Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pj Ketua TP-PKK Prov Sumsel Melza Elen Dukung Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi
Palembang. Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Melza Elen Setiadi Menerima audiensi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel, Aries Irwan Wahyu, S.STPi., M.Si, beserta jajaran, bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (8/7/20 Dalam pertemuan tersebut Aries melaporkan bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel akan mengadakan Lomba Masak Serba Ikan yang direncanakan pada tanggal 24 Agustus 2024 di Jakabaring Palembang. "Alasan diadakan lomba makan ikan ini adalah sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat pentingnya mengkonsumsi protein ikanyang bukan saja menyehatkan masyarakat tapi mencerdaskan" jelas Aries. Ditambahkan Aries menu yang dilombakan menu keluarga, menu balita, menu kudapan, dengan bahan bakunya hanya menggunakan 3 macam ikan, ikan gabus, ikan patin dan ikan kembung. Menanggapi apa yang disampaikan, Melza menyambut baik dan mendukung pelaksanaan lomba masakan serba ikan tersebut. Dirinya juga berharap pemenang lomba masak serba ikan tingkat provinsi nantinya akan maju dan menang juga di tingkat nasional. "Kegiatan ini sangat baik sekali. Mudah-mudahan Tahun ini kita bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi di tingkat nasional" harap Melza.
Sumsel
Simak Pengarahan Presiden Sampaikan LHP LKPP dan IHPS II TA 2023, Pj Gubernur Elen Setiadi Bertekad Pemprov Sumsel Terus Tingkatkan Pelayanan Publik
Jakarta. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H, M. S.E, hadir langsung pada kegiatan Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2023 dibuka oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, bertempat di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center Jl. Gatot Subroto No. 1, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024). Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi serta terima kasihnya kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan negara dan terus meningkatkan profesionalismenya dalam fungsi pemeriksaan. “Juga, saya ingin menyampaikan selamat kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah atas predikat WTP dalam laporan keuangan pemerintah tahun ini. Sudah sering saya sampaikan bahwa WTP bukan prestasi tetapi WTP adalah kewajiban kita semuanya, kewajiban menggunakan APBN secara baik. Ini uang rakyat, ini uang negara, kita harus merasa bahwa setiap tahun ini pasti di audit, pasti diperiksa. Jadi, sekali lagi kewajiban menggunakan APBN dan APBD secara baik. Dan, juga kewajiban menjalankan APBN dan APBD secara baik serta kewajiban mempertanggungjawabkannya secara baik pula,” katanya. Lebih lanjut Jokowi menambahkan dalam beberapa tahun terakhir dunia yang penuh gejolak, geopolitik, perang dagang yang semakin memanas dan juga perubahan iklim yang semakin nyata. Pertumbuhan ekonomi global juga lambat,tahun ini diperkirakan hanya 3,2 persen dan bahkan krisis ekonomi melanda beberapa kawasan. “Alhamdulillah ini patut kita syukuri, ekonomi dan politik Indonesia sangat stabil. Ekonomi tetap tumbuh di atas 5 persen, kita tahu di kuartal pertama tahun ini tumbuh 5,11 persen. Inflasi tetap terjaga. Ini karena BI dan Kementerian Dalam Negeri setiap hari senin selalu bertemu dengan para kepala daerah untuk menjaga inflasi di setiap daerah. Dan juga pelaksanaan Pemilu yang juga berjalan dengan baik, ini semua adalah modal dasar kita dalam membangun negara ini,” tambahnya. Jokowi berharap, pemerintah daerah harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun, mampu memanfaatkan peluang yang sekarang ini sangat sempit, karena itu, akuntabilitas dan fleksibilitas harus dijalankan secara seimbang. “Walaupun kita tahu deregulasi sudah banyak dilakukan, walaupun debirokratisasi juga sudah banyak dilakukan, namun regulasi yang tidak sinkron masih kita temukan, prosedur birokrasi yang rumit juga masih banyak di dalam praktek di lapangan,” tambahnya. Dia juga berharap reformasi struktural yang telah berjalan penting untuk terus dilanjutkan. “Lanjutkan sinkronisasi regulasi, lanjutkan penyederhanaan prosedur agar pemerintah berjalan lebih efektif, agar pemerintah berjalan lebih efisien dan berorientasi pada hasil bukan pada prosedur,” tandasnya. Sementara Kepala BPK RI Isma Yatun mengatakan, pertanggungjawaban APBN 2023 tercatat memperoleh opini WTP yang merupakan buah dari sinergitas antar pemangku kepentingan yang telah membawa kondisi ekonomi Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain. “Kami haturkan terima kasih kepada Presiden beserta jajaran pemerintahan yang telah berkomitmen dan berupaya keras menguatkan fondasi akuntabilitas dalam mengelola tata kelola keuangan negara selama 10 tahun terakhir,” ujarnya. Sementara itu Pj Gubernur Elen Setiadi usai menghadiri acara tersebut menyebut tekad Pemprov Sumsel akan terus meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. “Yang menjadi poin penting adalah pelayanan dengan birokrasi itu tidak boleh lagi dihambat, karena inikan berkaitan juga dengan apa yang dilakukan dengan reformasi terhadap birokrasi. Jadi pelayanan jangan diganti dengan sesuatu yang menghambat lagi,” ungkap Elen dengan singkat.
Sumsel
Plh Sekda Edward Chandra Buka FGD Penyusunan Perubahan Materi Teknis Muatan Perairan Pesisir RZWP-3-K
Palembang- Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Sumsel Drs.H Edward Chandra MH resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Perubahan Materi Teknis Muatan Perairan Pesisir RZWP-3-K Provinsi Sumsel, yang mana FGD tersebut dilaksanakan Oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Sumsel.The Zuri Palembang, (8/07/2024). Dalam sambutannya ia menyampaikan bermula dari surat dari PT.Oki Pulp & Paper Mills No.030.A/SP/OKI/VI/2023 tanggal 4 Juni 2023 perihal Usulan Perubahan Lokasi Dumping, Berdasarkan surat dari Surat PT. OKI Pulp & Paper Mills tersebut dan arahan dari KKP pada saat Asistensi Percepatan Integrasi RZWP-3-K dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sumatera Selatan pada hari Selasa tanggal (2/7) di Wyndham OPI Hotel Palembang, maka Provinsi Sumatera Selatan akan melakukan perubahan Materi Teknis Muatan Perairan Pesisir yang telah memiliki Persetujuan. "Secara teknis dari lingkungan Hidup nanti bisa dilihat Teknis Dumping Areanya seperti apa, Lokasinya perlu diperhatikan dan juga tentang kualitas air lautnya perlu diperhatikan juga"ungkapnya Sementara itu Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Aries Irwan Wahyu., S.STPi., M.Si menyampaikan mengenai usulan - usulan yang disampaikan oleh PT Oki Pulp & Paper Mills Bahwa usulan mengenai Lokasi Dumping Area tersebut berdasarkan arahan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan bisa dilakukan sesuai dengan Undang - undang Yang berlaku. "Sebenarnya Pengerukan ini dilakukan kurun waktu selama Sepuluh (10) Tahun sekali, maka penting kita untuk mengakaji serta diskusi mengacu pada peraturan pasal 72 sesuai Permen KP No. 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut, sehingga dapat dikaji secara Teknis" paparnya. Pada acara FGD tersebut di Hadiri oleh 25 perwakilan Stake Holder serta membahas tentang Perubahan dua Materi Teknis RZWP-3-K yakni, Penambahan Zona Dumping Area (50Ha) dan pengurangan luas Zona Perikanan Tangkap (50Ha). Turut Hadir Kepala Bappeda Regina Ariyanti,ST, Kepala Disperkim Ir.H. Novian Aswardani ST.MM.IPM ASEAN, Eng Dan OPD Lainnya.
Sumsel
Penjabat TP PKK Sumsel Pimpin Rapat Pertemuan PKK Sumsel
Palembang. Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Sumsel, Melza Ayu Rahminia, memimpin rapat pertemuan bersama Pengurus PKK Provinsi Sumsel. Dalam kesempatan itu, Sekretaris PKK Sumsel, Endang Pratiwi memperkenalkan keanggotaan PKK Sumsel. Selain itu, juga dibahas berbagai program dan kegiatan PKK tahun 2024, baik yang sudah terlaksana dan yang belum terlaksana. Dilanjutkan dengan pemaparan program kerja masing-masing Pokja 1 s.d. 4 PKK 2024, terkait kegiatan Seminar, gotong royong, kekeluargaan, sosial, keagamaan, dan masyarakat. Penjabat Ketua TP PKK Sumsel, Melza Ayu Rahminia, SE., mengapresiasi dan mendukung berbagai program kerja PKK agar terlaksana dengan baik. "Saya mohon ibu-ibu bisa membantu dan mendukung saya melaksanakan berbagai proker yang sudah direncanakan, " Ujarnya. Melza harapkan berbagai kegiatan PKK ini akan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, serta menjadi pembelajaran buat dirinya.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Hadiri Pelantikan Pengurus IMA Sumsel di Jakarta
Jakarta. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi,S H, M.S.E, hadir langsung pelantikan pengurus Ikatan Masyarakat (IMA) Sumsel Periode 2024-2029 yang digelar ruang Mataram Kantor Kementerian Perhubungan Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2024). Dalam pelantikan pengurus IMA periode 2024-2029 yang kukuhkan langsung oleh Ketua Dewan Pembina IMA Sumsel Hatta Rajasa tersebut, Pj Gubernur Elen Setiadi mengharapkan para pengurus IMA yang baru dapat membawa organisasi ini kearah yang lebih baik. “Organisasi kita harapkan dapat berperan dalam mendukung pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jakarta dan tentunya berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Sumatera Selatan,” harapnya. Dia juga mengharapkan IMA Sumsel dapat membaur dengan masyarakat Jakarta, berinteraksi dengan baik memberikan manfaat bagi warga sekitarnya.
Sumsel
27 Ribu Peserta Siap Pecahkan Rekor Muri Gerakan Minum Kopi Serentak se Sumsel
Palembang. Untuk memantapkan Persiapan Pemecahan Rekor Muri Gerakan Minum Kopi Serentak Terbanyak di Pinggir Sungai se-Sumsel Tahun 202, Plh Sekda Provinsi Sumatera Selatan Drs H Edward Chandra, MH , memimpin Rapat Persiapan. Hadir juga Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji. Rapat bertempat di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (5/7/2024) "Hari ini kita berkumpul guna memantapkan Persiapan Pemecahan Rekor Muri Gerakan Minum Kopi dan diharapkan semua kerjasamanya serta koordinasi dengan kabupaten kota se Sumsel agar kegiatan berjalan lancar dan sukses karena ini menyangkut promosi program kopi Sumsel mendunia (go internasional )" ujar Edward. Dilanjutkannya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut peluncuran kopi Sumsel pada bulan Mei lalu, dan diinisiasi memecahkan Rekor MURI dengan kegiatan minum Kopi serentak pada 13 Juli di pinggir Sungai Musi "Kita harus benar -benar mempersiapkan secara matang Gerakan Minum Kopi Serentak Terbanyak ini yang akan berlangsung di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang pada Tanggal 13 Juli 2024, dimulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, dengan melibatkan 10 ribu peserta dari kota Palembang dan 17 kabupaten/kota di Sumsel, sehingga total peserta mencapai 27 ribu orang. Ada juga hiburan malam yang menampilkan 15 artis ibu kota dan ditayangkan langsung oleh ANTV" tambahnya. Untuk itulah agar kegiatan tersebut berjalan lancar, sangat dibutuhkan koordinasi semua pihak seperti Kominfo Provinsi dan Kota terkait streaming (durasi 3 jam ), kemudian masalah keamanan, protokoler,sesi acara hiburan dan tak lupa perijinan dan sebagainya. "Acara ini akan menjadi perhatian khusus bagi Presiden maupun Menteri serta promosi bagi Sumsel" tutup plh Sekda.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Dukung Percepatan Pembangunan PSN Di Sumsel
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Elen Setiadi memimpin rapat koordinasi (rakor) pembahasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Sumatera Selatan diselenggarakan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Griya Agung, Kamis, (4/7/2024). Elen katakan rapat ini membahas berbagai upaya penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sumsel agar sesuai target yang telah ditentukan. "Ada beberapa PSN yang kita targetkan dapat selesai tahun ini. Kita akan diskusikan dengan semua yang ada disini, setiap progresnya. Dan kita libatkan juga Pemkab/Pemkot se-Sumsel, " Ujarnya. Elen katakan Pemprov Sumsel juga akan melaporkan berbagai persoalan yang dihadapi dan sejauh apa progres penyelesaiannya. Sebelumnya, Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Wilayah, Pembangunan Infrastruktur dan Investasi, Kemenko Bidang Perekonomian RI, Wahyu Utomo, menyampaikan arahan Presiden RI Joko Widodo yang mengingatkan agar setiap PSN yang sudah mulai dikerjakan tidak boleh ada yang mangkrak. "Setiap proyek harus diteliti dengan benar. Masalah-masalah yang ada seperti pengadaan tanah ataupun perizinan dapat diperhatikan, supaya PSN ini dapat selesai sesuai target dan memberikan dampak ekonomi, " Jelasnya. Diungkapnya, setiap laporan yang ada nanti akan dievaluasi. Saat ini terdapat total 218 project tersebar di berbagai sektor 6200 triliun sebagian bsr bsa kerjasama pernah badan usaha atau usaha. Lingkup evaluasi daftar PSN mencakup 218 Proyek dan 15 Program yang tercantum dalam Permenko 6/2024. Diantaranya 92 Proyek telah selesai dan beroperasi dan 126 Proyek belum selesai. Selain itu, Dari 15 Program, 10 Program tahap beroperasi sebagian, 3 Program tahap konstruksi dan 2 Program tahap persiapan. Sedangkan Terdapat 15 PSN di Prov Sumatera Selatan dengan rincian 3 Selesai dan beroperasi, 4 beroperasi Sebagian, 4 Konstruksi, 2 Transaksi, dan 2 Penyiapan. "Untuk menyelesaikan setiap PSN ini Pemerintah akan melibatkan berbagai pihak dalam pembiayaannya. Perlu komitmen bersama agar PSN ini dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan, " Tandasnya. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Tekan Inflasi Di Sumsel, Elen Setiadi Hadiri High Level Meeting Dan Capacity Building TPID Se-Sumsel
Palembang.Dalam rangka menekan angka Inflasi yang ada di Sumatera selatan Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi Hadiri High Level Meeting dan Capacity Building TPID Se-Sumsel, Ia hadir memberikan arahan terkait perkembangan Inflasi yang ada di Sumsel Inflasi dari bulan Ke bulan (m-to-m) hingga Inflasi tahun ke tahun (y-on-y).High Level Meeting tersebut dilaksanakan di Graha Bina Praja,(4/07/2021). Dalam sambutannya,ia mengatakan berdasarkan arahan pemerintah Republik Indonesia tentang pengendalian Inflasi tentu menjadi fokus utama bagaimana dalam penanganan inflasi disumsel berdampak pada masyarakat, yang mana angka Inflasi di Sumsel dibawah angka Inflasi Nasional yakni 2,48% sehingga dengan menurunnya angka Inflasi bisa menekan angka kemiskinan diSumsel. "Pertemuan kita hari ini tentu melangkah lebih jauh lagi bahwa kita tidak hanya mengendalikan inflasi namun kita sama - sama menyusun strategi supaya dapat implementatif di Kab / Kota betul - betul dapat kendalikan inflasi, komoditas utama penyumbang inflasi tanaman jangka pendek ini kita harus day to day karna kalo kita menunggu, lebih berdampak lagi"ungkapnya. Ia melanjutkan bahwa Adanya Anomali terkait penyumbang inflasi harga beras di sumsel, padahal Sumsel adalah penyumbang lumbung pangan nasional urutan Ke -5 di Indonesia, yang mana berdasarkan hukum pasar sangat berdampak adalah pada Supply and demand namun Sumsel sebagai penghasil masih berdampak Inflasi komodity beras "Ini ada sesuatu yang tidak nyambung,kalo produksi nya besar kemudian harga dipasar meningkat berrti kan ada gangguan,berrti kan kita ada masalah,bagaimana kita mengindentifikasi ini setelah pasca panen,mestinya hasil produksi kita menjadi beras lalu beras disimpan menjadi stok sehingga harga bisa stabil tidak terjadi inflasi disini"paparnya Dalam akhiri sambutannya ia mengatakan dari lima (5) point penting arahan presiden RI Joko Widodo bahwa Sumsel sudah menjalankan namun perlu memperkuatkan lagi sinergitas antara pemerintah Pusat dan daerah antar lembaga sehingga tidak hanya rutinitas tapi benar - benar menjadi Problem Solving dalam mengindetifikasi sebuah masalah. Sementara itu ketua Harian TPID Sumsel Edward Chandra, SH., MH melaporkan bahwa beberapa kegiatan telah dilaksnakan oleh Tim TPID yang mana High Level meeting kali ini dihadiri oleh Seluruh kepala daerah Se-Sumsel yang didampingi oleh Beberapa kepala OPD,serta dihadiri langsung oleh Narasumber yang dihadirkan dari pemerintah pusat yakni Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan keuangan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI Dr.Ferry Irawan, S.E., M.S.E. "Tentu kita harapkan dapat memberikan pencerahan dan memberikan ilmu pada kita semua serta menyampaikan informasi kebijakan dari pusat yang dapat bersinergi dan mendorong Pemprov Sumsel dan Kab / Kota dalam upaya pengendalian Inflasi"harapnya Turut Hadir Kepala BPS Sumsel Moh.Wahyu Yulianto, S.Si.,S.ST.,M.Si Dan Para Bupati / walikota Se - Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Elen Setiadi Terima Audiensi Kadin Sumsel, Bahas Rekor Muri Minum Kopi Terbanyak Pinggir Sungai
Palembang- Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi menerima audiensi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumatera Selatan, Affandi Udji yang didampingi Wakil Ketua Kadin Sumsel, Nurhadi Firdaus beserta jajarannya di Ruang Tamu Gubernur Sumsel (Rabu, 3/7/2024). Kedatangan Affandi beserta jajaran dalam rangka bersilaturahmi sekaligus melaporkan perkembangan terkait dengan pemecahan Rekor Muri Minum Kopi Serentak Se Sumatera Selatan yang dilakukan dipinggir sungai yang merupakan ide dan diinisiasi oleh Pj. Gubernur Sumsel Periode Oktober 2023 - Juni 2024, Agus Fatoni. "Kehadiran kami disini, menindak lanjuti ide dari pak fatoni sebagai inisiator minum kopi serentak untuk memecahkan rekor muri yang merupakan tindak lanjut dari launchingnya kopi sumsel yang lalu, dan saat ini persiapannya sudah mencapai 60%", tuturnya melaporkan. Terkait persiapan akan hal tersebut dirinya meminta agar Pj. Gubernur Sumsel dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan yang akan diselenggarakan agar dapat terselenggara sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Ia juga melaporkan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 13 juli 2024 di Benteng Kuto Besak, Palembang yang rencananya akan dihadiri oleh 5000 peserta untuk meminum kopi diikuti juga secara serentak oleh 17 Kab/Kota didaerahnya masing - masing. "Berkaitan hal ini pak, kami juga memerlukan dukungan agar SK Panitia Rekor Muri untuk segera dikeluarkan, selain itu kami juga butuh kordinasi dengan seluruh panitia secara serentak dari pihak seluruh OPD dan keamanan dan arahan pak gubernur karena waktu yang terbatas", ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Pj. Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengatakan bahwa dirinya akan mendukung agar suksesnya penyelenggaraan tersebut. Ia juga mengingatkan panitia penyelenggara untuk dapat memastikan kehadiran 5.000 peserta tersebut, jangan sampai jumlah yang telah disampaikan kenyataannya nanti tidak tercapai. "Tentunya Pemerintah akan mendukung kegiatan ini. Akan tetapi saya harap 5.000 peserta ini dipastikan kehadirannya. Kan, Sayang jika kita nantinya tidak mencukupi jumlah untuk memecahkan rekor muri", tuturnya. Selanjutnya Elen dan Affandi didampingi jajarannya masing - masing berfoto bersama. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.