Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel : Manajemen Talenta ASN Langkah Strategis Dukung Implementasi Sistem Merit di Lingkungan Pemprov Sumsel
Palembang- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra menghadiri Rapat Pembahasan Penyusunan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemprov Sumsel bertempat di Aula BKD Provinsi Sumsel, (5/12/2024). Mengawali sambutannya Edward menyampaikan Apresiasinya Kepada seluruh Narasumber, Peserta dan Panitia atas kontribusi yang sudah di berikan. Menurut Edward Pelaksanaan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemprov Sumsel toto online sangat penting sebagai langkah strategi dalam mendukung implementasi sistem merit di lingkungan pemprov sumsel. Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 27 Tahun 2022 tentang manajemen talenta pegawai negeri sipil Edward menegaskan pelaksanaan manajemen talenta ASN di lingkungan pemprov sumsel untuk bersinergi lintas instansi untuk menyusun petunjuk teknis yang aplikatif dan relevan, dan petunjuk teknis harus mengakomodasi pengembangan talenta ASN secara adil dan transparan. Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen dalam mendukung implementasi sistem merit melalui penguatan regulasi dan pelatihan kompetensi dan memastikan hasil dari penyusunan petunjuk ini akan diintegrasikan kedalam kebijakan daerah. Edward berharap hasil darikegiatan ini membrikan panduan yang jelas bagi pelaksanaan manajemen talenta ASN. Kegiatan ini di hadiri oleh para Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel.
Sekda Sumsel Hadiri Peluncuran GENTING Secara Virtual
Palembang. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Edward Candra menghadiri Peluncuran Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) diselenggarakan oleh BKKBN RI secara virtual di Auditorium Graha Bina Praja, Kamis, (5/12/2024). Dalam arahannya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag, M.Pd., ungkapkan kegiatan toto online menjadi salah satu langkah untuk mengatasi stunting di Indonesia. Diungkapnya, kegiatan ini menjadi salah satu mendukung program ketahanan energi, ketahan pangan, hilirisasi dan perbaikan gizi sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. "Indonesia adalah negara besar yang besar maka perlu disiapkan SDM yang hebat, kuat, dan berdaya saing. Dan tentu sehat bebas stunting," ujarnya. Kementerian BKKBN berkomitmen mendukung pembentukan SDM berkualitas dan mengentas kemiskinan. Hal tersebut juga berkaitan dengan penanggulangan stunting. "Stunting adalah masalah yang besar yang perlu di atasi, gerakan orang tua asuh cegah stunting merupakan semangat dan usaha kita bersama untuk menanggulangi stunting," ujarnya. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk menanggulangi stunting. Turut hadir Asisten Administrasi dan Umum Prov. Sumsel, Zulkarnain, S.E., M.M.
Sumsel
Puncak HKN ke 60, Sekda Sumsel Ajak Semua Elemen Bangun Budaya Sehat Menuju lndonesia Emas 2045
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Edward Candra mewakili Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024 di Griya Agung Palembang, Rabu (4/12/2024) pagi. Melalui momen ini Sekda mengajak semua elemen masyarakat agar dapat membangun bersama budaya sehat, demi lndonesia Emas 2045, bahkan sampai ke generasi selanjutnya. Dalam sambutannya Sekda Edward mengatakan keberhasilan lndonesia kembali masuk ke dalam kelompok upper middle-income country setelah terpuruk di era Covid-19, menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Tentu, kita tidak boleh begitu saja berbangga dan lalai dan terus menantang diri menjadi lebih baik. Periode bonus demografi yang tengah bangsa lndonesia hadapi, terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara. Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum lndonesia lolos menjadi negara berpendapat tinggi serta mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Sumsel
Sekda Sumsel Ajak Perkuat Koordinasi Penataan Ruang, Dorong Revisi RTRW
Palembang. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Edward Candra membuka rakor forum penataan ruang Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka sosialisasi sinkronisasi program pemanfaatan ruang (SPPR) dan Sistem Informasi Pengawasan Teknis (SISWASTEK) Provinsi di Ballroom Swarna Dwipa, Rabu, (4/12/2024). Sekda Sumsel, Edward Candra katakan Rencana Tata Ruang (RTR) merupakan salah satu acuan bagi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan di wilayahnya. RTRW juga menjadi dasar perumusan kebijakan pemanfaatan ruang di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. "Rencana Tata Ruang (RTR) memberikan arahan pembangunan yang bersifat spasial rahwanatogel pada keruangan, sedangkan Rencana Pembangunan lainnya merupakan perencanaan secara a-spasial, dimana pelaksanaan pembangunan daerah membutuhkan arahan ruang sehingga perlu pengaturan di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah," jelasnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah membentuk Forum Penataan Ruang (FPR) melalui Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 313/KPTS/ DPU.BM.TR/2022 tanggal 26 April 2022 yang mempunyai tugas terhadap perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah Provinsi Sumatera Selatan sesuai amanat Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Nomor 9 Tahun 2022 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang. "Dalam rangka meningkatkan kualitas dan efektivitas penataan ruang daerah maka Forum Penataan Ruang di daerah melaksanakan rapat koordinasi sekurang- kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) Tahun guna memperkuat fungsi koordinasi sebagai upaya untuk meningkatkan kerjasama antar pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan penataan ruang," ungkapnya. Edward katakan tujuan dari Rapat Forum Penataan Ruang ini adalah untuk mendorong terwujudnya Sinkronisasi Rencana Pembangunan Sektoral dan Rencana Tata Ruang melalui proses Sinkronisasi Program Pemanfaatan Ruang sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 13 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang dan Sinkronisasi Program Pemanfaatan Ruang. "Pada kesempatan ini, Saya mengapresiasi kepada Kabupaten/Kota yang telah menyelesaikan proses revisi RTRW di daerahnya masing-masing yakni: Kabupaten OKU Timur, Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Pelembang," tuturnya. Selain itu, Edward juga mendorong Kabupaten/Kota lainnya yang telah menyelesaikan penyusunan dokumen revisi RTRW Daerahnya masing-masing untuk mempercepat proses legislasi dan penetapan revisi RTRW menjadi Peraturan Daerah. "Bagi daerah yang masih dalam proses penyusunan dokumen agar secepatnya menyelesaikan dokumen revisi RTRW daerahnya sehingga dapat segera dilaksaksanakan proses legislasi dan penetapan menjadi Peraturan Daerah. Dengan demikian diharapkan proses penyelarasan dokumen pembangunan dapat terlaksana dengan baik sebagaimana diharapkan,"tandasnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berusaha secara optimal melaksanakan penyelenggaraan Penataan Ruang di daerah masing-masing sebagaimana tercermin dari hasil penilaian SIWASTEK yang telah dikembangkan kementerian ATR/BPN RI. "Saya mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten/Kota dapat menjadikan hasil SIWASTEK sebagai sarana monitoring dan evaluasi meningkatkan untuk kualitas Penyelenggaraan Penataan Ruang di Kabupaten/Kota masing-masing," harapnya. Edward menekankan penyelarasan Dokumen RTRW dan RPJPD serta RPJMD menjadi sangat strategis dilakukan seiring dengan momentum suksesi kepemimpinan di daerah Tahun 2025 dan berakhirnya masa RPJPD pada Tahun 2025, serta Revisi RTRW pasca Undang-Undang Cipta Kerja dimana seluruh daerah akan menyusun RPJPD, RPJMD dan Revisi RTRW baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. "Saya mengharapkan agar seluruh hadirin dapat mengikuti pertemuan ini dengan seksama sampai dengan selesai dan dapat memberikan saran dan masukan dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan Penataan ruang dimasa mendatang," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Ir. M. Affandi, S.T., M.Sc., melaporkan tujuan dan maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai bentuk koordinasi dan sinkronisasi antara pemangku kepentingan di Sumsel, sosialisasi SPPR 2024, dan sosialisasi hasil penilaian SISWATEK kab/kota di Sumsel dan pberian Penghargaan bagi kab/kota yang mendapatkan SISWATEK terbaik. "Tujuan utamanya adalah koordinasi dan sinkronisasi rencana tata ruang Provinsi dan kab/kota, sinkronisasi perencanaan tata ruang pembangunan dan meningkatkan penyelenggaraan tata ruang di Sumsel," ujarnya. Kegiatan ini diikuti oleh 125 peserta yang berasal dari instansi vertikal daerah dan provinsi kab/kota, asosiasi profesi dan tim restorasi gambut Sumsel. Dengan agenda acara paparan hasil sinkronisasi dan hasil SISWATEK. Dalam kesempatan itu dilakukan Penyerahan penghargaan Penilaian Terbaik Sistem Informasi Pengawasan Teknis (SISWASTEK) Provinsi Sumatera Selatan yaitu kepada daerah terbaik pertama Kota Palembang, Terbaik kedua Kabupaten Musi Banyuasin, dan Terbaik ketiga Kabupaten Ogan Ilir.
Sumsel
Pembukaan PORWADA IV PWI Sumsel di Sekayu, Muba
Sekayu. Pj. Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Zulkarnain, S.E., M.M membuka Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) diselenggarakan oleh PWI Sumsel. Bertempat di Stable Berkuda Sekayu Kab. Muba. Selasa (3/12/2024) Acara diawali dengan tampilan defile dari seluruh atlit dari seluruh Kabupaten/Kota se Sumsel. Dalam sambutan Pj Gubernur Elen Setiadi yang dibacakan Asisten III Zulkarnain menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi seluruh wartawan di Sumsel. "Kita baru saja melewati pelaksanaan pemilukada serentak 2024, Alhamdulilah di Sumatera Selatan berjalan dengan lancar dan aman. Atas nama Pemprov Sumsel kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan pemilukada tersebut. Saatnya sekarang kita berkumpul dalam ajang lomba olahraga PORWADA. Semoga dapat mendapatkan hasil dan target seperti yang diharapkan hingga sampai tingkat PORWANAS ", ujar Zulkarnain. Sementara itu Sekda Muba H. Apriyadi dalam sambutannya menyambut baik dan merasa tersanjung atas kepercayaan diadakannya PORWADA di Sekayu Muba. "PORWADA merupakan awal persiapan untuk llihat kesiapan ke tingkat nasional. Jika ada kekurangan, kedepan kami dapat memperbaikinya. Sehingga akan mendapatkan hasil yang baik lagi", ucap Apriyadi. Ketua PWI Sumsel Kurnaidi, ST menyampaikan rasa terimakasih karena PORWADA dilaksanakan di Sekayu Muba. Selain ajang silaturahmi sesama atlit wartawan juga merupakan ajang seleksi dan penyaringan para atlit untuk ke tingkat nasional /PORWANAS Dalam laporan yang disampaikan Plt. Ketua PWI Muba sekaligus Ketua Pelaksana PORWADA, Intan Heldiana Putri melaporkan bahwa PORWADA kali ini dilaksanakan selama 3 hari mulai Tgl. 3 sd 5 Desember 2024. Diikuti 450 atlet, terdiri dari 7 Cabang Olahraga, antara lain Cabor Futsal, bilyard, catur, badminton, tenis meja dan e-sport. Dan memperebutkan 62 emas, 62 perak, 62 perunggu dan uang pembinaan. Turut hadir Para Ketua PWI Kabupaten/Kota.
Sumsel
Sekda Sumsel Buka Ratek Sosialisasi GENTING
Palembang. Sekda Sumsel Edward Candra menyambut baik rencana kick off Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang akan dilaksanakan serentak secara nasional, pada Kamis 05 Desember 2024. “Terima kasih atas program ini. Pemprov Sumsel menyambut baik dan mendukung kick off GENTING, yang nantinya akan diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia secara daring. Genting sejatinya hampir sama dengan program ayah-bunda asuh stunting sebelumnya”, kata Edward, di auditorium Graha Bina Praja, Selasa (03/12/24) pagi. Sementara Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumsel Mediheryanto menjelaskan toto slot ini sudah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir, yang semula program ayah-bunda asuh stunting kini berubah nama menjadi Genting sesuai arahan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Genting merupakan gerakan gotong royong masyarakat untuk mewujudkan generasi yang cerdas, sehat, kuat dan tidak stunting.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Lakukan Penandatanganan Komitmen Bersama Wujudkan Swasembada Pangan di Sumsel
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi melaunching swasembada pangan di Sumsel yang ditandai dengan Penandatanganan komitmen bersama peningkatkan swasembada pangan yang dilakukan oleh Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi bersama Para Kepala Daerah se-Sumsel, instansi vertikal, dan Forkopimda Sumsel. Launching ini dilakukan bertepatan dengan Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA., dalam rangka Rapat Koordinasi Optimalisasi Lahan (Opla) dan Cetak Sawah Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Santika Bandara Palembang, Selasa, (3/12/2024). Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi sangat menyambut baik kegiatan ini sebagai salah satu cara mendukung Sumsel toto slot yang lebih maju dan lebih sejahtera berbasis pertanian. Berdasarkan data dari BPS dari tahun ke tahun produksi padi di Sumsel meningkat sehingga menjadi 5 besar daerah dengan produksi padi terbesar nasional dan terbesar di Pulau Sumatera. "Kami bangga dan bersyukur atas kegiatan ini. Ini keberkahan bagi Sumsel bahwa Sumsel punya potensi besar bidang pertanian. Hal ini menjadi perhatian kami bahwa produksi berbasis pertanian dapat meningkat jika dikelola dengan baik," ujarnya. Menurut Elen, penyebab potensi lahan sawah selama ini belum optimal dikelola karena margin yang tipis. Pengelolaan lahan berbasis rawa agak sulit tanpa didukung oleh Kementerian Pertanian dan berbagai pihak termasuk Komisi II dan IV DPR RI. "Hari ini bukti itu nyata dukungan tersebut. Opla dan cetak sawah kami utamakan untuk dikembangkan Karena pada musim kemarau Sumsel menjadi salah satu daerah yang memiliki daerah rawa yang luas dan berpotensi Karhutlah," jelasnya. Opla dan cetak sawah memberikan dua manfaat sekaligus bagi Sumsel. Antara lain untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan juga untuk aspek percegahan karhutla, jelas Elen. Beras menjadi salah satu sumber inflasi beberapa wilayah kab/kota. "Alhamdulillah beberapa bulan terakhir inflasi sudah bisa diatasi tapi ini tetap harus diperlukan hilirisasi agar tidak menjadi persoalan inflasi kedepannya. Karena produksi padi tidak diproduksi disini yang menjadi sumber inflasi di Sumsel," katanya. Elen berharap Sumatera Selatan dapat menjadi offtaker bagi pengelolaan padi di Sumsel. Apabila Sumsel juga perlu memiliki produksi hilirisasi dan distribusi pangan. Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA., mengajak semua pihak kompak membangun Indonesia dalam berbagai sektor khususnya pertanian. Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, salah satu konsen pembangunan di Indonesia yaitu Pangan. "Kita harus bekerjasama untuk mampu mengelola masyarakat kita sehingga negara untung, rakyat sejahtera. Kita harus memikirkan cara menyelesaikan empat pokok permasalahan pertanian yaitu bibit/benih, pupuk, air irigasi dan harga panen,"tandasnya. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam menanggulangi permasalahan pertanian. Bahkan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Bulog kedepan akan dikembalikan fungsinya sebagai badan urusan logistik yang bertugas menjamin stok cadangan pangan nasional dan sebagai penyeimbang harga. Hadir dalam kesempatan itu, Staf Ahli Mentan Bidang Investasi, Suwandi, dan Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Husnain, M.Sc., Ph.D., menyampaikan laporan progres opla dan cetak sawah di Provinsi Sumsel. Turut hadir Forkopimda Sumsel, Para Bupati/Walikota se-Sumsel, Anggota Komisi IV DPR RI, Kartika Sandra Desi, komisi II DPR RI, Ahmad Wazir Noviadi, dan para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Upacara Hari Bakti PU Ke 79
Palembang. Upacara yang dipimpin oleh Sekda Provinsi Sumsel Edward Candra dalam rangka memperingati Hari Bakti PU Ke 79 Tahun 2024, bertempat di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan, Selasa, (3/12/2024). Dalam kesempatan itu, Edward Candra menyampaikan beberapa pesan dan arahan dari Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo melalui sambutannya terkait dengan amanah Presiden RI, Probowo Subianto dalam memantapkan Indonesia swasembada pangan dan melanjutkan pembangunan infrastruktur. "Untuk melaksanakan arahan Bapak Presiden, Kementerian PU telah menyusun program pembangunan infrastruktur untuk dilaksanakan secara sistematis dan terpadu", tutur Sekda Membacakan Sambutan. Adapun Program yang dimaksud yaitu mendukung Ketahanan Pangan, melalui optimalisasi manfaat bendungan yang sudah dibangun untuk melayani irigasi melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, serta pembangunan jalan dan jembatan untuk mendukung konektivitas menuju sentra pangan, termasuk Food Estate di Kalteng, Merauke-Papua Selatan, NTT dan lain-lain; mendukung Wajib Belajar 13 Tahun melalui Pembangunan dan Renovasi Sekolah/Madrasah di berbagai pelosok tanah air. "Pembangunan untuk mendukung program unggulan strategis/K/L lainnya meliputi pembangunan: Giant Sea Wall/NCICD (National Capital Integrated Coastal Development), Ibukota Nusantara (IKN), Konektivitas (jalan dan jembatan), Pasar Rakyat, Air Minum, Sanitasi/Air Limbah, Persampahan, Sarana Olahraga, Sarana Kesehatan, dan Penataan Kawasan (pariwisata, industri, area terdampak bencana, dan pengungsian)", ucap sekda. Diakhir sambutannya yang disampaikan oleh Edward Candra, Peringatan Hari Bakti PU ke-79 agar dapat dijadikan momentum penting bagi seluruh keluarga besar Kementerian PU untuk terus meningkatkan nilai- nilai dan semangat dalam menjaga kekompakan, disiplin, pengabdian, dan sportivitas dalam bekerja. Turut hadir mengikuti kegiatan upacara bendera diantaranya Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasonal Sumsel, Hardi Siahaan, S.T, MSc. Eng., Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Feriyanto Pawenrusi, ET, M.T., Kepala Balai Pelaksanaan Pelelangan Jasa Konstruksi Sumsel, Antonius Widyadmoko, S.T, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumsel, Ika Sai Rezeki, S.T, M.T., Kepala Balai Kompetensi Wilayah I Palembang, Widiyanto, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Palembang, Martalia dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Melza Elen Setiadi Lantik Dwi Wahyuni Cheka sebagai Pj. Ketua TP-PKK Kota Palembang
Palembang- Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak(TP) PKK Provinsi Sumsel Melza Elen Setiadi resmi melantik dan mengukuhkan Dwi Wahyuni Cheka sebagai Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak(TP) PKK dan sebagai Pj. Ketua Pembina Posyandu Kota Palembang, bertempat di Griya Agung Palembang (2/12/2024). Seperti di ketahui bersama bahwa pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK sebagai pendamping kepala Daerah dilaksanakan bersamaan dengan Pelantikan Pj Wali Kota, namun untuk kali ini dilaksanakan secara terpisah dikarenakan Melza Elen Setiadi selaku Pj. TP PKK Provinsi Sumsel sedang melakukan studitiru di Provinsi Sumatera Utara. Mengawali sambutannya Melza memberikan ucapan selamat kepala ibu Dwi Wahyuni Cheka sebagai Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak(TP) PKK Kota Palembang. “Tugas untuk memimpin gerakan PKK Kota Palembang sekarang menjadi tanggung jawab ibu dan saya yakin ibu akan mampu melaksanakannya”, jelas Melza. Melza juga berharap Pj. Ketua TP-PKK Kota Palembang yang baru dilantik bersama pengurus dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta lebih giat dalam mensukseskan program PKK dan program lain yang di rasakan oleh masyarakat. “Dengan telah dilantiknya Pj. Ketua TP-PKK Kota Palembang beserta pengurus, di harapkan dapat menjadi suatu kekuatan baru yang dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta lebih giat dalam mensukseskan program PKK dan program lain yang di rasakan oleh masyarakat, serta tanggap terhadap kondisi permasalahan yang di hadapi di daerah masing-masing", tambah Melza. Turut hadir seluru Ketua TP-PKK Kab/Kota se-Sumsel