Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur HD Harap Kunjungan Undang Luak Johol Malaysia, Langkah awal Kolaborasi Budaya Sumsel-Malaysia
Palembang — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan Undang Luak Johol Dato' Hj. Muhammad bin Hj. Abdullah bersama rombongan di Griya Agung Palembang, Senin (8/12/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat hubungan budaya sekaligus melakukan perbandingan adat antara Luak Johol dan Melayu Palembang.Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel menyampaikan rasa hangat dan bangga dapat menerima tamu dari negeri serumpun.“Selamat datang di Sumatera Selatan. Provinsi ini kaya dengan keragaman suku, budaya, dan bahasa. Beberapa di antaranya memiliki kedekatan dengan Malaysia, hanya berbeda di intonasi dan ejaannya,” ujar Gubernur.Beliau juga menegaskan komitmennya dalam menjaga adat dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Sumsel.“Dunia yang semakin terbuka membuat adat istiadat rentan tergerus. Karena itu saya selalu berusaha mempertahankan tradisi, termasuk budaya Melayu yang menjadi akar serumpun kita. Saya sepakat dengan Dato’, pertemuan ini harus semakin mendekatkan kita,” lanjut Gubernur.Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi budaya, termasuk pertukaran pentas seni antara Sumsel dan Luak Johol.“Secara umum Sumsel dan Malaysia adalah serumpun, jejak sejarahnya terlihat dari perpindahan Parameswara ke Malaka. Para Dato nanti akan kami dampingi mengunjungi titik-titik wisata yang mencerminkan kuatnya akar Melayu di Sumsel,” tambahnya.Gubernur juga menegaskan bahwa Sumsel konsisten menjaga keharmonisan sosial sebagai daerah dengan keberagaman tinggi namun tetap mempertahankan status zero conflict. “Di sini beragam suku hidup dengan damai. Kami ingin tamu-tamu merasakan kehangatan itu.”Sementara itu, sambutan Undang Luak Johol yang disampaikan oleh Ketua Delegasi Yang Mulia Dato Raja Balang Hamzah Bin Limin mengekspresikan apresiasi atas sambutan hangat Pemprov Sumsel.“Kami merasa dihormati dan berharap kunjungan ini menambah informasi kebudayaan sekaligus menguatkan bukti bahwa kita adalah bangsa serumpun,” ujarnya.PLT Kadisbudpar Sumsel, Pandji Tjahjanto, juga memaparkan potensi budaya Sumsel yang sangat kaya. Ia menjelaskan bahwa terdapat 54 cagar budaya yang tercatat di provinsi ini dan menekankan adanya hubungan sejarah antara Malaysia dan Sriwijaya, termasuk garis keturunan Parameswara.“Besok para tamu dapat mengunjungi destinasi wisata di Palembang, dan kami juga akan mempromosikan potensi wisata dari kabupaten/kota lain di Sumsel,” jelasnya.Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, turut dihadiri Asisten I Setda Sumsel Apriyadi, para Kepala OPD, serta pejabat terkait lainnya.
Sumsel
Sumsel Tangguh, Tamiang Sembuh: Tim Medis Sumsel Jadi yang Pertama Tembus Lokasi Banjir
"Sumsel Tangguh Tamiang Sembuh", itulah jargon yang diteriakan oleh Tim Medis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah hadir di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang.Kehadiran Tim Medis ini merupakan Perintah Langsung Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan untuk membantu saudara kita yang terdampak banjir di Kabupaten tersebut.Tim Medis Berangkat dari Palembang pada hari Rabu, (3/12/2025) menuju Kota Medan dan tiba pada hari Jum'at (5/12/2025). Setibanya di Kota Medan Tim Medis Sumsel berkoordinasi dan mendapati informasi dari Pusat Krisis Kesehatan bencana Kemenkes bahwa Kabupaten Aceh Tamiang sangat kekurangan Tim Medis disana.Menanggapi informasi tersebut, Tim Medis Sumsel memutuskan untuk membantu korban banjir bandang yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang. Tim Medis tiba di Kabupaten Aceh Tamiang pada hari Sabtu, (6/12/2025).Tim Medis Sumsel merupakan Tim Medis pertama yang hadir dari Provinsi lain dilokasi bencana banjir bandang yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang.Diiring juga dengan bantuan logistik untuk korban banjir bandang yang dilepas oleh H. Herman Deru pada Rabu (03/12/2025) lalu, telah sampai juga dilokasi bencana tersebut.Tim Medis gerak cepat, dihari pertama tiba mereka langsung membersihkan Gedung Gudang Farmasi yang akan dijadikan lokasi Pusat Operasi Darurat Kesehatan (PHEOC).Bantuan berupa makanan dan obat-obatan juga sudah didistribusikan oleh Tim Medis Sumsel yang ada disana kesetiap rumah warga yang terdampak banjir.Kehadiran Tim Medis ini merupakan bukti dan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam membantu daerah yang terdampak banjir untuk bisa segera pulih dan kembali beraktifitas seperti biasanya.Dihari kedua dilokasi bencana, Tim Medis Sumsel mendirikan Pos Layanan Kesehatan di 2 lokasi Puskesmas yaitu Pos Pengungsian Sekerat dan Pos Pengungsian Bandahara.Bantuan ini sangat membantu warga yang terdampak banjir dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan, mengingat 15 dari Puskesmas yang dimiliki Kab. Aceh Tamiang, 12 diantaranya terdampak banjir.Adapun jumlah personil Tim Medis yang hadir dilokasi bencana sebanyak 9 orang yaitu 1 orang Tenaga Dokter, 4 orang Tenaga Perawat, 1 orang Tenaga Logistik, 1 orang Tenaga Admin, 1 orang Koordinator Pusat Krisis Kes Reg Sumsel, dan 1 orang Kasi Surveilans.Informasi yang didapat dari Tim Medis yang ada dilokasi bencana, berikut adalah daftar 12 kecamatan di Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang yaitu Banda Mulia, Bandar Pusaka, Bendahara, Karang Baru, Kejuruan Muda, Kuala Simpang, Manyak Payed, Rantau, Sekerak, Seruway, Tamiang Hulu dan Tenggulun.Semoga bantuan dan tenaga yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memberikan semangat serta meringankan beban saudara - saudara kita yang ada disana.
Sumsel
Kinerja MBG Fantastis! Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,2%, Gubernur HD Targetkan 808 SPPG Beroperasi Penuh
Palembang, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Evaluasi Survei Monev Program MBG Tahap II Provinsi Sumsel Tahun 2025. Mengusung tema "Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi untuk Membangun Generasi yang Sehat, Cerdas dan Produktif melalui Program MBG," acara ini digelar di Hotel Santika Premier Bandara Palembang, Senin (8/12/2025).Dalam arahannya, HD menyampaikan kebanggaannya atas kinerja Program MBG (Makan Bersama Gratis) yang semakin masif, terutama karena adanya korelasi kuat dengan Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)."Sumsel telah melaksanakan program GSMP yang menimbulkan perubahan mindset masyarakat, yang berkaitan erat dengan Program MBG. Dampaknya, pasokan kebutuhan rumah tangga di Sumsel terjaga dengan baik," jelas HD.Gubernur HD menyoroti bahwa semua indikator menunjukkan perbaikan. Saat ini, MBG telah melayani 1,5 juta penerima manfaat dengan target sasaran di 2,5 juta penerima."Kami berharap kesuksesan sasaran SPPG (Sentra Pengelolaan Pangan Gratis) yang telah ada dapat terealisasi secara keseluruhan menjadi 808 SPPG di Sumsel," tambahnya.Kepala BPS Provinsi Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, S.Si., S.ST., M.Si., menjelaskan bahwa MBG adalah ikhtiar untuk menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif, sekaligus meningkatkan dampak nyata bagi perekonomian rumah tangga.Berdasarkan survei khusus yang dilakukan BPS, MBG memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap sektor perekonomian Sumsel, yaitu Pertumbuhan Industri Makanan dan Minuman: 9,6%, Sektor Penunjang: 9,1%, Sektor Perdagangan dan Eceran: 10,3%, Penyediaan Makan dan Minum: 12,6%."Capaian ini selain berdampak bagi kesehatan anak-anak kita, tapi juga berdampak bagi ekonomi dan mengurangi angka pengangguran," ungkap Wahyu.Sejalan dengan bertambahnya dapur MBG, pertumbuhan ekonomi Sumsel di tahun 2025 tercatat sebesar 5,2%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional (5,04%). Prestasi ini menegaskan posisi Sumsel sebagai provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik.Hingga akhir Desember 2025, dari target 808 SPPG, sebanyak 500 SPPG telah beroperasi, melayani hampir 1,5 juta penerima manfaat.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Masyarakat Sumsel Peduli Korban Bencana, Kirimkan Bantuan Logistik dengan Pesawat TNI Hercules
Palembang — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra menghadiri sekaligus mengikuti pelepasan bantuan kemanusiaan dari Masyarakat Sumsel untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan diberangkatkan menggunakan Pesawat Hercules melalui Lapangan Udara Sri Mulyono Palembang.Senin (8/12/2025),Sekda Sumsel H. Edward Candra dalam konferensi pers juga menegaskan bahwa semangat gotong royong masyarakat Sumsel menjadi kekuatan utama dalam misi kemanusiaan ini."Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dan seluruh masyarakat Sumatera Selatan yang selalu sigap membantu. Pemprov Sumsel sudah mengirim satu tim perangkat medis dan logistik, dan saat ini membutuhkan penambahan tim serta personel. Kami memohon bantuan untuk proses pemberangkatan menuju lokasi terdampak," jelasnya.Sekda juga mengimbau agar seluruh bentuk bantuan masyarakat dapat dikoordinasikan melalui Danlanud agar pengiriman dapat terarah dan tepat sasaran."Gubernur Sumatera Selatan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan bantuan yang dikirim benar-benar sampai dan bermanfaat bagi para korban bencana," tambahnya.Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua unsur yang terlibat."Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, para stakeholder, serta relawan masyarakat yang dengan tulus membantu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujarnya.Dukungan dari pemerintah daerah lainnya pun turut mengalir. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa Kota Palembang mengirimkan bantuan sebanyak kurang lebih 10 ton."Kami mengajak seluruh masyarakat Palembang untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga mereka diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ujarnya.Acara pelepasan bantuan ini juga dihadiri oleh Kadis Perhubungan Sumsel Arinarsah, Kadis Kesehatan Sumsel Trisnawarman, Karo Organisasi Sumsel Achmad Tarmizi, serta sejumlah pejabat lain yang mewakili.Pelepasan ini menjadi bukti bahwa rasa kemanusiaan dan solidaritas masyarakat Sumatera Selatan selalu hadir saat saudara sebangsa membutuhkan uluran tangan. Semangat bersatu dan saling membantu terus menjadi kekuatan utama Sumsel dalam mengemban misi kemanusiaan.
Sumsel
Gubernur HD Ajak PITI Sumsel Perkuat Peran dalam Syiar dan Kerukunan Umat
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri sekaligus mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumsel periode 2025-2030 dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Masjid Cheng Ho Palembang, Minggu (7/12/2025).Ketua PITI Sumsel periode 2025-2030, Karmid beserta pengurus lainnya dilantik oleh Ustadz Mahdi (Kwee Giok Yong) , perwakilan dari PITI Pusat sekaligus Pendiri Masjid Cheng Ho Magelang.Setelah pelantikan Gubernur HD mengukuhkan dengan menyerahkan Bendera PITI kepada Ketua PITI Sumsel. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa haru dan bangganya melihat susunan kepengurusan PITI Sumsel yang terdiri dari berbagai unsur dan latar belakang. Menurutnya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan untuk memperkuat organisasi dan memperluas perannya di masyarakat.Gubernur juga menekankan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian kepengurusan baru, yaitu pertama Konsolidasi internal organisasi, Investigasi atau evaluasi internal dan eksternal, serta penyusunan solusi bersama bila terdapat kendala dalam kepengurusan.Ia juga menyinggung bahwa banyak dai dan ustaz dari Sumsel yang hingga kini dikenal luas, yang menurutnya menunjukkan kuatnya tradisi dakwah di daerah ini. Untuk itu, Gubernur mendorong agar ke depan unsur PITI juga dapat diakomodasi dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel.“Selamat kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus PITI Sumsel. Semoga sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel semakin kuat untuk mendukung syiar Islam di Sumatera Selatan,” ujarnya.Ia juga mengapresiasi keberadaan PITI Muslimah yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan sebagai wujud keutuhan ukhuwah di tengah masyarakat.Di sela kegiatan, Gubernur turut meninjau layanan pemeriksaan gratis Papsmear dan HPV DNA yang digelar oleh PITI Sumsel bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI. Program tersebut mendapat perhatian karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi kesehatan perempuan di Sumsel.Acara pelantikan ini turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Apriyadi, Kepala Badan Kesbangpol Sumsel Alfajri Zabidi, Plt. Karo Umum dan Perlengkapan Darmayanti.
Sumsel
Gubernur HD Ajak Semua Elemen Ciptakan Lingkungan Ramah Disabilitas di Wilayah Sumsel
Palembang, Suasana penuh kehangatan dan kemeriahan menyelimuti puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional Provinsi Sumatera Selatan tahun 2025. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, hadir langsung dan berinteraksi akrab dengan teman-teman disabilitas dalam acara yang dipusatkan di Sentra Budi Perkasa Palembang, Minggu (7/12/2025).Kedekatan antara Gubernur HD dengan komunitas disabilitas terlihat jelas sepanjang acara, mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap inklusi dan kesetaraan.Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa peringatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momen penting untuk menguatkan peran dan kontribusi teman-teman disabilitas dalam pembangunan daerah."Pada peringatan ini kita disadarkan bagaimana seharusnya kita bicara tentang kesetaraan. Di sini terlihat peran dari berbagai instansi dan kementerian/lembaga yang bersama-sama melaksanakan program untuk mewujudkan peningkatan layanan bagi penyandang disabilitas,” ujar Herman Deru.Gubernur berharap, dengan semangat Hari Disabilitas Internasional dapat terus mendorong semua pihak untuk menghapus stigma dan menciptakan lingkungan yang benar-benar ramah disabilitas di seluruh wilayah Sumatera Selatan.Acara peringatan juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan bakat dari para penyandang disabilitas, mulai dari penampilan seni, musik, hingga keterampilan khusus yang mampu menunjukkan kemampuan luar biasa para difabel Sumsel. Penampilan ini disambut meriah oleh seluruh tamu undangan.Sementara itu, Ketua Yayasan Sentra Budi Perkasa dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dan kebanggaan atas terlaksananya peringatan Hari Disabilitas Internasional di tempat mereka. Menurutnya, kehadiran Gubernur Sumsel memberikan motivasi besar bagi seluruh peserta dan lembaga pendamping.“Alhamdulillah, kita bisa menyelenggarakan peringatan Hari Disabilitas Nasional dengan meriah dan penuh makna. Hari ini kita melihat banyak sekali pertunjukan bakat dari teman-teman disabilitas. Kami sangat bangga karena acara ini juga dihadiri langsung oleh Bapak Gubernur,” ujarnya.Interaksi yang hangat, gelak tawa, dan pertunjukan seni dari teman-teman disabilitas menjadi puncak kemeriahan acara, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi semangat dan kreativitas.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Sukses! HD Tutup Sriwijaya Dempo Run 2025, Beri Dampak Ekonomi Signifikan serta Perkuat Pagaralam Sebagai Wisata Olahraga
Pagaralam. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wali Kota Pagaralam, Ludi Oliansyah, S.T., secara resmi menutup gelaran Sriwijaya Dempo Run 2025 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Alun-Alun Utara Kota Pagaralam, Sabtu (6/12/2025). Event sport tourism tahunan ini kembali mencuri perhatian dengan meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan yang kini memasuki tahun keempat.“Ini merupakan keempat kalinya kita bertemu dalam event yang sama, dan dari tahun ke tahun peminatnya terus meningkat. Kota Pagaralam layak kita sebut sebagai kota tujuan wisata olahraga,” ujar HD.Ia menegaskan bahwa Pagaralam tidak hanya memiliki keindahan alam yang memukau, tetapi juga harus dijaga kelestariannya agar tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan.“Keindahan ini tidak boleh hilang. Kelestarian alam harus terus kita jaga bersama agar kita terhindar dari bencana. Kehadiran para pelancong dan runner dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Pagaralam semakin diminati,” tambahnya.Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pagaralam dan seluruh masyarakat yang dinilai berhasil menjaga keaslian budaya serta kelestarian alam.“Kearifan lokal yang dipertahankan masyarakat membuat kota ini memiliki originalitas yang kuat. Ini harus dijaga agar anak cucu kita kelak masih dapat menikmatinya,” kata HD.HD pun mengapresiasi peningkatan kualitas dan kuantitas event dari penyelenggaraan sebelumnya, sekaligus berpesan kepada seluruh pelari dari berbagai daerah untuk membawa pulang cerita baik tentang Pagaralam.“Terima kasih kepada seluruh runner dari Sumatera maupun dari seluruh Indonesia. Bawalah cerita baik tentang Pagaralam dan semoga kita bertemu kembali pada Sriwijaya Dempo Run tahun depan,” tutupnya.Sementara itu, Wali Kota Pagaralam, Ludi Oliansyah, menegaskan bahwa penyelenggaraan Sriwijaya Dempo Run memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi masyarakat.“UMKM kami laris, hotel dan homestay penuh, perputaran ekonomi sangat terasa. Atas nama masyarakat Pagaralam, kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya.Ia juga menyoroti geliat Festvial Coffee Pagaralam yang semakin dikenal, termasuk hadirnya komoditas kopi unggulan Kopi Kuning, yang kini sedang dikembangkan agar bisa menembus pasar yang lebih luas.Selanjutnya Gubernur Herman Deru bersama Wali Kota Pagaralam menyerahkan hadiah dan piagam kemenangan kepada para juara dari masing - masing kategori diantaranya 2,5K, 5K dan 10K serta pengundianGrand Prize dengan hadiah utama satu unit mobil yang diraih oleh Randi, runner asal Muara Enim yang mengikuti kategori 10K.Usai menyerahkan hadiah para pemenang, Gubernur Herman Deru bersama jajaran pejabat lainnya turut meresmikan Ikon Sumsel Bugar yang berlokasi di Alun-Alun Kota Pagaralam sebagai simbol komitmen meningkatkan gaya hidup sehat masyarakat Sumatera Selatan.Turut hadir Para Bupati/Walikota, Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Peserta Runner.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Lepas Ribuan Runner pada Sriwijaya Dempo Run 2025 di Pagaralam
Pagaralam. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Wali Kota Pagaralam, Ludi Oliansyah, S.T., serta para pejabat lainnya, secara resmi melepas ribuan peserta Sriwijaya Dempo Run 2025 di Lapangan Merdeka, Alun-Alun Utara Kota Pagaralam, Sabtu (6/12/2025).Sebelum mengibarkan bendera start, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah.“Kehadiran anda semua adalah semangat bagi Sumsel. Kita berkumpul melaksanakan Dempo Run yang ke-4 ini. Semoga event ini semakin mengenalkan Kota Pagaralam di tingkat nasional serta menghadirkan para runner lebih banyak lagi dari penjuru tanah air pada event tahun depan. Semoga juga para runner tidak hanya mendapatkan piagam atau gelar juara, tetapi juga memperoleh kesehatan dan kebugaran,” ujar Herman Deru.Sriwijaya Dempo Run 2025 kali ini menghadirkan empat kategori, yakni 10K, 5K, 2,5K, Fun Walk yang dihadiri ribuan peserta. Event tahunan ini kembali menjadi magnet bagi pecinta olahraga lari, sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata Kota Pagaralam dengan pesona alamnya yang menyejukkan.
Sumsel
Disela Touring Bersama LCI, Gubernur Sumsel Herman Deru Tinjau Titik Rawan Bencana
Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meninjau langsung sejumlah titik rawan bencana di Kabupaten Muara Enim di sela kegiatan touring bersama komunitas Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter 22 Palembang, Jumat (5/12/2025).Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perjalanan menuju Kota Pagaralam yang juga dimanfaatkan Gubernur untuk melihat langsung kondisi wilayah yang memiliki potensi risiko bencana alam.Sepanjang perjalanan, Gubernur Herman Deru memantau kondisi ruas jalan lintas, aliran sungai, serta kawasan yang dinilai rawan terhadap bencana seperti banjir, longsor, dan gempa bumi.Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk langkah antisipatif Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam meminimalkan dampak bencana yang berpotensi terjadi, khususnya pada musim penghujan.