Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Motivasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator Pemprov Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Selasa (30/1/2024). Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengusung tema "Sinergitas Dalam Rangka Peningkatan Program Kerja Yang Akuntabel, Berkualitas, Inovatif dan Berkelanjutan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Para Kepala OPD Sumsel. Fatoni mengajak seluruh jajaran Pemprov Sumsel mengoptimalkan kinerja dengan menjaga solidaritas dan kekeluargaan. Tujuan pemerintah adalah meningkatkan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah. "Yang paling penting adalah langkah konkrit kita dalam melakukan pembangunan, memperbaiki pelayanan dan meningkatkan perekonomian sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat. Yang kita tuju adalah Sumsel semakin baik dalam segala hal," ujarnya. Disamping itu, Kita juga harus menciptakan iklim kondusif, aman, damai, zero konflik, dan kita menjadi pelopor bagi Sumsel untuk daerah lainnya. Menurutnya hal ini dapat dilakukan oleh Para Kepala OPD terkait. "Peran bapak ibu sangat besar untuk bisa mewujudkan hal tersebut. Pertemuan ini untuk mengingatkan kita semua untuk bersilaturahmi, bertukar pikiran, mengevaluasi kinerja semua program kegiatan 2023. Kita perlu mempersiapkan dan merumuskan langkah-langkah apa yang akan dilakukan di tahun 2024," tandasnya. Menurutnya, Masih banyak pegawai yang belum paham tupoksinya. Padahal kita perlu paham apa yang perlu kita lakukan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya, lakukan terobosan dan inovasi. Kita harus melakukan yang belum pernah dilakukan oleh orang lain. "Penandatanganan kinerja adalah bentuk komitmen kerja bersama yang perlu dilakukan hingga tingkat bawah. Lakukan terobosan dan inovasi. Lakukan Perencanaan kerja yang baik diringi target," ujarnya. Fatoni mengapresiasi capaian yang telah dicapai. Jaga kekompakan dan solidaritas sesama. Buat perencanaan program kegiatan dan target capaian kinerja. Ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan SDM di Pemprov Sumsel yaitu kecakapan Loyalitas, totalitas, netralitas, militansi, bisa menempatkan diri. Sekda Sumsel, Ir. S. A. Supriono, melaporkan kegiatan ini akan membahas tentang percepatan pengelolaan anggaran 2024 berupa bantuan keuangan yang bersifat khusus, hibah, belanja barang dan jasa diluar belanja pegawai dan lainnya. Selain itu, juga dilakukan perjanjian kinerja seluruh OPD di Sumsel yang akan digunakan sebagai dasar bagi Kepala OPD terkait sebagai pimpinan dalam membangun sebuah kesepakatan. Selain itu untuk mengarahkan komponen dibawahnya agar lebih memahami tujuan strategis melalui program strategis dengan indikator kinerja berdasarkan tupoksi masing-masing. "Ini sebagai dasar bagi pimpinan dalam melakukan monitoring, evaluasi, supervisi progres perkembangan target kegiatan yang telah tertuang dalam perjanjian kerja. Keberhasilan kesepakatan kerja dapat dilihat dari sejauh mana realisasi anggaran yang ada dapat mencapai target kinerjanya," ujarnya. Serta terkait program strategis lainnya. Melakukan evaluasi yang belum dicapai 2023, berusaha kejar target dengan program terukur. Serta menjaga iklim Sumsel yang aman nyaman, tertib agar aktivitas pembangunan dapat tercapai. "Saya harap kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dalam menjalin dan mempererat silaturahmi. Jadikan pertemuan ini desiminasi informasi dalam rangka meningktkan pemerintahan yang lebih baik," ujarnya. Dalam kesempatan itu, dilakukan penandatanganan kinerja tahun 2024 secara simbolis.
Sumsel
Sumsel Gelar Gebyar Sriwijaya Preneur 2024
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Fatoni yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bid. Ekonomi Keuangan & Pembangunan, Drs. H. Sutoko, M.Si membuka Gebyar Sriwijaya Preneur 2024 bertempat di Graha Bina Praja , Senin (29/1/2024). "Melalui Gebyar Sriwijaya Preneur 2024 ini, kita bersama-sama menetapkan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada UMKM dan berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar formalitas saja tapi mampu mendongkrak prosentase penggunaan produk dalam negeri pada Pengadaan Barang Jasa Pemerintah di Pemprov Sumsel" ujar Sutoko. Untuk itu, lanjutnya Perlu kolaborasi yang aktif Stakeholder yang tergabung dalam TIM Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Provinsi Sumatera Selatan untuk terus bekerja secara maksimal dalam Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Provinsi Sumatera Selatan. Ditambahkan Sutoko, Sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022, Percepatan P3DN dan Produk UMKM dan Koperasi dalam rangka mensukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Ladang Karya Husada/Marketplace Toko Ladang yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi dalam pengembangan promosi pemasaran UMKM Sumsel melalui pembangunan "Gerbang Sriwijaya" marketplace milik pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah terdaftar dalam LKPP" tutup Sutoko Ka. Dinas Koperasi, UKM Provinsi Sumsel, Ir. H. Amiruddin, M.Si, utarakan acara ini bermaksud dan bertujuan dalam rangka akses UMKM peningkatan dan perluasan akses pembiayaan permodalan, promosi serta dapat bertukar akses informasi para UMKM dan mengharapkan OPD untuk menjalankan komitmen membelanjakan pengadaan barang jasa pemerintah minimal 40% menggunakan Produk Dalam Negeri. Pada kesempatan tersebut dilakukan Penandatangan komitmen belanja produk dalam negeri tahun 2024 dan penyerahan piagam belanja produk dalam negeri terbesar 2023 (BPKAD, Dinas Pendidikan. PUBMTR) serta launching Gerbang Sriwijaya Turut hadir Direktur PT. Ladang Karya Husada Nurhayati, Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Launching GPISS Dan Operasi Pasar Murah Serentak se-Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni melaunching Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Sumatera Selatan (GPISS) dan Operasi Pasar Murah bertempat di Lapangan Kantor Den POM II/4 Palembang, Senin, (29/1/2024). Fatoni ungkapkan kegiatan ini diikuti oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab/Kota se-Sumsel dengan masing-masing titik lokasi. Fatoni mengapresiasi atas partisipasi dan dukungan yang diberikan oleh Forkopimda Sumsel, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan dunia usaha dalam implementasi gerakan ini di lapangan. GPISS dan Pasar Murah akan terus dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Kamis di masing-masing titik lokasi. "Silahkan masyarakat datang ke pasar murah yang disubsidi dan digelar secara serentak oleh Pemerintah Provinsi dan kab/kota se-Sumsel. Hal ini agar hasilnya lebih dirasakan secara efektif, terkoordinir, terkendali dan lebih dirasakan manfaatnya," ujarnya. Selain itu, Fatoni ungkapkan selanjutnya Pemerintah juga akan melakukan berbagai gerakan-gerakan bersama dan serentak lainnya yaitu Gerakan GSMP, gerakan pengangkatan anak asuh dan orang tua asuh dalam rangka pengendalian stunting dan kemiskinan ekstrem di Sumsel. "Kita akan terus canangkan gerakan serentak secara terus menerus. Hal ini perlu dipacu, disosialisasikan, dan dimobilisasikan agar hasilnya lebih terpadu, serentak dan efektif," ungkapnya. Sementara itu, Karo Perekonomian Sumsel, H Henky Putrawan, SPt., M.SI., M.M, melaporkan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menjaga dan menekan laju inflasi di Sumatera Selatan agar terkendali sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan Operasi Pasar Murah dilaksanakan oleh Pemprov Sumsel bekerja sama dengan 6 BUMD Provinsi Sumatera Selatan (Bank SumselBabel, PT Sriwijaya Mandiri Sumsel, PT. Jamkrida Sumsel, PT Sumsel Energi Gemilang, Bank Perkreditan Rakyat Sumsel dan PT. Tirta Sriwijaya Mandiri) dan Komando Resor Militer (Korem) 044/ Garuda Dempo Palembang serta Pemerintah Kota Palembang, setiap hari Senin, Selasa, Kamis mulai dari bulan Januari s.d Maret 2024. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel dan Direktur BUMN dan BUMN di Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Gemar Menabung di Bank Sumsel Babel Guna Mendukung Pembangunan
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni didampingi KPj Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Selatan Tyas Fatoni menghadiri Penarikan Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel bertempat di Palembang Indah Mall (PIM), Minggu (28/1/2024) Dalam sambutannya Fatoni mengajak Masyarakat agar gemar menabung di Bank Milik Daerah. Bank Sumsel Babel (BSB). Karena hasil menabung di BSB nantinya akan kembali ke masyarakat, berupa pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan fasilitas umum lainnya. Fatoni didampingi oleh Direktur Utama Bank Sumsel Babel Syamsudin juga melaunching secara langsung Produk Tabungan Terbaru yang dimiliki Bank Sumsel Babel yaitu "Tabungan Pesirah RADEN (Rencana Masa Depan). Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Hj. Anita Noeringhati dan Para Kepala OPD Prov Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Apresiasi Buku Bernalar Sebelum klik, Media Informasi Literasi Digital
Palembang, sumselprov.go.id- Pj. Gubernur Sumsel, Agus Fatoni diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Rika Efianti, SE, MM dan Plt. Karo Humas dan Protokol, Tony Kurniawan, S.S, M.M menghadiri acara 50 Tahun Emas TVRI Sumatera Selatan “Bincang Buku: Bernalar Sebelum klik” Karya Dr. Agus Subibyo, S.IP, M. Hum di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (27/1/2023). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kominfo RI Bapak Nezar Patria, S. Fil., M.Sc., M.B.A., Dirinya mengatakan bahwa buku yang diterbitkan mengajarkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan medsos dalam memproduksi sebuah informasi dan menyebarkannya. Ia juga mengingatkan dalam bermedia sosial masyarakat juga harus bisa menjaga data pribadi agar tidak menjadi korban dari para oknum yang melakukan data mining di Indonesia. "Kita harus hati - hati betul soal data, karena merupakan bahan bakar baru yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna internet untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Saya harap kita semua dapat menjaga data pribadi kita di medsos, pemerintah juga selalu akan memperkuat keamanan internet mengikuti perkembangan dari teknologi yang semakin maju", tuturnya. Agus Fatoni melalui Rika Efianti menyampaikan dengan adanya Buku Bernalar Sebelum Klik dapat membantu Pemprov Sumsel serta menjadi media dalam mensosialisasikan literasi digital kepada masyarakat Sumsel. "Dengan adanya buku dan pembahasan ini, apa yang tadi sudah dijelaskan oleh bapak Wakil Menteri membuka wawasan kita atas informasi yang telah diberikan. Hal tersebut menyadarkan kami bahwa peran kami Dinas Kominfo dan TVRI sangat besar untuk membangun bangsa", tutur Rika. Rika juga menjelaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan beberapa upaya dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan literasi digital, diantaranya FGD terkait digitalisasi, media sosial dan bahayanya internet. "Selain itu kami juga melalui media sosial selalu memberikan informasi terkait berita hoaks dan disinformasi yang telah terverifikasi oleh Kementerian Kominfo", ungkapnya. Turut hadir Kepala Stasiun TVRI Sumsel Eflianty Analisa.
Sumsel
Provinsi Sumsel Terima Penghargaan Zona Hijau Kategori B dari Ombudsman Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Dengan nilai 85,25 Provinsi Sumatera Selatan masuk kategori zona hijau kategori B (opini kualitas tinggi). Penilaian tersebut diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas kualitas pelayanan publik yang telah diberikan. Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni yang menghadiri secara langsung Penyerahan Hasil Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan 17 Kab/Kota Se- Prov. Sumsel oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, mengatakan bahwa penghargaan atau penilaian yang diberikan merupakan sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Kami yang di Provinsi akan terus berpacu, standar operasional akan kami perbaiki, kepuasan masyarakat akan pelayanan publik akan kami tingkatkan. Tujuan akhir dari semua ini adalah pelayanan tertinggi kualitasnya yang akan memberikan kepuasan terhadap masyarakat yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri", ungkap Fatoni di Griya Agung, Jum'at (26/1/2024). Selain itu, dirinya juga menghimbau agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah beserta OPD untuk dapat memanfaatkan media online sebagai wadah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dikesempatan itu juga Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Sumatera Selatan, M. Adrian Agustiansyah menyampaikan bahwa peran serta Kepala Daerah merupakan kunci central untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik. Ia juga menjelaskan bahwa penilaian dilakukan kurang lebih 4 bulan, sejak bulan juni hingga oktober tahun 2023. Terkait dengan beberapa Kab/Kota yang masih berada pada zona kuning, ia berharap agar kualitas pelayanan publiknya untuk dapat ditingkatkan agar ditahun depan Sumsel semuanya sudah mendapatkan penilaian pada zona hijau. Turut hadir Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Bobby Hamzar Rafinus, Para Bupati/Walikota Se Sumsel dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Fatoni Apresiasi Pemkot Palembang Berikan Bantuan Stunting
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni utarakan ada 5 (lima) program prioritas Pemprov Sumsel salah satunya penanganan penurunan angka zero stunting, tentunya selaras dengan penurunan kemiskinan ekstrem. Dimana kita harus fokus serta perlu adanya koordinasi antara Pemprov dengan kabupaten/Kota agar pemberian bantuan tidak tumpang tindih. Selain itu ada juga program Penanganan Karhutla, Persiapan Pilkada dan Penanganan inflasi Hal tersebut diutarakan pada saat melakukan Pemberian Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket stunting kepada balita dan Anak-anak Stunting Se- Kota Palembang Tahun 2024 bertempat di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jumat (26/1/2024) "Target nasional hampir tercapai di Sumsel. Tetapi kita harapkan target Sumsel zero stunting juga bisa dicapai. Saat ini Sumsel berangsur-angsur mendekati target nasional bebas stunting" ujar Fatoni Dilanjutkannya kita harus mempersiapkan anak sehat dalam menghadapi bonus demografi. Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan anak balita akibat kurangnya asupan gizi. Namun, jika dalam jangka panjang nantinya akan berdampak pada menurunnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mendatang jika tak segera diatasi. "Saya apresiasi apa yang dilakukan oleh Pj Walikota Palembang dengan mengajak para Kepala OPD Kota Palembang dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terkait stunting dan ini perlu dicontoh oleh kota dan kabupaten lainnya" ucap Fatoni Pj Walikota Palembang Drs Ratu Dewa MSi utarakan ada 18 kecamatan yang menerima bantuan yang berjumlah 12.200 dan sesuai arahan pak Pj Gubernur dan Presiden dalam penanganan stunting terus kami lanjutkan serta konsisten dan ini murni dari para kepala OPD Kota Palembang Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Fatoni didamping Pj Walikota Ratu Dewa secara simbolis menyerahkan berupa paket bantuan dan Kartu Sehat KIS kepada perwakilan penerima Turut hadir Ketua TP PKK Kota Palembang Hj. Dewi Ratu Dewa, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Prov Sumsel, Drs H Edward Chandra, MH dan para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Kota Palembang Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.
Sumsel
Rakor Sinergitas Forkopimda, Fatoni Ajak Optimalkan Sinergi dan Kolaborasi Dalam Pembangunan Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni bersama Forkopimda Sumsel menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) “Sinergitas Forkopimda Sumsel dalam Penanganan Bencana, Mencegah Inflasi, Kemiskinan Ekstrem, Stunting, Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 Guna mempertahankan Sumatera Selatan Zero Konflik” bertempat di Hotel Aston Palembang, Kamis, (25/1/2024). Fatoni mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran para peserta rakor ini sebagai bentuk komitmen bersama bekerja keras dan berupaya menciptakan Sumsel yang terus lebih baik. "Berkat kekompokan dan kerja keras yang sudah kita tunjukan bersama, capaian Sumsel beberapa tahun terakhir cukup menggembirakan. Diantaranya pertumbuhan ekonomi yang membaik, penurunan tingkat kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi daerah dengan baik," ujarnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu wadah terintegrasinya kab/kota di Sumatera Selatan agar berkolaborasi dan bersinergi bersama menciptakan serta memelihara kondusivitas bagi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di daerah melalui peningkatan urusan pemerintahan umum dan peran Forkopimda di Daerah. Diantaranya yaitu dalam menangani bencana, mencegah inflasi, kemiskinan ekstrem, stunting, Pemilu dan Pilada Tahun 2024 Guna Mempertahankan Sumsel Zero Conflict. "Pertemuan ini sengaja dilakukan untuk bersinergi dan berkoordinasi terkait apa yang dapat kita lakukan bersama. Serta sebagai sarana evaluasi, membahas persoalan yang dihadapi daerah serta langkah-langkah yang perlu dilakukan sesuauli tupoksi masing-masing. Sehingga capaian yang ada menjadi lebih baik lagi," tandasnya. Salah satu program prioritas Pemprov Sumsel yaitu penanganan bencana. Adapun bencana yang kerapkali terjadi di Sumsel seperti Banjir, angin putting beliung, kebakaran termasuk karhutla, tanah longsor dan erosi tepi sungai. Pemprov Sumsel selalu berupaya menyampaikan bantuan untuk meringankan beban penderita akibat bencana serta melakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya bencana. "Selanjutnya dalam menangani inflasi, Pemprov Sumsel telah melaksanakan berbagai upaya salah satunya adalah dengan menggelar kegiatan operasi pasar murah, menyediakan bahan pokok murah terjangkau, dengan dukungan dari Bulog, PTPN dan perusahaan-perusahaan terkait, bahkan Bank SumselBabel yang juga turut membantu," katanya. Disamping itu, Kita harus bersinergi untuk menangani kemiskinan ekstrem dan stunting. Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi. Serta dalam Waktu dekat ini, salah satu yang akan kita hadapi adalah Pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Untuk Mendukung Perhelatan tersebut Kita Berupaya mengoptimalkan seluruh sarana yang dimiliki untuk mensukseskan setiap tahapan dalam proses pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan sesuai dengan tugas dan kewenangan kita masing-masing. "Marilah kita bersama-sama mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat baik di kabupaten maupun kota di Sumatera Selatan untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Sumatera Selatan," katanya. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan diskusi bersama yang disampaikan oleh Para Forkopimda Sumsel terkait Penanganan Bencana, Mencegah Inflasi, Kemiskinan Ekstrem, Stunting, Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 di Sumsel. Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati/Walikota dan Forkopimda Kab/Kota se-Sumsel dan Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Hadiri HUT OKU Selatan ke 20, Edward Chandra Bacakan Sambutan Pj Gubernur Sumsel Fatoni
Muara Dua, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumatera Selatan, Drs.H Edward Chandra,M.H, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten OKU Selatan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-20 Kabupaten OKU Selatan Tahun 2024. Digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten OKU Selatan, Rabu (24/01/2024).Sidang Paripurna yang dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD OKU Selatan Heri Martadinata, S.E., Pj. Gubernur Sumsel Agus Fatoni melalui Edward Chandra mengapresiasi Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, karena sudah banyak Prestasi yang di raih. "Semoga di usia yang ke 20 Tahun ini OKU Selatan semakin maju dan berkembang, Sesuai dengan tema yang di usung Terus Melaju untuk OKU Selatan Bersinar. ,Semua capaian yang diraih selama ini menjadi dasar dalam mencapai kesejahteraan yang merata. ” ucap Edward. Edward menambahkan, pada tahun 2024 ini sejumlah agenda besar yang akan dituntaskan oleh Pemerintah, Salah satunya pelaksanaan Pemilu 2024 membutuhkan kerjasama semua pihak, diawali dengan deklarasi netralitas ASN serentak Provinsi dan Kabupaten Kota Demikian juga dengan stunting menjadi agenda penting untuk diturunkan sesuai dengan target nasional 14 persen. Begitupun Kemiskinan ekstrem juga menjadi ancaman jika tidak ditangani karena akan berdampak dengan terjadinya kerawanan sosial dan kriminalitas. “Masalah inflasi harus bersama-sama menanganinya. program pengendalian inflasi serentak dengan menggelar pasar sembako murah 3 kali dalam setiap pakannya tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota,” tegasnya. Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dalam sambutannya mengungkap sejumlah prestasi dan capaian yang telah diraih Kabupaten OKU Selatan dalam kurun 20 tahun terakhir. "Selain infrastruktur, kita juga tengah mengembangkan Smart City dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel,” ucap Popo Ali. Prestasi lainnya lanjut Popo, daerah ini telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 9 kali berturut-turut dari BPK RI.