Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pemprov Sumsel Siapkan Retret Siswa untuk Cegah Kenakalan Remaja
Palembang-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar program retret bertajuk Laskar Satria Pandu sebagai langkah pembinaan karakter pelajar serta persiapan menghadapi bonus demografi. Program ini merupakan inisiatif langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan menyasar siswa berprestasi maupun yang terindikasi terlibat kenakalan remaja.Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Drs. H. Edward Candra, M.H., saat memimpin rapat persiapan kegiatan pada Selasa (10/6/2025), menjelaskan bahwa Laskar Satria Pandu ditujukan untuk membentuk calon pemimpin masa depan yang berkarakter kuat dan menjadi teladan di tengah masyarakat."Program ini penting mengingat adanya peningkatan kasus kenakalan remaja di sejumlah daerah, seperti tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, dan geng motor. Melalui retret ini, kita ingin memberikan pembinaan agar mereka tidak terjerumus lebih jauh, karena merekalah yang akan menjadi bagian dari generasi produktif pada 2030–2040 mendatang," ujar Edward.Program ini memiliki dua alur utama, yakni preventif dan kuratif. Alur preventif ditujukan bagi seluruh siswa di Provinsi Sumsel dengan tujuan membangun karakter dan mencegah perilaku menyimpang sejak dini. Sedangkan alur kuratif ditujukan untuk siswa yang sudah teridentifikasi berisiko, guna merehabilitasi dan mengembalikan mereka ke lingkungan positif.“Pendekatan kuratif dan rehabilitatif ini akan difokuskan pada pembenahan perilaku serta penguatan integritas pribadi. Kita ingin membangun kembali semangat dan arah hidup para siswa yang sempat menyimpang,” imbuh Edward.Kegiatan retret ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari pada masa libur sekolah, agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Lokasi pelatihan akan dipusatkan di Bumi Perkemahan Gandus dan pusat pelatihan (training center) milik Pemprov yang memiliki fasilitas memadai."Pemilihan lokasi mempertimbangkan kebutuhan pelatihan fisik dan mental, serta keberadaan ruang kelas dan akomodasi yang memadai untuk peserta," jelasnya.Peserta retret wajib memenuhi beberapa syarat, antara lain mendapat persetujuan tertulis dari orang tua atau wali, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara penuh.
Sumsel
Buka Program Pelatihan Pertamina, HD Tantang Peserta Pelatihan Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Prabumulih. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi membuka Pertamina Local Community Leaders Program 2025 Zona 4, sebuah program pelatihan yang bukan hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter pemuda yang siap berkompetisi bertempat di Markas Batalyon Zeni Tempur 2/Samara Grawira (Selasa, 10 Juni 2025).Sebanyak 75 pemuda terpilih dari berbagai daerah siap diberikan pelatihan selama 14 hari pelatihan intensif. mulai 10 hingga 23 Juni 2025. Pelatihan ini mencakup bidang-bidang diantaranya Petugas pengeboran migas, Operator keselamatan kerja, Jurnalistik dan Teknisi pendingin udara (AC).Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) menyebut program ini sebagai langkah nyata dari BUMN yang hadir untuk rakyat.“Di saat banyak orang kehilangan pekerjaan, Pertamina hadir dengan solusi mencetak generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” tegas HD.HD berharap pelatihan tersebut lebih dari sekadar pelatihan teknis, dirancang juga sebagai pembinaan karakter, mental, dan kepemimpinan. Lokasi pelatihan yang berada di markas militer pun menjadi simbol pembentukan disiplin dan daya juang peserta.HD juga menantang para peserta agar tidak hanya berhenti pada harapan menjadi pekerja, tetapi naik kelas menjadi pelopor perubahan yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.“Saya minta kalian tidak hanya berpikir mencari kerja. Jadilah pemuda pencipta kerja. Manfaatkan pelatihan ini sebagai pintu menuju masa depan yang kalian bangun sendiri,” ucap HD.HD mengingatkan bahwa mulai 12 Juli 2025, pemerintah akan meluncurkan program nasional Koperasi Desa, yang akan membuka peluang besar bagi pemuda untuk terlibat dalam pengembangan ekonomi lokal.HD pun berharap pelatihan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin dan diperluas ke wilayah-wilayah penghasil energi lainnya.“Jadikan pelatihan ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan kalian sebagai pemuda yang peduli sesama, lingkungan, dan bangsa. Pertamina hari ini bukan hanya perusahaan energi, tapi perusahaan yang menyala untuk Indonesia,” tutup Gubernur.Turut hadir Walikota Prabumulih, H. Arlan, Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril, S.KOM., M.M, Para Pejabat FKPD Kota Prabumulih, General Manager Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, Djujuwanto, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, Komandan Batalyon Zipur 2/SG, Letkol CZI Aji Setyawan, S.H., M.I.P dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Wagub Sumsel H. Cik Ujang Bangga Lahat 100% Rampungkan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih
Lahat. Upaya peningkatan ekonomi masyarakat dari pelosok desa hingga kota di seluruh Indonesia terus digencarkan melalui program Koperasi Desa. Hari ini, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, dan Wakil Menteri Koperasi, Dr. Ferry Juliantono, S.E, AK., M.Si, menghadiri monitoring percepatan pembentukan/pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Lahat. Selasa (10/06/2025).Wakil Menteri Koperasi, Dr. Ferry Juliantono, mengapresiasi Kabupaten Lahat atas penyelesaian 100% pembentukan dan berbadan hukumnya koperasi desa di wilayah tersebut. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan permodalan yang didapatkan secara langsung untuk pengembangan koperasi desa."Saya memberikan apresiasi kepada Kabupaten Lahat yang telah 100% selesai pembentukan dan selesai berbadan hukum. Lebih baik uang yang didapatkan permodalan nanti dimanfaatkan langsung untuk permodalan koperasi desa," ungkap Wamen Ferry.Beliau juga menjelaskan bahwa program besar dari Presiden RI ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat seluruh Indonesia demi tercapainya kemakmuran bersama. Hingga saat ini, sebanyak 79.400 pelaksanaan musyawarah desa khusus (musdessus) telah terlaksana di seluruh Indonesia."Insyaallah, pada 12 Juli bersamaan dengan Hari Koperasi nanti, Presiden RI Prabowo Subianto akan meluncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Selain dari enam jenis usaha yang ada pada koperasi desa, silakan untuk mengembangkan sesuai potensi di desa masing-masing" tambahnya.Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, turut menyampaikan apresiasi atas progres percepatan pembentukan koperasi yang sangat baik di Kabupaten Lahat. Berdasarkan hasil monitoring per tanggal 9 Juni 2025, jumlah pembentukan koperasi desa di seluruh desa/kelurahan di Lahat sudah mencapai 100%, dengan proses pendaftaran pendirian sebanyak 2.853 (87,57%)."Kabupaten Lahat ini pencapaian tercepat se-Provinsi Sumsel. Sesuai, dia harus lebih cepat di Provinsi ada Pak Wagub, di Pusat dia punya Pak Wamen Ferry," ujar Wagub Cik Ujang, memberikan pujian kepada Kabupaten Lahat.Provinsi Sumsel sendiri menyatakan komitmen penuh untuk percepatan transformasi pembentukan Koperasi Merah Putih dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan koperasi ini dengan semangat dan giat demi kemajuan desa.Sementara itu, Bupati Lahat menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden RI, pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lahat sudah 100% selesai, baik untuk unggah di Kemenkumham maupun proses akta di notaris."Kami sudah 100% selesai, dan Desa Pagar Jati akan menjadi percontohannya, Pak Wamen. Untuk biaya notaris, kami talangi dulu sebesar Rp 2.000.000 agar tidak memberatkan kepala desa. Mudah-mudahan ini menjadi momentum untuk mensejahterakan rakyat dari pelosok desa," kata Bupati Lahat.Beliau berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi alat gerakan rakyat untuk menumbuhkan ekonomi di desa-desa agar ekonomi desa tumbuh dan masyarakat menjadi lebih sejahtera.Turut hadir Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH, Pj. Pj Bupati Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin, AP., MM dan para pengurus Koperasi Merah Putih se Kabupaten Lahat
Sumsel
Pantau Kesiapan Monitoring Percepatan Koperasi Merah Putih di Lahat, Cik Ujang Kesiapan Acara Sudah 80 % Siap
Lahat. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang secara langsung memantau persiapan pelaksanaan monitoring percepatan pembentukan/pendirian koperasi desa/kelurahan Merah Putih di Kabupaten Lahat yang akan dilaksanakan di GOR Bukit Tunjuk, Lahat, pada Selasa, 10 Juni 2025.Wagub Cik Ujang melakukan peninjauan pada Senin (9/06/2025) sore untuk memastikan segala sesuatunya berjalan lancar. Dari hasil pemantauannya, Cik Ujang menyatakan bahwa persiapan saat ini telah mencapai 80% dan siap untuk pelaksanaan.Monitoring ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat terbentuknya koperasi di tingkat desa dan kelurahan, sesuai dengan program Koperasi Merah Putih yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari pelosok desa.Kesiapan yang baik ini diharapkan dapat mendukung kelancaran acara esok hari dan mempercepat terealisasinya tujuan program ini di Kabupaten Lahat.Turut hadir Bupati Lahat Bursah Zarnubi,Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel Ir.H. Amiruddin, M.Si.
Sumsel
Herman Deru Prioritaskan Bantuan untuk Banyuasin, Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan Sumatera Selatan
Palembang. Di tengah momen cuti bersama Idul Adha, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah dengan menerima audiensi Bupati Banyuasin, H. Askolani, di Griya Agung pada Senin (9/6/2025).Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai kondisi keuangan dan rencana renovasi infrastruktur di Kabupaten BanyuasinBupati Askolani mengungkapkan tantangan keuangan yang dihadapi Banyuasin serta memaparkan beberapa rencana pembangunan yang membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi.Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru, dengan pengalamannya sebagai mantan bupati dua periode, menyatakan pemahamannya yang mendalam terhadap kendala yang dihadapi kepala daerah."Apa yang menjadi kendala Pak Bupati, saya paham betul, karena saya juga dulu pernah menjadi bupati dua kali. Untuk itu, saya instruksikan Kepala Bappeda, Sekda, dan para asisten untuk membantu Banyuasin," tegas Herman Deru.Gubernur Deru secara khusus menyoroti Banyuasin sebagai daerah penghasil pangan utama di Sumsel. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya memberikan perhatian khusus dan bantuan, terutama untuk program-program yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pangan."Pak Bupati Banyuasin ini sangat semangat membangun daerahnya, namun keuangannya terbatas. Provinsi pasti akan membantu, apalagi bila menyangkut produktivitas pangan, karena Banyuasin ini daerah yang hasil pangannya banyak," ujarnya.Herman Deru menjelaskan bahwa bantuan untuk kabupaten dan kota di Sumsel telah dialokasikan melalui Dana Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus)."Bantuan untuk Kabupaten dan Kota ini sudah kita anggarkan melalui Bangubsus, dan ini akan kita bantu sesuai dengan skema kerjanya. Kita akan mendahulukan hal-hal yang prioritas dan yang berdampak besar bagi daerah," pungkas Herman Deru.Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Herman Deru yang telah meluangkan waktu di hari libur untuk menerima audiensi."Alhamdulillah kami diterima dengan tangan terbuka oleh Pak Gubernur, meskipun hari libur tapi beliau tetap kerja. Kedatangan kami ini sebenarnya ingin meminta bantuan Pak Gub terkait keuangan Banyuasin yang saat ini tergolong kurang, karena ada banyak yang ingin kami bangun jadi memerlukan bantuan dari Provinsi," jelas Askolani.Pertemuan ini menegaskan komitmen Gubernur Herman Deru dalam mendukung pembangunan daerah dan memastikan bahwa Kabupaten Banyuasin, sebagai lumbung pangan Sumsel, mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk terus berkontribusi pada ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Sumsel
HUT IBI ke-74: Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru Ikuti Fun Walk bersama 1800 Bidan
Palembang. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sumatera Selatan menggelar acara Jalan Santai (Fun Walk) bertajuk "Sehat Bersama Bidan Indonesia". Acara yang penuh semangat ini dipusatkan di halaman DPRD Provinsi Sumsel pada Minggu (8/06/2025), dan turut dimeriahkan oleh kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru.Sebanyak 1.800 peserta membanjiri area Fun Walk, menunjukkan antusiasme tinggi dari para bidan serta masyarakat yang peduli akan kesehatan.Ketua IBI Sumsel, Hj. Tuti Rusdiana, menjelaskan bahwa Fun Walk ini bertujuan untuk mewujudkan kebersamaan di antara seluruh bidan dan meningkatkan kesehatan fisik maupun mental mereka. "Selamat ulang tahun IBI, terus semangat dan menjaga kebugaran serta kekompakan seluruh bidan di Indonesia," ungkap Hj. Tuti Rusdiana.Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kebugaran bagi para bidan yang sehari-hari berdedikasi melayani kesehatan masyarakat. Kehadiran Ketua TP PKK Sumsel dan dukungan dari berbagai pihak menunjukkan apresiasi terhadap peran vital bidan dalam sistem kesehatan di Sumatera Selatan.Turut hadir Staf Ahli TP PKK Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang dan para bidan se Provinsi Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang (HDCU) Kompak Rayakan Idul Adha 1446 H di Griya Agung Palembang
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah secara berjamaah di halaman Griya Agung Palembang, Jumat (6/06/2025). Ibadah suci ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan doa bagi seluruh saudara-saudari yang sedang menunaikan ibadah haji 1446H/2025M. "Mudah-mudahan mendapatkan haji yang mabrur dan mabruroh," ucapnya. Beliau juga mendoakan agar bagi yang belum berkesempatan, dapat segera melaksanakan ibadah haji di tahun-tahun berikutnya.Selanjutnya ia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha serta menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. "Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah Sumsel menyampaikan Minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan bathin," ujarnya.HD juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat peningkatan jumlah hewan qurban dari tahun ke tahun. Menurutnya, hal ini tidak hanya menunjukkan semakin kuatnya semangat berbagi dan saling memberi di kalangan masyarakat, tetapi juga menjadi indikator bahwa kondisi ekonomi di Sumatera Selatan terus membaik.Yang mana bertindak sebagai khotib dan imam Sholat Idul Adha 1446 Hijriah kali ini adalah Ustadz Dr. Abdul Kher, LC., M.Ag. Dalam khotbahnya, Ustadz Abdul Kher mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa taat kepada Allah SWT dan konsisten dalam melaksanakan amal saleh demi meraih keberkahan.Pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran pemerintah dengan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah perayaan hari besar Islam.Turut hadir Sekda Sumsel Edward Candra, Ketua TP PKK Prov Sumsel Hj. Feby Herman Deru dan Para OPD lainnya
Sumsel
Herman Deru Resmikan 3.077 PPPK Tahap 1 Pemprov Sumsel, Tekankan Tanggung Jawab dan Harus Inovasi
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara langsung meresmikan 3.077 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel formasi tahun anggaran 2024, bertempat di The Sultan Convention Center Palembang, Kamis (05/06/2025).Peresmian PPPK tahap 1 ini merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Sumsel Nomor :6070/KPTS/BKD.1/2025 Memutuskan dan menetapkan Terhitung Mulai Tanggal 1 Mei 2025 Mengangkat Menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.Pada peresmian ini Herman Deru selaku pembina kepegawaian di lingkungan Pemprov Sumsel, secara simbolis memberikan SK Pelantikan kepada pegawai PPPK tertua dengan umur 57 tahun 4 bulan dengan NI-PPPK 19671208202511006 dan dilanjutkan dengan pemberian SK Pelantikan kepada pegawai PPPK termuda dengan umur 24 tahun dengan NI-PPPK 20012142025212002.Melalui moment ini, Herman Deru menekankan 4 hal penting diantaranya Bersyukur, Mengerti Hirarki, Tanggung Jawab dan Inovatif."Pertama-tama selamat untuk kalian semua yang telah diresmikan menjadi PPPK dihari ini, sebagai pembina kepegawaian di Provinsi ini saya menuntut kalian semua yang baru saja dilantik ini untuk bersyukur, tanggung jawab, inovatif dan mengerti hirarki," tegas Herman Deru.Menurutnya para PPPK tahap pertama yang dilantik pada hari ini patut bersyukur dikarenakan dapat dilantik bertepatan dengan Hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah."Kalian diresmikan dihari yang spesial di bulan haji tepat pada 9 Dzulhijah dan semoga doa-doa saudara kita yang sedang melangsungkan ibadah haji disana menyertai kita semua dala peresmian hari ini," ujarnyaHerman Deru menegaskan bahwa bekerja dengan tanggung jawab penuh sangat diperlukan sebagai Aparatul Sipil Negara yang bertugas sebagai pelayan masyarakat."Sebagai ASN kita harus tau medan kerja dimana salah satunya hirarki jabatan, hirarki golongan dan hirarki kepangkatan dari semua itu yang terpenting adalah tanggung jawab karena kita berhadapan dengan masyarakat yang ingin serba cepat untuk dilayani," ucapnya.Selanjutnya ia juga mengingatkan kepada seluruh PPPK yang baru saja dilantik untuk tidak tinggi hati setelah dilantik, karena menurutnya banyak diantara mereka yang dilantik terdapat teman-teman yang lain masih menunggu kejelasan."Saya berpesan untuk tidak tinggi hati setelah dilantik ini, jangan menang tapi kita merendahkan orang lain karen dari 3.077 yang dilantik hari ini ada teman-teman kalian juga yang masih menunggu kejelasan," imbuhnya.Herman Deru juga mengungkapkan dirinya tengah mengupayakan dan sedang berkoordinasi dengan PT. Taspen Palembang terkait uang pensiun bagi para PPPK."Kebetulan pada pelantikan ini ada pihak PT. Taspen, sebelumnya saya juga telah membicarakan bagaimana PPPK ini bisa mendapatkan uang pensiun itu sedang di usahakan dan diformulasikan bagaimana nanti itu bisa terwujud," ujarnya.Diakhir, Herman Deru menekankan para PPPK harus inovatif dan masing-masing individu harus ada produk inovasi."Ingat dalam melayani amsyarakat jangan asal kerja dan kita harus inovatif dan setiap individu harus mempunyai produk inovasi," tandasnya.Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra dalam laporannya mengatakan sebanyak 56 orang tenaga buruh, 117 orang tenaga kesehatan dan 2.804 orang tenaga teknis yang diresmikan sebagai PPPK tahap 1 Pemprov Sumsel."Sebelumnya Pemprov Sumsel sudah ada 8.095 PPPK setelah diresmikan hari ini maka PPPK di Lingkungan Pemprov Sumsel menjadi 11.170 orang," jelasnya.Edward mengatakan untuk seleksi PPPK tahap ke 2 sedang di proses oleh BKN sebanyak 2.998 orang."Pada tahap pertama kemarin ada yang disebut dengan R2 dan R3 yang ikut seleksi ikut PPPK tahap pertama tapi belum ada formasinya itu ada 4.208 orang yang masih menunggu kebijakan dari Pemerintah," tandasnya.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Dorong Dekranasda Sumsel Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif dan Budaya
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, menekankan pentingnya peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel sebagai penggerak utama dalam meningkatkan ekonomi kreatif dan budaya di wilayahnya. Hal ini disampaikannya saat melantik pengurus Dekranasda Sumsel periode 2025–2030 di Griya Agung Palembang, Rabu sore (4/6/2025).Gubernur Herman Deru secara khusus meminta jajaran pengurus yang baru dilantik untuk fokus pada tiga aspek krusial: meningkatkan keterampilan perajin lokal, membuka akses pasar yang lebih luas, dan memfasilitasi permodalan bagi para pelaku usaha kerajinan."Setelah pelantikan ini, tugas para pengurus tidak ringan. Mereka harus siap menjalankan tugas utama, yakni mengasah keterampilan perajin, memperluas akses pasar, dan membantu permodalan,” ujar Herman Deru.Ia juga menyoroti pentingnya semangat kebersamaan dan pengelolaan yang baik dalam menghadapi tantangan di industri kerajinan. Menurutnya, bahkan industri besar sekalipun bisa runtuh jika manajemennya buruk, namun industri kecil justru bisa kuat jika dikelola dengan semangat kebersamaan, layaknya sapu lidi.Gubernur Herman Deru juga melihat peluang besar dalam kemitraan antara Dekranasda dengan Koperasi Desa Merah Putih, sebuah instruksi dari Presiden. Ia yakin, jika kemitraan ini terjalin, potensi kerajinan di desa-desa terpencil akan dapat dikembangkan secara maksimal. Ia pun mengajak seluruh kabupaten/kota di Sumsel yang belum memiliki Dekranasda untuk segera menampilkan kerajinan khas daerahnya.Mengingat kunjungannya ke Ogan Ilir, Herman Deru terkesan dengan semangat tinggi para perajin meskipun terkendala peralatan usang dan kesulitan akses modal. "saya berharap Dekranasda dapat segera membantu menyelesaikan masalah ini, mengingat kerajinan tidak hanya terbatas pada aksesori, tetapi juga mencakup peralatan dapur dan lainnya, " Pintanya.Lebih lanjut, HD menginstruksikan agar mitra Dekranasda tidak hanya fokus pada promosi produk, tetapi juga menyediakan fasilitas penunjang seperti gedung. Ia menutup arahannya dengan mengingatkan para pengurus untuk memaknai filosofi Jawa ‘rame ing gawe sepi ing pamrih’, yang berarti aktif bekerja tanpa pamrih, serta untuk terus membina dan menggali potensi perajin lokal, dan bangga dengan kekayaan produk daerah.Sementara itu, Ketua Dekranasda Sumsel, Hj. Febrita Lustia HD, menegaskan bahwa Dekranasda sebagai organisasi nirlaba memiliki peran strategis dalam melestarikan warisan budaya melalui regenerasi perajin unggul, peningkatan daya saing produk, serta membangun jejaring dan akses pasar hingga ke pasar global.Ia optimistis bahwa susunan pengurus baru yang mencerminkan semangat kolaboratif lintas sektor akan membawa dampak nyata dalam lima tahun ke depan.