Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumatera Selatan Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah Secara Daring
Palembang, 22 Juli 2025 — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Strategi Menjaga Pertumbuhan Ekonomi serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah secara daring. Kegiatan ini berlangsung di Sumsel Command Center, Selasa (22/7/2025).Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, H. Tito Karnavian, membahas dua fokus utama yaitu pelaksanaan Program 3 Juta Rumah serta perkembangan inflasi di Indonesia.Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan program strategis nasional yang memerlukan pemahaman mendalam dari pemerintah daerah. Program ini berbeda dengan proyek strategis nasional sehingga daerah diharapkan dapat mensukseskan dengan mengikuti regulasi dan peraturan yang berlaku. Kepala daerah bertugas melakukan pendataan masyarakat berpenghasilan rendah sebagai calon penerima rumah dan memastikan mereka terlibat dalam proses pengambilan rumah. Sinergi antara provinsi, kabupaten, dan kota sangat penting agar data valid tercatat di BPS dalam mendukung keberhasilan program ini.Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP), Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., menjelaskan bahwa pelaksanaan program mengacu pada SKB 3 Menteri dan Permendagri No. 59 Tahun 2021. Ia mengimbau pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk melakukan penganggaran, validasi, serta pelaporan target renovasi dan pembangunan rumah baru. Selain itu, sosialisasi pembebasan PBG dan BPHTB kepada pemerintah desa dan pendataan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai perumahan, khususnya lahan negara yang tidak digunakan, menjadi perhatian penting.Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan perkembangan inflasi dan indeks perkembangan harga (IPH) di Indonesia. Di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Musi Banyuasin, tercatat perubahan IPH sebesar 3,73%, dengan komoditas cabai rawit memberikan andil terbesar sebesar 0,703%. Inflasi beras pada Juni 2025 juga menjadi pendorong utama inflasi tertinggi secara bulanan dan tahun kalender, dengan inflasi beras di Sumsel mencapai 1,98% (Month to Month).Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyimak arahan dan masukan dari Mendagri terkait pengendalian inflasi dan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah, serta berkomitmen mensukseskan program strategis nasional tersebut.Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten II bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Basyarudin Akhmad, M.Sc., Kepala Dinas PU Perkim Provinsi Sumsel Ir. H. Novian Aswardani, ST., MM., IPM, Asean Eng., Kepala Biro Perekonomian Henky Putrawan, S.Pt., M.Si., serta pejabat terkait lainnya.
Sumsel
HD Lepas Kontingen Sumsel, Targetkan 3 Besar di FORNAS VIII NTB
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur H. Cik Ujang, secara resmi mengukuhkan dan melepas Kontingen Sumsel untuk Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pengukuhan ini berlangsung meriah di halaman Griya Agung Palembang. Senin, 21/07/2025.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya mental juara yang harus dibawa oleh para atlet. Ia meyakini, berdasarkan pengalaman Sumsel sebagai penyelenggara terbaik pada Fornas sebelumnya, semangat dan konsistensi para pegiat akan terpacu untuk meraih kemenangan di NTB."Mental juara harus kita bawa ke NTB sehingga menjadi modal awal untuk percaya diri," tegas Herman Deru.Ia menargetkan Kontingen Sumsel dapat masuk ke tiga besar pada Fornas tahun ini. "Tahun kemarin kita di Jawa Barat masuk 5 besar, saya yakin di NTB ini kita masuk ke 3 besar," ungkapnya penuh optimisme.Gubernur juga mengingatkan para peserta untuk terus berlatih dan tidak meremehkan lawan. "Datang ke sana sadar bukan seorang wisatawan tapi olahragawan, artinya data pemain harus konkret dan tidak mencari-cari seakan-akan kita tidak terorganisir dengan baik. Apakah kita bisa? Apakah kita siap?" serunya, membakar semangat para kontingen.Sementara itu Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumsel, Hj. Samantha Tivani, B.Bus., M.IB, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi Sumsel dalam event nasional, memberikan kesempatan bagi para pegiat untuk tampil dan mengharumkan nama baik Sumsel.Fornas ke-VIII tahun 2025 akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2025. Total sebanyak 810 pegiat dan official dari 6 kabupaten/kota di Sumsel, Palembang,Muara Enim, Musi Banyuasin, Muratara, Ogan Ilir dan Lahat akan diberangkatkan."Pak, bahwa keberangkatan 7 kloter dimulai dari 23 hingga 27 Juli 2025. Fornas ke-VIII akan menjadi ajang konsistensi. Mari kita berjuang memberikan performa terbaik, kalah menang semua senang," ujar Samantha Tivani, berharap arahan dan semangat dari Gubernur Herman Deru akan memotivasi seluruh kontingen.Turut hadir Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., Anggota DPD RI Dapil Sumsel Dr. Ratu Tenny Leriva, M.M Ketua NPCI Sumsel Rian Yohrawi dan OPD lainnya
Sumsel
Sekda Edward Candra Terima Audiensi SPPI Sumsel, Bahas Rencana Kunjungan Menko Polhukam
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Wilayah Sumsel di Ruang Tamu Sekda. Senin, 21/07/2025.Pertemuan ini membahas persiapan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ke Sumsel serta permintaan fasilitas kantor sementara bagi SPPI.Dalam keterangannya, Sekda Edward Candra menjelaskan bahwa fokus utama kunjungan Menko Polkam di Sumsel mendatang adalah Apel Karhutla. Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut terkait jadwal kunjungan untuk agenda lainnya.Terkait permintaan fasilitas kantor sementara dari SPPI untuk mempermudah koordinasi dengan Pemda Sumsel, Edward Candra menyambut baik usulan tersebut."Untuk ruangan sementara di Pemda masih belum ada yang kosong, namun di Bappeda ada sejenis mess yang bisa dimanfaatkan. Nanti akan kita lihat lagi bagaimana kondisinya, akan diantar untuk cek secara langsung," jawabnya.Sementara itu, Kepala Regional SPPI Provinsi Sumsel, Diana Putri, menjelaskan bahwa sehubungan dengan rencana kunjungan Menko Polkam pada tanggal 28-29 Juli 2025 untuk meninjau Program Makan Bergizi Gratis, pihaknya akan merekomendasikan lokasi SPPI yang berada di wilayah Seduduk Putih.Diana Putri juga menyampaikan bahwa untuk mempermudah koordinasi, mereka membutuhkan fasilitas kantor sementara SPPI, sebelum dibangunkannya Kantor Perwakilan Pusat Gerakan (KPPG) dan Bangunan Gedung Negara (BGN)."Untuk dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) akan dibangun di daerah tertinggal lebih dahulu. Namun, jika ada lahan yang direkomendasikan oleh Pemda, kami akan survei apakah di kecamatan tersebut sudah ada SPPI atau belum," ungkap Diana Putri.Ia juga menambahkan bahwa untuk Kota Palembang, wilayah yang belum memiliki SPPI meliputi Kecamatan Jakabaring, Kertapati, dan Seberang Ulu I.Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemprov Sumsel dan SPPI dalam mendukung program-program pembangunan untuk mendukung Sumsel Maju Terus Untuk Semua.Turut hadir Wakareg SPPG Prov Sumsel M. Andrian Putra Pratama, Korwil SPPG Kota Palembang M. Alief Rizki.
Sumsel
Herman Deru Ingin Koperasi Desa Langsung Bergerak Sambil Menunggu Juknis
Musi Rawas, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menegaskan kesiapan Sumatera Selatan dalam menyambut launching nasional Koperasi Desa Merah Putih yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia yang akan dilaunching secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dari 80 ribu koperasi yang akan diluncurkan, Sumsel menyatakan diri siap secara keseluruhan.“Kita ketahui bahwa ide besar pendirian koperasi desa ini merupakan gagasan brilian dari Bapak Presiden RI yang disampaikan melalui forum retret, sebagai langkah strategis untuk mendistribusikan giat ekonomi sampai ke pelosok desa,” kata HD dalam sambutannya saat sebelum mengikuti kegiatan launching serentak di Kabupaten Musi Rawas (Senin, 21/7/2025).HD juga menyampaikan, meskipun petunjuk teknis (juknis) belum turun secara rinci dari pusat, koperasi tidak boleh pasif. “Bukan berarti sambil menunggu juknis kita berdiam diri saja. Para pengurus koperasi harus gercep, harus mulai bergerak dan menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan,” ujarnya.HD juga menekankan pentingnya semangat kolektif dan kerja sama antar anggota koperasi. “Koperasi Merah Putih akan bisa maju jika semua anggotanya tidak mementingkan diri sendiri dan bersama-sama memikirkan kemajuan desa dan kelurahan,” tegasnya.Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya transparansi, peningkatan honor pengelola koperasi, serta muatan lokal di dunia pendidikan yang mengangkat tema koperasi agar semangat berkoperasi tumbuh sejak dini.“Koperasi ini istimewa karena hanya membutuhkan satu izin dari negara, artinya negara betul-betul memberi kepercayaan agar koperasi menjadi ujung tombak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan,” imbuh HD.Ia juga mengarahkan Dinas Koperasi untuk segera menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) singkat untuk mendukung profesionalitas pengelolaan koperasi. Selain itu, HD berharap koperasi segera menjalin komunikasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.Dalam acara tersebut, Herman Deru turut menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BUMN/BUMD dengan tujuh Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Musi Rawas. Ia juga menyerahkan sejumlah bantuan alat untuk UMKM, antara lain oven kue, mesin pengiris keripik ubi, mesin jahit, water boiler, dan satu unit komputer PC untuk mendukung operasional koperasi.Bersama Bupati Musi Rawas, HD juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Badan Hukum Koperasi kepada pengurus koperasi yang telah memenuhi syarat legalitas.Diakhir sambutan, HD berharap koperasi-koperasi yang diluncurkan ini akan menjadi penggerak ekonomi yang efektif dan berkelanjutan di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Sumatera Selatan.Sementara itu, Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang telah menunjuk Musi Rawas mewakili Provinsi Sumsel dalam mengikuti acara pelaksanaan Launching Pembentukan 80.000 Koperasi/Desa Merah Putih secara virtual.Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih di Musi Rawas dilakukan serentak melalui musyawarah desa pada 8 Mei 2025, melibatkan 199 wilayah terdiri dari 186 desa dan 13 kelurahan. Proses legalisasi koperasi tersebut telah rampung 100% pada 30 Juni 2025.“Ini pencapaian luar biasa dan patut kita syukuri. Musi Rawas bahkan ditunjuk menjadi salah satu daerah percontohan nasional untuk Sumatera Selatan,” ujar Bupati.Ia berharap Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi tonggak baru dalam menggerakkan perekonomian masyarakat berbasis kebersamaan dan gotong royong.Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program koperasi ini, bukan hanya sebatas seremoni peluncuran saja. Dirinya mendorong para kepala desa untuk aktif melakukan monitoring dan evaluasi, agar koperasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Usai acara virtual bersama Presiden, Bupati mengajak Gubernur untuk mengunjungi gerai Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih Mangun Harjo sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pengembangan koperasi lokal.Turut hadir DPD RI, Ratu Tenny Leriva S.E., M.M, Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, Wabup Musi Rawas, H. Suprayitno, Walikota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, M.IKOM dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Wagub Cik Ujang Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas Perubahan APBD 2025
Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menghadiri Rapat Paripurna XVIII DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang membahas Pandangan Umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel pada Senin (21/07/2025).Dalam rapat tersebut, Fraksi-fraksi DPRD memberikan pandangan umum mereka terkait perubahan anggaran. Antara lain pentingnya kemandirian daerah serta mendorong inovasi dalam penggunaan anggaran agar tepat sasaran. Khusus untuk belanja wajib hendaknya mendukung pelayanan publik, pertumbuhan daerah, dan kegiatan produktif demi kesejahteraan masyarakat.Juga harapan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menyesuaikan anggaran dengan arah pembangunan Provinsi Sumsel serta prioritas yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.Wakil Gubernur H. Cik Ujang menyatakan komitmennya untuk terus mendukung proses perubahan APBD ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Prov Sumsel, H. Nopianto SE.MM, juga dihadiri oleh Sekda Provinsi Sumsel H. Edward Candra, para Kepala OPD Prov Sumsel
Sumsel
Gubernur Herman Deru Lepas Peserta Jalan Sehat 30 Tahun Sumatera Ekspres
Palembang, 20 Juli 2025 — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa melepas secara resmi peserta jalan sehat dalam rangka memperingati HUT ke-30 Harian Sumatera Ekspres (Sumeks), yang digelar di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Minggu pagi (20/7/2025).Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari masyarakat, yang memadati area JSC sejak pagi hari. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyambut baik pelaksanaan jalan sehat tersebut sebagai ajang positif untuk meningkatkan gaya hidup sehat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.“Kita mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. Selain diajak Sumeks untuk hidup sehat melalui olahraga, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Sumsel, khususnya Kota Palembang,” ujar HD.Ia juga mengapresiasi peran Sumatera Ekspres yang selama tiga dekade telah menjadi media yang konsisten dalam menyampaikan informasi secara akurat dan terpercaya kepada masyarakat.“Kita doakan agar Sumeks terus menjadi penyampai berita yang akurat, kredibel, dan semakin dicintai pembaca,” tambahnya.Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa satu unit mobil dan paket ibadah umrah yang diundi di akhir kegiatan.Turut hadir para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan, serta jajaran manajemen dan redaksi Harian Sumatera Ekspres.
Sumsel
Gubernur HD Ajak Kader Karang Taruna Bangun Sinergi dan Kolaborasi Wujudkan Sumsel Bermartabat, Maju, dan Sejahtera
Palembang, 19 Juli 2025 – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang secara resmi mengukuhkan pengurus Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2025–2030 yang berlangsung khidmat di Aula Griya Agung Palembang, Sabtu (19/7).Pengukuhan ini ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 481/KPTS/DINSOS/2025 tentang penetapan pengurus Karang Taruna Provinsi Sumsel yang baru. Sebanyak kurang lebih 75 orang pengurus dikukuhkan untuk masa kepengurusan lima tahun ke depan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan peran Karang Taruna ke depan. Ia berharap para pengurus mampu terus mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki, serta melakukan evaluasi program-program sebelumnya guna perbaikan ke depan."Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh pengurus Karang Taruna masa bakti sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya dan selamat untuk pengurus karang taruna yang telah dilantik ayo sama sama kita berkontribusi dalam pembangunan yang ada di Sumatera Selatan," ungkap HD.Gubernur juga mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk tetap solid membangun sinergi dan kolaborasi guna mewujudkan Sumatera Selatan yang bermartabat, maju, dan sejahtera. Ia menegaskan pentingnya semangat juang, inovasi, serta keikhlasan dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat.Ketua Karang Taruna Sumatera Selatan, Yudha Novanza Utama, dalam sambutannya menyampaikan komitmen pengurus baru untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan demi mewujudkan visi Sumsel Maju untuk Semua. "Kami siap berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui program-program nyata di masyarakat," ujarnya.Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, H. Didik Mukrianto, SH., MH., mengapresiasi peran aktif Karang Taruna Sumsel yang selama ini telah melahirkan banyak pemimpin potensial di berbagai sektor. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Karang Taruna.Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh Kajati Sumatera Selatan Dr. Yulianto SH.MH. Ketua DPRD Andie Dinialdie,SE.MM, Anggota DPR RI Wahyu Sanjaya, Giri Ramanda Kiemas, Ishak Mekki, ,Anggota DPD RI Ratu Teny Leriva HD dan Eva Susanti, Bupati OKI Muchendi Mahzarekki,Bupati OKU Teddy Milwansyah, Wakil Bupati Banyuasin Netty Indra ,Wakil Walikota Palembang Prima Salam,Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril, Para Anggota DPRD Sumsel,Para Kepala OPD Prov Sumsel
Sumsel
Herman Deru Hadiri Milad ke-15 Ponpes Kiai Marogan, Launching Pesantren Lansia & Beri Beasiswa Santri
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan keagamaan dengan menghadiri Milad ke-15 Pondok Pesantren Tahfizh Kiai Marogan. Acara ini semakin istimewa dengan peluncuran Pesantren Lansia Marogan dan peresmian cabang Universitas PTIQ Jakarta di Sumsel. Sabtu, 19/07/2025.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya keseimbangan pembangunan fisik dan non-fisik Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumsel.Ia menyoroti pesatnya kemajuan teknologi dan urgensi untuk mengaturnya agar dampak negatifnya dapat terbendung."Salah satu episentrumnya adalah pendidikan di pesantren," ujarnya.Gubernur tak kuasa menahan rasa haru saat mengenang awal mula pembangunan pesantren ini."Saya haru sebenarnya hari ini, hampir tidak pernah absen acara di sini dari awal pesantren ini masih tiang-tiang. Apa yang diperbuat oleh Ustaz Yayan secara langsung membantu pemerintah, baik fisik maupun non-fisik, salah satunya sektor keagamaan ini," ungkapnya.Sebagai bentuk kepedulian nyata, Gubernur Herman Deru langsung merespons permohonan bantuan beasiswa untuk santri tahfizh dari pembina pesantren. Atas nama almarhumah Percha Leanpuri, ia mengalokasikan beasiswa untuk lima siswa yang layak, khususnya yang yatim piatu, hingga mereka menyelesaikan pendidikan.Semantara itu Pembina Pesantren Tahfizh Kiai Marogan, KH. Masagus Fauzan Yayan, SQ, menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas kehadiran Gubernur Herman Deru yang tak henti-hentinya memperhatikan rumah-rumah tahfizh dan pesantren."Saya merasa senang dan sangat bahagia Pak sudah bisa datang ke pesantren kami," kata KH. Masagus Fauzan Yayan.Ia juga berbagi inovasi terbaru pesantrennya yang bermula dari banyaknya kebutuhan ibu-ibu yang ingin belajar mengaji di usia lanjut."Sekarang ini Pak, karena kebutuhan sering emak-emak ingin belajar, jadi sekarang pesantren kami menerima lansia untuk belajar Al-Qur'an, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh lagi untuk belajar mengaji," jelasnya.KH. Masagus Fauzan Yayan mengucapkan terima kasih atas kepedulian Gubernur Herman Deru yang dinilainya sangat peduli terhadap perkembangan pesantren di Sumsel. Kehadiran Gubernur diharapkan semakin memacu semangat para pengelola pesantren untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.Turut hadir para ustadz dan ustadzah pengasuh pesantren Kiai Marogan
Sumsel
Gubernur HD Ingatkan Junjung Sportivitas dan Silaturahmi Antar Peserta PORSENI UIBA
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) UIBA Cup di Universitas IBA Palembang, pada Sabtu, 19 Juli 2025.Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan pentingnya menjunjung sportivitas dalam bertanding serta memanfaatkan momen ini untuk mempererat silaturahmi dan memperluas jaringan pertemanan. Ia juga mengingatkan para peserta bahwa mereka adalah calon pemimpin masa depan, dan harus menggunakan masa muda sebaik mungkin dalam menghadapi era bonus demografi.Rektor IBA, Lily Harahap SE.MM, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta dari beberapa provinsi: Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, dan Riau, dengan mempertandingkan 7 cabang olahraga dan 4 bidang seni.Universitas IBA mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel sudah mensupport Hadiah untuk para pemenang dalam kegiatan porseni ini.Herman Deru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel selalu mendukung kegiatan positif yang membentuk generasi muda yang sehat jasmani, cerdas, dan berdaya saing global, tanpa melupakan nilai budaya lokal.Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat, menjunjung sportivitas, dan membangun relasi yang baik demi masa depan yang lebih bermanfaat.Acara ini turut dihadiri oleh Ketua PMI Kota Palembang Ibu Dewi Sastrani Ratu Dewa, Kadispora Sumsel Rudi Irawan S.Sos, M.Si , serta para pejabat lainnya.