Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pj Gubernur Sumsel Dorong Percepatan Akses Keuangan Melalui TPAKD di Sumsel Sumsel
28 Mar 2024 Dilihat 846x

Pj Gubernur Sumsel Dorong Percepatan Akses Keuangan Melalui TPAKD di Sumsel

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel selaku Dirjen Bina Keuangan Kemendagri Agus Fatoni melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kementerian Dalam Negeri RI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PKS ini terkait peningkatan literasi keuangan, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen melalui optimalisasi peran tim percepatan akses keuangan daerah di Provinsi Sumsel bertempat di Kantor OJK Regional VII Sumbagsel, Jl. Jenderal Sudirman Palembang, Kamis, (28/3/2024). Agus Fatoni ungkapkan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upaya percepatan akses keuangan daerah dan pembentukan Tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD). TPAKD lahir sebagai tim koordinasi yang sangat penting bagi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan dalam percepatan akses keuangan di daerah, mendukung kemandirian daerah, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di daerah dalam upaya pencapaian tingkat inklusi keuangan sebesar 90% di tahun 2024 sebagaimana telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia. "Perjanjian ini adalah perpanjangan perjanjian sebelumnya dan sebagai upaya pemerintah dan OJK dalam memaksimalkan akses keuangan di daerah," Ujarnya. TPAKD secara aktif telah terlibat dalam usaha ini melalui skema-skema pembiayaan aplikatif yang telah diluncurkan dan diadopsi oleh berbagai daerah di Indonesia Peranan TPAKD terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat "Kemendagri dan OJK juga akan terus melakukan sosialisasi untuk mendorong pemda memperhatikan peningkatan literasi keuangan, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen bersama dari tingkat provinsi sampai ke desa dengan maksimal untuk mengoptimalkan efektivitas tercapainya tujuan ini," Jelasnya. Hal ini juga melibatkan para pelaku usaha dan stakeholder lain melalui optimalisasi kerjasama yang konkrit dengan berbagai upaya nyata. Sementara itu, Kepala Departemen Literasi,  Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK,Aman Santosa mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang dibina oleh kemendagri bersama OJK untuk meningkatkan usaha peningkatan literasi keuangan, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen. "Kemendagri punya jaringan yang luas yang OJK tidak miliki dari Provinsi hingga ke pedesaan bahkan RT dan RW sehingga kalau diberdayakan ini akan memberikan efek yang luar biasa.Jika ini disinergikan maka akan menjadi kekuatan yang luar biasa,"tandasnya. Kolaborasi  harus dibina dengan baik, dengan semua pihak termasuk melibatkan masyarakat dan kita optimis jaringan pemda juga luas ke jaringan industri dan ada jasa keuangan kab/kota hingga ke desa. Diungkapnya, TPAKD telah terbentuk di semua kab/kota dan kalau di Sumsel tinggal 4 kab/kota lagi belum dibentuk dan ini akan ada tindak lanjut lagi. "Tiap kab/kota akan melakukan sosialisasi pelatihan untuk perangkat desa di wilayah tersebut dengan cara mendorong dibentuknya duta literasi keuangan  dari pejabat desa terkait. Harapannya mereka bisa menularkan literasi keuangan kepada masyarakat sekitarnya dengan melibatkan industri keuangan di daerah tersebut,"pungkasnya. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel. 

Baca Detail
Pemprov Sumsel Gelar Rapat Persiapan Gerakan Hari Bersih Nasional Sumsel
28 Mar 2024 Dilihat 651x

Pemprov Sumsel Gelar Rapat Persiapan Gerakan Hari Bersih Nasional

Palembang, Sekda Sumatera Selatan, menggelar rapat gerakan hari bersih nasional Bagian Program Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi yang merupakan kegiatan puncak dari peringatan hari Air Internasional dengan pemilihan lokasi pada wilayah sekitaran titik sungai, bertempat di Ruang Rapat Bina Praja ( Kamis, 28/03/24)       Wilayah disekitaran titik sungai dipilih sebagai lokasi agenda Aksi bersih nasional yang akan dilaksanakan pada 20 April 2024 mendatang guna merevitalisasi wilayah yang belum terawat di Sumatera Selatan. Sementara pemilihan lokasi pelaksanaan akan di putuskan bersama dengan Pemerintah Kota Palembang. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Ir. S.A. Supriono menyebutkan bahwa dalam tahap pelaksanaan yang utama harus dilakukan ialah mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat teredukasi mengenai kebersihan.                                              “Sebelum pelaksanaan gerakan hari bersih nasional ini yang harus kita lakukan ialah mensosialisasikan kepada masyarakat. Agar masyarakat sebelum menjalankan aksi ini paham dan teredukasi tentang kebersihan. Adanya sarana yang menunjang pun tidak akan cukup jika masyarakatnya tidak memiliki pemahaman yang cukup “ ujar SA Supriono, selaku Sekda Sumsel Dalam pelaksanaan kegiatan ini sekda menekankan bahwa peranan komunitas yang memang sudah terjun dan bergerak secara langsung serta masyarakat yang berada pada wilayah itu sendiri menjadi penting selain dengan dukungan dari TNI, Polri, serta seluruh OPD yang juga turut dilibatkan. Sekda sumsel juga turut menyampaikan harapannya bahwa acara yang akan di laksanakan menjadi berkelanjutan untuk Indonesia bersih yang bertahan lama dan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk wilayah yang bersih. Sehingga tidak hanya sampah organik dan anorganik tetapi juga mengenai sampah air. Seperti air sabun, minyak yang digunakan oleh rumah tangga. “Saya harap semoga kegiatan ini tidak hanya sesaat sebagai seremoni saja dan semoga bisa berkelanjutan untuk Indonesia bersih. Serta melalui program ini menjadi langkah awal untuk wilayah yang bersih. Ketika gerakan ini berhasil kita juga harus memperhatikan sampah dari air sabun yang digunakan oleh rumah tangga.” ujar SA Supriono Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air,  Kepala Dinas Kehutanan,  Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kepala OPD lainnya.

Baca Detail
Tingkatkan Kualitas SDM , Pemprov Sumsel Gelar Bimtek Penyusunan Renbis dan RKA BUMD di Wilayah Sumsel Sumsel
27 Mar 2024 Dilihat 1005x

Tingkatkan Kualitas SDM , Pemprov Sumsel Gelar Bimtek Penyusunan Renbis dan RKA BUMD di Wilayah Sumsel

Palembang. Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni membuka bimbingan teknis Penyusunan Rencana Bisnis (Renbis) dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang di ikuti unsur pemerintah daerah dan BUMD yang ada di wilayah Sumsel, berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (27/3/2024). Bimtek tersebut digelar melalui kerjasama Pemprov Sumsel dengan Kementerian Dalam Negeri dan Lembaga Pengkajian dan Penerapan Ilmu Administrasi (LPPIA) Fakultas Ilmu Adminitrasi Universitas Indonesia, dihadiri langsung oleh Direktur BUMD, BLUD dan BMD Kemendagri, Yudia Ramli dan Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Chandra Wijaya, Mm.Si., MM., serta para narasumber lainnya. Pj Gubernur  Sumsel Agus Fatoni menyampaikan apresiasi kepada peserta bimtek dari BUMD yang terus bersemangat menempa ilmu walaupun pada bulan puasa saat ini. Menurut Fatoni, BUMD ini selain berorientasi untuk memperoleh keuntungan, di internalnya juga perlu banyak dibenahi. Namun, ada juga yang berkontribusi cukup besar dengan bidang yang bermacam-macam seperti Bank daerah yang terus berkembang. "Pada BUMD rencana bisnis yang berkualitas masih belum banyak sehingga melalui Bintek ini diharapkan SDM yang ada di BUMD dapat terus meningkatkan kualitasnya," harapnya. Agus Fatoni menegaskan, ada beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian diantaranya BUMD harus fokus pada teknologi informasi, penguatan tatakelola perusahaan yang baik, meningkatkan sumber daya, sinergi, inovasi, positioning dan lainnya. "BUMD ini harus beradaptasi dengan teknologi, selain itu juga penguatan permodalan jangan hanya tergantung dengan pemerintah daerah. Kemudian program inovasi serta memiliki produk unggulan," lanjut Fatoni. Direktur BUMD, BLUD dan BMD Kemendagri, Yudia Ramli mengharapkan seluruh BUMD dapat berinteraksi dan terkoneksi dengan E-BUMD yakni sistem aplikasi yang berisi data-data dan Informasi Badan Usaha Milik Daerah BUMD di Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten /Kota di Seluruh Indonesia. "Di Sumsel ini BUMD sudah terdata akan tetapi masih banyak yang belum terkoneksi dengan E-BUMD," ujar Yudia Ramli. Turut hadir Kepala Bapenda Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel, H. Henky Putrawan serta para kepala OPD Provinsi Sumsel lainnya.

Baca Detail
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445, Pemprov Sumsel Gelar Pasar Murah dan Kriya Sriwijaya Ramadhan Sale 2024 Sumsel
27 Mar 2024 Dilihat 802x

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445, Pemprov Sumsel Gelar Pasar Murah dan Kriya Sriwijaya Ramadhan Sale 2024

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni diwakili Ketua Harian Dekranasda Sumsel, Dra. Hj. Neng Muhaiba, MM membuka pasar murah bagi masyarakat sumsel, kali ini (Rabu, 27/3) Pasar Murah digelar oleh Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan dihalaman Kriya Sriwijaya Palembang. Dalam kesempatan itu dibuka juga Kriya Sriwijaya Ramadhan Sale 2024 yang diselenggarakan oleh Dekranasda Sumsel dalam rangka menyambut Hari Raya idul fitri 1445 H yang digelar dari tanggal 25 Maret s/d 03 April 2024. Menurut Neng, produk - produk yang dijual di Kriya Sriwijaya mendapatkan diskon hingga 50% selama periode tersebut. Pada kesempatan itu juga disampaikan Permohonan maaf dari Bapak Pj. Gubernur Sumsel, Agus Fatoni yang berhalangan hadir untuk membuka kegiatan hari ini yang disebabkan adanya agenda mendadak rapat bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian. Ia juga menjelaskan bahwa Gerakan Pasar Murah merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka memperhatikan rakyatnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dibulan suci Ramadhan, dimana sering terjadinya kenaikan harga. "Semoga kegiatan ini dapat membantu bapak/ibu sekalian dalam rangka menjalankan bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri, semoga semua mendapat bagian untuk belanja beras", ucapnya. Adapun komoditi yang dijual pada Pasar Murah tersebut diantaranya Beras, Minyak Goreng, Gula, Daging Sapi, Daging Kerbau, Bawang Putih, Bawang Merah, Cabai, Daging Ayam, Sayur Mayur dan komoditi kebutuhan pokok lainnya. Turut hadir Ketua Bidang III TP PKK Prov. Sumsel, Desy Kasnayati Edward Chandra dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Simak Arahan Mendagri Dalam Rakor Pelaksanaan Pilkada dan Tata Kelola Pemda Sumsel
27 Mar 2024 Dilihat 686x

Pj Gubernur Sumsel Simak Arahan Mendagri Dalam Rakor Pelaksanaan Pilkada dan Tata Kelola Pemda

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Isu-Isu Strategis terkait Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda) secara virtual, diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bertempat di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Rabu, (27/3/2024). Dalam kesempatan itu, Mendagri  Tito Karnavian, menyampaikan beberapa hal yang  terkait situasi terkini dan akan datang serta perlu diantisipasi, ada yang bersifat pokok dan umum. "Saya minta rekan-rekan melaksanakan tugas ini dengan baik karena rekan-rekan bertugas mengisi kekosongan tanpa mengurangi ketegasan sebagai pemimpin agar program pembangunan dan layanan publik tetap berjalan. Sehingga perilaku Saudara juga harus menyesuaikan dengan tujuan ini,"tegasnya. Prinsip ini diminta Tito menjadi basis para Penjabat Kepala Daerah yang ditugaskan dalam menentukan langkah dan tujuan. Hilangkan pikiran untuk kepentingan diri sendiri, jaga jangan sampai terlibat kasus hukum, dan kerjakan tugas dengan baik. "Penjabat Kepala Daerah harus dapat menjadi role model bagi para kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2024, selesaikan masalah-masalah yang ada sesegera mungkin jangan sampai melebar, "Tandasnya. Termasuk dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, arus mudik dan arus balik, ketersediaan bahan pokok, keamanan hari raya, Dan bencana alam. Sebelumnya dalam Rakor ini, Sekjen Kemendagri, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si., menjelaskan kegiatan ini dilakukan dalam rangka menuju Pilkada serentak. Diungkapnya, Penjabat ditunjuk untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menuju pilkada. Masa jabatan Penjabat maksimal 1 tahun dan bisa diperpanjang 1 tahun lagi sesuai kebutuhan. "Rekan-rekan yang bertugas diharapkan memberikan makna program strategis nasional dapat terdukung dengan baik dan hal ini dirasa sangat mendukung,"ujarnya. Dalam skala evaluasi, sistem pemerintahan yang terus berjalan juga terus dilakukan pengujian mana yang lebih cepat untuk menuju kesejahteraan rakyat. Dan mana yang lebih cepat menuju terwujudnya program strategis nasional. "Kinerja penjabat di Indonesia mencerminkan Presiden dan Mendagri. Begitu juga dengan prestasi-prestasi yang ada di lapangan," pungkasnya.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Serahkan  Penghargaan Atas Prestasi Atlet dan Pelatih PORWIL Sumatera XI Tahun 2023 Sumsel
27 Mar 2024 Dilihat 983x

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Serahkan Penghargaan Atas Prestasi Atlet dan Pelatih PORWIL Sumatera XI Tahun 2023

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni serahkan secara simbolis penghargaan berupa uang bonus kepada para Atlet dan Pelatih yang telah berjuang di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XI tahun 2023. Bonus ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan untuk prestasi para atlet dan pelatih yang telah berhasil meraih medali di Porwil 2023, bertempat di Griya Agung, Rabu (27/3/2024). "Selamat untuk para atlet adik-adik sekalian dan para pelatih yang telah berjuang dan mengukir prestasi pada Porwil di Riau kemarin sehingga dapat mengharumkan nama Sumsel, tentu kami dari Pemprov memberikan bonus ini sebagai bentuk penghargaan serta apresiasi dan tentu kami bangga,  haru dan senanh akan hal ini, kata Fatoni. Fatoni mengatakan Pemprov Sumsel akan terus memberikan dukungan dan suport terhadap kemajuan prestasi olahraga di Sumsel. "Prestasi yang dihasilkan oleh seluruh official atlet, pelatih dan kontingen di Porwil kemarin merupakan kerja keras maka itu Pemerintah Provinsi terus mendukung, memabantu dan mensuport untuk mendorong kemajuan prestasi olahraga yang ada di Sumsel ini," ungkapnya. Menurut Fatoni capaian yang diraih oleh para atlet asal Sumsel di Porwil 2023 di Riau kemarin bukanlah hal yang terakhir, oleh karenanya Fatoni berharap para atlet terus meningkatkan potensi diri, berlatih lebih giat agar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh mendatang Sumsel bisa lebih berprestasi lebih tinggi lagi. "Perjuangan masih panjang, perjuangan bukan hanya pada pertandingan saja atau saat di arena namun perjuangan dilakukan setiap saat dan waktu. Kedepan adik-adik akan ikut tanding di PON oleh karena itu ini perlu kita siapkan secara matang dan konsisten, tentu ini bukan hanya tugas KONI dan Dispora saja tapi ini semua tanggung jawab kita semua yang ada disini," ujarnya. Dalam kesempatan ini juga Fatoni mengingatkan para atlet untuk menjunjung tinggi suportifitas, menjaga kedisipilan dan konsisten untuk menjadi atlet yang berprestasi dan profesional. "Saya yakin para atlet yang berjiwa juang sejati memiliki dispilin dan konsisten yang tinggi bukan hanya mengejar bonus saja namun juga nilai-nilai sportifitas perlu kita junjung tinggi, selalu tanamkan semangat pantang meyerah  Kalau kita berprestasi tentu yang mendapatkan keuntungan diri kita sendiri, keluarga kita, Naerah hingga Negara," tambahnya. Lebih jauh Fatoni mengatakan, banyak pihak yang akan mendukung para atlet asal Sumsel bisa terus meraih prestasi baik ditingkat Nasional maupun Internasinal. "Disini ada Forkooimda dan instansi terkait yang akan terus memberikan perhatian kepada para atlet yang ada di Sumsel agar adik-adik sekalian dapat terus berjuan meraih prestasi. Bonus yang diberikan tentu belum seberapa jika mengingat perjuangan kalian namun setidaknya ini dapat memberi semangat untuk lebih giat lagi," ujarnya. Diakhir arahannya, Fatoni berharap para atlet dan pelatih tidak cepat puas atas yang telah diraih. Oleh karena itu ia berharap ada evaluasi karena menurutnya prestasi dibidang olahraga merupakan perjuangan yang mulia sehingga harus terus ditingkatkan. "Sekali lagi atas nama Pemprov Sumsel dan masyarakat selamat untuk para atlet yang telah meraih prestasi diraih sampai jumpa diprestasi selanjutnya. Karena olahraga ini merupakan perjuangan yang mulia saya harap ada evaluasi apa yang kurang, apa yang kita lakukan selama ini," tandasnya. Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Rudi Irawan dalam laporannya mengatakan bonus tunjangan untuk para atlet dan pelatih yang telah berhasil meraih prestasi di Porwil 2023 dibagikan kepada atlet yang meraih medali Emas, Perak, Perunggu. "Melalui Surak Keputusan Gubernur Sumsel No:143/KPTS/Dispora/2024 tentang pemberian bonus Atlet dan Pelatih Porwil maka diberikan bonus sebanyak Rp. 32.000.000 untuk peraih medali emas perorangan, medali perak perorangan Rp. 20.000.000 dan medali perunggu perorangan sebesar Rp. 10.000.000 sedangkan untuk atlet beregu 1-5 orang yang meraih medali emas mendapatkan bonus sebesar Rp. 35.000.000, medali perak Rp. 25.000.000 dan medali perunggu Rp. 15.000.000," paparnya. Sedangkan untuk kriteria atlet beregu yang terdiri dari 6-10 orang mendapatkan bonus Rp. 45.000.000 untuk medali emas, medali perak beregu Rp. 30.000.000 dan medali perunggu mendapatkan Rp. 17.500.000. Dilanjutkan dengan atlet bergu yang berjumlah 11 orang lebih mendapatkan bonus Rp. 70.000.000 untuk peraih medali emas, Rp. 35.000.000 untuk peraih perak, dan Rp. 20.000.000 untuk peraih medali perunggu. "Untuk para pelatih ada tiga kategori diantaanya Rp. 10.000.000, Rp. 6.000.000 dan Rp. 4.000.000, bonus yang diberikan ini juga sudah ditransfer ke rekening masing-masing Alhamdulillah diserahkan sebelum Idul Fitri sesuai intruksi Pak Gubernur," tegasnya. Rudi mengatakan pada Porwil tahun 2023 lalu, Provinsi Sumsel mengirimkan 176 atlet termasuk para pelatih dan Sumsel menduduki peringkat ke 4. Peringkat ini meningkat dari tahun 2019, dimana Sumsel saat itu menduduki peringkat ke 9. "Dengan perjuangan dan semangat para pelatih Sumsel berhasil berada diperingkat ke 4 pada kegiatan tersebut, inu juga atas dorongan dan semangat dari Pemerintah Sumsel dan Bapak Gubernur sehingga kita dapat meraih 15 medali emas yang terdiri dari 10 medali perorangan, 5 medali emas beregu, kemudian untuk medali perak kita berhasi meraih 28 medali perak yakni 19 perorangan, 8 orang beregu dan 1 medali perak, untuk medali perunggu berhasil diraih 15," pungkasnya.

Baca Detail
Apresiasi Kabupaten/Kota yang Perhatikan Perlindungan Pekerja, Pj Gubernur Agus Fatoni Serahkan Penghargaan Paritrana dan Canangkan GPPRS Sumsel
26 Mar 2024 Dilihat 590x

Apresiasi Kabupaten/Kota yang Perhatikan Perlindungan Pekerja, Pj Gubernur Agus Fatoni Serahkan Penghargaan Paritrana dan Canangkan GPPRS

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menyerahkan Penghargaan Paritrana (Paritrana Award) Tahun 2023 kepada Para pemenang yang terpilih melalui seleksi oleh Tim Penilai yang diketuai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs H Edward Chandra, MH. Paritrana Award merupakan Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tingkat Provinsi. "Di Sumsel telah tercover sebanyak 1,1 juta yang telah terlindungi. Masih banyak  yang belum terlindungi maka kita harus bekerja sama agar semua pekerja di Sumsel dapat terlindungi. Maka kita perlu menyusun rencana dan strategi dalam mengoptimalkan pekerjaan ini, dalam kesempatan ini kita juga canangkan Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan Serentak Se Sumsel agar optimalisasi perlindungan tenaga kerja di sumsel baik yang formal maupun informal semuanya dapat tercover jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan", tuturnya dalam sambutan. Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggara kegiatan dan tim penilaian yang telah melaksanakan kegiatan tersebut, dan penyelenggaraannya tidak kalah dengan acara ditingkat nasional. "Saya mengucapkan terimakasih kepada dewan juri telah bekerja keras dalam menentukan pemenang penerima penghargaan. Semoga pemenang yang nantinya akan mewakili sumsel ditingkat nasional dapat mengharumkan nama sumsel", ucapnya. Dilanjutkannya bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan semua pihak yang telah memperhatikan para pekerja di Sumsel . Selain menyerahkan penghargaan, Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni juga menyerahkan santunan kepada anggota BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja hingga menyebabkan kematian. Santunan tersebut diserahkan kepada anggota keluarga dan ahli waris diantaranya a.n Devi Fitrawandi sebesar Rp352.291.580, kepada ahli waris a.n Dori sebesar Rp401.256.770, dan Rp939.573.634 kepada keluarga Margareta Simanjutak. Berkaitan hal tersebut A. Fatoni mengatakan bahwa pentingnya perlindungan sosial untuk dilakukan terhadap Para Pekerja, karena jika terjadi kecelakaan kerja yang tidak diinginkan maka keluarganya bisa menerima manfaat dari program perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. "Kita juga tadi menyaksikan penyerahan santunan, ini bukti bahwa betapa penting perlindungan itu. Jika kepala keluarga yang bekerja terkena kecelakaan maka keluarganya terlindungi dan mendapatkan santunan", ungkapnya. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhyidin mengatakan bahwa setiap pekerja memiliki resiko dalam bekerja, utamanya resiko kecelakaan kerja. "Jika seorang pekerja mengalami kecelakaan dan biayanya ditanggung sendiri inikan memakan biaya yang bisa berdampak pada ekonomi pekerja. Maka dari itu BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan solusi bagi permasalahan tersebut, agar semua bentuk kecelakaan kerja dapat kita tanggung semua biayanya melalui jaminan sosial pekerja", tuturnya. Dilanjutkannya BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan penyelenggara akan selalu akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh anggota jaminan sosial. "Jika ada anggota yang meninggal, maka biaya uang jaminan dapat diberikan sebelum jenazah dimakamkan ini komitmen kita yang akan kita laksanakan di sumsel ini", ujarnya. Dirinya juga mengucapkan selamat kepada semua yang hari ini mendapatkan penghargaan, menurutnya para penerima penghargaan merupakan orang - orang baik yang peduli dengan para pekerja untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial. "Kami juga mengapresiasi kepada pemprov sumsel dan kab/kota yang mendukung penuh implementasi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap kedepan semua pekerja dapat terlindungi dengan program ini", tuturnya. Ia juga menjelaskan Penghargaan Paritrana Award Tahun 2023 dilakukan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada Kabupaten/Kota dan Pelaku Usaha di wilayahnya yang telah berusaha maksimal mewujudkan Universal Coverage dan meningkatkan kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta ajang peningkatan Awardnes Kepala Daerah dan hubungan baik dengan Pemerintah Daerah maupun stakeholders lainnya untuk dapat memberikan jaminan sosial kepada para pekerja yang ada di daerah masing - masing. Sementara Ketua Tim Penilaian yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumsel, Drs. H. Edward Chandra, MH menyampaikan bahwa ada 20 pemenang yang diberikan penghargaan terdiri dari beberapa kategori diantaranya Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, Kategori Badan Usaha Sektor Keuangan, Kategori Badan Usaha Sektor Perdagangan dan Jasa, Kategori Badan Usaha Sektor Pertambangan, Manufaktur, dan Kontruksi, Kategori Badan Usaha Sektor Peternakan, Perkebunan, dan Perikanan, Kategori Badan Usaha Sektor Pendidikan, Kategori Pemerintah Desa/Kelurahan dan terakhir Kategori Badan Usaha Skala Kecil dan Mikro. "Semoga penyerahan penghargaan ini dapat meningkatkan peran serta aktif Pemerintah kab/kota dan pemerintah kelurahan/desa dan badan usaha untuk coverage para pekerja untuk menerima jaminan sosial. Serta memperluas kebermanfaatan BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi resiko warga miskin baru akibat kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian", ucapnya. Turut hadir Ketua Komisi 5 DPRD Prov. Sumsel, Susanto Ajis, SH, Kepala Perwakilan BPKP Prov. Sumsel, Sofyan Antonius, Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, Pj. Bupati Musi Banyuasin, Drs. H. Apriyadi, M.Si, Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Optimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak di Sumsel, Fatoni Dorong Kab/Kota Dukung UPTD PPPA di Daerah Sumsel
26 Mar 2024 Dilihat 1745x

Optimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak di Sumsel, Fatoni Dorong Kab/Kota Dukung UPTD PPPA di Daerah

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 bertempat di Ballroom Hotel Beston Palembang, Selasa, (26/3/2024). Fatoni katakan kegiatan ini akan membahas tentang kebijakan yang telah lalu dan yang akan datang, evaluasi kinerja yang sudah dilakukan, penganggaran, dan solusi dari setiap masalah yang dihadapi. Dan dihadiri dengan berbagai narasumber yang mumpuni dalam bidangnya. "Dalam upaya optimalisasi PPPA, saya harapkan kab/kota untuk membantu dan mendukung UPTD PPA yang ada di daerahnya. Sehingga pelaksanaan kegiatan perlindungan anak dan perempuan dapat ditangani bersama dengan baik," Ujarnya. Disamping itu, Upaya PPPA perlu didukung bappeda. Dengan kehadiran bersama di pertemuan ini akan ada arahan pak deputi dan narasumber lainnya agar kita memahami terkait program dan kegiatan yang bisa kita lakukan dan cara mengatasi masalahnya dan memberi pengetahuan sehingga tugas kita bisa lebih maksimal lagi. "Untuk kualitas SDM yang lebih baik maka dibutuhkan perempuan berkualitas. Karena laki-laki berkualitas membuat perempuan berkualitas dan akhirnya akan membuat anak berkualitas,"ujarnya. Peningkatan kualitas anak bisa dimulai dari makanan, karakter dan akhlak sehingga adanya PPPA berperan untuk membuat anak dan perempuan yang lebih berdaya. "Pemberdayaan harus dilakukan orang yang berdaya. Kita bisa mendukung PPPA dengan penyediaan anggaran dan berbagai kebijakan untuk membuat perempuan lebih berkreativitas,"katanya. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemprov Sumsel juga sudah mencanangkan lima program prioritas yaitu penanganan karhutla, persiapan pilkada, inflasi, stunting dan menurunkan kemiskinan ekstrem. "Pemprov Sumsel sudah mencanangkan kegiatan-kegiatan yang berpihak ke perempuan dan anak. Antara lain penanganan stunting serentak se-Sumsel melalui program orang tua angkat. Peran wanita juga sangat penting didukung PKK dan Posyandu dalam memenuhi gizi anak,"tandasnya. Fatoni mengajak semua pihak untuk menyamakan visi dan misi serta persepsi dalam perencanaan serta evaluasi kinerja sehingga program yang ada dapat tepat sasaran seperti diharapkan. Kadis PPPA, Fitriana, S.Sos., M.Si., melaporkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi kaum perempuan untuk membentuk jati dirinya secara proporsional dan bertanggungjawab, dengan memperluas aksesibilitas, memperkuat partisipasi, peran, kontrol, serta memberikan ruang seluas-luasnya untuk mengenyam manfaat pembangunan dari seluruh aspek kehidupan. "Berbagai upaya juga dilakukan semaksimal mungkin untuk melaksanakan perlindungan terhadap perempuan dan anak, pemenuhan hak anak serta mewujudkan sistem data gender dan anak sebagai dasar perencanaan kebutuhan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang bermuara kepada ketercapaian kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara," Jelasnya. Dalam kesempatan itu, disampaikannya juga capaian pembangunan penyelenggaraan urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2023 yang terindikasi sangat baik. Turut hadir Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA, Nahar, DH., Secara virtual, Karo perencanaan dan keuangan kementerian PPPA, Ir. Destri Handayani, SE., Para ketua organisasi wanita Sumsel dan Para Kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni Buka Pasar Murah BPKP Sumsel, Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan Sumsel
26 Mar 2024 Dilihat 991x

Pj Gubernur Fatoni Buka Pasar Murah BPKP Sumsel, Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Palembang. Pj Gubernur Sumsel, A. Fatoni didampingi Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumsel, Sofyan Antonius membuka Operasi Pasar Murah Serentak Se Sumsel yang digelar di halaman kantor BPKP Perwakilan Sumsel yang beralamat di Jl. Bank Raya No.2, Demang Lebar Daun, Palembang. Mengawali sambutannya A. Fatoni mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada BPKP Perwakilan Sumsel atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga bersyukur BPKP Perwakilan Sumsel menjadi Kantor Perwakilan pertama di Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan operasi pasar murah. "ini pertama dilakukan oleh Kantor Perwakilan BPKP di Indonesia. Semoga apa yang dilakukan BPKP Sumsel dapat menjadi contoh bagi kantor perwakilan lainnya untuk menggelar kegiatan serupa dalam rangka menangani dan mencegah inflasi di Indonesia", tutur A. Fatoni membuka sambutannya. Dilanjutkannya bahwa Pemprov Sumsel akan menggelar Operasi Pasar Murah secara terus - menerus yang dilaksanakan disetiap hari senin, selasa dan kamis secara serentak di 17 Kab/Kota dengan tujuan untuk pengendalian inflasi di Sumsel serta menjaga harga pangan bisa tetap terjangkau oleh masyarakat, sehingga mereka dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga murah dan mudah untuk diakses. "Oleh karena itu disampaikan kepada warga sumsel agar memantau dan memonitor dimana lokasi pasar murah selanjutnya akan diselenggarakan dan bapak/ibu, masyarakat dapat menyesuaikan untuk bisa belanja disana", ucapnya. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga pangan menjelang hari raya Idul Fitri karena selain ada Operasi Pasar Murah, Pemprov Sumsel juga memiliki Toko Kepo (Kebutuhan Pokok) untuk menyediakan bahan pangan dengan harga murah setiap harinya dan masyarakat dapat berbelanja pada toko tersebut. "Apalagi saat ini menjelang idul Fitri harga akan melonjak, tentunya kami akan terus melakukan pasar murah hingga hari raya nanti dan tetap akan kami laksanakan meskipun idul Fitri telah berakhir. Selain itu, setiap harinya kita juga ada toko kepo dimana masyarakat dapat bisa mendapatkan harga pangan murah di sana. Toko Kepo ini juga akan diperluas jangkauannya agar seluruh masyarakat dapat terbantukan", ujar A. Fatoni. Selain itu dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 H, A. Fatoni mengungkap bahwa Pemprov Sumsel memiliki program mudik gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bertemu sanak keluarga di kampung halaman, dimana pendaftarannya telah dibuka sejak 25 maret 2024. "kami juga menyediakan mudik gratis untuk seluruh masyarakat sumsel menggunakan kereta api dan bus. Bapak/Ibu bisa memanfaatkan program ini agar bisa bertemu keluarga yang ada di desa atau kampung. Dan ini telah dibuka pendaftarannya", ungkap A. Fatoni. Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Sumsel, Sofyan Antonius mengungkap bahwa harga komoditi pangan beranjak naik dibulan Ramadhan yang menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat dan memicu meningkatnya angka inflasi di Sumsel. Berkaitan hal tersebut, ia mengatakan bahwa upaya pemerintah dalam mengendalikannya dengan melakukan operasi pasar murah untuk menekan angka inflasi dibawah satu digit serta memberi akses murah kepada masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi bahan pokok mereka dengan harga terjangkau dan tepat sasaran. "Kami juga merasa bangga karena BPKP dapat menjadi tempat dilaksanakannya pasar murah ini dan ini merupakan kegiatan yang pertama dilakukan oleh Kantor Perwakilan di Indonesia. Kami juga Mengucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya operasi pasar murah ini, khususnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan", tuturnya dalam sambutan. Setelah dibukanya kegiatan pasar murah tersebut terlihat antusias masyarakat cukup tinggi untuk berbelanja. Salah satu warga mengaku sangat terbantukan dengan adanya operasi pasar murah tersebut, ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni yang telah menginisiasi gerakan pasar murah serentak se sumsel. Berikut beberapa komoditas yang tersedia pada pasar murah yang diselenggarakan diantaranya Beras Rp50.000/50Kg, Telur Rp25.000/Kg, Gula Pasir Rp13.000/Kg, Minyak Rp13.000/Liter, Bawang Putih Rp25.000/Kg, Bawang Merah Rp12.500/Kg, dan Cabe Merah Rp20.000/Kg. Dan masih banyak komoditas lainnya yang disediakan disana. Turut hadir Kepala Bulog Wilayah Sumsel dan Bangka Belitung, Mohammad Alexander, Ketua Satgas Pangan Polda Sumsel, Kombes Pol Bagus Suropratomo, Dirut PT. Jamkrida Sumsel, H. Irwansyah dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.