Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Feby Deru Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Kota Prabumulih Sumsel
28 Apr 2026 Dilihat 397x

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Feby Deru Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Kota Prabumulih

Prabumulih. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Deru, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Monitoring dan Evaluasi  pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kota Prabumulih, yang disambut langsung oleh Walikota Prabumulih M. Arlan didampingi Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Arlan beserta Wakil Ketua TP-PKK Prabumulih Nuning Mulya Franky. Selasa (28/04/2026)."Monitoring ini sangat penting untuk melihat secara langsung hasil dari sosialisasi yang kita lakukan setahun ke belakang. Yang utama adalah kegiatannya harus berdampak nyata, Pak Wali. Program-program ini harus benar-benar menyentuh level kelurahan dan desa agar target kesejahteraan yang ingin kita capai bisa terwujud secara merata," tegas  Feby saat memberikan sambutan.Sementara itu, Walikota Prabumulih M. Arlan mengapresiasi kehadiran TP PKK Provinsi Sumatera Selatan sebagai momentum untuk meningkatkan performa organisasi di wilayahnya. Ia melaporkan bahwa 10 Program Pokok PKK telah diimplementasikan secara berjenjang."PKK Kota Prabumulih telah meraih berbagai capaian di berbagai bidang, namun kami menyadari masih banyak yang harus ditingkatkan. Kedatangan tim dari provinsi memberikan wawasan dan arahan strategis bagi kami untuk menyempurnakan langkah-langkah ke depan," ujar Walikota.Usai melakukan evaluasi formal,  Feby Deru  meninjau langsung Rumah Busana Riady yang merupakan inovasi unggulan Kota Prabumulih, dengan memanfaatkan benang dari serat daun nanas.Saat mengunjungi Koperasi Miwa Pineapple di Gunung Ibul Utara, Feby mengapresiasi langkah inovatif Prabumulih dalam mengolah limbah daun nanas menjadi produk fashion bernilai tinggi.Hebatnya, industri kreatif ini menerapkan prinsip Zero Waste yang mana Kulit Nanas Dimanfaatkan sebagai pewarna kain alami dan Limbah Daun Diolah kembali menjadi pakan ternak, tepung, dan pupuk organik."Pemanfaatan potensi lokal seperti serat nanas menjadi produk fashion bernilai tinggi adalah langkah konkret pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan semangat PKK", puji Feby.Turut hadir Para Kepala OPD Pemprov Sumsel.

Baca Detail
Akselerasi 'Sultan Muda' Sumsel Tembus Pasar Global: Herman Deru Lepas Ekspor Perdana Produk Turunan Kelapa dan Lada ke Tiongkok hingga Prancis Sumsel
28 Apr 2026 Dilihat 636x

Akselerasi 'Sultan Muda' Sumsel Tembus Pasar Global: Herman Deru Lepas Ekspor Perdana Produk Turunan Kelapa dan Lada ke Tiongkok hingga Prancis

Palembang. Semangat kewirausahaan generasi muda di Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan hasil nyata yang membanggakan. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi melepas ekspor perdana produk turunan kelapa dan lada hitam produksi pengusaha muda yang tergabung dalam komunitas "Sultan Muda Sumsel". Seremoni pelepasan ekspor yang menembus pasar Tiongkok, Taiwan, dan Prancis ini berlangsung di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Selasa (28/4/2026).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas keberanian para "Sultan Muda" dalam mengeksekusi peluang pasar global."Bukan sekadar angka nilai ekspornya yang membuat kami bangga, melainkan langkah dan aksi nyatanya. Produk-produk ini sudah lama ada di Sumsel, namun hari ini anak-anak muda kita membuktikan bahwa mereka mampu menembus pasar dunia. Ini adalah potensi besar yang harus terus kita maksimalkan," ujar Herman Deru.Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengusaha muda, Gubernur meminta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan kemudahan akses permodalan.  Adapun komoditas yang dikirim pada ekspor kali ini meliputi Coconut Shell Charcoal (Arang Batok Kelapa): 46 Ton, Coconut Chips: 25 Ton, Lada Hitam: 500 Kg, Produk Olahan Kerupuk: 21 Ton.Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat, RM Ende Ezeanto, S.St.Pi, yang mewakili Kepala Balai Karantina Indonesia, memuji performa ekspor Sumsel. Ia mencatat bahwa nilai ekspor hari ini mencapai Rp1,6 Miliar, sebuah angka yang luar biasa di tengah dinamika pasar global.Senada dengan hal tersebut, Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, menegaskan dukungannya terhadap ekosistem pengusaha muda. Ia menyoroti bagaimana pengolahan batok kelapa menjadi briket arang dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp700 juta hanya dalam satu kali pengiriman.Turut hadir para Kepala OPD

Baca Detail
Herman Deru Tekankan Sinergi Semua Lini Tingkatkan Budaya Baca Sumsel Sumsel
28 Apr 2026 Dilihat 382x

Herman Deru Tekankan Sinergi Semua Lini Tingkatkan Budaya Baca Sumsel

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi membuka Rapat Teknis Urusan Perpustakaan se-Sumatera Selatan yang mengusung tema "Membangun Sinergi Terpadu untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM)". Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Selasa (28/4/2026).Dalam arahannya, Herman Deru menekankan bahwa pembenahan minat baca harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi di semua lini. Ia menegaskan bahwa rendahnya indeks literasi merupakan tantangan besar yang harus diselesaikan bersama demi masa depan generasi mendatang."Kita harus membenahi semua lini dan mengintegrasikan perpustakaan ke seluruh sektor. Rapat kerja ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran kita dalam mengejawantakan tujuan perpustakaan, baik dari sisi opini maupun kinerja nyata," ujar Herman Deru.Gubernur Sumsel Herman Deru juga menyoroti kondisi fasilitas literasi di lapangan, termasuk optimalisasi Pojok Baca agar tidak sekadar menjadi simbol."Bagaimana cara kita membuat anak cucu kita gemar membaca? Saya perhatikan Pojok Baca yang ada masih ada yang berdebu. Ini harus menjadi perhatian serius. Saya minta setiap Kabupaten/Kota mencari solusi konkret (jumping solution) melalui narasumber yang kompeten untuk membenahi masalah yang berbeda-beda di tiap daerah," tegasnya.Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana, S.Sos., M.Si, melaporkan bahwa rapat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi program kerja tahun 2027 antara Perpustakaan Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota."Kegiatan ini juga bertujuan mengharmonisasikan kebijakan nasional dan daerah, serta memberikan edukasi kepada pemangku kepentingan mengenai perubahan mekanisme pengukuran IPLM dan TKM sesuai Peraturan Perpusnas tahun 2025," lapor Fitriana.Ia juga menambahkan prestasi membanggakan di mana capaian IPLM dan TKM Sumatera Selatan berhasil menduduki peringkat 3 nasional pada tahun 2025.Di tempat yang sama, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. E. Aminudin Aziz, Ph.D, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemprov Sumsel atas komitmen kuat dalam pengembangan perpustakaan. Ia memaparkan kebijakan pusat untuk mendukung Sumsel yang Maju dan Berkelanjutan, sembari mencatat bahwa capaian literasi Provinsi Sumsel saat ini sudah sangat baik dibandingkan rata-rata Kabupaten/Kota.Acara ini dihadiri oleh 10 orang Bunda Literasi serta jajaran Kepala Dinas Perpustakaan dari Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

Baca Detail
Terima Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Herman Deru Tekankan Sinergi dan Check and Balance Demi Kesejahteraan Masyarakat Sumsel
27 Apr 2026 Dilihat 495x

Terima Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Herman Deru Tekankan Sinergi dan Check and Balance Demi Kesejahteraan Masyarakat

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna XXXIII (33) DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Acara berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel, Senin (27/4/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Sumsel atas kerja keras dan dukungan dalam mengawal program pembangunan daerah sepanjang tahun anggaran 2025.Menjaga Mekanisme Check and BalanceGubernur menegaskan bahwa hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif adalah fondasi utama tata kelola pemerintahan yang baik. Ia berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan."Kita harus selalu menjaga mekanisme check and balance dalam bidang pemerintahan. Sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD menjadi kunci utama untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sumatera Selatan," ujar Herman Deru.Tindak Lanjut Rekomendasi StrategisPenyampaian rekomendasi ini merupakan amanat dari PP Nomor 13 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 terkait laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Gubernur menyatakan bahwa berbagai masukan, saran, dan pandangan yang diterima—baik di bidang pemerintahan, perekonomian, keuangan, pembangunan, hingga kesejahteraan rakyat—akan menjadi prioritas pemerintah.Menutup arahannya, Herman Deru mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah (OPD) untuk segera bergerak cepat."Saya meminta seluruh perangkat daerah untuk segera melakukan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kinerja. Kita perlu kerja keras dan kerja cerdas agar visi pembangunan 'Sumsel Maju Untuk Semua' bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Wawancara Eksklusif Detik.com: Strategi Gubernur Herman Deru Bawa Sumsel Mandiri Pangan hingga Fokus Cetak SDM Unggul Sumsel
26 Apr 2026 Dilihat 545x

Wawancara Eksklusif Detik.com: Strategi Gubernur Herman Deru Bawa Sumsel Mandiri Pangan hingga Fokus Cetak SDM Unggul

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD), membedah visi besar dan capaian program prioritas dalam podcast eksklusif bersama media nasional Detik.com, dipandu  host kawakan, Elvan.  Griya Agung Palembang, Minggu (26/4/2026).HD memaparkan transformasi Sumsel melalui tiga pilar utama: pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.Salah satu poin krusial yang dibahas adalah aktivasi Posyandu di seluruh pelosok Sumsel."Akurasi berat bayi adalah indikator utama menentukan status gizi. Dengan timbangan digital, kita mendapatkan data yang presisi untuk intervensi gizi. Hasilnya nyata, penurunan angka stunting di Sumatera Selatan menjadi salah satu yang paling signifikan di Indonesia," tegas HD.Seperti diketahui Prevalensi stunting di Sumsel menunjukkan penurunan signifikan, mencapai 15,9% pada 2024 dari sebelumnya 24,8% pada 2021.Terkait ketahanan ekonomi, Gubernur menekankan keberhasilan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Program ini terbukti efektif mengubah mindset masyarakat dari konsumtif menjadi produktif dengan memanfaatkan pekarangan.Di sektor pertanian,  Provinsi Sumsel yang semula berada di peringkat 8 besar nasional, lalu naik ke peringkat 5, dan kini di peringkat 3 nasional sebagai daerah dengan hasil produksi padi terbanyak."Peremajaan sawah dan optimalisasi irigasi terus kita genjot. Kita ingin memastikan Sumsel bukan hanya sekadar lumbung pangan, tapi pilar utama kedaulatan pangan nasional," tambahnya.Menatap masa depan, HD menyatakan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mempersiapkan SDM yang kompetitif. Fokus utama pemerintah saat ini adalah membekali anak-anak usia produktif dengan skill dan literasi digital yang mumpuni.Menutup sesi wawancara, host Elvan melontarkan pertanyaan  harapan akhir sang Gubernur bagi warga Sumsel.“Saya ingin masyarakat Sumsel ini bahagia. Syaratnya sederhana namun mendalam: kebutuhan hidup mereka tercukupi, mereka merasa dilayani dengan baik oleh pemerintah, dan hidup dalam kerukunan", harap HD.

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Soroti Kebutuhan Infrastruktur Sumatera di Forum Akselerator Negeri Sumsel
26 Apr 2026 Dilihat 510x

Gubernur Herman Deru Soroti Kebutuhan Infrastruktur Sumatera di Forum Akselerator Negeri

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengapresiasi penyelenggaraan Forum Akselerator Negeri yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan dihadiri para kepala daerah se-Sumatera di Ballroom Hotel Wyndham OPI Jakabaring, Sabtu (25/4/2026).Herman Deru menilai forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menyerap arahan serta masukan dari pemerintah pusat, khususnya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya, sekaligus sebagai ruang diskusi antar kepala daerah.“Kegiatan ini sangat positif, karena di sini kita mendengarkan arahan dan masukan dari Wamendagri, lalu kita diskusikan bersama dalam Forum Akselerator Negeri,” ujarnya.Ia menambahkan, forum ini merupakan wadah terhormat bagi para pemimpin daerah untuk berimprovisasi dan mendayagunakan potensi yang dimiliki dalam menjalankan pembangunan di wilayah masing-masing.“Kita di daerah tidak bisa semena-mena membuat aturan hanya untuk mengejar pendapatan tanpa payung hukum yang jelas dari pusat. Terkait dana bagi hasil, DAU, dan lainnya, tentu kami berharap ada solusi dari pemerintah pusat,” tegasnya.Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti perbedaan kondisi antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, khususnya dalam hal infrastruktur. Menurutnya, Sumatera memiliki tantangan tersendiri karena luas wilayah yang besar serta tingginya tuntutan masyarakat terhadap pembangunan.“Kami berharap ada solusi dari Kemendagri agar daerah tetap mampu memberikan pelayanan pembangunan secara optimal kepada masyarakat,” katanya.Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya, menjelaskan bahwa forum tersebut berfokus pada akselerasi pembangunan daerah.“Di Kemendagri kami sering mendengar curhatan kepala daerah. Ada yang mengeluh, tetapi banyak juga yang tetap semangat. Forum ini menjadi ruang untuk memastikan visi nasional dapat terakselerasi hingga ke daerah,” ujarnya.Ia menambahkan, pendekatan kewilayahan menjadi fokus dalam forum kali ini, khususnya di Sumatera, dengan penekanan pada kebutuhan infrastruktur serta penguatan payung hukum guna meningkatkan pendapatan daerah.

Baca Detail
Halbil Perantau Sumsel se Sumbagsel:  Sinergikan Peran Putra Daerah  Dukung Kemajuan Pembangunan Sumsel Sumsel
25 Apr 2026 Dilihat 630x

Halbil Perantau Sumsel se Sumbagsel: Sinergikan Peran Putra Daerah Dukung Kemajuan Pembangunan Sumsel

Palembang. Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menjadi tuan rumah acara Halal Bihalal Masyarakat Perantau asal Sumsel   dari 5 Provinsi di Sumatera Bagian Selatan, yaitu Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi dan Bangka Belitung.  Bertempat di Griya Agung Palembang, Sabtu (25/04/2026).Terlihat  Mendagri RI Tito Karnavian, Menko Pangan Zulkifli Hasan , Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Mendes PDT Yandri Susanto, Stafsus Presiden M. Qodari Tokoh Masayarakat Aburizal Bakrie & Hatta Rajasa,  Para Gubernur se Sumbagsel, serta sejumlah tokoh nasional asal Sumbagsel lainnya.Mengenakan pakaian adat Sumatera Selatan yang menarik, Gubernur Sumsel H. Herman Deru tampil gagah mengatakan kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa kekuatan Sumbagsel tersebar di seluruh lini pemerintahan pusat, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif.“Hari ini gagasannya yang paling mahal.  Pertemuan ini bukan untuk unjuk gigi, namun membuktikan bahwa kita ini besar, kita ini kuat, dan luar biasa. Kami di Sumsel bertindak sebagai tuan rumah karena merasa sebagai dulur paling tuo,” ungkap Herman Deru.Senada dengan itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan, yang merupakan inisiator awal pertemuan ini bersama Sufmi Dasco Ahmad, menyebutkan bahwa potensi SDM dan SDA di lima provinsi Sumbagsel harus disinergikan demi kemajuan daerah.“ Silaturahmi dan ikatan batin adalah kebutuhan. Ini momentum untuk menyatukan kekuatan agar mampu berkontribusi nyata bagi daerah tercinta,” tegas Zulkifli.Mendagri H. Tito Karnavian, membawa suasana menjadi hangat dan penuh tawa saat menceritakan memori masa kecilnya di Palembang. Ia menekankan bahwa semangat persaudaraan ini harus menjadi akses percepatan pembangunan di daerah asal.“Malu kito Pak kalau ditanya orang, ngapoi bae jadi wong pusat selamo ini (apa saja kerjaan orang pusat selama ini untuk daerah). Ini bukan feodalisme, tapi secara natural kita ingin berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran,” kelakar Tito.

Baca Detail
Program InkuBI Sultan Muda Sumsel 2026 Dibuka, Gubernur HD Dorong UMKM Naik Kelas melalui Digitalisasi Sumsel
25 Apr 2026 Dilihat 794x

Program InkuBI Sultan Muda Sumsel 2026 Dibuka, Gubernur HD Dorong UMKM Naik Kelas melalui Digitalisasi

Palembang.  Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) secara resmi membuka Program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 yang digelar di Hotel Excelton Palembang, Jumat (24/4/2026).“Kita semua hadir menyatukan langkah untuk tujuan UMKM di Sumsel ini naik kelas. Salah satu caranya dengan go digital, namun tentu kita juga dituntut untuk memiliki karya. Kita punya modal besar yaitu kemauan, karena kita punya kemauan untuk maju,” ujar Gubernur HD mengawali sambutannya.Ia juga menekankan bahwa program Sultan Muda harus mampu melahirkan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan memiliki pemikiran besar dalam pengembangan usaha.“Nama Sultan Muda harus memiliki tanggung jawab untuk terus mengasah keterampilan, menjadi jembatan dalam akses permodalan, serta menjadi jembatan akses pemasaran,” tambahnya.Gubernur juga memberikan masukan kepada Bank Indonesia dan OJK agar aspek pemasaran terus diperkuat, terutama dalam membangun daya tarik produk di mata konsumen yang kini semakin modern.Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Bambang Pramono, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan kebijakan UMKM di Sumatera Selatan, mulai dari akses pembiayaan hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha.Ia menjelaskan, program ini juga mencakup pelatihan, penyediaan sarana fisik, dukungan pemasaran, serta penguatan kemampuan peserta dalam mengikuti tren dunia digital.Selain itu, BI juga memfasilitasi business matching, baik untuk pasar lokal maupun internasional. Bambang turut mengucapkan selamat kepada 150 Sultan Muda yang telah lolos seleksi dari mayoritas pendaftar.“Kami berharap para peserta dapat mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dan dunia digital. Selain itu, akan ada program pendampingan selama dua bulan,” jelasnya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Sumsel Arifin Susanto, Kepala Bappeda Sumsel Dody Eko Prasetyo, Karo Umum dan Perlengkapan Darmayanti, serta para pejabat terkait lainnya.

Baca Detail
Sekda Pimpin Rapat Finalisasi Halal Bihalal Perantau Sumbagsel Sumsel
25 Apr 2026 Dilihat 358x

Sekda Pimpin Rapat Finalisasi Halal Bihalal Perantau Sumbagsel

Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) memimpin rapat koordinasi intensif bersama seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kesiapan acara Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumbagsel yang dijadwalkan pada 25 April 2026 di Palembang. Griya Agung Palembang. Jumat, 24/4/2026.Fokus utama rapat meliputi Koordinasi Teknis: Memastikan alur acara berjalan lancar dan memastikan para tamu yang akan hadir, Kesiapan Logistik yang mana Dukungan fasilitas bagi para perantau yang hadir serta Sinergi OPD dalam Pembagian tugas lintas sektor demi kenyamanan tamu undangan.Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.