Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Berangkatkan Bantuan 15 Ton Logistik Korban Bencana Alam
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Kali ini, bantuan kemanusiaan hampir 15 ton logistik resmi diberangkatkan menuju Sumatera Barat menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara dari Landasan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Rabu (10/12/2025).Gubernur Sumatera Selatan Dr. H Herman Deru yang hadir langsung dalam proses pelepasan bantuan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengumpulan hingga pendistribusian bantuan.
Sumsel
Provinsi Sumsel Raih Predikat Provinsi Terinovatif IGA 2025
Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang, Sumsel berhasil meraih predikat Provinsi Terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada malam penganugerahan yang berlangsung di Grand Ballroom Lantai II Hotel Kempinski Jakarta, Jalan M.H. Thamrin, Menteng, Rabu (10/12/2025).Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, yang diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus.#GubernurSumsel #wakilgubernursumsel #HermanDeru #cikujang #SumselMajuTerus
Sumsel
Sekda Sumsel Rapat Monitoring Terpadu PJPK Bersama Wamendukbangga
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos, menyoroti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mendorong komitmen kepala daerah untuk menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dan Rencana Aksi Kependudukan (Renaksi).Hal tersebut disampaikannya secara langsung usai menghadiri Monitoring Terpadu Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025-2029 di Griya Agung, Palembang, pada Rabu (10/12/2025).Wakil Menteri Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengaku telah menerima informasi bahwa 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel telah selesai menyusun dokumen PJPK, dengan dua kabupaten/kota lainnya sedang dalam proses.
Sumsel
Wamen BKKBN dan Sekda Sumsel Tinjau Distribusi MBG di Palembang, Pastikan Gizi Anak dan Ibu Terpenuhi
Palembang – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, mendampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam kunjungan kerja ke SPPG Palembang Ilir Barat I, Bukit Baru, Rabu (10/12).Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa layanan dan distribusi Makanan Bergizi untuk Generasi Emas (MBG) benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu menyusui.Dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Sekda dan Wamen BKKBN turun langsung ke permukiman warga. Mereka mengetuk pintu rumah satu per satu untuk melihat bagaimana bantuan MBG diterima dan dimanfaatkan.Para ibu tampak antusias menyampaikan pengalaman mereka, sementara petugas SPPG memberi penjelasan terkait pemenuhan gizi keluarga.Dalam kesempatan itu, Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyampaikan apresiasinya atas kerja keras SPPG Palembang dan pemerintah Provinsi Sumsel dalam memastikan distribusi MBG berjalan sesuai standar.“Distribusi dan pengecekan gizi sudah berjalan sangat baik. Ini membuktikan komitmen daerah dalam memastikan anak-anak dan ibu menyusui mendapatkan hak gizi mereka,” ujarnya.Beliau menambahkan bahwa program MBG menjadi bagian penting dalam mendukung harapan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap menjadi generasi unggul di masa depan.Acara ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastriani Ratu Dewa ,Kadinkes Sumsel, Trisnawarman,Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, dr. Arios Saplis serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri BERES Award 2025 : Wujud Apresiasi Pengembangan Kawasan Permukiman Sumsel
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra, menghadiri acara penganugerahan BERES AWARD (Bersih, Elok, dan Sejahtera) Tahun 2025 di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (9/12/2025).Acara ini mengusung tema "Dengan BERES AWARD TAhun 2025 mari kita lakukan percepatan implementasi dukungan program 3 juta dan pengentasan kawasan kumuh di Provinsi Sumsel."Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan bahwa penghargaan ini bertujuan memberikan motivasi dan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan aktif, berinovasi, dan berdedikasi dalam pengembangan kawasan permukiman."Pembangunan perumahan dan permukiman tidak hanya berfokus pada kerusakan rumah, tetapi juga pada fasilitas di permukiman, kualitas hidup masyarakat, pemerataan pembangunan, dan keadilan bagi seluruh masyarakat," ungkap Sekda.Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Novian Aswardani, ST., MM., IPM., ASEAN.Eng, melaporkan bahwa Sumsel menghadapi luasan kumuh lebih kurang 6.000 hektar, dengan backlog kepemilikan rumah mencapai 348.051 unit dan backlog Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 495.204 unit.Meski demikian, Novian Aswardani menyebut bahwa kinerja penanganan RTLH menunjukkan hasil positif. "Hingga November 2025, sudah ditangani sebanyak 4.325 unit rumah dari target 2.500 unit, yang didanai dari berbagai sumber," ungkapnya.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas kinerja baik dalam mendukung pemerintah mewujudkan 3 juta rumah layak huni.BERES AWARD 2025 diberikan kepada berbagai kategori untuk menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung perumahan layak huni dan lingkungan bersih Kategori Penghargaan Pemenang Juara 1 : CSR Perbaikan RTLH Baznas Sumsel, Pokja PKP Dukungan 3 Juta Rumah Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Bank Sampah Terbaik Bank Sampah Sakura (Kota Palembang)Novian Aswardani berharap program penghargaan ini akan terus menjadi tonggak pembangunan kawasan bersih yang menciptakan lingkungan yang baik dan sehat di masa depan.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Resmikan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga
Muba-Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meresmikan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga Paket 2 di Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (9/12/2025). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi murah dan ramah lingkungan bagi masyarakat.Kegiatan peresmian tersebut dirangkaikan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa Babat Banyuasin, Aswandi, untuk masa jabatan antar waktu 2025-2030 oleh Gubernur Herman Deru.Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa pembangunan jaringan gas bumi ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muba, dan Kementerian ESDM dalam memberikan layanan energi murah bagi masyarakat.
Sumsel
Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Berinovasi Menjaga Alam dan Kelola Produk Kehutanan Dengan Cerdas
Palembang— Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru resmi melaunching SI-ALAM (Sistem Informasi Lahan untuk Masyarakat) sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan Kelompok Tani Hutan Terbaik Tingkat Provinsi Sumsel 2025. Acara ini digelar di Grand Atyasa Palembang, Rabu (9/12/2025),Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel menyampaikan apresiasi atas kondisi lingkungan di Sumatera Selatan yang relatif terkendali, khususnya dalam isu hutan.“Alhamdulillah isu lingkungan dalam hutan yang terjadi saat ini tidak terjadi di Sumatera Selatan. Ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mengelola kehutanan, pertanian, dan perkebunan,” ujar Gubernur.Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus merefleksikan cara mengelola hutan dan memanfaatkan hasil hutan secara bijak. Menurutnya, pengelolaan alam yang baik hanya membutuhkan satu hal: komitmen.“Jangan saling menyalahkan. Semua lapisan masyarakat harus mengelola produk kehutanan dengan cerdas. Inovasi tetap dibutuhkan agar kita semakin memahami cara menjaga alam, karena ketika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita,” tambahnya.Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang konsisten menjaga kelestarian pohon dan kawasan hutan. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para pemenang lomba kelompok tani hutan terbaik yang dianggap memberi contoh nyata dalam menjaga alam dan ekosistem kehutanan.Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Koimuddin, melaporkan bahwa terdapat 270 kelompok tani hutan yang dinilai pada tahun ini. Adapun hasil penilaian sebagai berikut:1. Terbaik I – Lembaga Kelompok Tani Hutan LPHD Desa Tanjung Agung, Muara Enim2. Terbaik II – Lembaga Kelompok Tani Hutan Saunting Jaya, Muara Enim3. Terbaik III – Lembaga Kelompok Tani Hutan Sungsang IVKoimuddin menambahkan bahwa aplikasi SI-ALAM yang dilaunching hari ini akan menjadi strategi penting untuk memudahkan akses informasi masyarakat terkait status perhutanan, aplikasi pelayanan kehutanan, serta mendorong penguatan ekonomi desa dan pengentasan kemiskinan di sekitar kawasan hutan.Direktur Ikraf Indonesia, Andre Ekadinata, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan berbagai pihak untuk pembangunan kehutanan berkelanjutan.Acara launching SI-ALAM dan penganugerahan Kelompok Tani Hutan Terbaik ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hutan yang cerdas dan berkelanjutan.Acara dihadiri oleh para kepala OPD Sumsel dan pejabat yang mewakili.
Sumsel
Kuatkan Sinergi Lintas Sektor, Sekda Edward Candra Dorong Pokja PKP Wujudkan Hunian Layak dan Pemukiman Berkelanjutan
Palembang, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, menghadiri sekaligus membuka kegiatan kolaborasi Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk hunian layak dan pemukiman berkelanjutan. Acara ini diselenggarakan di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (9/12/2025).Dalam sambutannya, Sekda Edward Candra menekankan peran sentral Pokja PKP sebagai wadah koordinasi lintas sektor yang bertanggung jawab memastikan integrasi, sinkronisasi, dan harmonisasi kebijakan di bidang perumahan dan permukiman."Melalui kegiatan ini, kita harapkan dapat memperkuat keselarasan arah pembangunan, menyusun langkah strategis yang lebih terukur, serta memastikan bahwa program di sektor perumahan dan permukiman dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan," ucapnya.Edward Candra menyatakan bahwa agenda pembangunan perumahan dan kawasan permukiman memegang peran vital dalam meningkatkan kualitas hidup, yang muaranya adalah untuk kepentingan masyarakat. Ia juga bersyukur atas kondisi alam yang baik di Sumsel, sekaligus menekankan pentingnya penataan permukiman."Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi konstruktif untuk memperkuat fungsi Pokja PKP di seluruh kabupaten/kota," tambahnya, mengharapkan sinkronisasi Pokja PKP se-Sumsel.Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel selaku Ketua Pelaksana, Novian Aswardani, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi penyelenggaraan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota."Kegiatan ini guna memperkuat kinerja yang terukur dan memperkuat tujuan PKP, [serta] memperkuat tata kelola permukiman berkelanjutan," ungkap Novian.Selain itu, tujuan utama forum ini adalah merumuskan rekomendasi dan masukan yang terukur untuk memperkuat kebijakan PKP di Sumsel, serta mencapai kesamaan persepsi dalam mewujudkan permukiman yang layak, tertata, dan berkelanjutan.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur Sumsel Tekankan Penguatan Mitigasi Dan Penegakan Hukum Atasi Gangguan Usaha Perkebunan Sawit
Palembang— Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka mengatasi berbagai gangguan usaha perkebunan kelapa sawit di Sumatera Selatan yang berlangsung di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/12/2025). Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha perkebunan dalam menjaga keberlanjutan sektor sawit di Sumsel.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, merupakan salah satu penopang utama ekonomi daerah. Berdasarkan Statistik Perkebunan Tahun 2024, luas perkebunan sawit di Sumsel telah mencapai lebih dari 1,2 juta hektare dengan produksi mencapai 3,4 juta ton CPO. Angka tersebut menunjukkan besarnya kontribusi sawit terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.Namun demikian, Gubernur menilai tantangan sektor perkebunan ke depan semakin kompleks. Mulai dari pemanfaatan lahan yang belum sepenuhnya sesuai tata ruang, pembangunan kebun masyarakat yang terhambat karena keterbatasan lahan, hingga meningkatnya kasus pencurian Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang merugikan perusahaan maupun petani.“Ini mengharuskan kita untuk bersama-sama meningkatkan upaya mitigasi dan penegakan hukum terhadap berbagai gangguan usaha perkebunan. Pencurian TBS adalah salah satu kasus yang kini marak terjadi, dan langkah penegakan hukum harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Gubernur.Ia berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh perusahaan perkebunan dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum. Dengan kerja sama yang solid, berbagai isu dan potensi masalah di masa mendatang dapat dihadapi dengan lebih baik, cepat, dan tepat sasaran.Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Presiden RI telah memberikan instruksi tegas untuk mempercepat legalisasi sawit, menindak kasus pencurian, serta menghapus praktik usaha ilegal dalam industri kelapa sawit.“Dengan luas komoditi kelapa sawit di Sumsel mencapai kurang lebih 1,2 juta hektare, kami berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan industri kelapa sawit. Penanganan tindak pidana pencurian TBS menjadi perhatian serius kami,” ungkap Kapolda.Acara ini juga dihadiri Sekda Sumsel H. Edward Candra, Kadis Kehutanan Agus Darwa, Kadis Lingkungan Hidup Herdi Apriansyah, Kadis Perdagangan Henny Yulianti, Kadis PMPTSP Sumsel Lusapta Yudha Kurnia, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.