Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD : Mulai Hari ini Penerbangan Internasional Palembang - Kuala Lumpur dibuka
Palembang. Setelah sempat vakum dari jadwal reguler internasional, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang kembali melayani rute penerbangan internasional reguler. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi meresmikan pembukaan kembali rute Palembang–Kuala Lumpur bersama maskapai AirAsia, dalam sebuah seremoni di Gedung VIP Room Bandara SMB II Palembang (Selasa, 17/6/2025).Peresmian yang dilakukan hari ini tentunya melalui perjuangan dan proses yang telah diusahakan oleh Herman Deru beserta jajaran dan pihak terkait lainnya. Dimana sebelumnya masih banyak persoalan dan syarat yang harus dilengkapi terkait izin penerbangan internasional.Dalam sambutannya HD mengatakan bahwa Selama satu tahun terakhir Bandara SMB II Palembang hanya melayani penerbangan internasional carter saja ke Jeddah dan Madinah."Tapi hari ini, berkat usaha kita bersama. kita mendapatkan kabar yang sangat menggembirakan, masyarakat sudah bisa menikmati penerbangan internasional bersama AirAsia dengan rute Palembang - Kuala Lumpur", Ucap HD.Dengan dibukanya kembali rute ini, masyarakat Sumsel kini bisa menikmati penerbangan langsung ke Kuala Lumpur dengan tarif terjangkau, hanya mulai dari Rp599.000. “Jarak yang selama ini terasa jauh dan mahal kini telah dipangkas. Ini adalah angin segar bagi kita semua,” tambahnya.HD juga memberikan apresiasi kepada AirAsia, yang telah menjadi pionir dalam membuka jalur udara Palembang–Kuala Lumpur. Kini, rute tersebut akan kembali beroperasi setiap hari dengan durasi jarak penerbangan sekitar 1 jam 30 menit."AirAsia telah menjadi jembatan emas yang mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya antara Sumatera Selatan dan Kuala Lumpur. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari peningkatan konektivitas dan kerja sama yang lebih erat ke depannya," ungkap Herman Deru.Diakhir sambutannya HD mengatakan dengan kembali aktifnya penerbangan internasional Bandara SMB II, Sumatera Selatan kini kembali memiliki gapura ke dunia luar yang akan mendorong mobilitas masyarakat, pariwisata, hingga potensi investasi.Sementara itu, Vice Consul Govt And Stakeholder, Muhammad Amir Azam mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Malaysia dan khususnya Konsulat Jenderal di Palembang, sangat berbangga dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan."Kami akan terus berkomitmen menjalin kerja sama, baik di bidang pariwisata, ekonomi, maupun sosial budaya,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, Ia juga menyampaikan penghargaan setinggi‑tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pengelola Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan Maskapai AirAsia serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya penerbangan internasional tersebut.Turut hadir Head of Indonesia Affairs and Policy AirAsia, Eddy Krismeidi Soemawilaga, Head of Commercial AirAsia, Nur Liyana, Danlanud SMH, Kolonel PNB Zulfikri Arif Purba, S.Sos., M, GM of Sultan Mahmud Badaruddin II PLM Airport, R Iwan Winaya Mahdar, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
HD Himbau Perusahaan Perkebunan Sumsel ; Jaga Lingkungan dan Infrastruktur, Bayar Pajak Kendaraan!
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri sekaligus membuka Rapat Subsektor Perkebunan. Bertempat di griya Agung Senin (16/6/2025). Rapat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memastikan program di bidang perkebunan dapat berjalan efektif di Sumatera Selatan.Dalam sambutannya, Gubernur HD memberikan apresiasi tinggi kepada pelaku usaha perkebunan yang selama ini telah berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan."Perkebunan merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian Sumatera Selatan, dengan komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet dan kopi. ," ungkap H. Herman Deru.Ia menambahkan bahwa salah satu fokus utama dalam bidang perkebunan adalah memperkuat koordinasi lintas sektor dan mempercepat proses perizinan serta fasilitasi investasi yang berorientasi pada pengembangan perkebunan berkelanjutan."Saya juga berharap kita bersama-sama menjaga kondisi lingkungan sekitar dan kepada para perusahaan untuk juga menjaga kondisi jalan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan dengan tidak menambah muatan kendaraan atau over capacity pada saat melintas di kabupaten kota yang ada di Sumatera Selatan," jelasnya.Herman Deru Juga menambahkan di era efisiensi keuangan saat ini berharap kepada perusahaan turut serta menjaga lingkungan dan sarana infrastruktur jalan yang ada. Dengan menjaga dan tidak ikut merusak sama saja dengan ikut serta berkontribusi positif dalam pembangunan yang ada di provinsi sumatera selatan.Di penghujung acara, HD mengingatkan kepada para perusahaan perkebunan untuk dapat mendukung pemerintah dalam mensukseskan pelaksanaan pembayaran pajak kendaraan operasional perusahaan. Hal ini diharapkan dapat memberikan dukungan maksimal bagi pembangunan yang ada di Sumatera Selatan.Turut Hadir Para Kepala OPD di lingkungan Provinsi Sumsel, Para Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten/Kota se Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Tegaskan Arah Pembangunan Sumsel 2025–2029
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan komitmennya dalam membangun Sumsel secara inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan melalui visi besar “Sumsel Maju Terus untuk Semua” dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Sumsel Tahun 2025-2029 yang berlangsung di Griya Agung (Senin, 16/6/2025)Dalam sambutannya HD menyampaikan bahwa visi ini merupakan kelanjutan dari fondasi pembangunan yang telah diletakkan selama masa kepemimpinan sebelumnya. Dalam arah kebijakan 2025–2029, Pemprov Sumsel mengusung 12 Program Strategis sebagai pilar utama pembangunan.Diantaranya Pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, ditargetkan mulai konstruksi pada tahun 2026, Program Berkat (Berobat Gratis Ber-KTP), GSMP, Pendidikan, Infrastruktur tuntas dan merata di kabupaten/kota, Program Sumsel Interkoneksi memperkuat konektivitas antar wilayah, Mencetak 100.000 Sultan Muda Sumsel, Mendorong sektor pariwisata melalui Sumsel Wonderful 2030, Tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan melayani, Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan Revitalisasi pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi rakyat.“Program-program ini bukan sekadar janji, tapi bentuk komitmen nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat dari pelosok desa hingga pusat kota,” tegas HD.Dalam forum tersebut, HD juga memaparkan 7 tantangan utama pembangunan yang menjadi fokus perhatian, mulai dari kemiskinan, ketimpangan infrastruktur, kualitas SDM, hingga transformasi ekonomi dan reformasi birokrasi.“Khusus untuk persoalan kemiskinan dan ketimpangan, saya meminta dilakukan inventarisasi rumah tidak layak huni agar dapat segera diintervensi menjadi layak huni,” ujarnya.Kepada seluruh pemangku kebijakan dalam penyusunan RPJMD Provinsi Sumsel, HD menyampaikan arahan RPJMD harus menjadi pedoman bersama lintas sektor, Melanjutkan program bermanfaat bagi rakyat, Pembangunan merata untuk semua wilayah, Seluruh stakeholder harus hadir membawa solusi konkret, Pemetaan masalah dan penguatan kapasitas daerah, Pemerintah wajib lebih dekat dan responsif terhadap masyarakat, Program yang dijalankan harus berorientasi pada hasil, dan Evaluasi berkala untuk perbaikan berkelanjutan.“Sumsel harus dibangun dengan semangat kolektif dan kolaboratif. Ini bukan hanya kerja pemerintah, tetapi kerja kita semua,” pungkas HD.Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si yang berkesempatan hadir mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut.Ia juga menekankan dua hal penting yang harus dilakukan Pemprov Sumsel dalam menyusun RPJMD yaitu Sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Serta Kesesuaian antara perencanaan dan penganggaran.
Sumsel
Wagub Cik Ujang Jawab Pandangan Fraksi DPRD Sumsel Soal Raperda APBD 2024
Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menyampaikan tanggapan resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel dalam Rapat Paripurna XV yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (16/6/2025). Tanggapan tersebut menyangkut Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.Dalam sambutannya, Cik Ujang menjabarkan satu per satu jawaban atas masukan dan pertanyaan fraksi, sebagai bentuk transparansi serta komitmen Pemerintah Provinsi dalam menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan daerah. Salah satu sorotan utama adalah upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi dengan berbagai pihak.Menanggapi Fraksi Partai Gerindra, Cik Ujang menyampaikan apresiasi atas dukungan terhadap capaian PAD. Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumsel akan terus berinovasi menggali potensi PAD baru, khususnya dari sektor non-pajak, serta meningkatkan kolaborasi dengan swasta, BUMD, dan instansi terkait.Sementara itu, kepada Fraksi Partai NasDem, Wagub menjelaskan bahwa prioritas belanja APBD 2024 telah disusun berdasarkan Permendagri Nomor 15 Tahun 2023. Ia menambahkan bahwa pengeluaran diarahkan pada belanja wajib dan dukungan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.Ia juga menyinggung kemajuan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara daring. Saat ini, Pemprov Sumsel menggandeng merchant, fintech, hingga perbankan melalui kanal pembayaran seperti QRIS. Sistem Elektronik Retribusi Online Sumatera Selatan (E-ROS) pun tengah dikembangkan untuk mendukung transparansi dan efisiensi.Kepada Fraksi PDI Perjuangan, Cik Ujang menyampaikan bahwa Pemprov akan mempertimbangkan usulan peningkatan anggaran bantuan hukum bagi masyarakat miskin dalam RAPBD Tahun Anggaran 2026. Langkah ini akan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah demi pemerataan akses keadilan.Terkait Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Pemprov menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi terhadap serapan anggaran dilakukan secara berkala sesuai pedoman Kementerian Dalam Negeri. Evaluasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan mempercepat realisasi program kerja di tingkat SKPD.Lebih lanjut, Cik Ujang menegaskan bahwa pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan tetap menjadi fokus utama pembangunan. Ia menekankan pentingnya program-program yang meningkatkan kesejahteraan agar ketergantungan pada bantuan sosial bisa dikurangi.Wakil Ketua DPRD Sumsel, H. Nopianto, menyatakan bahwa jawaban yang disampaikan Pemprov telah sesuai dengan ekspektasi fraksi-fraksi di DPRD. Ia menjelaskan bahwa pembahasan lanjutan akan dilakukan oleh komisi-komisi DPRD bersama OPD terkait mulai 20 hingga 25 Juni 2025.Nopianto menambahkan, rapat konsultasi lanjutan akan digelar pada 3 Juli 2025 bersama Badan Anggaran, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, dan Inspektorat. Ia berharap kerjasama dan saling pengertian antar pihak dapat menghasilkan rumusan terbaik demi kepentingan masyarakat Sumsel.
Sumsel
Menko Pangan RI Puji Herman Deru Sigap Tindaklanjuti Program Pemerintah
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, dalam peninjauan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Senin (16/6/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan program koperasi desa/kelurahan berjalan efektif di seluruh Indonesia.Dalam peninjauan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Herman Deru atas kecepatan dan kesigapannya dalam menindaklanjuti program-program pemerintah."Gubernur Sumsel ini selalu cepat dalam menindaklanjuti program. Koperasi kelurahan/desa yang utama adalah usahanya. Kami meminta untuk cara yang mudah, bunga yang ringan agar koperasi ini menghasilkan untung, dijadikan agen, grosir ya. Lalu koperasi ini sudah ada izin, jadi jangan lagi diminta lagi izin-izinnya lainnya," ungkap Zulkifli Hasan.Ia menambahkan bahwa terdapat plafon pinjaman senilai Rp3 miliar sesuai kebutuhan yang dikelola oleh koperasi. Menko menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih tidak menggunakan APBD atau APBN, melainkan murni bisnis dan usaha yang dijalankan dengan benar."Ada pengembangan jamur, ada ikan patin, ada peternakan ayam, semuanya silakan. Setiap kelurahan, setiap desa ada pusat ekonomi yang memutus mata rantai yang sangat panjang. Inilah keinginan Pak Presiden kita, jadi setiap desa/kelurahan tidak membeli barang terlalu tinggi," jelasnya.Zulkifli Hasan menerangkan bahwa koperasi ini merupakan keberpihakan kepada usaha rakyat yang sehari-hari diperlukan. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, tepung, pupuk, serta layanan seperti Brilink, apotek, dan Pustu (Puskesmas Pembantu) tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk membeli obat atau kebutuhan lainnya.Di penghujung acara, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) kerja sama antara pengurus Koperasi Kelurahan dengan berbagai BUMN strategis, antara lain ID FOOD, BRI, BNI, Bulog, Pertamina Patra Niaga, dan Pupuk Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memberikan dukungan maksimal bagi pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih.Turut Hadir Walikota Palembang Ratu Dewa, Wamendagri Bima Arya dan para OPD Lainnya
Sumsel
HD Optimis Joncik–Arifa’i Siap Eksekusi Program Pembangunan Empat Lawang
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi melantik Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., SH., MH., MM. sebagai Bupati dan Arifa’i, SH. sebagai Wakil Bupati Kabupaten Empat Lawang untuk masa jabatan 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Griya Agung, Palembang, Senin pagi (16/6/2025)Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian DR. Zulkifli Hasan, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.Pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.3-2379 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang hasil Pilkada Serentak 2024.Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa meski pelantikan pasangan ini berbeda hampir empat bulan dari kepala daerah lainnya, hal itu tidak akan menghambat kinerja pembangunan di Empat Lawang.“Ada selisih hampir empat bulan dari kepala daerah lain. Tapi saya yakin, Pak Joncik yang kembali menjabat untuk periode kedua, tidak akan ketinggalan dalam merancang dan mengeksekusi program pembangunan. Apalagi fondasi sebelumnya sudah kuat,” ujar HDKabupaten Empat Lawang yang berusia 18 tahun disebut HD memiliki potensi besar, terutama komoditas kopi dan karakter masyarakatnya yang berani. Namun ia mengingatkan, keterbatasan anggaran harus diatasi dengan improvisasi dan inovasi agar pembangunan tetap berjalan.“Kepercayaan masyarakat harus dijaga. Di tengah efisiensi dan APBD yang medium, tetap banyak pihak yang peduli dan siap mendukung, termasuk pemerintah pusat,” tambahnya.Herman Deru juga berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati menjaga kekompakan, termasuk dengan legislatif dan Forkopimda.“Kompak dan solid itu kunci. Kami yakin, Pak Joncik sudah sangat paham dengan ritme birokrasi di Empat Lawang,” tutupnya.Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Deru juga melantik Hepy Safriani Joncik sebagai Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Empat Lawang, menggantikan pejabat sebelumnya sesuai Surat Keputusan PKK Provinsi.Turut hadir Gubernur Bengkulu Helmy Hasan, anggota DPR RI, jajaran Forkopimda Sumsel, KPU, Bawaslu, para kepala daerah se-Sumsel beserta Ketua TP PKK masing-masing dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Apresiasi Friendly Golf Tournament Libatkan Ratusan Pegolf
Palembang, Gubernur Sumsel H. Herman Deru membuka Turnamen Golf 18 Holes Stroke Play Handicap Of The Day System 36 yang digelar PT. Sakha Mandiri Bersama di Kenten Heritage 1937 Golf Course Palembang, Minggu (15/6/2025) pagi. Selain menggencarkan olahraga di kalangan masyarakat Sumsel dan Palembang, agenda ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Sumsel." Mari kita bermain sepenuh hati. Menang kalah tetap bahagia yang penting tetap junjung sportivitas," ujar HD bersemangat.Dalam kesempatan itu HD mengapresiasi segenap penyelenggara Palembang Djaya Friendly Golf Tournament yang telah mensukseskan acara. HD juga mengapresiasi keikutsertaan 143 pegolf yang ikut ambil bagian dalam turnamen.Menurut HD penyelenggaran turnamen dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Palembanv ke-1342 ini sangat tepat Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, Palembang membutuhkan perawatan yang lebih banyak dibandingkan kota-kota lainnya. Salah satu cara merawatnya adalah dengan kemeriahan event-event yang diadakan."Kalau muda (kota) lebih baik membangun, kalau tua itu membangun dan merawat maka merawatnya itu harus dengan kemeriahan kegembiraan," paparnya.Salah satu tanda dan ciri sebuah kota disukai adalah banyaknya para pelancong yang datang baik itu karena berolahraga atau karena berniaga atau juga karena murni berwisata." Ini tentu merupakan sebuah hadiah terindah bagi ulang tahun kota Palembang 1342 semoga kota yang kita cintai ini menjadi kota yang selalu Jaya bukan hanya slogan Tapi Jaya dalam sebuah kenyataan," ujar HD bersemangatTurnamen itu sendri banyak dihadiri pejabat, baik dari kementerian, Pemda Kab/Kota maupun, Kapolrestabes Palembang, dari BUMN, BUMD dan lainnya.Sementara itu Ketua Penyelenggara Golf 18 Holes Stroke Play Handicap Of The Day System 36, Ferry Ferry mengatakan Turnamen ini digelar dalam rangka ulang tahun kota Palembang. Di tengah kemajuannya yang semakin pesat saat ini, Kota Palembang diharapkan semakin maju dan berkembang seperti kota-kota besar lainnya." Perkembangannya jauh, tahun 90-an saya meninggalkan kota Palembang tapi kembali Lihat ke sini benar-benar maju jadi sekali. Semoga Palembang semakin maju kedepannya ujar Ferry.
Sumsel
Herman Deru: Ampera Tourism Run 2025 Tunjukkan Sumsel Aman dan Layak Jadi Destinasi Wisata
Palembang, Event Ampera Tourism Run 2025 yang berlangsung di Jembatan Ampera, Minggu (15/6/2025), menyedot perhatian ribuan warga. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memimpin langsung pelepasan dan turut ambil bagian sebagai pelari kategori 10K.Ajang tahunan ini dihelat untuk mempromosikan gaya hidup sehat serta menggairahkan sektor pariwisata Kota Palembang. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti dua kategori lari: 5K dan 10K.Start dimulai dari Jembatan Ampera dan finish di Plaza BKB, menyusuri jalur yang sarat nilai sejarah dan budaya. Suasana pagi yang cerah semakin menambah semangat para peserta.Menurut Gubernur Herman Deru, kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bukti bahwa Sumsel adalah daerah yang aman dan kondusif."Melalui event ini, kita menunjukkan bahwa Sumatera Selatan adalah wilayah yang ramah dan terbuka bagi siapa saja. Ini penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," ujarnya.Ia berharap kegiatan serupa terus digelar dan ditingkatkan kualitasnya. Selain menjadi ajang silaturahmi, juga sebagai sarana promosi kekayaan budaya daerah.“Sport tourism seperti ini harus kita perkuat. Tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tapi juga mendukung geliat ekonomi lokal,” kata Deru.Pemerintah Provinsi Sumsel, tambahnya, mendukung penuh kegiatan yang berdampak langsung pada promosi daerah. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.Gubernur juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga citra positif daerah. "Kebersamaan dan antusiasme warga hari ini adalah energi besar untuk Sumsel," katanya.Event ini juga menggandeng UMKM lokal untuk mengisi booth di area finish, menghadirkan berbagai kuliner dan kerajinan khas Palembang.Dengan suksesnya Ampera Tourism Run 2025, Sumsel kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang tangguh dalam menggelar event berskala besar.Gubernur Herman Deru menutup sambutannya dengan ajakan agar olahraga terus dijadikan kebiasaan yang menyenangkan. "Mari kita rawat kesehatan, promosikan budaya, dan bangun citra positif Sumsel di mata dunia," pungkasnya.
Sumsel
Sumsel United Resmi Diluncurkan, HD minta Berdayakan Talenta Lokal
Palembang. Dunia sepak bola Sumatera Selatan kini punya harapan, semangat, dan energi baru! Pada Sabtu malam (14/06/2025), Presiden Klub Sumsel United, H. Cik Ujang, secara resmi meluncurkan logo, jersey, serta memperkenalkan jajaran pelatih Sumsel United di Ballroom Hotel Harper Palembang.Pembina Sumsel United, H. Herman Deru, dalam sambutannya menyampaikan kepercayaannya penuh kepada Coach Nil Maizar yang akan menggelorakan sepak bola tingkat Nasional."Saya sudah mengenal sepak terjang Coach Nil Maizar dari berbagai liga tingkat nasional dan menoreh prestasi luar biasa, sehingga menjadi kepercayaan penuh terhadap Sumsel United ke depan," ujar HDIa menjelaskan bahwa inisiatif pembentukan klub ini muncul dari kecintaannya beserta H. Cik Ujang pada sepak bola."Ini telah lahir sebuah klub sepak bola nasional. Dari mulai logo sudah saya perhatikan bahwa Sumsel United ini milik warga Sumsel, yakni batang hari sembilan," tegasnya.HD berharap munculnya Sumsel United akan menggelorakan semangat para pemuda yang memiliki bakat sepak bola. Klub ini diharapkan dapat menampung talenta lokal dan menjadi motivasi bagi klub-klub lain di Sumsel untuk turut mengembangkan sepak bola. HD juga menegaskan bahwa Sumsel United berorientasi pada juara, bukan komersil.Sementara itu Presiden Sumsel United, H. Cik Ujang, menyampaikan pesan kepada pelatih agar Sumsel United dapat berlari cepat menghadapi Liga 2. Dengan adanya Manager tim, dan pengurus yang sudah mengenal para pemain, hal ini akan mempermudah dalam menjaring pemain-pemain ternama di tanah air, khususnya dari Sumatera Selatan."'Juaro' ini artinya juara, yakni tidak mau kalah. Tim kita ini untuk merangkul semua, baik pemain maupun semua suporter kita. Jika sudah lengkap, akan kita kelilingkan ke 17 kabupaten/kota, sehingga bibit-bibit kita dari berbagai daerah akan masuk pada akademi kita," ungkap Cik Ujang.Ia menambahkan bahwa Sumsel United tidak bermaksud menyisihkan klub lain, melainkan menjadi warna baru dalam dunia sepak bola Sumsel.Pelatih Nil Maizar menekankan empat hal penting yaitu kualitas tim, kualitas pelatih, program yang baik, dan kualitas latihan.Ia juga mengumumkan bahwa latihan perdana tim akan dimulai pada 23 Juni mendatang.Acara ditutup dengan penandatanganan kontrak pengurus Sumsel United, head coach, dan perkenalan jersey resmi tim. Ini menjadi penanda dimulainya era baru bagi sepak bola Sumsel dengan harapan besar untuk meraih prestasi di kancah nasional.Turut hadir Ketua Umum Asprov PSSI Sumsel Ucok Hidayat, Wakil Presiden Club Sumsel United Alvin Bomba, Manager Sumsel United dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Sp.OG, MARS, CHRA.