Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Tradisi Fungshen di Tahun Baru Imlek

Penulis: Admin Kominfo
05 February 2019 21:21 WIB Dibaca 298 Kali
Tradisi Fungshen di Tahun Baru Imlek

Palembang, Sumselprov.go.id -- Tradisi fungshen atau pelepasan hewan dari kandangnya bakal mewarnai perayaan tahun baru imlek 2019

Demikian disampaikan Humas Klenteng Dewi Kwan Im, Harun.

Dia mengatakan sebenarnya tradisi pelepasan burung tergantung dari pribadi masing-masing atau individu. Bahkan, bisa saja dilakukan meski bukan di hari Imlek jika memang ada niatnya.

Menurutnya, pelepasan burung sebagai makna membagikan kegembiraan dengan binatang yang sebelumnya terkurung sehingga binatang tersebut bisa bebas. Selain itu, ada juga yang beranggapan dengan melepaskan binatang dari kandangnya itu untuk membuang sial.

"Tapi intinya, dengan membebaskan binatang maka kita lebih bebas berbuat hal yang positif tanpa diganggu orang lain," ujarnya Senin (4/2).

Meskipun begitu, memang di perayaan Imlek selalu ada pelepasan burung karena memang menyambut tahun baru sehingga dimudahkan ditahun berikutnya. Menurutnya, tradisi yang dilakukan ini memiliki hukum sebab akibat, kalau berbuat baik maka akan mendapatkan hal yang baik juga.

"Kami harap semoga di tahun babi tanah nantinya diberikan kesehatan, rezeki, dan lain sebagainya," ujarnya.

Selain perayaan imlek di klenteng-klenteng. Nantinya pada puncak perayaan imlek atau disebut Cap Go Meh akan ada upacara penutupan yang dilakukan di Pulau Kemaro.

Upacara ini, memang sejak dulu telah dilakukan bahkan sejak nenek moyang. Karena memang tempatnya lebih khusuk untuk beribadah.

"Ini juga merupakan tradisi puncak perayaan penutupan Imlek di Kota Palembang," tutupnya.

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Bagikan Artikel
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.