Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Kemen PANRB Apresiasi Sumsel Atas Percepatan Sosialisasi LAPOR! SP4N Sumsel
30 Jun 2018 Dilihat 329x

Kemen PANRB Apresiasi Sumsel Atas Percepatan Sosialisasi LAPOR! SP4N

Palembang Sumselprov.go.id- Dalam rangka percepatan peningkatan pelayanan publik, Kemen PANRB bekerja sama dengan GIZ Transformasi membentuk Hub/Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (Hub/JIPP), yang bertujuan untuk percepatan pelaksanaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) yang berbasis aplikasi nasional LAPOR! (SP4N-LAPOR!) dengan bantuan GIZ Transformasi yang berkedudukan di Surabaya (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Palembang (Sumatera Selatan). Berkenaan dengan itu, Kementerian PANRB menyelenggarakan Rapat Koordinasi terkait dengan pemantauan kemajuan dan evaluasi sejauhmana perkembangan Hub/JIPP. Jumat-Sabtu, 29-30 Juni 2018, di Hotel Phoenix, Jl. Jendral Sudirman No. 9 Yogyakarta. Sebagai salah satu peserta kegiatan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel, yang diwakilkan oleh Kabid Pengelolahan Informasi Publik (PIP), Amrullah, S.STP., M.Si, melaporkan bahwa pihak Sumsel bersama inspektorat, biro humas dan protokol telah melakukan percepatan keterhubungan LAPOR! SP4N di kabupaten/kota se-Sumsel. “Saat ini sudah ada 10 kabupaten/kota di Sumsel yang terhubung, 5 kabupaten sudah ada draft SK Bupati yang akan segera diusulkan untuk terhubung di LAPOR! Kemen PANRB”, ujarnya. Kegiatan percepatan LAPOR! SP4N di Sumsel, dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor : 061/105/Diskominfo/2018 tentang Percepatan Keterhubungan LAPOR! di Kab/Kota. “Tim dari Provinsi Sumatera Selatan diapresiasi oleh Deputi Pelayanan Publik dan Asdep  Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) karena dalam waktu 6 bulan setelah MoU dengan Kemenpan RB, Tim Sumsel cepat melaksanakan sosialisasi dan pembentukan Tim LAPOR! SP4N”, kata Amrul. Untuk selanjutnya, Kemen PANRB meminta Pencanangan Sadar LAPOR! melalui car free day di Palembang bersama kota lain di Indonesia pada tanggal 15 juli 2018. Kegiatan inii dihadiri oleh NGO mitra Kemen PANRB, Transformasi GIZ Jerman, dan Team Leader Mrs.Elke. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/AM

Baca Detail
Sekda Sumsel Nasrun Umar Pastikan Warga Sumsel Gunakan Hak Pilihnya Sumsel
30 Jun 2018 Dilihat 182x

Sekda Sumsel Nasrun Umar Pastikan Warga Sumsel Gunakan Hak Pilihnya

Palembang, Sumselprov.go.id --  Sekda Sumatera Selatan (Sumsel) H.Nasrun Umar menggunakan hak pilihnya mencoblos Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sekaligus Calon Walikota dan Wakil Walikota didampingi sang istri di TPS 52 Kecamatan Ilir Barat 1 Kelurahan Bukit Lama RT 67/21, Rabu (27/6). “Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi yang melaksanakan Pemilukada serentak, ini merupakan satu ajang demokrasi memilih pemimpin dan dilakukan langsung oleh rakyat yang memberikan mandatory nya kepada siapapun yang terpilih nanti,” tuturnya saat di wawancarai usai mencoblos di TPS 52. Lebih lanjut lagi, Nasrun mengatakan, selaku Pemerintah Provinsi Sumsel mengharapkan semuanya berjalan lancar dalam situasi yang kondusif, karena seperti yang telah diketahui Sumsel merupakan provinsi yang terkenal dengan zero conflict dan selalu terjaga kondusifitasnya seperti dikutif dari Tribun Sumsel.com Usai melakukan pencoblosan, Nasrun Umarsempatkan memantau beberapa TPS di tiga kecamatan di Palembang. Dimulai dari Kecamatan Ilir Barat 1 di TPS 46, TPS 27, TPS 5 dan TPS 13. Dilanjutkan ke daerah Ilir Barat 2 yaitu TPS 21 dan TPS 2, lalu TPS 1 dan TPS 15 di Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Di sela-sela pemantauan, Sekda mengajak dan memastikan masyarakat Sumsel menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. “Sebagai warga negara, saya ingin mengajak seluruh masyarakat khususnya yang berada di lingkup Sumatera Selatan untuk datang ke TPS, menyalurkan hak pilihnya. Karena satu suara menentukan siapa yang akan memimpin Sumatera Selatan, dan juga di 7 kabupaten kota,” jelasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Awal Juli, Pembangunan LRT Ditargetkan Selesai Sumsel
30 Jun 2018 Dilihat 170x

Awal Juli, Pembangunan LRT Ditargetkan Selesai

Palembang, Sumselprov.go.id -- Progres pembangunan Light Rail Transit (LRT)  hingga saat ini sudah mencapai 94 persen. Pembangun LRT ini ditargetkan akan selesai awal Juli mendatang. "Saat ini progres pembangunan LRT sudah mencapai 94 persen dan kami mentargetkan awal Juli selesai," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Sumsel, Suranto saat dikonfirmasi, Kamis (28/6/2018) seperti dikutif dari Tribun Sumsel.com Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa saat ini pengerjaan pembangun LRT sudah pada tahap penyelesaian seperti perbaikan jalan, penyelesaian stasiun, akses ke stasiun, walk way, dan 3rd rail. "Kalau semuanya selesai Juli bisa digunakan. Sedangkan untuk uji dinamisnya sendiri saat ini sudah sampai stasiun Palembang Icon dan nanti tanggal 30 direncanaka akan diuji sampai RSUD Sumsel," katanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Bank Indonesia Lakukan Penarikan dan Pencabutan Uang Kertas Emisi Lama, Segera Tukarkan! Sumsel
29 Jun 2018 Dilihat 931x

Bank Indonesia Lakukan Penarikan dan Pencabutan Uang Kertas Emisi Lama, Segera Tukarkan!

Palembang, Sumselprov.go.id -- Bank Indonesia (BI) membenarkan isu penarikan uang kartal Tahun Emisi (TE) lama yang marak beredar melalui situs jejaring sosial dan pesan singkat beberapa hari terakhir. Kepala Tim Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan Perdi Silalahi, melalui Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan BI Sumsel Rendha Prasetya Kuswono mengatakan, BI melalui Peraturan Bank Indonesia No 10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008 telah melakukan pencabutan dan penarikan beberapa pecahan uang kertas Rupiah. "Memang benar BI melakukan pencabutan dan penarikan uang Tahun Emisi (TE) lama seperti yang beredar di kalangan di masyarakat," katanya, Kamis (28/06/2018). Uang kartal pecahan yang dicabut oleh BI yaitu pecahan Rp10 ribu 1998 dengan gambar muka Pahlawan Nasional Tjut Nyak Dien, pecahan Rp20 ribu TE 1998 dengan gambar muka Pahlawan Nasional Ki Hadjar Dewantara, juga uang Rp50 ribu TE 1999 dengan gambar muka Pahlawan Nasional WR Soepratman. Terakhir, uang Rp100 ribu TE 1999 dengan gambar muka Pahlawan Proklamator Dr Ir Soekarno dan Dr H Mohammad Hatta. Ia mengimbau agar masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut untuk segera melakukan penukaran ke kantor Bank Indonesia paling lambat hingga 30 Desember 2018. "Masyarakat tak perlu khawatir sebab uang pecahan lama tersebut akan dihargai sesuai dengan nominal yang tertera, misal uang Rp 10 ribu tahun 1998 gambar Tjut Nyak Dien akan dihargai Rp 10 ribu pula. Begitu pun dengan pecahan uang kartal lainnya," jelasnya seperti dikutif dari Sripo.com Lebih lanjut dia menjelaskan, upaya pencabutan uang secara rutin tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan pada uang kartal cetakan terbaru. "Pencabutan tersebut dengan pertimbangan antara lain masa edar uang, adanya uang emisi baru dengan perkembangan teknologi unsur pengaman atau security features pada uang kertas" katanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Memperingati HANI & HUT PJI Tahun 2018  Kolaborasi PJI, GANN Dan Persakmi  Lakukan Aksi Sosial Sumsel
29 Jun 2018 Dilihat 205x

Memperingati HANI & HUT PJI Tahun 2018 Kolaborasi PJI, GANN Dan Persakmi Lakukan Aksi Sosial

Palembang, Sumselprov.go.id – Dalam rangka mempererat hubungan antara masyarakat dan Kejaksaan di wilayah Sumatera Selatan, Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN) dan Perhimpungan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia  (PERSAKMI) Sumsel  mengadakan kegiatan bakti Sosial bagi sembako, Sosialisasi dan membagikan brosur Anti Narkoba  kepada kaum duafa dan fakir miskin, bertempat di Jalan Merdeka Palembang, Kamis (27/06/2018). Kegiatan kolaborasi ini disamping dalam rangka Hari Ulang Tahun PJI ke- 25 Tahun 2018 juga dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Dalam acara tersebut, Ketua Srikandi DPD GANN  Sumsel, Dewi Fakhrurozi  menyampaikan salah satu tugas utama  DPD GANN Sumsel  adalah memerangi  NARKOBA dan menyelamatkan generasi muda dan bangsa dari bahaya NARKOBA. “Orang yang telah kecanduan NARKOBA tidak bisa berpikir apa-apa atau berbuat apa selain mengkonsumsi  barang haram ini, NARKOBA (Ectacy, Ganja, Heroin, Sabu ) pada kalangan remaja awalnya coba-coba tetapi bila sudah kecanduan maka sulit untuk disembuhkan”, kata Dewi. Selain itu DPD GANN Sumsel  juga mempunyai  program kedepan dan akan menjadi rutinitas untuk membantu masyarakat tidak mampu khususnya kaun wanita agar bisa melindungi keluarganya dari bahaya NARKOBA, ujar Ketua Srikandi DPD GANN Sumsel. Sementara itu Ketua Persatuan Jaksa Indonesia cabang Sumsel, Nazarudin berharap agar kegiatan seperti ini secara rutin, sehingga bisa mensejahterakan masyakarat tidak mampu dan mengedukasi masyakar agar sejak dini bisa melindingi keluarganya dari bahaya NARKOBA, kata Nazarudin pada Tim Media Center Diskominfo Prov.Sumsel. Selanjutnya Nazarudin juga menyampaikan berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) perharinya orang meninggal mencapi 5 orang dan 27,32 % pengguna NARKOBA adalah Pelajar dan Mahasiswa bahkan terus bertambah, dari jumlah tersebut secara keseluruhan pengguna NARKOBAdi Indonesia telah melampaui 6,4 Jiwa. Sedangkan di Sumatera Selatan sendiri kebanyakan pelaku  penyalah gunaan NARKOBA di usia produktif antara 30 – 45 tahun termasuk dari kalangan muda, pelajar dan mahasiswa yang terus meningkat jumlah korban dari NARKOBA. Akibat dari penyalahgunaan NARKOTIKA adalah gangguan kesehatan, gangguan kejiwaan, rusak fungsi otak dan syaraf, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan bahaya kematian.  “Apakah kita akan diam saja dengan yang sudah terjadi pada generasi penerus bangsa ini terutama jika tu sudah terjadi pada orang-orang yang kita sayangi.  Ayo bersama-sama kita bangkit dan sadar, STOP NARKOBA SAVE  GENERASI MUDA DAN BANGSA “, pungkas Nazarudin. Hadir dalam kegiatan aksi sosial ini selain Ketua Srikandi DPD GANN Sumsel, Waka Srikandi DPD GANN Sumsel, Trie Astuti, Sekretaris DPD GANN Sumsel, Nurfrfyanti Fanny, KA Staff DPD GANN Sumsel, Noverina, Ketua Persakmi, Ali Alamudin, BidangPengembangan Organisasi Persakmi Sumsel, Abdul Qodir, Tim Media Center Diskominfo Prov.Sumsel, Mala Risva CleY, Ferly Sandy dan Putri  Elisa. MC Diskominfo Prov.Sumsel /CleY/FS/PE

Baca Detail
Alex Noerdin: Mari Pikirkan Masa Depan Provinsi ini ! Sumsel
27 Jun 2018 Dilihat 275x

Alex Noerdin: Mari Pikirkan Masa Depan Provinsi ini !

Palembang sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan,  H.  Alex Noerdin,  menyelenggarakan Halal Bi Halal dengan seluruh Para Organisasi Perangkat Daerah Aparatur Sipil Negara (ASN) Se-Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Selasa,  26 Juni 2018. Selain kegiatan ini, juga dilakukan sosialisasi Asian Games XVIII Tahun 2018. Dalam kata sambutannya, Alex memberikan motivasi kepada seluruh ASN yang hadir melalui penjelasan mengenai prestasi-prestasi yang telah dicapainya maupun prestasi dan pembangunan dari Sumatera Selatan, selama beliau menjabat 10 tahun. "Berkat pengalaman dan tanggung jawab yang pernah saya emban sebelumnya,  saya banyak melakukan perjalanan untuk melihat Indonesia. Di ratusan kab./kota terdapat benang merah yang sama,  yaitu apabila ada daerah yang maju pembangunannya maka akan berdampak kepada kesejahteraan dan kebahagiaan yang dirasakan oleh rakyatnya”, jelasnya. Terkait hal tersebut, Beliau mengungkapkan bahwa wujud dari kesejahteraan rakyat disebabkan oleh kepala daerah yang memegang amanah, dan  hal ini akan berlaku sebaliknya apabila tidak demikian. “Alhamdulillah, survey menunjukan tingkat kepuasan masyarakat Sumatera Selatan yaitu 82% puas atas kinerja yang telah terealisasi dengan sangat bermanfaat untuk seluruh warganya”, ujarnya.    Menurutnya, hal ini menjadi salah satu cara untuk menunjukan begitu besar ridho Allah SWT kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan. "Saya ingin mengajak ASN, untuk tidak mudah berkeluh kesah meminta jabatan, karena sayapun dapat dalam posisi saat ini, dimulai dari karir sebagai ASN golongan dua kemudian melalui berbagai proses dari pendidikan terendah hingga tertinggi untuk meningkatkan kualitas diri”,  katanya.    Alex menegaskan bahwa siapapun atasannya, apabila seorang ASN bekerja dengan baik, maka pasti akan membawa kebaikan untuk dirinya sendiri. “Kunci kesuksesan adalah keteladanan, jika ingin dihormati dan disegani oleh staf kita, maka anda harus memberikan teladan yg baik, jadilah luar biasa di bidang masing-masing sehingga bermanfaat untuk orang banyak. Jadilah berbeda, jangan takut dengan perubahan pimpinan”, ungkap Alex. Alex juga mengajak seluruh tamu yang hadir untuk memnafaatkan dan menjaga fasilitas-fasilitas olahraga yang ada di Jakabaring Sport Center dengan menerapkan pola hidup sehat dan berolahraga. Selanjutnya, beliau menyempatkan diri untuk menunjukan tayangan video progres pembangunan dan persiapan Sumatera Selatan menuju Asian Games 2018. “Letakanlah kepentingan daerah di atas hubungan darah, sehabisnya masa jabatan ini, Saya tidak akan berhenti menjadi penasehat, saya ikhlas untuk mundur setelah 2 periode,  biarkanlah yang muda yg berkarya.  Mari pikirkan masa depan prov. ini, pilihlah pemimpin yang berkualitas yang dapat terus memajukan Palembang menjadi lebih baik”, pungkasnya.   MC Diskominfo Prov.  Sumsel/PE/Cley

Baca Detail
Gubernur Sumsel Apresiasi Maestro Tari Hadiahi Umroh Sumsel
26 Jun 2018 Dilihat 236x

Gubernur Sumsel Apresiasi Maestro Tari Hadiahi Umroh

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menghadiri Malam Penganugerahan Apresiasi Seniman dan Budayawan Sumsel 2018, sekaligus melantik dengan resmi Pengurus Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) masa bhakti 2018-2023. bertempat di Griya Agung (25/06/2018). Gubernur Sumsel mengucapkan selamat yang telah berhasil mendapat penganugerahan dan menghaturkan terima kasih kepada para seniman serta budayawan yang terus-menerus menjaga warisan seni dan budaya Provinsi Sumsel. "Alhamdulillah kumpul disini Seniman Budayawan, Pejabat bercampur aduk disini menjaga warisan seni dan budaya Sumsel alhamdulillah. Terim kasih kepada seluruh yang bersusah payah, berjasa, bergotong royong menjaga warisan budaya kita (Provinsi Sumsel)," ucapnya Menurutnya, Provinsi Sumsel adalah Provinsi yang paling lengkap, dimana mampu membuat negara lain iri. Diuraikannya mulai dari segudang prestasi menyelenggarakan event olahraga international, kemudian tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis, ras dan budaya apalagi agama. Tidak hanya itu saja, lanjut Alex Provinsi Sumsel juga mempunyai segudang warisan budaya dari leluhur yang luar biasa.  "Bukan main sebenarnya acara ini, budaya warisan dari leluhur kita luar biasa, luar biasa Saya katakan karena begitu banyaknya. Jadi alangkah lengkap Provinsi kita ini, Kalau pengunjung datang ke Provinsi Sumsel yang dicari bukan hanya kotanya saja melainkan nilai budaya yang luar biasa," tambahnya Diakhir acara Gubernur Sumsel merasa terpukau dengan penampilan maestro-maestro tari, dimana walaupun tidak muda lagi namun tetap semangat menari. "Saya terharu tadi bayangkan maestro-maestro yang masih dengan luwes menari, Pemprov Sumsel memberikan apresiasi seluruh maestro tadi, kalau berkenan kita berikan hadiah umrah ke tanah suci," pungkasnya Adapun daftar nama penerima Anugerah Seni Batang Hari Sembilan dan Anugerah Budaya Nusantara Sriwijaya 2018 antara lain, M. Nasir (seni tari), Tarmizi (seni musik), Drs. As' ad Mukti (Seni Rupa), Zainal Arifin Hanif ( seni sastra), Usman Effendi (seni film), Bob Ibrahim (seni teater). Kemudian nama-nama penerima Anugrah Budaya Naksatra Sriwijaya diantaranya A. Bastari Suan, DR. Drs. H. Yusman Haris, H. Andi Syariffudin. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS/PE.

Baca Detail
Tahun 2020 Palembang Diprediksi 'Gridlocked', Transportasi Massal Jadi Prioritas Sumsel
25 Jun 2018 Dilihat 208x

Tahun 2020 Palembang Diprediksi 'Gridlocked', Transportasi Massal Jadi Prioritas

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin saat ini tengah merancang dan menyiapkan sistem moda transportasi yang terintegrasi baik air, udara dan darat. Hal ini lantaran, kondisi arus lalu lintas Kota Palembang sangatlah padat. Sehingga, membuat kemacetan kerap terjadi di jalan-jalan protokol hingga kawasan padat penduduk. Bahkan jembatan yang menjadi ikon Kota Palembang sekaligus penghubung wilayah Ulu dan Ilir Palembang pun kerap mempertontonkan kemacetan di jam-jam tertentu. "Pemda saat ini tengah menyiapkan pengintegrasian moda transportasi. Mengingat Kota Palembang memiliki moda angkutan massal terlengkap di Indonesia baik air, jalan darat, maupun udara," ujarnya, Minggu (24/6/2018). Keinginan ini bukan tanpa perhitungan. Alex Noerdin memprediksi pada tahun 2020, lalu lintas jalan di Kota Palembang berpotensi gridlocked (macet total) jika hanya mengandalkan jalur darat saja. "Berdasarkan studi Kota Palembang tahun 2020 lalu lintasnya berpotensi terkunci alias macet total, mobil baru keluar garasi sudah tidak bisa bergerak lagi, saking macetnya, kalau pemerintah tidak siap dari sekarang hal itu bisa jadi kenyataan," beber Alex Noerdin.  Keinginan Pemda untuk mengatasi mimpi buruk Palembang pada tahun 2020 tersebut coba direalisasikan dengan membangun moda transportasi masal seperti LRT (Light Rail Transit) dan berbagai akses tambahan seperti jembatan, fly over dan menambah kuantitas transmusi. Pengkombinasian semua moda transportasi massal termasuk angkutan daring menjadi penyokong untuk mendorong masyarakat menggunakan LRT dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Alex Noerdin menuturkan, saat ini, LRT belum sepenuhnya rampung, masih ada beberapa penyelesaian jalur yang terus dikebut sampai semua ruas tersatu melayani semua rute sepanjang 23,4 Kilometer. "Sekarang ini baru satu ruas untuk rute bandara - Jakabaring dari total tiga ruas, kontraktor terus kebut pengerjaanya, tetapi tanggal 15 juli nanti saat diresmikan masyarakat sudah bisa menikmatinya," ujar Alex seperti dikutif dari SripoKu.com Dia menjelaskan, pengadaan LRT sudah melalui studi dan perencanaan yang matang di semua aspek, sehingga tidak perlu lagi ada kekhawatiran apalagi kecurigaan jika LRT hanya proyek mercusuar atau ajang eksistensi kemewahan belaka. "Jadi kalau ada yang mengatakan LRT proyek mercusuar, itu sangat keliru dan salah, ini proyek antisipasi 2020 yang manfaatnya untuk masyarakat, lagipula pembiayaan membangunnya murah, pembebasan lahan juga tidak rumit, teknologinya paling tercanggih dan sudah sesuai dengan jumlah penduduk Kota Palembang yakni 1,2 Juta jiwa," ujar Alex Noerdin.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kampung Asian Games Jadi Wisata Baru di Kota Palembang Sumsel
25 Jun 2018 Dilihat 577x

Kampung Asian Games Jadi Wisata Baru di Kota Palembang

Palembang, Sumselprov.go.id -- Sebanyak 72 kampung hias Asian Games 2018 yang berada di seluruh kecamatan di Palembang nampaknya menjadi destinasi wisata baru di Kota Palembang.  Perkampungan yang awalnya terlihat kumuh itu kini menjadi sangat menarik dengan guratan cat warna-warni seni lukis mural bertemakan Asian Games 2018. Sebagai destinasi wisata baru, tak sedikit warga yang mengunjungi kampung hias Asian Games tersebut. Pada libur lebaran kampung hias tersebut pun ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal. Bahkan wisatawan tak hanya berasal dari Palembang saja, beberapa waktu lalu ada pula wisatawan asal Italia bernama Lorenzo turut mengunjungi kampung Asian Games di kawasan Cempaka Dalam Ilir Barat I Palembang. "Palembang ini kan minim wisata, jadi kampung hias Asian Games jadi destinasi wisata baru," ujar Wulan seorang warga yang mengunjungi kampung Asian Games di Gang Mari Plaju, Minggu (24/6/2018). Senada, Iksan warga Palembang lainnya mengaku kampung hias Asian Games menjadi alternatif wisata murah bagi masyarakat. Dengan cukup datang ke kampung-kampung tersebut masyarakat langsung bisa berswafoto ria tanpa dipungut biaya. "Wisata murah meriah lah, tanpa dipungut biaya kita bisa foto-foto di kampung hias Asian Games," katanya seperti dikutif dari Sripo. Kepala Dinas Pariwisata, Isnaini Madani mengaku kampung Asian Games telah pihak inventarisir untuk sebagai destinasi wisata andalan dalam perhelatan event internasional Asian Games 2018 mendatang. Para tamu, atlet serta ofisial dari negara peserta akan diajak ke kampung-kampung tersebut selain ke tempat wisata lainnya dk kota Palembang. "Para atlet akan kita ajak berwisata ke kampung mural ini. Nah setelah Asian Games selesai bisa jadi wisata umum masyarakat," ungkapnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.