkat yang lebih luas masih menjadi tantangan.“Kami berharap ke depan, OJK bisa terus mendampingi melalui program literasi keuangan serta pelatihan pemasaran yang berkelanjutan. Karena kader PKK adalah agen perubahan yang mampu menjangkau hingga ke lapisan masyarakat terbawah,” katanya.Tak hanya untuk perempuan, Feby juga menekankan pentingnya menyasar generasi muda dalam literasi keuangan demi menyambut Generasi Emas 2045. Ia berharap ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk disebarluaskan oleh para kader PKK di lingkungan masing-masing.Program Si Cantik dari OJK ini pun dinilai sebagai langkah strategis dan inspiratif dalam membangun kesadaran finansial yang lebih luas, dimulai dari keluarga, khususnya perempuan, sebagai pengelola utama ekonomi rumah tangga.Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perundangan Konsumen OJK RI, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan pesan penting kepada para perempuan Sumatera Selatan untuk lebih waspada terhadap maraknya penipuan digital.Friderica mengungkapkan rasa senangnya dapat hadir langsung dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah ini. Di hadapan para kader PKK dan peserta yang hadir, ia mengingatkan bahwa ancaman penipuan di dunia maya semakin nyata dan harus diwaspadai bersama.“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Dan saya ingin menyampaikan kepada Ibu-Ibu semua untuk berhati-hati saat bertransaksi online. Penting sekali untuk bisa membedakan mana yang benar, mana yang scam,” ujarnya.Menurut Friderica, banyak perempuan menjadi korban penipuan digital karena minimnya pengetahuan tentang modus-modus kejahatan siber yang semakin canggih. Oleh karena itu, edukasi mengenai perilaku penipuan online menjadi sangat penting agar masyarakat, terutama perempuan, tidak mudah terjerumus.“Di era digital ini, kita harus cermat dalam berinteraksi di dunia maya. Jangan sampai terjebak janji manis yang ternyata jebakan. Edukasi keuangan sangat penting, dan saya titipkan ini kepada seluruh Ibu-Ibu di Sumsel,” tegasnya.Selain memperingatkan soal penipuan digital, Friderica juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap ekonomi syariah dan ekonomi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman. Ia berharap melalui program Si Cantik, para perempuan di Sumatera Selatan bisa menjadi agen literasi keuangan yang tidak hanya mampu mengelola keuangan keluarga, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan ekonomi masa kini.Turut hadir Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M, Kepala OJK Sumsel Babel, Arifin Susanto, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Feby HD Berikan Dukungan untuk Posyandu Anggrek V Palembang
Palembang.Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Lustia Herman Deru, hari ini menghadiri acara Pembinaan Posyandu Anggrek V di Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sabtu, (17/5/2025).Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus upaya untuk meninjau langsung kondisi masyarakat setempat dan mendengarkan kendala yang dihadapi, dengan harapan dapat mewujudkan kebutuhan masyarakat di Posyandu Anggrek V.Dalam sambutannya, Feby HD menyampaikan bahwa Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan adalah mitra penting pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Ia menjelaskan adanya perubahan kebijakan Posyandu dari fokus pada pelayanan kesehatan menjadi penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). "Penerapan 6 SPM ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan komprehensif kepada masyarakat, " Katanya.Adapun 6 SPM tersebut meliputi Pelaksanaan SPM Pendidikan, SPM Kesehatan, SPM Pekerjaan Umum, SPM Perumahan Rakyat, SPM Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas), serta SPM Sosial. Feby HD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dan bekerjasama dengan kader Posyandu dalam menerapkan 6 SPM ini."Saya berharap kunjungan ini dapat membantu menyelesaikan berbagai kendala yang ada, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan. Semoga Posyandu Anggrek V dapat masuk dalam nominasi penilaian Posyandu tingkat lanjut, " Tandasnya.Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menyampaikan harapannya kepada kepengurusan Posyandu Anggrek V yang baru dilantik dua minggu lalu untuk dapat menjalankan tugas dengan baik. Pembinaan terhadap kader Posyandu di tingkat kecamatan dan kelurahan diharapkan dapat mewujudkan tujuan yang diinginkan.Pada kesempatan tersebut, Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Selatan memberikan bantuan berupa alat pantau tumbuh kembang (antropometri kit), banner, dan rompi sebagai dukungan untuk mewujudkan 6 SPM di Posyandu Anggrek V.Turut hadir dalam acara ini Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Desy Kasnayati Edward, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
HD : Sriwijaya Bukan Hanya Sejarah, Tetapi Semangat dan Nilai Luhur Inspirasi Membangun Sumsel
Palembang. Sebagai upaya terus melestarikan peradaban kejayaan budaya di Bumi Sriwijaya, Pemerintah Provinsi Sumsel menyelenggarakan Festival Sriwijaya XXXIII Tahun 2025 dengan tema " The Glory Of Sriwijaya" bertempat di Monpera Palembang. Jumat malam, 16/05/2025."Alhamdulillah Festival Sriwijaya masuk dalam salah satu dari 110 karisma event nusantara Kemenpar RI, dimana festival ini bertujuan untuk mengingatkan kita bahwa Sumsel memiliki aset yang begitu besar dari para leluhur kita yakni kerajaan Sriwijaya"ungkap HD saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Sriwijaya XXXIII tahun 2025.Ia melanjutkan bahwa Sumsel memiliki 2 event Nasional yang masuk dalam karisma Event Nusantara Kemenparekraf RI yaitu Festival Sriwijaya & Festival Perahu Bidar, serta ia mempromosikan bahwa Sumsel juga memiliki event tahunan lainnya yakni Sumsel Grand Fondo dan Dempo Run."Melalui Festival ini kita ingin menyampaikan kepada generasi sekarang dan masa depan bahwa Sriwijaya bukan hanya cerita sejarah akan tetapi semangat dan nilai luhur yang akan terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun Sumsel"tambahnyaSementara itu Plt, Kadisbudpar Sumsel pandji tjahjanto menyampaikan event ini merupakan event tahunan guna melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya, sejarah serta UMKM yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumsel." event ini untuk mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif serta meningkatkan wisatawan baik lokal maupun internasional di Sumsel. festival ini tetap digelar agar budaya kejayaan kerajaan Sriwijaya tetap dilestarikan dan di budayakan"paparnyaPada pembukaan tersebut menampilkan cerita- cerita kejayaan peradaban kerajayaan Sriwijaya yang memikat mata para tamu yang hadir sebagai pengingat kejayaan Kerajaan Sriwijaya di masa lampau.Turut hadir Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI Reza Pahlevi, Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru dan Para Bupati / Walikota se Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Kesuksesan Butuh Mental Kuat, Pemprov Sumsel dan OJK Sumsel Hadirkan SMSC untuk Wirausaha Muda Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) melaunching Gerkan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Sumsel dan Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) pada acara Youthprenuer Summit 2025 diselenggarakan oleh OJK Sumsel di Kantor OJK Sumsel (Jum'at, 16/5/2025).Dalam sambutannya HD mengatakan peluncuran Gencarkan dan peresmian SMSC merupakan langkah kolaborasi pemprov sumsel bersama OJK dalam mewujudkan 100.000 Sultan Muda di Sumatera Selatan dalam rangka mengurangi pengangguran di Sumatera Selatan.Selanjutnya HD juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto yang telah menyediakan satu lantai untuk Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) di Gedung OJK Sumsel."Dengan peresmian ini kita tidak harus membangun gedung baru karena ojk menyediakan satu lantai untuk sultan muda sumsel. Saya harap ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengusaha muda khususnya HIPMI Sumsel dalam membantu pengusaha muda dalam mengembangkan usahanya", ungkap HD.HD juga meminati HIPMI Sumsel untuk bisa membantu para pengusaha muda dalam membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) mereka, agar mereka tertib administrasi dan tertib pajak."Terkait NIB Hipmi sumsel saya harap dapat menjembatani para pengusaha muda ini untuk mendapatkan NIB nya masing - masing", tutur HD.HD juga memberikan motivasi kepada para pengusaha muda yang hadir agar bisa konsisten dalam berusaha hingga mendapatkan kesuksesan."Kepada anak muda semua, untuk berusaha membutuhkan keterampilan dan akses permodalan yang dimana ini banyak cara yang bisa dilakukan. Selain itu, yang kita juga butuhkan ialah jelih melihat peluang pasar. Terkahir para pengusaha muda harus juga memiliki mental yang kuat. Kita haru berani memasuki peluang pasar yang ada, karena tidak mungkin kesuksesan itu hadir tanpa sebuah usaha", tegas HD.Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto mengatakan bahwa Gencarkan yang baru saja dilaunching selaras dengan program Mencetak 100.000 Sultan Muda Sumsel yang juga mendukung suksesnya program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto dalam mengurangi pengangguran di Indonesia, khususnya Sumatera Selatan."Yang bisa kami lakukan saat ini ialah memberi fasilitas Sultan Muda Sumsel Center dalam rangka mendukung program kerja Gubernur yaitu mencetak 100.000 Sultan Muda di Sumatera Selatan", tuturnya.ia juga menjelaskan selain melakukan peresmian Gencarkan dan SMSC, OJK juga dalam kegiatan tersebut memberikan literasi keungan kepada 1.000 pengusaha muda yang hadir baik secara langsung maupun secara daring."Kita juga dalam hal ini akan memberikan dukungan dalam urusan keuangan agar para pengusaha muda disumsel dapat mengembangkan usahanya agar dikenal hingga ke kanca internasional", ucapnya.Turut hadir Anggota DPD RI, DR. Ratu Tenny Leriva, M.M, Koordinator Wilayah ICSB Sumatera Selatan, Hj. Samantha Tivani Herman Deru, B.Bus, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky Perdana Gozali, Ketua BPD HIPMI Sumsel Periode 2025 - 2028, M. Puri Andamas dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.