Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Narkoba BNN Sumsel Ajak Pelaku Usaha Berantas Sumsel
13 Jan 2018 Dilihat 320x

Narkoba BNN Sumsel Ajak Pelaku Usaha Berantas

Palembang, Sumselprov.go.id -- Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan mengajak pelaku usaha di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat berpartisipasi dalam gerakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan usahanya.  Untuk mengajak pelaku usaha berpartisipasi dalam gerakan P4GN, pada tahun ini diprogramkan sejumlah kegiatan bimbingan teknis gerakan tersebut di lingkungan dunia usaha, kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumatera Selatan Kusmaneti di Palembang, Kamis.  Dia menjelaskan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa ini sangat meresahkan.  Menghadapi kondisi tersebut, kata Kusmaneti, diperlukan tindakan nyata dan dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat untuk memberantasnya. Berdasarkan data, secara nasional dalam sehari terdapat 20 hingga 50 orang meninggal sia-sia karena penyalahgunaan barang terlarang itu. "Dalam kondisi sekarang ini siapa saja bisa menjadi korban penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba termasuk di lingkungan dunia usaha," ujarnya seperti dikutif dari Antaranews Sumsel. Dalam beberapa tahun lalu, penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat diprediksi terjadi di lingkungan anak-anak muda dan berandalan. Namun, kini semua tempat bisa menjadi tempat pemakaian dan transaksi barang terlarang itu. "Sekarang ini tidak ada tempat yang aman dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," katanya. Oleh karena itu, kata Kusmaneti, pihaknya terus berupaya memotivasi masyarakat untuk berperan serta dalam kegiatan P4GN melalui bimbingan teknis dan pelatihan. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Pembangunan Jembatan Musi VI Selesai Pertengahan 2018 Sumsel
13 Jan 2018 Dilihat 228x

Pembangunan Jembatan Musi VI Selesai Pertengahan 2018

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pembangunan Jembatan Musi VI diperkirakan akan selesai pada pertengahan 2018 karena pengerjaannya sehingga sekarang sesuai tahapan dan tidak mengalami hambatan berarti. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Pemprov Sumsel Ucok Hidayat di Palembang, Kamis, mengatakan sekarang pengerjaan terus dimaksimalkan karena jembatan tersebut akan digunakan untuk memperlancar pelaksanaan Asian Games 2018. "Untuk tahap pertama sudah hampir rampung dan paket kedua segera dikerjakan," ujar dia. Ia menyebutkan pendanaan paket kedua dianggarkan pada tahun 2017 sehingga Januari 2018 sudah dapat dikerjakan. Oleh karena itu pihaknya optimistis jembatan penghubung Seberang Ilir dan Ulu Palembang tersebut selesai sebelum pelaksanaan pesta olahraga internasional mendatang. Apalagi pembangunan jembatan yang didanai dengan dana dari APBD Sumsel itu untuk mendukung pesta olahraga yang diikuti 45 negara Agustus 2018 sehingga harus selesai tepat waktu. Dia mengatakan dalam upaya menyukseskan pelaksanaan pesta olahraga akbar mendatang sekarang ini sedang diselesaikan dua jembatan yakni Musi IV dan VI. "Untuk Musi IV memang didanai APBN, namun ganti rugi lahan dibebankan pada Pemerintah Provinsi Sumsel," kata dia. Lebih lanjut, dia mengatakan untuk ganti rugi lahan yang dibebankan pada Pemerintah Provinsi Sumsel memang belum semuanya rampung tetapi tahapan terus dilakukan. "Jembatan untuk mengurai kemacetan tersebut memang ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games dan itu harus rampung," kata dia seperti dikutif dari Antaranews Sumsel Selain itu, jembatan tersebut cukup penting karena Kota Palembang sekarang ini mulai mengalami kemacetan lalu lintas apalagi bila banyak tamu negara lain yang datang. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kucurkan Rp43 Miliar Jaga Ketahanan Pangan Sumsel Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 230x

Kucurkan Rp43 Miliar Jaga Ketahanan Pangan Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Guna memperbaiki dan memelihara saluran irigasi persawahan yang ada di Sumatera Selatan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel mengalokasikan dana sebesar Rp43 miliar. Itu dilakukan mengingat Sumsel merupakan salah satu provinai lumbung pangan nasional. Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumsel Darma Budhi mengatakan, sebagai salah satu provinsi lumbung pangan nasional, maka program menopang masalah ketahanan pangan menjadi salah satu yang diprioritaskan pihaknya. “Hal itu juga sesuai dengan arahan pembangunan dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin,” ujar dia, Kamis (11/1). Menurut Budhi, tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk perbaikan dan pemeliharaan irigasi persawahan. Anggaran tersebut terbagi Rp23 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumsel dan Rp20 miliar dari dana Pemerintah Pusat. “Pengerjaannya tersebar di beberapa kabupaten/kota, khususnya daerah penghasil pangan yang ada di Provinsi Sumsel,” jelasnya Dia juga menjelaskan, ada pengalihan anggaran sekitar Rp55 miliar dari PSDA yang harus dialokasikan ke instansi lainya. Rincinya sebesar Rp40 miliar ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Tata Ruang (PUBM-TR) untuk perbaikan jalan di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. “Lalu, senilai Rp15 miliar untuk Dinas Perumahan dan Pemukiman. Pengalihan anggaran ini atas instruksi Gubernur Alex, mengingat ada sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak,” ungkapnya. Secara keseluruhan, lanjut dia, total anggaran belanja langsung yang dimiliki PSDA tahun ini sebesar Rp232 miliar. Adapun program prioritas lainya, yakni meminimalisir potensi bencana banjir. Terlebih, Kota Palembang tahun ini menjadi tuan rumah Asian Games. “Seperti di Kota Palembang, upaya yang dilakukan untuk meminimalisir potensi banjir yakni pembangunan kolam retensi di Talang Banten, Seberang Ulu I. Pembangunan kolam retensi akan menggunakan lahan seluas kurang lebih tiga hektar,” tuturnya. Selain membuat baru, pihaknyai juga melakukan normalisasi di dua kolam retensi lainya. Pertama berada di Kecamatan Kemuning dan kedua berada di Kecamatan Alang-Alang Lebar. Untuk total anggaran kegiatan tersebut sekitar Rp10 miliar. Ia juga mengungkapkan, program pengendalian banjir lainya adalah normalisasi sungai di beberapa kabupaten/kota di Sumsel. Khususnya daerah-daerah yang rawan banjir, seperti Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin dan Ogan Ilir (OI). “Ada juga pembangunan talud penahan abrasi untuk sungai, salah satunya di OKU Selatan,” pungkas Budhi. #rio/BP MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Rapat Persiapan Kunjungan Kerja Kepala BRG dan Dubes Perancis Untuk Indonesia Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 243x

Rapat Persiapan Kunjungan Kerja Kepala BRG dan Dubes Perancis Untuk Indonesia

Palembang, Sumselprov.go.id  -- Staf Khusus Gubernur Bidang Perubahan Iklim, Dr. Najib Asmani memimpin rapat persiapan rencana kunjungan kerja Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) bersama Kedutaan Besar Perancis ke Provinsi Sumatera Selatan Tanggal 17 s.d 18 Januari 2018.  Rapat persiapan dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Prov. Sumsel, Kamis (11/01/2018). “Kegiatan  Kepala Badan dan Duta Besar Perancis antara lain melakukan kunjungan lapangan ke Sepucuk Ogan Komering Ilir (OKI), Penanaman Pohon,  dijamu makan siang oleh Bupati OKI, dijamu makan malam oleh Bupati Musi Banyuasin (MUBA) dan keesokan harinya melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan yang rencananya akan diadakan di Griya Agung Palembang”, Kata Najib membuka rapat persiapan ini. Rombongan akan dipimpin Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead yang berjumlah lebih kurang lima puluh peserta. Kunjungan ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Sumsel, karena itu pemerintah daerah akan berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik, lanjut Najib yang juga merupakan salah satu dosen di Universitas Sriwijaya. Ia berharap selama kunjungan kerja ini seluruh instansi terkait dan masyarakat diharapkan bisa berpartisipasi mulai dari pengamanan, kebersihan dan keramahtamaan, pungkas Staf Khusus Gubernur Bidang Perubahan Iklim. Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kehutanan Prov. Sumsel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup , Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, Kepala Dinas Perhubungan Prov. Sumsel, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Prov. Sumsel, Perwakilan Karo Umumdan Perlengkapan, Perwakilan Karo Humas dan Protokol Prov.Sumsel, Muba dan OKI, serta para pejabat eselon III beserta staf dari masing-masing OPD terkait. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Resmikan RS. Siloam Silampari Lubuk Linggau Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 614x

Gubernur Resmikan RS. Siloam Silampari Lubuk Linggau

Lubuk Linggau, Sumselprov.go.id - -  Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersama CEO Lippo Group James Riady, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Sekda Kota Lubuklinggau Rahman Sani dan Direktur Rumah Sakit Siloam Silampari Lubuklinggau, dr H Mgs Johan T Saleh meresmikan  RS. Siloam Silampari dengan memukul Gong, Kamis (11/1). Telah diresmikannya RS. Siloam Silampari ini Alex berharap pelayanan kesehatan di Kota Lubuklinggau semakin meningkat2. RS. Siloam Silampari sendiri terletak di tengah Kota Lubuklinggau yang terintegrasi dengan mall dan Sekolah Dian Harapan. Dalam kesempatan ini Gubernur Alex Neordin menyambut baik atas dibangunnya Rumah Sakit Siloam Silampari yang bertaraf Internasional tersebut. Dengan selesainya RS. Siloam Silampari,  orang nomor satu di Sumsel itu meminta pelayanan publik bidang kesehatan bagi masyarakat Lubuklinggau, makin memudahkan dan memuaskan masyarakat. "Saya mengucapkan selamat atas diresmikannya RS.  Siloam Silampari. Semoga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memberikan layanan bagi masyarakat,"lanjutnya. Diakuinya dengan keberadaan RS. Siloam Silampari di Kota Lubuklinggau akan memberikan dampak yang baik serta mengangkat Kota Lubuklinggau ke kelas yang lebih tinggi lagi. "Tentu keberadaan Siloam Silampari di sini akan berdampak baik, saya yakin bukan hanya masyarakat Kota Lubuklinggau bahkan sekitarnya akan datang ke Rumah Sakit ini nantinya,"katanya. Alex pun meminta bagi Rumah Sakit yang sudah ada di Kota Lubuklinggau agar keberadaan RS. Siloam Silampari jangan dijadikan persaingan, akan tetapi dijadikan mitra bersama dalam membangun bidang kesehatan di Kota Lubuklinggau.  Sementara itu, CEO Lippo Group, James Riady menyampaikan, dibangunanya RS. Siloam Silampari bukan semata-mata kegiatan ekonomis tapi sungguh-sungguh suatu aspirasi di daerah untuk bisa melayani. "Saya merasa istimewa bisa memberikan bagian pelayanan di Kota Lubuklinggau.  Semoga kehadiran Siloam bisa melayani dengan baik masyarakat dan membawa manfaat besar sehingga lebih makmur,"tuturnya. Sementara, Sekda Kota Lubuklinggau Rahman Sani menyambut baik dengan adanya RS. Siloam Silampari, dirinya menyakini dengan dibangunnya RS. Siloam Silampari memberikan pelayanan yang baik dengan fasilitas yang memadai. Selain itu, keberadan Siloam Silampari juga memberikan peluang lapangan  pekerjaan bagi SDM untuk mengembangkan kariernya di RS. Siloam Silampari. "Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiatif yang tulus ini,"ucapnya. Ditambahkan, Direktur Rumah Sakit Siloam Silampari Lubuklinggau, dr H Mgs Johan T Saleh  dengan adanya RS. Siloam Silampari di Lubuklinggau untuk memberikan pelayanan yang mandiri bagi masyarakat. "Kami harap akan membawa dampak yang positif bagi masyarakat Lubuklinggau dan sekitarnya,"lanjutnya. Siloam Silampari merupakan Rumah Sakit Siloam kelima di Sumatera dan kedua di Sumsel. Siloam Silampari merupakan rumah sakit dilengkapi dengan 175 kapasitas tempat tidur. Selain itu dilengkapi pula dengan peralatan medis state of the art seperti CT-Scan 64 slices dan didukung 21 spesialis dan 8 dokter umum serta 52 perawat. Siloam Silampari juga menyediakan perawatan dan layanan berkualitas tinggi untuk 216.000 orang di Lubuklinggau. Perlu diketahui bahwa Siloam merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Lippo Karawaci Tbk. Sebelumnya, Gubernur Alex Noerdin bersama CEO Lippo Group, James Riady, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Sekda Kota Lubuklinggau Rahman Sani dan Direktur Rumah Sakit Siloam Silampari Lubuklinggau, dr H Mgs Johan T Saleh meninjau mall dan juga Sekolah Dian Harapan. Kemudian, Gubernur Alex Noerdin meninjau beberapa fasilitas seperti ruang Emergency atau UGD, meninjau  Ruang Kelas 3, Ruang Kelas 1, Ruang Jantung,  Ruang ICU,  Ruang Persalinan dan fasilitas lainnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Saatnya BIOS 44 Menjadi Solusi Untuk Kesuburan Tanah Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 299x

Saatnya BIOS 44 Menjadi Solusi Untuk Kesuburan Tanah

Maluku, Sumselprov.go.id -- Tugas pokok Tentara Nasional Indonesia adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Disaat kondisi negara dalam keadaan aman dan tidak dalam ancaman perang, maka TNI akan berperan membantu masyarakat dalam berbagai  bidang kehidupan. Salah satunya di bidang pertanian dimana beberapa waktu lalu ada temuan formula oleh anggota TNI untuk membantu penyuburan tanah sehingga dapat digunakan sebagai lahan pertanian yang cukup produktif. Temuan itu berupa formula BIOS 44 – Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yaitu agen hayati pemercepat pembusukan material organik lahan gambut. Untuk mempersiapkan anggota TNI di wilayah Kodam XVI/Pattimura sebagai agen atau pioner BIOS 44 maka digelar sosialisasi dan pelatihan selama tiga hari (10-12 Januari 2018) bertempat di Kompleks Makorem 151/Binaiya Ambon Maluku. Dengan narasumber disampaikan langsung oleh Ketua Tim Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto mengatakan “Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Bios 44 adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang,” jelasnya. Lanjutnya, mencermati pentingnya kegiatan ini, maka Pranoto sangat menyambut baik kedatangan Tim Sosialisasi yang akan memberikan Sosialisasi BIOS 44 kepada personel Kodam XVI/Pattimura dan Masyarakat. “Saya berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta mencapai sasaran yang diinginkan. Karena itu, saya minta agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik,” tukasnya. Sosialisasi ini selain dihadiri personel Kodam XVI/Pattimura juga dihadiri kalangan sipil dari Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas ESDM, Dinas Sosial dari Provinsi Maluku, Kota Ambon dan Kabupaten Buru serta kalangan akademisi dari Universitas Pattimura Ambon, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Universitas Darrusalam Ambon, serta Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan (STAKPn) Ambon dan FKPPI. Ketua tim sosialisasi program BIOS 44 Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo saat paparan materi menjelaskan BIOS 44 – Bio Struktur (Dekomposer Gambut) merupakan agen hayati pemercepat pembusukan material organik lahan gambut. “BIOS 44 merupakan gabungan simbiosis mutualisme antar mikroorganisme dan berfungsi untuk mempercepat terjadinya pembusuk materiai organik lahan gambut. Dan juga sekaligus melembabkan serta menutup rongga gambut dengan hifa atau sejenis lendir yang dihasilkan mikroorganisme yang terkandung dalam larutan yang sudah diformulasi,” paparnya. Dijelaskan, BIOS 44 merupakan gabungan mikroorganisme yang mampu memproduksi endospore yang tahan terhadap terhadap lingkungan seperti panas, asam, dan garam, dapat berada dalam lingkungan ekstrim dalam jangka waktu yang lama. Endospore adalah zat yang dibentuk pada saat mikroorganisme stress terhadap asupan makanan, memungkinkan organisme BIOS 44 untuk terus berada di dalam lingkungan sampai kondisi menjadi baik. “Inilah kelebihan utama BIOS 44 yang tidak dimiliki oleh banyak formulasi mikroorganisme pada umumnya,” jelas Kunto yang saat ini menjabat sebagai Danrem 044 Gapo Kodam II/Sriwijaya. Hasil penelitian ungkapnya, menunjukkan mikroorganisme yang terkandung dalam BIOS 44 membentuk proses biodegradasi dengan perantara enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme lain pendukung BIOS 44, yang bersifat biokatalisator dan menghasilkan zat kapur yaitu kalsium karbonat (CaCO3) yang membentuk ikatan kimia antara butiran tanah sehingga mampu meningkatkan pH tanah hingga menjadi normal. Pasca pemberian BIOS pada lahan gambut dilanjutkan kemudian dengan penebaran eceng gondok sebagai agen pupuk hijau serta pereduksi oksigen dari lahan gambut yang selama ini menjadi pendukung terjadinya kebakaran lahan. Setelah oksigen berkurang maka dimasa yang akan datang api tidak akan menjalar meluas (merambat) seperti yang terjadi sebelumnya. Disamping itu eceng gondok yang telah mati akibat kemarau akan berfungsi menjadi pupuk atau penyedia unsur hara pada lahan gambut, “Setelah itu mari kita bertanam kedelai, rakyat makmur, berdaulat pangan,” tukasnya. Cairan BIOS 44 yang sudah ditebar, selama tiga bulan setelah dilakukan penyiraman akan membuat lahan menjadi subur dan bisa ditanami dengan berbagai tanaman, dan saat kemarau lahan gambut telah terkunci dan tidak mudah terbakar. Lebih lanjut Danrem 044/Gapo membeberkan beberapa lokasi yang telah dilakukan sosialisasi dan praktek penggunaan BIOS 44 antara lain membantu normalisasi air sungai Citarum pada program Citarum Harum yang merupakan program Pangdam III/Siliwangi, kemudian dilakukan juga di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan wilayah Kodam VII/Wirabuana membantu meningkatkan kesuburan lahan perkebunan rakyat serta di bidang peternakan. Selanjutnya di Aceh untuk perkebunan. Di beberapa kawasan di Jawa Barat serta Jawa Tengah juga membantu peningkatan kesuburan lahan pertanian rakyat serta peternakan. Di Pulau Bangka, mereka juga berupaya mengembalikan kesuburan tanah di bekas areal tambang timah. “Hasilnya cukup memuaskan sehingga program penggunaan BIOS 44 ini akan terus kita galakkan di tengah masyarakat sebagai salah satu sumbangsih TNI pada aspek sosial kemasyarakatan,” pungkasnya. (dva/ DiviaNews) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sosialisasi Bios 44 Kodam XVPattimura, Wujud Ketahanan Pangan Di Maluku Sumsel
12 Jan 2018 Dilihat 278x

Sosialisasi Bios 44 Kodam XVPattimura, Wujud Ketahanan Pangan Di Maluku

Ambon, Maluku, Sumselprov.go.id -- Sosialisasi dan pelatihan Program Bios 44 di Wilayah Kodam XVI/Pattimura tahun 2018, bertempat di Aula Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Rabu (10/1/2018). Kegiatan sosialsasi Bios 44 tersebut dihadiri oleh Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewando, Irdam XVI/Pattimura Tyas Koesharjadi, Danrem 151/Binaiya dan 152/Babullah, Danrindam XVI/Pattimura, para Perwira Ahli, LO AL dan AU, para Asisten dan Kabalak serta Komandan Satuan Jajaran Kodam XVI/Pattimura, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Maluku, Kepala Dinas Perikana dan Kelautan Provinsi Maluku, Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Kepala Dinas Sosial Provins Maluku, dan Dinas Sosial Kota Ambon, Dinas Sosial Kabupaten Namlea, Rektor Unpatti Ambon, Rektor IAIN Ambon, Rektor Unidar Ambon, Rektor UKIM, dan Rektor STAKPN. Sosialisasi bios 44 tersebut dibawakan langsung oleh Ketua tim sosialisasi, Kolonel Inf. Kunto Arief Wibowo, S.I.P, yang saat ini menjabat sebagai Danrem 044 Gapo, Kodam II/ Sriwijaya Provinsi Sumatera Selatan. Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pronoto, dalam amanatnya, menuturkan, sebagaimana yang kita ketahui bahwa Bios 44 adalah bio struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang. “Mencermati pentingnya kegiatan ini, selaku Pangdam XVI/Pattimura saya menyambut baik kedatangan Tim Sosialisasi yang akan memberikan Sosialisasi Program BIOS 44 kepada personil Kodam XVI/Pattimura dan Masyarakat. Saya berharap, kegiatan sosialisas ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta mencapai sasaran yang diinginkan,” tegas Jenderal berpangkat dua bintang emas dipundaknya itu. Selain itu selaku ketua tim sosialisasi Bios 44, Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.I.P, yang ditemui Wartawan di Aula Makorem 151/Binaiya, menjelaskan pelaksanaan sosialisasi Bios 44, merupakan sebuah program include dari TNI AD dalam meningkatkan produktifitas kesejahteraan masyarakat dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Bios 44 sendiri merupakan senyawa vitamin yang bukan merupakan sebuah pupuk berbahan kimia, melainkan sebagai pengurai restruktur tanah menjadi sempurna. “Untuk pengolahan pembuatan Bios 44 sendiri, menggunakan bahan dasar makanan yang difregmentasi sendiri, yang memiliki kegunaan dalam mengurai bahan mineral yang mengandung bahan kimia, menjadi bahan mineral alami yang mampu mengubah konstruktur kesuburan tanah untuk digunakan sebagai sebagai lahan pertanian, juga di sektor perikanan dan peternakan,” ungkap perwira menengah TNI AD berpangkat tiga bunga melati dipundaknya itu. Lanjutnya, untuk pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengunaan bios 44 sendiri pernah dilakukan dibeberapa kegiatan yaitu, program Citarum harum oleh Kodam III/Siliwangi, penguraian limbah mercury di beberapa pengolahan tambang di Pulau Bali, normalisasi air sungai dan penyuburan lokasi perkebunan di Jawa Tengah, lokasi peternakan dan pengolahan lokasi eks tambang di Provinsi Bangka Belitung. “Untuk uji coba pengembangan bios 44 baru dimulai di tahun 2016, dilokasi lahan terbakar tahun 2015, di Provinsi Sumatera Selatan dengan proses pengolahan lahan. Gambut menjadi lahan produktif bagi perkebunan,” tutur Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, yang merupakan putra dari mantan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno. Selain itu, Pangdam XVI/Pattrimura, Mayjen TNI, Suko Pranoto, yang dimintai komentar oleh,Wartawan terkait dengan sosialiasi Bios 44, mengatakan, untuk pengembangan formula bios 44 sendiri, Kodam XVI/Pattimura akan melakukan uji coba dibagian sektor pertanian untuk kesuburan tanah dan tumbuhan, serta akan digunakan disektor peternakan dan perikanan sebagai nutrisi bagi hewan pelihara seperti, sapi dan ikan. “Bila formula bios 44 berhasil dan memiliki manfaat, Insya Allah kedepan Kodam XVI/Pattimura alan mengembangan formula bios 44 lebih banyak lagi agar bisa dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam peningkatan kesejateraan dalam mengelola sumber daya alam yang ada di Maluku ini,” harap Mayjen Suko Pranoto. (Sumber : IN-07) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Bagikan 1.015 KIP dan 500 PKH di Rote Ndao Sumsel
11 Jan 2018 Dilihat 196x

Presiden Bagikan 1.015 KIP dan 500 PKH di Rote Ndao

Rote Ndao, Sumselprov.go.id --  Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, hari ini, Presiden Joko Widodo mendistribusikan langsung bantuan sosial dari pemerintah berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi para pelajar dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) bagi para keluarga prasejahtera. Kali ini, distribusi bantuan tersebut dilakukan di SMPN 4 Rote Barat Daya, Desa Lantera, Kelurahan Meoain, Kabupaten Rote Ndao. Sebanyak 1.015 KIP dibagikan kepada para pelajar mulai dari SD hingga SMA/SMK pada kesempatan tersebut. Melalui kebijakan KIP, pemerintah berharap agar seluruh anak Indonesia mendapatkan akses kepada pendidikan yang layak. Terdapat tiga skema pembiayaan bagi para pelajar melalui KIP itu. Kepada para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan sebesar Rp450 ribu per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp750 ribu. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp1 juta. "Saya perlu ingatkan kepada anak-anakku semuanya agar anggaran yang ada di sini itu dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. Untuk beli seragam sekolah boleh, beli sepatu boleh, beli topi sekolah boleh, beli buku boleh, untuk bayar sekolah boleh. Beli pulsa boleh tidak? Tidak boleh," Presiden mengingatkan. Adapun Kartu PKH diberikan kepada 500 keluarga prasejahtera. Presiden membagikan kartu PKH sebagai program perlindungan sosial yang menyediakan bantuan nontunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Kemudian untuk ibu-ibu, tadi sudah mendapatkan kartu PKH. Ada dana berapa di dalamnya? Rp1.890rb. Saya titip uang itu betul-betul digunakan yang berkaitan dengan pendidikan dan gizi anak," kata Presiden. Untuk diketahui, dana total yang tersedia dalam kartu PKH itu dapat diambil sebanyak empat kali melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah. Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memang sejak awal menjadikan sistem perbankan sebagai media penyaluran bantuan kepada masyarakat. Dengan diterapkannya sistem tersebut, penyalahgunaan dana bantuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat semakin diminimalisir. Selain menyerahkan KIP dan PKH, Presiden juga meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 4 Rote Barat Daya. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.(Bey Machmudin/Setneg.go.id) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY  

Baca Detail
Presiden Jokowi Serahkan 2.405 Sertifikat Tanah untuk NTT Sumsel
11 Jan 2018 Dilihat 196x

Presiden Jokowi Serahkan 2.405 Sertifikat Tanah untuk NTT

Kupang, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.405 sertifikat tanah untuk rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan dilakukan di Milenium Ballroom Kota Kupang, Senin, 8 Januari 2018. Adapun jumlah total sertifikat yang akan dibagikan untuk Provinsi NTT berjumlah 65.548 sertifikat. Presiden mengatakan, pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan lima juta sertifikat pada tahun 2017 lalu dan tujuh juta sertifikat pada tahun 2018 ini di seluruh Indonesia. “Tahun ini tujuh juta harus keluar dari kantor-kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) yang ada, tahun depannya lagi 9 juta, tahun depannya lagi 12 juta sertifikat. Nanti kepala kantor BPN di kanwil maupun di kantor kabupaten semuanya enggak tidur ngurus sertifikat,” ucap Presiden. Ia menyampaikan, rakyat harus memiliki sertifikat tanah yang merupakan tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki supaya terhindar dari sengketa. “Targetnya ke sana supaya tidak ada sengketa, supaya seluruh bidang harus tersertifikasi, semuanya diberikan kepada rakyat,” ujar Presiden. Dalam penyerahan sertifikat tanah tersebut, Presiden juga mengijinkan apabila ada yang ingin sertifikat tanahnya dijadikan sebagai agunan untuk pinjaman ke bank. Namun ia berpesan agar pinjaman tersebut digunakan sebagai modal usaha atau investasi. “Enggak apa-apa, tapi tolong dihitung dulu, tolong dikalkulasi dulu bisa mengangsur nggak kalau kita pinjam ke bank. Dipakai untuk apa juga harus jelas harus dipakai untuk investasi, usaha dipakai untuk modal usaha jangan dipakai untuk yang lain-lain,” himbau Presiden. *Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa* Sebagai sebuah begara besar yang memiliki keanekaragaman suku, adat dan budaya, dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga berpesan agar kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa. “Marilah kita jaga bersama-sama persatuan kita, marilah kita jaga bersama-sama negara kita Indonesia dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” kata Presiden. Ia menghimbau, jangan sampai kasus persengketaan dapat membuat perpecahan antar daerah dan antar suku. “Marilah kita jaga agar hal itu tidak terjadi di NTT dan di seluruh Tanah Air kita Indonesia,” ujar Presiden. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kesempatan tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.