Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Siap Jadi Tuan Rumah, Musi Banyuasin Optimis Gelar Porprov Sumsel XV Tahun 2025
PALEMBANG. Kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV tahun 2025 semakin matang. Hal ini terungkap dalam rapat panitia besar yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Sumsel, H. Edward Candra, di Graha Bina Praja Palembang, Selasa (16/9/2025).Menurut Edward Candra, kesiapan Muba secara keseluruhan sudah mencapai lebih dari 90%. "Tinggal 32 hari lagi. Kita perlu koordinasi yang baik, karena ajang olahraga ini bukan hanya tempat unjuk prestasi, tetapi juga ajang silaturahmi," ujarnya.Sementara itu, Wakil Bupati Musi Banyuasin Rohman menyampaikan bahwa Porprov XV akan diselenggarakan di dua kecamatan utama, yaitu Sekayu dan Sungai Lilin. Segala persiapan teknis sudah dimatangkan, dengan melibatkan hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).Porprov kali ini akan mempertandingkan 34 cabang olahraga yang dijadwalkan berlangsung dari 18 hingga 31 Oktober 2025. Dengan kolaborasi yang solid, Musi Banyuasin optimistis bisa menjadi tuan rumah yang sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh atlet serta kontingen.Turut hadir Kadispora Sumsel H. Rudi Irawan, S.Sos.,M.Si dan Forkopimda Lainnya.
Sumsel
Kementan Apresiasi Inovasi Padi Apung, Sumsel Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional
PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI karena berani menjadi pionir dalam inovasi pertanian. Penghargaan ini diberikan pada acara Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional X di Jakabaring Sport City, Sabtu (13/9/2025).Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Dr. Yudi Sastro, memuji Sumsel karena telah mengembangkan teknologi Padi Apung, yang dinilai sebagai solusi cerdas untuk meningkatkan produksi di lahan rawa.Selain itu, peluncuran Gerakan Sumsel Mandiri Benih juga diapresiasi sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan benih berkualitas. "Kami yakin hambatan terkait benih dapat terselesaikan," ujarnya.Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, merasa bangga setelah meninjau lokasi penanaman padi apung. Ia optimis inovasi ini bisa diimplementasikan secara luas. "Ini hasilnya bisa begitu membanggakan. Tugas kita selanjutnya adalah mengimplementasikannya di lapangan," kata Herman Deru.Ia juga meminta para penyuluh dan pemangku kepentingan pertanian untuk mendorong petani memanfaatkan varietas-varietas baru. Herman Deru menekankan pentingnya disiplin petani dan fokus pada intensifikasi pertanian.Dengan strategi ini, ia yakin Sumsel bisa meningkatkan indeks pertanaman dan mengejar produksi provinsi-provinsi di Jawa.Ia juga menyoroti masalah "losis" atau kehilangan hasil panen dan meminta semua pihak memperhatikan hal tersebut. Dengan komitmen ini, Sumsel menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan yang siap mendukung swasembada nasional.Turut hadir Pangdam II/Swiwijaya Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A, para kepala OPD Prov Sumsel.
Sumsel
HD Minta Bupati/Walikota Sepakati DTSEN Sebagai Dasar Kebijakan Pembangunan Daerah
PALEMBANG. Untuk meningkatkan kualitas pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) melaksanakan kesepakatan yang berfokus pada penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data atau informasi statistik. Baik di tingkat Provinsi hingga di tingkat Kabupaten/Kota.Penandatanganan Kesepakatan tersebut dilaksanakan antara Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dengan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti dan juga antara Bupati/Walikota dengan Kepala BPS Kabupaten/Kota se Provinsi Sumatera Selatan. Acara berlangsung di Griya Agung Palembang, Jumat (12/9/2025), Kesepakatan ini berfokus pada penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data atau informasi statistik.Dalam sambutannya, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan adalah kontributor tertinggi ketiga terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Sumatera, yang menunjukkan potensi ekonomi yang sangat besar."Laju pertumbuhan PDRB provinsi-provinsi di Pulau Sumatera pada triwulan II-2025 (% yoy), Sumsel berada di posisi terbaik kedua dengan angka 5,42%," jelas Amalia.Amalia juga memaparkan bahwa PDRB per kapita Sumsel pada tahun 2024 mendekati angka nasional, bahkan melampaui Vietnam.Hal ini tak lepas dari komoditas unggulan seperti karet, kopi, dan sawit yang merupakan penyumbang terbesar ekonomi Indonesia. Ia berpesan agar Sumsel fokus pada hilirisasi produk-produk unggulan untuk mendongkrak ekonomi dan membuka lapangan kerja.Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya data yang akurat sebagai dasar pijakan untuk setiap kebijakan pembangunan."Tidak mungkin kita membangun tanpa pijakan data. Data yang akurat dari BPS adalah satu-satunya data yang diakui di Indonesia," tegasnya.Gubernur Herman Deru meminta seluruh Bupati/Wali Kota di Sumsel untuk segera menyepakati Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan adanya data tunggal ini, Herman Deru berharap tidak ada lagi data parsial yang bisa membingungkan dalam pengambilan kebijakan."Jangan pernah melaksanakan program besar tanpa data. Kita tidak bisa hanya mengandalkan firasat," ujarnya.Ia juga meminta BPS kabupaten/kota untuk lebih proaktif dalam menyajikan data, karena menurutnya, BPS adalah anatomi pembangunan daerah.Turut hadir Para Bupati/Walikota se-Sumsel, Para Kepala OPD Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Data BPS Sebagai Navigasi Tentukan Arah Kebijakan Pembangunan di Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti ST., M.Si., M.Eng., Ph.D., di Griya Agung Palembang, Jumat (12/9).Dalam suasana hangat, Gubernur Herman Deru menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi atas kunjungan Kepala BPS RI ke Bumi Sriwijaya. Ia menegaskan bahwa Sumsel sebagai provinsi dengan wilayah luas yang terdiri dari 17 kabupaten/kota, memiliki karakteristik geografis beragam mulai dari sawah, perkebunan hingga pegunungan. Kondisi ini menurutnya membutuhkan data yang akurat agar arah pembangunan lebih tepat sasaran.“Kami selalu menggunakan data BPS sebagai navigasi dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di Sumsel. Karena itu kami menerima berbagai masukan dari BPS agar perbaikan-perbaikan data terus dilakukan. Dengan begitu, target-target pembangunan seperti penurunan angka kemiskinan, stunting, dan pengendalian inflasi dapat semakin baik,” ujar Gubernur.Herman Deru juga berharap adanya masukan strategis dari BPS RI agar kualitas pembangunan daerah dapat semakin meningkat. “Kami akan lakukan yang terbaik, sesuai data yang valid, demi masyarakat Sumsel,” tambahnya.Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sumsel yang menjadikan data BPS sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan. Ia menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden, BPS saat ini sangat fokus pada klasifikasi data agar dapat menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan dan perumusan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif.“Data BPS harus menjadi basis dalam setiap kebijakan. Karena itu kami berharap Pemprov Sumsel dapat mendukung penuh penyelarasan data yang kami lakukan, sehingga pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelas Amalia.Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Pemprov Sumsel Sunarto, Kepala BPS Sumsel Wahyu Yulianto, Kepala Bappeda Sumsel Regina Ariyanti, Kepala dinas Komunikasi Dan Informatika Sumsel Rika Efianti, Karo Humas Protokol Tony Kurniawan, Plt. Karo Umum dan Perlengkapan Darmayanti, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sumsel
Herman Deru Serahkan Sertifikat NKV kepada Peternak Ayam Petelur di Banyuasin
Banyuasin. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyerahkan Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), Sertifikat Good Farming Practices (GFP), serta Sertifikasi Bebas Residu Antibiotik dan Salmonella kepada para peternak ayam petelur di Kabupaten Banyuasin.Penyerahan sertifikat ini berlangsung di CV. Agro Jovin Farm pada Kamis, (11/9/2025). Tujuan utama penyerahan sertifikat ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan mutu peternakan di Sumsel sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan bahwa sertifikasi ini penting agar produk peternakan memiliki mutu dan kualitas yang baik, sehingga pembeli lebih yakin."Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen untuk membantu peternak mengurus sertifikasi ini, bahkan hingga jemput bola, " Tandanya.Selain itu, Herman Deru juga berharap produktivitas peternak dapat membantu mengatasi masalah stunting di Sumsel. Ia mendorong asosiasi peternak untuk bekerja sama dan memiliki target yang jelas dalam meningkatkan kualitas telur sebagai salah satu makanan tambahan penting.Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, Neta Indian, mengapresiasi program Pemprov Sumsel ini. Ia mengungkapkan bahwa Banyuasin menghasilkan sekitar 400 ton telur per bulan, yang sebagian besar sudah disuplai ke berbagai daerah di Sumsel dan bahkan ke Jawa Barat.Sedangkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel, Ruzuan Effendi, menambahkan bahwa Banyuasin adalah sentra penghasil ayam petelur terbesar di Sumsel. Saat ini, 17 dari 70 peternak di Banyuasin telah mengantongi sertifikat NKV.Pemerintah menargetkan seluruh peternak di Banyuasin akan memiliki sertifikat ini dalam satu bulan ke depan.Program ini menjadi strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas peternakan lokal, dengan harapan bisa menembus pasar global.
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Polda Sumsel
Palembang – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Mapolda Sumsel pada Rabu (10/9/2025) malam.Kehadiran Sekda mewakili Pemerintah Provinsi Sumsel ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian dalam menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah di tengah masyarakat.Dalam suasana khidmat, peringatan Maulid Nabi di Polda Sumsel diisi dengan, tausiyah, serta doa bersama. Momentum ini tidak hanya menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga pengingat untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa.“Peringatan Maulid Nabi malam ini mengingatkan kita semua untuk selalu menebarkan kasih sayang, menjaga persaudaraan, dan menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolda Sumsel Andi Rian Ryacudu Djajadi S.IK.M.H .Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga sebagai pengingat untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan,serta menebarkan semangat persatuan di tengah keberagaman.Polda Sumsel juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan landasan moral yang kuat. Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan semakin memperkokoh persatuan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di Sumatera Selatan.
Sumsel
Bahas Meritokrasi ASN, Gubernur Herman Deru dan Kepala BKN Sepakat Bangun Karier ASN yang Objektif
PALEMBANG. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri acara Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah se-wilayah kerja Kantor Regional VII BKN di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Rabu (10/9/2025). Acara ini diselenggarakan oleh BKN RI sebagai upaya membangun sistem manajemen ASN yang lebih profesional.Dalam pidatonya, Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., menjelaskan bahwa manajemen talenta bertujuan untuk mencari dan mengembangkan ASN yang paling sesuai dengan kebutuhan instansi. "Manajemen talenta ini membangun karier ASN seobjektif mungkin. Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi tidak lagi sekadar memindahkan atau mengangkat pegawai," ungkapnyaSemantara itu Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa bangganya atas terobosan BKN ini. "Saya berterima kasih, ini menjadi literasi bagi seluruh kepala daerah. Saya bangga BKN telah memberikan keleluasaan untuk berinovasi," kata Herman Deru.Ia juga menyoroti permasalahan kekurangan ASN di wilayah Sumsel, terutama di daerah-daerah pemekaran baru. Isu ini menjadi tantangan yang perlu segera diatasi untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.Pada acara tersebut, Gubernur Herman Deru menerima anugerah sebagai Mitra Strategis BKN RI. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas komitmen dan peran Sumsel sebagai pelopor serta peletak pondasi dasar percepatan pembangunan meritokrasi di instansi daerah.Secara keseluruhan, empat provinsi di wilayah ini mendapat predikat baik dalam Indeks Meritokrasi yakni Bangka Belitung: 301, Sumatera Selatan: 281, Bengkulu: 256, Jambi: 253.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Percepat Respon Aduan Publik, Pemprov Sumsel Gelar Rapat Koordinasi SP4N-LAPOR!
PALEMBANG.Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, memimpin Rapat Koordinasi dan Coaching Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat! (LAPOR!) di Ruang Rapat Bina Praja, Rabu (10/9/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan efektivitas penanganan aduan masyarakat.Dalam sambutannya, Edward Candra menekankan bahwa layanan pengaduan online ini adalah saluran partisipasi penting bagi masyarakat dalam pelayanan publik."Di era keterbukaan informasi saat ini, media sosial menjadi tempat masyarakat menyampaikan keluhan. Ini tugas kita untuk merespon dan menanggapi setiap saat," ujarnya. Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk proaktif dalam menindaklanjuti dan memperbarui data laporan yang masuk.Menurut data yang dipaparkan, dari 49 laporan yang masuk, sebanyak 38 laporan telah selesai ditangani, dan 7 lainnya masih dalam proses. Edward Candra mengimbau agar semua OPD segera menindaklanjuti laporan yang menjadi kewenangan mereka.Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun Road Map dan rencana kerja untuk percepatan SP4N-LAPOR! selama lima tahun ke depan, yaitu dari tahun 2025 hingga 2029.Sebagai tim koordinator, Diskominfo bertanggung jawab dalam membina dan mengawasi penyelenggaraan SP4N-LAPOR! di seluruh perangkat daerah."Kami bertugas merumuskan rencana aksi, mengelola, dan menindaklanjuti percepatan pengaduan dari setiap OPD," ungkap Rika.Rapat ini dihadiri oleh para admin pengelola SP4N-LAPOR! dari seluruh OPD se-Provinsi Sumatera Selatan, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan responsivitas terhadap aspirasi masyarakat.Turut hadir para peserta admin SP4N-LAPOR 17 Kab/Kota.
Sumsel
Feby HD : Preventif Sejak Dini, Segera Bentuk KJS YJI di Sekolah
Palembang. Hal tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Prov. Sumsel sekaligus Penasehat YJI Sumsel Hj. Feby Herman Deru (HD) saat menerima Plt. ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Sumsel Ir. H. Darma Budhi, S.H.,ST.,M.T, beserta pengurus di Griya Agung Palembang , Selasa (9/9/2025).Kunjungan tersebut selain silaturahmi sekaligus melaporkan Prestasi kemenangan YJI Sumsel pada FORNAS VIII di Lombok NTB pada Juli lalu, dimana YJI Sumsel menyapu bersih semua kategori yang dilombakan dengan perolehan medali 1 emas 2 perak dan 2 perunggu.Feby sangat mengapresiasi prestasi yang diraih YJI Sumsel."Jangan mudah puas, teruslah berlatih untuk untuk FORNAS IX 2027 yang akan datang, target emas untuk semua kategori yang dilombakan" Ujar Feby.Dikesempatan tersebut Feby juga menyampaikan agar YJI Sumsel dalam mencapai visi dan misinya lebih mengarah pada generasi muda."Saya berharap YJI Sumsel harus meningkatkan pembentukan Klub Jantung Sehat (KJS) di sekolah - sekolah, siswa harus benar-benar dlibatkan, melakukan tindakan preventif sejak dini itu penting sekali, karena merekalah yang akan menggantikan kita semua", tambah Feby.Sementara itu dikesempatan yang sama Plt. ketua YJI Sumsel Ir. H. Darma Budhi, S.H.,ST.,M.T, mengungkapkan rasa terimakasih, dimana hari ini YJI Sumsel dapat bersilaturahmi sekaligus mendapatkan arahan dari Penasehat YJI, demi untuk mencapai Visi YJI sebagai Pelopor Gaya Hidup Sehat.Turut hadir : Sekretaris YJI Sumsel Dra. Hj. Sri Atika, MM, Bendahara YJI Sumsel dr. Ria Anindita., M. Kes, Ketua Bid. Medis dr. Mangiring, Sp.JP (K), FIHA, Ketua Bid. Preventif Drs.H. Markoginta,MM, beserta pengurus lainnya.