Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur HD Lepas Kontingen TLC Palembang : Jadilah Duta Keselamatan dan Berkendara di Jalan
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melepas Kontingen Toyota Land Cruiser Chapter 22 Palembang yang akan mengikuti Jambore Di Bandung, Jawa Barat, bertempat di Griya Agung. Kamis (26 /06/2025)"Anggota TLCI sangat kompak,dan dalam perjalanan jalan perlahan kita semoga selamat sampai tujuan sesuai rencana,." ujar Benny Wijaya ketua TLCI Chapter 22.Sedangkan dalam sambutannya Gubernur Sumsel Herman Deru mengakatan TLCI Chapter 22 ini harus mengambil peran penting demi eksistensi sebagai Duta Keselamatan dalam Jalan Raya."Saya berharap selain menjaga eksistensi dalam kegiatan nasional. Anggota TLCI Chapter 22 Palembang berperan aktif menjadi duta keselamatan dalam berkendara di Jalan Raya. Kita Juga berharap kedepan menjadi Tuan Rumah nanti Jambore Nasional sehingga bisa meningkatkan giat ekonomi dan Pariwisata di Sumatera Selatan.Gubernur juga mengucapkan Selamat kepada semua peserta perjalanan untuk dapat menjaga kesehatan dan keselamatan selama dalam perjalan.Turut Hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Drs. H. Arinarsa JS dan para pejabat mewakili OPD lainnya.
Sumsel
Sekda Edward Candra Terima Audiensi DPD PIM Sumsel Kenalkan Organisasi dan Rencana Kegiatan
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sumatera Selatan dalam rangka silaturahmi di Ruang Rapat DP Korpri Prov. Sumsel (Rabu, 25 Juni 2025).Dalam kesempatan tersebut, Ketua PIM Sumsel, Hj. Elen Ganefo, S. Keb., M. Kes menyampaikan bahwa maksud kehadirannya selain untuk memperkenalkan organisasi PIM, Ia juga meminta dukungan Pemprov Sumsel agar suksesnya Lomba Parade Kebaya dalam rangka perayaan Hari Kebaya Nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Juli 2025 nanti."Izin Pak Sekda maksud kedatangan kami, selain bersilaturahmi. Kami juga ingin meminta dukungan pemerintah agar kegiatan parade kebaya yang akan kami selenggarakan bisa dilakukan di halaman Griya Agung Palembang pada 20 Juli nanti", ucapnya.Menanggapi hal tersebut, Sekda mengatakan bahwa pada prinsipnya tentu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan mendukung suksesnya penyelenggaraan acara yang dimaksud."Tentunya kami akan mendukung kegiatan ini agar bisa terselenggara dengan baik. Untuk hal teknis ibu - ibu nanti bisa langsung berkoordinasi dengan Biro Umum dan Perlengkapan", tutur Sekda.
Sumsel
Feby Deru: Selaraskan Proker Dekranasda dan TP-PKK untuk Mendukung Pembangunan Sumsel
Palembang, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel menghadiri Opening Ceremony Rapat Konsultasi dan Rapat Kerja Daerah Dekranasda Sumatera Selatan tahun 2025, bertempat di The Sultan Convention Center. Rabu(25 /06/2025) Acara ini dalam rangka memperingati hari kesatuan gerak PKK ke 53 dan peresmian Rakon & Rakerda Dekranasda Sumatera Selatan tahun 2025.Rakon dan Rakerda ini bertujuan menyelaraskan program kerja dekranasda kota kabupaten se sumatera selatan. "Adapun peserta rakerda berjumlah 38 orang anggota dekranasda Provinsi Sumsel dan 51 orang anggota dekranasda kota/kabupaten Sesumatera Selatan. Adapun kegiatan dekranasda nantinya meliputi donor darah,bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu, edukasi pengelolaan sampah rumah tangga dan lain lain." ujar Ny. Lidyawati Cik Ujang selaku Staf Ahli TP PKK Sumsel sekaligus ketua panitia pelaksana acara hari ini. Sedangkan dalam sambutannya ketua Dekranasda Prov Sumsel sekaligus Ketua TP-PKK Sumsel Hj.Feby Herman Deru mengatakan "Tema dalam kegiatan ini adalah bergerak bersama PKK mendukung Asta cita menuju Indonesia Emas 2045,sehingga PKK selalu bersinergi dan mendukung program pemerintah Republik Indonesia." Dalam sambutannya Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi kegiatan dalam usia 53 tahun PKK selalu penuh semangat dan melangkah dengan penuh pengabdian. "Dalam sejarahnya PKK ini lahir dari keprihatinan, sehingga saya selalu tekankan kepada anggota PKK dari setiap jenjang baik desa,kota,kabupaten sesumsel jangan pernah lupa selalu terpasang 10 program pokok PKK, dan itulah menjadi navigator kita,"ungkap H. Herman Deru. "Dalam rapat konsolidasi ini diharapkan menginventarisasi solusi yang didapat,sehingga program dan mitra PKK ini tidak hanya dinas PMD saja, sehingga dapat menggali potensi-potensi di sudut wilayah yang ada di Sumatera Selatan. Saya harapkan PKK kota kabupaten bisa memberikan rekomendasi kepada PKK Provinsi dan PKK Provinsi dapat memberikan solusi terhadap anggota yang ada dikota kabupaten". ungkapnya Gubernur juga mengucapkan Selamat kepada semua peserta Rakon dan Rakerda semoga bisa mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan dalam mendukung pembangunan yang ada di Sumatera Selatan. Turut Hadir Para Ketua Organisasi Wanita, ketua TP PKK dan ketua dekranasda Kabupaten/ kota Se-Sumsel ,Para Kepala OPD dan para pejabat lainnya.
Sumsel
Herman Deru Soroti Ketahanan Pangan dan Bagi Hasil Daerah, Kepala BPKP Sumsel Yang Baru Diminta Untuk Mendampingi
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, secara resmi mengukuhkan Supriyadi, S.E., M.M. sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumsel. Pengukuhan ini dilaksanakan di Griya Agung Palembang pada Selasa (24/06/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Sumsel memiliki beberapa target besar dalam peningkatan produktivitas Sumber Daya Alam (SDA), khususnya pada komoditas padi, jagung, dan kopi. Namun, peningkatan produktivitas ini menghadapi kendala pada Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak memadai akibat sendimentasi.Oleh karena itu, diperlukan solusi segera untuk mewujudkan Pelabuhan Tanjung Carat atau Palembang New Port."Selamat bergabung, Pak Supriyadi. Beberapa target besar yang sedang kita hadapi yakni peningkatan produktivitas pangan dan Pelabuhan Tanjung Carat karena ini cita-cita besar kita. Karena setiap saat kita melihat kecelakaan mobil-mobil besar masuk kota," ungkap HD, menekankan urgensi pembangunan pelabuhan baru.Selanjutnya, Gubernur Herman Deru juga menyampaikan tiga fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah provinsi, Minimnya Bagi Hasil Daerah, Gubernur menyoroti masalah minimnya bagi hasil daerah yang menjadi pendapatan daerah, di mana Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan berada di Jakarta, sementara lahan dan kegiatan operasionalnya berada di Provinsi Sumsel."Kita ini punya kebunnya, kena pencemaran lingkungannya, namun pajaknya ke Jakarta karena kantornya berpusat di sana. Semoga ini menjadi bahasan bahwa bagaimana perusahaan NPWP-nya di daerah," harapnya.Selanjutnya sebagai atensi Herman Deru menyinggung tentang keterbatasan kepala desa dalam pengelolaan keuangan, yang sering kali menyebabkan mereka terjerumus dalam masalah hukum akibat minimnya pengetahuan."Mungkin literasi khusus agar mereka tidak melakukan yang tidak benar karena kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan anggaran," tambahnya, menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi perangkat desa.Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKP Sumsel yang baru dikukuhkan, Supriyadi, S.E., M.M., menyatakan kesiapannya sebagai mitra strategis daerah. Ia berkomitmen untuk mendampingi tiga fokus utama yang menjadi atensi dan berisiko tinggi di wilayah Sumsel."Secara umum, PAD kita akan mengawasi, misalnya ada hal-hal yang kurang kita akan dampingi, pengelolaannya dan SDM-nya, dan kita akan kawal. Atensi khusus tadi tentang pendampingan di desa-desa," ungkap Supriyadi, menegaskan peran BPKP dalam mengawal tata kelola keuangan yang baik di Sumsel.Turut hadir Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Dr. Setya Nugraha, S.E., M.I.B.A, Ketua DPRD Prov Sumsel Andie Dinialdie, S.E., M.M dan OPD Lainnya.
Sumsel
Gubernur Herman Deru: Tahun 2026 Muratara Harus Terang Benderang
Muratara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok. Gubernur H. Herman Deru menegaskan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Penarikan Konduktor Pertama (First Stringing) SUTT 150 kV Sarolangun–Muara Rupit, di Desa Karangwaru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Senin (23/6/2025).Dalam sambutannya, Gubernur menyebut bahwa proyek kelistrikan ini bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan tonggak perubahan besar bagi Muratara."Setelah bertahun-tahun memperjuangkan gardu dan jaringan listrik, hari ini kita menyaksikan dimulainya harapan. Di tahun 2026, saya ingin seluruh Muratara sudah terang benderang," ujar Herman Deru dengan semangat.Ia mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan memiliki peran vital sebagai penyokong pasokan listrik di wilayah Sumatera. Oleh karena itu, keadilan distribusi energi menjadi perhatian serius Pemprov Sumsel.Sebanyak 154 titik tapak tower menjadi bagian dari proyek ini, dengan 147 tapak telah dibebaskan lahannya. Sisanya, sebanyak tujuh titik masih dalam proses penyelesaian.“Proyek ini adalah simbol keberpihakan kita terhadap masyarakat. Apalagi, akses listrik akan membuka peluang pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan yang lebih baik,” tambah Herman Deru.General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumbagsel, Zaky Adikta, mengatakan bahwa dukungan dari Gubernur dan Bupati menjadi faktor kunci dalam kelancaran pembangunan. Ia juga mengatakan proyek selesai sebelum akhir tahun."Semoga Muara Rupit segera menikmati aliran listrik yang andal dan merata," kata Zaky.Pemerintah Kabupaten Muratara menyambut baik percepatan proyek ini. Bupati Devi Suhartoni menyatakan terima kasih atas perhatian besar dari Pemprov Sumsel.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru, serta jajaran Forkopimda dan OPD terkait.Dengan semangat kolaboratif, pemerintah pusat, provinsi, dan daerah bersinergi demi mengubah wajah Muratara menjadi lebih maju dan terang di usianya yang ke-12.
Sumsel
Hari Jadi ke-12 Kabupaten Musi Rawas Utara Dirayakan, Gubernur Herman Deru Berikan Dukungan Pembangunan Infrastruktur
Musi Rawas Utara. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menghadiri peringatan Hari Jadi ke-12 Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) didampingi Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru.Acara ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pembangunan dan kemajuan daerah, yang berlangsung di Griya Iluk, Senin (23/06/2025) siang.Peringatan hari jadi ke-12 Muratara ini dirangkaikan pula dengan penyerahan Taman Percha Leanpuri dan penyerahan santunan bagi lansia.Gubernur Herman Deru menyampaikan ia menjadi saksi hidup dari sebuah perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB), sebab sejak periode pertama dia selalu menyempatkan hadir pada peringatan hari jadi Muratara."Saya apresiasi atas capaian yang telah diraih oleh Muratara selama 12 tahun terakhir. Saya berharap kabupaten ini terus maju dan berkembang, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat", ucapnya.Dia menjelaskan bahwa di Sumsel terdapat 4000 Km jalan eks transmigrasi yang menjadi aset pemerintah daerah, akan tetapi tidak pernah dipindahtangankan secara resmi ke pemerintah daerah.Maka hal ini menyebabkan tuntutan pembangunan infrastruktur menjadi tinggi. Menurutnya, hal ini harus dibenahi sedikit demi sedikit, dan terkait hal ini ia telah menyampaikan ke Bappenas.Tak ayal, persoalan infrastruktur inilah yang mendorong Muratara menjadi DOB."Saya bawa hadiah untuk hari jadi ke-12 Muratara, yakni bantuan keuangan bersifat khusus sebesar 40 milyar 252 juta rupiah untuk peningkatan pembangunan infrastruktur di Muratara", terangnya.Hadiah istimewa lainnya yang juga diberikan Herman Deru adalah pembangunan gardu listrik oleh PLN dan pemkab Muratara serta pemprov Sumsel juga membangun gardu listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Terwujudnya pembangunan gardu listrik ini diharapkan membantu keamanan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat Muratara."Muratara adalah kabupaten paling bungsu bersama kabupaten Pali. Semoga dengan adanya pembangunan gardu listrik semakin mempermudah rentang kendali antara pemprov Sumsel dan pemkab Muratara", tuturnya.Lebih jauh, Herman Deru juga menjelaskan mengapa dalam setiap kesempatan peringatan hari jadi kabupaten/kota di Sumsel ia selalu mengenakan baju adat daerah, hal ini tak lain sebagai introspeksi diri atas apa saja yang sudah dilakukan bagi daerah yang dipimpinnya sekaligus bentuk penghormatan terhadap adat budaya.Di tempat yang sama, Bupati Muratara Devi Suhartoni menyampaikan sejak menjadi Bupati Muratara pada periode pertama tanpa dukungan Gubernur Herman Deru tentu tak bisa menjalankan pemerintahan dengan baik."Terima kasih pak Gubernur atas bantuan pembangunan Griya Iluk yang megah dan representatif ini, serta pembangunan jalan-jalan di Muratara. Bersyukur karena dengan adanya pembangunan gedung serbaguna Griya Iluk bisa menjadi tempat peringatan hari jadi ke-12 Muratara dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat", katanya.Kabupaten ini bisa berjalan dengan baik berkat sinergi dengan Forkopimda Muratara. Juga dukungan masyarakat dalam kemajuan dan kebanggaan menjadi warga Muratara. Oleh karena itu, hal ini bisa membuat Muratara melompat lebih tinggi mengejar kemajuan kabupaten/kota lainnya di Sumsel."Atas nama pemkab Muratara saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru dan Ketua TP PKK Sumsel serta OPD di lingkungan pemprov Sumsel yang telah bersedia hadir dalam peringatan HUT Muratara", ujarnya.Hadir dalam peringatan hari jadi Muratara, para Kepala Daerah se-Sumsel, para Kepala Daerah provinsi tetangga, Forkopimda Muratara, pejuang pemekaran DOB Muratara, organisasi wanita se-Muratara, tokoh agama dan tokoh masyarakat Muratara.
Sumsel
Peringati HUT ke-24 Pagar Alam, HD Hadiahkan Dana Pembangunan Infrastruktur
Pagar Alam. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) didampingi Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Pagaralam dalam rangka Memperingati Hari Jadi Kota Pagaralam ke 24 Tahun 2025 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pagar Alam, Hj. Jenni Shandiyah, SE, MH di Ruang Sidang DPRD Kota Pagaralam (Senin, 23/6/2025).Dalam kesempatan itu, HD menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kota Pagar Alam dalam mempertahankan kelestarian alam sekaligus menjadikannya sebagai identitas kota.HD juga mengungkap bahwa Pagar Alam merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang sudah 100% menggunakan energi baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Dimana peralihan energi fosil ke energi mikrohidro dilakukan secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia ke-7."Ini adalah prestasi yang tidak hanya membanggakan secara nasional, tetapi juga di tingkat dunia, Ini bukan sekadar pencapaian teknologi, tetapi warisan yang harus terus kita jaga dan marketingkan sebagai wajah dari Sumatera Selatan yang hijau dan berkelanjutan,” tegas HD.HD menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran para leluhur dalam melestarikan kearifan lokal dan budaya masyarakat Pagar Alam dalam menjaga kelestarian alam yang dimiliki.Maka dari itu, HD berharap agar pemerintah pagaralam dapat terus menjaga kelestarian alam serta mewariskan kebudayaan dan adat istiadat kepada para generasi selanjutnya.Terkait dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang saat ini hanya dimiliki oleh Pagaralam, HD meminta agar energi hijau tersebut dapat terus dipromosikan agar lebih dikenal sebagai destinasi wisata edukatif.Tak lupa HD mengingatkan akan pentingnya mempertahankan identitas lokal di tengah arus modernisasi dan digitalisasi. Ia menilai bahwa tidak semua tren dari budaya luar cocok untuk diadopsi begitu saja, termasuk dalam hal pembangunan, teknologi, hingga gaya hidup.“Kita tidak harus ikut-ikutan. Budaya dari luar belum tentu cocok dengan kita. Kita punya kearifan lokal, punya kekuatan yang kadang kita sendiri tidak sadar, kita harus lestarikan budaya yang kita punya”, ucap HD.Ia juga menyoroti tantangan pembangunan di daerah yang homogen secara budaya seperti Pagar Alam. Menurutnya, pendekatan pembangunan di daerah seperti ini harus mempertimbangkan aspek kultural.Sebagai bentuk dukungannya terhadap pembangunan di Kota Pagar Alam, Herman Deru memberikan Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) senilai Rp35 miliar untuk Kota Pagar Alam. Dana tersebut sebagai tahap awal yang bisa ditambah sesuai kebutuhan dan perencanaan lanjutan.Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Gubernur dalam perayaan hari jadi kota Pagar Alam yang mengusung tema "Bekerja dengan Hati".“Tema ini menjadi semangat kita semua untuk bersinergi, menyatukan visi dan misi, demi mewujudkan Pagar Alam yang sejahtera,” ujar Wali Kota.Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai momentum refleksi terhadap sejarah panjang perjuangan berdirinya Kota Pagar Alam.Wali Kota juga menyampaikan aspirasi masyarakat Pagar Alam terkait keterbatasan anggaran daerah. Ia berharap adanya peningkatan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, mengingat posisi geografis Pagar Alam yang berada di ujung wilayah provinsi.“Dengan segala keterbatasan, kami tetap ingin bergerak cepat membangun. Karena itu, kami sangat berharap dukungan penuh dari Bapak Gubernur untuk mendorong kemajuan daerah kami,” ungkapnya.Menutup sambutannya, Wali Kota menyinggung potensi sejarah dan budaya Pagar Alam yang kaya. Ia menyatakan komitmen untuk terus menggali nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.“Kami percaya, sejarah dan budaya bukan hanya warisan, tapi juga modal besar untuk membangun masa depan. Pagar Alam adalah kota yang penuh makna, dan kami akan terus bekerja dengan hati demi Pagar Alam yang lebih baik,” pungkasnya.Turut hadir Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, Para Anggota DPRD Prov. Sumsel, Para Bupati/Walikota Se Sumsel, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Hadiri Turnamen Gaple Kapolda Sumsel, Cik Ujang Harap Sinergitas antar FORKOPIMDA Jaga Keamanan Ketertiban
Palembang. Wakil Gubernur Sumsel H. CIK Ujang menghadiri turnamen Gaple Kapolda Sumsel Cup 2025 Polda Sumatera Selatan, Minggu (22/6/2025)Dalam Kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Selatan memberikan sambutan positif terhadap acara tersebut dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 79."Saya memberikan atensi atas kegiatan silaturahmi sekaligus pertandingan eksibisi gaple Kapolda Sumsel cup. ini cukup menarik sebab gaple merupakan permainan yang cukup populer di kalangan masyarakat khususnya pada saat perlombaan 17 agustus"ungkap H. CIK Ujang.Tidak lupa saya mengucapkan selamat hari Bhayangkara ke 79, semoga POLRI Sumsel Selalu dapat bersinergi dengan seluruh unsur FORKOPIMDA untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam program Sumsel Maju Terus Untuk SemuaWakil Gubernur mengatakan selamat kepada semua peserta yang telah mencapai final dalam kompetisi tersebut semoga mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan.Turut Hadir Ketua DPRD Andie Dinialdie, S.E.,M.M, Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi, S.I.K., M.H dan para pejabat lainnya.
Sumsel
Turnamen Sepak Bola Antar OPD Ditutup, Herman Deru Langsung Buka Piala Gubernur U-15 , Target Cetak Bibit Unggul
Palembang, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menutup Piala Gubernur Kejuaraan Sepak Bola Antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan secara resmi membuka Piala Gubernur Sumatera Selatan U-15 yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya (Jumat, 20/6/2025).Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa bangga atas suksesnya turnamen antar OPD yang berjalan lancar tanpa insiden. Turnamen yang mempertemukan pegawai antar instansi ini dinilai menjadi ajang yang baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus memupuk semangat kerja dan jiwa sportifitas antar pegawai.“Yang kita petik dari turnamen ini bukan hanya kemenangan, tapi silaturahmi dan kekompakan yang semakin erat. Ini akan membawa dampak positif pada etos kerja di lingkungan Pemprov Sumsel,” ujar Herman Deru.Turnamen antar OPD menghasilkan total 97 gol. Sesuai janjinya, Gubernur memberikan bonus Rp500.000 untuk setiap gol yang tercipta, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan antusiasme para peserta.Saat membuka Kejuaraan Sepak Bola U-15 se-Sumatera Selatan. Ia menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari komitmennya dalam menjaring dan membina bibit-bibit unggul sepak bola daerah.“Tujuan kita menyelenggarakan Piala Gubernur U-15 adalah komitmen kita untuk melahirkan pemain-pemain profesional yang kelak bisa membela Sriwijaya FC dan Sumsel United,” tegas HD.Untuk menambah semangat bertanding, Herman Deru juga memberikan stimulus senilai Rp200.000 per gol yang tercipta dalam turnamen U-15 ini.“Saya berpesan kepada para wasit agar menjaga fair play selama pertandingan berlangsung. Mari kita lahirkan generasi atlet sepak bola yang tangguh dan membanggakan nama Sumatera Selatan,” pesannya.HD juga meminta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel agar turnamen seperti ini tidak hanya dilaksanakan dalam rangka HUT saja, namun menjadi kegiatan rutin dengan berbagai cabang olahraga.Selanjutnya HD menyerahkan Piala Kepada Klub - Klub Pemenang Kejuaraan Sepak Bola Antar OPD. Dimana juara pertama dimenangkan oleh RSUD Siti Fatimah, Juara Kedua Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan, Juara Ketiga Satpol PP Prov. Sumsel dan Juara Keempat Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan (DPUBMTR Sumsel)Turut hadir Anggota DPRD Komisi V Provinsi Sumsel, Alfrenzi Panggarbesi, Danlanud SMH Palembang, Kolonel PNB Zulfikri Arif Purba, S.Sos., MS (NSSS), Ketua Kormi Prov. Sumsel, Hj. Samantha Tivani, B. Bus., M.I.B, Ketua Umum Asprov PSSI Sumsel, IR. H. Ucok Hidayat, M.M, Ketua Umum Koni Prov. Sumsel, H. M. Gantada Pati Aliandra, S.H., M.H dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.