Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Sekda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Inisiasi Polda Sumsel di Ogan Ilir, Dukung Tercapainya Swasembada Pangan Sumsel
09 Jul 2025 Dilihat 1899x

Sekda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Inisiasi Polda Sumsel di Ogan Ilir, Dukung Tercapainya Swasembada Pangan

Ogan Ilir - Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, MH diwakili Sekda Sumsel, Drs. H. Edward Candra, MH menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dan Penanaman Jagung di Lahan Perhutanan Sosial di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir, yang diinisiasi Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel Rabu (9/7/2025) siang.  Penanaman jagung  serentak Tahap III  Tahun 2025 ini dalam rangka mendukung tercapainya Swasembada Pangan.Dalam sambutannya Sekda mengatakan bahwa tanam jagung ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan semangat para petani khususnya di Desa Muara Baru Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir,  pemerintah daerah, Pemerintah pusat, swasta dan terutama jajaran Polrikhususnya Polda Sumatera Selatan dan Polres Ogan Ilir.Lebih jauh dikatakannya Komoditas jagung merupakan salah satu komoditas utama tanaman pangan. Sumatera Selatan dengan luas wilayah sebesar 92.592,43 Km persegi, Jumlah penduduk 8,8 juta jiwa,  Luas Baku Sawah sebesar 519.484 Hektar dan jumlah petani 816.608 petani, maka Sumatera Selatan masih  sangat potensi untuk  pengembangan komoditas jagung.  Jika dibandingkan dengan  tahun 2023 produksi jagung Sumatera Selatan mengalami  peningkatan  sebesar 0,86%(7.116 Ton PK) pada  tahun 2024, dimana produksi jagung Tahun 2024 adalah sebesar 833.952 Ton PK dan   tahun 2023 sebesar 826.836 Ton PK,  dan  Provinsi Sumatera Selatan merupakan provinsi penghasil jagung terbesar ke-10 setelah  Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Gorontalo, Jawa Barat dan Sumatera Barat.Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk peningkatan produksi jagung diantaranya adalah perluasan areal tanam dan peningkatan produktivitas di lahan-lahan potensial yang tidak dimanfaatkan untuk budidaya padi seperti lahan milik perkebunan swasta maupun lahan perkebunan rakyat.Perkiraan produksi jagung sampai dengan bulan Juli 2025 sebesar 177.311 Ton PK dengan luas panen seluas 20.545  Ha, termasuk  Lokasi-lokasi pertanaman jagung yang dilaksanakan oleh jajaran POLDA Sumsel.Kabupaten terluas pertanaman jagung di Sumatera Selatan adalah  OKU Selatan, OKU Timur dan Banyuasin. Provitas rata-rata Sumatera Selatan sebesar 65,89 kuintal per Ha dengan provitas tertinggi 70,52 kuintal per Ha untuk OKU Selatan, 64,74 kuintal per Ha untuk OKU Timur dan 58,77 kuintal per Ha untuk Kabupaten Banyuasin.Sebagai  salah satu komoditas pertanian penting yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat maka peningkatan produksi jagung harus terus dilaksanakan. Dengan meningkatkan produksi jagung, kita turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai cara antara lain dengan penanaman jagung secara monokultur dan tumpang sisip di lahan-lahan diluar lahan eksisting seperti yang dilakukan Kapolda beserta jajaran di Lokasi tanam yang  kita laksanakan hari ini.  Saat ini pemerintah juga mengupayakan HPP  jagung pipilan kering  yang lebih baik yaitu Rp. 5.500 per Kg, harapannya sama seperti yang sudah diterapkan pada  komoditi padi dapat memacu petani untuk meningkatkan perluasan tanam dan  peningkatan produksi jagung.  Dalam kesempatan itu Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Acara Tanam Jagung di Kabupaten Ogan Ilir, terutama kepada jajaran POLDA Sumatera Selatan, Pemerintah  Kabupaten Ogan Ilir, pihak swasta, stake holder terkait lainnya dan tentunya para petani dan kelompok tani."Dengan tanam serentak ketiga ini menjadi upaya bagi kemajuan sektor Pertanian di Sumatera Selatan untuk dapat meningkatkan produksi jagung dan tentunya pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Sumatera Selatan," ujarnya.Pada kesempatan Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI yang selalu mengawal pengembangan pertanian di Sumatera Selatan termasuk para stakeholder yang bertanggungjawab terhadap pengembangan jagung melalui kolaborasi, sinergisitas, kerjasama dan kerjabersama.Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. M. Zulkarnain mengatakan penanaman jagung kali ini ada di lahan yang sering terjadi kebakaran saat musim kemarau. Untuk itula Polda bersama-sama masyarakat lahan ini dberdayakan untuk penanaman jagung.Dalam kesempatan itu Wakapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para petani kelompok tani dan segenap elemen yang terlibat dalam kegiatan serta seluruh pihak yang mendukung dan menyelenggarakan kegiatan penanaman jagung.Adapun total luas lahan yang akan ditanam jagung kuartal III dan lahan pertanian sosial pada Rabu tanggal 9 Juli 2025 seluas 109,27 hektar serta total jumlah bibit yang digunakan sebanyak 1.614 kg.Pelaksanaan penanaman jagung serentak kuartal III Polda Sumsel hari ini difokuskan pada wilayah hukum Polres Ogan Ilir bertempat di Desa Muara Baru Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir dengan luas lahan 2,5 h dan jumlah bibit yang digunakan sebanyak 40 Kg." Dalam kesempatan ini Saya juga ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah BUMN akademisi dunia usaha hingga para petani untuk aktif terlibat dalam pengembangan kualitas unggul jagung. Kita perlu mengeksplorasi beragam metode inovatif antara lain penerapan teknologi pertanian presisi sistem irigasi yang terkoordinasi dan efisien hingga berdampingan dan berkelanjutan berbasis pengetahuan agronomi," paparnya.Di ujung sambutannya Wakapolda mengungkapkan harapannya agar produksi jagung di Kuartal III dapat melampaui capaian sebelumnya sehingga target nasional menuju Swasembada pangan bukan hanya dapat dicapai dsn berkelanjutan " jelasnya.

Baca Detail
Sekda Sumsel Buka Rakor Literasi Keuangan dan Bimtek Perizinan Koperasi Merah Putih Sumsel
09 Jul 2025 Dilihat 769x

Sekda Sumsel Buka Rakor Literasi Keuangan dan Bimtek Perizinan Koperasi Merah Putih

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Chandra, M.H., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi Literasi Keuangan Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Bimbingan Teknis Fasilitasi Perizinan Berusaha Koperasi KSP/USP yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumsel (Rabu, 9/7/2025).Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK yang telah memfasilitasi kegiatan penting tersebut, sebagai wujud sinergi dalam mendorong pertumbuhan koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan.“Gedung OJK ini menjadi saksi untuk kemajuan ekonomi Sumatera Selatan. Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dalam pengembangan koperasi Merah Putih di Sumatera Selatan” ujar Sekda.Sekda juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari program strategis nasional yang telah digulirkan oleh Presiden RI, termasuk sekolah gratis, makan bergizi, hingga pengembangan koperasi.“Alhamdulillah, saat ini telah terbentuk sebanyak 3.258 koperasi Merah Putih di Sumsel. Kehadiran koperasi ini diharapkan dapat memperpendek rantai pasok dari petani ke konsumen, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” jelasnya.Ia menambahkan, ragam usaha yang dijalankan koperasi Merah Putih mencakup toko sembako, simpan pinjam, klinik kesehatan, pergudangan, dan lainnya. Keberadaan koperasi juga diharapkan menjadi solusi atas maraknya pinjaman online ilegal yang merugikan masyarakat.“Mekanisme permodalan koperasi harus diperjelas agar masyarakat paham dan memiliki akses permodalan yang lebih luas sehingga mereka bisa terhindar dari pinjaman online” tegas Sekda.Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, menyoroti komoditas Kopi di Sumsel memberikan kontribusi yang cukup besar pada sektor keuangan. Dimana Total kredit perbankan untuk komoditas kopi di Sumsel mencapai Rp383,66 miliar, dengan nilai ekspor kopi sebesar Rp8,86 miliar.Ia juga menilai bahwa TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) akan berperan penting dalam mempercepat realisasi program Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang (HD-CU) dalam mencetak 100.000 Sultan Muda, serta menjembatani kolaborasi antara perbankan dan pemerintah.Ia juga menyampaikan bahwa OJK akan mendukung penuh program Dinas Koperasi dan UKM serta Pemerintah Provinsi dalam menjalankan Koperasi Merah Putih agar sesuai dengan tujuannya dalam mensejahterakan masyarakat."Saat ini kita tengah merumuskan platform pembiayaan koperasi agar berjalan lancar sesuai tujuan, sehingga masyarakat, khususnya yang dipedesaan bisa sejahtera", ucapnya.Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Rahmadi Murwanto, Ak., M.Acc., MBA., Ph.D, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Sumsel, Ir. H. Amiruddin, M.Si, Para Pimpinan Perbankan Prov. Sumsel dan Para Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota Se Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Perusahaan di Sumsel Jaga Kelestarian Lingkungan Sumsel
09 Jul 2025 Dilihat 586x

Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Perusahaan di Sumsel Jaga Kelestarian Lingkungan

Palembang.Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri Temu Pelanggan UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumsel serta menyerahkan Sertifikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) periode 2023-2024. Acara ini berlangsung di Ballroom Arya Duta Palembang. 9/07/2025.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi penerus. Ia mengapresiasi komitmen para perusahaan di Sumsel yang terus menjaga kelestarian lingkungan."Sertifikat yang diberikan ini bukan hanya penghargaan, namun nilai komitmen para korporasi dalam menjaga lingkungan hidup. Artinya, sadar bahwa alam (dunia) ini milik anak-anak kita semua, komitmennya adalah mewariskan alam yang baik," ungkapnya.Gubernur juga menegaskan tugas penting semua pihak untuk menjaga lingkungan tanpa menunjukkan ego sektoral. "Ayo kita mulai dari diri sendiri, ajak lingkungan keluarga dari hal kecil, seperti memilah sampah organik dan anorganik yang tanpa kita sadari dapat dimanfaatkan," tambahnya.Ia berpesan agar perusahaan terus berusaha meraih peringkat emas dan hijau dalam Proper. Herman Deru juga menyerukan kepada OPD terkait untuk memberikan insentif sebagai apresiasi kepada perusahaan yang patuh terhadap lingkungan.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan Herdi Apriansyah, S.STP., M.M, menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh 428 peserta, terdiri dari penerima sertifikat dan pelanggan UPTD Laboratorium."Ada sebanyak 250 perusahaan yang mengikuti lomba Proper, dan dari hasil itu mendapatkan berbagai peringkat, yakni Emas, Biru, dan Hijau," ungkap Herdi Apriansyah.Di akhir acara, diumumkan pula pemenang lomba kebersihan dan keindahan kantor antar-OPD. Juara terbaik I diraih oleh Badan Perencanaan Daerah Sumsel, terbaik II oleh BPSDMD Sumsel, dan terbaik III oleh Diskominfo Sumsel.Turut hadir Kepala Bappeda  Provinsi Sumatera Selatan  adalah Regina Ariyanti, ST., Kepala BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan Prof.Dr.H.M. Edwar Juliartha, S.Sos., M.M

Baca Detail
Gubernur HD : GSMP Buktikan Sukses Turunkan Inflasi, Sekarang Saatnya Mengubah Paradigma Panti Sosial Sumsel
08 Jul 2025 Dilihat 692x

Gubernur HD : GSMP Buktikan Sukses Turunkan Inflasi, Sekarang Saatnya Mengubah Paradigma Panti Sosial

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, hari ini secara resmi meluncurkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Menyapa Lingkungan Desa (G-SMP Menyapa) dan G-SMP Goes To Panti Sosial. Peluncuran ini bertempat di Panti Sosial ODGJ Sako Palembang, Selasa (8/07/2025).Hal tersebut menandai langkah serius pemerintah provinsi dalam mengubah paradigma panti sosial dari sekadar penerima bantuan menjadi sumber penghasilan di bidang ketahanan pangan.Dalam sambutannya, HD menjelaskan bahwa GSMP (Gerakan Sumsel Mandiri Pangan) berawal dari keprihatinannya atas tingginya inflasi kebutuhan pangan di Sumsel, padahal provinsi ini memiliki lahan yang luas dan subur.Inisiatif ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari konsumtif menjadi produktif, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri."Bagaimana semua orang yang di sini akan memiliki pengaruh untuk semua menggerakkan ini. Yang penting nilai kita akan menimbulkan perubahan mindset," ungkap Herman Deru.Ia menekankan bahwa Sumsel terbukti mampu mengatasi inflasi kebutuhan pokok."Untuk itu di sini ada Bu Wagub, Bu Wakil Bupati Banyuasin, silakan semua untuk menggerakkan organisasinya untuk menggerakkan ini," tambahnya.Gubernur juga menjelaskan bahwa gerakan ini bukan hanya tentang kemampuan membeli, tetapi bagaimana masyarakat, termasuk panti sosial, dapat memenuhi kebutuhan kecil sehari-hari."Kebutuhan kecil, kebutuhan dapur, rata-rata Rp300.000/bulan. Bayangkan jika _mindset_nya sudah berubah untuk menanam sendiri, maka sudah mampu menutupi kebutuhannya," jelasnya.Ia mengajak untuk memasifkan gerakan ini di seluruh wilayah, baik desa-desa maupun panti sosial di Sumsel.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Effendi, menyampaikan program ini bekerja sama dengan Bank Indonesia,   menyasar 60 dasawisma, 17 kelompok wanita tani, dan 1.530 rumah tangga di 17 kabupaten/kota se-Sumsel.Untuk panti sosial, program ini dilaksanakan melalui OPD terkait dan bekerja sama dengan pihak ketiga seperti PT. Pusri dan Jakfa, yang membantu menyalurkan program berupa ikan gurame, ikan patin, ikan lele, ayam, serta sayuran dan buah-buahan."Ini mendorong transformasi kemandirian pangan masyarakat serta mewujudkan ketahanan pangan di Sumsel. Dan saat ini, Pak Gubernur, telah dilaksanakannya GSMP Goes To Office yang akan dilombakan pada perayaan 17 Agustus 2025 nanti," terang Ruzuan Effendi.Di akhir acara, Gubernur Sumsel didampingi para OPD menebar benih ikan gurame, lele, dan patin di kolam yang berada di lingkungan Panti Sosial ODGJ Sako Palembang.Turut hadir Ketua BKOW Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, S.P., dan OPD terkait lainnya.

Baca Detail
Wagub CU : Tekan Potensi Inflasi, Pemprov Sumsel  Dukung Kerjasama Antar Daerah dan GSMP Sumsel
08 Jul 2025 Dilihat 563x

Wagub CU : Tekan Potensi Inflasi, Pemprov Sumsel Dukung Kerjasama Antar Daerah dan GSMP

Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang membuka secara resmi acara Rapat Koordinasi, Capacity Building dan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sumatera Selatan yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Selasa (8/7/2025).Cik Ujang menyampaikan bahwa inflasi Sumsel pada semester pertama tahun 2025 berhasil dikendalikan dengan baik, mencapai 1,88% (year to date), berada dalam target nasional 2,5%±1%. Meski begitu, Gubernur mengingatkan seluruh kepala daerah untuk waspada terhadap tren kenaikan harga sejumlah komoditas pangan strategis seperti beras, cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam ras."Untuk menekan potensi inflasi, Pemprov Sumsel mendorong berbagai langkah konkret, termasuk Kerjasama Antar Daerah (KAD) dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)", tuturnya.Di bidang digitalisasi keuangan daerah, Cik Ujang menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)."Kita ingin masyarakat percaya. Ketika mereka nyaman bayar digital, PAD meningkat, dan bisa kita kembalikan manfaatnya untuk mereka," ujar Wakil Gubernur.Mengakhiri sambutannya, Cik Ujang berharap agar capaian inflasi tetap terkendali dan prestasi digitalisasi daerah terus meningkat demi terwujudnya masyarakat Sumatera Selatan yang sejahtera dan maju terus untuk semua.Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Perwakilan Sumsel, Bambang Pramono menyampaikan 4 (empat) komoditas yang perlu diwaspadai pada semester II 2025 yaitu Kelompok Makanan, Transportasi, Pakaian dan Alas Kaki dan Pendidikan."Selain itu, terdapat pula potensi tekanan dari kelompok inflasi inti, yaitu emas dan kopi. Untuk sektor pangan yang perlu diwaspadai yaitu beras, bawang merah, cabai merah dan daging ayam", ungkapnya.Ia juga memberikan rekomendasi pengendalian inflasi jangka menengah dan panjang untuk Pemprov Sumsel yaitu Pemanfaatan teknologi pertanian/peternakan seperti padi terapung, pengembangan komoditas pertanian dan GSMP secara menyeluruh (hulu - hilir); Pemanfaatan sosial funding untuk mendorong sektor pangan; Penguatan kelembagaan dan korporatisasi petani/peternak untuk memperoleh akses yang lebih baik terhadap pembiayaan dan pemasaran; dan Penguatan sinergi lintas sektor dalam mengendalikan harga dan mendorong ketahanan pangan.Turut hadir Asdep  Pengembangan BUMN Bid. Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, Dan Kesehatan Kemeko  Bidang Perekonomian RI, Mochamad Edy Yusuf, Para Bupati / Walikota Se-sumsel, Kepala OJK Prov. Sumsel, Arifin Susanto, Kepala BPS Prov. Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, Kepala BMKG Prov. Sumsel, DR. Yan Dayantolis, S.SI., M.Si, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Rakor TPID Se-Sumsel Perkuat Koordinasi, Sinergi  Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam  Pengendalian  Inflasi Secara Efektif Sumsel
08 Jul 2025 Dilihat 790x

Rakor TPID Se-Sumsel Perkuat Koordinasi, Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Pengendalian Inflasi Secara Efektif

Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Selatan yang dihadiri oleh para kepala daerah dari 17 kabupaten/kota beserta jajaran terkait. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, selaku Ketua Harian TPID Sumsel berlangsung di Hotel Novotel Palembang (Selasa, 8/7/2025).Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mengendalikan inflasi secara efektif. Selain rapat koordinasi, acara juga diisi dengan sesi capacity building serta High Level Meeting yang direncanakan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru.“Pengendalian inflasi merupakan prioritas bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. TPID daerah perlu aktif melakukan pemantauan harga dan mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga komoditas,” ujar Edward.Edward juga mengungkap Data inflasi Provinsi Sumsel per Juni 2025 menunjukkan angka 0,08% (mtm) dan 2,44% (yoy), masih dalam rentang target nasional 2,5%±1%, namun menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera dan peringkat ke-8 secara nasional. Beberapa komoditas utama penyumbang inflasi di antaranya emas perhiasan, beras, minyak goreng, dan cabai rawit.Terkait hal tersebut, Edward mendorong TPID kabupaten/kota untuk meningkatkan koordinasi, melakukan intervensi pasar, dan menyusun strategi pengendalian harga berbasis data. Pemerintah daerah diharapkan bisa memanfaatkan hasil rakor ini untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi konkret bagi wilayah masing-masing.“Kami berharap semua pihak terus berkomitmen untuk menjaga inflasi tetap terkendali demi stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat,” tutup Edward.Turut hadir Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Mochamad Edy Yusuf, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Duddy Adiya, Kepala OJK Prov. Sumsel, Arifin Susanto, Kepala BPS Prov. Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, Kepala BMKG Prov. Sumsel, Dr. Yan Dayantolis, S.Si., M.Si, Para Bupati/Walikota, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Gubernur  HD Dengarkan Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian  Banggar  Terhadap Pelaksanaan APBD Provinsi  Sumsel 2024 Sumsel
07 Jul 2025 Dilihat 837x

Gubernur HD Dengarkan Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Banggar Terhadap Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel 2024

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan  H. Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna ke XV (15) dengan Agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan penelitian  Banggar  terhadap Rapenda  Pertanggung Jawaban  Pelaksanaan APBD Provinsi  Sumsel Tahun 2024, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel. Senin (7/7/2025)Dalam Sambutan awal disebutkan Anggota DPRD Provinsi Sumsel Nadia Basjir menyampaikan harapan semoga  pada pembahasan anggaran tahun 2026 yang akan datang untuk berkoordinasi lebih teliti dan mencermati setiap program dan kegiatan anggaran yang diajukan oleh organisasi perangkat daerah agar anggaran tersebut seimbang demi mewujudkan visi dan misi gubernur untuk meningkatkan pembantuan ekonomi masyarakat.Dalam sambutannya H. Herman Deru mengapresiasi berbagai wujud kesamaan pandangan tekad yang sama dalam mewujudkan pembangunan Sumatera Selatan yang maju untuk Semua."Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada anggota dewan baik yang tergabung dalam Banggar, Bandara Musyawarah, fraksi atau komisi DPRD  yang memberikan pikiran pikiran positif,tanggapan, saran dan kritik yang positif dan konstruktif melalui rapat pembahasan terhadap Raperda tentang pertanggung jawaban tentang pertanggungjawaban  pelaksanaan  anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi Sumsel tahun anggaran 2024 dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan   ". Ucap H. Herman DeruHasil pembahasan dan penelitian dalam rapat paripurna ini akan menjadi catatan tersendiri dan bahan evaluasi bagi kami di Pemerintah Sumsel untuk lebih Kredibel dalam merencanakan penggunaan anggaran nantinya.Turut Hadir Sekda Provinsi  Sumsel Edward Candra, Ketua DPRD Andie Dinialdi S.E.,M.M.  dan Para Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel  dan Para Kepala OPD Provinsi Sumsel

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Tekankan  Para Peserta PKN Tk. II Hasilkan Karya Produk dan Anti Jual Beli Jabatan Sumsel
07 Jul 2025 Dilihat 862x

Gubernur Herman Deru Tekankan Para Peserta PKN Tk. II Hasilkan Karya Produk dan Anti Jual Beli Jabatan

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXI Provinsi Sumsel Tahun 2025. Acara pembukaan ini dilangsungkan di Griya Agung Palembang. Senin, 7/07/2025.Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar untuk mendapatkan sertifikat. Ia menyoroti keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) pasca-otonomi daerah, namun menegaskan pentingnya mendorong kemampuan untuk memaksimalkannya."Yang pertama ini adalah networking, kedua sikap. Kita ini selalu sadar dengan kelebihan namun tidak sadar dengan kelemahan, lalu manajemen karena kita tahu semua SDM tidak sama. Nah, bagaimana kita menyatukan kekuatan ini?" ungkap Herman Deru.Ia menjelaskan bahwa seorang pimpinan harus memiliki capaian kerja yang menghasilkan produk dan mampu memberikan solusi dalam setiap permasalahan."Jadi lurah harus ada solusi, jadi camat harus ada solusi, jadi kepala kesehatan jika ada masalah wabah harus ada solusi. Jadi seorang pimpinan ini harus memberikan solusi, jangan sampai bawahan kita menghadap kita tidak ada solusi," tegasnya.Gubernur juga melanjutkan agar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) ke depan dapat mengadakan pelatihan guna menguasai teknologi yang begitu pesat berkembang, sehingga kemajuan teknologi dan SDM dapat seimbang.Dalam kesempatan itu pula, Herman Deru berpesan keras agar tidak pernah melakukan jual beli jabatan yang dapat membelenggu diri sendiri dalam melaksanakan tugas kepemimpinan.Ia memberikan kata kunci agar aman dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni aspek legal, tidak mark up atau fiktif, serta bermanfaat.Sementara itu, Kepala BPSDMD, Prof. Dr. H.M. Edwar Juliartha, S.Sos., M.M, melaporkan bahwa sebanyak 28 peserta akan mengikuti PKN Tingkat II Angkatan XXI Provinsi Sumsel Tahun 2025. Peserta berasal dari berbagai daerah provinsi, kabupaten/kota di Indonesia, dan pelatihan akan berlangsung selama 30 hari."Menyampaikan kepada seluruh peserta dapat menyelesaikan kegiatan dengan sebaik-baiknya. Kami mengharapkan dukungan kepada Pak Gubernur dan semua pihak sehingga PKN XXI ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujar Prof. Edwar Juliartha.Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan fakta integritas oleh seluruh peserta PKN XXI.Turut hadir Deputi Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelanjaan Aparatur Sipil Negara Dra. Army Winarty, M.Si, dan para peserta PKN XXI.

Baca Detail
Sekda Edward Harap Kunker Komisi IX DPR RI Hasilkan Kontribusi Positif Bagi Pendidikan dan Kesehatan di Sumsel Sumsel
03 Jul 2025 Dilihat 994x

Sekda Edward Harap Kunker Komisi IX DPR RI Hasilkan Kontribusi Positif Bagi Pendidikan dan Kesehatan di Sumsel

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI Di Provinsi Sumatera Selatan, bertempat di Poltekkes Palembang. Kamis  (3/7/2025)Anggota DPR RI Komisi IX  drg.Putih Sari selaku Ketua tim kunker Komisi IX DPR RI memberikan Apresiasi terhadap kinerja dan sambutan dari pemerintah provinsi Sumsel dan jajaran pimpinan Poltekkes Palembang.Dalam kegiatan kunker tersebut Sekda Sumsel menerima dan mengucapkan selamat datang terhadap kunjungan tersebut di Bumi Sriwijaya.Dalam perkembangan zaman saat ini pendidikan Vokasi Kesehatan berperan penting dalam kemajuan dan pemenuhan kebutuhan petugas yang berkompeten di bidang kesehatan,fokus utama untuk pendidikan ini menciptakan sumber daya dalam pelayanan di bidang kesehatan yang berkualitas di Sumatera Selatan."Poltekkes Palembang juga berperan aktif dalam kemajuan dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan. Poltekkes juga menghasilkan sumberdaya dalam bidang kesehatan di Sumatera Selatan ." ucap Edward Candra."Semoga kunjungan Bapak Ibu sekalian Anggota Komisi IX DPR RI berkontribusi positif dalam dunia pendidikan dan pelayanan Kesehatan di Sumatera Selatan. Kami Pemprov Sumsel berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat dan sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini", ucap  Edward.Turut Hadir Dirut RSUD Fatimah, dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Sp.OG, MARS. Dirut RS Ernaldi Bahar, dr. Yumidiansi F, M. Kes, pimpinan Poltekkes Palembang Muhammad Taswin SSI. Apt. MM .M.Kes.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.