Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Ikuti Sholat Jumat Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru mengingatkan agar jamaah tetap menerapkan protokol kesehatan saat kembali digelarnya shalat Jumat yang pertama kali di Kantor Gubernur setelah ditiadakan hampir tiga bulan karena Covid 19 di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (05/06/2020). Menurut HD, penerapan protokol kesehatan harus tetap diutamakan dan dijalankan dengan disiplin baik bagi umat Islam yang menunaikan solat berjemaah di masjid masjid dan mushola maupun umat agama lainnya ketika beribadat di rumah ibadah masing masing. Saat beribadah, Gubernur Herman Deru beserta jajarannya tampak mengikuti protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker. "Saya merasa amat bangga karena dapat kembali menjalankan sholat jumat berjamaah setelah beberapa minggu ditiadakan karena corona. Meskipun belum dilaksanakan dimasjid namun tidak mengurangi makna dan ibadah kita," katanya. Dalam kesempatan itu, HD mengatakan bahwa dimasa transisi saat ini dia mengajak agar seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov Sumsel untuk tetap bekerja dengan sebaik-baiknya dan lebih produktif terutama dalam melayani masyarakat, namun tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Terima Ketua SPS dan Sumeks
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) dan Harian Umum Sumatera Ekspres Nurseri Marwah dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas tentang peran media konvensional dalam memberikan edukasi ke masyarakat tentang covid-19 di Ruang Tamu Gubernur, Jumat (05/06/2020). Dalam kesempatan itu, Nurseri meminta Gubernur HD untuk membuat himbauan dan mendukung agar media konventional juga dilibatkan dalam mensosialisasikan dan mempublikasikan informasi seputar covid-19 yang bersifat edukasi. Menanggapi hal tersebut, HD menyetujui hal tersebut dan meminta agar sosialisasi tentang covid-19 ini memang digencarkan dengan lebih aktif yaitu menggunakan media masa salah satunya koran. "Masyarakat butuh edukasi, terkait covid-19 terutama PSBB. Tambahkan Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kejaksaan, TNI, Polri, pemberitaan dan publikasi terkait upaya cegah tangkal covid-19 di Sumsel melalui gugus tugas," ujarnya. HD bahkan dalam kesempatan itu juga mengatakan akan membuat himbauan bagi gugus tugas kab/kota untuk mengangkat jubir dan menyediakan alokasi dana sosialisasi melalui media antara lain media konvensional. "Berikan pemberitaan tentang informasi real time, informasi kesembuhan. Karena ini merupakan salah satu keberhasilan gugus tugas yaitu meningkatkan dan menginformasikan penurunan kasus positif covid-19," katanya. "Saya sudah instruksikan kadinkes agar dinas-dinasnya di kab kota mencari tahu tentang informasi kasus konfirmasi sembuh dari isolasi mandiri agar juga dapat diupdate pada datanya. Saya akan beri reward bagi yang melaporkan angka kesembuhan tercepat dan terbanyak untuk kab kota. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadis Kominfo, H. Achmad Rizwan, SSTP., MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Gubernur HD Terima BKPRMI, Forum Pondok Pesantren dan PMM
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima audiensi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Forum Pondok Pesantren Provinsi Sumsel dan PMM di Ruang Tamu Gubernur, Kamis (4/6/2020). Pertemuan dalam rangka membahas tentang keterlibatan ketiganya untuk mendukung Pemprov Sumsel mempersiapkan menyongsong berlakunya kebijakan new normal di Provinsi Sumsel. Dalam kesempatan itu dibahas berbagai aspek pelaksanaan kebijakan tersebut, salah satunya yaitu persiapan pembukaan kembali tempat ibadah dan juga segera aktif kembali proses pendidikan yang ada di pondok pesantren di Provinsi Sumsel. "Penerapan kebijakan new normal harus dipersiapkan dan ditata dengan maksimal dan baik. Sehingga langkah yang diambil juga tepat dan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujar Gubernur Herman Deru (HD). HD menegaskan persiapan protokol kesehatan juga harus diperhatikan utamanya di tempat ibadah dan sekolah-sekolah karena tempat-tempat tersebut banyak dikunjungi masyarakat sehingga berpotensi terjadi penularan. “Dalam pertemuan ini, saya ingin kita mendiskusikan peran masing-masing dalam persiapan menyongsong new normal. Saya sengaja memanggil langsung bapak-bapak sekalian agar terbentuk komunikasi yang baik untuk pelaksanaannya nantinya," katanya. Menurut HD, pembuatan kebijakan dan juga pelaksanaan new normal tidak boleh dilakukan dengan sembrono. Oleh sebab itu diperlukan persiapan untuk menyongsong hal tersebut. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Pimpin Rapat Bersama L2Dikti dan APTISI Bahas Keringanan Biaya Kuliah Mahasiswa
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya memimpin rapat bersama pimpinan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah II dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah II A serta para rektor PTN dan PTS membahas tindak lanjut surat permohonan dari APTISI tentang keringanan biaya kuliah bagi para mahasiswa ditengah wabah Covid-19 saat ini. Hadir langsung pada rapat tersebut Ketua L2Dikti Wilayah II Prof Dr Slamet Widodo MS MM., Ketua APTISI Wilayah II A Drs. M. Helmi, MS., berlangsung di ruang rapat Gubernur Sumsel, Kamis (4/6/2020). Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengatakan, pokok dari surat edaran Gubernur Sumsel tentang keringanan biaya kuliah bagi para mahasiswa merupakan himbauan kepada PTN dan PTS. Untuk itu, Mawardi Yahya menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel akan menyalurkan bantuan khususnya kepada PTS guna mendukung pelaksanaan pemberian bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang terdampak Covid-19 di Sumsel. "Dalam beberapa hari kedepan Insa Allah akan disampaikan lagi surat edaran mengenai kriteria atau syarat mahasiswa yang akan dibantu oleh Pemprov Sumsel. Dari surat edaran inilah yang nantinya akan menjadi pegangan bagi PTS yang ada di Sumsel," ungkap Mawardi Yahya. Sementara itu, Ketua APTISI Wilayah II A Drs. M. Helmi, MS., mengatakan pihaknya menyambut baik akan digulirkannya bantuan pemprov Sumsel tersebut. Hadir juga pada rapat tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kersa, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum., Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih serta para kepala OPD terkait dilingkungan Pemprov Sumsel dan para Rektor PTN dan PTS yang ada di Kota Palembang. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Terus Optimalkan Rumah Sehat Jakabaring Cegah Tangkal Covid-19
Palembang, sumselpro.go.id - Wakil Gubernur Sumsel sekaligus Ketua Umum Rumah Covid 19 Jakabaring Sumsel H. Mawardi Yahya (MY) memimpin rapat evaluasi pemanfaatan penggunaan anggaran Rumah Sehat Covid 19 dalam rangka penanggulangan Covid 19 di Rumah Sehat Covid Jakabaring, Rabu, (03/06/2020) Rapat bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan Rumah Sehat Jakabaring secara maksimal demi memutus mata rantai Covid 19. Menurut Mawardi, Pemprov Sumsel berkomitmen untuk menyediakan Rumah Sehat Jakabaring secara maksimal demi memutus mata rantai Covid 19 di Sumsel. "Atas komitmen yang diberikan Pemprov, ternyata terbukti dengan Rumah Sehat Covid Jakabaring disebut sebagai Rumah Sehat Covid dengan pelayanan paling baik dibandingkan beberapa daerah lain oleh Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Pusat," ungkapnya. Mawardi mengatakan bahwa apresiasi ini didapat dari pusat karena Rumah Sehat Jakabaring telah menerapkan layanan sesuai SOP dalam berbagai aspek yaitu dimulai dari penyambutan pasien, pengecekan, penempatan, serta proses pemulangan. "Dari awal pengoperasian Rumah Sehat dipersiapkan dan dilakukan dengan baik dan tegas. Dimana jika tanpa rujukan dari RS tidak ada yang bisa masuk kesini jadi memang tidak sembarangan. Selain itu, ini juga telah diberlakukan sampai sekarang," jelas MY. Selain itu, MY menjelaskan bahwa pasien yang datang juga diberikan layanan sesuai SOP. Meskipun satu kamar ada 4 tempat tidur, tapi untuk yang tidak satu keluarga maka disiapkan kamar tersendiri. Sehingga satu kamar bisa dihuni satu orang saja. Meski demikian, MY meminta agar keberadaan Rumah Sehat Covid tetap memerlukan beberapa evaluasi termasuk dari sisi anggarannya. Terlebih saat Rumah Sehat Covid semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat atau mereka yang sudah merasakan fasilitas pelayanan yang diberikan. MY menuturkan dari perkembangan yang ada bahwa saat ini semakin banyak masyarakat yang sudah mau diisolasi di Rumah Sehat Jakabaring, sehingga Pemprov pun berupaya melakukan persiapan salah satunya yang terbaru adalah dengan menambah 3 tower baru di tower 4, tower 5 dan tower 6. "Bukan hanya menyediakan tower tambahan, Pemprov juga melakukan rapat terkait kebutuhan anggaran yang akan diperlukan baik dari sisi kesehatan maupun perlengkapannya," tutupnya. Turut hadir Kadinkes, Dra, Lesty Nurainy, Apt., M.Kes., Kadis Budpar, Aufa Syahrizal, S.P., M.Sc Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel Apresiasi Aplikasi Dindo
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengapresiasi Balitbang Sumsel yang bekerja sama dengan STIE-STMIK Multi Data Palembang (MDP) di Ruang Tamu Gubernur, Rabu (03/06/2020) untuk menciptakan aplikasi Dindo (Dimano Aku Berado) yang dapat mempercepat pencarian (deteksi) orang yang terjangkit Covid-19 di Sumatera Selatan. Menurut dia, upaya cegah tangkal covid-19 harus dilakukan oleh semua pihak termasuk masyarakat. Salah satunya melalui aplikasi ini. Aplikasi ini merupakan aplikasi pelaporan mandiri tentang keberadaan warga (yang sehat) pada area publik menggunakan smartphone, dengan begitu melalui aplikasi ini diharapkan akan mempercepat pencarian orang yang potensial terjangkit karena berada pada area publik yang sama dengan orang yang dinyatakan berstatus ODP/PDP/Positif sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dini. Untuk selanjutnya, HD berharap aplikasi ini dapat membantu Dinas Kesehatan dalam menjalankan tugas di tengah pandemi Covid-19 dan juga dapat mempermudah tenaga medis dalam melakukan pelacakan pada pasien yang diduga terjangkit Covid19. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Pemprov Sumsel Gelar Rapat Terkait Kelanjutan Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya
Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov. Sumsel) gelar rapat terkait peninjauan kelanjuatan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Ruang Sekda Prov. Sumsel, Rabu (03/06/2020). Rapat ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Sumsel H. Nasrun Umar dan diinisiasi oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru agar berbagai permasalahan yang menghambat berlangsungnya Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Palembang dapat diselesaikan sehingga kelanjutan pengerjaan masjid ini dapat terlaksana. Dalam kesempatan itu, dilakukan berbagai pembahasan salah satunya yaitu terkait tentang permasalahan lahan dan langkah-langkah konkrit yang perlu diambil oleh Pemprov Sumsel melalui OPD terkait. Keseriusan Pemprov Sumsel ini juga didukung dengan rencana kunjungan kerja Gubernur Herman Deru (HD) ke lokasi untuk meninjau lokasi pembangunan masjid ini dalam waktu dekat. Terkait tentang permaslahan lahan, Sekda Nasrun Umar meminta OPD terkait juga melakukan pengklasifikasian terhadap permasalahan lahan dalam pembangunan masjid ini, baik masalahan lahan yang yaitu cluster yang belum ataupu sudah dalam tahap verifikasi terkait upaya ganti rugi dan juga persertifikatan. "Saya minta ini segera diselesaikan. Buatkan sebuah ringkasan data yang menajdi masukan dalam menyunting data-data yang diperlukan bagi OPD terkait. Saya tekankan atas nama gubernur dan wakil gubernur ini untuk dapat kiranya diikuti prosesnya dengan baik," ujar Nasrun. Nasrun mengatakan bahwa berdasarkan koordinasi dan komunikasi dirinya bersama dengan Dinas Perkim, serta dengan analisa yang ada bahwa kemungkinan pembangunan masjid ini akan tetap dapat dilanjutkan. Namun hal ini juga perlu didukung dengan data-data penunjang yang transparan serta akuntabel untuk sehingga dapat segera diambil sebuah langkah yang konkrit. Nasrun menegaskan agar data-data penunjang telah tersedia paling lambat senjn mendatang (09/06/2020). Namun apabila ditemukan ada beberapa hambatan dalam prosesnya, Nasrun minta agar OPD terkait untuk mengkomunikasikannya sesegera mungkin sehingga dapat segera diselesaikan juga dengan segera mungkin. Turut Hadir Kadis DLHP Prov. Sumsel Drs. H. Edward Candra, M.H, Inspektur Prov. Sumsel Drs. BAMBANG WIRAWAN, S.E., M.M., Ak., CA, Kasat Pol PP Prov. Sumsel, H. Aris Saputra, biro Hukum Ardhani, Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Percepat Pemeriksaan Sampel Covid-19, HD Serahkan Bantuan PCR ke BBLK Palembang
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru resmi menyerahkan bantuan Pemprov Sumsel berupa alat Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (2/6/2020). HD mengharapkan melalui bantuan tersebut BBLK Palembang bisa memeriksa sampel Covid-19 lebih banyak lagi dan real time. Dijelaskannya, selain bantuan itu memang sangat diperlukan, informasi yang dihasilkan BBLK Palembang sangat dinantikan semua pihak termasuk masyarakat sebagai acuan terhadap perkembangan penaganan Covid-19 di Sumsel. "Alhamdulillah kita disini memberikan bantuan kepada institusi yang benar sebagai salah satu langkah percepatan penanganan Covid-19 di Sumsel, ungkap HD. HD mengatakan, selalu mengukur keberhasilan Gugus Tugas di daerah-daerah yaitu bukan karena ketersediaan dana yang memadai melainkan bagaimana tingkat keberhasilan penanganan Covid-19 itu sendiri. "Kita juga mengapresiasi karena BBLK palembang tidak hanya memeriksa sampel se Sumsel saja melainkan juga melayani 5 Provinsi di Sumatera. Dari 13.500 sampel yang di periksa 10 ribu diantaranya berasal dari seluruh wilayah Sumsel," tegasnya. Kepala BBLK Palembang dr. Andi Yussianto M.Epid menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut yang memang sangat dibutuhkan BBLK dalam memeriksa sampel Covid -19. Menurutnya, alat yang digunakan di BBLK Palembang saat ini adalah alat yang ada sejak tahun 2007 lalu digunakan untuk memeriksa sejak virus flu burung. "Catatan BBLK mengeluarkan data hasil pemeriksaan sebanyak 500 hasil per hari juga sangat diapresiasi Kementerian Kesehatan. Melalui bantuan ini akan mempercepat pemeriksaan sampel," ujarnya Selain PCR juga banyak bantuan lainnya yang diberikan Pemprov Sumsel kepada BBLK Palembang termasuk bantuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh petugas BBlK Palembang. "Kalau kita bandingkan dengan daerah lain. Sangat luar biasa sekali Pemprov Sumsel sangat mengsuport kerja kami. Semoga kita bisa segera melalui wabah Covid-19 ini," terang Andi. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel mengadakan barang- barang untuk membantu BBLK Palembang melalui dana APBD Provinsi Sumsel senilai Rp. 3,8 Milyar. Melalui PCR itu, hasil pemeriksaan yang valid dan tepat waktu yang diharapkan nantinya dapat menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya diwilayah Sumsel. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum., Ketua Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Prof. Dr. dr. Yuwono, Kepala KKP Palembang dr. Nur Purwoko M.Epid, serta para Direktur Rumah Sakit yang ada di Kota Palembang. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Gubernur Sumsel Terima Ketua KPU Terkait Pembahasan Pilkada
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan kerja Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Hj. Kelly Mariana beserta jajaran Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus terkait melaporkan dan membahas kesiapan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tujuh daerah di Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (02/06/2020). Seperti diketahui bahwa pilkada akan berlangsung pada Desember 2020 mendatang. Pada Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kabupaten OKU Timur, Kabupaten OKU Selatan, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru (HD) meminta KPU Sumsel dapat melaksanakan pilkada Sumsel 2020 dengan baik meskipun di tengah wabah covid-19. "KPU Sumsel sebagai penyelenggara saya minta harus melakukan kerja konkrit sehingga pelaksanaan pilkada Sumsel 2020 mendatang bisa berlangsung dengan baik meski dalam kondisi saat ini," ujarnya. HD menegaskan dalam pelaksanaannya nanti KPU Sumsel juga memperhatikan penerapan Protokol kesehatan yang sesuai standar. "Kita ingin Pilkada berlangsung baik dan juga tidak mengganggu keselamatan pemilih maupun penyelenggaranya. Maka perlu kesiapan Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan mulai dari persiapan tahapan hingga selesainya pilkada mendatang," tuturnya. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, SH., MHum., Kepala BPKAD Sumsel, Akhmad Mukhlis, SE., M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel