Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur: Perusahaan Tambang Batubara Jangan Ganggu Masyarakat
Palembang, Sumselprov.go.id -- Soal keberadaan tambang Batubara PT Selo Argo Dedali (PT SAD) di wilayah Batumarta Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang hingga saat ini masih menjadi polemik di tengah masyarakat, juga mendapat perhatian Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru. Dibincangi awak media usai menghadiri kegiatan reuni SMP N 2 OKU, mantan Bupati OKU Timur dua periode itu menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi akan bersikap tegas terhadap permasalahan tersebut. Bahwa menurutnya, tidak boleh ada tambang batubara yang mengganggu kehidupan sosial masyarakat. Terutama masyarakat di sekitar tambang. "Baik lingkungannya maupun angkutan batubara, tidak boleh menganggu masyarakat. Mereka harus ramah lingkungan dan taat aturan," tegasnya. Ramah lingkungan dimaksudkan agar tidak mengganggu dan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Kalaupun kedepan PT SAD tetap akan mengekspoitasi tambang Batubaranya, Herman Deru memberikan saran . "Kalaupun mereka harus eksploitasi, mereka saya sarankan untuk membuat PLTU atau mulut tambang saja," tukasnya seperti dikutif dari R.molsumsel Diketahui, tambang Batubara PT SAD yang terletak di Batumarta tersebut masih menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Masyarakat setempat menolak keberadaan tambang tersebut dengan memportal jalan menuju tambang. Namun belakangan, portal tersebut telah dibuka. Dengan kesepakatan, kedua belah pihak yakni perusahaan dan warga tidak melakukan aktifitas apapun terkait pertambangan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
HD Cek Harga Jelang Natal Dan Tahun Baru
Palembang, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Kapolda Provinsi Sumsel Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara meninjau Pasar Cinde, Jumat (21/12/2018), selain untuk mengecek suplai sembako terjaga HD bersama rombongan juga memastikan tidak adanya lonjakan harga bahan-bahan pokok jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Ditengah-tengah guyuran hujan dan kondisi pasar yang becek, HD menyusuri lorong-lorong Pasar Cinde seraya berbincang-bincang dengan pedagang. “Sekarang gimana (kondisi pasar), harga cabai berapa satu kilonya sekarang, ada lonjakan harga tidak?” Tanya HD ke salah satu pedagang. “Harga cabai merah keriting Rp.50.000 satu kilonya pak, kalau harga cabe rawit Rp.60.000 per kilonya. Harga cabai masih standar pak”, jawab pedagang wanita tersebut. Mendengar jawaban yang memuaskan, HD bersama Kapolda Sumsel berdalih menanyahkan dimana pedagang beras dan bahan-bahan pokok. Masih sama halnya dengan cabai, nyatanya tidak ada kenaikan harga baik itu telur ayam, daging maupun beras. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Hj. Ailuny Husni Raih Penghargaan Ratu Sinuhun Awards
Palembang, Sumselprov.go.id – Hj. Ailuny Husni yang merupakan Ibu Mertua dari Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru menerima penghargaan Ratu Sinuhun Awards dari Dharma Wanita Persatuan Sumsel. Penghargaan tersebut diserahkan, yang bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Sabtu (22/12/2018). Anugrah Ratu Sinuhun Awards diserahkan langsung oleh Gubernur Herman Deru didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga turut hadir pada rangkaian acara peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018 bertempat di Ampera Convention Center. Dipilihnya Hj. Ailuny Husni sebagai penerima Anugrah Ratu Sinuhun Awards karena yang bersangkutan dinilai sebagai sosok perempuan yang melebihi kapasitasnya dengan berbagai pengalamannya di sejumlah organisasi pada masanya. Hj. Ailuny Husni juga pernah tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua Dharma Wanita, juga Ketua TP PKK Kota Palembang. Selain Hj. Ailuny Husni, ada dua tokoh wanita Sumsel yang juga menerima penghargaan yang sama masing-masing (Alm) Kusmiati Sumadi yang merupakan tokoh pendiri perguruan Taman Siswa, yang juga merupakan Ibunda dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Hj. Maphilinda Boer sebagai Tokoh Sosial Kemasyarakatan Sumatera Selatan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Lihat Nih Pejabat Jadi Koki Dadakan
Palembang, Sumselprov.go.id – Gebyar Hari Ibu yang diselenggarakan TP PKK Sumsel bekerjasama dengan Koran Palembang Pos di Griya Agung, Sabtu (22/12/2018), dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-90 berlangsung meriah dan semarak. Tak hanya memasak, Gubernur Herman Deru (HD) bahkan sempat membacakan puisi untuk kaum ibu. HD dalam sambutannya mengatakan peran wanita terutama ibu sangat penting. Dari berbagai riset nasional hingga berskala internasional diakui bahwa kelebihan perempuan khususnya ibu-ibu banyak sekali dibandingkan laki-laki termasuk soal leadership. Namun demikian HD mengingatkan, dengan segala kelebihan itu wanita tetap tak boleh melupakan kodratnya. Saat memasak, Gubernur Herman Deru didampingi ajudannya. Orang nomor satu di Sumsel itu memilih memasak pindang Komering khas tanah kelahirannya. Mengenakan topi chef dan sarung tangan dari plastik, HD tampak serius meracik bumbu yang memang sudah disediakan oleh panitia. Sesekali mantan Bupati OKUT dua periode itu tampak bingung membedakan macam-macam bumbu yang ada diatas meja. Selama satu jam bapak-bapak ini memasak yang kemudian dinilai oleh dewan juri yang kompeten. Aksi mereka yang canggung di depan kompor tak urung mengundang gelak tawa ibu-ibu yang ikut menyaksikan jalannya perlombaan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
HD Puji Kinerja Aparat Ciptakan Sumsel Aman dan Kondusif
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi kinerja aparat di Jajaran Polda Sumatera Selatan dalam menjaga kondusifitas wilayah melaui operasi pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) dan peredaran minuman keras (miras) dan Narkoba. Saya apresiasi hasil kerja bapak Kapolda dan jajaran dalam pemberatasan narkoba ini. Acara seperti ini sebagai bentuk publikasi pada masyarakat, bahwa negara ini tidak henti hentinya akan meberantas peredaran narkoba,”ungkapnya HD, ketika menghadiri apel gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2018 yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat yang dipusatkan di halaman Mapolresta Palembang, Jumat (21/12). HD menambahkan, hasil dari operasi yang telah digelar merupakan bentuk kebersamaan antara aparat penegak hukum bekerja dengan dengan tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Selain itu Gubernur juga meminta bagi para pecandu narkoba atau ada anggota keluarga yang mengalami ketergantungan pada narkoba disarankannya untuk segera melapor yang selanjutnya dapat dilakukan rehabilitasi panti rehap yang telah ada. Bagi para pecandu narkoba di Sumatera Selatan segera berhenti dan segera melakukan rehabilitasi dipanti rehab yang telah ada,” imbuhnya. Dalam operasi cipta kondisi dengan sandi Operasi Pekat yang telah digelar jajaran Polda Sumsel dari tanggal 1 hingga 15 Desember 2018 lalu. Aparat berhasil mengungkap 4 kasus penyalagunaan narkoba dengan tersangka 4 orang, dengan barang bukti yang berhasil diamankan 2 bungkus narkotika jenis sabu berat 2 gram, 2.876 butir pil ekstasi , ganja kering sebanyak 15 paket dengan berat 15 kg. Selanjutnnya miras dengan berbagai merk sebanyak 6.919 botol, 56 jerigen tuak, 6 drum miras oplosan dan 11 karung tutup botol miras oplosan. Dilain pihak dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2018 ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang membacakan pidato tertulis Kapolri, Jendral Tito Karnavian menegaskan, Operasi ini digelar serentak diseluruh Indonesia yang tujuannya untuk melihat dari dekat kesiapsiagaan personil dan peralatan dalam pengamanan Natal tahun baru 2019. Selama Oprasi Lilin, akan dilakukan pengamanan sejumlah tempat yang dianggap vital, termasuk gereja dan rumah ibadah serta arus lalu lintas untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
HD Cek Harga Sembako di Pasar Cinde
Palembang, Sumselprov.go.id -- Untuk memastikan ketersediaan Sembilan Bahan pokok (Sembako) di Kota Palembang dalam kondisi aman dan mencukupi terutama menjelang Natal dan tahun baru 2019. Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara melakukan sidak di Pasar Cinde Palembang (21/12) pagi. Selain mengecek arus distribusi sembako lancar atau tidak, HD juga memastikan agar tidak terjadi lonjakan harga bahan pokok jelang Natal dan tahun baru 2019 . Meskipun kondisi pasar becek karena habis diguyur hujan, tidak menyurutkan niat HD menyusuri hampir semua lorong los pasar Cinde yang persis terletak di jantung kota Palembang tersebut, bahkan Gubernur menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pedagang terkait dengan harga sayur dan bumbu dapur. Ditemui usai meninjau pasar, HD menuturkan sengaja menyambangi Pasar Cinde untuk mengecek langsung terkait dengan kondisi harga sembako termasuk memastikan jangan sampai terjadi lonjakan yang tidak wajar sehingga menyulitkan masyarakat. "Setelah kita cek ternyata aman, artinya suplai terjaga disini, baik itu barang maupun komoditas hasil pertanian seperti beras atau sayur mayur semuanya dalam kondisi aman dan normal,” ucap HD. Herman Deru tetap mengingatkan agar pengawasan terkait dengan ketersedian stok sembako jangan sampai lengah, karena itu dia meminta OPD terkait untuk melakukan pengawasan jangan sampai ada penimbunan barang yang dilakukan oknum dengan alasan mencari keuntungan yang lebih besar. Terkait dengan keberadaan Pasar Cinde, HD menegaskan, Pasar Cinde merupakan pasar traditional di Kota Palembang yang cara transaksinya masih tradisional dan hal tersebut patut dipertahankan sebagai bentuk budaya menjaga silaturahmi. "Ciri khas di Cinde ini budaya silaturahminya, jadi bukan hanya sekedar transaksi antara pembeli dan penjual tapi ada interaksi silaturahnmi yang harus dipertahankan," terangnya Sedangkan terkait pembangunan Pasar Cinde atau Aldiron Plaza Cinde HD menegaskan, tetap on schedule dimana tanggal 5 Desember 2018 lalu telah dilakukan rapat pemantapan terkait pembangunan pasar cinde. "5 Desember lalu sudah Saya minta pak Wakil Gubernur untuk rapatkan semua yang terkait pembangunan pasar cinde ini, satu bulan diminta untuk ada gerakan, ada aksi khusus yang signifikan dilakukan oleh pihak pemborong. Saya minta ini tetap on schedule," tegasnya. Untuk diketahui dari sidak Gubernur HD, harga cabai merah keriting saat ini berada pada level Rp. 50.000,_ per kg, sedangkan cabe rawit lebih mahal yakni Rp. 60.000,’/kg. sedangkan harga telur ayam negeri Rp. 20.000/kg , daging sapi Rp. 130.000/kg. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FE/AD/Taufik
Sumsel
Ibu Mertua Wagub Sumsel Berpulang
Palembang, Sumselprov.go.id – Innalillahi wainnalillahi rojiun, telah meninggal dunia, Hj. Sayati binti H. Turi, ibunda dari Hj. Fauziah Mawardi, mertua dari Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, H. Mawardi Yahya, Kamis (20/12/2018) pada usia 80 tahun. Gubernur Sumsel H. Herman Deru beserta istri Hj. Febrita Lustia melayat langsung ke rumah duka di Jalan Musyawarah, Gandus, Palembang. “Almarhumah adalah perempuan yang sangat aktif baik dalam kegiatan keagamaan ataupun sosial. Kami semua sangat kehilangan,” ungkap Gubernur Sumsel, H. Herman Deru saat melepas jenazah dari rumah duka menuju Inderalaya, Ogan Ilir. Ia menambahkan, sebagai mahluk sosial, almarhumah juga aktif dilingkungan masyarakat. “Jadi, mohon maaf jika almarhumah ada kesalahan dalam kehidupan sehari-hari. Jika ada hal yang berhubungan dengan hutang piutang, segera berhubungan dengan keluarga,” katanya. Sebelumnya, wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya mengucapkan banyak terima kasih kepada tamu yang hadir untuk melayat dan mengirimkan doa untuk almarhumah. “Terima kasih sudah datang ke rumah duka. Saya minta maaf jika ada kesalahan almarhumah baik yang disengaja atau tidak disengaja. Mohon doa dan keikhlasan agar almarhumah diterima disisi Allah SWT,” singkatnya. Almarhumah rencananya akan dimakamkan di Desa Ulak Kerbau, Kecamatan Tanjung Raja Inderalaya, Ogan Ilir, besok Jumat (21/12/2018), sekitar pukul 09.00 WIB. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
HUT DWP Sumsel Dukung Penuh Program Pembangunan Nasional
Palembang sumselprov.go.id- Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai pemersatu istri pegawai ASN adalah salah satu wadah untuk mengaktualisasikan dan mengimplementasikan ide-ide membangun dan bermanfaat bagi perkembangan kaum perempuan. Hal ini diungkapkan Sekda Provinsi Sumsel, Nasrun Umar, dalam acara perayaan dirgahayu DWP ke-19 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018 di Gedung Wanita Sriwijaya Rajawali Palembang, 20/12/2018, dengan mengusung tema optimalisasi potensi DWP untuk suksesnya pembangunan nasional “Semoga DWP semakin terdepan dan jaya dalam meningkatkan peran serta untuk mewujudkan visi dan misinya, yaitu dengan berkesinambungan dan proaktif mengembangkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berwawasan global,” harapnya. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan DWP akan tetap bermitra secara sinergi dengan OPD terkait dan organisasi-organisasi wanita lainnya. Jika kemitraan tersebut dapat dijalankan dan dapat dikembangkan bersama, maka sudah pasti akan tercipta proses pembelajaran, dan dapat melaksanakan upaya-upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga dan masyarakat. “Melalui DWP, peran dan posisi perempuan dalam pembangunan di Sumsel sudah menunjukan nilai positif dalam memberikan kontribusinya terhadap berjalannya roda pemerintahan,” katanya. Dalam perayaan ini, diberikan beberapa piala penghargaan kepada para pemenang rangkaian acara perlombaan yang dilaksanakan pada 19/12/1018, yaitu lomba paduan suara dan line dance tobelo. Daftar pemenang Lomba paduan suara DWP Kabupaten/Kota Se-Sumsel yaitu, Juara I DWP Kota Palembang, Juara II DWP Kabupaten OKU, Juara III DWP Kabupaten MUBA, Harapan I DWP Kabupaten OKU Selatan, Harapan II DWP Kota Prabumulih, Harapan III DWP Kabupaten Pali. Lomba Paduan suara DWP OPD Provinsi Sumsel, Juara I DWP Dinas Pendidikan, Juara II DWP Dinas Kelautan dan Perikanan, Juara III DWP Setda, Harapan I DWP Bappeda, Harapan II DWP Dinas Kominfo, Harapan III DWP Dinas PU Bina Marga. Lomba Line Dance Tobelo DWP Kabupaten/Kota Se-Sumsel, Juara I DWP Dinas PSDA, Juara II DWP Dinas perhubungan, Juara III DWP Dinas Pendidikan 1, Harapan I DWP Dinas PU Bina Marga, Harapan II DWP Dinas Pendidikan 2, Harapan III DWP RS Ernaldi Bahar. Lomba Line Dance Tobelo DWP OPD Provinsi Sumsel, Juara I DWP Kabupaten Musi Banyuasin, Juara II DWP Kota Palembang (POL PP), Juara III DWP OKU Selatan, Harapan I DWP Kabupaten OI, Harapan II DWP Kabupaten PALI. Ketua DWP Sumsel, Yusfa Apriani Ikhwanuddin mengatakan bahwa DWP pada usia ke-19 tahun telah menjadi organisasi yang besar yang ditunjuk untuk memberikan kemudahan dalam menjalankan program kerja otorisasi secara terstruktur. “Perkembangan organisasi DWP masih banyak yang belum sesuai dengan yang diharapkan, sehingga masih banyak hal-hal yang harus ditingkatkan untuk mencapai tujuan organisasi DWP sebagaimana yang tertuang dalam utama strategis DWP tahun 2015-2019 dalam upaya mensejahterakan anggota, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya. Selain itu, hal ini juga mendorong kaum perempuan Indonesia secara umum, dan khususnya anggota DWP untuk terus berkiprah dan berkarya dalam memberdayakan dirinya, sehingga mampu mandiri secara ekonomi dan berperan menggerakan roda pembangunan nasional. Ia mengatakan bahwa tahapan program kerja DWP tahun 2018 yaitu optimalisasi program kerja yang tersinkronisasi antara pusat maupun daerah dengan pelaksanaan program pemerintah dari berbagai bidang. “Fokus pembangunan di Indonesia adalah fokus pembangunan pembentukan Sumber Daya Alam (SDA) yang berkualitas terutama pada perempuan,” jelasnya. Selain itu, terdapat kegiatan lain dalam acara ini yaitu Bhakti Sosial meliputi donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumsel dan cek kesehatan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Sumsel, serta seminar pembangunan nasional dan pemberian bantuan beda rumah untuk satu kota kpeada pegawai Pemprov Sumsel. Turut hadir dalam acara ini, Penasehat DWP Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD dan Wakil Ketua Penasehat Hj. Fauziah Mawardi Yahya, serta dihadiri juga oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Dharma Wanita dari Kabupaten/kota se- Sumsel. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/PE/TM
Sumsel
TPID Sumsel Optimis Komoditas Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2019
Palembang, sumselprov.go.id- Tim Pengendaliam Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan Satgas Pangan Sumsel optimis bahwa harga dan ketersediaan komoditas pangan akan tetap terkendali dan tersedia dalam jumlah yang cukup memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan tahun baru 2019. Untuk itu, TPID Sumsel menyampaikan pers release stabilitas harga pangan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional akhit tahun 2018 dengan mengundang Media lokal dan nasional berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel, Kamis (20/12/2018). Sejumlah pimpinan instansi yang tergabung dalam TPID Sumsel hadir langsung seperti Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Yohanes Thoruan Pjs, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Widodo, Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumsel Babel, M. Yusuf Salahuddin, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, Erwin Noorwibowo, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kenedy dan sejumlah perwakilan OPD terkait lainnya. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Yohanes Thoruan mengatakan, TPID Sumsel bersama Satgas Pangan Sumsel didominasi oleh aparat pemerintah dan sejak beberapa tahun terakhir terus melakukan pemantauan perkembangan harga komoditas pangan di Sumsel. Menurutnya, TPID Sumsel bersama satgas pangan Sumsel terus aktif memantau perkembangan harga dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar agar tetap dalam kondisi yang cukup. "Kenapa ini perlu disampaikan?, karena kita ingin memberikan informasi yang benar kepada masyarakat bahwa di Sumatera Selatan yang namanya harga dan pasokan itu tersedia secara cukup dan stabil, terbukti dengan angka inflasi di Provinsi Sumatera Selatan yang sangat terkendali", tegas Yohanes. Dihadapan pada situasi politik saat ini, TPID Sumsel menghimbau masyarakat agar mewaspadai beredarnya informasi perkembangan harga dan pasokan bahan pangan di Sumsel yang belum tentu kebenarannya. "Kita ingin menegaskan dan mengatakan yang benar untuk membantah beredar kabar bahwa komoditas pangan menjadi langkah dan mahal menjelang Natal dan tahun baru. Sebenanrnya, dengan angka kita (TPID Sumsel) tidak ada pasokan komoditi pangan apapun yang kurang, apalagi kebutuhan 9 bahan pokok tersedia secara cukup dan aman harganya sangat terkendali. Jadi, masyarakat kita minta waspada kalau ada informasi yang salah", terang Yohanes. Sementara itu, Pjs. Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Wibowo dalam kesempatan itu menyampaikan kondisi inflasi Sumsel terakhir pada bulan November 2018 yang relatif terkendali yaitu sebesar 1,83 % (ytd) atau 2,47 % (yoy) lebih rendah dibandingkan nasional sebesar 2,50 % (ytd) atau 3,23 % (yoy). Hari Wibowo menjelaskan, capaian inflasi November 2018 Sumsel tercatat rendah selama tahun 2018 dan dibawah rentang target inflasi nasional. "Dengan kondisi tersebut TPID Sumsel optimis inflasi Sumatera Selatan selama tahun 2018 tetap terjaga dalam rentang target pencapaian inflasi yang ditetapkan pemerintah", ujarnya. Mengantisipasi potensi kenaikan harga komoditas pangan, seluruh instansi terkait yang tergabung dalam TPID Provinsi Sumsel terus melakukan langkah antisipasi diantaranya dengan melakukan pemantauan harga komoditas secara rutin di 5 (Lima) pasar di Kota Palembang. Kemudian, Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel siap menjaga ketersediaan komoditas padangan di Sumsel dengan memenuhi kebutuhan pangan sampai dengan 7,2 bulan kedepan. Selanjutnya dilaksanakan juga pasar murah dan bazar, memastikan ketersediaan pasokan komoditas perikanan dalam jumlah cukup serta pemantauan harga dan pasokan komoditas pokok oleh Satgas Pangan Sumsel di seluruh Kabupaten dan Kota diwilayah Sumsel. MC Diskominfo Provinsi sumsel / AD/ CleY