Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

TP PKK Sumsel Dukung Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia  Sumsel
04 Mar 2024 Dilihat 995x

TP PKK Sumsel Dukung Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia 

Palembang, sumselprov.go.id- Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  ikut terlibat langsung  menyukseskan kegiatan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai serentak seluruh Indonesia yang dipusatkan di Kabupaten Bogor Jawa Barat yang dicanangkan secara langsung oleh ibu negara Iriana Joko Widodo, serta diikuti secara virtual di seluruh Indonesia, Senin (5/3/2024). Dimana untuk Sumatera Selatan  Gertam Cabai dilaksanakan di SMK Negeri Sumsel, ditandai dengan penanaman cabai oleh Plh Sekda Sumsel Edward Chandra bersama Wakil Ketua III TP PKK Sumsel Desy Kasnayati. Dalam Gertam cabai di Sumsel kali ini dirangkai dengan memasifkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Goes To School dan GSMP Goes To Office yang ditandai dengan pemberian bibit tanaman secara simbolis kepada 12 orang pelajar,  pelepasan bibit ikan lele untuk budidaya ikan dalam ember. Dalam arahannya, Edward Chandra menjelaskan kegiatan Gertam cabai bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada masyarakat. Dimana cabai menjadi salah satu komoditas yang kerap memberikan dampak kepada inflasi setiap tahunnya. Permintaan kebutuhan pangan masyarakat meningkat menjelang Hari Besar Keagamaan menyebabkan beberapa harga komoditas pangan juga meningkat. "Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) pada minggu ketiga Februari 2024, komoditas yang perlu diwaspadai adalah cabai merah, cabai rawit, beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam ras, dan telur ayam ras,” ungkapnya. Dikatakan, gerakan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan di sekitar rumah, sekolah, maupun kantor-kantor. Dimana Gertam cabai ini selaras dengan gerakan menuju kemandirian pangan di provinsi Sumsel yaitu GSMP yang di launching pada tahun 2021.  “Hingga Desember 2023, tercatat data sebanyak 26.948 rumah tangga miskin yang telah mendapatkan bantuan GSMP baik dari dana CSR maupun swadaya. Tentunya ini berkat kerja sama dari semua OPD terkait, TP PKK, Bank BUMN, maupun Bank Daerah dan seluruh masyarakat Sumsel,” imbuhnya.  GSMP secara tidak langsung juga berkaitan dengan penurunan kemiskinan, penurunan angka stunting, dan peningkatan kualitas konsumsi pangan yang dilihat dari skor PPH konsumsi. "Angka kemiskinan Sumsel turun sebesar 0,12 poin pada Maret 2023, angka stunting turun dari 24,8% pada tahun 2021 menjadi 18,6% pada tahun 2022, dan peningkatan skor PPH dari 93,9 di tahun 2022 menjadi 94,2 di tahun 2023 peringkat ke-4 secara nasional,” jelasnya. Sementara itu  Pj Ketua TP PKK Sumsel Tyas Fatoni dalam pidatonya yang dibacakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi mengatakan i Provinsi Sumatera Selatan ada Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang sudah dilaksanakan secara masif mulai dari tahun 2021 yang bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dari pembeli menjadi penghasil, menjamin ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan.  “PKK adalah salah satu dari stakeholder yang mendukung pelaksanaan GSMP selain dari Pemerintah/OPD, bisnis, organisasi, sampai dengan karang taruna. Sudah banyak yang dilakukan oleh PKK antara lain melakukan sosialisasi, edukasi, dan pelatihan kepada PKK Kabupaten/Kota sampai ke desa dengan memberikan bantuan benih dan lain-lain pada event-event kegiatan PKK,” ujarnya. Dia melanjutkan TP PKK Provinsi Sumsel bekerjasama dengan sekolah-sekolah, TP PKK Kabupaten/Kota, dan seluruh OPD yang ada di provinsi Sumatera Selatan untuk memasifkan GSMP dan mendukung GSMP Goes to School dan GSMP Goes to Office. “Gerakan ini diharapkan dapat mendukung penurunan angka kemiskinan, angka stunting, menjaga kestabilan inflasi dan meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat sumsel sehingga hidup sehat, aktif dan produktif,” tandasnya.

Baca Detail
Pj Gubernur Agus Fatoni Terima Gelar Kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta Sumsel
03 Mar 2024 Dilihat 11142x

Pj Gubernur Agus Fatoni Terima Gelar Kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta

Solo, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni resmi menerima gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung Dr. Drs. H. Agus Fatoni Darmodipuro M.Si. GRCE dari Keraton Surakarta Hadiningrat di Sasana Narendra Keraton Surakarta Hadiningrat Solo Jawa Tengah, Sabtu (2/3/2024) malam.  Gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung ini merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan oleh Keraton Surakarta Hadiningrat kepada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa dalam memperjuangkan kebudayaan dan kesenian Indonesia.  Pj Gubernur  Agus Fatoni juga dinilai menjadi panutan karena mampu merangkul semua anak suku bangsa di Indonesia bukan hanya Palembang, Sumatera Selatan. Namun saat menjadi Dirjen Bina Keuangan Daerah, A. Fatoni juga dinilai berhasil merangkul semua suku bukan hanya di Jakarta namun juga di semua daerah.  Pemberian gelar ini dilakukan langsung oleh Ingkang Sinoehoen Kangjeng Soesoehoenan Pakoe Boewono XIII kepada Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni yang diwakili oleh Plh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel H. Sutoko. Prosesi pemberian gelar tersebut dimulai pukul 19.00 wib.  Usai menerima gelar kehormatan untuk Pj Gubernur Sumsel A. Fatoni, Plh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel H. Sutoko mengatakan  mewakili Pj Gubernur Sumsel serta jajaran Pemprov Sumsel, Ia menyampaikan terimakasih pada  Keraton Surakarta Hadiningrat.  "Atas nama jajaran Pemprov Sumsel kita tentu merespon  positif penganugerahan gelar dari Keraton Surakarta Hadiningrat yang diberikan kepada Pj Gubernur Agus Fatoni. Karena gelar kehormatan ini tidak mudah didapat," jelas Sutoko.  Selain tak mudah didapat, dengan gelar ini juga secara otomatis akan melekat tanggung jawab yang besar dalam pelaksanaannya.  "Gelar kehormatan ini diberikan pada sosok yang dipandang cakap, dipandang karena suri tauladan atau karena kepemimpinannya serta faktor-faktor lain. Dan  yang diberikan ini Insya Allah memang beliau merupakan sosok yang pas dan bisa diamalkan dan implementasikannya dalam kegiatan  sehari-hari sebagai Pj Gubernur Sumsel," pungkas Sutoko.  Selain Pj Gubernur Sumsel, dalam penganugerahan gelar tersebut tampak hadir juga beberapa pejabat penting lainnya seperti Pj Walikota Pagaralam H.Lusapta Yudha Kurnia.

Baca Detail
Presiden Joko Widodo Kembali ke Jakarta di Lepas Pj Gubernur Sumsel dan FORKOPIMDA Sumsel
02 Mar 2024 Dilihat 4357x

Presiden Joko Widodo Kembali ke Jakarta di Lepas Pj Gubernur Sumsel dan FORKOPIMDA

Palembang, sumselprov.go.id- Usai melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Sumatra Selatan, Presiden Joko Widodo bertolak kembali ke Jakarta pada Jumat malam, 1 Maret 2024. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 lepas landas dari Bandar Udara Internasional Sultan Badaruddin II, Kota Palembang sekitar pukul 21.45 WIB., Jum'at (1/3/2024). Tampak melepas keberangkatan Presiden dari bandara tersebut yakni Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Yanuar Adil, Kapolda Sumatera Selatan Irjen A. Rachmad Wibowo, dan Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang Kolonel Pnb. Rizaldy Efranza. (Foto: Muchlis Jr. - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel A Fatoni Dampingi Jokowi Membuka Muktamar IMM XX di Palembang Sumsel
02 Mar 2024 Dilihat 5540x

Pj Gubernur Sumsel A Fatoni Dampingi Jokowi Membuka Muktamar IMM XX di Palembang

Palembang, sumselprov.go.id- Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XX Tahun 2024 di Main Dining Hall, Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, Jumat malam, 1 Maret 2024. Pembukaan Muktamar XX IMM di Sumsel tahun 2024 dilakukan secara simbolis oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo dengan melakukan pemukulan gong yang disaksikan oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni dan pejabat pendamping lainnya. Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya hilirisasi industri dan kehati-hatian dalam mengelola ekonomi nasional di tengah tantangan global. Presiden Jokowi menyatakan bahwa meskipun tantangan global berat dan lanskap politik serta ekonomi dunia berubah secara dinamis, Indonesia memiliki peluang besar untuk melompat menjadi negara maju, sebagaimana dianalisis oleh lembaga-lembaga internasional seperti OECD, World Bank, dan IMF. Namun, Presiden juga menekankan bahwa terdapat tantangan besar yang harus dihadapi yang justru bisa memunculkan peluang. "Tidak ujug-ujug bisa langsung melompat, tapi tantangannya juga sangat besar. Oleh sebab itu, saya berikan contoh seperti tadi disampaikan adinda Abdul Musawir Yahya, hilirisasi," ujar Presiden. Lebih lanjut, Presiden Jokowi memberikan contoh upaya hilirisasi yang telah dilakukan, seperti pembangunan industri smelter oleh PT Freeport dan industri nikel, yang telah meningkatkan nilai tambah ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. "Saya berikan contoh lagi yang kedua, nikel. Dibangun industri smelter. Saat kita mengekspor mentah--bertahun-tahun ekspor mentahan nickel ore--nilainya setiap tahun ekspor kita itu kurang lebih Rp30-an triliun. Begitu smelter dibangun, ekspor kita mencapai Rp510 triliun," ucapnya. Presiden juga menggarisbawahi bahwa hilirisasi bukan hanya terbatas pada mineral, tetapi juga perlu diterapkan pada sektor lainnya. "Hilirisasi itu tidak hanya urusan tembaga, nikel, atau bauksit, timah, tetapi hilirisasi itu juga akan kita dorong di perkebunan, pertanian, perikanan, kelautan, semuanya harus kita hilirisasikan dengan nilai tambah di dalam negeri, kesempatan kerja di dalam negeri," jelasnya. Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia telah menghadapi tantangan internasional, seperti gugatan di WTO mengenai kebijakan ekspor nikel, serta mengingatkan tentang resesi global yang mempengaruhi sejumlah negara besar. Oleh karena itu, Presiden menekankan pentingnya berhati-hati dalam mengelola ekonomi dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk menjaga kestabilan negara. "Kita harus hati-hati dalan mengelola apapun. Mengelola ekonomi kita, mengelola APBN kita. Kita harapkan ke depan pemerintahan baru juga melakukan hal yang sama, hati-hati dalam mengelola negara sebesar Indonesia," tuturnya. "Karena Indonesia bukan sebuah negara kecil, tetapi negara yang sangat besar, negara yang sangat luas, dan penduduknya sudah hampir 280 juta sehingga setiap tindakan apapun kita harus berhati-hati terutama dalam mengelola ekonomi, politik. Harus penuh dengan kehati-hatian agar tidak keliru dalam mengelola negara," tandasnya. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Ketua DPP IMM Abdul Musawir Yahya.

Baca Detail
Presiden Joko Widodo Tiba di Palembang Disambut Pj Gubernur Sumsel bersama FORKOPIMDA Sumsel
01 Mar 2024 Dilihat 5529x

Presiden Joko Widodo Tiba di Palembang Disambut Pj Gubernur Sumsel bersama FORKOPIMDA

Palembang, sumselprov.go.id- Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan pada Jumat, 1 Maret 2024. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat sekitar pukul 16.05 WIB. Tampak menyambut kedatangan Presiden di bandara tersebut yakni Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Yanuar Adil, dan Kapolda Sumatera Selatan Irjen A. Rachmad Wibowo. Di Kota Palembang, Presiden Jokowi akan menghadiri acara Peresmian Pembukaan Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XX Tahun 2024 di Jakabaring Sport City. (Foto: Muchlis Jr. - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Baca Detail
Pj Gubernur Agus Fatoni Bersama Mentan RI Tinjau Kegiatan Upsus Optimalisasi Lahan Rawa Tahun 2024 di Banyuasin Sumsel
01 Mar 2024 Dilihat 47735x

Pj Gubernur Agus Fatoni Bersama Mentan RI Tinjau Kegiatan Upsus Optimalisasi Lahan Rawa Tahun 2024 di Banyuasin

Banyuasin, sumselprov.go.id- Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman didampingi Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka  Pelaksanaan Kegiatan Upaya Khusus (Upsus) Optimalisasi Lahan Rawa Tahun 2024 di Desa Sumber Hidup Kecamatan  Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Jumat (1/3/2024). Dalam tinjauannya ke daerah itu Mentan bersama Pj Gubernur melihat dari dekat aktivitas tabur benih padi yang dilakukan petani di lahan sawah seluas 22  ribu  hektar. Selain itu juga  bantuan benih kepada petani untuk tanam tiga bulan pertama tahun 2024. Dalam sambutannya Pj Gubernur A. Fatoni mengucapkan terimkasih kepada Mentan yang telah menjadikan Sumsel sebagai lokasi  program kegiatan nasional. Dimana Sumsel  mendapatkan lebih kurang 100.000 hektar  perluasan lahan di semester pertama dan perluasan  di semester ke 2 juga  100.000 hektar.  “Kami siap untuk mensukseskan program itu. Kami juga akan optimalkan penggarapan  lahan yang dikembangkan di Sumsel ini,” ujar Fatoni. Fatoni menyebut produksi padi Sumsel mengalami peningkatan yaitu produksi padi pada 2023 yaitu sebesar 2.832,77 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG), mengalami peningkatan sebanyak 57,70 ribu ton GKG atau 2,08% dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 2.775,07 ton GKG. "Produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 1.626,74 ribu ton, mengalami peningkatan sebanyak 33,14 ribu ton atau 2,08% dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 1.593,60 ton,” katanya. Dia meyakini dengan perhatian yang telah diberikan Mentan melalui program Upsus Optimalisasi Lahan Rawa Tahun 2024, kedepannya daerah ini akan menjadi lumbung padi karena mempunyai produksi padi terbesar di Indonesia.   “Kami mohon berkenan Bapak menteri memberikan arahan kepada kami menambah semangat bagi kami dan juga sekaligus menambah perjuangan kami untuk terus sukses di bidang pertanian,” harapnya. Sementara itu Mentan RI Andi Amran Sulaiman menegaskan, untuk Kabupaten Banyuasin dialokasikan areal  kurang lebih 100.000 hektar yang akan dijadikan sebagai lokasi pertanian modern dengan menggunakan mekanisasi mulai tanam, panen menggunakan alat pertanian dan ini nanti jadi percontohan di Asia Tenggara bila perlu Asia.  “Kita akan jadikan pertanian modern. Apa itu pertanian modern yaitu yang mampu  menghasilkan panen menjadi 10 ton per hektar. Kemudian biayanya turun 60% minimal 50% karena menggunakan mekanisasi modern,” ucap Mentan. Di Kesempatan itu juga Mentan mengungkapkan Pemerintah akan menambah kuota pupuk menjadi 9,5 juta ton dari anggaran 2024. Penambahan kuota pupuk tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani yang selama ini kerap terkendala karena  permasalahan pupuk. "Inya Allah petani tidak usah lagi risau dan khawatir tentang pupuk, pak Presiden sudah memenuhi kebutuhan petani seperti tahun 2014 - 2018. Juga kuantum pupuk 9,55 juta ton,” tandasnya. Dilain pihak Penjabat (Pj) Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam dalam sambutannya menegaskan, Kabupaten Banyuasin menjadi satu-satunya Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang masuk sepuluh besar daerah penghasil beras terbesar di Indonesia, maka besar harapan pemerintah pusat agar Pemkab Banyuasin mampu meningkatkan lagi produksi beras. “Bahkan menjadi satu satunya di Pulau Sumatera dengan Produksi Sawah Banyuasin Tahun 2022 (BPS),Produksi GKG 895.260 Ton, Produksi Beras 514.108 Ton, Luas Tanam 228.709 ha, Luas panen 177.558 ha,Luas Baku Sawah sementara data ATR BPN 194.240,13 Ha,” jelas Hani Rustam. Untuk diketahui  kegiatan Upsus Optimalisasi Lahan Rawa Tahun 2024 di Sumsel pada  semester satu ditagetkan  98 ribu hektar dengan lokasi di terbagi atas Kabupaten Banyuasin  22 ribu hektar. Sudah diolah 4.400 hektar dengan rata-rata produksi  5,1 ton per hektar padi IP 100 dan IP 200. “Kegiatan optimalisasi meliputi, rehabilitasi saluran, pembangunan saluran irigasi, pembangunan pintu air, penggunaan pompa dan kegiatan olah tanah,” tambahnya. Selain di Kabupaten Banyuasin, Program ini juga dialokasikan  di Kabupaten OKI  alokasi 65 ribu hektar, rata-rata  produksi  5,7 ton per hektar. Benih IP 150-200. Selanjutnya Kabupaten Muara Enim  dengan luas alokasi 2.400 hektar, Produksi 4,3 ton per hektar.  Kabupaten Ogan Ilir Alokasi oplah rawa 400 hektar, produksi 2-3,5 per hektar dan Kabupaten  OKU Timur alokasi oplah rawa 5000 hektar dengan produksi 3 hingga 5 ton per hektar. Tutut mendampingi Mentan diantaranya Kepala Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pascabencana BNPB Pusat Jarwansyah, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis. Dida Gardera, S.T., M.Sc. Wakil direktur utama PT pupuk Indonesia dan pejabat penting lainnya. Sementara Pj GUbernur didampingi Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si dan Pj Bupati Banyuasin dan jajaran.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Akan Terus Gencarkan GPISS dan GPMSS Tekan Potensi Inflasi Jelang Ramadan di Sumsel Sumsel
01 Mar 2024 Dilihat 4670x

Pj Gubernur Sumsel Akan Terus Gencarkan GPISS dan GPMSS Tekan Potensi Inflasi Jelang Ramadan di Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Puasa Ramadhan berpotensi besar meningkatkan harga bahan pangan di masyarakat karena adanya peningkatan permintaan selama bulan puasa. Hal ini diungkapkan oleh Plh Sekretaris Daerah Sumsel, Drs. H. Edward Chandra membacakan arahan Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni saat menghadiri Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel bertempat di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat, (1/3/2024). "Saya harap program-program pengendalian inflasi serentak yang telah kita canangkan dapat lebih digiatkan agar angka inflasi dapat terkendali," harapnya. Program-program tersebut antara lain Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se-Sumsel (GPISS) dan Gerakan Pasar Murah Serentak Se-Sumsel (GPMSS) setiap Senin, Selasa, dan Kamis yang diinisiasi oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni. BPS Sumsel telah banyak memberikan Insight dalam rangka penyusunan dan evaluasi program-program pembangunan di Sumsel. Selain itu, Independensi BPS dalam menghasilkan data juga menjadi potret terbaik bagi Pemprov Sumsel untuk mengukur kinerjanya saat ini. "Seluruh OPD diharapkan dapat mengkaji dan memaknai angka-angka yang telah dirilis tersebut untuk ditindaklanjuti dengan penyusunan kebijakan daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD," katanya. Selain itu, Pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota harus mendorong upaya peningkatan produksi agar stok pangan di Sumsel tetap terjaga. Tantangan iklim dan cuaca yang semakin sulit diprediksi harus diantisipasi dengan program-program terbaik untuk menjaga produksi padi tetap tumbuh. "Kondisi ini juga perlu dikaitkan dengan Nilai Tukar Petani (NTP) khususnya tanaman pangan, karena semakin tinggi nilai NTP tersebut maka semakin meningkatkan kesejahteraan petani yang pada akhirnya akan meningkatkan daya tarik sektor pertanian tanaman pangan terutama komoditas padi," katanya. Dalam kesempatan itu, Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Walianto, menjelaskan beberapa indikator BRS BPS per 1 Maret 2024 yaitu inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), Perkembangan Ekspor dan Impor, Perkembangan Pariwisata, Perkembangan Transportasi, Luas Panen dan Produksi Padi. Diungkapnya, pada bulan Februari 2024, inflasi Sumsel m-to-m sebesar 0,01%, inflasi y-on-y sebesar 3,15% dan deflasi y-to-d sebesar 0,07% . Secara m-to-m dari 4 wilayah di Sumatera Selatan yang dipantau Indeks Harga konsumen (IHK)nya ; Muara Enim dan OKI mengalami deflasi masing-masing sebesar -0,93 persen dan -0,13 persen. Tekanan inflasi terjadi akibat kenaikan harga Beras, Cabai Merah, Daging Ayam Ras, Cabai Rawit, Telur Ayam Ras, dan Minyak Goreng yang juga terjadi secara nasional, namun ini mampu diredam oleh penurunan komoditas lain seperti sayur-sayuran, Buah-buahan dan ikan segar. "Bantuan Sosial, Bahan Pokok dan Gerakan pengendalian secara massive yang dilaksanakan di Sumsel juga mampu meredam gejolak kenaikan harga komoditas bahan pokok," ujarnya. Selain itu, Secara y-on-y ada penurunan inflasi Sumatera Selatan, dari sebesar 3,35 persen menjadi 3,15 persen. Inflasi tinggi terjadi di Kabupaten Muara Enim sebesar 4,63% dan Kabupaten OKI sebesar 4,60 persen. Namun secara trend menurun jika dibandingkan YoY bulan Januari lalu yang tercatat sebesar 6,31 persen di Muara Enim dan 4,92 persen di OKI. "Tekanan inflasi beberapa bulan kedepan masih relatif cukup tinggi karena akan ada beberapa momen puasa ramadhan dan idul fitri sehingga perlu untuk menjaga kestabilan harga. Harapannya program-program yang telah dilaksanakan dapat terus dilanjutkan secara intens," katanya. Sementara itu, NTP Sumsel pada bulan Februari 2024 naik 2,34 persen dibandingkan NTP bulan lalu, yaitu dari 109,33 menjadi 111,88. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kenaikan NTP pada subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,88 persen, Hortikultura 3,22 persen, Perkebunan 2,84 persen dan Peternakan 0,72 persen. Sedangkan pada bulan yang sama, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Sumsel mengalami kenaikan sebesar 0,82 persen, yaitu dari 121,59 menjadi 122,59. Dan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Sumsel Februari 2024 sebesar 113,63 atau naik 2,88 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. "Nilai impor Sumsel Januari 2024 mencapai US$221,43 juta, naik 23,62 persen dibandingkan Desember 2023, dan meningkat hingga lima kali lipat jika dibandingkan Januari 2023 dengan nilai US$49,97 juta," jelasnya. Impor migas Januari 2024 senilai US$1,75 juta, turun 6,76 persen dibandingkan Desember 2023, dan juga menurun sebesar 56,18 persen dibandingkan Januari 2023. Namun pada Impor non migas Januari 2024 senilai US$219,68 juta, naik 23,94 persen dibandingkan Desember 2023, dan naik hingga 377,79 persen dibandingkan Januari 2023, sambungnya. "Neraca perdagangan Sumatera Selatan Januari 2024 mengalami surplus US$219,92 juta berasal dari sektor nonmigas US$182,11 juta, dan sektor migas sebesar US$37,81 juta," pungkasnya. Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sumsel, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., Para Kepala BPS Kab/Kota se-Sumsel, dan Para Kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Sumsel Satu-Satunya Provinsi di Pulau Sumatera Capai 100% Pemerintahan Daerah Digital Sumsel
29 Feb 2024 Dilihat 48205x

Sumsel Satu-Satunya Provinsi di Pulau Sumatera Capai 100% Pemerintahan Daerah Digital

Palembang, sumselprov.go.id- Sumatera Selatan dipilih menjadi titik ke-2 roadshow dari lima wilayah yang terpilih, sekaligus tuan rumah Sosialisasi Kriteria Championsship TP2DD Wilayah Sumatera tahun 2024 dan literasi digital untuk percepatan dan perluasan digitalisasi di daerah-daerah seluruh Indonesia, bertempat di The Excelton Hotel Palembang (29/02/2024). Sumatera Selatan pada semester ke-dua tahun 2023 menjadi satu-satunya wilayah di Sumatera yang 100% digital pada sistem pemerintahan daerah. Hal ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi untuk menjadi pemda yang berada pada tahap maju. PJ Gubernur Sumsel, A Fatoni mengungkapkan Sumsel, berdasarkan survei indeks ETPD semester ke-dua tahun 2023, seluruh Pemda atau sebanyak 18 Pemda masuk ke dalam kategori Pemda Digital, hal ini mengalami peningkatan dari semester pertama tahun 2023. "Dengan pencapaian ini menjadi bukti nyata semangat dan komitmen pemerintah daerah di wilayah Sumsel dalam mensukseskan percepatan dan perluasan digitalisasi di daerah" Ujar PJ Gubernur A, Fatoni. A. Fatoni juga mengungkap pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2023 menginjak angka 5,08%, angka ini menjadi yang terbesar kedua di Sumatera melewati angka nasional. Pencapaian tersebut tidak bisa luput dari dorongan percepatan transformasi digital, usai melewati pemulihan kinerja perekonomian pasca covid-19. Selain itu A. Fatoni menghimbau agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah di Sumsel dapat memaksimalkan pengisian Championship TP2DD tahun 2024 dengan sungguh-sungguh, sehingga akan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah. "Championship ini tidak hanya sebuah ajang untuk memberikan penghargaan kepada daerah yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam implementasi digitalisasi, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan komitmen Pemerintah Daerah dan mempercepat implementasi digitalisasi" tegas Fatoni. Dikesempatan yang sama Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Selatan, Ricky Gozali turut mengungkapkan pergeseran perilaku masyarakat yang serba digital mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumsel. "Dimana salah satu aspek yang mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital yaitu melalui sistem pembayaran yang sudah beralih ke digital" Ungkapnya. Sementara itu, Ferry Irawan selaku Ketua Satgas TP2DD mengatakan bahwa TP2DD menargetkan 85% Pemda berada di level digital untuk meningkatkan ekosistem dan percepatan ekonomi, dan Sumsel menjadi satu diantara 3 wilayah yang memegang peran penting untuk peningkatan ekonomi. "TP2DD menargetkan pertumbuhan ekonomi 2024 lebih akseleratif, inklusif dan berkelanjutan. Pada tahun 2024 mencapai 85% pemda berada di level digital, yang akan dicapai melalui penguatan regulasi dan koordinasi. Sumsel memegang peranan penting, karena untuk mencapai ekonomi yang baik tahun 2024 ini berhubungan dengan kesediaan beras, dengan dua point yaitu kombinasi dan pemanfaatan lahan rawa yang case-nya ada di Sumsel. Sehingga akan meningkatkan ekosistem dan percepatan ekonomi." Tutur Ferry Irawan dalam sambutannya. Turut hadir Asisten Deputi Perekonomian Daerah dan Sektor Riil Kemenko Perekonomian, Puji Gunawan, SST. AK., M.B, Direktur Pendapatan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sekaligus Plh. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr. Hendriwan, M.Si, Direktur Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Lydia Kurniawati Christyana, MM, Pj. Walikota Prabumulih, Elman, Pj. Bupati Lahat, Muhammad Farid, Pj. Sekda Empat Lawang, Hepy Safriani dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Agus Fatoni bersama Menko PMK RI Muhadjir Effendy Hadiri Haul Sulthon Auliya Syech Abdul Qodir Al-Jilani di OKU Timur Sumsel
29 Feb 2024 Dilihat 4534x

Pj Gubernur Agus Fatoni bersama Menko PMK RI Muhadjir Effendy Hadiri Haul Sulthon Auliya Syech Abdul Qodir Al-Jilani di OKU Timur

OKU Timur, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy menghadiri Haul Sulthon Auliya Syech Abdul Qodir Al-Jilani. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Tegalrejo, Kecamatan Pelita Jaya, Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) Timur, Rabu (28/2/2024). “Kami mengapresiasi acara yang dilaksanakan setiap tahun, keluarga besar datang dari berbagai daerah, ini menunjukan semangat kekeluargaan, persatuan dan kesatuan begitu kuat di Provinsi Sumsel,” ucap Fatoni. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Menko PMK Muhadjir Effendy MAP di Provinsi Sumsel sekaligus memberikan motivasi dan nasihat yang bisa menjadi pedoman.  “Selamat datang Bapak Menteri, beliau berkeliling merajut silaturahmi, memberikan nasihat kepada kita semua,” kata Fatoni. Fatoni menyebut Provinsi Sumsel merupakan daerah yang berkomitmen dalam menjaga iklim kondusif dibuktikan dengan terselanggaranya pemilihan umum yang berjalan lancar, aman dan damai. Hal ini tentunya berkat kerjamsama seluruh stakeholder termasuk masyarakat. “Terima kasih kepada masyarakat Provinsi Sumsel telah menjaga iklim kondusif, Provinsi Sumsel ini Bapak Menteri dikenal zero konflik, ini kebanggaan bagi kita semua dan akan tetap terus ditingkatkan,” ungkap Fatoni. Sementara itu, mengawali sambutannya Menko PMK Muhadjir Effendy melantunkan salawat Roqqota Aina yang diikuti oleh ribuan jamaah yang hadir. Menurutnya, salawat yang dikumandangkan akan mendatangkan syafaat melimpah bagi mereka. “Kita harus ikhlas mendoakan mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala tetap memberi keselamatan, kita dijauhkan berbagai macam azab, kita semua diberikan kemakmuran dan ruang yang luas untuk selalu beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala,” katanya.  Menko PMK mengakui keberadaan Ponpes Darussalam Tegal Rejo masih tergolong baru dan masih dalam tahap perintisan dengan usia 20 tahun. Dia juga mengimbau pihak pengurus Ponpes Darussalam untuk menambah program studi, membekali para santri dengan ilmu pengetahuan teknologi, di antaranya ilmu STEM (Sains, Teknologi, Engineering dan Matematika). “Untuk pondok pesantren memang terlalu muda, masih perlu perjuangan. Mudah-mudahan pondok pesantren terus berkembang, apalagi santri saat ini ada 700 santri, mudah-mudahan dapat terus bertambah,” jelasnya.  “Santri-santri tidak boleh kalah bersaing, santri harus memiliki pengetahuan yang luas, kami sarankan menambah program studi, jangan hanya program studi marketing. Ditambah juga  ilmu-ilmu kemajuan teknologi bagi para santri. Santri poinnya ada dua pertama menguasai agama, berarti akhlaknya insya Allah lebih baik, juga Insya Allah bisa bersaing,” sambungnya. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sembako oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni serta pemberian sembako secara simbolis oleh Menko PMK Muhadjir Effendy kepada para santri, pengurus pesantren dan juga warga sekitar Pondok pesantren Darussalam Tegal Rejo.  Turut hadir mendampingi Menko PMK RI, antara lain Deputi 1 Bidang Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryantono, Plt. Deputi 3 Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Penduduk Budiono Subambang, Deputi 6 Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Warsito, Bupati Ogan Komering Ulu Timur Lanosin Hamzah dan Wakil Bupati OKU Timur Adi Nugraha Purna Yudha.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.