Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Sekda Sumsel : Kerjasama Pemanfaatan Data Kependudukan Penting, Data Valid dan Terverifikasi, Siap Digunakan Dalam Aktivitas Pemerintahan Sumsel
20 May 2024 Dilihat 925x

Sekda Sumsel : Kerjasama Pemanfaatan Data Kependudukan Penting, Data Valid dan Terverifikasi, Siap Digunakan Dalam Aktivitas Pemerintahan

Palembang.Sekretaris Daerah Prov Sumsel S.A Supriono Saksikan penandatanganan Perjanjian Kerjasama pemanfaatan data kependudukan antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prov Sumsel dengan Dinas Kesehatan Prov Sumsel. Penandantanganan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Sumsel, Senin (20/05/2024). S.A Supriono menyampaikan setiap data kependudukan adalah suatu hal yang harus di gunakan dalam setiap aktifitas semua pemerintahan karena hak akses kependudukan adalah hak semua orang "Penyedia data adalah Disdukcapil namun banyak penggunaan data sesuai dengan keperluan data masing - masing instansi, nah ini sangat penting dilakukan verifikasi dengan benar,Hak masyarakat jangan sampai disalah gunakan "ungkapnya Ia melanjutkan bahwa harapannya yang melakukan perjanjian pemanfaatan data ini dilakukan seluruh OPD guna melaksanakan pelayanan publik kepada masyarakat "Seharusnya seluruhnya melakukan perjanjiaan pemanfaatan data untuk melaksanakan pelayanan namun induk nya tetap mengacu pada dukcapil dan berharap semua orang dapat mengakses dan menggunakan data ini sebagaimana mana mestinya karena ini hak mutlak masyarakat dalam administrasi kependudukan"ungkapnya. Dalam rangkaian yang sama Kepala dinas Kependudukan dan catatan Sipil prov Sumsel Pu'adi l, S.pd menyampaikan dasar penyelenggaraan tertuang pada UU nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas UU Tahun 2006 tentang kependudukan serta peraturan mentri dalam negeri nomor 57 tahun 2021 tentang sistem manajemen keamanan informasi administrasi kependudukan "Adapun tujuan pemanfaatan data kependudukan pada dinas kesehatan ialah verifikasi dan validasi data kepersertaan BPJS untuk pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan buka pekerja (BPP) prov sumsel" paparnya. Turut hadir Sekretaris Daerah Prov Sumsel S.A Supriono, Kepala dinas Kesehatan Prov Sumsel dr.H. trisnawarman, M.kes.Sp.KKLP.,Subsp.FOMC, dan beserta jajaran lainnya.

Baca Detail
Harkitnas 2024, Sekda Sumsel : Dengan Kemajuan Teknologi Maksimalkan SDA dan Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045 Sumsel
20 May 2024 Dilihat 1005x

Harkitnas 2024, Sekda Sumsel : Dengan Kemajuan Teknologi Maksimalkan SDA dan Bonus Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Palembang. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke- 116 Tahun 2024 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan Upacara Bendera di Halaman Kantor Gubernur Sumsel (Senin, 20/5/2024) Tampak terlihat begitu ramainya ASN dilingkungan Pemprov Sumsel yang mengikuti upacara dengan mengenakan seragam KORPRI Lengkap, kegiatan ini diikuti juga oleh Unsur Forkopimda Sumsel. Sekda Prov. Sumsel, Ir. SA Supriono selaku Inspektur Upacara dalam kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi dimana disampaikan bahwa tahun ini peringatan Harkitnas mengusung tema "Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas". Berkaitan dengan tema tersebut Budi Arie Setiadi menegaskan Indonesia harus mampu mengambil peran dalam kemajuan teknologi dan memanfaatkan bonus demografi serta memanfaatkan kekayaan alam dalam mewujudkan Indonesia Emas di Tahun 2045. "Indonesia saat ini dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni, kemajuan teknologi yang melesat cepat dan Indonesia sudah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi lebih dari pada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia", ucap Sekda Membacakan Sambutan Menteri Kominfo. Merujuk dari apa yang digagas oleh Boedi Oetomo, Kartini dan para embrio bangsa, yang kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai "jembatan emas". Berdasarkan perjuangan tersebut Menteri Kominfo menegaskan melalui sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Prov. Sumsel bahwa Hari ini, Indonesia berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi berbagai tantangan dan peluang baru. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. "Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. Banyak kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi. Adagium di zaman ini jelas, dia yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban. Di titik ini, gambarannya makin jelas, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong "Indonesia Emas", ungkap Sekda. Sementara itu, terkait dengan Bonus demografi yang dimiliki Indonesia, ia berharap dapat dikelola dengan kebijaksanaan dengan memanfaatkan teknologi digital menjadi penopangnya. Agar aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. "Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap. Perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7% untuk dapat mencapai target negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045", lanjut sekda membacakan sambutan. Diakhir sambutannya Sekda membacakan bahwa Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju "Indonesia Emas 2045". Usai melaksanakan upacara, Sekda Beserta Tamu Undangan dan ASN yang mengikuti Upacara berfoto bersama. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni Hadiri Malam Syukuran Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan Ke 78 Sumsel
20 May 2024 Dilihat 911x

Pj Gubernur Fatoni Hadiri Malam Syukuran Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan Ke 78

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni didampingi Pj Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Tyas Fatoni menghadiri malam syukuran peringatan hari jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-78 Tahun 2024, perayaan tersebut berjalan dengan meriah di iringi oleh Tembang - tembang lagu batang hari sembilan  sebagai lagu khas Budaya Sumatera Selatan. Bertempat di Griya Agung, Minggu malam (19/05/2024). Dalam usia ke 78 Tahun ini Sumatera selatan begitu banyak mendapatkan capaian, prestasi hingga penghargaan - penghargaan yang diraih oleh Provinsi Sumsel. Sebagai Provinsi yang terus maju selama kurun waktu dari 2023-2024 Provinsi Sumsel mendapatkan sebanyak 56 penghargaan serta IGA Award yang mana Sumsel dinobatkan sebagai Provinsi Terinnovatif dari nilai tertinggi se-Indonesia.  Dan sebagai kado terindah dihari ulang tahunnya Sumsel melalui Dekranasda Sumsel meraih juara Umum pada lomba Mobil hias pada perayaan HUT Dekranas ke-44 se-Indonesia di Solo beberapa waktu lalu. Fatoni menyampaikan seluruh keberhasilan capaian yang diraih oleh Provinsi Sumsel  ini merupakan berkat kerja sama semua elemen yang terlibat dalam sinergitas kerja keras  membangun Sumsel "Seluruh capaian ini merupakan kerjasama kolaborasi dan elaborasi semua pihak atas sinergitas dalam membangun Sumsel,yang sudah kita capai sudah banyak,namun PR kita begitu banyak juga kedepan yang harus kita kerjakan"ungkapnya Ia melanjutkan begitu banyak tugas kedepan untuk kita lakukan bersama yaitu Pilkada dan program - program prioritas mengenai Bencana Alam serta kebesaran kebudayaan Kerajaan Sriwijaya,museum Tekstil serta potensi sumber daya alam yang begitu banyak yang dimiliki oleh Provinsi Sumsel "Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumsel telah berpartisipasi dalam membangun sumatera selatan yang kita cintai bersama,selamat ulang tahun Sumatera selatan ke 78 Semoga kemajuan,kemakmuran dan kesejahteraan bisa kita raih bersama" tutupnya Dalam rangkaian cara tersebut juga berlangsung penyerahan secara simbiolis beberapa bantuan yang diterima oleh berbagai kab/kota serta berbagai elemen masyarakat yang menerima bantuan oleh provinsi Sumsel diantaranya Bantuan Bedah Rumah, Bantuan BPBD berupa peralatan penanggulangan bencana kab / kota, Bantuan Hibah Basnas,Bantuan Hibah MUI, Bantuan Pondok Pesantren dan berbagai bentuk Bantuan lainnya serta penyerahan piagam penghargaan lomba kebersihan dan kerapian  Kantor yang ada dilingkungan Provinsi Sumsel. Turut Hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol  Rachmad Wibowo. S.I.K,Pangdam II Sriwijaya Mayjen Naudi Nurdika ,Ketua DPRD Sumsel R.A Anita Noeringhati S.H., M.H, Tokoh Masyarakat serta Para Kepala OPD Provinsi Sumsel

Baca Detail
TP-PKK Sumsel Raih Penghargaan Pilot Project Gertam Cabai Sumsel
17 May 2024 Dilihat 904x

TP-PKK Sumsel Raih Penghargaan Pilot Project Gertam Cabai

Surakarta. Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Sumsel Tyas Fatoni mengaku bangga dan terharu atas capaian prestasi yang diraih TP PKK Sumsel dalam gelaran Jambore Nasional PKK yang berlangsung sejak 14-16 Mei 2024 di Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, di Taman Balekambang, Surakarta, Kamis (16/05/24), dalam puncak peringatan HKG PKK ke-52. TP PKK Sumsel mendapatkan penghargaan pilot project kategori Kader PKK 2024 untuk pelaksanaan Gerakan Tanaman (Gertam) cabai, dan meraih juara 1 lomba jingle kreasi gelari pelangi melalui utusan TP PKK Lubuklinggau. "Saya bangga sekaligus terharu dengan prestasi ini. Capaian yang luar biasa. Ini merupakan prestasi bersama TP PKK se-Sumsel. Tidak sia-sia kita mengikuti ajang Jambore Nasional PKK 2024". "Gertam cabai telah kita lakukan di seluruh kabupaten/kota. Bagaimana kita memanfaatkan lahan pekarangan menanam cabai yang merupakan komoditi penyumbang inflasi. Setidaknya dengan menanam cabai kita ikut berupaya menurunkan laju inflasi", tuturnya. Sebelumnya di tempat yang sama, Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam sambutan singkatnya mengucapkan selamat memperingati HKG PKK ke-52 kepada seluruh pengurus PKK dan kader PKK se-Indonesia. Ia juga menyapa para kader PKK dan berharap agar para kader PKK merasa betah selama berada di kota Solo. Tampak hadir pula Ketua Dekranas Wury Ma’aruf Amin, dan para ibu anggota Oase Kabinet Indonesia Maju (KIM) dan juga Ketua TP PKK kota Solo, Selvi Ananda. Wali Kota Solo sekaligus Wapres terpilih 2024 Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam puncak peringatan HKG PKK dan Jambore Nasional Kader PKK. Sementara itu, Ibu Tri Tito Karnavian menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Negara yang telah memfasilitasi selama berlangsungnya penyelenggaraan Jambore Nasional PKK dan peringatan HKG PKK ke-52. "Para kader PKK telah hadir di Solo sejak 13 Mei lalu. Kader PKK yang hadir dari Aceh sampai Merauke sebanyak 8.083 kader,” ungkap Tri Tito.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel A Fatoni Harapkan PSMTI Berkontribusi pada Pembangunan Bidang Sosial Kemasyarakatan Sumsel
15 May 2024 Dilihat 1269x

Pj Gubernur Sumsel A Fatoni Harapkan PSMTI Berkontribusi pada Pembangunan Bidang Sosial Kemasyarakatan

Pj Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni menerima Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sumsel berserta pengurus dalam rangka Silaturahmi dan Penyampaian Pelaksanaan Pelantikan Ketua PSMTI Sumsel Periode 2024 - 2028 di Griya Agung Palembang, Rabu (15/5/2024). Fatoni mengharapkan para pengurus dan anggota PSMTI Provinsi Sumsel ikut berkontribusi dalam berbagai agenda pembangunan daerah terutama di bidang sosial kemasyarakatan. “Tentunya banyak program Pemerintah Provinsi  Sumatera Selatan ini di bidang sosial dan kita harapkan PSMTI juga ikut  bersama menjalankan program-program pembangunan,” harapnya saat menerima Ketua PSMTI Sumsel Joni Kesum dan rombongan di Griya Agung Palembang.

Baca Detail
HUT Sumsel ke 78, Pj Gubernur Fatoni : Tingkatkan Terus Tata Kelola Pemerintahan Percepat Pembangunan Daerah Sumsel
15 May 2024 Dilihat 1485x

HUT Sumsel ke 78, Pj Gubernur Fatoni : Tingkatkan Terus Tata Kelola Pemerintahan Percepat Pembangunan Daerah

Palembang. Dalam rangka peringatan HUT Provinsi Sumsel ke 78 Tahun, Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni inginkan Pemprov Sumsel senantiasa meningkatkan tata kelola pemerintahan dengan baik. Ia mengajak semua pihak melakukan terobosan (inovasi) sebagai katalis untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan dan meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing di segala bidang. Hal ini diungkap Fatoni saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 "Dengan Semangat Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan Ke - 78 Menuju Sumsel Maju, Mandiri, dan Sejahtera. Rapat ini dibuka secara langsung oleh Ketua DPRD Sumsel, Dr. Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH di Ruang Rapat DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Rabu, (15/5/2024). "Dalam beberapa tahun terakhir untuk mempercepat tercapainya indikator makro pembangunan. Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai program strategis dan prioritas yang telah dilaksanakan secara serentak bersama kab/kota di Sumsel. Hal ini perlu terus dilakukan untuk mempermudah tercapainya tujuan pembangunan di di Sumsel," Ujarnya. Fatoni katakan HUT Provinsi Sumsel setidaknya memberikan tiga makna antara lain pertama dimaknai sebagai rasa syukur atas waktu yang sudah diberikan untuk mengimplementasikan apa yang sudah dicita-citakan atau direncanakan. Kedua, dimaknai evaluasi terhadap capaian target dan evaluasi terhadap proses pencapaian target. "Dan yang terakhir, untuk melihat kembali, apakah kita perlu untuk melakukan scanning ulang terhadap kondisi saat ini. Mungkin kita perlu melakukan inovasi untuk menghadapi kondisi internal, regional, nasional dan internasional yang selalu bergerak dinamis mengiringi langkah kita,"jelasnya. Menurutnya, sampai dengan hari ini, cukup banyak capaian pembangunan yang sudah diraih oleh provinsi Sumsel untuk mensejahterakan masyarakat. Sumatera Selatan mampu menunjukkan kerja yang baik di berbagai sektor. Hal ini terlihat dari berbagai indikator makro pembangunan yang memperlihatkan tren yang membaik. "Setelah melewati pandemi Covid-19, ekonomi Sumatera Selatan kembali mampu menggeliat, rata-rata Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Selatan dapat bergerak stabil di kisaran 5 persen per tahun. Kondisi ini, secara tidak langsung ikut memicu turunnya persentase kemiskinan, hingga dapat mencapai angka 11,78 persen di tahun 2023,"jelasnya. Angka ini menunjukkan bahwa Sumatera Selatan mampu menurunkan kemiskinan (secara agregat) sebesar 10 (sepuluh) persen poin selama 20 tahun. Mengiringi hal itu, Sumatera Selatan juga mampu mendegradasi angka kemiskinan ekstrem menjadi 1,29 persen,sekaligus memberikan tren yang selalu menurun dari tahun ke tahun. "Ditengah berkembangnya subsektor ekonomi kreatif dan bergesernya sektor pertanian ke sektor industri, Sumatera Selatan mampu menekan Tingkat Pengangguran Terbuka yang pada tahun 2023 perada di angka 4,11 persen,dimana angka ini lebih baik dibandingkan Nasional,"tuturnya. Di sisi lain, pembangunan manusia tetap menjadi prioritas Provinsi Sumatera Selatan. Indikasinya dengan semakin membaiknya skor Indeks PembangunanManusia (IPM), dimana pada tahun 2023, sudah mencapai 73,18 dan merupakan tahun keenam status IPM kategori tinggi,meskipun angkanya masih berada di bawah nasional. "Meningkatnya angka IPM juga mengindikasikan ada perbaikan, terutama, di sektor pendidikan dan Kesehatan serta pendapatan per kapita. Khusus di bidang kesehatan, selain meningkatnya Usia Harapan Hidup menjadi 74,04 tahun di tahun 2023, Sumatera Selatan juga mengoptimalkan berbagai upaya untuk menurunkan prevalensi stunting," Tegasnya. Meskipun tahun 2023, capaian stunting belum memberikan hasil yang menggembirakan namun pada 2022 lalu, angka stunting telah mencapai 18,6 persen. Diperlukan upaya-upaya inovatif agar target yang ditetapkan Nasional, yaitu 14 persen di tahun 2024 dapat dicapai. "Beberapa capaian indikator makro tersebut memberikan gambaran bagaimana posisi Sumatera Selatan dalam konstelasi Nasional sekaligus menunjukan bahwa masih tersisa persoalan mendasar yang harus diperbaiki ke depannya,"katanya. Pembangunan manusia bukan hanya peningkatan kualitas, tapi juga bagaimana mengelola kuantitas penduduk. Penyediaan sarana prasarana kesehatan, pendidikan, perumahan, air bersih, persampahan serta penyediaan pangan, masih akan menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. "Terutama Sumatera Selatan akan berhadapan dengan tingginya usia produktif (bonus demografi) dan semakin banyaknya penduduk usia tua (aging population). Lima tahun ke depan, kelompok usia 15-64 tahun akan berada pada titik tertinggi yaitu berkisar 68,30 persen. Kondisi ini memerlukan antisipasi yang tepat," Tandanya. Bukan hanya penyediaan lapangan kerja yang in-line dengan pendidikan para pencari kerja, tetapi juga bagaimana kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah harus menjadi sebuah sistem yang mendukung lahirnya wirausahawan baru. "Menyimak hasil capaian, evaluasi dan kondisi Sumatera Selatan di atas, ke depan, komitmen pemerintah dan semua pihak terkait, untuk mensejahterakan masyarakat seharusnya bukan sekedar 'gimmick" belaka, tanpa diikuti implementasi yang nyata, "tegasnya. Reformasi Birokrasi menjadi titik awal yang penting untuk mendorong percepatan proses pencapaian kesejahteraan masyarakat. Pelayanan publik yang baik dan transparan, menguatnya budaya kerja untuk mencegah kolusi, korupsi dan nepotisme diiringi dengan pelayanan berbasis elektronik (digitalisasi), diharapkan mampu melahirkan perencanaan dan pengganggaran serta kebijakan yang memang berpihak kepada masyarakat. Ketua DPRD Sumsel, Dr. Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH., mengucapkan selamat hari jadi Provinsi Sumsel bagi seluruh komponen Provinsi Sumsel. Dikatakannya tema yang diusung dalam kegiatan ini dipilih untuk  memantapkan, meningkatkan dan memperkokoh tekad  serta semangat juang bersama untuk terus membangun dan mengantarkan Provinsi Sumsel menjadi lebih baik Rangkaian kegiatan HUT Sumsel ini telah dilaksanakan sejak maret 2024 berupa banyak kegiatan antara lain bazar ramadan, pasar murah, tablig akbar, lomba menyanyikan mars Sumsel, lomba kebersihan kantor, pengobatan gratis, donor darah, lomba tradisional, jalan santai, senam bersama dan rangkaian acara akan berakhir 30 Mei mendatang dengan kegiatan gotong royong dan kebersihan. "Rapat ini merupakan wujud syukur dan sebagai wahana melakukan refleksi pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, segenap pembangunan yang tercapai perlu ditingkatkan dan yang belum dicapai dengan tanggung jawab bersama kita akan meraihnya," Ujarnya. Diungkapnya, hasil pembangunan yang kita capai diperuntukkan demi kesejahteraan masyarakat Sumsel. Ia mengajak semua pihak bersinergi bekerja cerdas mewujudkan Sumsel yang lebih baik. "Sumsel banyak meraih berbagai penghargaan. Kami mengapresiasi kepada pj gubernur yang ikut membangun Sumsel. Momentum ini sebagai apresiasi bagi pelaku sejarah dan para Gubernur sebelumnya yang berkontribusi nyata dalam pembangunan di Sumsel sekaligus sarana introspeksi pembangunan di Sumsel, "tandasnya. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pemberian bantuan hibah, honorarium, dan bantuan sosial ke ponpes dan panti anak secara simbolis. Hadir dalam kesempatan itu, Forkopimda Sumsel, Para Walikota/Bupati Kab/Kota se-Sumsel, Pimpinan Instansi vertikal,BUMN BUMD, Rektor PTN PTS, pimpinan parpol,  Gubernur Sumsel periode 2003-2008, Syahrial Oesman,Para Kepala OPD Sumsel, tokoh agama, cendekiawan, pemuda dan ketua organisasi wanita se-Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Fatoni Komitmen   Dukung Keamanan dan Kesuksesan Pemilu di Sumsel Sumsel
14 May 2024 Dilihat 1046x

Pj Gubernur Sumsel Fatoni Komitmen Dukung Keamanan dan Kesuksesan Pemilu di Sumsel

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni berkomitmen mendukung TNI bersama OPD terkait dalam menjaga stabilitas dan keamanan pelaksanaan Pemilu 2024 di Wilayah Sumatera Selatan. Hal ini diungkapkan Fatoni saat menerima Perwira Staf Ahli Tk. III Bidang Polkamnas Panglima TNI, Bapak Mayjen TNI (Mars) Siswoto, M.Tr. Opsla., dan Perwira Staf Ahli Tk. II Kamkonf. Komunal Bidang Polkamnas Panglima TNI, Bapak Brigjen TNI Nurhabad, SH., MH., berserta rombongan dalamnagka silaturahmi di Griya Agung Palembang, Selasa, (14/5/2024). Audiensi ini dilakukan dalam rangka Pengumpulan Data untuk Pembuatan Kajian tentang Kesiapan TNI dalam Menjaga Stabilitas dan Keamanan pada Pelaksanaan Pemilu 2024 di Wilayah Sumatera Selatan. "Sumsel selama ini dikenal sebagai daerah yang zero konflik. Ini adalah pengakuan dari berbagai pihak. Sumsel juga merupakan daerah yang toleran dan aman. Contoh saja pemilu yang telah berlangsung sebelumnya  berlangsung dengan aman," Ujarnya. Sumsel merupakan Induk dari berbagai Provinsi di Sumbagsel. Provinsi lain merupakan pecahan Sumsel yaitu seperti di Lampung, Jambi, bahkan disini juga pusat perkantoran dari berbagai perusahaan besar baik BUMN dan juga kodam yang pusatnya berada disini "Kita terus menjaga hal ini dengan koordinasi bersama forkopimda dan berkomunikasi sesuai tupoksi masing-masing untuk menjaga kondisi ini. Kami siap untuk mendukung keamanan dan kesuksesan pemilu di Sumsel, "tuturnya. Menurut Fatoni, hubungan Pemprov Sumsel bersama Forkopimda Sumsel telah terbina dengan baik. Dan telah dilakukan berbagai koordinasi bersama Bawaslu dan KPI untuk mensukseskan Pemilu di Sumsel Sementara itu, Perwira Staf Ahli Tk. III Bidang Polkamnas Panglima TNI, Bapak Mayjen TNI (Mars) Siswoto, M.Tr. Opsla., ungkapkan audiensi ini dilakukan atas perintah Panglima TNI terkait kesiapan pemda dalam menghadapi pemilu 2024. "Kita ingin mempersiapkan bagaimana pikada yang akan dilaksanakan akhir tahun 2024 ini dapat terlaksana dengan baik dan tidak ada konflik dan tercapai keamanan. Kemudian nanti akan timbul kebijakan apa yang akan diambil," Tuturnya. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni : Optimalkan Kerjasama Pemprov Sumsel - PT PUSRI untuk Ketersediaan Pupuk Sumsel
14 May 2024 Dilihat 834x

Pj Gubernur Fatoni : Optimalkan Kerjasama Pemprov Sumsel - PT PUSRI untuk Ketersediaan Pupuk

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menerima silaturahmi Direktur utama PT. Pupuk Indonesia Tri wahyudi dalam rangka optimalisasi kerjasama antara PT.Pupuk Sriwijaya dengan Pemprov Sumsel, silaturhami tersebut dilaksanakan di Griya agung, Selasa (14/05/2024). A Fatoni menyampaikan Sumsel ini provinsi yang sangat besar,peluang dibidang pertaniannya tentu sangat besar pula maka pentingnya adanya kerjasama yang baik,baik dalam penyediaan pupuk, perkembangan pertanian dan perkebunan "Kita kedepan di Sumsel akan optimalisasi lahan, Mentan Menyampaikan kita ada penambahan lahan sawah baru sebanyak 300,000 Hektar cetak sawah baru, ini akan menjadi peluang sumsel menjadi lumbung pangan oleh karna itu perlunya kerjasama yang baik"ungkapnya Sementara itu Direktur utama PT.Pupuk Sriwijaya Tri Wahyudi menyampaikan ketersediaan pupuk harus diantisipasi terkait masalah Produksi dan bahan baku yang dibutuhkan Oleh PT Pusri,ia melanjutkan bahwa kondisi kedangkalan sungai musi serta kebutuhan gas menjadi kendala tersendiri dalam distribusi bahan baku sehingga menjadi kendala dalam produksi pupuk "Kita sekarang dapat penugasan peningkatan produksi pupuk subsidi yang tadinya 4,7juta ton sekarang menjadi 9,5 juta ton, sehingga kami minta support nya kepada Pemprov Sumsel agar kebutuhan ini dapat tercapai, karna ini menyangkut masalah distribusi bahan baku gas dll "paparnya Ia melanjutkan bahwa sampai saat ini ketersediaan pupuk di indonesia masih sangat cukup sehingga kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan baik. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, tanaman pangan dan Holtikultura Sumsel Dr.Ir.H. R.Bambang Promono M,Si, Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Agus Darwa dan Para jajaran direksi PT Sriwijaya

Baca Detail
Pj Gubernur Fatoni Apresiasi Pemprov Sumsel Pertahankan Predikat WTP 10 Tahun Berturut - Turut Sumsel
13 May 2024 Dilihat 1024x

Pj Gubernur Fatoni Apresiasi Pemprov Sumsel Pertahankan Predikat WTP 10 Tahun Berturut - Turut

Palembang. Laporan Keuangan Pemprov Sumsel Tahun Anggaran 2023 kembali mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Prov. Sumsel diserahkan langsung oleh Anggota V BPK RI, Dr. Ir. H. Ahmadi Noor Supit, MM, CSFA, CGRE, CertDA, CFrA pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Prov. Sumsel yang dilaksanakan hari ini (Senin, 13/5/2024). Dari LHP yang diterima,   Pemprov Sumsel berhasil mempertahankan predikat Opini WTP secara 10 (sepuluh) tahun berturut - turut. Berkaitan dengan prestasi tersebut, Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas predikat WTP yang kembali diperoleh oleh Pemprov Sumsel. "Untuk kepercayaan yang telah diberikan ini, kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPK. Dimana, Provinsi Sumatera Selatan berhasil mempertahankan opini WTP selama 10 tahun berturut-turut", ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa capaian yang diberikan ini akan menjadi momentum untuk lebih mendorong  terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah di Lingkungan Pemprov Sumsel dan akan terus berkolaborasi dan bersinergi bersama BPK untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan tersebut, ada beberapa hal yang menjadi catatan bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang disampaikan oleh Anggota V BPK RI, Dr. Ir. H. Ahmadi Noor Supit, MM, CSFA, CGRE, CertDA, CFrA yaitu Pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tidak memadai, antara lain kebijakan pengecualian progresif PKB tidak seluruhnya diatur dengan Peraturan Daerah sehingga terdapat potensi penerimaan PKB yang tidak diterima Pemprov Sumsel dan PKB kurang ditetapkan atas 1.407 kendaraan. Kedua, Pembayaran honorarium pada 7 (tujuh) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2020, yaitu pembayaran honorarium melebihi tarif Perpres dan pembayaran honorarium tim pelaksana kegiatan untuk pelaksanaan tugas dan fungsi. Dan yang ketiga, Dana bagi hasil pajak rokok terlambat disalurkan dan terdapat kesalahan alokasi penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) ke kabupaten/ kota. Berkaitan hal tersebut BPK mengeluarkan sejumlah rekomendasi, yaitu : pertama, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyusun rencana aksi mengatasi defisit tahun 2023, penyelesaian utang dan kebijakan pembatasan penggunaan dana terikat serta Kepala Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) untuk menyusun perencanaan anggaran pendapatan asli daerah (PAD) berdasarkan potensi riil; kedua, Tim TPP untuk melakukan perhitungan TPP sesuai ketentuan dan merealisasikan TPP dengan memperhatikan nilai alokasi pagu  penetapan TPP oleh Kemendagri; ketiga, Kepala Bapenda untuk lebih meningkatkan pengelolaan data kendaraan bermotor dan menetapkan kekurangan bayar PKB Progresif atas 1.407 kendaraan serta melakukan penagihan; keempat, Kepala SKPD terkait untuk memproses kelebihan pembayaran honorarium sesuai ketentuan dan memedomani Perpres Nomor. 33 Tahun 2020 dalam pembayaran honorarium ; kelima, Kepala Bapenda melakukan penyesuaian pembayaran lebih/kurang salur bagi hasil pajak rokok ke kabupaten/kota tahun 2023 pada penyaluran bagi hasil pajak rokok tahun 2024. Pada rapat tersebut ia juga menyampaikan bahwa DPRD memiliki hak untuk mengajukan usulan pertemuan konsultatif dengan BPK Perwakilan Prov Sumsel untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang temuan pemeriksaan dan memastikan setiap isu yang muncul dapat dijelaskan dan ditanggapi secara efektif. Diakhir sambutannya Dr. Ir. H. Ahmadi Noor Supit, MM, CSFA, CGRE, CertDA, CFrA, menegaskan bahwa  setiap rupiah yang di alokasikan melalui APBD adalah representasi dari kepercayaan publik dan harapan masyarakat akan peningkatan kualitas hidup sehingga diperlukan sinergi antar semua pihak untuk dapat dipastikan bahwa rupiah yang dikeluarkan memang benar digunakan untuk memberikan manfaat maksimal yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selanjutnya Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni dan Ketua DPRD Prov. Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH, serta Anggota V BPK RI, Dr. Ir. H. Ahmadi Noor Supit, MM, CSFA, CGRE, CertDA, CFrA menandatangani Berita Acara penyerahan LHP BPK. Turut hadir Auditor Utama Keuangan Negara V, Dr. Slamet Kurniawan, M.Sc, Ak, CSFA, CFRA, ERMCP, Kepala Perwakilan BPR RI Prov. Sumsel, Andri Yogama, SE, MM, Ak, CSFA, Kasubauditoriat Sumsel I, Edi Surono, SH, Kasubauditoriat Sumsel II, Roes Nelly, SE, M.Sc, CISA, Ak, CFE, CA, Para Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.