Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Perancis Tertarik Investasi di Lahan Gambut OKI
Sepucuk – Ogan Komering Ilir (OKI), Sumselprov.go.id -- Kebun Plasma Nuftah Sepucuk Kayu Agung di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi lokasi percontohan restorasi lahan gambut di Indonesia. Tidak hanya itu lahan ini juga berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat. Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead mengatakan kegiatan restorasi lahan gambut tidak hanya sebatas pembasahan lahan gambut atau pembuatan sekat kanal. Nazir Foead mengemukakan, kegiatan restorasi optimalisasi lahan gambut juga mengarah ke kegiatan produktif dan pemberdayaan masyarakat serta berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat. “Saya sangat apresiasi kegiatan di Sepucuk ini bagus sekali dan ini akan dijadikan model penelitian di Indonesia mulai tahun 2017 dengan anggaran APBN, banyak sekali panduan-panduan yang sudah dihasilkan yang tentunya akan berguna bagi kita khususnya di tahun 2018 ini didalam kegiatan R3 tadi sesuai arahan menteri LHK dan sudah menyurati gubernur untuk kegiatan restorasi berupa perbantuan ke provinsi tentu nantinya dikoordinasikan Tim Restorasi Gambut Daerah, Dr.Najib Asmani dan merujuk pada panduan R3”, Kata Nazir, Rabu (17/01/2017) di Sepuk OKI. Selain itu kunjungan kali ini saya juga membawa tamu dari kedutaan Perancis untuk Indonesia yaitu dari CIRAD yang merupakan lembaga penelitian dari Perancis yang sangat terkenal untuk pertanian dan perkebunan. Sudah lama sekali Perancis melihat sumber daya pertanian di negara tropis di Perancis dan CIRAD ini dibentuk untuk membantu mengoptimalkan potensi pertanian dan perkebunan serta salah satunya di lahan gambut, karena kita semua tahu lahan gambut ada yang bersifat budidaya dan bersifat konservasi lindung “Intinya lahan gambut itu akan dioptimalkan penggunaannya dengan kegiatan produktif bahkan menarik investasi” Ungkap Nazir. Salah satu Negara yang tertarik terhadap pengembangan lahan gambut menurut Nazir, yaitu Pe Perancis. “Gambut jadi perhatian dunia, Itu sebabnya, kami akan mengembangkan potensi gambut untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat dan program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya Kunjungan Kepala Badan Restoraisi Gambut Nasional didampingi Kepala Kelompok Kerja Penelitian Restorasi BRG, C.Nugroho Sulistiyo Priyono, Wakil Atase Sains dan Teknologi Kedubes Perancis , Fito Rahadianto, Senior Researcher CIRAD, Dr.Jean-Marc Roda, Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah Prov.Sumsel, Dr.Najib Asmani, Kepala Dinas Ligkungan Hidup dan Pertanahan Prov.Sumsel, Edward Chandra, Kepala Balai Litbang LHK Prov. Sumsel, Tabroni, Plt. Kalaksa BPBD Prov.Sumsel. H.Iriansyah, SKM., M.Si, Tim Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab.OKI, Alamsyah, Kepala BPBD Kab.OKI, Listiadi Martin, Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan, Kasat Binmas Polres Kab.OKI, Iptu Siska Arisandi SIK, Danramil Kota Kayuagung, Kapten Inf. RM. Hatta. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS
Sumsel
Gubernur Sumsel Hadiri PTIJK 2018
Jakarta Sumselprov.go.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan (PITJK) 2018, yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Tak hanya Jokowi, Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga ikut menghadiri acara tahunan, Kamis (18/1) kali ini OJK mengusung tema 'Memacu Pertumbuhan" dan acara dimulai pukul 19.05 WIB di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Pacific Place Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah kondisi makroekonomi dan sektor jasa keuangan yang kondusif. Menurutnya, OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. “Kami yakin sektor jasa keuangan mampu mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4%. Hal ini didukung oleh solidnya indikator sektor jasa keuangan baik dari sisi pemodalan dan likuiditas, maupun tingkat risiko yang terkendali,” katanya. Secara rinci dia menguraikan, permodalan lembaga jasa keuangan terpantau kuat sampai Desember 2017, seperti CAR perbankan sebesar 23,36%. Risk-Based Capital (RBC) industri asuransi umum dan asuransi jiwa juga berada di level tinggi, yaitu 310% dan 492%. Gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,97 kali, jauh di bawah threshold sebesar 10 kali. "Kuatnya permodalan perbankan ini juga diikuti dengan likuiditas yang memadai. Pada Desember 2017, rasio Alat Likuid per Non-Core Deposit (AL/NCD) perbankan tercatat sebesar 90,48%, di atas threshold sebesar 50%. Sementara excess reserve perbankan tercatat di kisaran Rp626 triliun. Kondisi ini didukung tingkat risiko kredit yang terkendali dengan rasio NPL 2,59% gross (1,11% net), dengan tren yang menurun. Rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan juga mengalami penurunan menjadi 2,96%," ungkapnya Intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik. Kredit perbankan sampai Desember 2017 tercatat sebesar Rp4.782 triliun atau tumbuh sebesar 8,35% yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tercatat sebesar Rp5.289 triliun atau tumbuh 9,35% yoy. Pertumbuhan intermediasi perbankan juga diikuti dengan tren penurunan suku bunga. Sepanjang tahun 2017, suku bunga deposito turun sebesar 65 bps, dan suku bunga kredit turun sebesar 77 bps. “Kami mengarahkan lembaga jasa keuangan agar meningkatkan sinergi dengan perusahaan Fintech ataupun mendirikan lini usaha Fintech. Kemudian menyikapi perkembangan cryptocurrency, OJK melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan dan memasarkan produk yang tidak memiliki legalitas izin dari otoritas terkait,” kata Wimboh. Kuatnya tingkat permodalan, ketersediaan likuiditas yang memadai, serta terkendalinya tingkat risiko memberikan landasan yang kuat bagi sektor jasa keuangan untuk lebih proaktif dalam menyediakan sumber pendanaan untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian domestik. Berdasarkan capaian tersebut dan dengan target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang ditetapkan Pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk tumbuh di kisaran 10%-12%. Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. HP.MC Diskominfo Prov Sumsel/FS
Sumsel
Alex Noerdin : Silakan Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sumsel
Palembang, Sumselprov.go id - - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengungkapkan sangat mensupport perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan dan rombongan dalam rangka Penyampaian Realisasi Rencana Kerja Anggaran Tahun 2017 dan Rencana Kerja Anggaran Tahun 2018 di Griya Agung, Kamis (18/1). Menurut pelopor sekolah gratis tersebut, tenaga kerja di Sumsel mencapai 6,2 juta orang. Dari jumlah tersebut tentunya masih banyak yang bisa dirangkul oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diapun tak menutup kemungkinan akan membantu BPJS dalam hal bantuan mengumpulkan perusahaan di Sumsel agar perluasan kepesertaan ini semakin cepat. " Kalau soal progres angka kepesertaan saya sudah yakin itu bagus. Makanya kami akan dukung sepenuhnya. apa yang bisa kami bantu akan kami bantu," jelasnya. Namun demikian kata Alex, pihaknya juga berharap BPJS Ketenagakerjaan yang beroperasi di Sumsel bisa berkontribusi meringankan beban daerah mengingat dalam waktu dekat Sumsel akan punya hajatan besar Asian Games. "Sebaliknya juga begitu, kami harap BPJS Ketenagakerjaan mau membantu kita. Bisa dalam bentuk promosi, sosialisasi atau bantuan membangun fasilitas olahraga di Jakabaring untuk Asian Games," terangnya. Lebih jauh Alex menjelaskan Asian Games ini bukan semata tujuan akhir Sumsel. Namun jangka panjang infrastruktur penunjang Asian Games seperti KEK TAA diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Lakoni Brama mengatakan dalam melaksanakan regulasi perluasan kepesertaan pihaknya mengakui banyak tantangan karena itu pihaknya sangat membutuhkan support pemerintah daerah. "Perluasan BPJS Ketenagakerjaan ini bukan 2017 saja tapi kami melihat 2018 juga akan prospektif. Dalam perjalanan rencana kerja 2017 kami sdh mengcover sejumlah tenaga kerja dan perusahaan di Sumsel. Ada 60% pekerja informal yang belum tercover di Sumsel dan ini menjadi target perluasan kepesertaan kami," jelasnya. Dikatakan Lakoni, saat ini Kanwil Sumbagsel membawahi beberapa daerah yakni Bengkulu, Sumsel, Jambi dan Pangkal Pinang dan Lampung. Sedangkan untuk wilayah Sumsel saat ini membawahi 20 kantor unit dan 8 kantor cabang induk. Untuk kesepsertaan sendiri lanjut Lakoni saat ini sudah ada 5.000 lebih perusahaan dengan jumlah tenaga kerja yang tercover sebanyak 39.000 tenaga kerja. Jumlah ini menurutnya masih jauh dari harapan. Karena itu mereka optimis masih bisa menambah kepesertaan tahun 2018. "Kami perlu dukungan Pemda dan Gubernur Walikota dan Bupati, agar BPJS Ketenagakerjaan bisa diterima masyarakat tenaga kerja dan pemerintah. Terlenih saat ini sejak namanya jadi BPJS Ketenagakerjaan masyarakat harus disosialisawi kembali dan berulang-ulang," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Manfaatkan Lahan Gambut, Sumsel Segera Jadi Pionir Energi Biomassa
Palembang, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) RI dan CIRAD Agricultural Research for Development Prancis (Lembaga penelitian Prancis) dalam waktu dekat akan melakukan kerjasama potensi pemanfaatan energi biomassa melalui pemanfaatan lahan gambut dan limbah pertanian di Provinsi Sumsel. Potensi pemanfaatan energi biomassa tersebut merupakan hasil penelitian dari lembaga penelitian CIRAD Prancis yang sebelumnya telah melakukan penelitian di Provinsi Sumsel selama 4 tahun lebih. Senior riset CIRAD Prancis, Dr Jean Marc Roda telah memaparkan tentang pemanfaatan energi biomassa tersebut kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan jajarannya dalam diskusi tentang kegiatan restorasi gambut di Sumsel. Pertemuan berlangsung di Griya Agung Palembang, Kamis (18/1). Tim tersebut hadir di Provinsi Sumsel dipimpin langsung Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) RI, Nazir Foead dan sudah melakukan peninjauan ke lokasi pilot project restorasi gambut di kawasan sepucuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Gubernur Provinsi Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel sangat menyambut baik pemanfaatan energi biomassa tersebut. Pasalanya Sumsel sendiri memiliki lahan gambut hampir 1,4 juta hektare yang sebagian besar belum termanfaatkan secara optimal. Menurut Alex, project tersebut akan memberikan banyak manfaat baik dalam upaya restorasi lahan gambut juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di Sumsel. Selain itu, sebagai upaya mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel. "Restorasi gambut ini salah satu prioritas Pemerintah Sumatera Selatan. Kita akan jadikan Sumsel sebagai yang utama dalam hal ini, apapun yang diperlukan akan kita siapkan," ujarnya. Alex menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumsel siap menjalin kejasama apa saja yang diperlukan untuk menjadikan Sumsel sebagai pionir dalam hal pemanfaatan energi biomassa tersebut. Tujuannya agar bagaimana musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) 2015 lalu menjadi berkah dan menjadikan tantangan sebagai harapan untuk maju terdepan. "Kita adakan tindak lanjutnya segera, ini kesempatan untuk menjadikan Sumsel sebagai percontohan di dunia, kita bukan saja juara di bidang olahraga, tapi di bidang lingkungan juga, ini tanggungjawab kita bersama," tegasnya. Sementara itu, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead mengatakan, lembaga penelitian CIRAD Prancis sebelumnya telah melakukan penelitian potensi pemanfaatan energi biomassa di lahan gambut dan lahan mineral yang berlokasi dikawasan Kabupaten OKI. Menurutnya, hasil dari penelitian itu lah yang dibahas bersama Pemerintah Provinsi Sumsel agar segera dapat di tindak lanjuti sebagai project percontohan energi biomassa dan pemanfaatan lahan gambut yang cocok untuk di budidayakan diwilayah Sumsel. Nazir Foead menjelaskan, kalau biasanya memanfaatkan lahan gambut yang di tanami hanya 1 kali setahun, dengan project energi biomassa ini lahan gambut dapat ditanami terus menerus sepanjang tahun sehingga tidak perlu ada masa pra tanam dan tidak perlu melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar. "Bentuk tindak lanjut dari potensi pemanfaatan energi biomassa ini dalam waktu dekat akan kita lakukan MoU bersama kemudian mencari lokasi yang cocok. Seperti kemarin kita sudah bertemu Bupati Musi Banyuasin (Muba) dan beliau akan menyediakan lokasi lahan Pilot Project yang cocok di Musi Banyuasin," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
#Hadiri Maulid Isyrin di Almunawar Alex Noerdin : Terima Kasih Selalu Menjaga Kondusifitas Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri langsung pada penutupan Maulid Isyrin di Kampung Al Munawar Jalan KH. Hasyim Azhari 13 Ulu Palembang Rabu (17/1) tadi malam. Kedatangan orang nomor satu di Sumsel di sambut hangat oleh ribuan warga Kampung Al Munawar. Kegiatan ini juga diisi dengan sholawat, pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran dan Tausiyah. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Alex Noerdin sangat menyambut baik atas kegiatan yang diselenggarakan, bahkan dia meminta untuk diadakan terus tiap tahunnya. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menjaga kondusifitas Provinsi Sumsel. "Kita berkumpul disini duduk bersama dalam suasana yang damai. Alhamdulillah Sumsel yang zero konflik dan damai. Sumsel yang memberikan rasa damai kepada kita semua dan juga kepada tamu yang datang,"ujarnya. Menurutnya, kondusifitas ini tentu tidak terlepas dari peran TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat Provinsi Sumsel. "Saya mengucapkan terimakasih kepada TNI/Polri dan seluruh warga masyarakat Sumsel yang menjaga kondusifitas yag telah membawa kedamaian kita semua,"ucapnya. Perlu diketahui, Kampung Al Munawar sendiri memiliki rumah yang sangat unik, karena berbentuk rumah gudang, tetapi memakai atap limas. Rumah ini berdinding kayu dan bertiang kayu, dan terbagi batas tiga ruangan, yaitu bagian depan, tengah dan belakang. Bagian depan berupa teras terbuka yang bentuknya memanjang selebar bagian muka rumah. Bagian tengah terdiri atas ruang tamu, ruang keluarga dan kamar tidur. Kampung Al Munawar dikatakanya, sudah ada sejak 1825 pada saat itu warga keturunan dari Arab. Namun dulu Kampung Al-Munawar belum indah seperti sekarang. Atas perhatian Pemerintah yang ingin mengembangkan Kampung ini sehingga pemerintah membantu memperbaiki dan Alhamdulillah Kampung Al Munawar menjadi kebanggaan dan menjadi salah satu destinasi di Sumsel. "Saya harap kita semua selalu menjaga kampung Al Munawar yang diwariskan ini,"tuturnya. Lanjut Alex, sebentar lagi tanggal 18 Agustus 2018 akan ada Asian Games. Provinsi Sumsel khususnya Kota Palembang menjadi tuan rumah bersama Jakarta dan salah satu syarat menjadi tuan rumah itu adalah kondusif. "Mari kita jaga bersama kondusifitas ini, sehingga pelaksanaan Asian Games bisa berjalan dengan lancar dan sukses,"tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Terima Audiensi Majelis Dzikir Akbar Palembang Darussalam
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin akan menghadiri langsung kegiatan penutupan Maulid Isyrin dan Dzikir Akbar yang diselenggarakan Majelis Dzikir Akbar Palembang Darussalam di Kampung Al Munawar, 13 Ulu Palembang, Rabu malam nanti. Kepastian ini disampaikan langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat menerima audiensi Ketua Majelis Dzikir Akbar Palembang Darussalam, Ustad H. Muhammad Naufan beserta jajarannya, di Griya Agung Palembang, Rabu (17/1). Maulid Isyrin sendiri merupakan kegiatan yang diselenggarakan Majelis Dzikir Akbar Palembang Darussalam secara safari ke berbagai lokasi, ke daerah daerah yang dianggap perlu diadakan maulid, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya meningkatkan keimanan. Acara penutupan tersebut bertepatan dengan 60 hari dilaksanakannya Maulid Isyrin. Dalam audiensi itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga menyampaikan keinginananya untuk mengundang seluruh ustad, habib, ulama, dan tokoh agama di Palembang untuk silaturahmi bersama di istana Gubernur Griya Agung sekaligus mensosialisasikan Pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 di Palembang, Menurut Alex, selain silaturahmi keinginannya tersebut yakni untuk mengajak seluruh umat muslim di Sumsel berpikir dengan cerdas tentang pelaksanaan Asian Games di Palembang dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tujuan dan manfaat pelaksanaan Asian Games. "Saya ingin mengundang para ustad, habib dan dan ulama Palembang bersilaturahmi, nanti kita makan nasi minyak bersama di Griya Agung, kapan waktunnya nanti kita bicarakan lagi," ungkap Alex kepada pengurus Majelis Dzikir Akbar Palembang Darusasalam. Sementara itu, Ketua Majelis Dzikir Akbar Palembang, Ustad H. Muhammad Naufan mengatakan, pihaknya sengaja memilik Kampung Almunawar sebagai lokasi penutupan Maulid Isyrin, selain menjadi tempat bersejarah Kampung Almunawar sudah menjadi destinasi wisata sejarah Islam di kota Palembang. "Kampung Almunawar menjadi pilihan kita malam hari ini, kita harapkan bapak Gubernur bisa hadir malam ini disana," harapnya. Lanjut Ustad H. Muhammad Naufan, sejak beberapa tahun terakhir Majelis Dzikir Akbar Palembang Darussalam telah menggelar kegiatan Dzikir Akbar secara rutin per rayon di wilayah kota Palembang dengan melibatkan ribuan jemaah baik dari dalam maupun luar kota Palembang. Menurutnya, setiap kegiatan dzikir akbar dihadiri ribuan jemaah, tujuannya untuk mendoakan Kota Palembang, Provinsi Sumsel dalam rangka mendukung program pemerintah yakni menjaga kondusifitas wilayah Sumsel yang zero konflik. "Selain dzikir akbar yang rutin kita laksanakan rencananya dalam waktu dekat kita akan mengadakan do'a dan istigosah bersama dalam rangka menjelang pelaksanaan pilkada di Sumsel, saat ini sedang kita koordinasikan bersama Polda Sumsel," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pemprov Sumsel Gandeng Kemenpan RB Sempurnakan Cascading
Palembang, sumselprov.go.id - Dalam rangka melakukan penyisiran, dan pemetaan Cascading Pemerintah provinsi Sumatera Selatan menggandeng Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Bertempat di Graha Bina Praja Rabu (17/01) pembukaan acara penyempurnaan penyusunan cascading bagi seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi sumatera selatan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar. Untuk diketahui cascading adalah proses penjabaran dan penyelarasan Sasaran Strategis (SS), Indikator Kinerja Utama (IKU), dan/atau target IKU secara vertikal dari level unit/pegawai yang lebih tinggi ke level unit/ pegawai yang lebih rendah. Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar mengatakan, untuk menaikan peringkat perlu adanya satu komitmen dalam hal ini dikatakannya Pemerintah Provinsi Sumsel (Pemprov Sumsel) menggandeng Deputi Kemenpan untuk secara langsung mendapat pendampingan dan pembekalan. Apalagi untuk menaikan peringkat minimal 20 organisasi perangkat daerah (OPD) syaratnya harus B. " Oleh sebab itu pula dari cascading ini diharapkan ada satu kesepakatan yang dapat menaikan peringkat. Diantara 20 OPD yang wajib B dalam rangka 10 program prioritas Gubernur adalah inspektorat, Bappeda, pertanian, PU Perkim, dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas kebudayaan, dinas tenaga kerja," ungkapnya Ia juga menyampaikan arahan Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin yang meminta OPD untuk secara konsen menyelesaikan tugas ini sampai dengan pertemuan Deputi dan Gubernur Sumsel nanti. "Tolong mulai hari ini sampai waktunya nanti betul-betul konsentrasi. Saya ingin peringkat ini menjadi lebih baik di 2018," tuturnya Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumsel Dr Ekowati Retnaningsih, SKM MKes, menambahkan, untuk cascading ini sendiri dibagi menjadi empat kelompok untuk melakukan diskusi bersama dalam rangka memperbaiki cascading. "Ada 2 tugas yang harus kita hasilkan, yang pertama casceding idea artinya cascading yang sesuai dengan kinerja kita, yang kedua melakukan pemetaan anggaran di OPD masing-masing sesuai renja 2018 dan 2017," "Tujuan dari Menpan adalah ingin memetakan atau menyisir kegiatan ataupun program yang tidak sesuai dengan casceding itu tujuanya," pungkasnya Untuk kegiatan ini sendiri dihadiri oleh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/Azim
Sumsel
Sekda Ingatkan Sanksi untuk PNS dan Honorer
Palembang, sumselprov.go.id - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkungan Pemprov Sumsel mengikuti Upacara Bendera yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar, Rabu (17/1). Dengan memakai pakaian Korpri lengkap para ASN Lingkungan Pemprov Sumsel mengikuti upacara bendera yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sumsel, dengan tertib. Upacara dimulai dengan penghormatan kepada pembina upacara, laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara kemudian penghibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti oleh seluruh peserta upacara. Kemudian dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta dipimpin oleh pembina upacara, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945 dan pembacaan Teks Pancasila Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Dalam amanatnya, Sekda Nasrun Umar mengajak ASN menjadikan upacara seperti untuk memupuk rasa cinta kita kepada Bendera, Pancasila dan memelihara kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai NKRI serta meningkatkan disipilin kerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Berkenaan dengan disiplin, Nasrun meminta setiap PNS dan Honorer wajib mengikuti apel pagi setiap hari di Lapangan Kantor Gubernur atau di Lapangan Kantor OPD masing-masing dan diabsen. "Absen apel pagi direkap dan bagi PNS atau Honorer yang sering tidak ikut supaya diproses dan dikenakan sanksi hukuman disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010,"ujarnya. Dalam Pelaksaanan Upacara Bendera bulanan setiap tanggal 17 setiap bulan telah dijadwalkan. Dan hari ini giliran Inspektorat Daerah Provinsi Sumsel, kemudian bulan berikutnya OPD dan Biro-Biro yang lain. Sekda Nasrun Umar menghimbau agar dipersiapkan sebaik mungkin sehingga pelaksanaan upacara bendera merah putih pada waktu yang akan datang lebih baik lagi. "Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada petugas dan seluruh peserta upacara yang telah mengukuti pelaksaanan mulai dari awal sampai selesai dengan tertib dan hikmad,"tutupnya. HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Alex Noerdin Kunjungi Tiga RS, Minta Keluarga Korban Jangan Risaukan Biaya
Jakarta, Sumselprov.go.id -- Perhatian Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin terhadap masyarakatnya memang tak perlu diragukan lagi. Buktinya saat tahu terjadi musibah robohnya selasar Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kebayoran Baru yang menimpa puluhan mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang, orang nomor satu Sumsel itupun langsung menjenguk korban, Selasa (16/1). Bahkan guna memastikan kondisi korban dan juga memastikan penanganan berjalan baik, pelopor berobat gratis itu langsung menyambangi 18 korban yang tengah dirawat di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yang berada di Jalan Garnisun Dalam Kav 2-3, Karet Semanggi, Jakarta Selatan. Kedatangan orang nomor satu di Sumsel itu menunjukkan betapa pedulinya pimpinan terhadap rakyatnya. Satu per satu korban yang tengah dirawat di ruang inap lantai 30 tersebut dihampiri oleh Gubernur Alex. Di sana, Alex langsung menanyakan kabar para korban dan juga berbincang-bincang bersama keluarga korban. Tak sampai di sana, mantan Bupati Muba dua periode ini terus melanjutkan dengan menjenguk ke Rumah Sakit Jakarta yang lokasinya tak jauh dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi untuk mengecek 17 korban lainnya yang dirawat di rumah sakit tersebut. Usai dari dua rumah sakit itu, Gubernur Alex meneruskan dengan mengunjungi Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Mintohardjo yang berlokasi di Jalan Bendungan Hilir, Jakarta. Di sini, sebanyak 16 korban disambangi pelopor sekolah gratis itu. “Alhamdulillah, semuanya sudah dalam kondisi sadar. Tadi juga sempat ngobrol-ngobrol, malahan tadi ada yang lebih segar daripada keluarga yang menjaganya,” kata Alex. Menurut Alex, memang untuk kondisi persisnya, tiap korban berbeda-beda. Misal saja, ada korban yang mengalami luka patah tulang di bagian tangan, lalu di pinggang dan paha, serta lainnya. Meski begitu, sejauh ini kondisi seluruh korban sudah lebih baik dari sebelumnya. Alex juga mengaku, ia sengaja datang ke tiga rumah sakit sekaligus ini untuk memberi dukungan moril kepada para korban. Bahkan, ia berpesan kepada para orangtua korban untuk bersabar dan tidak perlu memikirkan masalah biaya pengobatan. “Ini ditangani secara baik. Orangtua sudah hampir tiba semua dan masih ada yang dalam perjalanan menuju ke Jakarta. Orangtua tak perlu memikirkan biaya, BEI siap menanggung semuanya,” ungkap Alex. Jika BEI nanti masih tak sanggup membiayai pengobatannya, lanjut Alex, pihak UBD siap membantunya. Selain itu, ia juga menghimbau para keluarga korban jangan mencoba alternatif-alternatif lain, artinya serahkan seluruh penanganan kepada dokter. “Tetapi kalau pun pihak BEI dan Universitas Bina Darma Palembang tidak mau membantu Pemprov Sumsel siap menanggungnya. Istilah kami di Palembang, jadi balik bandar,” pungkas Alex. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY