Destinasi Wisata
Jelajahi keindahan alam, keragaman budaya, pesona sejarah, dan kelezatan kuliner khas Sumatera Selatan yang mendunia.
Pasar Cinde
Pasar cinde pada awal mulanya di sebut dengan pasar lingkis dimana dulunya banyak pedagang yang berasal dari daerah lingkis, Jejawi, Oki yang dulunya juga banyak tinggal di tempat tersebut. Pada masa perang 5 hari 5 malam 1947 tempat ini merupakan salah satu titik pertempuran di mana sebagian pejuang dari kebon duku mengambil posisi di area ini Pasar Cinde di Palembang adalah karya arsitek Herman Thomas Karsten (1884-1945). Pasar ini kembaran Pasar Johar Semarang yang juga dirancang oleh Karsten. Segala macam barang ada di tempat ini, mulai perlengkapan kapal sampai kerupuk tetapi sekarang ini lebih di dominasi dengan penjualan perlengkapan meliter dan alat-alat pertanian, selain kebutuhan pokok yang juga banyak tersedia di pasar ini.
Pasar 16 Ilir
Pasar 16 mempunyai nilai sejarah bagi masyarakat kota Palembang, diperkirakan mulai berkembang pada pertengahan abad ke-19. Aktivitas perdagangan umumnya berasal dari daerah uluan (hulu Sungai Musi) yang membawa hasil bumi, terutama buah, sayuran, dan kebutuhan lainnya dengan menggunakan perahu kajang, yaitu sejenis perahu kayu dengan semacam rumah-rumahan di bagian belakang sebagai tempat beristirahat. Pasar 16 sering dikenal juga dengan sebutan pasar tengkuruk karena gedung-gedung atau tokonya tampak bersejajar menghadap tepian Sungai Tengkuruk, yang kala itu tepiannya masih menampakkan tangga raja. Pedagang yang memanfaatkan lokasi ini terutama bangsa Arab, India dan Cina. Hingga kini, masih banyak di temui bangunan berasi tektur Eropa, Timur Tengah dan Cina di lokasi Pasar 16 Ilir.
Taman Kambang Iwak
Taman Wisata Kambang Iwak Besak, salah satu jejak peninggalan Kompeni Belanda di Kota Palembang adalah Taman Wisata Kambang Iwak. Tidak diketahui secara persis apa nama taman ini dijaman Belanda tapi yang jelas taman ini dibuat saat jaman Belanda diperuntuhkan untuk warga Belanda yang bermukim disekitaran taman tersebut sebagai saranan rekreasi keluarga. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya permukiman warga Belanda disekitaran Taman Wisata Kambang Iwak yang sekarang nama daerah tersebut adalah kawasan Talang Semut. Salah satu bukti lagi bahwa kawasan Talang Semut dahulu adalah permukiman elit warga Belanda adalah, bangunan mewah yang sekarang menjadi rumah dinas Walikota Palembang, hingga sekarang masih kokoh berdiri, bahkan pohon-pohon tua juga masih ada sampai saat ini. Inilah gambaran singkat tentang salah satu sudut Kota Palembang sekarang, Palembang kota kuno yang merupakan kota tertua di Indonesia sudah sewajarnya kota ini menghargai semua peninggalan bersejarah yang ada di dalamnya, potensi sejarah yang besar merupakan salah satu modal bagi Kota Palembang untuk menjadi tempat wisata andalan di Indonesia.
Taman Hutan Wisata Punti Kayu
Punti Kayu adalah sebuah taman atau hutan wisata yang menjadi tempat rekreasi keluarga di Palembang, Sumatera Selatan. Terletak di kawasan Km.7 Palembang. Ramai dikunjungi warga kota Palembang pada hari-hari libur. Di kawasan ini juga terdapat kebun binatang dan berbagai hiburan lainnya. Dan merupakan hutan pinus kota terbesar di Indonesia.
Danau Teluk Gelam
Danau Teluk Gelam menawarkan pesona alam yang menawan. Danau yang terletak di pinggir jalan lintas timur Sumatera sekitar 92 km di sebelah tenggara kota Palembang itu airnya cukup tenang. Meski sedikit dipenuhi rumput air, danaunya bisa digunakan untuk olah raga dayung dan jet ski. Di lokasi danau ini, pengunjung bisa berolahraga air, mandi, berenang, memancing, atau sekadar berkeliling. Angin yang berembus semilir menciptakan gelombang-gelombang kecil di permukaan air danau yang bening membuat suasana terasa tenang. Di tengah danau terdapat daratan yang ditumbuhi ribuan pohon Gelam (Melaleuka leucadendron) dengan daun-daunnya yang mungil berwarna hijau muda. Danau ini terletak di Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Danau Teluk Gelam dapat dicapai melalui jalan lintas timur Sumatera. Dari kota Palembang melalui jalan raya yang menuju ke arah Lampung dengan menggunakan kendaraan pribadi atau carteran.
Sungai Musi
Sungai Musi adalah sebuah sungai yang terletak di provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Dengan panjang 750 km, sungai ini merupakan yang terpanjang di pulau Sumatera dan membelah Kota Palembang menjadi dua bagian. Jembatan Ampera yang menjadi ikon Kota Palembang pun melintas di atas sungai ini. Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat.