Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

BPS dan Pemprov Sumsel Dorong Penerapan DTSEN, Akhiri Masalah Bantuan Salah Sasaran Sumsel
07 Sep 2026 Dilihat 287x

BPS dan Pemprov Sumsel Dorong Penerapan DTSEN, Akhiri Masalah Bantuan Salah Sasaran

Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel berkomitmen mengakhiri persoalan ketidaktepatan sasaran program pembangunan dan bantuan sosial. Komitmen ini ditegaskan dalam Forum SEPUTAR DTSEN 2026 yang digelar di Ruang Vicon Lantai I BPS Provinsi Sumsel, Senin (7/9/2026).Langkah tersebut menjadi krusial seiring diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang mengamanatkan penyatuan seluruh data sosial dan ekonomi di Indonesia menjadi satu referensi tunggal berbasis by name by address.Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, menegaskan bahwa perbedaan sumber data, cakupan, hingga variabel yang selama ini digunakan antar-instansi kerap memicu program intervensi tidak optimal."Kehadiran DTSEN merupakan langkah strategis untuk menghadirkan satu basis data sosial ekonomi yang terintegrasi. Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik," ujar Edward saat membuka forum.Edward menambahkan, DTSEN bersifat dinamis karena tingkat kesejahteraan masyarakat terus berubah akibat faktor pekerjaan, kesehatan, maupun peristiwa kependudukan seperti kelahiran dan perpindahan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah membudayakan kerja berbasis data (data-driven) agar anggaran daerah lebih efektif."Setiap rupiah anggaran pemerintah harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tegasnya.Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumsel, Mohammad Wahyu Yulianto, menjelaskan bahwa fragmentasi data selama ini memicu tingginya angka inclusion error (orang tidak berhak yang menerima bantuan) dan exclusion error (orang berhak yang justru terlewat)."DTSEN menyatukan berbagai sumber data seperti BPS, kementerian/lembaga, dan Registrasi Sosial Ekonomi menjadi satu sistem terpadu. Manfaat utamanya adalah penyaluran bantuan sosial dan intervensi pembangunan menjadi jauh lebih akurat," kata Wahyu.Ia menerangkan bahwa pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat (desil) dalam DTSEN tidak didasarkan pada nominal pendapatan semata, melainkan mengukur posisi relatif keluarga dalam distribusi kesejahteraan nasional dari Sabang sampai Merauke."Desil bukanlah label miskin atau kaya, melainkan peringkat relatif yang memperhitungkan multidimensi kondisi sosial ekonomi keluarga," jelasnya.Efisiensi anggaran hasil ketepatan sasaran ini, menurut Wahyu, dapat dialokasikan ke program pembangunan strategis lainnya guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.Sebagai bentuk transparansi dan pemutakhiran data secara berkelanjutan, BPS kini membuka akses publik untuk pembaruan data mandiri. Masyarakat dapat memeriksa status pendaftaran NIK mereka dalam basis data DTSEN melalui laman resmi https://dtsen-form.bps.go.id/.Wahyu mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk aktif memeriksa serta memverifikasi data faktual jika terdapat ketidaksesuaian di lapangan. Kerahasiaan data masyarakat dijamin penuh oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Baca Detail
Tinjau Posko Karhutla Alang-Alang Lebar, Gubernur Herman Deru Pastikan Kesiapan Satgas dan Penanganan Dampak Kekeringan Sumsel
07 Sep 2026 Dilihat 348x

Tinjau Posko Karhutla Alang-Alang Lebar, Gubernur Herman Deru Pastikan Kesiapan Satgas dan Penanganan Dampak Kekeringan

Palembang. Gubernur Sumsel  Herman Deru meninjau langsung Posko Kebakaran Hutan dan Lahan  di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar, Palembang, Senin (7/9/2026).Dalam kunjungannya, Herman Deru menyerahkan bantuan peralatan untuk BPBD Kota Palembang serta mengapresiasi kesiapan SDM dan armada di lapangan.Gubernur juga menyoroti banyaknya lahan pertanian, sawah, dan lahan terbengkalai di Palembang yang terbakar akibat kekeringan. Ia menyatakan akan mengusulkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menata ulang status tanah-tanah terbengkalai tersebut agar dapat dikelola secara produktif."Partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan kebakaran serta sanksi hukum tegas akan diberlakukan bagi perorangan maupun perusahaan yang sengaja membakar lahan", tegas HD.Untuk memperkuat pasukan di lapangan, Pemprov membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi relawan karhutla dengan insentif harian sebesar Rp150.000/hari.Sementara itu Walikota Palembang Drs. Ratu Dewa mengatakan Pemerintah Kota Palembang mencatat sebanyak 297 titik api sejak Januari hingga September 2026.“Untuk mendekatkan jangkauan penanganan, disiagakan 30 armada pemadam di posko-posko terdekat", ungkqpnyaBerdasarkan data dari dinas kesehatan kota Palembang dampak kekeringan dan kabut asap juga memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Pada minggu pertama September 2026, tercatat 655 kasus ISPA di Kota Palembang, dengan rata-rata 15 hingga 20 pasien per hari di tiap Puskesmas kecamatan.Guna mengatasi krisis air bersih warga yang terdampak kekeringan di 3 kecamatan, Pemkot Palembang bekerja sama dengan PDAM mengerahkan 30 tangki air bersih secara rutin.Kegiatan peninjauan diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis untuk petugas Posko Satgas Karhutla, dilanjutkan dengan pengecekan fasilitas Ruang UGD 24 Jam di Puskesmas Alang-Alang Lebar untuk memastikan penanganan pasien ISPA berjalan optimal.Turut hadir para Kepala OPD

Baca Detail
Festival Literasi Sumsel 2026, Herman Deru Ajak Masyarakat Jadikan Literasi sebagai Bekal Masa Depan Sumsel
05 Sep 2026 Dilihat 434x

Festival Literasi Sumsel 2026, Herman Deru Ajak Masyarakat Jadikan Literasi sebagai Bekal Masa Depan

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka Festival Literasi Sumatera Selatan Tahun 2026 di The Sultan Convention Center, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang.Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi dalam meningkatkan budaya literasi di Sumatera Selatan. Menurutnya, kerja bersama tersebut turut mengantarkan Sumsel meraih peringkat ketiga nasional sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca berdasarkan penilaian Perpustakaan Nasional RI, serta penghargaan Financial Literacy Award 2026.“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi bagaimana kita mampu mengolah informasi menjadi pengetahuan yang bermanfaat,” ujar Herman Deru.Ia juga mengajak para duta dan bunda literasi di seluruh kabupaten dan kota untuk terus menjadi teladan serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin gemar membaca dan mampu menghadapi perkembangan zaman.Sementara itu, Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva MM menilai literasi menjadi bagian penting dalam membangun peradaban di tengah perkembangan teknologi dan hadirnya kecerdasan buatan (AI).“Kita harus paham dengan teknologi dan mampu mengubah pengetahuan menjadi sesuatu yang lebih bernilai untuk itu mesti dimanfaatkan dengan sebaik baiknya teknologi tersebut,” katanya.Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel Fitriana S.Sos., M.Si. mengatakan Festival Literasi menjadi ruang edukasi, kreasi dan inovasi untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Hingga saat ini, telah dilakukan donasi sebanyak 4.648 buku, sebagai bagian dari gerakan memperkuat budaya literasi di Sumsel.Dalam festival tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah berbagai lomba literasi serta pameran gallery  dan stand literasi  dari kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel sekaligus Bunda Literasi Sumsel Feby HD, Sekda Sumsel H. Edward Candra, Ketua KORMI Sumsel Samantha Tivani HD, Ketua OJK Sumsel Arifin Susanto, para kepala OPD, serta Bunda Literasi kabupaten/kota se-Sumsel beserta para oejabat yang mewakili.

Baca Detail
HDCU Hadiri Sulaturahmi Bersama Elemen Masyarakat Khatulistiwa dan Pengukuhan FEK Sumsel Periode 2026-2031 Sumsel
04 Sep 2026 Dilihat 286x

HDCU Hadiri Sulaturahmi Bersama Elemen Masyarakat Khatulistiwa dan Pengukuhan FEK Sumsel Periode 2026-2031

Palembang- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang (CU) menghadiri silaturahmi bersama Elemen Masyarakat Khatulistiwa Sekaligus Pengukuhan Pengurus Forum Emas Khatulistiwa (FEK) Sumatera Selatan Periode 2026-2031 di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jum'at (04/09/2026).HD dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan FEK Sumsel Periode 2026-2031. Sebagai pimpinan daerah HDCU merasa bertambahnya organ di Provinsi Sumsel sebagai kekuatan baru dalam menyelesaikan berbagai problem permasalahan yang ada."Harapan saya, Forum Emas Khatulistiwa ini dapat selalu mengedepankan ketentraman, kebersamaan dan gotong royong yang menjadi modal dasar dalam membangun Provinsi Sumsel," harapnya.Ketua Umum FEK Sumsel, Ghofar Pasolong mengatakan, Forum Emas Khatulistiwa Sumsel merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun paguyuban berbagai suku dan etnis di Sumatera Selatan untuk mempererat kerukunan. Sedikitnya ada 47 paguyuban kesukuan tergabung didalamnya."Setelah pengukuhan ini para pengurus akan melaksana sejumlah program yang pada intinya adalah menjaga Sumsel tetap kompak dan zero conflict", tegasnya.Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Apriyadi, M.Si., serta para kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Muba Sumsel
04 Sep 2026 Dilihat 330x

Gubernur Herman Deru Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Muba

MUSI BANYUASIN – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru terus memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumsel.Sabtu (4/9/2026),Gubernur Herman Deru meninjau langsung lokasi karhutla di Desa Tanjung Agung Timur, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan secara optimal.Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat langsung upaya pemadaman yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla bersama unsur terkait. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi karhutla, terutama melalui respons cepat di lokasi serta penguatan upaya pencegahan.Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan potensi titik api dapat segera diantisipasi sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh pihak terkait terus berkomitmen melakukan pemantauan dan penanganan karhutla secara terpadu demi menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Sumsel.

Baca Detail
Pastikan Pasokan Pangan Aman, Herman Deru Cek Ketersediaan Beras di Gudang Bulog Taba Pingin Sumsel
04 Sep 2026 Dilihat 253x

Pastikan Pasokan Pangan Aman, Herman Deru Cek Ketersediaan Beras di Gudang Bulog Taba Pingin

Lubuk Linggau. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, meninjau langsung Komplek Pergudangan Taba Pingin Kantor Cabang Bulog Lubuklinggau guna memastikan ketersediaan pasokan beras tetap aman dan terkendali, Jumat (4/9/2026).Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru mengapresiasi efektivitas pengendalian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di gudang Taba Pingin yang dinilainya sangat baik dan berada dalam kondisi normal. Berdasarkan hasil pantauan, stok beras untuk masyarakat dipastikan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan."Di Lubuklinggau ini pengendalian HPP-nya sangat normal. Kita berharap kestabilan ini terus terjaga, mengingat Sumatera Selatan memiliki peran vital sebagai salah satu penyangga pangan nasional," ujar Herman Deru saat memberikan keterangan di lokasi.Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Lubuklinggau, Mukhlis Afandi, menyampaikan bahwa proses penyaluran beras ke pasar maupun konsumen berjalan lancar tanpa hambatan. Saat ini, Gudang Taba Pingin menguasai stok sebanyak 258 ton beras yang siap mendistribusikan pasokan ke tiga wilayah operasional, yaitu Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara)."Kondisi di lapangan sangat kondusif dan tidak mengalami lonjakan harga. Dengan pasokan yang ada saat ini, distribusi ke pasar-pasar dan konsumen tersalurkan dengan baik serta harga tetap stabil," tutup Mukhlis.Turut hadir para Kepala OPD

Baca Detail
Gubernur Sumsel Herman Deru Sambut Tim Kunjungan Kerja Visitasi Nominator Kompolnas Award 2026 Sumsel
03 Sep 2026 Dilihat 244x

Gubernur Sumsel Herman Deru Sambut Tim Kunjungan Kerja Visitasi Nominator Kompolnas Award 2026

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa soliditas dan kebersamaan antarlembaga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta mengelola berbagai potensi yang dimiliki Bumi Sriwijaya.Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menyambut langsung Tim Kunjungan Kerja Visitasi Nominator Kompolnas Award 2026 di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumsel, Kamis (3/9/2026).Menurut Herman Deru, kekuatan Sumsel terletak pada harmoni sosial yang terbangun di tengah keragaman demografi yang khas. Terlebih, Sumsel memiliki sembilan suku besar yang identik dengan aliran sungai utama, seperti Ogan, Komering, Lematang, dan Musi.

Baca Detail
Dorong Saksi Berani Bicara, HD Siapkan Aset Pemprov untuk Perwakilan LPSK Sumsel
03 Sep 2026 Dilihat 239x

Dorong Saksi Berani Bicara, HD Siapkan Aset Pemprov untuk Perwakilan LPSK

Palembang — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menandatangani Nota Kesepakatan dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI di Hotel Swarna Dwipa, Kamis (3/9/2026). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat jaminan perlindungan bagi saksi, korban, dan pelapor tindak pidana di wilayah Sumatera Selatan.Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan pentingnya kehadiran LPSK agar masyarakat semakin memahami hak-hak hukumnya dan tidak takut mencari keadilan."Bagaimana agar masyarakat Sumsel mengenal dan paham mengenai lembaga ini, sehingga mereka dapat memanfaatkannya dan memperoleh keadilan bagi semua pihak," ujar Herman Deru.Herman Deru mengungkapkan, kerja sama ini menjadi motivasi besar bagi Pemprov Sumsel, mengingat selama ini Sumsel belum memiliki kantor perwakilan LPSK."Saya meminta agar Sumsel dijadikan prioritas lokasi kantor perwakilan LPSK di Sumatera. Hal ini penting untuk memangkas rentang kendali layanan, memudahkan masyarakat mendapatkan perlindungan, serta merasa aman," tegasnya.Ia menambahkan, banyak saksi yang pada akhirnya membatalkan niat memberikan keterangan karena merasa takut. Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov Sumsel menawarkan pemanfaatan aset daerah untuk dijadikan kantor perwakilan LPSK.Selain penyediaan fasilitas kantor, Herman Deru juga mendorong LPSK untuk menggelar roadshow sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban ke seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Ia pun berharap setiap pemerintah daerah turut menyediakan "rumah aman" (safe house) bagi saksi dan korban."Sosialisasi UU ini tidak boleh berhenti di tempat ini saja. Saya berharap setiap pemerintah daerah setempat juga menyiapkan rumah aman," Imbuhnya.Gubernur menekankan agar Nota Kesepakatan ini segera ditindaklanjuti dengan Memorandum of Action (MoA) sehingga penerapannya jelas dan konkret di lapangan.Pada kesempatan tersebut, Herman Deru turut menyoroti peran penting Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Ia menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut memegang tugas dan fungsi yang sangat mulia."Dinas PPPA merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya saksi dan korban. Peran ini perlu disosialisasikan secara luas kepada publik," jelasnya.Sebelumnya, Pemprov Sumsel juga telah bekerja sama dengan Pengadilan Tinggi Agama dalam upaya melindungi hak-hak anak yang menjadi korban perceraian orang tua.Sementara itu, Ketua LPSK RI, Brigjen Pol. (Purn.) Achmadi, menyambut baik komitmen dan dukungan penuh Pemprov Sumsel. Ia memastikan LPSK akan mengkaji usulan pembukaan kantor perwakilan di Sumsel agar layanan perlindungan dan pendampingan hukum dapat makin dekat dengan masyarakat.Melalui kerja sama ini, diharapkan masyarakat di Sumatera Selatan tidak lagi ragu atau takut untuk melapor, sebab jaminan perlindungan, pendampingan hukum, hingga fasilitas tempat aman telah disiapkan oleh negara dan pemerintah daerah.

Baca Detail
Untuk Kedua Kalinya, Pemprov Sumsel Gelar Sholat Istisqa Bersama Masyarakat dan ASN Sumsel
03 Sep 2026 Dilihat 295x

Untuk Kedua Kalinya, Pemprov Sumsel Gelar Sholat Istisqa Bersama Masyarakat dan ASN

Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus mengoptimalkan penanganan dampak musim kemarau serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui ikhtiar lahir dan batin. Memasuki tahap kedua usaha penanganan cuaca ekstrem, Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, dan masyarakat menggelar Sholat Istisqa berjamaah di Halaman Griya Agung Palembang, Selasa (3/9/2026).Pelaksanaan sholat meminta hujan ini menjadi momentum bermunajat kepada Allah SWT di tengah ancaman dampak El Nino yang memicu penurunan kualitas udara (ISPU) akibat kabut asap karhutla di wilayah Sumatera Selatan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya berserah diri di samping memaksimalkan upaya teknis di lapangan. Menurutnya, manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi tantangan alam.“Kekuatan kita sangat terbatas, kita hanya hamba yang berpasrah pada Yang Maha Kuasa. Ini tahapan ujian bagi kita, sementara usaha terbaik sudah kita lakukan. Ada wilayah yang mengalami kebakaran hebat, kekeringan air, hingga paparan kabut asap,” ujar Herman Deru.Ia turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel satgas penanggulangan karhutla yang terus bekerja keras di lapangan, termasuk tim Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).“Saya berterima kasih kepada semua satgas yang telah berbuat banyak. Ini bentuk usaha kita, bahkan sudah 54 kali kita melakukan OMC. Namun, baru di beberapa titik saja hujan berhasil turun di Sumsel,” ungkapnya.Melalui ibadah dan doa bersama ini, Pemprov Sumsel berharap rahmat hujan dapat segera mengguyur wilayah Sumatera Selatan sehingga kualitas udara membaik dan titik api Karhutla dapat teratasi secara menyeluruh.Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.