Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Sumsel Tanda Tangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD 2025–2029: “Sumsel Maju Terus Untuk Semua”
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang (CU) menghadiri Rapat Paripurna XIII (13) DPRD Prov. Sumsel dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama antara Gubernur Sumatera Selatan dan Ketua DPRD Prov. Sumsel terhadap rancangan awal RPJMD Prov. Sumsel 2025-2029 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel (Jum'at, 16/5/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru (HD) menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam merealisasikan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2025–2030, yakni “Sumsel Maju Terus Untuk Semua.”“RPJMD ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah pembangunan Sumatera Selatan untuk lima tahun ke depan. Ini adalah hasil kerja kolaboratif yang strategis dan visioner,” tegas Herman Deru.Dilanjutkannya Penyusunan dokumen ini telah mengikuti tahapan sesuai amanat Inmendagri Nomor 2 Tahun 2025. Rancangan awal RPJMD memuat visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan daerah serta akan menjadi pedoman utama dalam penyusunan rencana tahunan pemerintah.HD juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumsel atas kerjasama dan masukan konstruktif selama proses penyusunan. “Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah bersinergi dalam proses ini. Nota Kesepakatan ini adalah bukti komitmen bersama membangun Sumsel,” ujarnya.Adapun tahapan lanjutan setelah penandatanganan meliputi Konsultasi dan penyelarasan ke Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas agar selaras dengan RPJMN 2025–2029, Pelaksanaan Musrenbang RPJMD, dan Pembahasan dan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah RPJMD bersama DPRD.HD berharap seluruh proses ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yaitu paling lambat enam bulan setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur.“Dengan dukungan penuh dari DPRD dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimis RPJMD ini akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan merata di Sumatera Selatan,” pungkasnya.Sementara itu Ketua DPRD Prov. Sumsel, Andi Dinialdie, S.E., M.M mengatakan Penandatanganan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Sumsel Nomor 000.7.2.2/1058/BAPPEDA-V/2025 tertanggal 7 Mei 2025 yang menyampaikan Ranwal RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama. Dimana pembahasan telah dilakukan secara intensif oleh pimpinan DPRD, Badan Pembentukan Perda (Bapemperda), serta seluruh ketua komisi DPRD Provinsi bersama tim penyusun RPJMD.Ia juga mengatakan bahwa pembahasan dilakukan tepat waktu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025, yang mengatur bahwa DPRD wajib menyelesaikan pembahasan dan menyepakati Ranwal RPJMD dalam waktu maksimal 10 hari kerja sejak dokumen diterima.“Pembahasan dilakukan secara komprehensif dan melibatkan berbagai elemen di DPRD. Hari ini, kita melangkah maju dengan penandatanganan nota kesepakatan, sebagai wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merancang masa depan Sumatera Selatan,” ujar Andi Dinialdie.Selanjutnya, nota kesepakatan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD 2025–2029 yang akan dibahas dalam tahapan legislatif berikutnya.Dengan penandatanganan ini, Sumatera Selatan resmi memasuki fase strategis dalam merumuskan arah pembangunan lima tahun ke depan, yang diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Se Sumatera Selatan.Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Sumsel, Nopianto, S.Sos, MM, Para Anggota DPRD Prov. Sumsel dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Dorong OPD Aktifkan Aplikasi XSTAR Awasi Distribusi BBM Subsidi
Palembang. Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra hadiri sekaligus membuka Sosialisasi Penerbitan Surat Rekomendasi Pengguna BBM Bersubsidi dengan Menggunakan Aplikasi XSTAR yang di laksanakan oleh Biro Perekonomian Setda Sumsel. Bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang. Jumat, 16/05/2025.Dalam sambutannya Edward Candra menyampaikan akuntabilitas penyalurannya sangat penting mengingat subsidi BBM diberikan Pemerintah kepada masyarakat dengan menggunakan uang negara, sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran, tepat volume dan tepat guna."Aplikasi ini memuat secara otomatis perhitungan-perhitungan kebutuhan BBM untuk konsumen pengguna sesuai ketentuan yang ditetapkan dan dilengkapi dengan fitur-fitur otomatis yang efisien, sehingga masyarakat selaku konsumen pengguna dapat membeli BBM subsidi dan tepat sasaran"ungkapnyaKaro Perekonomian Setda SumselH. Hengky Putrawan S.PT. M.SI. M.M menyampaikan dengan dilaksanakan sosialisasi dan warkshop berharap progres implementasi penggunaan aplikasi xstar di Sumsel dapat meningkat dan tercapai 100% mengingat di tiap-tiap OPD masih banyak yang belum menggunakan aplikasi xstar tersebut."Tujuan kami ialah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan para OPD penerbit surat rekomendasi BBM Subsidi pemerintah Kab/Kota Se Provinsi Sumsel, dan diharapkan mampu mengaktifkan aplikasi Xstar "paparnyaAdapun peserta dari sosialisasi diikuti oleh OPD Pemerintah 17 Kab/Kota Sumsel yang bertanggung jawab dalam hal penerbit bagi pengguna BBM subsidi.Turut hadir Koordinator pengaturan perindustrian BBM BPH Migas Anwar Rofiq, Sales Brand Manager III Pertamina Patra Niaga Ferry Fernando dan OPD lainnya.
Sumsel
Wagub Sumsel Apresiasi Turnamen Bulutangkis QRIS Sriwijaya: Sinergi untuk Kemajuan Olahraga dan Generasi Muda
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang menghadiri sekaligus membuka Qris Sriwijaya Badminton Cup dalam rangka Road to Digital Kito Galo 6th tahun 2025 diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan di Lapangan Badminton PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (Kamis, 15/5/2025)Dalam sambutannya Cik Ujang mengatakan menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan atas terselenggaranya Turnamen Bulutangkis QRIS Sriwijaya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara sektor keuangan, olahraga, dan pemerintah daerah dalam melahirkan kegiatan positif dan membangun kebersamaan antar elemen masyarakat."Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wadah untuk memupuk semangat sportivitas, semangat berprestasi, dan semangat membangun generasi muda yang unggul," ujarnya.Cik Ujang berharap turnamen ini dapat menjadi ruang penting untuk mendorong kemunculan bibit-bibit atlet bulutangkis berbakat dari Sumatera Selatan."Kami percaya bahwa melalui ajang seperti ini, kita dapat terus menumbuhkan dan mewariskan semangat olahraga yang positif kepada generasi muda," tambah Wagub Sumsel.kegiatan ini juga diharapkan Cik Ujang dapat terus memupuk kebersamaan dan semangat olahraga di kalangan masyarakat Sumatera Selatan, serta meningkatkan prestasi olahraga daerah.Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky Perdana Gozali Menyampaikan QRIS Sriwijaya Badminton Cup merupakan sebuah turnamen bulu tangkis yang mempertemukan 40 pemain profesional Kategori Open Turnamen dan 40 Lembaga Kategori Undangan di Palembang. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari.Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai upaya Bank Indonesia Sumsel untuk mendukung percepatan akselerasi digitalisasi di Sumatera Selatan. kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan teknologi digital.Ricky Perdana Gozali juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Bank Indonesia Sumsel, dan jika antusiasnya tinggi kedepan rencananya akan dilaksanakan setiap tahunnya."Semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak dalam membangun kegiatan positif dan mendukung percepatan akselerasi digital di Sumatera Selatan," ujar Ricky.Melalui QRIS Sriwijaya Badminton Cup, Bank Indonesia Sumsel berharap dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan ekosistem digital di Sumatera Selatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan teknologi digital.Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky Perdana Gozali, Kepala OJK Prov. Sumsel, Arifin Susanto, Kepala Perwakilan BPKP Prov. Sumsel, Sofyan Antonius, Kepala BPS Prov. Sumsel, M. Wahyu Yulianto, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Feby HD Terima Audiensi Ketua DPW PPUMI Bahas Sinergi Pemberdayaan UMKM Perempuan
Palembang. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Feby Deru, menerima audiensi dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemberdayaan Perempuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PPUMI) Sumsel, Repty Septika, beserta jajarannya di kantor sekretariat TP PKK Sumsel pada Kamis (15/05/2025).Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW PPUMI Sumsel, Repty Septika, memperkenalkan susunan kepengurusan baru organisasi PPUMI kepada TP PKK Sumsel. Ia menyampaikan bahwa dalam kurun waktu dua tahun sejak berdiri, PPUMI telah berhasil membentuk kepengurusan di 8 kabupaten/kota di wilayah Sumatera Selatan."Organisasi ini memang baru berusia 2 tahun, namun kami mendapatkan amanah dari pengurus pusat untuk segera membentuk kepengurusan di berbagai daerah," ujar Repty.Lebih lanjut, Repty mengungkapkan keinginan PPUMI untuk turut mendukung program unggulan Gubernur Sumsel dalam mencetak 100 ribu Sultan Muda melalui pelibatan dan pemberdayaan UMKM perempuan di Sumatera Selatan."Dalam waktu dekat, kami juga akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PPUMI dan Badan Gizi Nasional," tambahnya.Menanggapi hal tersebut, Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru, menyambut baik inisiatif dan program kerja PPUMI. Beliau menilai bahwa beberapa program PPUMI memiliki keterkaitan yang erat dengan program kerja PKK Sumsel, serta sebagian lainnya bersinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel."Di PKK, kami memiliki program Warung PKK yang menyediakan dan menjual berbagai produk UMKM non-pabrikan. Kami juga secara rutin melakukan kurasi terhadap produk-produk yang dipasarkan di Warung PKK," jelas Feby Deru.Dalam kesempatan itu, Feby Deru juga berpesan kepada PPUMI untuk terus melakukan pembinaan terhadap UMKM, terutama dalam menjaga kualitas produk agar UMKM di Sumatera Selatan dapat naik kelas dan memiliki daya saing yang tinggi.
Sumsel
Berikan Santunan Kematian Bagi Pekerja Sawit, HD : Mudah-Mudahan ini Memberikan keyakinan Bahwa Dia Bekerja Dia Dijamin
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumsel bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memberikan jaminan perlindungan bagi pekerja rentan petani sawit lakukan penyerahan secara simbolis santunan jaminanan kematian badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan kepada petani / pekebun sawit di Sumatera Selatan tahun 2025. Penyerahan dilaksanakan di Graha Bina Praja. Kamis, 15/05/2025."Mudah-mudahan layanan ini bisa membuat confidence (keyakinan) , bahwa dia bekerja dia dijamin ada jaminan kematian hingga beasiswa, kepada penerima manfaat semoga ini dimanfaatkan dengan baik dan tepat. Kami mengapresiasi BPJS ketenagakerjaan atas capaian ini, ini salah satu servis yang tidak terasa tapi ketika pekerja mengalami kecelakaan sangat dirasakan manfaatnya"ungkap Herman Deru dalam memberikan arahan kepada penerima manfaat atau ahli waris yang datang menerima secara simbolis santuan.Selanjutnya Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Agus Darwa menyampaikan luasan lahan kebun sawit di Sumsel mencapai 1,25 juta Ha namun masih banyak pekerja/pekebun yang belum memiliki jaminan terhadap resiko kecelakaan kerja padahal resiko tinggi terhadap kecelakaan kerja maupun kematian sangat rentan.Untuk itu pemerintah Sumsel memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan terhadap pekerja rentan petani sawit melalui dana bagi hasil sawit.Yang mana selama ini tercatat sebanyak 63 pekerja yang meninggal dan 25 yang layak menerima santunan dan menerima santunan senilai Rp 42juta/orang."Program ini memberikan perlindungan bagi pekebun/ petani sawit. BPJS Akan memberikan jaminan kesehatan hingga sembuh dan juga memberikan bantuan santuanan kematian, masalah kami adalah Banyak petani sawit yang belum terakomodasi untuk ikut dalam kepersertaan BPJS ketenagaankerjaan, harapan kami program ini dapat berlanjut dan semakin luas"harapnyaSementara itu Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumsel Muhyidin menyampaikan secara keseluruhan Coverage perlindungan Jamsostek Provinsi Sumsel hingga tahun 2025 mencapai 36,39% sebanyak 1.093.169 peserta."Cakupan kepersertaan jaminan sosial ketenagakerjaan masuk kedalam 45 Indikator utama pembangunan nasional, dan harapan kami kepesertaan disumsel mencapai 49,46%"ungkapnyaTurut hadir Ketua Komisi II DPRD Prov Sumsel Ayu Nur Suri, SE.,MM dan Para Ahli waris penerima santunan.
Sumsel
Pengurus DWP Sumsel Resmi Dikukuhkan oleh Ketua Umum DWP Pusat
Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masa bakti 2024-2029 resmi dikukuhkan secara virtual oleh Ketua Umum DWP Pusat Ida Budi Gunadi Sadikin serentak di seluruh Indonesia.Adapun pengukuhan DWP Sumsel berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (15/5/2025).Ketua Umum DWP Pusat Ida Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses menjalankan program kerja di masing-masing bidang kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, menjaga kekompakan dan mampu mengembangkan organisasi.
Sumsel
HD Paparkan Capaian Pembangunan dan Komitmen Pembangunan Kedepan di HUT ke-79 Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-79 Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (15/5/2025).Acara yang mengusung tema "Dengan Semangat Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-79 Tahun 2025, Menuju Sumsel Maju Terus Untuk Semua" ini menjadi momentum bagi Gubernur Herman Deru untuk menyampaikan capaian pembangunan dan arah kebijakan ke depan.Dalam sambutannya di hadapan anggota DPRD dan para tamu undangan, Gubernur Herman Deru menekankan akar sejarah kuat Sumsel dari Kerajaan Sriwijaya hingga perjuangan kemerdekaan. HD menyoroti kinerja positif pembangunan Sumsel dalam dua dekade terakhir, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan mencapai 5,03% pada tahun 2024 (tertinggi di Sumatera) serta 5,22% pada Triwulan I-2025."Capaian ini berkontribusi signifikan pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Sumatera Selatan," ujar Gubernur Herman Deru.HD merincikan penurunan angka kemiskinan menjadi 10,51% dan kemiskinan ekstrem menjadi 0,59%, serta Tingkat Pengangguran Terbuka yang berhasil ditekan menjadi 3,86%, semuanya menunjukkan tren yang lebih baik dari angka nasional.Gubernur Herman Deru juga menyampaikan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumsel yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat dan berada dalam kategori tinggi selama tujuh tahun terakhir, mencapai 73,84 pada tahun 2024. Selain itu, prevalensi stunting berhasil diturunkan menjadi 15,9%, dan ketimpangan pendapatan (Gini Rasio) membaik menjadi 0,331 poin.Meskipun demikian, Gubernur Herman Deru tidak menampik adanya tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait angka kemiskinan dan IPM yang masih di bawah rata-rata nasional, serta isu pemerataan pembangunan."Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk merespons isu ekonomi hijau dan transisi energi, serta fokus pada transformasi ekonomi melalui sektor unggulan lain seperti pertanian dengan ditetapkannya Sumsel sebagai Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) dan optimalisasi Bandara SMB II sebagai bandara internasional, " Ujarnya.Lebih lanjut, Gubernur Herman Deru memaparkan prioritas pembangunan ke depan yang meliputi pembangunan manusia, pengelolaan kuantitas penduduk, antisipasi bonus demografi dan aging population, serta pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan digital dan kecerdasan buatan.Ia menyerukan komitmen dan implementasi nyata untuk mensejahterakan masyarakat melalui reformasi birokrasi, pelayanan publik yang baik, pencegahan KKN, dan pemanfaatan teknologi digital."Inovasi akan menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Sumatera Selatan," tegas Gubernur Herman Deru.HD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan visi Sumatera Selatan yang selaras dengan cita-cita nasional Indonesia Emas 2045, yaitu “Sumatera Selatan Maju, Terdepan, dan Berkelanjutan” (Sumsel MAPAN 2045) serta visi 2025-2029 “Sumsel Maju Terus Untuk Semua.”Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, SE., MM., atas nama seluruh anggota DPRD Sumsel, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-79 Provinsi Sumatera Selatan kepada segenap masyarakat Sumsel."Saya berharap momentum ini dapat memantapkan tekad dan semangat juang seluruh komponen masyarakat dalam membangun dan mengantarkan Sumsel menjadi provinsi terbaik, " Ujarnya.Andie memaparkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT Sumsel, antara lain kunjungan panti sosial, pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, pasar murah, jalan santai, senam bersama, lomba kebersihan kantor, dan penanaman pohon serentak."Rapat paripurna ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur dan wahana refleksi kinerja pembangunan pemerintah. Keberhasilan yang telah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan, sementara program daerah yang belum tercapai menjadi tanggung jawab bersama untuk diwujudkan," ujar Andie Dinialdie.Ia menekankan bahwa pembangunan senantiasa diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, dan tugas pemerintah daerah serta pemangku amanah adalah bersinergi dan bergotong royong untuk menjaga kebersamaan, bekerja keras, berikhtiar, dan bersungguh-sungguh dalam mencapai target pembangunan menuju Sumsel maju, mandiri, dan sejahtera di semua sektor."Momentum ini juga menjadi apresiasi bagi para pelaku sejarah dan pembangunan di Sumsel yang telah memberikan kontribusi nyata, sekaligus menjadi sarana evaluasi dan introspeksi terhadap keberhasilan dan upaya pembangunan yang telah dilakukan, " Tandasnya.Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Badan Gizi Nasional dan Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Sumsel terkait sinergi program makan gizi gratis.Acara Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Forkopimda Sumsel, Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru, Staf Ahli TP PKK Sumsel Lidyawati Cik Ujang, para Bupati/Walikota se-Sumsel, dan para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Wagub Cik Ujang Dukung Polsri Sport and Fest Sebagai Ajang Lahirkan Bibit Unggul Olahraga Sumsel
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, S.H., menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan acara Polsri Sport and Fest yang akan diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri).Dukungan ini disampaikan Cik Ujang saat menerima audiensi perwakilan UKM Olahraga Polsri di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (14/5/2025).Cik Ujang mengapresiasi inisiatif UKM Polsri dalam mengadakan kegiatan olahraga tingkat Sumsel di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Ia meyakini bahwa event seperti ini akan menjadi wadah yang efektif untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional."Kami, mewakili Pemerintah Provinsi, sangat mendukung ide dan pelaksanaan kegiatan olahraga yang akan diadakan di JSC ini. Event ini tentu akan menghasilkan bibit-bibit atlet yang dapat mewakili Sumsel di kancah nasional," ujar Wagub Cik Ujang.Lebih lanjut, Cik Ujang menekankan bahwa kegiatan olahraga merupakan aktivitas positif yang dapat menjauhkan generasi muda dari berbagai kegiatan negatif yang merusak.Ia juga menyoroti pentingnya peran Polsri sebagai salah satu universitas kebanggaan di Sumsel dalam mendukung pengembangan potensi anak muda."Polsri adalah salah satu universitas kebanggaan di Sumsel. Jangan sampai anak muda menghabiskan waktu untuk hal yang tidak berguna. Kegiatan seperti ini harus kita support karena olahraga dapat menghindari berbagai kegiatan negatif," tegasnya.Selain itu, Wagub Cik Ujang juga menyarankan agar penyelenggaraan Polsri Sport and Fest melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Palembang. Menurutnya, pelibatan UMKM dalam event-event besar akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, termasuk potensi peningkatan okupansi homestay dan hotel."Prinsipnya, kami mendukung, yang penting jangan sampai menyalahi aturan," tandasnya.Sementara itu, Ketua Pelaksana Polsri Sport and Fest, M. Raihan Akbar, menyampaikan permohonan dukungan kepada Wakil Gubernur Sumsel untuk pelaksanaan acara Polsri Sport and Fest Vol. 2 yang rencananya akan digelar pada Oktober 2025. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meregenerasi atlet-atlet berprestasi yang berasal dari Polsri dan juga Sumatera Selatan secara umum.Event Polsri Sport and Fest Vol. 2 direncanakan akan diikuti oleh 32 tim dari tingkat SMA dan 12 tim dari perguruan tinggi se-Sumsel. Selain itu, acara ini juga akan melibatkan partisipasi aktif dari UMKM di Kota Palembang.Turut hadir dalam audiensi ini para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Feby Deru Tinjau Pasar Murah Hari Jadi Sumsel Ke-79, Pastikan Kualitas Produk Dengan Harga Lebih Murah
Palembang. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru meninjau pelaksanaan pasar murah dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke - 79 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Sumsel (Rabu, 14/5/2025).Dalam kesempatan itu, Feby Deru menjelaskan pasar murah yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan komoditas pangan sehari - hari dengan harga yang lebih murah dari pasar. Selain itu Feby juga mengatakan dengan adanya pasar murah tersebut para pedagang juga terbantu untuk menjual produk - produk mereka kepada masyarakat.Selanjutnya Feby juga mengingatkan untuk para pedagang agar selalu memperhatikan kualitas produk yang dijual serta memikirkan cara pengemasan yang menarik dan bersih."Untuk para pedagang, yang jelas kemasan harus menarik dan bersih. Karena jika tidak bersih orang tidak mau membeli produk kita. Apalagi produk makanan atau minuman yang dijual harus bersih, tidak baik untuk konsumen jika kotor", tuturnya.Sembari memastikan kualitas produk yang dijual, Feby Deru beserta para pendamping juga menyempatkan diri untuk berbelanja kebutuhan pokok.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.