Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Momentum Ramadhan 1447H, Feby Deru Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an Bersama DWP Prov Sumsel
Palembang. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Desy Kasnayati Edward, menghadiri Peringatan Nuzulul Qur'an yang digelar di Masjid DWP Baiturrahman Palembang, Selasa (10/03/2026).Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh pengurus serta anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan.Peringatan Nuzulul Qur'an ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mengingatkan kembali pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.Acara ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan serta doa bersama, sebagai bentuk refleksi atas turunnya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Sumsel
Gubernur Sumsel Tinjau Kesiapan Jalur Mudik di Jembatan Musi V, Targetkan Jalan Bebas Lubang Jelang Lebaran
Palembang. Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447H, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau langsung kesiapan jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Peninjauan tersebut dilakukan di kawasan Jembatan Musi V, Selasa (10/3/2026).Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal untuk memastikan perjalanan masyarakat Sumatera Selatan saat mudik dapat berlangsung aman dan lancar.Menurutnya, pemerintah bersama berbagai pihak terus mempercepat perbaikan jalan, terutama menutup lubang-lubang yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara.“H-10 menjelang Lebaran, kita targetkan seluruh lubang di jalan sudah tertutup. Kita ingin memastikan jalur mudik di Sumsel zero lubang, sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terus bekerja keras mendukung kelancaran jalur mudik, termasuk perusahaan konstruksi Wijaya Karya serta sejumlah instansi terkait yang tetap bersemangat menyelesaikan pekerjaan pembangunan dan perbaikan infrastruktur.Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan, Panji Krisna Wardana, dalam paparannya menjelaskan ada beberapa titik masih memerlukan perhatian khusus, terutama pada wilayah rawa yang memiliki kondisi tanah dengan kedalaman mencapai 18 meter. Oleh karena itu, pihak Hutama Karya membutuhkan waktu untuk melakukan perbaikan dan penguatan struktur tanah di sejumlah lokasi tersebut.Khusus untuk Jembatan Musi V, Panji juga menyampaikan beberapa kendala teknis yang dihadapi. Namun pihaknya telah menyiapkan langkah penanganan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang guna memastikan kualitas dan kekuatan jembatan tetap terjaga.Turut hadir Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Shandi Nugroho, Bupati Banyuasin Askolani dan Para Kepala OPD.
Sumsel
Edward Candra Tekankan Perbaikan Sistem Sampah, Rakor KIE Libatkan 15 Kabupaten/Kota di Sumsel
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, memimpin Rapat Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Graha Bina Praja, Selasa (10/03/2026). Rapat ini menjadi momentum krusial bagi 15 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan untuk membenahi sistem manajemen limbah di daerah masing-masing.Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemantauan dan pendampingan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat pembagian wilayah penilaian sebagai berikut : 11 Kabupaten/Kota (Kota Prabumulih, Pagar Alam, Lubuk Linggau, Kab. Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, dan PALI) berada di bawah penilaian Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Udara.Sedangkan 4 Kabupaten: (OKU, OKI, OKU Selatan, dan OKU Timur) berada di bawah penilaian Sekretariat Kementerian/Sekretariat Utama.Seluruh daerah tersebut didampingi langsung oleh Tim Penilai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel.Dalam arahannya, Sekda Edward Candra menyoroti kendala teknis di lapangan, terutama terkait jadwal pengangkutan sampah yang sering terlambat."Idealnya sampah ini diangkut sebelum jam masuk sekolah. Seharusnya jangan sampai jam 9 pagi sampah belum diangkut. Namun, setelah kami cek, kendala utamanya adalah masih kurangnya armada angkutan di Kabupaten/Kota," ungkap Edward.Beliau berharap koordinasi ini menjadi langkah konkret untuk perbaikan sistem pengelolaan sampah yang lebih integratif dan tepat waktu di masa depan.Hadir dalam rapat tersebut, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Dr. Rasio Ridho Sani, M.Com., MPM, memberikan paparan yang cukup tajam mengenai kondisi pengelolaan sampah saat ini. Beliau menekankan perlunya terobosan agar upaya yang dilakukan lebih efektif.
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Al Askariyah, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Menjelang Idul Fitri
Palembang Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 bersama unsur Forkopimda, BUMN, dan BUMD Sumatera Selatan yang digelar di Masjid Al Askariyah, Komplek TNI AU Lanud Sri Mulyono Herlambang, Senin (9/3/2026).“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kami mengucapkan terima kasih kepada Lanud Sri Mulyono Herlambang dan PT. Angkasa Pura II yang telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H Pemprov Sumsel. Semoga kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujar Edward mengawali sambutannya.Menurutnya, Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antara pemerintah, TNI/Polri, serta berbagai elemen masyarakat di Sumatera Selatan.Edward juga menyoroti meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tradisi mudik setiap tahun membutuhkan kesiapan seluruh pihak, terutama pengelola transportasi, termasuk transportasi udara.Dalam hal ini, lanjutnya, kesiapan PT. Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara memiliki peran yang sangat strategis untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi udara selama periode arus mudik.“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap PT. Angkasa Pura II terus meningkatkan pelayanan kepada penumpang di terminal bandara, memperkuat aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, serta menyediakan fasilitas pendukung yang memadai bagi para penumpang selama masa arus mudik,” katanya.Di akhir sambutannya, Edward mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga suasana yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan serta mempertahankan Sumatera Selatan sebagai daerah zero konflik."Kondisi yang kondusif ini menjadi modal penting bagi kita untuk mendorong Sumatera Selatan semakin maju di berbagai bidang,” pungkasnya.
Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Kesiapan Idul Fitri 1447 H
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring dari Ruang Sumsel Command Center, Senin (9/3/2026). Rapat yang dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, ini fokus pada tiga agenda utama: pengendalian inflasi, kesiapsiagaan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, serta evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan kondisi inflasi nasional per Februari 2026 yang tercatat di angka 4,76% (y-to-y) dan 0,68% (m-to-m). Terkait postur anggaran, Mendagri menekankan bahwa daerah dengan realisasi pendapatan dan belanja yang tinggi menunjukkan kesehatan ekonomi yang baik karena memicu perputaran uang di masyarakat. "Per 6 Maret 2026, realisasi pendapatan daerah secara nasional mencapai 11,68%, meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu (10,66%). Namun, secara nominal gabungan provinsi, angka tahun ini (Rp39 T) masih lebih rendah dibanding tahun lalu (Rp42 T)," jelas Mendagri dalam arahannya. Strategi Mudik Lebaran dan Kebijakan WFA Menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 H, pemerintah pusat telah mengambil langkah strategis untuk mengurai kemacetan. Mengingat adanya libur Nyepi pada 19 Maret, pemerintah menyepakati usulan Kementerian Perhubungan untuk memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 hingga 27 Maret 2026. Mendagri juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh Kepala Daerah, termasuk di Sumatera Selatan, untuk memperhatikan Kesiapsiagaan Bencana Mengingat faktor cuaca dan mobilitas massa yang tinggi. Selain itu, Ia juga meminta kepala daerah untuk Menjamin keamanan lingkungan bagi masyarakat yang meninggalkan rumah dan Mengantisipasi panic buying yang dapat memicu lonjakan inflasi. Dilanjutkan dengan perbaikan jalan sebelum arus mudik dimulai serta menertibkan pasar tumpah yang berpotensi menghambat arus lalu lintas. Usai mengikuti rapat, Sekda Edward Candra menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan siap menindaklanjuti arahan pusat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan dan mematikan infrastruktur jalan di Sumsel layak dilalui pemudik demi kenyamanan masyarakat.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Buka Puasa Bersama HIPMI Sumsel, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Pengusaha Muda
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri buka puasa bersama dan silaturahmi keluarga besar BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Selatan yang digelar di Hotel The Zuri Palembang, Minggu (8/3/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan dengan kegiatan ini menunjukkan bahwa HIPMI mampu berbaur dengan berbagai elemen masyarakat dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Para kader HIPMI telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.“Anak-anak muda HIPMI ini luar biasa. Mereka mendarmabaktikan waktunya untuk Sumatera Selatan. Bahkan banyak muncul ‘sultan-sultan muda’ dari daerah yang turut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi,” ujarnya.Herman Deru menambahkan, keterlibatan pengusaha muda hingga ke kabupaten yang jauh menunjukkan bahwa peluang berusaha kini semakin terbuka, terlebih dengan berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing pengusaha muda Sumsel dalam menghadapi pasar global."Di tengah berbagai dinamika ekonomi saat ini, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas inflasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus mendukung dan memperjuangkan cita-cita para pengusaha muda", tegas HD.Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Sumsel Muhammad Puri Andamas dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sekaligus menumbuhkan semangat pengusaha muda dalam berkontribusi bagi pembangunan Sumatera Selatan.Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim, tausiyah oleh Ustadz Toyyibno, dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah serta ramah tamah.Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto, Kepala OJK Sumsel Arifin Susanto, Kasdam II/Sriwijaya Iwan Maruf, Para Kepala OPD
Sumsel
Gelar Buka Bersama Alumni Gontor, Herman Deru Puji Soliditas dan Peran Strategis Santri Jaga Sumsel Zero Konflik
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyambut hangat keluarga besar Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Palembang dalam acara buka puasa bersama di Griya Agung Palembang, Minggu (8/3/2026). Acara ini menjadi momentum penguatan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi dengan para santri, wali santri, hingga alumni konsulat Palembang.Dalam sambutannya, Herman Deru memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas komunikasi yang dijalin oleh para alumni Gontor. Ia mengaku merasa sangat terbantu dengan kiprah para alumni yang terus konsisten meneruskan perjuangan pendidikan dan dakwah di Sumatera Selatan.“Meskipun proses belajar mengajar tidak dilakukan langsung di Ponorogo, saya yakin dengan niat yang sama, kualitas pendidikan yang diberikan di sini akan setara. Hal ini dikarenakan para pendidiknya adalah alumni langsung dari sana,” ujar Herman Deru.Lebih lanjut, Gubernur berpesan agar seluruh organisasi Islam, baik NU, Muhammadiyah, LDII, maupun organisasi lainnya, untuk tetap mengedepankan sikap saling menghargai. Ia menekankan pentingnya persatuan demi menjaga predikat Sumatera Selatan sebagai wilayah Zero Konflik.Dalam kesempatan itu pula Ketua IKPM Palembang, Syamsudari, mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kembali pertemuan besar ini setelah sekian lama.“Terakhir kali kami berkumpul di sini pada tahun 2014. Alhamdulillah, hari ini kami bisa kembali lagi untuk berbuka puasa bersama seluruh alumni,” ungkap Syamsudari penuh syukur.Di sela acara, Syamsudari juga menyampaikan aspirasi terkait perjalanan 75 tahun IKPM yang hingga kini belum memiliki kantor sekretariat permanen sebagai pusat koordinasi. Ia berharap kedepannya IKPM Gontor Sumsel dapat memiliki kantor sendiri untuk mendukung aktivitas organisasi yang kian berkembang.Turut hadir anggota DPD RI Sumsel Dr. Ratu Tenni Leriva, MM dan OPD Lainnya
Sumsel
Pesan Gubernur HD di Yatim Fest 2026 : Besarkan Alam Pikir dan Jiwa dengan Semangat Berbagi
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD), menghadiri acara Yatim Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Abulyatama Indonesia di Rambang Semesta Ballroom, Minggu (8/3/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh 1.200 anak yatim dan dhuafa penghafal Al-Qur'an."Ini adalah sebuah ide luar biasa. Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk perhatian nyata kepada anak-anak yang kita cintai. Terima kasih kepada seluruh pengasuh dan keluarga yang bersedia mencurahkan perhatiannya," ujar HD mengawali sambutannya.Terkait masa depan bangsa, Gubernur HD mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi sekitar 20 tahun ke depan, di mana 67 persen penduduk berada pada usia produktif."Tugas kita sebagai orang tua adalah mempersiapkan mereka. Anak-anakku, persiapkan diri kalian bukan hanya dari segi kecerdasan dan fisik semata, tapi yang terpenting adalah kesehatan mental dan jiwa," tegasnya.Ia juga menitipkan pesan khusus agar anak-anak tidak hanya mengejar kepintaran secara akademik. "Banyak orang pintar namun tidak menjadi apa-apa karena jiwanya kosong. Pak Gubernur berpesan kepada anak-anakku, tumbuhlah menjadi anak-anak yang gemar memberi. Besarkan alam pikir dan jiwa kalian dengan semangat berbagi," tambahnya.Ketua Pelaksana Yatim Fest 2026, Robi Sahbar, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini merupakan pelaksanaan ke-6 di Kota Palembang dan ke-4 kalinya digelar di Ballroom Rambang Semesta. Mengusung tema "Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya", acara ini bertujuan untuk berbagi semangat dan kebahagiaan bersama anak-anak yatim."Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan para donatur dan kolaborasi berbagai pihak. Khususnya kepada sekitar 160 relawan yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini," ungkap Robi.Dalam acara ini juga dilakukan pemberian bantuan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI, Ratu Tenny Leriva (Leriva HD) Dan Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Hadiri Apel Kamtibmas Ojol dan Buruh, Kapolri Soroti Dampak Konflik Global dan Keamanan
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menghadiri Apel Kamtibmas bersama ojek online (OJOL) dan buruh yang diselenggarakan oleh Polda Sumsel di Stadion Bumi Sriwijaya, Minggu (8/3/2026).Apel dengan tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kegiatan apel ini dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi di antara seluruh pihak.“Saya mengucapkan selamat serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para ojol dan buruh yang ikut serta menjaga Bumi Sriwijaya agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolri mengawali amanatnya.Terkait perang yang terjadi saat ini telah memicu kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi di Indonesia"Maka dari itu Pemerintah, terus berupaya mendorong terciptanya diplomasi antara pihak-pihak yang berkonflik agar situasi global dapat segera membaik", uajr Kapolri.Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk memanfaatkan fasilitas Rumah Sakit Bhayangkara agar dapat digunakan juga oleh para buruh dan pengemudi ojek online di seluruh Indonesia.Ia juga meminta Kapolda Sumatera Selatan untuk meningkatkan pengawasan terhadap para pengemudi ojek online, khususnya saat bekerja pada malam hari, guna mencegah mereka menjadi korban tindak kejahatan." Kepada para pengemudi ojek online untuk berperan aktif bekerja sama dengan kepolisian dengan segera melaporkan apabila melihat kejadian kriminal maupun kecelakaan melalui layanan pengaduan gratis 110 milik Kepolisian Negara Republik Indonesia", tutupnya.Kegiatan apel tersebut juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.Turut hadir damKetua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie, Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kapolda Sumsel Sandi Nugroho, Wakapolda Sumsel Rony Samtana Tarigan, para Kepala OPD