Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pj Gubernur Sumsel Fatoni Tebar Kebahagiaan Bersama 1.445 Yatim Piatu Sumsel
05 Apr 2024 Dilihat 676x

Pj Gubernur Sumsel Fatoni Tebar Kebahagiaan Bersama 1.445 Yatim Piatu

Palembang. Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni dibulan suci ramadhan yang penuh berkah ini (kamis, 4/4) menggelar kegiatan Senyum 1445 H Yatim Piatu bersama Pj. Gubernur Sumsel di Masjid Jami Tjik Luwi Al Murhaniah Talang Jambe Palembang. Didalam kesempatan itu, A. Fatoni menyerahkan secara simbolis santunan kepada anak yatim piatu yang berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut. "Hari ini kita berkumpul untuk berbagi agar adik - adik semua bisa sama - sama merasakan nikmatnya puasa dan dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri", ucap A. Fatoni dalam sambutannya. Ia juga menghimbau agar anak - anak yatim piatu yang hadir harus terus banyak belajar dan mengaji agar nantinya kesuksesan dapat diraih oleh mereka. "Adik - adik teruslah memperbaiki diri dan perbanyak ibadah serta teruslah belajar dan tingkatkan ibadah agar nantinya kalian sukses", ungkapnya. Diakhir sambutannya, A. Fatoni mengajak anak - anak yatim piatu untuk berdoa bersama meminta agar kegiatan tersebut diridhoi oleh Allah SWT, serta doa semoga selalu diberikan kesehatan, sukses dan panjang umur serta bahagia dunia dan akhirat. "Mari kita saling mendokan agar kita semua sehat, sukses dan panjang umur. Dijauhkan segala macam ketakutan dan kekhawatiran, dijauhkan dengan orang - orang yang zalim dan bahagia didunia dan akhirat. Selamat berpuasa, selamat menunaikan ibadah, semoga keimanan kita makin meningkat dan kita dipertemukan dibulan suci ramadhan tahun depan", tuturnya mengakhiri sambutan. Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Masjid Jami Tjik Luwi Al Murhaniah, Ir. Deliar Marzoeki, MM. IPM yang juga sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumsel menyampaikan bahwa setidaknya ada 998 anak yatim piatu yang hadir dalam kesempatan tersebut. Ia juga melaporkan bahwa ada 1.445 anak yatim piatu yang diberikan santunan oleh Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni dalam acara tersebut, adapun bantuan yang diberikan diantaranya Sarung, Mukenah, Paket Berbuka Puasa dan Uang Santunan. "Hari ini, Bapak gubernur menyerahkan 2 Ton Beras untuk dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu disekitar masjid jami ini dan 1445 yatim piatu yang diberikan santunan. Dimana hari ini kita hanya hadir 998 anak yatim piatu, sisanya akan kita berikan secara door to door", ungkap Deliar memberikan sambutan. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni Simak Laporan Pansus DPRD Sumsel terhadap LKPJ TA 2023 Sumsel
05 Apr 2024 Dilihat 570x

Pj Gubernur Fatoni Simak Laporan Pansus DPRD Sumsel terhadap LKPJ TA 2023

Palembang. Penjabat Gubernur Sumatera Selatan Andi Fatoni hadir sekaligus menyimak hasil laporan Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2023 dalam Rapat Paripurna LXXXI (81) DPRD Sumsel, Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (04/04/2023). Ketua DPRD Sumsel, R.A Anita Noeringhati memimpin rapat Paripurna LXXXI menyampaikan ada lima pansus yang menyampaikan laporan dimana sebelumnya telah dilakukan kajian dan penelitian secara seksama bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja masing-masing Pansus. Secara keseluruhan lima Pansus DPRD Provinsi Sumsel melalui masing-masing Juru Bicara (Jubir), Pansus 1 Antoni Yuzar, Pansus 2 Hj. Nurhilyah, Pansus 3 Nyimas Sarah, Pansus 4 Hj. Meli Mustika dan Pansus 5 Herman dapat menerima dan memahami LKPJ Gubernur Sumsel tahun anggaran 2023. "Setelah melaksankan pembahasan dan penelitian secara seksama terkait LKPJ Gubernur Sumsel tahun anggaran 2023 maka kami dari pansus 1 DPRD Sumsel dapat menerima dan memahami keterangan pertanggung jawaban tahun anggaran 2023 dan OPD mitra kerja pansus 1 juga telah melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan visi dan misi kepala daerah," kata Antoni Yuzar Jubir Pansus 1. Sementara itu Pansus 2 mengatakan OPD mitra kerja dari Pansus 2 sudah maksimal melaksanakan kinerja dan tugas dengan baik. "Dalam melaksanakan tugas pokok mitra pansus 2 yakni OPD terkait sudah menjalankan tugas dengan baik hal ini dilihat dari capaian program yang tepat sasaran," ujar Nurhilyah. Sementara itu pimpinan Rapat Paripurna LXXXI DPRD Sumsel, Anita Noeringhati mengatakan hasil penelitian ini mencangkup rekomendasi-rekomendasi khusus untuk peyelenggara program pemerintahan di Sumsel. "Pembahasan dan penelitian dari kelima pansus ini pada intinya berisikan catatan-catatan strategis serta saran, masukan atau koreksi terhadap berbaga program kegiatan penyelenggara program di Pemerintahan," katanya. Anita juga menyebut usai Rapat Paripurna LXXXI akan membentuk tim perumus untuk menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada Kepala Daerah dalam bentuk rekomendasi DPRD Sumsel. "Tim perumus rekomendasi akan mengkompilasi serta menyusun rekomendasi LKPJ tersebut berdasarkan hasil pembahasan dan penelitian pansus-pansus, dimana selanjutnya rekomendasi DPRD Sumsel tersebut akan langsung disampaikan kepada kepala daerah dalam Rapat Paripurna yang akan berlangsung pada Senin 22 April 2024 mendatang," tandasnya. Dalam Rapat ini Pj Gubernur Sumsel didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Ir. S.A Supriono dan para Kepala OPD dilingkungan Provinsi Sumsel. Turut hadir Forkopimda mewakili dan Para Kepala OPD Prov Sumsel.

Baca Detail
Paparan Kinerja 10 Indikator Prioritas Pj Gubernur Sumsel A. Fatoni Diapresiasi Tim Evaluasi Kemendagri Sumsel
04 Apr 2024 Dilihat 880x

Paparan Kinerja 10 Indikator Prioritas Pj Gubernur Sumsel A. Fatoni Diapresiasi Tim Evaluasi Kemendagri

Jakarta - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni memaparkan capaian Kinerja 10 Indikator Prioritas Periode 2 Januari-2 April 2024 (Triwulan II) dalam kegiatan Evaluasi Kinerja Pejabat Kepala Daerah Bulan April-Mei 2024 di Gedung Inspektorat Jendral (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Rabu (3/4/2024). Paparan Kinerja 10 indikator prioritas A. Fatoni ini mendapat apresiasi sebagian  besar tim evaluasi Kemendagri. Ditemui usai menyampaikan paparannya, Fatoni mengatakan bersyukur karena sebagian besar evaluator menyampaikan apresiasi terhadap paparannya. Hal itu menurutnya tak lain merupakan hasil kinerja yang baik selama inj dari semua pihak. "Sebagian ada 10 indikator prioritas yang disampaikan itu semuanya mendapatkan apresiasi namun totalnya sebenarnya ada 106 indikator jadi capaiannya sebagian besar itu baik. Hanya ada beberapa perbaikan yang perlu menjadi perhatian," ujar Fatoni. Lebih jauh Fatoni mengatakan kegiatan evaluasi tersebut berjalan dengan lancar dengan waktu yang pas sekitar 1 jam. Hal ini tak lain karena semua diskusi dan masukan dari tim evaluasi Kemendagri dapat ditanggapi dan diselesaikan dengan waktu yang tepat. " Hal ini bisa kita capai karena kebersamaan,  karena kekompakan  baik internal Pemerintah provinsi maupun Pemerintah kabupaten kota dan didukung oleh yang lain termasuk instansi vertikal, forkopimda, BUMN dan juga BUMD," ujar Fatoni. Atas dasar itu pula Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih  kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi,  Bupati Walikota, tokoh Forkopimda instansi vertikal BUMN, BUMD dan masyarakat yang telah mendukung kinerja  selama ini sehingga kita mendapatkan apresiasi baik. "Syukur semuanya berjalan dengan lancar waktu yang ditentukan tadi juga kita berjalan lebih cepat. Karena semuanya diskusi masukkan, juga bisa kita selesaikan dalam waktu yang singkat ini satu jam yang kurang dan masukan-masukan tadi itu menjadi masukan bagi kita untuk memperbaiki kinerja kita. Mungkin apa saja yang akan kita lakukan maupun terhadap data-data yang perlu diperhatikan," jelasnya. Beberapa tim Evaluator Kemendagri di antaranya yakni Inspektur III Inspektorat Jenderal Kemendagri Dr Elfin Elyas SSos MSi, Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga, Inspektur Khusus Inspektorat Jenderal Kemendagri, Teguh Narutomo, Inspektur I Itjen Kemendagri  Brigjen Pol Rustam Masur serta sejumlah PPUPD Ahli Kemendagri. Sementara itu tampak hadir mendampingi Pj Gubernur Sumsel A. Fatoni yakni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Edward Chandra, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Trisnawarman, Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan, Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumsel, Deliar Marzoeki, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Henky Putrawan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP dan sejumlah kepala OPD lainnya.

Baca Detail
Wujudkan Sumsel MAPAN 2045, Fatoni Arahkan RPJPD Dengan Transformasi Ekonomi, Sosial dan Tata Kelola Sumsel
02 Apr 2024 Dilihat 1559x

Wujudkan Sumsel MAPAN 2045, Fatoni Arahkan RPJPD Dengan Transformasi Ekonomi, Sosial dan Tata Kelola

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumsel Tahun 2025-2045 bertempat di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Selasa, (2/4/2024). Fatoni katakan untuk mencapai Visi RPJPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025-2045 yaitu Sumatera Selatan Maju, Terdepan, dan Berkelanjutan (MAPAN) 2045 tidak dapat dilakukan dengan langkah reformasi saja. Namun kita harus melakukan transformasi total mulai dari transformasi sosial, ekonomi dan tata Kelola yang selanjutnya dijabarkan ke dalam 8 Misi, 17 Arah Pembangunan dan Sasaran Pokok, dengan 45 Indikator Utama Pembangunan. "RPJPD menjadi pedoman perencanaan jangka panjang yang akan dijabarkan ke dalam dokumen perencanaan jangka menengah RPJMD dan dokumen perencanaan tahunan RKPD," Jelasnya. Pelaksanaan kegiatan ini menentukan dimana posisi kita 20 (dua puluh) tahun ke depan. Mencari langkah terbaik yang akan kita pilih, untuk kita, bagi generasi yang akan datang, dan khususnya untuk Sumatera Selatan. "Saya mengharapkan semua lapisan masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam penyusunan RPJPD ini, sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya,"ungkapnya. Meskipun beberapa capaian indikator makro seperti pertumbuhan perekonomian Sumsel, tingkat pengangguran terbuka, dan IPM di Sumsel memang menunjukkan tren yang membaik, namun kita sadari masih ada permasalahan-permasalahan mendasar yang harus kita benahi. Fatoni tekankan Penyusunan RPJPD juga harus tetap mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Indonesia Emas 2045, menjadi tagline yang menjalin semua perencanaan di setiap level pemerintahan. Kepala Bappeda Sumsel, Regina Ariyanti, ST,  melaporkan rangkaian penyusunan rencana awal RPJPD Sumsel 2025-2045 yaitu dimulai dengan bimtek tim penyusunan, talkshow bersama para milenial, kickoff Ranwal RPJPD, pelaksanaan FGD, penyusunan substansi setiap BAB. Dilanjutkan FGD target indikator makro bersama kab/kota, forum konsultasi publik, pra konsultasi ranwal dilanjutkan konsultasi dan penyelarasan ranwal RPJPD Sumsel 2025-2045 ke Mendagri dan Bappenas. "Tahapan-tahapan ini disempurnakan melalui kegiatan ini dan penajaman hasil musrenbang kemudian dirumuskan dalam berita acara kesepakatan oleh peserta musrenbang," Jelasnya. Sementara itu, Direktur ICRAF Indonesia, Andre Ekadinata, mengucapkan terima kasih karena ICRAF diberikan kesempatan untuk berpartisipasi membantu mewujudkan ekonomi berkelanjutan di Sumsel dengan menerapkan agroforesty. Disampaikannya, terdapat 4 hal yang harus dilakukan Pemprov Sumsel untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap bertahan di masa mendatang meskipun di tengah perubahan iklim. "Pertama kita harus memperhatikan ketersedian lahan. Dan ini dilakukan untuk membangun sinergi rencana pembangunan dan rencana tata ruangm kemudian berupaya meningkatkan produktivitas agar setiap lahan di Sumsel memberikan kontribusi dengan maksimal," Ujarnya. Kemudian yang kedua yaitu memastikan upaya mengatasi perubahan iklim nasional, ketiga menjaga ketahanan pangan Sumsel, dan keempat menjaga kesetaraan gender. Dalam kesempatan itu juga, disampaikan arahan dan paparan dari Kemendagri yang disampaikan oleh Plh Dirjen Bina Keuangan Daerah Mendagri, Horas Maurits Panjaitan, dan dari Bappenas yang disampaikan oleh Direktur Regional I secara virtual, Abdul Malik. Turut hadir Gubernur Sumsel periode 2003-2008, Syahrial Oesman, Sekda Sumsel Ir. S. A. Suprioni, Para Asisten, para kepala OPD Sumsel, dan Para Kepala Bappeda kab/kota se-Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Fatoni : Melalui GPM Harga Bahan Pokok Terkendali Dibawah Harga Pasar Sumsel
02 Apr 2024 Dilihat 871x

Pj Gubernur Sumsel Fatoni : Melalui GPM Harga Bahan Pokok Terkendali Dibawah Harga Pasar

Palembang. Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang secara massif dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama sejumlah stake holder, terbukti membuahkan hasil. Operasi pasar murah telah dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai dari Januari hingga saat ini, dapat menekan perkembangan Inflasi di Sumatera Selatan. Dimana perkembangan Inflasi Sumsel sebelumnya pada bulan januari Sumatera Selatan berada peringkat lima(5) Inflasi Provinsi tertinggi di Indonesia dan berkat kerja keras Pemerintah Provinsi Sumsel dan Semua Stake Holder Sumsel saat ini berada pada peringkat delapan (8) Terendah. Semua itu tak lepas dari dukungan dari semua stakeholder termasuk instansi vertikal, swasta, BUMN/BUMD. Kali ini Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus launching Adhyaksa Peduli Anak Umang dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Halaman Kanto4 Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel, Selasa (2/04/2024). Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni meyampaikan terima kasih ke semua pihak atas kerja kerasnya dalam rangka menekan inflasi dengan menjaga Stabilisasi harga - harga bahan pokok di Sumsel sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan Murah dibawah harga pasar. "Alhamdulillah dari Gerakan Pasar Murah ini harga bahan pokok kita terkendali dan masyarakat bisa membeli bahan pokok dibawah harga pasar " Ungkapnya Dari perkembangan harga bahan pokok disumatera selatan terlihat relatif stabil dan beberapa komoditi adanya penurunan harga yang mana komiditi beras medium sebelumnya Rp 15000,-/Kg sekarang menjadi Rp 13000,-/Kg, dan cabai yang mana sebelumnya Rp 60.000,-/Kg sekarang Rp 40.000,-/Kg Selanjutnya Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera selatan Dr. Yulianto, SH,.MH menerangkan bahwa sesuai dengan Arahan Presiden Republik indonesia Joko widodo untuk bersama - sama menekan inflasi di indonesia, sehingga kita melaksanakan secara bersama - sama gerakan Pasar Murah dan sekaligus Kejaksaan Tinggi Sumsel melaunching Program Adhyaksa Peduli Anak Umang , yang mana program ini memberikan kartu identitas kepada anak - anak "Anak - anak kita sangat penting memiliki identitas untuk mendapatkan Haknya ,bantuan tidak bisa diterima apabila anak anak tidak memiliki identitas , maka dari itu kami memberinya agar mereka mendapatkan haknya " ujarnya Dari kegiatan tersebut terlihat banyak nya anak - anak panti asuhan dan Anak Sekolah Dasar yang menghadiri acara tersebut guna mendapatkan kartu identitas anak ,dan juga padatnya warga antusias berbelanja di stan Pusar Murah yg tersedia dihalaman kantor Kejaksaan Tinggi tersebut. Turut hadir kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Dr.Yulianto, SH,.MH , Pj Walikota palembang Drs Ratu dewa dan Pejabat OPD lainnya.

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni Ajak LSM dan Aktivis Sumsel Dukung Gerakan Serentak yang Telah Dicanangkan Pemprov Sumsel Sumsel
02 Apr 2024 Dilihat 812x

Pj Gubernur Fatoni Ajak LSM dan Aktivis Sumsel Dukung Gerakan Serentak yang Telah Dicanangkan Pemprov Sumsel

Palembang. Pj. Gubernur Sumsel, Agus Fatoni Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama dengan Organisasi LSM dan Aktivis Sumatera Selatan di Swarna Dwipa Palembang, Senin (1/4/2024) Mengawali sambutannya,  Fatoni menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama sengaja digelar dalam rangka menjalin silaturahmi, mempererat korodinasi dan komunikasi antara Pemerintah dengan LSM dan Aktivis di Sumsel. "Kegiatan ini sengaja kita laksanakan untuk mempererat silaturahmi. Dalam Bulan Ramadhan ini juga kita diberikan kesempatan untuk menempa diri menjadi insan yang lebih baik lagi", tuturnya. Fatoni juga mengajak LSM dan Aktivis serta masyarakat untuk ikut mengawasi dan mensukseskan gerakan - gerakan serentak yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. " Seperti Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se Sumsel, Gerakan Pasar Murah Serentak Se Sumsel, Gerakan Bedah Rumah Serentak Se Sumsel, Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak Se Sumsel, Gerakan Perlindungan Tenaga Kerja Rentan Se Sumsel, dan Gerakan Penanganan Stunting Serentak Se Sumsel" ujar Fatoni. Terkait dengan stunting, A. Fatoni meminta agar masyarakat, LSM dan Aktivis dapat mengawasi pemberian bantuan makanan bergizi untuk bayi agar tepat sasaran. "Nanti bapak/ibu jika ada stunting didaerahnya tolong disampaikan nanti akan kita berikan makanan sehat dan bergizi. Tapi saya harap ini dapat diawasi agar bantuannya benar - benar diterima oleh balita yang stunting. Maka kita harus kontrol ini dengan melakukan pengawasan", ucapnya. Selain itu,  Fatoni juga menginformasikan kepada LSM dan Aktivis yang hadir bahwa saat ini mereka bisa melakukan mudik secara gratis dengan memanfaatkan program mudik gratis yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Diakhir sambutannya, A. Fatoni meminta agar LSM dan Aktivis untuk selalu berperan  memberikan saran dan masukannya untuk Sumsel yang lebih baik. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Prov. Sumsel, Giri Ramanda N Kiemas, SE., MM, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Bekerja Sama dengan Pertamina akan Membuat Taman Keanekaragaman Hayati di JSC Sumsel
02 Apr 2024 Dilihat 946x

Pemprov Sumsel Bekerja Sama dengan Pertamina akan Membuat Taman Keanekaragaman Hayati di JSC

Palembang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov Sumsel bekerja sama dengan PT Kilang Pertamina Unit 3 Plaju membangun Taman Keanekaragaman Hayati yang berlokasi di Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan. “Di situ masih tersedia lahan yang cukup dan memang kondisinya kemungkinkan. Di situ kan ada rawa, ada daratan ya dan itu cukup dibutuhkan untuk memanfaatkan keanekaragaman hayati,” ucap Fatoni di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (1/4/2024). Nantinya akan ada lahan seluas lima ha yang digunakan untuk pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati. Dengan rincian area hijau seluas 87 persen, area rendaman 3 persen dan 10 persen sisanya akan ada pembangunan infrastruktur. “Maka dari PT Kilang Pertamina Unit 3 Plaju  tadi itu memberikan CSR untuk bisa membudidayakan, melestarikan, melindungi sekaligus untuk tempat wisata,” kata Fatoni. Fatoni berharap kedepannya Taman Keanekaragaman Hayati dapat dijadikan destinasi wisata bernuansa alam bagi masyarakat Sumsel. Nantinya akan ada banyak makhluk hidup, baik itu tumbuhan maupun hewan yang dibudidayakan di lokasi ini. “Nanti ada banyak hewan dan tumbuhan yang akan dikembangkan di situ, nah nanti bisa jadi tempat pelestarian alam,” ucap Fatoni. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni dengan GM PT Kilang Pertamina Unit 3 Plaju Yulianto Triwibowo terkait kerjasama pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati di Jakabaring Sport Center. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel Edward Chandra menyebut akan ada banyak tanaman yang ditanam di Taman Keanekaragaman Hayati. Di antaranya tumbuhan meranti, tembesu, mesawa dan lain-lain. “Selain untuk wisata bisa untuk lokasi penelitian, pendidikan juga bisa untuk sumber genetik tumbuhan dan tanaman lokal, juga bisa menjadi sumber bibit dan benih, juga bisa menambah ruang terbuka hijau,” kata Edward. Dalam kesempatan ini turut hadir di antaranya GM PT Kilang Pertamina Unit 3 Plaju Yulianto Triwibowo beserta jajaran. Kemudian, turut hadir mendampingi Pj Gubernur Sumsel di antaranya Asisten Ekeu dan Pembangunan, Kapala Dinas ESDM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Karo Pemerintahan dan Otda, Karo Hukum, Karo Umum dan Perlengkapan,Karo Humas dan Protokol serta Direktur Utama PT. JSC.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Ajak Pegadaian Dukung Program Bedah Rumah Sumsel Sumsel
02 Apr 2024 Dilihat 631x

Pj Gubernur Sumsel Ajak Pegadaian Dukung Program Bedah Rumah Sumsel

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni ajak PT Pegadaian berpartisipasi dalam berbagai program prioritas Pemprov Sumsel terutama program bedah rumah sebagai salah satu program untuk mengentaskan kemiskinan. Hal ini diungkapkan Fatoni saat menghadiri Safari Ramadan BUMN 2024 bertempat di Kantor PT. Pegadaian Kanwil III Palembang, Senin, (1/4/2024). Fatoni mengapresiasi terlaksananya kegiatan Safari Ramadan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok sembako dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran. "Terima kasih dan penghargaan untuk Pegadaian atas kegiatan positif bagi Sumsel dan masyarakat. Terutama menentang Hari Raya Idul Fitri harga bahan pokok rata-rata naik. Namun di kegiatan ini masyarakat bisa dapat harga murah, " Ungkapnya. Pegadaian adalah mitra masyarakat dan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Fatoni juga mengapresiasi atas berbagai inovasi yang telah dilakukan Pegadaian. Terutama telah menyelenggarakan pasar murah. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga mensosialisasikan berbagai program pengendalian inflasi antara lain Gerakan Pasar Murah Serentak se-Sumsel yang dilaksanakan setiap senin, selasa dan kamis. "Ini upaya agar masyarakat dapat bahan baku dengan harga terjangkau dan cara Pemerintah untuk mengendalikan inflasi dengan bekerjasama dengan swasta, BUMN, dan BUMD," Jelasnya. Pemprov Sumsel juga telah melaunching Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se-Sumsel, Gerakan Bedah Rumah dan Perbaikan Sanitasi Serentak Se-Sumsel, dan Gerakan Orang Tua Asuh Bagi Anak-Anak Stunting. Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Palembang, Dwi Hadi Atmaka, ungkapkan kegiatan ini salah satu rangkaian HUT BUMN yang ke 26 Tahun pada 13 April 2024 mendatang dan  HUT Pegadaian ke 123. Dan sebagai wujud rasa syukur dan giat sosial dalam rangka meringankan masyarakat dalam menyambut lebaran 2024. "BUMN merupakan agen pembangunan nasional. Pegadaian salah satu yang diminta profit oriented ke negara dan public service obligation yang konsisten untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, "katanya. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 40 kota di seluruh Indonesia dari tanggal 1-7 April 2024 mendatang. "Mudah-mudahan kegiatan berkesinambungan dan bermanfaat bagi masyarakat dan Pemprov Sumsel," Pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Sumsel meninjau pelayanan PT Pegadaian dan juga dilakukan penyerahan simbiolis paket murah dari PT Pegadaian. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni : Sinergikan GPSSS dan BERES agar Penanganan Stunting di Sumsel Lebih Efektif dan Terkoordinir Sumsel
01 Apr 2024 Dilihat 711x

Pj Gubernur Fatoni : Sinergikan GPSSS dan BERES agar Penanganan Stunting di Sumsel Lebih Efektif dan Terkoordinir

Palembang. Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menerima audiensi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Prov. Sumsel berserta jajaran dalam rangka Persiapan Kegiatan Kick Off “BERES” (Bersama Entaskan Stunting) di Griya Agung Palembang, Senin (1/3/2024) Dalam kesempatan itu, Fatoni mengatakan Kadin merupakan organisasi yang punya kekuatan yang luar biasa serta peran yang strategis. Oleh sebab itu, Kadin diharapkan dapat menjadi teman pemerintah dalam membangun serta mempublikasikan citra baik sumsel. "Posisi strategis Kadin serta potensi pertanian, pertambangan, perkebunan dan potensi lainnya yang dimiliki Sumsel harus dioptimalkan dengan kita bersama bekerja keras. Tidak kalah penting, citra baik sumsel juga harus kita tonjolkan", tuturnya. Terkait dengan BERES, Fatoni mengatakan bahwa program tersebut sejalan dengan program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah yaitu Gerakan Penanganan Stunting Serentak Se Sumsel (GPSSS). Oleh sebab itu, diharapkan kedua program tersebut dapat disinergikan agar penanganan stunting di Sumsel lebih efektif dan terkoordinasi. "Gerakan serentak kita laksanakan agar lebih fokus dan berjalan. Gerakan Penanganan Stunting Serentak Se Sumsel, ini sesuai dengan gerakan yang kadin lakukan. Dalam penanganannya kita mengambil langkah dengan melakukan pengangkatan orang tua asuh guna mengentaskan angka stunting di Sumsel. Dan saya harap program ini dapat disinergikan dengan Program yang dimiliki oleh Kadin", ucapnya. Ia juga menambahkan bahwa Pemprov Sumsel memiliki gerakan serentak lainnya yang telah dicanangkan, diantaranya Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se Sumsel, Gerakan Pasar Murah Serentak Se Sumsel, Gerakan Bedah Rumah Serentak Se Sumsel, dan Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak Se Sumsel. "Gerakan - gerakan serentak itulah yang akan menyatukan kita semua untuk bekerja sama dalam rangka memperbaiki kesejahteraan masyarakat sumsel", ungkap A. Fatoni. Menanggapi Kadin Expo 2024 yang disampaikan, A. Fatoni meminta agar dalam penyelenggaraannya dapat dilakukan kegiatan yang mengangkat Citra Kopi Sumsel yang ada, untuk dipromosikan agar beragam variasi kopi yang ada di sumsel dapat dikenalkan kepada masyarakat luas. "Expo ini penting untuk mempromosikan sumsel, karena promosi itu penting. Jika perlu pemda bisa diikut sertakan. Saya harap juga expo ini dapat mengangkat citra kopi terbaik sumsel untuk lebih diperkenalkan. Dan kita harus buat masukan semua variasi yang ada dalam brand Kopi Sumsel", ujar A. Fatoni. Selain itu, A. Fatoni juga mengajak Kadin Sumsel untuk mengangkat semua citra baik yang dimiliki sumsel, karena menurutnya hal tersebut dapat berpengaruh dalam membangun sumsel. "Kita juga saat ini harus jalankan medsos - medsos untuk mempublikasikan kebaikan - kebaikan dan keindahan yang dimiliki sumsel", ucapnya mengakhiri pertemuan. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji meminta agar Pj. Gubernur Sumsel dapat mengeluarkan surat edaran terkait kepesertaan anggota kadin, yang diharapkan semua pelaku usaha dapat mendaftarkan diri sebagai anggota Kadin. "Kami ada usulan Pak Gubernur untuk dikeluarkan surat edaran, memberikan himbauan kepada Koperasi, UMKM, dan Pelaku Usaha lainnya untuk menjadi anggota Kadin", ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Ia juga mengundang Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni untuk hadir pada acara Buka Bersama yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 April 2024. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Wakil Ketua Umum Kadin Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.