Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Wagub Cik Ujang Buka ICC-OSH 2025, Tekankan Pentingnya Budaya K3 yang Adaptif

Penulis: TIm Liputan Diskominfo Sumsel
28 May 2025 06:33 WIB Dibaca 635 Kali
Wagub Cik Ujang Buka ICC-OSH 2025, Tekankan Pentingnya Budaya K3 yang Adaptif

Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menyampaikan bahwa pembangunan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik merupakan salah satu kunci penting dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada sebuah acara Indonesian Conference and Competition Occupational Safety and Health ( ICC-OSH) yang diselenggarakan oleh lembaga pengembangan SDM prima karya Kementerian ketenagakerjaan dan PJK3 PT. Wahana Kendali Mutu, Ballroom Hotel Arya Duta Senin (26/05/2025).

Wagub Cik Ujang menekankan pentingnya penerapan manajemen K3 yang efektif dan efisien di setiap perusahaan. Ia berharap para peserta acara dapat memanfaatkan bimbingan dari para narasumber untuk merumuskan arah K3 yang lebih baik, sehingga potensi kelalaian yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja dapat diminimalisir.

"Prinsip K3 wajib dilakukan oleh setiap perusahaan dan karyawan guna meningkatkan pencegahan kecelakaan kerja," tegas Wagub. Beliau juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, termasuk dalam hal pengelolaan limbah, demi menekan angka kecelakaan kerja.

Lebih lanjut, Wagub Cik Ujang mengajak seluruh pihak terkait untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan kemandirian berbudaya K3 di lingkungan kerja masing-masing.

Sementara itu, Ketua Komite Pelaksana Indonesian Conference and Competition Occupational Safety and Health (ICC-OSH) 2025 menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui pemahaman dan penerapan K3 yang adaptif terhadap perubahan iklim (climate change).

"Para pekerja harus dilindungi oleh regulasi yang ada. Kami juga ikut mendorong kepedulian masyarakat terhadap pengaruh perubahan iklim. Dan tagline kita saat ini yakni 'K3 Unggul, Bumi yang Terselamatkan'," paparnya.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang berasal dari 45 perusahaan dan berbagai kampus. Selain sosialisasi dan diskusi, acara ini juga menggelar kompetisi yang diharapkan dapat menghasilkan karya-karya inovatif dari para pekerja terkait penerapan K3 di lingkungan kerja mereka.

Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran dan implementasi budaya K3 di berbagai sektor industri dan pendidikan di Sumatera Selatan dapat semakin meningkat, menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif, serta berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Turut hadir Dirjen Pembinaan pengawasan ketenagakerjaan keselamatan dan kesehatan kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Fahrurozi, S.H.,MA, Pembicara Dosen Unsri Prof. Tan Malaka dan para tenaga kerja lainnya.

Galeri Foto Berita

Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Bagikan Artikel
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.