Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Legalitas Sumur Minyak Rakyat Dongkrak Ekonomi Daerah, Herman Deru Apresiasi Langkah Menteri ESDM Sumsel
16 Oct 2025 Dilihat 1574x

Legalitas Sumur Minyak Rakyat Dongkrak Ekonomi Daerah, Herman Deru Apresiasi Langkah Menteri ESDM

Musi Banyuasin. Momen bersejarah bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) terjadi pada Kamis (16/10/2025), ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Gubernur H. Herman Deru meninjau sumur minyak rakyat di Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).Kunjungan ini menandai babak baru pengelolaan sumber daya alam di daerah, menyusul diterbitkannya Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang tata kelola sumur minyak masyarakat.Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada pemerintah pusat yang telah memberikan ruang legal bagi masyarakat untuk mengelola sumur minyak.“Selama ini masyarakat hanya bisa berharap. Sekarang mereka bisa mengelola potensi daerahnya sendiri dengan sah. Ini bukan hanya soal energi, tapi soal kesejahteraan,” ujar Herman Deru.Menurut Gubernur, dengan dilegalkannya sumur minyak rakyat, masyarakat dapat bekerja tanpa rasa takut dan stigma negatif. Hal ini juga diharapkan mampu mengurangi praktik ilegal serta meningkatkan pendapatan warga.Ia mencontohkan Kabupaten Musi Banyuasin yang kini memiliki angka kemiskinan satu digit. “Bayangkan, baru isu legalisasi saja sudah berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Apalagi jika regulasi ini berjalan penuh,” ujarnya.Sementara itu, Menteri Bahlil menegaskan bahwa pengelolaan sumur minyak rakyat tetap harus melalui koperasi, UMKM, atau BUMD agar lebih terorganisasi dan sesuai prosedur.“Mulai hari ini, koperasi dan UMKM bisa mengelola sumur minyak secara resmi. Tapi tetap harus memperhatikan keselamatan dan lingkungan,” jelas Bahlil.Ia juga menambahkan bahwa hasil produksi minyak rakyat akan dihitung sebagai bagian dari produksi nasional, dengan harga jual sebesar 80% dari ICP (Indonesian Crude Price).“Dengan begitu, tidak ada lagi penjualan ke pihak tidak resmi. Semua terintegrasi dari hulu hingga hilir,” tegasnya.Kebijakan ini disambut gembira oleh masyarakat. Joko dan Anita, warga Muba, menyebut bahwa aturan baru ini membuat mereka tenang bekerja dan membuka peluang kerja bagi banyak orang di sekitar.“Kami bersyukur sekali. Akhirnya kerja keras kami diakui. Ini bukan hanya membantu ekonomi keluarga, tapi juga menghidupkan desa,” ujar Anita penuh haru.Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Sumsel kini melangkah maju menjadi daerah yang mandiri energi, berdaulat, dan berkeadilan bagi seluruh warganya.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Resmikan PLTS Irigasi di Muara Enim: Inovasi Energi untuk Sawah yang Lebih Sejahtera Sumsel
16 Oct 2025 Dilihat 1370x

Gubernur Sumsel Resmikan PLTS Irigasi di Muara Enim: Inovasi Energi untuk Sawah yang Lebih Sejahtera

Muara Enim – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Irigasi di Desa Matas dan Desa Tanjung Karangan Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim Kamis (16/10/2025). Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025.Peresmian ini menjadi momen penting bagi masyarakat Muara Enim, sebab PLTS Irigasi ini merupakan bentuk nyata inovasi energi ramah lingkungan yang langsung menyentuh kehidupan petani di lapangan. Dengan adanya PLTS Irigasi, pengairan sawah kini tidak lagi bergantung pada jaringan listrik konvensional, melainkan memanfaatkan energi matahari yang efisien dan berkelanjutan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang dinilainya sebagai daerah dengan tingkat inovasi yang tinggi.“Muara Enim ini luar biasa. Banyak inovasi yang lahir dari kerja sama antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat. Inovasi seperti PLTS Irigasi ini menunjukkan bahwa kemajuan bisa dimulai dari desa,” ujar Deru.Ia menambahkan bahwa Sumatera Selatan menjadi inisiaror pertama yang menerapkan konsep “listrik masuk sawah” melalui PLTS Irigasi.“Kalau dulu irigasi masih menggunakan kabel dan daya listrik biasa, sekarang cukup dengan tenaga surya. Jika dimanfaatkan secara optimal, ini akan sangat membantu petani dan mendukung Sumsel mempertahankan predikat sebagai salah satu penghasil beras terbesar di Indonesia,” lanjutnya.Sementara itu, Bupati Muara Enim mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel dan Gubernur Herman Deru atas dukungan serta kehadirannya di tengah kesibukan.“Terima kasih Pak Gubernur atas perhatian dan bantuan nyata untuk masyarakat kami. Kehadiran Bapak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi agar Muara Enim semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Muara Enim Sumarni, Direktur SDM PT Bukit Asam Ihsanudin Usman, para Kepala OPD Pemprov Sumsel, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.Peresmian PLTS Irigasi ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan dunia usaha dalam mewujudkan energi hijau untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Sumatera Selatan.

Baca Detail
Wagub Sumsel H. Cik Ujang Terima Silaturahmi Direksi PT Pusri Palembang Sumsel
16 Oct 2025 Dilihat 611x

Wagub Sumsel H. Cik Ujang Terima Silaturahmi Direksi PT Pusri Palembang

Wakil Gubernur Sumatera Selatan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang beserta jajaran di Ruang Tamu Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (16/10/2025).Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan PT Pusri dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya sektor industri dan ketahanan pangan.turut hadir Para Ka. Opd Prov Sumsel

Baca Detail
Meski Tidak Ada Kasus Penularan Lokal Malaria di Sumsel 3 Tahun Terakhir, HD Minta Masyarakat Tetap Waspada Sumsel
16 Oct 2025 Dilihat 650x

Meski Tidak Ada Kasus Penularan Lokal Malaria di Sumsel 3 Tahun Terakhir, HD Minta Masyarakat Tetap Waspada

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD), menerima kunjungan tim penilai pusat terkait eliminasi malaria tingkat Provinsi. Pertemuan tersebut berlangsung di VIP Room Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kamis (16/10). Tim penilai pusat dipimpin oleh Ketua Tim Penilai Eliminasi Malaria Nasional, dr. Ferdinand J. Laihad, MPHM, didampingi oleh Expert Malaria, William Anderson Hawley, Ph.D.Gubernur Herman Deru menyambut baik kehadiran tim penilai, menegaskan bahwa momen ini sangat penting untuk membangkitkan kembali kewaspadaan seluruh komponen masyarakat terhadap penularan malaria."Kehadiran tim ini membangunkan kita terhadap penularan malaria yang selama ini sudah jarang kita dengar. Tugas utama kita sekarang adalah menyadarkan masyarakat untuk waspada dan memberikan edukasi terhadap penyebaran, terutama dalam upaya membasmi nyamuk sebagai vektor utamanya," ungkap HD.Ketua Tim Penilai Eliminasi Malaria Nasional, dr. Ferdinand J. Laihad, memberikan apresiasi atas capaian Sumsel. Beliau mengingatkan bahwa dahulu Sumsel dikenal sebagai daerah endemis malaria yang tinggi."Namun, dalam tiga tahun terakhir, Sumatera Selatan telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan tidak adanya penularan malaria lokal selama tiga tahun berturut-turut," jelas dr. Ferdinand.Ia menambahkan, kasus malaria yang terdeteksi saat ini di Sumsel umumnya merupakan kasus transfer atau impor, di mana penularan terjadi dari orang yang datang dari daerah endemis lain (seperti Papua atau Bokan Ilir), kemudian nyamuk di Palembang menularkan parasit tersebut ke manusia sehat lainnya.Oleh karena itu, langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh Pemprov Sumsel adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap pendatang dari wilayah endemis dan terus mengintensifkan penyuluhan kepada masyarakat.Adapun ciri-ciri umum malaria yang harus diwaspadai masyarakat adalah demam, menggigil, sakit kepala, dan panas tinggi.Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen penuh untuk memenuhi semua kriteria penilaian demi mencapai target status eliminasi malaria secara resmi.Turut hadir Para Kepala OPD.

Baca Detail
Gubernur Herman Deru dan Wakil Ketua DPR RI Tinjau Sentra Ketahanan Pangan di Banyuasin Sumsel
15 Oct 2025 Dilihat 962x

Gubernur Herman Deru dan Wakil Ketua DPR RI Tinjau Sentra Ketahanan Pangan di Banyuasin

Banyuasin. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru bersama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) H. Saan Mustopa melakukan peninjauan sekaligus berdialog dengan para petani di wilayah Lumbung Padi Nasional dan Sentra Ketahanan Pangan Utama yang berlokasi di Desa Seri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (15/10).Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah penyangga utama ketahanan pangan di Sumatera Selatan. Ia menegaskan bahwa sebagian besar masyarakat Sumsel berprofesi sebagai petani kebun dan sawah, dengan potensi komoditas unggulan yang besar.“Sekitar 80 persen sawit dimiliki oleh perkebunan besar, sementara 99 persen kebun karet adalah milik masyarakat. Untuk kopi, Sumsel menempati urutan ketiga terbesar di dunia,” ujar Herman Deru.Gubernur juga mengapresiasi semangat kerja dan pengelolaan air serta irigasi di kawasan tersebut. Ia menambahkan, Pemprov Sumsel terus berupaya meningkatkan kapasitas petani melalui program Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (P2EP) yang melibatkan sekitar 2.000 penyuluh pertanian di seluruh provinsi.“Di titik ini telah dilakukan optimalisasi lahan untuk mendukung swasembada pangan dengan luas kurang lebih 300 hektare. Produksi pun terus meningkat. Pemerintah Provinsi juga telah menyalurkan bantuan kepada 17 kabupaten/kota dengan total nilai mencapai lebih dari 2 triliun rupiah,” jelasnya.Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI H. Saan Mustopa dalam sambutannya menyampaikan komitmen DPR bersama mitra kementerian terkait untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada pangan pada tahun 2027 tanpa bergantung pada impor.“Daerah penghasil pangan seperti Banyuasin harus mendapatkan perhatian dan dukungan lebih besar. Di titik ini, kami melihat luar biasa — petani bisa panen sampai tiga kali setahun,” kata Saan Mustopa.Ia menegaskan, DPR bersama kementerian akan terus mendorong program swasembada pangan melalui peningkatan produksi, modernisasi pertanian, dan peningkatan kesejahteraan petani.“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan semangat baru bagi para petani di Sumsel. Insyaallah, kami akan memberikan dukungan maksimal agar cita-cita mewujudkan swasembada pangan bisa terwujud,” tambahnya.Sebelumnya, Wakil Bupati Banyuasin  Netta Indian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur dan Pimpinan DPR RI terhadap sektor pertanian di Banyuasin.“Selamat datang di Kabupaten Banyuasin. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Ketua DPR RI. Potensi pertanian Banyuasin sangat besar, bahkan menurut data BPS, kami menempati peringkat kedua untuk produksi gabah kering giling di Sumsel,” ujar Neta.Ia juga berharap perhatian pemerintah pusat dan provinsi dapat terus mengalir, terutama dalam peningkatan infrastruktur pendukung seperti perbaikan jaringan irigasi untuk memperkuat produktivitas pertanian di daerahnya.

Baca Detail
Hadiri Pelantikan APKARI Sumsel, Wagub Cik Ujang Tekankan Sinergi Jaga Keselamatan Warga Sumsel
15 Oct 2025 Dilihat 619x

Hadiri Pelantikan APKARI Sumsel, Wagub Cik Ujang Tekankan Sinergi Jaga Keselamatan Warga

Palembang.Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Sumsel masa bakti 2025-2029 di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (15/10/2025).Dalam sambutannya, Wagub Cik Ujang menekankan pentingnya peran strategis APKARI sebagai mitra Pemerintah Provinsi di garda terdepan untuk melindungi nyawa, harta benda, dan lingkungan.“Tugas pemadam kebakaran bukanlah tugas yang ringan. Mereka bekerja dalam situasi penuh risiko, menantang, dan membutuhkan kecepatan serta keberanian luar biasa. Kami sangat mendukung keberadaan APKARI sebagai wadah koordinasi dan peningkatan kapasitas, mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dalam prinsip satu korps, satu standar, dan satu komando,” jelas Wagub.Wagub juga mengajak APKARI dan masyarakat untuk fokus pada edukasi pencegahan kebakaran dan budaya tanggap darurat, karena upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan setelah bencana terjadi.Sementara itu, Ketua APKARI Sumsel terpilih, Kemas Haikal, menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen pada peningkatan kualitas SDM dan pemenuhan sarana-prasarana.Kemas Haikal menargetkan dua program utama Peningkatan Kompetensi SDM melalui kerja sama pelatihan dan sertifikasi dengan Kemendagri tahun depan, Penambahan Pos Pemadam di Palembang, dengan rencana penambahan satu pos baru di Talang Putri untuk mencapai standar pelayanan maksimal 15 menit menuju lokasi.“Semangat kami: pantang pulang sebelum padam. Dan sekarang kita tambah, padamkan juga api ego sektoral, demi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Kemas Haikal bersemangat.Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP APKARI, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Bahas Ketahanan Pangan Bersama Wakil Ketua DPR RI Sumsel
15 Oct 2025 Dilihat 902x

Gubernur Sumsel Bahas Ketahanan Pangan Bersama Wakil Ketua DPR RI

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengikuti rapat bersama Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan Saan Mustofa dalam rangka monitoring ketahanan pangan di Sumatera Selatan bertempat di Auditorium Bina Praja Rabu (15/10/2025)Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran DPR RI ke Sumsel. Menurutnya, kunjungan ini menjadi wujud perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.“Sumsel patut menjadi perhatian karena telah menempati peringkat lima besar produsen pangan nasional. Tahun ini bahkan terjadi lonjakan signifikan dalam produksi pertanian,” ujar Herman Deru.Gubernur menambahkan, peningkatan produksi pertanian perlu diimbangi dengan perbaikan sistem irigasi, ketersediaan pupuk, dan peningkatan infrastruktur jalan sebagai jalur konektivitas antara produksi dan distribusi hasil tani. Ia juga berharap DPR RI dapat membantu mempercepat perbaikan jalan nasional Palembang–Betung dan Palembang–Banyuasin yang menjadi akses vital masyarakat.“Kami juga berharap pembangunan pelabuhan di Sumsel dapat segera terealisasi. Selain itu, kami tengah mengupayakan kemandirian bibit serta integrasi antara sektor pangan dan perbankan daerah dalam mendukung pembiayaan produksi serta pengadaan gudang,” imbuhnya.Lebih lanjut, Gubernur mengusulkan agar pembahasan pendanaan program ketahanan pangan di Kementerian dan lembaga dapat selaras dengan RPJMD daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat bawah.Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustofa menyampaikan bahwa ketahanan pangan dan energi menjadi agenda utama pemerintah pusat. Ia menilai Sumsel memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Indonesia.“Sumsel berada di posisi kelima nasional dalam produksi pangan. Tahun 2027 kita ditargetkan mencapai swasembada pangan, bahkan menuju lumbung pangan dunia. Apa yang dilakukan Sumsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkap Saan Mustofa.Rapat berlangsung dengan penuh semangat dan diwarnai dengan dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah menuju kemandirian pangan nasional.Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan anggota DPR RI Komisi IV dan V, Wakil Bupati Banyuasin, serta para kepala OPD Pemprov Sumsel serta para pejabat yang mewakili.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Ideologi Pancasila Melalui Dunia Pendidikan Sumsel
14 Oct 2025 Dilihat 1186x

Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Ideologi Pancasila Melalui Dunia Pendidikan

Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan ideologi Pancasila melalui dunia pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan.Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH saat menerima Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd, beserta jajaran di Ruang Rapat Sekda Prov. Sumsel (Selasa, 14/10/2025).Dalam kesempatan itu, Edward Candra menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan sejak dini, tidak hanya melalui pembelajaran formal di sekolah, tetapi juga melalui keteladanan dan peran aktif orang tua di rumah.“Fenomena di sekolah saat ini menunjukkan bahwa sikap saling menghormati dan rasa kebersamaan mulai menipis. Nilai-nilai Pancasila tidak bisa hanya diandalkan dari sisi pembelajaran saja, tapi juga dari lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar dirinya.Selanjutnya Sekda juga menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel telah menjalankan berbagai program pembinaan karakter bagi pelajar, di antaranya melalui kegiatan Retreat Laskar Pandu Satria, yang ditujukan bagi siswa dengan catatan pembinaan agar memiliki karakter yang lebih baik melalui penanaman nilai-nilai Pancasila.Selain itu, Sekda mengusulkan agar guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di tingkat SMA/SMK dapat diberikan pembinaan terkait tips dan strategi penerapan pendidikan Pancasila yang efektif di dalam proses belajar mengajar.Sementara itu, Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan ini.“Kami senang sekali sudah diterima dan dibantu oleh Pemprov Sumsel sejak awal. Setelah peristiwa kerusuhan pada Agustus lalu, kami diminta untuk turun langsung ke daerah. Program ini sudah dimulai sejak tahun 2022, dan kami ingin menegaskan bahwa pendidikan Pancasila bukan sekadar pembelajaran buku, tapi tentang pemikiran, demokrasi, dan arah kenegaraan,” jelasnya.BPIP juga memperkenalkan buku pedoman ideologi Pancasila yang dapat diunduh secara bebas melalui laman resmi BPIP untuk dijadikan bahan pembelajaran dan referensi oleh guru serta peserta didik di seluruh Indonesia.Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd menyampaikan dukungannya terhadap distribusi buku dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila di satuan pendidikan.“Kami menyambut baik hadirnya buku tentang Pancasila ini. Hanya saja, selama ini banyak distributor buku yang masuk tanpa koordinasi. Kami berharap BPIP dapat memberikan tautan resmi untuk mengunduh buku ini agar bisa kami sebarluaskan ke sekolah-sekolah di 17 kabupaten/kota,” ujar Kadisdik.Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat turut memengaruhi pola pikir dan karakter peserta didik. Karena itu, penting bagi sekolah untuk terus memperkuat pemahaman siswa terhadap 36 butir nilai Pancasila agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Sekda Sumsel Ikuti Pelantikan Program Sarjana, Magister, dan Doktor FISIP Universitas Sriwijaya Sumsel
14 Oct 2025 Dilihat 556x

Sekda Sumsel Ikuti Pelantikan Program Sarjana, Magister, dan Doktor FISIP Universitas Sriwijaya

Palembang  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra mengikuti pelantikan Program Sarjana, Magister, dan Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya Periode Oktober 2025. Kegiatan berlangsung di Graha Universitas Sriwijaya, Palembang, Selasa (14/10/2025).Dalam kesempatan ini, Sekda Sumsel menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di berbagai jenjang. "Saya mengucapkan selamat kepada para lulusan,beserta keluarga besar yang hadir,saya sama seperti kalian bangga menjadi lulusan Universitas Sriwiijaya. Saya juga berharap para lulusan FISIP Unsri dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa, khususnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan inovatif. ujar EdwardTurut hadir jajaran pimpinan Universitas Sriwijaya, dosen, serta keluarga para wisudawan yang dengan penuh kebanggaan menyaksikan prosesi pelantikan tersebut.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.