Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur dan Wagub Sumsel Pimpin Rakor dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas
Palembang — Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan memimpin Rapat Koordinasi sekaligus penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, bertempat di Griya Agung, Rabu (21/1/2026).Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menekankan pentingnya introspeksi dan evaluasi kinerja dari waktu ke waktu. Menurutnya, berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih patut disyukuri, namun tidak boleh membuat jajaran pemerintah merasa puas dan terlena di zona nyaman.“Tugas bapak ibu adalah bekerja untuk hasil maksimal. Kondisi keuangan daerah mungkin tidak mewah, tapi itu bukan alasan untuk tidak produktif. Masyarakat menagih janji yang disampaikan oleh kita semua,” tegasnya.Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah fokus pada capaian nyata yang dirasakan masyarakat. Pelayanan publik harus dimaksimalkan dengan memanfaatkan seluruh potensi pendanaan, termasuk kolaborasi dengan sektor swasta. “Saya butuh produk, bukan hanya proses. Persembahkan kinerja terbaik karena kepercayaan sudah diberikan kepada bapak ibu semua yang hadir dsini ,” ujarnya.Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra menyampaikan apresiasi atas arahan dan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur yang konsisten mendorong pembangunan daerah. Rapat ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen pimpinan dan jajaran agar pelaksanaan tugas semakin terarah, terukur, serta selaras dengan visi dan misi Sumatera Selatan.Perjanjian kinerja yang ditandatangani merupakan kontrak kinerja tahunan antara Gubernur dengan kepala OPD yang berorientasi pada hasil, sedangkan Pakta Integritas menjadi komitmen bersama dalam menjaga akuntabilitas dan integritas pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan.Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para asisten, staf ahli, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Terima Audiensi DPD PDIP Sumsel, Tegaskan Sinergi untuk Kepentingan Masyarakat
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menerima audiensi Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Taman Kenten Palembang, Selasa (20/1/2026).Audiensi tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus pengenalan kepengurusan baru DPD PDIP Sumsel untuk masa bakti lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus PDIP.“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran kepengurusan yang telah dipercaya mengemban amanat dalam jabatan masing-masing. Ini sebuah kehormatan bagi saya menerima pengurus DPD PDIP Sumsel malam ini,” ujar Herman Deru.Menurutnya, hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan PDIP selama ini berjalan seiring dan sefrekuensi, terutama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan demi kepentingan masyarakat.Herman Deru juga menyampaikan program strategis pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin. Secara administratif, proyek tersebut telah final dan kini menunggu penyelesaian lahan serta waktu pelaksanaan saja.Ia berharap Pelabuhan Tanjung Carat dapat mulai beroperasi pada tahun 2030. Gubernur juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan konektivitas infrastruktur, khususnya di wilayah desa, serta pentingnya pemahaman masyarakat mengenai kewenangan jalan desa, kabupaten, provinsi, hingga nasional.Sementara itu, Ketua DPD PDIP Provinsi Sumsel, H. Devi Suhartoni menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut bertujuan mempererat hubungan serta memohon arahan dan pembinaan politik dari Gubernur Sumsel.“Kami sangat menghormati Bapak Gubernur sebagai tokoh pembina politik di Sumatera Selatan. Dengan memiliki sembilan fraksi di DPRD Sumsel, tentu banyak hal yang dapat kami lakukan untuk kepentingan masyarakat. Jika ada kekurangan, mari kita diskusikan bersama untuk menghasilkan keputusan terbaik,” ujarnya.Turut hadir Para jajaran dan Pengurus DPD PDIP Provinsi Sumsel, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Pertama di Dunia! Herman Deru Groundbreaking Pembangunan Pabrik Bio-Avtur Berbasis Kelapa di Banyuasin Sumsel
BANYUASIN .Sumatera Selatan kembali mencatatkan sejarah di panggung energi terbarukan global. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan pabrik bahan baku Bio-Avtur PT Green Power Palembang di Kawasan Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Selasa (20/1/2026).Langkah ini bukan sekadar pembangunan industri biasa, melainkan tonggak inovasi dunia karena menjadi pabrik pertama yang mengolah kelapa menjadi bahan baku bahan bakar pesawat (Bio-Avtur) yang ramah lingkungan.Gubernur HD menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti nyata komitmen Sumatera Selatan dalam memimpin transisi energi di Indonesia."Kita sadar energi fosil akan habis. Inilah masa depan kita. Banyuasin dipilih karena potensi kelapanya yang luar biasa serta keramahan warganya. Ini adalah hilirisasi nyata yang akan mengangkat martabat petani kelapa kita," ujar Herman Deru setelah meninjau lokasi dengan mengendarai sepeda motor bersama rombongan.Pabrik yang berdiri di atas lahan 3 hektar dengan luas bangunan 9.500 m² ini diproyeksikan mulai beroperasi pada April 2027. Dengan nilai investasi awal mencapai Rp310 miliar, fasilitas ini mampu memproduksi 30.000 ton CCO (Crude Coconut Oil) per tahun atau sekitar 100 ton per hari sebagai bahan baku utama Bio-Avtur.Selain aspek lingkungan, kehadiran PT Green Power Palembang membawa angin segar bagi lapangan kerja di Sumsel. Diperkirakan lebih dari 500 tenaga kerja akan terserap dalam operasional pabrik ini."Saya minta pegawainya utamakan warga lokal sini. Saya berharap pabrik ini berkembang pesat dan menjadi warisan abadi bagi kemajuan ekonomi Banyuasin," tambahnyaBupati Banyuasin, H. Askolani, menyebut hari ini sebagai hari bersejarah. Mengingat Banyuasin adalah penghasil kelapa terbesar ke-6 di Indonesia, keberadaan pabrik ini memangkas rantai logistik dan menjamin keberlanjutan bahan baku.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Sekda Sumsel Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Kunci Keberhasilan GSMP dan Program MBG
Palembang — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra memimpin Rapat Penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, Selasa (20/1/2026).Edward menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel berada di atas rata-rata nasional, yakni sebesar 5,20 persen. Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan mitigasi berkelanjutan terhadap berbagai tantangan, termasuk dampak pemangkasan dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperkuat GSMP yang telah didukung oleh berbagai pihak. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan pembibitan, penguatan produksi pangan lokal, serta perhatian kepada rumah tangga miskin agar selaras dengan pelaksanaan Program MBG."Saat ini, target penerima manfaat MBG di Sumsel sebanyak 2,5 juta orang, dengan realisasi sekitar 1,5 juta penerima. Dari target 808 dapur MBG, baru 589 dapur yang telah beroperasi. Pemerintah terus memperluas jangkauan penerima dan menambah dapur layanan sesuai arahan Badan Gizi Nasional" jelas EdwardSekda menekankan bahwa pasokan bahan pangan MBG diharapkan bersumber dari desa setempat sehingga mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat rantai pasok pangan di Sumatera Selatan."Kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk Bulog dan pelaku usaha, agar memperkuat kolaborasi dan business matching guna menjamin ketersediaan serta stabilitas harga bahan pangan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan GSMP dan Program MBG" tegas Edward.Sementara itu, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, mengapresiasi peran Sumsel sebagai daerah penghasil pangan nasional yang mampu menjaga inflasi dan menekan ketergantungan impor.Perwakilan Deputi Bank Indonesia Wilayah Sumsel, Adi Wicaksono juga menegaskan kesiapan BI untuk berkolaborasi mendukung program prioritas pemerintah.Turut hadir Para Kepala OPD Pemprov Sumsel
Sumsel
Tinjau Infrastruktur Menggunakan Motor, Herman Deru Resmikan Jalan Sri Menanti Banyuasin
BANYUASIN. Menunjukkan semangat muda dan dapat melihat kondisi secara langsung, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memilih mengendarai sepeda motor untuk meninjau sekaligus meresmikan peningkatan jalan ruas Tanjung Api-Api menuju Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago, Selasa (20/1/2026).Menempuh perjalanan darat selama kurang lebih satu jam, HD—sapaan akrabnya—tampak antusias melintasi jalur yang kini telah mulus. Langkah ini dilakukan sengaja agar ia dapat merasakan langsung kualitas infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah provinsi."Saya ingin merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat. Jalan ini adalah urat nadi pertanian di Tanjung Lago. Ini jalan menuju pelabuhan, Alhamdulillah sudah bagus," ungkap Herman Deru.Peningkatan jalan ini merupakan realisasi dari komitmen Pemerintah Provinsi melalui dana Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK). Dengan infrastruktur yang kini lebih memadai, diharapkan akses mobilitas warga dan pengangkutan hasil bumi di wilayah Banyuasin tidak lagi terkendala, sekaligus memicu pertumbuhan kawasan ekonomi baru di sekitar Tanjung Api-Api.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Investor Bangun Jalan Khusus Batubara
Palembang — Pembangunan jalan khusus batubara di Sumatera Selatan mulai memperlihatkan perkembangan signifikan. Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru pun menyampaikan apresiasi kepada para investor yang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kebijakan tersebut.Apresiasi itu disampaikan Herman Deru saat mengikuti rapat Tim Kerja Penyelenggaraan Jalan Khusus Pertambangan yang membahas progres pembangunan jalan khusus batubara, Senin (19/1/2026).Menurut Gubernur, informasi yang disampaikan dalam rapat tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi Pemerintah Provinsi Sumsel dan masyarakat.“Kebijakan yang sempat dipandang kontroversial, kini mulai menunjukkan hasil yang positif dan menjawab keraguan publik,” ungkap Herman Deru.Ia menjelaskan, sejumlah perusahaan tambang telah mulai membangun jalan khusus batubara beserta fasilitas pendukung lainnya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.Keberadaan jalan khusus ini dinilai penting untuk mengurangi beban jalan umum yang selama ini digunakan angkutan batubara, sehingga kerap menimbulkan kemacetan dan potensi kecelakaan.Herman Deru menegaskan bahwa kebijakan jalan khusus batubara merupakan langkah strategis untuk menata sistem transportasi pertambangan yang lebih tertib dan berkelanjutan.Ia juga meminta agar pengawasan pembangunan jalan khusus ini dilakukan secara menyeluruh oleh dinas terkait.“Pengawasan harus diperluas dan melibatkan UPTD agar progres di lapangan dapat terkontrol dengan baik,” tegasnya.Gubernur berharap pembangunan jalan khusus batubara dapat segera dirampungkan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.Ia menargetkan, pada penghujung Januari 2026, minimal satu hingga dua ruas jalan khusus batubara sudah dapat difungsikan.Sementara itu, Asisten I Setda Sumsel Apriadi memaparkan hasil peninjauan lapangan di Kabupaten Lahat yang dilakukan bersama tim.Menurutnya,perusahaan-perusahaan tambang menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam merealisasikan pembangunan jalan khusus batubara.Apriadi menambahkan, kebijakan ini diharapkan tidak hanya memperlancar lalu lintas, tetapi juga meningkatkan keselamatan masyarakat serta mendukung iklim investasi yang sehat di Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Rapat Pembahasan Rencana Aksi Pemeriksaan Belanja Daerah TA 2025
Palembang — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra menghadiri rapat pembahasan rencana aksi terkait pemeriksaan atas belanja daerah Tahun Anggaran 2025 pada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Selatan, Senin (19/1/2026).Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK, khususnya terkait pengelolaan dan pertanggungjawaban belanja daerah. Pembahasan rencana aksi tersebut bertujuan untuk memastikan setiap rekomendasi dapat ditindaklanjuti secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sumsel H. Edward Candra menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi antara seluruh perangkat daerah agar tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat berjalan optimal. Ia juga mendorong agar setiap OPD memiliki pemahaman yang sama dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Sumsel
Tak Lama Lagi Sumsel Tujuan Destinasi Wisata Kesehatan, Masyarakat Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri
Palembang. Dalam mempersiapkan Sumsel Healthy Tourism Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang di wakili oleh Sekda Sumsel H. Edward Candra pimpin rapat koordinasi pengembangan Helathy Tourism di Provinsi Sumsel, rapat ini guna mematangkan persiapan dan kesiapan semua pihak terutama rumah sakit dalam mewujudkan Sumsel Healthy tourism. Auditorium graha bina praja, Senin, (19/01/2026).Dalam kesempatan itu Edward candra berharap Program ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi untuk Sumsel sehingga sektor wisata mesti kita dorong dalam menuju Sumsel wonderfull 2030.“Kita punya potensi memiliki banyak rumah sakit unggulan serta wisata unggulan, apalagi saat ini penerbangan internasional sudah dibuka kembali”ungkapnyaKepada pihak rumah sakit dan jajaran kesehatan untuk dapat mendorong pembinaan dan peningkatan pelayanan guna mendorong Sumsel health tourism ini.“Maka kita harus memiliki program khusus guna mendukung ini”tambahnyaDi waktu yang sama Kadinkes Sumsel dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp.FOMC., AIFO-K mengatakan metode perawatan yang lengkap, biaya terjangkau, ketersediaan jenis perawatan dan kemudahan dalam mendapatkan perawatan fasilitas dan kemudahan layanan alasan masyarakat lebih mau berobat ke luar negeri. Kini Sumsel bisa jadi alternatif terdekat dengan harga terjangkau dengan kita meningkatkan layanan fasilitas medis dan wisata.Perkembangan wisata medis ini bukan hanya merasakan fasilitas medis saja namun bisa sambil menikmati wisata yang ada di Sumsel, maka kita harap dapat meningkatkan fasilitas kesehatan dan wisata sehingga dapat menarik fasien untuk berobat dan wisata ke Sumsel.Ia meilustrasikan paket wisata kesehatan yakni pasien tiba di bandara dengan penjemputan lalu ke retaurant-ke rumah sakit- hotel- makan malam- wisata dan seterusnya dengan mengedepankan pelayanan yang ramah dan profesional.Turut hadir Para Kepala OPD dan Para Direktur Rumah Sakit unggulan di Lingkungan Provinsi Sumsel.
Sumsel
Buka Bazar UMKM, Herman Deru Ajak OKU Timur Perkuat Inovasi dan Solidaritas
OKU Timur. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah di Kabupaten OKU Timur. Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Tani Merdeka Martapura, Senin (19/1/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan pentingnya inovasi dan evaluasi program pembangunan daerah, terutama di awal tahun. Menurutnya, momen tahun baru harus dimaknai sebagai ajang introspeksi untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan daerah.“Kita harus punya inovasi baru dan kita perlu mengevaluasi apa yang sedang kita laksanakan saat ini. Mumpung ini tahun baru, sesuaikan dengan kebutuhan daerah. Jika ada yang perlu direposisi, silakan dilaksanakan. Kita harus merencanakan pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang. Inilah makna ulang tahun, sebagai ajang kita mengintrospeksi diri,” ujar Herman Deru.Herman Deru juga mengtakan bahwa OKU Timur sudah mengalami kemajuan dan pembangunan yang merata. Salah satu capaian yang baik yaitu Pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di angka 5,04 persen, dan itu merupakan angka kualitatif yang benar-benar dirasakan masyarakat.“Saran saya, pertahankan semua kekompakan ini. Satu langkah, satu frekuensi. Saya ingin OKU Timur semakin baik dari berbagai sektor, khususnya sektor ekonomi,” tegas HD.Mengakhiri sambutannya Herman Deru meminta Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur untuk segera memaparkan program prioritas yang memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka pembangunan daerah ke depan.Sementara itu, Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan Bazar UMKM dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten OKU Timur ke-22 dibagi dalam dua zona, yakni Zona Martapura dan Zona Belitang yang dipusatkan di Lapangan KONI.Turut hadir Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M., para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Selatan, Wakil Bupati OKU Timur H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., Ketua DPRD Kabupaten OKU Timur Hermanto, S.E., M.M., Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.