Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Jokowi Bingung di Sumsel Ada Ikan Betok Dan Minta Alex Kirimi
Palembang, Sumselprov.go.id -- Presiden RI Jokowi mendadak minta dikirimi ikan betok oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat menghadiri Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat dalam rangka Kunkernya di PSCC Palembang, Senin (22/1). Sontak permintaan yang tak biasa itupun langsung disambut gelak tawa ribuan warga yang memenuhi gedung PSCC. Permintaan aneh itu diungkapkan Jokowi, usai ia kebingungan mendengarkan jawaban dari seorang ibu-ibu yang maju ke panggung untuk memperebutkan hadiah sepeda darinya. "Ayo coba ibu sebutkan tujuh nama ikan yang ada di Indonesia." ujarnya. Dengan polos ibu-ibu berhijab hitam dan berkacamata asal Muaraenim itupun menjawab spontan nama-nama ikan yang dihapalnya seperti ikan patin, ikan gabus, ikan toman dan ikan betok. Saat mendengar nama ikan betok itulah Jokowi langsung mengernyitkan dahinya. Ekspresinya yang khas itulah yang membuat warga akhirnya kembali tertawa riuh. "Memang ada ya ikan betok? kok saya baru denger. Ikan apa ini? besar atau kecil ikannya. Coba pak gubernur nanti tolong saya dikirimi ikan betok ya? ujarnya sambil tertawa. Selain memberikan sejumlah pertanyaan, Presiden Jokowi memberikan wanti-wanti kepada ribuan warga yang telah menerima sertifikat. Salah satunya adalah warga diminta hati-hati saat akan "menyekolahkan" sertifikat ke bank atau lembaga keuangan lainnya. " Saya titip setelah pegang sertifikat ini biasanya disekolahkan. Betul tidak? saya titip kalau mau diagunkan di bank tolong di kalkulasi betul. Tolong dihitung bisa angsur dan bisa cicil atau tidak, jangan dipaksakan. Kalau sudah dapat pinjaman ke bank jangan dipakai dengan untuk kesenangan pribadi tapi nabung dan investasi," ujarnya. Dikatakan Jokowi saat ini pemerintah menargetkan akan segera mensertifikasi semua lahan yang belum bersertifikat di semua provinsi. Termasuk lahan trmpat ibadah seperti masjid, gereja kelentang dan vihara. " Di Indonesia harusnya sertifikat yang dipegang masyarakat itu ada 126 juta. Tapi sampai 2015 baru 46 juta yang bisa diberikan pada masyarakat. Jadi ada 80 juta sertifikat yang jadi PR pemerintah untuk diberikan pada masyarakat," jelasnya. Untuk merealisasikan rencananya itu, Jokowi mengatakan sudah mengingatkan kepada menterinya agar hati-hati. "Tahun lalu saya berikan target 5 juta sertifikat harus selesai dan Alhamdulillah selesai. Tahun ini 7 juta harus keluar dari kantor-kantor BPN. Biar semua pegawai kantor BPN tidak tidur, tahun depan 9 juta. Nanti 2025 harus rampung semua ga tau jurusnya apa Menteri sama BPN. Kalau target gak ketemu, saya bilang bapak hati-hati bisa gak jadi menteri lagi," tegasnya. Menurutnya masalah sertifikat ini sangat mendesak karena setiap kunjungan ke desa, atau kampung dia selalu mendengar keluhan sengekta lahan baik di Jawa, Kalimantan, Sulawesi semua sama. Dengan adanya sertifikat ini masyarakat katanya sudah memiliki tanda bukti hak hukum atas tanah. Mengingat masalah sengketa tidak hanya melibatkan indvidu dan individu tapi individu dan perusahaan, BUMN, maupun pemerintah. "Kalau sudah pegang sertifikat ini, sudah enak dari sisi hukum," ujar Jokowi. Selain eoal sertifikat Jokowi juga berpesan, agar masyarakat Indonesia tetap menjaga kerukunan menjelang Pilkada yang akan digelar tahun ini, baik pilkada kabupaten kota, maupun provinsi dan pemilihan presiden. "Tahun ini akan ada 171 pilkada di Indonesia. Di Sumsel juga ada 5 kabupaten dan 4 kota. Ini proses demokrasi 5 tahunan. Pilihlah pemimpin yang paling baik. Dan jangan sampai pilihan berbeda antar tetangga dan kampung jadi tidak rukun," ujarnya. Sementara itu Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan A Djalil menjelaskan, pada kesempatan kali ini pihaknya menyerahkan sebanyak 5534 sertifikat kepada rakyat. Dari jumlah tersebut ada sekitar 4000 orang yang hadir menerima langsung sertifikat yang diberikan secara cuma-cuma tersebut. Ribuan sertifikat tersebut diantaranya diberikan pada 1200 orang dari Palembang, 1346 orang dari Banyuasin, Kemudian 1000 orang dari OKI, Muaraenim 200 penerima, Prabumulih 100 penerima, OKUS 27 orang, Lubuklinggau 40 orang, Empatlawang 10 penerima, Musiraws 60 orang dan beberapa kabupaten kota lainnya. "Tahun ini ada 230.000 bidang tanah yang disertifikat di Sumsel. Tahun depan kita akan lakukan dengan jumlah yang sama. Ada juga sertifikat untuk rumah ibadah. Sertifikat rumah ibadah ini dimulai di Sumsel jumlah yabg hadir 505 penerima sertifikat dari penerima wakaf bagian agama dan lainnya," jelasnya Sofyan. Dalam acara penyerahan sertifikat tersebut, Presiden Jokowi memberikan sertifikat secara simbolis kepada 12 orang perwakilan. Masing-masing penerima berasal dari kalangan beragam mulai dari ibu rumah tangga, buruh, petani hingga pedagang. Acara penyerahan itu sendiri dimulai sekitar pukul 09.39 Wib. Sejumlah pejabat hadir termasuk Kapolri dan Menteri Perhubungan yang merupakan orang asli Palembang. Usai menyerahkan sertifikat dan bagi-bagi sepeda, sebelum meninggalkan lokasi, Presiden Jokowi juga membagi-bagikan souvenir saputangan batik dan kaos di depan gedung PSCC. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Jokowi Ingatkan Dana KIP Bukan untuk Pulsa dan Rokok
Palembang, Sumselprov.go.id -- Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH), di lapangan SMAN 1 Palembang. Kedatangan orang nomor satu di negeri ini membawa kabar gembira untuk masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) karena dalam waktu dekat penyaluran bantuan PKH 2018 Tahap I direncanakan akan cair pada bulan Februari mendatang Senin (22/01). Meski cuaca masih lembab usai hujan, tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia (RI). Jokowi hadir ditengah- tengah masyarakat Sumsel didampingi oleh Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan orang nomor satu di Provinsi Sumsel Alex Noerdin Presiden RI Joko Widodo mengingatkan masyarakat agar dana KIP dan PKH hanya diperbolehkan betul-betul untuk pendidikan dan gizi dalam mencerdaskan dan menyehatkan anak-anak bangsa. Ia berpesan dana tersebut jangan sampai dipakai untuk beli pulsa maupun rokok. "Saya titip anak-anak semua, dana ini digunakan untuk pendidikan atau yang berkaitan dengan sekolah. Kalau ada yang ketahuan beli pulsa kartunya dicabut. Kalau anak-anak sehat, anak-anak pinter masa depan anak akan baik akan cerah. Pendidikan itu penting untuk negara agar bisa bersaing dengan negara lain," pesannya. Sementara Menteri Sosial Idrus Marham dalam laporannya menuturkan, untuk tahun 2018, Program Keluarga Harapan (PKH) di Sumatera Selatan menjangkau sebanyak 353.481 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total bantuan senilai Rp668 miliar. Sedangkan, di Kota Palembang untuk tahun 2018 ini saja menjangkau sebanyak 7.895 KPM, dengan bantuan senilai Rp 149 Miliar. "Kami mengundang 1000 KPM, yang hadir 994 KPM dari 14 kecamatan yang ada di Kota Palembang. Rencana penyaluran bantuan sosial tahap pertama tahun 2018 akan cair di bulan Februari," tuturnya disambut tepuk tangan hadirin. "Untuk KIP, jumlah penerima di Kota Palembang mencapai 104.280 siswa. Sementara yang dihadirkan pada acara sebanyak 1.700 siswa (SD 615 siswa, SMP 402 siswa, SMA 286 siswa, SMK 255 siswa, Kesetaraan Paket A 134 siswa, Paket B 24 siswa, dan Paket C 14 siswa," tambahnya Sama halnya setiap kunjungan Presiden Jokowi selalu menyempatkan untuk masyarakat menjawab pertanyaan. Presiden bertanya 7 nama ikan dan menyebutkan Pancasila. Tak lupa Presdien memberikan hadiah sepeda bagi masyarakat yang berhasil menjawab pertanyaan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Jokowi Buka Kongres PMKRI se-Indonesia
Palembang, Sumselprov.go.id -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membukaan kongres XXX dan sidang mahasiswa permusyawaratan anggota XXIX dengan tema "Membumikan Pancasila Menuju Indonesia Berdaulat" diselenggarakan Perhimpunan Mahasiswa Khatolik Republik Indonesia (PMKRI). Pembukaan kongres ditandai pemukulan Gong oleh Presiden Joko widodo di GOR Dempo Jakabaring Sport City Palembang, Senin (22/1). Kongres dihadiri ribuan peserta yang berasal dari PMKRI se-Indonesia. Hadir pula Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sosial Idrus Marham, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, hingga Ketua Presidium PP PMKRI Angelo Wake Kako. Di kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan peserta kongres tentang keragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari 714 suku. Keragaman tersebut harus dijaga bersama karena Indonesia adalah negara besar perlu kita bangun bersama sama secara bergotong royong. "Ketika tumbuh benih konflik harus segera dengan cepat-cepat diselesaikan,baik itu benih konflik antar suku maupun antar umat beragama," tegas Jokowi di hadapan peserta kongres. Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mempresentasikan pembangunan di berbagai perbatasan negara dan memaparkan tentang betapa pentingnya pembangunan infrastruktur besar-besaran yang dilakukan Pemerintah. "Kenapa kita bangun infrastruktur, karena dengan infrastruktur inilah pemerintah ingin menyatukan bangsa yang besar ini," ujarnya. Selain itu, Jokowi juga berpesan kepada seluruh peserta kongres untuk bijak menyikapi tahun politik 2018, agar semua pihak bersama menjaga kondusifitas wilayah masing-masing selama pelaksanaan pilkada. "Total ada 171 Pilkada di seluruh tanah air Indonesia, untuk itu saya mengajak para mahasiswa menjadi mahasiswa yang penuh kasih dan berani mengaktualkan Pancasila," terangnya. Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam sambutanya menyampaikan tentang kondusifitas wilayah Sumsel yang selalu terjaga hingga Sumsel dikenal dan diakui sebagai daerah Zero konflik. "Saat ini sedang di bangun 5 rumah ibadah dari 5 agama berdampingan di Jakabaring, semua peserta kongres nanti silahkan lihat Jakabaring ini, komplek olahraga berstandar internasional, hanya satu di Indonesia," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Presiden Jokowi Gegerkan Pengunjung PS Mal
Palembang, Sumselprov.go.id -- Kehadiran orang nomor satu Indonesia di PS Mal membuat riuh pengunjung. Joko Widodo yang ditemani Menteri PU dan Gubernur Alex Noerdin, Minggu (21/1/2018) malam. Joko Widodo yang memakai kemeja putih lengan panjang, terus menyapa pengunjung sejak turun dari mobil kepresidenan. Bahkan ketatnya penjagaan Paspamres, tak membuat warga kesulitan bertegur sapa hingga meminta foto bareng. Tak ayal warga pun menyerbu sosok Presiden yang dikenal dekat dengan warganya itu. Jokowi pun berinteraksi dengan pegawai tenan, dirinya bertanya bagaimana penjualan dan kondisi saat ini. Ketatnya penjagaan, juga membuat akses mendekati Presiden sangat sulit. Bahkan area PS mal terlihat dipadati pengunjung.(TRIBUNSUMSEL.COM/SIEMEN MARTIN) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Dari Lampung, Jokowi Kunker ke Palembang
Palembang, BP–Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan rombongan tiba di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (21/1) sore, setelah melakukan kunjungan kerja di wilayah Provinsi Lampung. Presiden Jokowi menumpang pesawat helikopter Superpuma milik TNI AU setelah kegiatan terakhir di Lampung. Presiden Jokowi dan rombongan akan bermalam di Palembang dan keesokan harinya melakukan sejumlah kegiatan di Provinsi Sumsel. Selama di Sumsel, Jokowi dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan, antara lain membagikan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Pintar, membagikan sertifikat tanah, menghadiri Kongres Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, meninjau proyek padat karya tunai. Rencananya Jokowi akan menginap di Hotel Excelton Palembang. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pengamanan menjelang kedatangan Presiden Jokowi seperti kunjungan presiden dan wakil Presiden di berbagai kota. “Ada skema pengamanan, yang diterapkan sesuai protap pengamanan kunjungan Presiden maupun Wakil Presiden,” kata Kapolda. Adapun protap pengamanan yang diterapkan, ring utama adalah pasukan dari Paspampres. Ring kedua gabungan dari unsur TNI, dan ring ketiga Polda Sumsel. “Leading sektor pengamanan VVIP sesuai ketentuan teman-teman dari Kodam untuk pengamanan Ring I. Kami dari Polda Sumsel serta Polresta Palembang berada di Ring II dan III,” ujarnya. Orang nomor satu di Polda Sumsel ini juga menjelaskan, pengamanan kunjungan Presiden Jokowi meliputi penyiagaan petugas, khususnya di tempat-tempat yang akan dikunjungi oleh Presiden. Pihaknya juga menyiagakan personel di setiap persimpangan jalan, yang akan dilewati rombongan Presiden. “Untuk pengamanan VVIP sudah ada standarnya. Tidak bisa terlalu detail,” tukasnya. Terkait personel yang diterjunkan, jenderal bintang dua ini menyebutkan sebanyak 918 personel gabungan dari Polda Sumsel dan Polresta Palembang. “Jumlah itu hanya dari pihak kepolisian. Pastinya akan lebih banyak lagi, karena kedatangan Presiden Jokowi tentu akan melibatkan semua instansi, TNI, Dinas Perhubungan, pemerintahan, dan lain-lain. Hal ini guna menghindari hal yang tak diinginkan selama Presiden berada di Palembang, apalagi beliau menginap,” katanya. Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede menambahkan, pihaknya sudah mengadakan rapat bersama Polda Sumsel terkait kedatangan Presiden Jokowi ke Palembang. Diputuskan personel polisi yang bertugas mengamankan kunjungan orang nomor satu di Indonesia meliputi personel dari Sat Brimob, Sabhara, Intel, Reskrim, Binmas, Lantas, Narkoba, yang terbagi dalam 12 zona pam jalur/rute, 9 pam lokasi obyek. “Semua personel akan mulai bersiaga selama Presiden berada di Palembang, apalagi direncanakan akan bermalam di Palembang, tentunya pengamanan di tempat bermalamnya akan dijaga sebelum dan sesudah rombongan kepresidenan menginap,” katanya. Salah satu kunjungan kerja yang akan dilalui Presiden RI Joko Widodo, Senin, (22/1), adalah mengunjungi SMA unggul Negeri 1 Palembang. Sekolah yang baru-baru ini mengadopsi kurikulum dunia yakni Cambridge. Namun kunjungan Jokowi ke sekolah tersebut bukan tentang kurikulum Cambridge, tapi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kartu yang ia gadang-gadang sejak kampanye calon presiden. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengatakan, kunjungan kerja Presiden Jokowi diharapkan mampu memberikan semangat baru dan dorongan bagi para pelajar. “Kehormatan ini juga mendekatkan cerita tentang istana dan presiden itu bisa disentuh, berkomunikasi, dan bahkan bisa swafoto. Jadi bisa menjadi pelajaran kongkrit bagi siswa,” jelasnya. Sebelumnya Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyebutkan selama di Lampung, Presiden Jokowi meresmikan Jalan Tol Trans- Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Selain meresmikan jalan tol, Presiden juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat serta meninjau program padat karya tunai yang telah berjalan di Provinsi Lampung. Peresmian Program Korporatisasi Pertanian menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Lampung. #osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Asian Games 2018 : Alex Noerdin Rangkul Karang Taruna Lakukan ini Demi Nama Baik Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mensosialisasikan Asian Games XVIII tahun 2018 kepada seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna se-Provinsi Sumsel di Griya Agung Palembang, Sabtu malam (20/1). Menurut Alex, Karang Taruna harus menjadi corong terdepan mensosialisasikan Asian Games ke seluruh daerah di Sumsel hingga ke pelosok desa. Tujuannya tak lain agar gema Asian Games benar-benar sampai pada seluruh lapisan masyarakat. "Karang Taruna harus terdepan mensosialisasikan Asian Games, dengan begitu kita harapakan tidak ada lagi isu di masyarakat yang menyebut Asian Games tidak ada untungnya hanya menghabiskan dana APBD, masyarakat harus diberikan pemahaman arti penting dari Asian Games," ujar Alex. Lanjut Alex Noerdin, Karang Taruna dari namanya saja sudah menunjukan bahwa harus keras seperti karang karena tidak ada karang yang lunak. Keras tersebut dalam arti yang baik dan berani. Untuk itu Alex sengaja memaparkan berbagai keberhasilan pembangunan di Sumsel untuk membangkitkan semangat seluruh pengurus dan anggota karang taruna di Sumsel. Dijelaskannya, untuk menjadi maju terdepan membangun suatu daerah sulit dan tidak akan cukup hanya dengan menggunakan dana sendiri melainkan harus bisa mencari dana dari luar melaui investasi. Untuk itu, tujuan utama Asian Games mempromosikan Sumsel kepada dunia internasional untuk menarik minat investor. "Tidak mudah membangun daerah ini, banyak contoh kepala daerah yang sudah menjabat dua periode namun tidak memberikan keberhasilan pembangunan yang signifikan," terangnya. Banyak hal lainnya dipaparkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kesempatan tersebut, mulai dari kilas balik betapa gigihnya Sumsel memperjuangkan sebagai tuan rumah Asian Games, serta berbagai manfaat dari event internasional tersebut. Misalnya mengenai pembangunan infrastruktur besar-besaran di Kota Palembang mulai dari perluasan Bandar Udara, pembangunana Jalan, Jembatan, Fly over, venue olahrga, dan Light Raik Transit (LRT). "Total Rp68 Triliun dana terserap untuk pembangunan infrastruktur di Sumsel, mulai dari APBN, penyertaan modal negara dan dari pihak ketiga. Semua ini adalah dampak dari Asian Games," tegasnya. Di kesempatan yang sama, Ketua Karang Taruna Provinsi Sumsel Robby Kurniawan mengatakan, Karang Taruna Sumsel siap menjadi corong mensukseskan dan mensosialisasikan Asian Games agar gema pesta olahraga bangsa Asia itu benar-benar sampai pada masyarakat pelosok desa di Wilayah Sumsel. Menurut Robby, setiap karang taruna yang tersebar di seluruh wilayah Sumsel wajib mendukung pembangunan yang diselengarakan Pemerintah Provinsi Sumsel, melaui bimbingan dan arahan dari sosok Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang merupakan pembina utama nasional terbaik Karang Taruna selama dua tahun berturut-turut. "Kami bagian dari pemerintah dan sudah menjadi kewajiban mendukung semua program pemerintah. Jadi kami karang taruna siap menggemakan Asian Games, kami bangga sebagai warga Sumatera Selatan karena Sumsel berhasil menjadi salah satu provinsi terdepan di Indonesia," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Numpang Helikopter, Jokowi Resmikan Tol Trans Sumatera
Bandar Lampung, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo dan rombongan menumpang helikopter milik TNI Angkatan Udara untuk meresmikan Jalan Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Lampung Selatan, Minggu. Presiden Jokowi yang menumpang Pesawat Kepresidenan RI-1 mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung sekitar pukul 08.05 WIB. Kemudian Presiden berganti pesawat Helikopter Super Puma TNI AU untuk menuju Kabupaten Lampung Selatan. Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Presiden akan meresmikan Jalan Tol Trans- Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) dan paket 2 (Lematang-Kotabaru). Ia menjelaskan Presiden Joko Widodo terus berupaya meningkatkan daya saing negara dengan membangun infrastruktur yang merata di seluruh Tanah Air. Salah satunya upaya itu adalah pembangunan Jalan Tol Trans- Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, yang akan diresmikan Kepala Negara dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Lampung, Minggu ini. Selain meresmikan jalan tol, Presiden juga akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk warga serta meninjau program padat karya tunai yang telah berjalan di Provinsi Lampung. Peresmian Program Korporatisasi Pertanian akan menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Lampung kali ini. Petang harinya, Presiden beserta rombongan dijadwalkan menuju Provinsi Sumatera Selatan untuk bermalam sekaligus melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya. Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Lampung, adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono (wartaekonomi.co.id) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
KEK TAA Jadi Kunci Melesatnya Pertumbuhan Ekonomi Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api (KEK TAA) dinilai menjadi kunci utama percepatan pertumbuhan ekonomi provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Demikian dikatakan, Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda N Kiemas pada dialog terbuka Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia dengan tema pertumbuhan ekonomi yang inklusif di aula DPRD Sumsel, Sabtu (20/1). Menurut Giri, jika KEK TAA terwujud maka akan dapat mamicu pertumbuhan ekonomi di Sumsel, karena disitu akan menjadi kawasan industri yang memiliki pelabuhan. Sehingga memudahkan keluar masuk barang dari dalam dan luar Sumsel. "Disimpulkan dalam disikusi tadi, pembangunan kawasan ekonomi khusus TAA yang bisa mengerek ekonomi Sumsel lebih cepat lagi kedepannya," ungkap Giri. Selain itu lanjut dia, perlunya hilirisasi industri hasil sumber daya alam yang ada di Sumsel. Misalnya sawit, kopi, teh dan barang tambang. "Kalau ada hilirisasi artinya akan ada nilai tambah dari Sumsel. Nilai ekonomi, ada orang yang bekerja dan memicu pertumbuhan ekonomi serta jaminan harga. Karena sudah pasti ada yang beli, dan jangka panjangnya perlu dilakukan. Salah satu point kuncinya, bagaimana TAA bisa terwujud," katanya. Saat ini lanjut dia, pertumbuhan ekonomi Sumsel cukup menggeliat. Pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai angka 5,3 persen. Angka ini cukup luar biasa diatas rata-rata nasional. "Tapi juga butuh pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya angka saja, melainkan harus optimal harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, disitu terlihat kemiskinan turun tapi belum signifikan , bahkan masih diatas angka rata-rata nasional," bebernya. Namun yang menggembirakan kata dia, efisiensi rasio Sumatera Selatan lebih baik dibanding nasional dan kedepan dengan pertumbuhan ekonomi yang terencana dengan baik dan terarah akan dapat mempertahankan daya beli masyarakat. "Kemudian meningkatkan value dari ekonomi Sumsel, nah inilah yang harus dijaga dalam jangka pendek," tukas bakal calon wakil Gubernur Sumsel ini.[sri/suhardi] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Waspada, Dalam Minggu Ini Ada Hujan Lebat
Palembang, Sumselprov.go.id -- Dalam 5 hari ini, mulai 18-22 Januari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Salah satunya di Sumatera Selatan. Dari pantauan kondisi dinamika atmosfer terkini terindikasi munculnya potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode 5 hari kedepan 18 - 22 Januari 2018, antara lain : Provin Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung. Untuk wilayah Jawa mulai dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kemudian melebar ke Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. BMKG diimbau agar waspada dan berhati hati akan dampak peningkatan potensi hujan mulai pertengahan Januari 2018, diperkirakan potensi banjir, longsor, genangan, banjir bandang dan pohon tumbang juga turut meningkat. Wilayah Perairan P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Periaran Banten, Hingga Perairan Selatan Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat diperkirakan ketinggian gelombang antara 2-4 meter. Kondisi ini cukup berbahaya bagi kapal nelayan dan juga bagi masyarakat pesisir antara lain di wilayah Pelabuhan Ratu, Pantai Pangandaran, Pantai Cilacap, Parang Tritis, Pantai Pacitan, Pantai Selatan Banyuwangi. Masyarakat diharapkan agar berhati-hati karena gelombang tinggi di wilayah Pesisir Selatan Jawa cenderung meningkat pada sore hingga malam hari. [rhd/RMol.com] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY